15 Jun 2026

Pemdes Japura Bakti salurkan program Pangan Nasional

INDOMEDIANEWS - Masyarakat desa Japura bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, antri dihalaman kantor desa setempat untuk memperoleh bantuan beras dan minyak goreng dari program ketahanan pangan Nasional.
Lebih dari seribu warga tersebut memperoleh bantuan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Menurut keterangan yang disampaikan kordinator Puskesos desa Japura bakti, Fadillah, menjelaskan, program tersebut dibagikan kepada beberapa warga yang telah terdata sebagai penerima bantuan 

"Dalam program ketahanan pangan Nasional ini ada sebanyak 1824 Keluarga penerima manfaat (KPM) dimana setiap warga penerima mendapatkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng sebanyak 4 liter " tuturnya, Senin , 15/06/2026.

Dengan telah digulirkan ya program bantuan tersebut, diharapkan bisa bermanfaat bagi warga masyarakat kelas menengah kebawah.

"Puskesos sifatnya hanya menyalurkan bantuan sesuai dengan data yang ada, diharapkan bantuan yang telah diterima benar-benar dapat bermanfaat dan dimanfaatkan sebaik mungkin, apalagi saat ini banyak kebutuhan bahan pokok yang harganya sudah melambung, jadi dengan adanya bantuan beras dan minyak ini, minimalnya bisa sedikit mengurangi beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Japura Bakti , Haerudin, yang memantau langsung pelaksanaan penyaluran program pangan Nasional sangat berterimakasih atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat kelas menengah kebawah.

"Program pangan Nasional ini memang bertujuan untuk meringankan beban Masyarakat dalam hal kebutuhan bahan pokok, terutama beras atau minyak goreng, saat ini hampir seluruh kehidupan terdampak oleh adanya perekonomian secara global yang tidak menentu, oleh karenanya, dengan adanya bantuan yang diprakarsai pemerintah pusat ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kalangan bawah, harapan kami sebagai pemerintah desa, program untuk masyarakat ini terus ada, dengan catatan dilakukan evaluasi guna memperbaiki  pendataan yang selama ini mungkin menjadi salah satu persoalan yang belum dapat terselesaikan dengan baik, ini perlu dilakukan agar tidak ada lagi istilah program yang tidak tepat sasaran" jelasnya. (1c)

0 $type={blogger}: