Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan

12 Agu 2026

Kuwu Kendal " Perangkat tidak taat aturan silahkan mengundurkan diri "

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, berupaya untuk melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan kinerja jajaran perangkat desa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai tupoksi yang diemban.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Kendal, Taufiq Hidayat, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa,11/08/2026.

"Saat ini saya mengemban amanat untuk memimpin di desa Kendal, oleh karenanya saya mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai seorang kuwu, dalam hal ini menata dan melaksanakan pembenahan, termasuk penertiban administrasi dan memaksimalkan kinerja jajaran perangkat desa" tuturnya.

Dirinya mengharapkan dan mewajibkan kepada seluruh jajaran perangkat desa untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, baik itu pengadministrasian maupun masuk dan keluar kantor sesuai aturan.

"Perangkat desa itu memiliki tanggung jawab dan kewajiban sesuai jabatan yang diemban, selain itu perlu mematuhi aturan kinerja, karena kita ini digajih oleh Pemerintah, maka sudah sepatutnya aturan yang telah ditetapkan harus dipatuhi, salah satu contoh dalam jam kerja, ketentuannya sudah jelas, jam berapa masuk kantor dan jam berapa pulang kantor, jika ada perangkat yang tidak mematuhinya, maka silahkan untuk mengundurkan diri, ini kami lakukan semata untuk melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik, jika perangkat mematuhinya, maka tidak ada alasan untuk kami melakukan tindakan, sangsi ini hanya diberlakukan bagi perangkat desa yang tidak mau mematuhi aturan yang ditetapkan, semuanya semata demi meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat, semoga apa yang saya terapkan ini bisa dijadikan motifasi dan memecut semangat kerja yang maksimal" pungkasnya.(1c)

11 Agu 2026

Rumah Ludes terbakar "Warga Sigong minta perhatian Pemerintah '

INDOMEDIANEWS - Kesedihan terlihat jelas diwajah pria kelahiran 1968 ( Rasim) suami dari Illah Hasilah ( 52 Tahun ) pasangan suami yang merupakan warga Blok Anjun, RT 28/08 Desa Sarajaya , Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Betapa tidak, pasangan suami istri ini harus menanggung kesedihan karena rumah tinggalnya ludes dilalap si jago merah, pada Rabu pagi , sekitar pukul 03.00 WIB, 5 Agustus 2026.

Saat ditemui di kediamannya yang hangus terbakar, Rasim menuturkan terkait peristiwa terbakarnya rumah yang selama ini didiaminya.

" Kebakaran itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 03.00, diduga api berasal dari kamar belakang yang dijadikan gudang penyimpanan barang, mungkin karena adanya kosleting listrik, yang mengakibatkan terjadinya percikan api, dan percikan tersebut mengenai kasur yang berada tepat dibawah lampu yang koslet, akhirnya mengeluarkan api hingga semakin membesar dan mengakibatkan terbakarnya rumah kami " jelasnya.Selasa,11/08/2026

Bahkan dari keterangan yang disampaikan, hampir seluruh barang yang ada ludes terbakar.

"Semuanya ludes terbakar kang, dari mulai sertifikat rumah hingga barang elektronik , hanya satu unit motor yang dapat diselamatkan, bahkan KTP anak dan surat surat lainnyapun ikut terbakar, namun demikian kami tetap bersyukur, karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kami kehilangan harta benda, oleh karenanya, kami mohon bantuannya dari pemerintah, untuk bisa meringankan beban kami, agar rumah yang terbakar bisa kami perbaiki kembali" lanjutnya.

Pria yang mengais rejeki di kantin SMKM ini mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak Muhammadiyah, dalam hal ini pak Hadi.

" Kami dan keluarga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pak Hadi, ini sangat membantu , bahkan setiap hari pak Hadi selalu menelpon kami dan menanyakan tentang keadaan kami, beliau selalu memberi semangat, dan menegaskan agar rumah yang terbakar segera dilakukan perbaikan, InsyaAalh pasti ada jalan , karena dibalik musibah pasti ada hikmahnya, itu kata beliau" tuturnya.

Sementara itu, Kasatgas Desa Sigong, Mulyadi yang datang dilokasi, menegaskan, bahwa pihak desa telah berupaya berkomunikasi dengan berbagai pihak agar dapat memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya terbakar.

"Kami dari Pemerintah Desa Sigong sudah berkomunikasi dan melayangkan surat kepada Dinsos, Baznas dan pihak lainnya, InsyaAllah, apa yang kami lakukan akan menghasilkan sesuatu yang memang diperlukan bagi warga yang terkena musibah, bahkan dari Dinsos sendiri sudah turun kelapangan dan melihat sendiri kondisi rumah yang terbakar ini ' jelasnya. (1c)

7 Agu 2026

Antisipasi banjir "Aliran Sungai Singaraja Japura bakti " mulai normalisasi

INDOMEDIANEWS -Salah satu upaya meminimalisir terjadinya banjir disaat musim penghujan, aliran sungai singa raja yang berlokasi di dusun 3, Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, mulai dilakukan normalisasi.
Upaya tersebut dilakukan, karena disetiap kali datang musim penghujan, desa Japura Bakti kerap dilanda banjir hingga banyak merendam rumah penduduk.
Dengan adanya normalisasi diharapkan banjir yang menjadi langganan di Desa Japura Bakti bisa diminimalisir.
Hal ini disampaikan Kuwu Japura Bakti, Haerudin, saat ditemui dikantornya, Jum'at, 07/08/2026.

"Mudah-mudahan setelah adanya normalisasi sungai ini, setidaknya bisa meminimalisir terjadinya banjir " tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, setelah dilakukan normalisasi, diharapkan kesadaran Masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan bisa lebih ditingkatkan.

"Yang terpenting Masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan sama - sama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, karena apapun upaya yang dilakukan, jika kesadaran Masyarakatnya dalam menjaga lingkungan masih rendah, maka dampaknya tidak akan maksimal, oleh karenanya, mari kita bersama-sama merawat dan menjaga Desa Japura Bakti agar terus membaik dan lebih baik lagi, bukan hanya sebatas menjaga kebersihan lingkungan, namun kondusifitas dan kebersamaan harus tetap terjaga, intinya kami akan terus berupaya melakukan hal terbaik demi perkembangan dan kemajuan Desa Japura Bakti" pungkasnya. (1c)

6 Agu 2026

Perhatian Pemkab Cirebon disambut baik warga Munjul

INDOMEDIANEWS -Akibat Hujan angin yang terjadi pada awal tahun 2026, rumah salah seorang warga Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Roboh.
Kejadian tersebut mengundang perhatian pemerintah  Kabupaten Cirebon.
Sebagai wujud perhatian tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon, melalui PMI ( Palang Merah Indonesia ),  kecamatan Astanajapura dan pemerintahan Desa Munjul, melakukan bantuan perbaikan rumah milik Lisna Saadah yang berlokasi di blok pesantren, Desa Munjul .

Dalam keterangannya, Kuwu Munjul, Chaerudin, mengucapkan rasa terimakasih atas perhatian dan bantuan dari pihak Pemda Cirebon, dalam hal ini PMI.

"Kami dari pemerintahan Desa Munjul menghaturkan rasa terimakasih kepada beberapa pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuannya atas peristiwa robohnya rumah milik Ibu Lisna Saadah, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban dan bisa memiliki rumah yang layak, kepada Ibu Sri Heviyana dari PMI Kabupaten Cirebon, Bapak Deni Syafrudin , Camat Astanajapura dan pihak-pihak lainnya yang telah memberikan bantuan baik berupa materi maupun lainnya" tuturnya, Kamis, 06/08/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Astanajapura, Deni Syafrudin.

"Kami mewakili Pemerintahan Kabupaten Cirebon, tentunya akan berupa semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian kepada seluruh warga Masyarakat dalam hal apapun, termasuk salah satunya adalah yang tengah kami laksanakan, yaitu memberikan bantuan berupa rehab rumah salah seorang warga Munjul yang rumahnya roboh akibat hujan deras yang terjadi pada awal tahun 2026, semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan minimalnya bisa sedikit meringankan beban warga untuk kembali memiliki rumah yang layak dan aman" jelasnya.

Sementara itu, penerima bantuan rehab rumah, Lisna Saadah,sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan oleh terkait.

"Kepada pak Kuwu Munjul, Pak Camat , Ibu Hevi dan masyarakat yang telah membantu, kami mengucapkan terimakasih, tanpa adanya bantuan tersebut tentunya akan sulit sekali melakukan perbaikan rumah, Alkhamdulillah, dengan adanya bantuan yang diberikan, saya merasa sangat bahagia, semoga apa yang telah diberikan akan mendapat balasan berlimpah dari Allah SWT " tuturnya lirih. (1c)

4 Agu 2026

Camat Astanajapura gelar serah terima jabatan Kuwu Kendal

INDOMEDIANEWS -Pemerintah kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menggelar acara serah terima jabatan, penjabat Kuwu Kendal, Irwanto, kepada Kuwu terpilih Taufiq Hidayat.
Acara yang dilaksanakan diaula kantor Desa setempat, dihadiri seluruh jajaran lembaga dan pemerintahan Desa Kendal pada Selasa,04/08/2026.
Serah terima jabatan disaksikan langsung Camat Astanajapura, Deni Syafrudin dan unsur muspika lainnya.
Usai pelaksanaan serah terima jabatan, Pj Kuwu Kendal, Irwanto mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh jajaran perangkat desa yang telah membantu dirinya selama menjabat Kuwu Kendal.

"Saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin baik selama ini, selain itu, kami mohon maaf barangkali selama saya menjabat Kuwu, banyak hal yang kurang berkenan, Alkhamdulillah, hari ini tugas dan tanggungjawab saya sebagai Pj Kendal telah selesai, dan saatnya desa Kendal dipimpin oleh Bapak Taufiq Hidayat , dengan rasa hormat, kami mengucapkan selamat bertugas pada pak Kuwu Taufiq, semoga amanah dan dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebaik mungkin" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Taufiq Hidayat,mengucapkan terimakasih atas dukungan dan sokongan dari semua pihak yang telah membantu hingga dilaksanakannya pelantikan dirinya sebagai Kuwu Kendal.

"Atas ijin Allah, saya saat ini menjabat sebagai kuwu Kendal setelah acara serah terima jabatan dari Pj Kuwu Irwanto, semoga selama saya menjabat Kuwu, dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin " jelasnya .

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dalam kepemimpinannya, ada beberapa sekala prioritas yang akan dilakukannya.

"Penertiban administrasi desa, perbaikan kinerja dari tingkat RT, Kader hingga perangkat desa, diharapkan dengan adanya peningkatan kinerja, pelayanan terhadap Masyarakat semakin baik, intinya kami mengharapkan adanya pemerintahan desa yang bersih dan terbebas dari kepentingan yang sifatnya pribadi maupun golongan, InsyaAllah apa yang diharapkan akan mampu tereujud dengan adanya dukungan dari semua pihak, baik itu lembaga desa maupun Masyarakat Kendal sendiri, doakan selama saya menduduki jabatan senantiasa diberikan petunjuk jalan terbaik dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT" tutur Taufiq.

Usai acara, Camat Astanajapura Deni Syafrudin mengucapkan selamat bertugas kepada Kuwu terpilih.

"Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Taufiq Hidayat sebagai Kuwu PAW Desa kendal, laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan paik, selama memimpin Desa Kendal jangan sungkan untuk selalu berkomunikasi dengan pihak kecamatan, hususnya jika ada sesuatu yang dirasa kurang dimengerti" tuturnya 

Lebih lanjut Deni menuturkan, selama memimpin Desa berusahalah untuk melaksanakan kewajiban sesuai aturan.

"Intinya bekerjalah sesuai mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan, jadilah pelayan yang baik dan teruslah berusaha untuk menjadikan desa Kendal lebih baik dari yang sudah baik" jelasnya. (1c)

3 Agu 2026

Petani Desa Cipeujeuh kulon gelar acara sedekah Bumi

INDOMEDIANEWS - Puluhan petani Desa Cipeujeuh kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar acara sedekah Bumi, sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang berlimpah.
Acara yang digelar di lapangan blok kliwon dusun 5, dihadiri pula oleh Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, unsur pertanian, pemerintahan desa dan Masyarakat setempat.
Keberhasilan panen tidak terpengaruh dengan adanya musim kemarau, hal tersebut disampaikan salah seorang petani, yang akrab disapa wa Bodong.

"Alkhamdulillah, walaupun masuk musim kemarau, hasil panen para petani yang ada di desa cipeujeuh kulon terbilang sangat luar biasa, betapa tidak, untuk lahan seluas satu hektar mampu menghasilkan padi sebanyak enam ton, dimana dalam satu tahun kami mampu melakukan panen padi sebanyak dua kali" tuturnya, Senin,03/08/2026.

Lebih lanjut wa bodong menuturkan, keberhasilan panen yang berlimpah tersebut, tidak lepas dari peran pemerintah pusat hingga daerah yang mendukung sepenuhnya tentang keberadaan petani.

"Perhatian pak Kuwu terhadap kinerja para petani sangat luar biasa, hingga menghasilkan panen padi yang berlimpah, selain itu kami para petani sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat yang berperan besar dalam mensejahterakan para petani, selain kami dimudahkan untuk memperoleh pupuk dengan harga murah, hasil padi kami pun dihargai lumayan tinggi, untuk gabah basah saja pertonnya bisa dihargai Rp. 740, sedangkan untuk gabah kering dihargai Rp.840, oleh karenanya sebagai bentuk syukur kami, para petani menggelar acara sedekah bumi, dengan harapan kedepannya hasil panen kami akan semakin berlimpah" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Cipeujeuh kulon, H.Lili Mashuri sangat berterimakasih kepada seluruh petani yang telah berusaha maksimal dan berhasil melaksanakan tanam padi hingga panen yang berlimpah.

"Jasa para petani ini patut kita hargai sepenuh jiwa, karena merekalah kita dapat menikmati hasil bumi berupa padi yang berkualitas, saya sebagai Kuwu tentunya akan mendukung penuh kepada para petani, agar setiap kali mulai menanam padi hingga panen akan menghasilkan kualitas padi atau beras yang baik, dan hari ini kami dari pemerintahan desa bersama para petani dan Masyarakat menggelar acara sedekah bumi, sebagai bentuk Syukur atas capaian hasil panen yang berlimpah, semoga kedepannya hasil panen petani akan semakin berlimpah" jelasnya.(1c)

1 Agu 2026

Warga Citemu suka cita sambut Nadran "Pesta Laut"

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, siap menyambut pesta Laut yang akrab disebut Nadran.
Pesta laut tersebut sebagai tanda syukur atas segala berkah yang diperoleh selama melaut dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah.
Dalam setiap pelaksanaan Nadran tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai Karnaval, pentas seni budaya hingga mengarungi lautan dengan menyerahkan berbagai sajen yang salah satunya adalah persembahan kepala kerbau.tradisi tersebut merupakan wujud penghargaan kepada para leluhur dan Tuhan yang Maha Kuasa.
Dalam acara Nadran atau pesta laut, tentunya tidak sedikit biaya yang dikeluarkan, baik yang berupa udunan para Nelayan itu sendiri, termasuk adanya bantuan dari Anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang konsen terhadap pelaksanaan pesta adat atau tradisi daerah, yang terus dipertahankan ditengah perkembangan zaman.

Kemeriahan pesta laut tersebut dirasakan oleh seluruh lapisan Masyarakat, hususnya para nelayan.
Bahkan dari informasi yang disampaikan ketua BPD Citemu, Lukman, menuturkan, dalam acara tersebut perputaran uang selama Nadran nilainya sangat luar biasa.
"Untuk acara Nadran , kami perkirakan perputaran uang bisa mencapai angka 2.5 Miliar Rupiah, dimana uang itu bergulir dari mulai hiburan burok sebanyak 12 grup, hiasan setiap gang atau blok, seragam kaos atau busana sesuai blok masing-masing, berbagi makanan antar warga , hingga sawer warga kepada para seniman atau artis yang diundang, belum lagi keuangan untuk persiapan lainnya" tuturnya.Sabtu,01/08/2026.

Lebih lanjut Lukman menjelaskan, besaran anggaran tersebut merupakan bentuk Syukur para Nelayan atas hasil yang diperoleh selama kurun waktu satu tahun.

"Masyarakat sangat bersuka ria dengan pelaksanaan Nadran atau pesta laut, oleh karenanya sebagai bentuk syukur, Masyarakat tidak peduli sebesar apa anggaran yang harus dikeluarkan, karena pada dasarnya semua ini sebagai bentuk syukur, dengan pelaksanaan pesta laut yang dilaksanakan setiap tahun sekali ini, merupakan bentuk penghargaan kami terhadap adat istiadat dan warisan para leluhur, oleh karenanya, kami sebagai Masyarakat Nelayan akan terus mempertahankan tradisi ini ditengah perkembangan zaman yang kian berubah" jelasnya.

Lukman pun berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu terealisasinya acara Nadran di Desa Citemu.

"Kami atas nama warga Masyarakat Citemu mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya acara tahunan ini, baik kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Anggota Dewan yang sangat respek dengan adanya acara Nadran, kini tugas dan tanggung jawab generasi muda untuk terus mempertahankan dan melestarikan, agar tradisi Nadran tidak punah dan hanya meninggalkan kenangan" pungkasnya.(1c)




28 Jul 2026

Musyawarah Desa: Merancang Hari Esok dari Meja yang Sederhana

Kegiatan Musdes Pembentukan Tim Penyusun RKPDes 2027 Munjul

Indomedianews.id - Pembangunan desa selalu bermula dari sebuah percakapan. Bukan percakapan yang gaduh, melainkan yang memberi ruang bagi setiap suara untuk didengar. Sebab masa depan tidak pernah lahir dari keputusan yang tergesa-gesa. Ia tumbuh dari musyawarah, dari kesediaan mendengarkan, dan dari keberanian menyusun langkah bersama.

Semangat itulah yang tampak di Balai Desa Munjul pada Jumat, 17 Juli 2026, ketika Pemerintah Desa Munjul menyelenggarakan Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Forum ini bukan sekadar memenuhi tahapan administratif sebagaimana diatur dalam perencanaan pembangunan desa. Ia menjadi penanda bahwa pembangunan harus dirancang sebelum dilaksanakan, dipikirkan sebelum diwujudkan.

Musyawarah dipimpin oleh Pemerintah Desa Munjul bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur perempuan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan semata urusan pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh warga.

Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun Anggaran 2027 menjadi langkah awal dalam menyusun arah pembangunan Desa Munjul untuk satu tahun mendatang. Tim inilah yang nantinya akan menghimpun aspirasi masyarakat, mengkaji kebutuhan desa, menyelaraskan program dengan RPJM Desa, serta merumuskan prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai pandangan mengemuka. Ada yang berbicara mengenai infrastruktur, ada yang mengingatkan pentingnya pemberdayaan ekonomi, ada pula yang menaruh perhatian pada pelayanan dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perbedaan itu tidak dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai kekayaan yang harus dirangkai menjadi satu arah pembangunan.

Karena sesungguhnya, desa bukan dibangun oleh beton semata. Desa dibangun oleh kesepahaman. Jalan boleh diaspal, gedung boleh didirikan, tetapi tanpa kesediaan untuk duduk bersama dan menyusun masa depan secara kolektif, pembangunan hanya akan menjadi daftar pekerjaan yang kehilangan makna.

Melalui musyawarah ini, Pemerintah Desa Munjul menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses perencanaan pembangunan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. RKPDes Tahun Anggaran 2027 diharapkan menjadi dokumen yang tidak hanya memuat daftar kegiatan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat dan menjadi pedoman pembangunan yang berkelanjutan.

Di ruang musyawarah itu, barangkali yang terlihat hanya beberapa meja, kursi, lembar-lembar dokumen, dan orang-orang yang berdiskusi. Namun sesungguhnya, yang sedang disusun adalah sesuatu yang lebih besar: arah perjalanan sebuah desa. Sebab masa depan selalu dimulai dari keberanian untuk merencanakannya bersama.

23 Jul 2026

PBB masih rendah " Pemerintah Kecamatan Astanajapura gelar Monev"

INDOMEDIANEWS -Salah satu upaya untuk melaksanakan tertib administrasi desa, baik penggunaan anggaran maupun realisasi program pembangunan, salah satunya melalui Monev ( Monitoring dan evaluasi ) yang dilakukan pihak Kecamatan kepada beberapa desa binaan yang berada diwilayah Kecamatan bersangkutan.
Hal tersebut pula yang dilakukan pihak Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Bertempat di Aula Kantor Desa Japura kidul, Pemcam Astanajapura, menggelar acara Monev pada Kamis, 23/07/2026.
Salah satu hal yang dibahas dalam monev tersebut adalah terkait PBB ( Pajak Bumi Bangunan)

Dari informasi yang diperoleh, ada beberapa desa yang pelunasannya masih jauh dari harapan, walaupun ada juga beberapa desa yang capaian PBB patut untuk diapresiasi.
Dirasa masih banyak pemerintah desa yang capaian PBB nya  masih rendah, Sekretaris Kecamatan Astanajapura, Risian Riyadi, menuturkan, bahwa monev kali ini dititik beratkan untuk PBB.

"Fungsi kami untuk terus memberikan pembinaan kepada beberapa Desa yang capaian PBB masih rendah akan terus dilakukan, salah satunya melalui Monev, diharapkan dengan adanya monev ini selain kami mengetahui apa kendala dilapangan yang membuat penyetoran PBB nya rendah, juga tentunya terus memberikan semangat dan solusi, agar para Kolektor berupaya maksimal melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam hal penarikan PBB terhadap Masyarakat" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menututkan, ada beberapa kendala yang membuat terhambatnya penarikan pembayaran PBB oleh para kolektor.

"Kolektor kendalanya adalah disaat melakukan penagihan, wajib pajaknya tidak berada ditempat atau sulit untuk ditemui, akhirnya berdampak pada terhambatnya capaian PBB, namun demikian kami terus menggenjot kepada seluruh pemerintahan desa agar target PBB bisa tercapai" jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Japura kidul, Yunus, dalam keterangan yang disampaikan saat pelaksanaan Monev menegaskan kepada para kolektor untuk lebih giat melakukan penarikan PBB terhadap wajib pajak, sekaligus meningkatkan kinerja jajaran perangkat desa setempat.

"Kami selalu mengingatkan kepada seluruh kolektor untuk semangat melakukan penagihan PBB, karena akan berdampak pada jalannya roda pembangunan, bukan itu saja, kami pun selalu mengingatkan kepada seluruh jajaran perangkat desa untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, termasuk melaksanakan jam kerja yang telah ditentukan, minimalnya jam 8 pagi kantor desa sudah dibuka, agar jika ada warga yang akan mengurus sesuatu tidak terkendala" tuturnya.

Dari informasi yang diperoleh, Desa yang capaian PBB nya sudah mencapai target diantaranya adalah Desa Munjul dan Desa Mertapadawetan, sementara yang capaiannya masih rendah adalah Desa Japura Bakti dan Desa Japura kidul.(1c)

19 Jul 2026

Taufik Hidayat terpilih Kuwu PAW Desa Kendal

INDOMEDIANEWS -Taufik Hidayat akhirnya terpilih menjadi Kuwu PAW Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, priode 2026-2027.
Dalam pemilihan Kuwu Antar waktu tersebut, Taufik memperoleh suara sebanyak 15 mengalahkan Muhsin dengan perolehan suara 9 dan Abdul Karim yang hanya memperoleh 5 suara.
Pilwu PAW yang dilaksanakan di aula desa setempat, dihadiri muspika Astanajapura, kelembagaan dan Pemerintahan Desa setempat.
Sebelum acara dilaksanakan, Ketua Panitia membacakan tatacara pemilihan yang dilanjutkan dengan acara pemilihan kuwu PAW dengan disaksikan oleh para pihak, termasuk para calon Kuwu.

Dalam keterangannya, Ketua Panitia Pilwu PAW Desa Kendal, Sanadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilwu PAW berjalan dengan baik.

"Alkhamdulillah, Pilwu PAW yang diikuti oleh tiga calon akhirnya dapat dilaksanakan dengan baik dan aman, hingga akhirnya saudara Taufik Hidayat terpilih dengan memperoleh suara terbanyak 15, dengan hasil tersebut, maka Taufik telah Syah sebagai Kuwu PAW Desa Kendal, tinggal menanti pelantikannya saja, tugas kami untuk menghantarkan Pilwu PAW sudah dilaksanakan sesuai aturan dan tatacara yang berlaku, semoga jerih payah seluruh pihak akan mendapat hasil yang sesuai harapan, yaitu mendapat seorang pemimpin yang amanah dan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik" tuturnya.Minggu, 19/07/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, yang memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Pilwu PAW.

"Kami dari pihak kecamatan mengucapkan terimakasih atas kinerja panitia Pilwu dari mulai penjaringan hingga dilaksanakannya acara pemilihan, ini semua tentunya berkat kerja keras dan kebersamaan yang terjalin dengan baik, Alkhamdulillah, jerih payah para panitia terbayar sudah dengan telah dilaksanakannya Pilwu dan mendapatkan seorang calon pemimpin, yaitu saudara Taufik sebagai Kuwu PAW hingga Nanti dilaksanakannya pemilihan Kuwu serentak yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada tahun 2027, kami hanya berpesan kepada Kuwu yang telah terpilih agar mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, selain itu tentunya kami mengucapkan selamat kepada Saudara Taufik Hidayat, selamat bekerja dan menjadi pemimpin yang baik dan bijak demi kemajuan dan kesejahteraan warga Masyarakat Desa Kendal" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Farhan, menyambut baik dengan terpilihnya saudara Taufik menjadi Kuwu antar waktu desa Kendal.

"Kami sebagai Masyarakat tentunya menyambut baik terpilihnya saudara Taufik Hidayat menjadi Kuwu antar waktu desa Kendal, semoga beliau mampu menjadi pemimpin yang adil dan bijak kepada seluruh warga Kendal tanpa terkecuali, kami hanya berpesan, jadilah pemimpin yang amanah dan jaga kepercayaan Masyarakat sebaik mungkin"harapnya .

Sedikit disayangkan, usai acara pemilihan, semua para calon Kuwu langsung meninggalkan tempat, termasuk Kuwu terpilih, hingga awak media tidak memiliki kesempatan untuk melakukan sesi wawancara, bahkan tidak ada satu pun dari para calon  yang menghampiri para pemilih hanya sekedar untuk berjabat tangan dan bertutur sapa. (1c)

Penegak Hukum harus sigap" demi kondusifitas dan keamanan desa"

INDOMEDIANEWS - Terpampang spanduk yang ditempel disalah satu frofeder , mengundang tanya.
Betapa tidak, dalam spanduk tersebut bertuliskan adanya dugaan kejanggalan penggunaan dana desa ( PADesa) diatas Rp.300 juta.
Spanduk atas nama Forum Peduli Masyarakat Mertapadawetan tersebut bahkan sebelumnya terpasang didepan halaman kantor Kuwu Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Dengan adanya spanduk tersebut, banyak warga yang menduga duga, bahwa telah terjadi adanya dugaan penyalahgunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukannya.

Salah seorang warga setempat, Heri , yang akrab disapa Kesang, saat ditanya terkait adanya sepanduk yang terpasang dibeberapa tempat, menuturkan ketidak mengertiannya.

"Kami sebagai Masyarakat, tidak tahu percis makna pemasangan spanduk tersebut, namun demikian tentunya hal tersebut pun harus segera disikapi oleh berbagai elemen, baik itu kelembagaan desa ataupun pihak lainnya, jika membaca tulisan yang terpampang, isinya memang membuat kita bertanya, apakah isi tulisan tersebut benar adanya, atau bagaimana " tuturnya.

Lebih lanjut Heri menuturkan, jika memang isi sepanduk tersebut tidak benar, itu yang diharapkan.

"Andaikan isi dari sepanduk tersebut tidak benar, kami bersyukur, itu menandakan pemerintah desa Mertapadawetan telah sesuai melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, namun jika memang apa yang terpampang itu memang terjadi, sudah seharusnya penegak Hukum segera melakukan tindakan, ini perlu segera dilakukan agar tidak menimbulkan pro kontra di Masyarakat bawah" jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan warga lainnya yang tidak bersedia identitasnya dipublikasikan.

"Kami sih Masyarakat hanya mengharapkan pemerintahan desa mertapadawetan berjalan dengan baik, hususnya dalam penggunaan anggaran maupun pelayanan terhadap Masyarakat, hanya saja saat ini memang kami dibuat bertanya dengan adanya sepanduk yang bertuliskan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran oleh Kuwu Mertapadawetan, apakah ini benar atau hanya kerjaan Orang yang tidak bertanggungjawab, oleh karenanya untuk menghindari pro kontra dan saling berburuk sangka, maka harus segera diambil langkah tegas dari para pihak yang berwenang" tuturnya.

Sementara itu, Aktifis Sandekala trimurti, Bang Zeki menyikapi adanya pemasangan spanduk terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran oleh Kuwu mertapadawetan.

"Pada prinsipnya kami mendukung apapun bentuk yang dilakukan Masyarakat atau yang mengatasnamakan Masyarakat asalkan sesuai dengan fakta, terkait spanduk dengan narasi adanya dugaan penyalahgunaan anggaran, jika memang benar adanya tentunya harus ada tindakan dari penegak Hukum, namun jika mana hanya bersifat dugaan tanpa fakta, maka penegak Hukum pun harus melakukan tindakan tegas, termasuk siapa yang memasang spanduk dan apa tujuannya, jangan sampai dengan adanya spanduk tersebut bisa menciptakan iklim yang tidak baik, terlebih lagi ada kesan mengadu domba antara Masyarakat dan pemerintahan desa" jelasnya. (1c)

16 Jul 2026

KKN Mahasiswa UIN Syekh Nurjati di Desa Mertapadawetan " Budayakan tradisi membaca"

INDOMEDIANEWS -Pembukaan acara KKN Mahasiswa UIN ( Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati ) Cirebon mengadakan KKN di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Sebanyak 15 Mahasiswa dari berbagai disiplin keilmuan atau jurusan melaksanakan kegiatan KKN dari mulai tanggal 13 Juli sampai tanggal 21 Agustus 2026.
Acara penerimaan Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di Desa Mertapadawetan tersebut dilaksanakan di Aula Desa setempat yang dihadiri langsung oleh Kuwu Mertapadawetan, H.Moh.Munif.AR.
Dengan adanya KKN Mahasiswa UIN Syekh Nurjati tersebut diharapkan mampu memberikan pelajaran atau pengetahuan bagi Masyarakat sekitar, hususnya dalam hal penguatan literasi.
Dalam keterangannya, Kuwu Munif menuturkan, bahwa keberadaan Mahasiswa yang melaksanakan KKN sangat bermanfaat bagi pengembangan dan pengetahuan Masyarakat.

"Peran Mahasiswa sangatlah berpengaruh pada perkembangan Bangsa, baik itu dalam segi pengetahuan secara umum maupun hal lainnya, oleh karenanya, kami menyambut baik kehadiran para Mahasiswa yang melaksanakan KKN di Desa Mertapada, semoga dengan kegiatan para adik-adik Mahasiswa ini akan membawa hal positif terhadap pemikiran maupun prilaku masyarakat sekitar " tuturnya, Kamis, 16/07/2026.

Lebih lanjut Munif menjelaskan, generasi muda saat ini memerlukan adanya pemahaman yang lebih, terutama dalam membudayakan atau membiasakan membaca, karena dengan membaca maka jendela ilmu dan wawasan akan terbuka lebar.

"Dalam Islam pun ada salah satu surat yang berisi Bacalah, maka dengan membaca tentunya akan berdampak baik bagi pengetahuan dan masa depan kehidupan, intinya, kami dari pemerintahan desa menyambut baik kehadiran adik-adik Mahasiswa yang melaksanakan KKN di mertapadawetan, semoga ilmu yang diperoleh selama melaksanakan KKN akan bermanfaat dikemudian hari, yang terpenting lagi, Ilmu yang telah didapat bisa dipergunakan sebaik mungkin untuk kehidupan pribadi, keluarga, Masyarakat dan Bangsa Indonesia" pungkasnya.(1c)

Antisipasi Banjir "Pemerintah Desa Mertapadawetan dan PUPR Lakukan pengerukan sungai "

INDOMEDIANEWS -Dinas PUPR Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon melaksanakan kegiatan Normalisasi sungai saluran induk ciwado BWD 6 ke 9 sepanjang kurang lebih 800 meter.
Normalisasi tersebut sebagai salah satu upaya penanggulangan banjir sekaligus pengangkutan dan pembersihan sampah yang menumpuk di hampir sepanjang aliran sungai tersebut.
Ditemui dilokasi normalisasi yang melibatkan satu unit mesin pengeruk ( Beko ) Kuwu Mertapadawetan, H.Moh.Munif.AR menuturkan perlunya dilakukan pengerukan sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya banjir disaat musim penghujan.

"Pengerukan atau normalisasi sungai yang dipenuhi tanaman air dan sampah tersebut memang harus dilakukan agar disaat musim penghujan tiba, aliran air tidak terhambat , juga mengurangi aroma tidak sedap akibat banyaknya tumpukan sampah" tuturnya, Sabtu, 11/06/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, terealisasinya program normalisasi tersebut dikarenakan sebelumnya pihak desa mengajukan proposal kepada pihak PUPR Kabupaten Cirebon agar sungai yang selama ini dipenuhi tumbuhan air dan sampah bisa segera diangkut dan dibersihkan.

"Beberapa waktu lalu kami dari Pemerintahan desa mengajukan permohonan kepada pihak PUPR untuk melakukan pengerukan sungai sepanjang hampir 800 meter, Alkhamdulillah, permohonan kami dapat terealisasi hingga saat ini Normalisasi dapat dilaksanakan, selain dari itu, kami pun mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPRD Fraksi Golkar, Ibu Diah, yang turut mendorong dan merespon keinginan kami agar sungai yang berada di Desa Mertapadawetan dapat terlihat bersih dan nyaman, selain tentunya membuat pemandangan semakin enak, tentunya yang tidak kalah pentingnya adalah terciptanya sungai yang bersih dan bebas dari aroma tidak sedap, hingga berdampak pada peningkatan kesehatan warga" jelasnya.

Munif pun berharap, setelah dilakukannya pembersihan dan pengerukan , tidak ada lagi Masyarakat yang membuang sampah disepanjang aliran sungai atau tempat yang bukan seharusnya untuk membuang sampah.

"Kami terus berupaya untuk menanggulangi persoalan sampah, namun sehebat apapun kami mengelola atau melakukan pembersihan sampah, tidak akan berdampak jika masyarakatnya masih membuang sampah sembarangan, oleh karenanya kami meminta kerjasamanya dari semua pihak, agar turut bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan, hususnya untuk brrsama-sama menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya" pungkas Munif.(1c)

14 Jul 2026

Musdes Penetapan Bakal Calon Kuwu PAW Desa Kendal " Utamakan Kondusifitas "

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, bersiap menyambut pelaksanaan Pemilihan Kuwu Antar waktu (PAW) yang akan digelar pada tanggal 19 Juli 2026.
Dari informasi yang diperoleh, sejak dibukanya pendaftaran hingga penutupan pendaftaran bakal calon Kuwu PAW tersebut , dihasilkan tiga nama yang telah menyerahkan berkas pendaftaran, yaitu Saudara, Abdul Karim, Taufik Hidayat dan Muhsin.
Dengan telah terpenuhinya prasyarat jumlah calon Kuwu PAW, maka Panitia Pilwu, BPD dan Pemerintahan desa setempat tinggal mempersiapkan dilaksanakan pemilihan Kuwu PAW dengan jumlah pemilih yang hanya diikuti oleh beberapa lembaga desa, termasuk RT dan RW.
Dari keterangan yang disampaikan Sekretaris Desa Kendal, Basit, menuturkan bahwa pihaknya saat ini tengah mempersiapkan secara maksimal agar pada saat Pilwu PAW semuanya dapat berjalan dengan lancar.

"Kami dari pemerintahan desa berharap agar pada saatnya nanti, semua Bakal Calon atau calon Kuwu PAW yang terpilih mampu membuat perubahan ke arah yang lebih positif, agar program pemerintahan desa bisa berjalan dengan lebih baik dari yang selama ini sudah baik" tuturnya, 14/07/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Penjabat Kuwu Kendal, Irwanto, menuturkan agar pelaksanaan Pilwu PAW berjalan lancar 

"Kami berharap, dalam pelaksanaan pemilihan Calon Kuwu PAW nanti berjalan aman dan damai, karena pada perinsipnya pemilihan tersebut hanya bersifat untuk mengisi kekosongan kuwu definif dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kuwu Serentak yang InsyaAllah akan dilaksanakan di Tahun 2027, oleh karena, siapapun yang terpilih menjadi Kuwu antar waktu, diharapkan lebih mengutamakan persatuan dan persaudaraan dan mampu melaksanakan roda pemerintahan desa dengan baik.

Sementara itu, salah seorang perangkat Desa Kendal yang maju sebagai salah satu Calon Kuwu PAW, Muhsin, menyampaikan harapannya kepada seluruh lapisan Masyarakat Kendal, agar Pilwu PAW dapat berjalan dengan baik.

"Saya maju dalam Pilwu PAW ini semata karena menginginkan agar roda pemerintahan desa tetap berjalan baik, hususnya dalam memberikan pelayanan terhadap warga Masyarakat, karena posisi saya sebagai perangkat desa, maka sesuai aturan saya harus mengajukan cuti untuk mengikuti ajang kompetisi pemilihan Kuwu PAW Kendal, InsyaAllah, warga Kendal sudah memiliki kedewasaan dan kebijakan dalam menentukan pilihan, yang terpenting silaturahmi dan kebersamaan tetap diutamakan " tutur Muhsin. 

Sebagai salah satu syarat pelaksanaan Pilwu PAW, Panitia Pilwu, Pemdes dan Lembaga Desa melaksanakan Musyawarah Desa terkait pengesahan DPS, Penetapan DPT dan penetapan Bakal Calon menjadi Calon.
Hadir pula dalam acara tersebut Camat Astanajapura, Deni Syafrudin dan Unsur terkait lainnya (TNI/Polri)

Dalam penuturannya, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, menyampaikan beberapa ketentuan tentang  tata cara atau aturan pemilihan Kuwu PAW.

"Secara keseluruhan Panitia Pilwu PAW Desa Kendal,  sudah melaksanakan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku, setelah diadakannya Musyawarah dan ditetapkannya para Hak pilih dan bakal calon yang telah Syah menjadi calon kuwu, maka selanjutnya tugas panitia Pilwu PAW mempersiapkan untuk dilaksanakannya pemilihan secara langsung hingga didapat hasil siapa yang terpilih dan menjadi Kuwu PAW Desa Kendal, kami hanya berharap kepada semua pihak untuk bersama -sama menjaga kondusifitas dan tetap mengedepankan komunikasi jika dirasa ada yang harus dibicarakan, selain itu, kami pun mengucapkan selamat atas kinerja para pihak, baik itu panitia Pilwu, Lembaga Desa dan pihak - pihak lainnya, mari jadikan Pilwu PAW ini sebagai langkah awal yang baik untuk menata pemerintahan desa kedepannya" jelasnya. (1c

Efesiensi anggaran "Pemdes Astanajapura maksimalkan Anggaran PADesa"

INDOMEDIANEWS - Disaat banyak pemerintahan desa yang mengeluh karena adanya pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat, ternyata hal tersebut tidak berpengaruh di pemerintahan Desa Astanajapura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Dengan memanfaatkan anggaran yang bersumber dari PADesa tahun 2025, Pemerintah desa setempat saat ini tengah melaksanakan pembangunan Ruang sekretariat kelembagaan desa dengan total anggaran sebesar Rp.194.600.000.

Ditemui saat usai pelaksanaan Monev oleh pihak Kecamatan Astanajapura, Kuwu Jaelani, menuturkan, pihaknya akan terus berupaya melaksanakan program pembangunan desa ditengah keterbatasan anggaran akibat adanya efesiensi dari pemerintah pusat .

"Jika kita hanya memacu pada Anggaran Dana Desa atau sejenisnya, mungkin pihak Desa akan sedikit terhambat dalam melaksanakan program pembangunan desa, namun demikian tentunya ada beberapa pos anggaran yang dapat kita manfaatkan agar program pembangunan tidak terhambat, salah satunya melalui anggaran PADesa, Alkhamdulillah, dengan anggaran tersebut saat ini kami tengah melaksanakan pembangunan ruang sekretariat kelembagaan, InsyaAllah dengan adanya ruang sekretariat yang memadai, akan berdampak positif pada peningkatan pelayanan terhadap Masyarakat" tuturnya, Selasa, 14/07/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, maju mundurnya pembangunan atau program desa, dikembalikan pada pribadi pemimpin maupun jajarannya.

"Sebesar apapun anggaran, jika kita tidak memiliki niat kuat untuk membangun, maka hal tersebut tidak akan tercapai, oleh karenanya , kami terus berupaya bagaimana caranya pembangunan desa tetap dapat berjalan ditengah adanya efesiensi anggaran, termasuk salah satunya adalah memanfaatkan anggaran yang berasal dari PADesa, intinya, pemerintah Desa Astanajapura akan terus berupaya bagaimana caranya agar progres tetap berjalan dengan baik, toh banyak cara yang bisa dilakukan, seperti halnya berkomunikasi atau mencari informasi dari berbagai unsur, baik itu kedinasan ataupun para wakil Rakyat atau anggota DPRD hingga DPR RI, asalkan ada niat dan keinginan, InsyaAllah semuanya bisa terealisasi " pungkas Jaelani. (1c)

9 Jul 2026

Kopdes Merah Putih " antara ada dan tiada "

INDOMEDIANEWS -;Beberapa saat yang lalu sempat viral diberbagai media, tentang keberadaan Grai Koperasi Desa Merah putih yang berada di pertengahan sawah dan jauh dari pemukiman warga.
Hal tersebut tentunya menimbulkan banyak tanya, mengapa hal tersebut bisa terjadi.
Ironisnya, ditengah pemerintah menggalakan program yang bertujuan untuk mempermudah Masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dalam hal berbelanja kebutuhan bahan pokok dan hal lainnya, lokasi tempat berdirinya Koperasi tersebut malah jauh dari pemukiman warga.
Bahkan hingga saat ini masih banyak Grai Kopdes Merah putih yang belum selesai pembangunannya, bahkan ada kesan semi terbengkalai 
Dari pantauan media, bahkan ada salah satu Desa di Cirebon bagian timur, yang sama sekali tidak ada aktifitas pembangunan Grai Kopdes Merah putih, hal tersebut terjadi di Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Untuk memperjelas hal tersebut, media mencoba menanyakan kepada salah seorang perangkat desa setempat, Fadilah, dan membenarkan bahwa hingga saat ini pihak desa belum ada kegiatan untuk pendirian Grai Kopdes Merah putih.

"Sepengetahuan kami, hingga saat ini di desa Japura Bakti belum ada pembangunan Grai Kopdes merah putih " tuturnya, Kamis, 09/07/2026.

Beberapa saat sebelumnya, Kuwu Japura Bakti, Haerudin, memberikan penjelasan tentang belum dilaksanakannya pembangunan Grai Koperasi Merah Putih.

"Hingga saat ini memang pembangunan Grai Kopdes di Desa kami belum dilaksanakan, ini dikarenakan terkendala oleh tidak tersedianya tempat untuk membangun Grai tersebut, karena harus memenuhi aturan, jadi tidak asal dibangun, luasnya harus jelas, sementara tanah yang tersedia di desa kami tidak memenuhi ketentuan, dampaknya hingga saat ini belum dilaksanakan pembangunan " tuturnya.

Kendala dan keberadaan Grai Kopdes seharusnya mendapat perhatian husus dari pihak terkait dan dilakukan investigasi secara menyeluruh, mengapa terjadi kendala pembangunan yang belum dapat dilaksanakan, dan bagaimana solusinya agar dengan keterbatasan lahan bisa dicari titik temu agar pembangunan Grai tetap bisa dilaksanakan, selain itu harus ada tinjauan serius dari berbagai pihak, apakah pembangunan Grai Kopdes itu sudah sesuai dengan peruntukannya, dalam artian tidak jauh dari pemukiman warga dan program kerjanya jelas, jangan sampai berdirinya Grai Kopdes hanya bersifat menggugurkan kewajiban, terlebih saat ini sudah banyak Grai Kopdes merah putih yang sudah seratus persen selesai, bahkan sudah diturunkan beberapa penunjang lainnya, seperti kendaraan roda empat dan lainnya, sayangnya, dengan telah selesainya Grai dan tersedianya kendaraan tersebut, tidak serta Merta Kopdes itu dapat diaktifkan secara maksimal.(1c)

7 Jul 2026

Efesiensi Anggaran tidak menyurutkan Pemdes Cipeujeuh Kulon untuk membangun

INDOMEDIANEWS -;Banyak pihak yang beranggapan, dengan adanya efesiensi anggaran berdampak pada terhambatnya pembangunan, hususnya bagi pemerintahan Desa.
Namun tidak demikian bagi Pemerintah Desa Cipeujeuh kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Ditengah keterbatasan anggaran karena adanya kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal Efesiensi Anggaran, Pemerintah Desa Cipeujeuh kulon, terus berupaya melakukan berbagai kebijakan, salah satunya adalah membangun dan menambah fasilitas area kantor pemerintahan desa setempat.
Ditemui diruang kerjanya, Kuwu Cipeujeuh kulon, H.Lili Mashuri, menuturkan, kebijakan efesiensi anggaran memang berdampak pada pemerintah desa, namun jangan dijadikan alasan untuk tidak dapat membangun Desa.

"Pasti efesiensi anggaran tersebut akan berdampak pada pemerintahan desa, namun bukan berarti Desa tidak dapat membangun, semuanya dikembalikan pada kebijakan desa itu sendiri, jika kita ingin membangun, pasti bisa dilaksanakan, karena Kuwu atau Pemerintah desa memiliki berbagai terobosan atau konsep kerja yang bisa dilaksanakan sesuai harapan, asalkan mempunyai keinginan yang kuat untuk membangun desa" tuturnya, Selasa, 07/07/2026.

Lebih lanjut H.Lili menuturkan, bahwa Anggaran apapun dan sebesar atau sekecil apapun ujungnya dikembalikan pada keinginan pemerintah desa terlebih lagi kuwunya.

"Kalau hanya mengandalkan Dana Desa atau dana yang digulirkan oleh Pemerintah Pusat atau Daerah, bagaimana kita bisa membangun desa secara maksimal, intinya, sebesar apapun anggaran yang diterima, kalau tidak memiliki konsep yang jelas untuk membangun desa, ya tidak akan bisa terealisasi dengan baik, begitupula sebaliknya, walaupun anggaran yang diterima saat ini sudah jauh berbeda jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, asalkan kita mempunyai keinginan dan niat kuat untuk tetap membangun desa, InsyaAllah semuanya bisa tercapai dengan baik, haya saja mungkin waktunya saja yang sedikit lama, dan hal inilah yang terus kami lakukan, walaupun anggarannya sudah menurun drastis, toh kami masih mampu membangun dan meningkatkan sarana prasarana, seperti yang terlihat saat ini, kantor desa Cipeujeuh kulon sudah jauh berubah jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu, dan InsyaAllah dampaknya juga akan berpengaruh pada peningkatan kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Masyarakat " pungkasnya. (1c)

5 Jul 2026

Beberapa Warga menghantarkan Muhsin " Maju dalam Pilwu PAW Desa Kendal "

INDOMEDIANEWS -Pemilihan Calon Kuwu Pergantian Antar Waktu ( PAW ) Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon telah memasuki hari ke 7 sejak dibukanya pendaftaran pada 29 Juni 2026.
Pada hari ke 7 pelaksanaan pendaftaran Pilwu PAW, salah seorang perangkat desa setempat, Muhsin, menyerahkan berkas pendaftaran untuk mengikuti kontestasi pemilihan Kuwu PAW yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2026.

Usai menyerahkan berkas persyaratan untuk maju sebagai Bakal Calon Kuwu PAW Desa Kendal, Muhsin ( 47 Tahun ) yang merupakan salah seorang perangkat Desa setempat ( Kadus dusun 3 ) menuturkan harapannya agar pelaksanaan Pilwu PAW tersebut berjalan lancar, aman dan tetap mengedepankan tali persaudaraan.

"InsyaAllah, semoga langkah saya untuk maju sebagai bakal Calon Kuwu PAW mendapat Ridlo Allah SWT, sehingga apa yang diharapkan akan menghasilkan sesuatu yang terbaik " tuturnya, Minggu, 05/07/2026.

Dalam pelaksanaan pendaftaran tersebut, beberapa warga Masyarakat setempat, turut menghantar dan memberikan Do'a sebagai bentuk dukungan dan partisipasi dalam pesta Pilwu PAW tersebut.

"Alkhamdulillah, saat saya menyerahkan berkas pendaftaran Kuwu PAW, Banyak warga yang turut menghantar hingga menyaksikan pelaksanaan penyerahan berkas, ini semoga sebagai pertanda baik, karena niat dan tujuan saya maju sebagai Kuwu PAW semata ingin mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh Masyarakat Kendal, minimalnya saya sedikit sudah memiliki pengalaman dalam hal pemerintahan desa, jadi itu bekal saya untuk maju sebagai Calon Kuwu PAW, dan mungkin karena itu pula yang membuat warga banyak yang mendukung dan mengharapkan agar saya bisa memimpin Desa Kendal , hingga mempersiapkan pelaksanaan Pilwu serentak yang InsyaAllah akan dilaksanakan di tahun 2027, oleh karenanya selama kurun waktu tersebut tentunya diperlukan adanya Kuwu PAW hingga menghantarkan ke agenda selanjutnya, yaitu pemilihan Kuwu Definitif, kami hanya memohon doa dan dukungan, semoga niat dan keinginan saya dikobul Allah SWT " pungkasnya 

Sementara itu, salah seorang warga desa Kendal, Mas Toyo, sangat mendukung adanya pencalonan Muhsin sebagai Bakal Calon Kuwu PAW Desa Kendal.

"Kami sebagai Masyarakat Desa Kendal sangat mendukung saudara Muhsin maju dalam pencalonan Kuwu PAW Desa Kendal, karena selain beliau sudah memiliki pengalaman dalam pemerintahan desa, juga diharapkan akan mampu membuat perubahan yang lebih baik, hususnya dalam memberikan pelayanan terhadap Masyarakat, InsyaAllah, kami satu pemikiran, yang terpenting dalam pelaksanaan Pilwu PAW ini tetap mengedepankan silaturahmi dan persaudaraan" jelasnya.

Ditempat terpisah, salah seorang tokoh Masyarakat yang tidak bersedia dicantukan identitasnya menuturkan, agar Kuwu PAW Kendal berjalan baik .

"Satu kelebihan yang dimiliki salah seorang calon tersebut ( Muhsin-red ) karena sudah memiliki pengalaman didalam pemerintah desa, itu mungkin salah satu nilai plusnya, namun demikian, semua calon mempunya hak untuk dipilih dan berkesempatan memimpin Desa Kendal, kami sebagai Masyarakat hanya mengharapkan agar pemilihan Kuwu PAW ini berjalan dengan baik dan aman, siapapun yang terpilih kelak, mampu menjalankan amanat dan tanggung jawabnya dengan baik " jelasnya.

3 Jul 2026

Taufiq Hidayat maju Pilwu PAW Desa Kendal " dipastikan satu putaran '

INDOMEDIANEWS - Hari ke 5 pendaftaran bakal calon Kuwu PAW Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kembali menghasilkan satu kontestan yang menyerahkan berkas pendaftaran untuk mengikuti pemilihan Pilwu Antar waktu.
Dihari kelima tersebut, salah seorang warga desa Kendal, Taufiq Hidayat menyerahkan berkas pendaftaran ke sekretariat Panitia Pilwu PAW yang diterima langsung oleh ketua Panitia Pilwu PAW, Sanadi, Jum'at , 03/07/2026.

Usai menyerahkan berkas pendaftaran Bakal Calon Kuwu PAW,  Taufiq Hidayat menuturkan niat mengikuti kontestasi Pilwu PAW tersebut didasari ingin membangun Desa ke arah yang lebih baik dalam berbagai bidang yang positif.

"Didasari niat untuk melakukan sesuatu yang terbaik, saya sebagai warga Masyarakat yang memiliki Hak dipilih atau memilih, tentunya berkeinginan untuk bisa berbuat sesuatu demi masa depan Desa, yang salah satunya adalah melalui Pilwu PAW" tuturnya.

Lebih lanjut Pria yang kesehariannya berprofesi  sebagai seorang wiraswastawan tersebut mengharapkan adanya sokongan dan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan apa yang menjadi harapannya.

"Saya hanya memohon doa dan dukungan dari seluruh warga Masyarakat, agar dalam pemilihan nanti apa yang diharapkan bisa terealisasi dengan baik, intinya, niat dan tujuan saya semata hanya ingin mengabdi untuk Masyarakat Desa Kendal, mungkin saya memiliki banyak kekurangan, namun berilah kesempatan kepada saya untuk merubah kekurangan tersebut sebagai awal melakukan perbaikan melalui pemilihan Kuwu PAW, InsyaAllah, dengan adanya doa dan dukungan, niat saya akan tercapai atas izin dan Ridlo dari Allah SWT"jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilwu PAW Desa Kendal, Sanadi, menuturkan, bahwa dalam pelaksanaan penjaringan bakal Calon Kuwu PAW yang InsayaAllah akan dilaksanakan pemilihannya pada tanggal 19 Juli 2026.

"Saat ini sudah ada dua Bakal Calon yang menyerahkan berkas pendaftaran, dengan telah didapatnya dua bakal calon tersebut sudah dipastikan pendaftarannya hanya satu putaran, dalam artian tidak ada pendaftaran sesi kedua, dan pendaftarannya sendiri akan ditutup pada tanggal 10/07/2026 pukul 00.00 Wib.Secara keseluruhan berkas yang kami terima sudah terpenuhi, mungkin hanya ada beberapa yang harus dilakukan koreksi agar dalam pelaksanaan Pilwu nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan"jelasnya. (1c

2 Jul 2026

Camat Astanajapura Apresiasi kinerja Pemerintahan Desa Mertapadawetan

INDOMEDIANEWS - Ditengah keterbatasan anggaran karena adanya efesiansi yang ditetapkan Pemerintah Pusat, tidak menjadi kendala untuk tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam membangun dan mengembangkan desa dengan segala keterbatasan.
Hal itu pula yang digalakan Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Dalam kurun waktu kepemimpinan Kuwu Moh.Munif. AR ,telah banyak capaian yang dihasilkan dari berbagai program yang selama ini dijalankan.
Hal tersebut disampaikan ditempat kerjanya didampingi Ketua BPD Mertapadawetan , Ano.

"Selama kepemimpinan saya sebagai Kuwu Mertapadawetan,  ada beberapa hal yang sebelumnya mungkin sedikit terabaikan, salah satunya terkait aset desa" tuturnya, Kamis, 02/07/2026.

Munif menjelaskan, selama pemerintahan yang terdahulu ada beberapa hal yang baru saat ini dapat terselesaikan.

"Beberapa aset desa saat ini sebagian sudah dapat terselesaikan, baik itu tanah desa yang awalnya tidak diketahui dimana keberadaannya, saat ini sebagian sudah dapat ditemukan dan tengah dilakukan penertiban secara administrasi, bahkan persoalan yang sudah bertahun-tahun menggantung, hususnya persoalan kepemilikan tanah yang berada di LPI, saat ini sudah selesai dan bisa dilakukan pengurusan untuk legalitas kepemilikan, bahkan dalam jangka waktu kurang lebih dua Tahun, pemasukan pajak bumi bangunan sudah sangat baik hingga mencapai angka 100 persen lunas PBB, semua ini tentunya berkat adanya kerjasama antara Pemerintah Desa, Lembaga Desa dan Masyarakat itu sendiri" tuturnya 

Dalam usahanya melakukan penertiban aset Desa, tentunya akan berdampak pada perkembangan dan kemajuan Desa dimasa yang akan datang.

"Mungkin dalam melaksanakan penertiban aset Desa, akan ada beberapa pihak yang merasa terusik, namun demikian kami akan terus berupaya untuk menyelamatkan aset Desa walaupun ada resiko yang harus kami tanggung, semuanya kami lakukan demi adanya tertib administrasi Desa" pungkas Munif.

Sementara itu, Ketua BPD Mertapadawetan, Ano, menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya yang terbaik sesuai dengan tupoksi yang diemban.

"Pada prinsipnya, kami akan mendukung apapun program yang digagas pemerintahan Desa Mertapadawetan, selama apa yang digulirkan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku, dibawah kepemimpinan Kuwu Munif, harus diakui telah ada beberapa keberhasilan yang telah dicapai, baik itu penemuan dan penertiban aset desa, juga adanya kemajuan yang sangat pesat terkait peran serta Masyarakat dalam hal lunas PBB, ini tentunya harus diapresiasi, walau mungkin masih ada beberapa hal yang memerlukan pengawasan dan komunikasi yang aktif, agar tidak terjadi persoalan yang sifatnya urgent, kami sebagai Lembaga Desa, mengajak semua pihak, jika dirasa ada sesuatu yang kurang baik, utamakan komunikasi dan rembug bersama demi Mertapadawetan yang lebih baik dari yang sudah baik" jelasnya.

Keberhasilan pemdes mertapadawetan dalam penyelesaian masalah aset desa dan capaian PBB mendapat apresiasi dari Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, S.STP.,M.SI.

"Kami sangat apresiasi tentang capaian atau keberhasilan pemerintah Desa Mertapadawetan dalam hal penertiban aset desa yang selama ini menjadi persoalan, salah satu contohnya adalah yang ada di LPI dan beberapa tempat lainnya, selain itu, keberhasilan pemdes Mertapadawetan lainnya diantaranya peningkatan capaian PBB. ini tentunya merupakan sesuatu yang baik dan patut diapresiasi" tuturnya (1c)