12 Jan 2026

BUMdes Munjul Berkah mampu memberikan masukan PADesa 60 juta pertahun

INDOMEDIANEWS- Musdes pertanggungjawaban tatakelola dan Laporan Pertanggungjawaban BUMdes Munjul Berkah, Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, dilaksanakan dengan dihadiri beberapa perwakilan Masyarakat, Lembaga Desa, unsur terkait dan kuwu Desa Munjul beserta jajaran.
Acara yang dilaksanakan pada Senin,12/01/2026 bertempat di Aula Kantor desa setempat berjalan lancar dengan mengedepankan keterbukaan informasi publik.

Dalam acara tersebut, Direktur BUMdes Munjul Berkah, Iin Tuslani, menuturkan, bahwa pihaknya dalam setiap melaksanakan unit usaha senantiasa mengedepankan informasi publik dan tertib administrasi.

"Alkhamdulillah, untuk tahun laporan pertanggungjawaban yang telah dilaksanakan selama tahun 2025 dirasa sudah sangat memuaskan, bahkan dalam kurun waktu satu tahun kami sudah dapat memberikan masukan untuk PADesa sebesar Rp.60.000.000 (enam puluh juta rupiah ) selain dari itu BUMdes Munjul Berkah tengah fokus dalam pengembangan aset seperti pembangunan kandang kambing, kandang ayam, perkebunan jagung dan perkebunan pakan ternak dengan jumlah aset sebesar Rp.1.9 Milyar.
Dan saat ini kami telah memiliki beberapa unit usaha yang telah berjalan, seperti Internet desa, BRI Ling/Samsat desa, peternakan dan perkebunan, InsyaAllah kedeoannya BUMdes yang kami kelola akan semakin berkembang dan mampu memberikan masukan untuk PADesa semakin besar, tentu dengan catatan apa yang kami lakukan mendapat dukungan dan sokongan dari semua pihak" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Munjul, Chaerudin, menuturkan, pihaknya sangat bangga dengan kinerja dan peranan BUMdes selama ini.

"Kami dari pihak pemerintah desa tentunya sangat mendukung apapun bentuk program atau usaha selama menghasilkan sesuatu yang positif, terlebih lagi dengan kinerja seluruh pengurus BUMdes yang dirasa sudah terlihat perkembangan maupun manfaatnya, ini semua bisa berjalan baik dengan adanya dukungan dan kinerja seluruh pengurus maupun anggota BUMdes yang mengedepankan kepentingan umum dan pengembangan desa, salah satu bentuk yang patut untuk dijadikan percontohan adalah adanya keterbukaan informasi publik dan tertib administrasi, InsyaAllah, selama diawali dengan niat yang baik, maka hasilnya pun akan baik, Alkhamdulillah, selama ini konsep kerja pemerintahan desa Munjul secara umum berjalan dengan baik dan sesuai mekanisme atau aturan yang telah diterapkan" jelasnya.(1c)

2 Jan 2026

Polis Len masih terpasang paska kebakaran Pasar Desa Lemahabang Kulon"Siap bangun pasar sementara"

INDOMEDIANEWS - Paska kebakaran Pasar Senen, Lemahabang kulon, Kabupaten Cirebon, yang terjadi pada Selasa malam, 30 Desember 2025, kini tengah dipersiapkan upaya untuk perbaikan.
Keterangan yang disampaikan Anggota BPD Lemahabang Kulon, Dadang, bahwa paska kebakaran pihak pemdes, Lembaga Desa dan Panitia pembangunan pasar sementara akan segera dilakukan pembahasan.

"Peristiwa kebakaran pasar Senen Lemahabang Kulon yang terjadi pada beberapa waktu lalu,  meninggalkan kesedihan yang sangat dalam, betapa tidak, ada sekitar 236 Los dan 10 kios semuanya hangus terbakar, dampaknya beberapa pedagang, dari mulai sembako, sayuran,kelengkapan rumah tangga dan lainnya saat ini hanya bisa pasrah karena tidak bisa lagi untuk berjualan, oleh karenanya, kami dari BPD, Pemerintah Desa sudah membentuk panitia pembangunan pasar sementara, yang InsyaAllah pembahasannya akan dilaksanakan pada hari Sabtu besok ( 03/01/2026 ) dengan mengundang beberapa pedagang yang kios atau Los nya habis terbakar " tuturnya, Jum'at 02/01/2026.

Lebih lanjut Dadang menuturkan, dengan peristiwa kebakaran tersebut sangat berdampak pada perekonomian warga sekitar, terlebih lagi bagi para pedagang.

"Peristiwa atau bencana kebakaran ini memang tidak ada yang menduga, karena saat itu hujan turun sangat deras, namun itulah kenyataannya, musibah itu tidak ada yang menduga, semoga peristiwa ini tidak akan terulang kembali dan roda perekonomian kembali dapat berjalan normal" pungkas Dadang.

Dari pemberitaan sebelumnya, peristiwa kebakaran pasar Desa Lemahabang kulon tersebut terjadi kurang lebih pukul 18.20 Wit, dimana saat itu hujan sangat lebat disertai Sambaran petir dan dentuman halilintar yang tiada henti.
Dugaan sementara yang disampaikan oleh Komandan Sektor Damkar Lemahabang, M.Imron , akibat adanya Sambaran petir yang mengenai sentral kelistrikan yang berada ditengah pasar tersebut.untuk memadamkan api yang begitu besar, Pihak Damkar menurunkan 8 unit dari berbagai pos Damkar yang berada di wilayah Cirebon timur.

"Kami turunkan 8 unit Damkar guna memadamkan api yang menghanguskan beberapa kios di pasar Lemahabang kulon, bahkan upaya pemadaman dilakukan dari pukul 18.20 hingga 03.00 Wib" terang Imron.(1c)

Ribuan warga memadati jalanan "sambut sang juara DA 7"

INDOMEDIANEWS -sepanjang Jalan Raya Lemahabang, Kabupaten Cirebon mendadak macet oleh ribuan Masyarakat yang ingin melihat secara langsung iring-iringan artis dangdut asal desa kalibuntu, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon sebagai juara 3 DA 7 (dangdut akademi) yang digelar salah satu stasiun TV swasta terbesar di Indonesia (Indosiar -red)
Beredarnya informasi sang juara akan melintasi jalur jalan Raya Lemahabang disambut oleh ribuan warga yang sejak pagi berdiri dihampir sepanjang jalan.
Tepat pukul 10.30 wib, sang artis dangdut yang berdiri diatas sebuah kendaraan roda empat berwarna hitam melintas dan melambaikan tangan kepada seluruh masyarakat yang terus berteriak memanggil namanya, Jum'at 02/01/2026.
Salah seorang warga desa Cipeujeuh kulon yang turut menyaksikan iring-iringan tersebut, Ayo, menuturkan dirinya sangat bangga karena salah satu artis dangdut asli Cirebon mampu berkarya dan bersaing dengan artis lainnya walaupun hanya meraih juara tiga.

'kami sangat bangga, wong Cirebon mampu meraih prestasi di dunia musik, hususnya dangdut walaupun hanya meraih predikat sebagai juara 3, ini menunjukan bahwa wong Cirebon memiliki kemampuan yang patut diperhitungkan" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan Yaya, warga Lemahabang yang tidak hentinya meneriakan nama April.

"Senang kang, kami bisa melihat sosok sang juara Dangdut secara langsung, semoga ini pertanda baik untuk kemajuan industri musik dan seniman Cirebon agar kedepannya bisa lebih meningkatkan karya dan kreasinya, pokoknya, kami wong Cirebon merasa sangat bangga atas prestasi yang di raih pendangdut April" ujarnya.

Dari pantauan media, bukan saja jalanan dipadati oleh ribuan Masyarakat, namun kemacetan panjang terjadi akibat banyaknya kendaraan roda dua atau empat yang terhambat karena iring-iringan sang artis Dangdut yang tetap setia menyapa para warga dengan senyum dan lambaian tangan yang tiada henti.kemenangan April merupakan kemenangan Kabeh wong Cirebon.(1c)

1 Jan 2026

Sambut Tahun Baru 2026 " Pokdarwis Cikuya gelar pentas seni " sayangnya jalan utama masih rusak"

INDOMEDIANEWS- Libur Natal dan Tahun Baru 2026 menjadi momentum penting bagi Obyek wisata konservasi Kura-kura Belawa yang dikelola Ketua Pokdarwis Kuya Asih, Eman Suherman (60), diserbu wisatawan dari Cirebon hingga kota-kota lainnya. 
Namun di balik ramainya kunjungan,disayangkan kondisi jalan menuju lokasi masih rusak parah dan menjadi keluhan utama pengunjung.

Salah seorang pengunjung yang datang dari kota Cirebon, Hery, mengaku terkesan dengan potensi wisata Belawa, tetapi kecewa dengan akses jalan.

“Saya senang bisa melihat langsung kura-kura Belawa dan suasana desa wisata ini. Sayangnya jalan menuju lokasi rusak dan bikin perjalanan tidak nyaman. Kalau aksesnya diperbaiki, pasti lebih banyak orang yang datang,” tuturnya, Kamis 1 Januari 2026.

Dari keterangan yang disampaikan ketua Pokdarwis,  Eman Suherman, jumlah pengunjung ke obyek wisata Cikuya Belawa dalam setahun mencapai lebih dari 13 ribu wisatawan lokal,  Tak hanya itu, ada pula wisatawan mancanegara, khususnya warga negara asing yang sedang menjalani studi di Indonesia.

“Ini bukti bahwa Belawa semakin dikenal luas, bukan hanya di tingkat lokal tetapi juga internasional, dengan semakin meningkatnya jumlah pengunjung, tentunya sangat berpengaruh pada pengembangan Obyek Wisata Cikuya kedepannya"tuturnya.

Menyambut datangnya tahun baru 2026, Pokdarwis memberikan suguhan kepada para pengunjung, Selain konservasi kura-kura, wisata Cikuya menampilkan potensi seni, budaya, dan UMKM. Rumah Dilan sebagai pusat pendidikan dan keterampilan menawarkan kursus menjahit, sablon, hingga kerajinan tangan dari limbah batok kelapa. Produk UMKM seperti kaos berlabel 

"Sebagai bentuk apresiasi kepada para pengunjung Cikuya, momen tahun baru ini kami isi dengan berbagai kegiatan, dari mulai pentas seni tari, pertunjukan seni calung, jaipong, kecapi hingga karoke, ini semua kami lakukan sepesial untuk memberikan hiburan khusus tahun baru"jelasnya.

Lebih lanjut Eman menjelaskan, saat ini beberapa Fasilitas tambahan  sudah ada di Cikuya, seperti taman baca dan sanggar seni Giri Baswara memberi ruang bagi anak-anak dari lima kecamatan sekitar untuk mengembangkan bakat. Lebih dari 40 siswa aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan rencana ada uji kompetensi dan sertifikasi di tahun mendatang.

“Kami ingin anak-anak punya bekal keterampilan nyata, sehingga wisata Belawa bukan hanya hiburan tapi juga pendidikan,” pungkas Eman.

Prestasi Desa Belawa semakin lengkap setelah berhasil meraih juara pertama lomba Gelari Pelangi tingkat Jawa Barat, mengungguli Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. 
Hal tersebut disampaikan Kuwu Belawa,Deni Kusuma saat ditemui dilokasi Cikuya.

“Kemenangan ini membuktikan bahwa Belawa punya potensi besar sebagai desa wisata unggulan. Tapi kemenangan saja tidak cukup, harus ada dukungan nyata dari pemerintah,” tegasnya.

Deni  berharap pemerintah daerah segera memperbaiki akses jalan agar wisatawan semakin nyaman berkunjung.

“Orang datang ke destinasi mencari aman dan damai. Kalau jalannya rusak, rasa nyaman itu hilang. Kami mohon perhatian serius dari pemerintah,bukan saja perlu dilakukannya perbaikan jalan, namun harus diperlebar agar minat wisatawan semakin tertarik untuk berkunjung ke wisata Cikuya, bahkan harus pula adanya peningkatan infrastruktur lainnya, InsyaAllah, jika sesuai dengan rencana, tahun ini Di sekitar wisata Cikuya akan dibangun kolam renang, mudah-mudahan semuanya sesuai dengan harapan, Kami berharap mulai dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), Bupati Cirebon Imron, hingga dinas terkait bisa melakukan intervensi. Intinya predikat juara ini harus dibarengi dengan infrastruktur atau penunjang lainnya yang lebih memadai" pungkasnya (1c)


31 Des 2025

Diduga akibat Sambaran petir "Kios pasar Lemahabang ludes dilalap si jago merah"

INDOMEDIANEWS- Suara tangis dan jeritan terdengar dari beberapa pedagang pasar Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, yang terbakar pada Selasa malam,30/12/2025.
Puluhan kios pasar Desa Lemahabang sebagian ludes dimakan si jago merah ditengah guyuran hujan deras dan kilatan petir dibarengi gelegar suara halilintar yang tiada henti.
Terbakarnya pasar desa tersebut menimbulkan berbagai spekulasi dan informasi yang ramai dibicarakan, ada yang mengatakan akibat konsleting ristik, ada pula yang mengatakan akibat tersambar petir.
Salah seorang warga Lemahabang yang ditemui tidak jauh dari lokasi terbakarnya pasar Desa tersebut, Didi, menuturkan awal mula terjadinya kebakaran pasar desa yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

"Yang saya tahu, saat itu baru selesai kumandang Azhan Magrib, kebetulan hujan turun sangat deras disertai kilatan petir dan suara gledek yang lumayan besar, tidak berselang lama, banyak warga yang teriak bahwa pasar terbakar, akhirnya saya bersama warga lainnya bergegas kelokasi pasar, dan memang benar pasar desa Lemahabang sudah terbakar dan mengeluarkan kepulan asap yang sangat tebal, beruntungnya beberapa kendaraan dan anggota Damkar langsung terjun kelokasi sekaligus berusaha memadamkan api yang sudah menjalar dan membakar sebagian besar kios yang ada di dalam pasar" tuturnya.

Lebih lanjut Didi menjelaskan, dengan adanya peristiwa kebakaran tersebut, banyak para pedagang yang hanya bisa melihat tanpa mampu untuk berbuat banyak.

"Puluhan pedagang yang kiosnya terbakar hanya bisa melihat tanpa dapat berbuat banyak, karena Api sudah menghanguskan beberapa kios yang menjual berbagai produk, dari mulai pakaian, kelontong, peralatan rumah tangga hingga kios daging dan lainnya, sepengetahuan saya , mungkin ada ratusan kios yang lokasinya didalam semuanya terbakar, hanya ada beberapa kios yang berhasil diselamatkan dari kobaran si jago merah" pungkas Didi.

Sementara salah seorang pemilik kios yang terbakar, Agus, menuturkan kejadian tersebut sangat menyedihkan dan mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah.

"Kami sangat sedih kang, karena hanya dipasar inilah  lahan pencaharian kami, disaat menjelang pergantian tahun yang biasanya saat itu merupakan saat mamarema dimana akan banyak pembeli yang datang kepasar ini, sayangnya disaat kami tengah berharap banyak, tiba-tiba tempat kami berjualan ludes dilalap si jago merah" tuturnya.

Saat ditanya apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut, Agus menjelaskan.

"Secara pasti kami tidak paham, ada yang bilang karena konsleting listrik, ada juga yang bilang karena adanya Sambaran petir, bagi kami itu tidak terlalu penting, intinya apapun penyebabnya toh pasar ini terbakar, kami hanya berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah kepada seluruh pedagang pasar Lemahabang yang lapak usahanya habis terbakar api, hanya itu harapan satu-satunya yang kami miliki" pungkas Agus, pedagang asap Desa Tuk Karangsuwung penuh harap.

Dari pantauan media, saat kejadian, jalan raya Lemahabang dipadati oleh beberapa Masyarakat yang ingin melihat secara langsung pasar yang terbakar, bahkan terlihat beberapa unit Damkar keluar masuk dari lokasi kebakaran, beruntung pasar yang terbakar tersebut lokasinya tidak terlalu jauh dari Pos Damkar hingga puluhan unit Damkar pun tidak terlalu kesulitan untuk melaksanakan mobilitas terlebih sigapnya para anggota TNI/Polri termasuk beberapa pihak lainnya yang turut membantu agar proses pemadaman api dapat berjalan lancar dan tidak menghadapi kendala berarti.

Sementara itu, Dansek Damkar Lemahabang, M.Imron menjelaskan, bahwa dugaan sementara terjadinya kebakaran diakibatkan adanya Sambaran petir yang mengenai pusat instalasi listrik yang di tengah kios pasar Lemahabang.

"Dugaan sementara, terjadinya kebakaran tersebut diakibatkan adanya Sambaran petir yang mengenai pusat instalasi listrik yang lokasinya berada di tengah pasar tersebut, kami dari Damkar Lemahabang menerima laporan terjadinya kebakaran pasar pada pukul 18.20 Wib.saat itu juga anggota Damkar langsung turun kelokasi dan berupaya untuk segera memadamkan api yang telah membakar beberapa kios, karena dirasa apinya sangat besar dan hawatir mengenai kios lainnya, kamipun menghubungi Damkar lain yang ada di beberapa pos Damkar Cirebon, Alkhamdulillah, selama kurang lebih 8  jam tepatnya dari mulai kami bergerak sekitar jam 18.30 hingga jam 03 pagi dengan menerjunkan 8 unit Damkar api akhirnya bisa dipadamkan" jelasnya.

Dari pantauan media, saat ini lokasi kebakaran sudah dilakukan pemasangan polis line, bahkan aktifitas pedagang yang tempat berniaganya tidak terbakar tetap melakukan aktifitas seperti biasanya( jual beli-red). (1c)

30 Des 2025

Pemdes Mertapadawetan gelar Musrembangdes 2025/2026

INDOMEDIANEWS - Pemerintah desa mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon menggelar Musrembangdes sebagai salah satu keterbukaan informasi publik.
Acara yang digelar diaula kantor desa setempat dihadiri berbagai unsur, dari mulai Muspika, Lembaga desa dan beberapa tokoh termasuk Masyarakat desa setempat.
Dalam pemaparannya, Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR menuturkan, bahwa pihaknya berupaya untuk merealisasikan program pembangunan ditahun 2026 dan menjabarkan berbagai berbagai progres yang telah dilaksanakan ditahun 2025.

"Kami dalam kesempatan ini memberikan informasi kepada seluruh unsur terkait program pembangunan yang telah dilaksanakan ditahun 2025 dan menjelaskan rencana pembangunan ditahun 2026 dengan anggaran yang mungkin berkurang jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2025, ini semua dikarenakan adanya berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat" tuturnya, Selasa, 30/12/2025.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, bahwa selama kepemimpinannya, diharapkan adanya dukungan dari seluruh unsur termasuk masyarakat maupun kelembagaan Desa.

"Kami mengharapkan adanya dukungan dan sokongan dari semua pihak agar program dan keinginan kami untuk menjadikan mertapadawetan bisa terealisasi, InsyaAllah, tahun 2026 desa mertapada akan menjadi salah satu desa wisata termasuk akan menjadikan pemakaman kibuyut sebagai salah satu tempat religi yang masuk kategori wisata ziaroh dengan SK dari kementrian, harapan kami semuanya dapat berjalan sesuai harapan dan menghasilkan sesuatu yang terbaik bagi perkembangan desa mertapadawetan" pungkasnya.(1c)