Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan

22 Jun 2026

Pentas Seni TK Melati " Tumbuhkan kreasi Siswa didik "

INDOMEDIANEWS - TK Melati, Desa Wangkelang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon menggelar acara pentas seni dan pelepasan tahun kelululusan 2026.
Dibawah panji Yayasan Mutiara, TK Melati yang berdiri sejak Tahun 2005 telah menelurkan beberapa alumnus yang memiliki keterampilan dan kreatifitas yang sangat membanggakan.
Dalam acara pentas seni dan pelepasan siswa yang dihadiri oleh seluruh wali Murid berjalan dengan penuh kesederhanaan namun tetap meriah dan mendapat respon yang sangat luar biasa dari seluruh tamu undangan yang hadir.
Ketua Yayasan Mutiara, Lili Casmali, mengharapkan Dunia pendidikan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

"Kami sangat mengharap dunia pendidikan di Negeri kita akan semakin maju dan berkembang, terlebih lagi generasi muda untuk saat ini secara materi  dan faktor lainnya sangat menunjang, dan kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk terus berupa yang terbaik guna perkembangan dunia pendidikan, agar apa yang dicita-citakan mampu diwujudkan dengan kenyataan " tuturnya, Senin 22/06/2026. 
 
Senada hal tersebut disampaikan kepala Sekolah TK Melati, Mamah Fatimah, yang merasa bangga dengan berbagai kreasi yang dilaksanakan dalam rangka pelrpasa dan pentas seni Siswa TK Melati.

"Kami sangat bersyukur atas support dan peranserta dari seluruh Orang tua siswa, hingga acara pentas seni sekaligus pelepasan siswa didik dapat dilaksanakan dengan penuh rasa suka cita, yang membuat kami terharu adalah semangat para orang tua yang sangat luar biasa dalam mensukseskan acara tersebut, Bakan dari awal acara hingga akhir, kebahagiaan seakan tidak terhenti, apalagi disaat para siswa mempertunjukan berbagai kemampuannya, baik seni tari tradisional maupun moderen, ini adalah modal bagi kami untuk lebih semangat lagi dalam mendidik para generasi muda, dikesempatan ini, kami mengajak para orang tua yang memiliki anak usia dini, untuk mendaftarkan putra putrinya di TK Melati wangkelang" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang wali murid, Melawati, sangat mendukung dan berbahagia dengan berbagai program yang digalakan oleh pihak pendidik.

"Kami bangga dan bahagia mempercayakan putra putri kami untuk menimba ilmu di TK Melati ini, betapa tidak, karena anak anak kami tidak hanya dikenalkan dengan berbagai permainan edukasi, namun pendidikan kedisiplinan, rohani hingga berkesenian semuanya diperoleh disini,  untuk acara pelepasan siswa sekaligus pentas seni yang menampilkan berbagai kreasi para siswa, sangat membanggakan, karena buka semata mendidik siswa untuk mampu berkreasi dan disiplin, tetapi yang lebih penting lagi adalah mendidik para siswa untuk berani tampil dimuka umum, semoga kedepannya acara seperti pentas seni dan lainnya akan semakin meriah" jelasnya (1c)

20 Jun 2026

RS UMC dan Pemdes Mertapadawetan dan PRNU Gelar kegiatan Hitanan masal dan pemeriksaan gratis

INDOMEDIANEWS - Masih dalam rangkaian peringatan Haul Ki Buyut Serpin, Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, bekerjasama RS UMC ( Universitas Muhammadiyah Cirebon)  dan PRNU ( Pengurus ranting Nahdatul Ulama )menggelar acara Hitanan masal dan pemeriksaan pengobatan gratis di Aula Kantor desa setempat, Sabtu, 20/06/2026.

Pelaksanaan acara Hitanan masal dan pemeriksaan pengobatan gratis sepenuhnya ditanggung oleh pihak RS UMC.
Hal tersebut dituturkan Humas RSUMC, Toha saat ditemui di tempat acara.

"Kami dari RSUMC bekerjasama dengan pihak pemerintahan Desa Mertapadawetan, melaksanaka acara Hitanan dan pengobatan atau pemeriksaan geratis bagi seluruh warga Mertapadawetan, dimana mencakup Cek kadar gula, asam urat , tensi tanpa ada batasan ' tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk program kemitraan dengan desa binaan sudah terjalin sejak lama, namun untuk kegiatan seperti Hitanan masal baru dilaksanakan kali pertama.

"Ini merupakan kali pertama, kami dari RSUMC bekerjasama dengan pemerintahan desa melaksanakan kegiatan Hitanan masal, dimana seluruh anggarannya berasal dari CSR RSUMC, Alkhamdulillah, kegiatan yang kami laksanakan mendapat sambutan yang sangat baik dari Masyarakat, InsyaAllah, kedepannya acara seperti ini akan bisa lebih ditingkatkan, untuk tahun pertama ini, peserta Hitanan masal hanya diikuti oleh 15 Anak saja, namun kedepannya mungkin kuotanya jika dilaksanakan lagi mungkin bisa lebih banyak" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Mertapadawetan, H.Moh.Munif AR, sangat mengapresiasi adanya jalinan kerjasama dengan pihak RSUMC.

"Kami sangat mengapresiasi terjalinnya kerjasama antara pemerintah desa dengan RSUMC, ini menandakan adanya jalinan komunikasi yang terjalin sangat baik, kami atas nama pemerintahan Desa mengucapkan terimakasih kepada pihak RSUMC dan seluruh jajaran yang telah turut mensukseskan seluruh rangkaian pelaksanaan peringatan Haul Ki buyut Serpin, InsyaAllah kerjasama kami dengan RSUMC kedepannya akan lebih ditingkatkan, hususnya dalam hal kesehatan maupun sosial lainnya, terlepas dari itu, secara pribadi saya mohon maaf jika selama pelaksanaan kegiatan banyak terdapat hal yang kurang berkenan, semoga apa yang kita lakukan saat ini mendapat balasan pahala yang berlipat dari Allah SWT" tuturnya.(1c)

18 Jun 2026

Pemdes Japura kidul benarkan adanya pungli Bantuan pangan Nasional " Beri teguran tegas"

INDOMEDIANEWS - Beredar kabar adanya pungutan terkait program Bantuan Pangan Nasional berupa beras dan minyak goreng, yang terjadi di Desa Japura kidul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, dibenarkan oleh Kasi Pelayanan Desa setempat.Haekal.

Dirinya membenarkan informasi tersebut, namun pihak Pemdes langsung mengambil tindakan.

"Memang benar, ada salah seorang oknum Ketua RT di Desa kami yang melakukan hal tersebut, namun sebelum berkepanjangan, kami langsung melakukan tindakan berupa teguran dan peringatan keras agar tidak ada pungutan apapun dengan dalih apapun" tuturnya, Kamis, 18/06/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, bahwa sebelum adanya program Bantuan beras dan minyak goreng digulirkan, pihak Desa dan Puskesos telah menegaskan kepada siapapun yang turut membantu menyalurkan bansos kepada warga ,untuk tidak melakukan pungutan atau apapun dengan dalih apapun.

"Kami sangat menyayangkan adanya salah seorang Oknum RT  yang melakukan pungutan terhadap warga penerima bantuan, apapun dalihnya itu tidak diperbolehkan, oleh karenanya kami langsung memanggil yang bersangkutan dan langsung melakukan teguran keras, beruntung informasi tersebut langsung masuk kepada kami, makanya kami langsung turun lapangan, hingga pungutan itu baru dilakukan kepada dua orang warga kami, jadi Alkhamdulillah, semuanya dapat berjalan kembali dengan lancar tanpa adanya pungutan" tuturnya 

Saat media melakukan klarifikasi, pemdes Japura kidul masih melakukan pembagian bantuan program pangan Nasional kepada beberapa warga yang belum mengambil beras dan minyak di kantor desa.

"Hingga hari ini, penyaluran bantuan beras dan minyak masih kami lakukan, karena memang desa kami merupakan salah satu penerima program pangan Nasional yang nilainya lumayan banyak, dari data yang ada, sebanyak 2543 KPM ( keluarga penerima manfaat  ) yang berhak mendapatkan bantuan berupa beras sebanyak 20 Kg dan minyak goreng sebanyak 4 liter, semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat sedikit mengurangi beban warga dalam hal kebutuhan pokok, selain itu, kami berharap tidak akan ada lagi oknum yang bermain-main dengan program yang diperuntukan bagi Masyarakat, jika ada informasi atau ada pihak yang melakukan pungli atau hal lainnya, segera lapor ke pihak pemdes, agar semuanya berjalan sesuai aturan dan Hukum yang berlaku" pungkasnya. (1c)

MI / MTS Wathoniah Gelar Imtihan " Terbatas namun tetap semangat "

INDOMEDIANEWS - Dunia pendidikan membutuhkan perhatian dari berbagai kalangan, terlebih yang bergerak di bidang keAgamaan.
Maju mundurnya sebuah dunia pendidikan tergantung pada dukungan dan peranserta Masyarakat sekitar dan adanya sokongan penuh dari Instansi terkait.
Ditengah persaingan yang semakin ketat, tidak menyurutkan semangat para pengajar, hususnya guru honorer yang tetap berupaya keras untuk menciptakan generasi muda yang berprestasi dengan tetap berpegang pada akhlakulkarimah.
Hal tersebut yang dibuktikan oleh seluruh jajaran staf pengajar, MI/ MTS Wathoniah, desa Japura bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Sebagai salah satu penghargaan kepada para siswa didik, bertempat di halaman sekolah setempat, menggelar acara Haflah Imtihan dengan tema mengawal generasi muda.

Semangat para siswa terlihat sangat nyata, disaat mengikuti berbagai acara yang telah tersusun dari mulai mengikuti ajang lomba MTQ, Cerdas Cermat,karnaval, hapalan surat pendek, lomba busana muslim hingga pentas seni.

Ada sedikit cerita miris namun membanggakan, saat kepala MTS Wathoniah, Khasanudin. S.Ag bercerita tentang keberadaan sekolah yang dipimpinnya .

"Saat ini kami memiliki siswa sebanyak 31 0rang dengan jumlah pendidik sebanyak 17 pengajar yang mayoritas sebagai guru honor, dari  pendidik tersebut yang telah mengikuti sertifikasi hanya sebanyak 7 Orang, yang membuat kami bersedih adalah honor yang diterima para pengajar dalam setiap bulannya hanya berkisar Rp.200.000, namun demikian kami tetap bersyukur dan bersemangat untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi seluruh generasi muda" tuturnya, Kamis, 18/06/2026.

Lebih lanjut dirinya mengharapkan adanya perhatian lebih dan peranserta dari semua pihak untuk memajukan sekolah yang ada di Desanya.

"Kami berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah, hususnya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honor, selain itu, kami mengajak kepada seluruh Masyarakat sekitar untuk mendaftarkan para putra putrinya di yayasan yang kami bina, InsyaAllah kami seluruh jajaran pendidik akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh generasi muda, hususnya dalam memahami dan mendalami Ilmu Agama" jelasnya.

Sementara itu, Kepala MI Wathoniah, Farhan Spd, menyampaikan rasa bangganya atas raihan dan prestasi seluruh siswa didik yang tetap semangat dalam menuntut ilmu dan menggapai cita.

"Alkhamdulillah, hari ini kami bersama seluruh Orang Tua siswa menggelar acara Imtihan dan Haul sesepuh dengan tema mengawal generasi emas, sebagai bentuk syukur kami, berbagai kegiatan kami laksanakan dalam memeriahkan acara tahunan tersebut, dari mulai Karnaval, lomba Cerdas cermat, MTQ, Busana Muslim, hafalan surat pendek dan pengajian umum yang Akan diisi oleh penceramah dari Indramayu, KH. M.Kaukabul Fadli" jelasnya .

Lebih lanjut dirinya menuturkan, untuk tahun ini berharap agar minat siswa untuk menimba Ilmu di MI Wathoniah semakin tinggi.

"Saat ini kami memiliki siswa didik sebanyak 191 dengan jumlah siswa yang lulus tahun ini sebanyak 31 Siswa, dengan jumlah siswa tersebut, kami bersama wali murid bermusyawarah untuk menggelar tradisi tahunan yang akrab disebut Imtihan, Alkhamdulillah, atas dukungan penuh acara tersebut dapat berjalan dengan sangat baik, InsyaAllah, kami seluruh staf pengajar akan memberikan pendidikan yang terbaik dengan semangat dan keikhlasan, oleh karenanya, kepada Orang tua yang memiliki Anak yang sudah layak masuk pendidikan dasar untuk mempercayakan dan mendaftarkan anak-anaknya di MI Wafhoniah ini" pungkasnya.(1c)

17 Jun 2026

Warga Desa Mertapadawetan sambut meriah peringatan Haul Ki Buyut Serpin

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, tumpah ruah memadati halaman kantor desa setempat dalam rangka turut memeriahkan Haul Ki Buyut Serpin " Syech Saripin"  sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1448 H.
Peringatan Haul ini merupakan kali pertama diselenggarakan oleh pihak Pemerintah Desa Mertapadawetan bekerja sama dengan berbagai elemen kemasyarakatan dan pengurus ranting Nahdatul Ulama Mertapadawetan.
Pelaksanaan Haul dan Napak tilas Ki Buyut Serpin tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai pengobatan gratis, Hitanan masal, lomba kreasi anak, karnaval, santunan anak yatim, ziaroh bersama dan ditutup dengan pengajian Akbar bersama Prof.Dr.KH. Said Aqil Sirodj ( Mustasyar Nahdatul Ulama ) 
Dalam keterangan yang disampaikan Ketua Ranting NU Mertapadawetan, ust Mansyur Abdullah, menuturkan kegiatan tersebut merupakan salah satu penghormatan kepada para leluhur dan tokoh Agama Mertapadawetan yang telah memberikan pengajaran dan pemahaman tentang arti kehidupan beragama.

"Haul adalah wujud penghormatan kita kepada para tokoh Agama dan pembawa wasilah, diharapkan dengan dilaksanakannya acara Haul Ki Buyut Serpin ini, kita sebagai generasi muda tidak melupakan akan sejarah, hususnya terhadap keberadaan Ulama maupun sesepuh yang telah berjasa besar atas Negeri dan tempat dimana saat ini kita berada, kini saatnya kita sebagai penerus untuk menjaga dan melestarikan sejarah yang pernah ada di Desa Mertapadawetan, InsyaAllah, untuk tahun-tahun yang akan datang acara peringatan atau Haul ini akan lebih semarak lagi" tuturnya, Rabu, 17/06/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif AR, menuturkan bahwa Haul untuk Tahun ini merupakan acara yang dikemas sedemikian rupa agar semaraknya semakin terasa dan menjadi kenangan bagi seluruh warga Desa Mertapadawetan 

"Sebenarnya haul ini bukan yang pertama, namun saya sebagai Kuwu menginginkan agar acara Haul Tahun ini dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya yang bersifat keAgamamaan semata, namun ada hal positif lainnya, Alkhamdulillah, untuk Haul Ki Buyut Serpin kali ini kami melibatkan banyak pihak, selain masyarakat, para tokoh Agama, Kepemudaan dan pihak pendukung lainnya, termasuk para donatur dan sukarelawan yang turut mensukseskan acara kali ini" tuturnya.

Lebih lanjut Munif menjelaskan, bahwa sebelum dilaksanakannya acara inti, yaitu tahlil bersama dan pengajian umum, acara pun diisi dengan berbagai kegiatan lainnya.

"Alkhamdulillah, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, Haul Ki Buyut Serpin diisi dengan acara lainnya, seperti pembagian santunan kepada Anak yatim, Hitanan masal, lomba mewarnai, karnaval, Hadroh dan kegiatan lainnya, dan acara intinya akan dilaksanakan tahlil bersama di kompleks pemakaman Ki Buyut Serpin atau Syech Syaripin bersama seluruh lapisan masyarakat dan para ulama, setelah itu pada malam harinya akan dilaksanakan pengajian umum bersama Prof.Dr.KH. Said Aqil Sirodj. Kami dari pemerintahan desa mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga terlaksananya acara ini dengan baik dan meriah, InsyaAllah tahun depan acara Haul ini akan lebih meriah dan dijadikan agenda tahunan" pungkasnya.(1c)

15 Jun 2026

Pemdes Japura Bakti salurkan program Pangan Nasional

INDOMEDIANEWS - Masyarakat desa Japura bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, antri dihalaman kantor desa setempat untuk memperoleh bantuan beras dan minyak goreng dari program ketahanan pangan Nasional.
Lebih dari seribu warga tersebut memperoleh bantuan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Menurut keterangan yang disampaikan kordinator Puskesos desa Japura bakti, Fadillah, menjelaskan, program tersebut dibagikan kepada beberapa warga yang telah terdata sebagai penerima bantuan 

"Dalam program ketahanan pangan Nasional ini ada sebanyak 1824 Keluarga penerima manfaat (KPM) dimana setiap warga penerima mendapatkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng sebanyak 4 liter " tuturnya, Senin , 15/06/2026.

Dengan telah digulirkan ya program bantuan tersebut, diharapkan bisa bermanfaat bagi warga masyarakat kelas menengah kebawah.

"Puskesos sifatnya hanya menyalurkan bantuan sesuai dengan data yang ada, diharapkan bantuan yang telah diterima benar-benar dapat bermanfaat dan dimanfaatkan sebaik mungkin, apalagi saat ini banyak kebutuhan bahan pokok yang harganya sudah melambung, jadi dengan adanya bantuan beras dan minyak ini, minimalnya bisa sedikit mengurangi beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Japura Bakti , Haerudin, yang memantau langsung pelaksanaan penyaluran program pangan Nasional sangat berterimakasih atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat kelas menengah kebawah.

"Program pangan Nasional ini memang bertujuan untuk meringankan beban Masyarakat dalam hal kebutuhan bahan pokok, terutama beras atau minyak goreng, saat ini hampir seluruh kehidupan terdampak oleh adanya perekonomian secara global yang tidak menentu, oleh karenanya, dengan adanya bantuan yang diprakarsai pemerintah pusat ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kalangan bawah, harapan kami sebagai pemerintah desa, program untuk masyarakat ini terus ada, dengan catatan dilakukan evaluasi guna memperbaiki  pendataan yang selama ini mungkin menjadi salah satu persoalan yang belum dapat terselesaikan dengan baik, ini perlu dilakukan agar tidak ada lagi istilah program yang tidak tepat sasaran" jelasnya. (1c)

Warga Mertapadawetan terima program bantuan non tunai " Masyarakat sambut baik"

INDOMEDIANEWS - Pemerintah pusat kembali menyalurkan program bantuan pangan Nasional  (PBPN ) berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Dengan bergulirnya program bantuan tersebut, diharapkan mampu meringankan beban Masyarakat menengah kebawah ditengah ekonomi global yang tidak menentu.
Masyarakat menyambut baik dengan adanya PBPN tersebut, seperti yang terlihat di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Sejak pagi dan kantor desa setempat belum dibuka, Masyarakat sudah berdatangan untuk mendapat bantuan beras dan minyak goreng.
Dari keterangan yang disampaikan kordinator Puskesos Mertapadawetan, Mahmud, menuturkan, untuk tahun ini perogram PBPN diberikan kepada 1268 KPM ( keluarga penerima manfaat )

"Alkhamdulillah, kami bekerjasama dengan pihak pemerintahan desa melaksanakan penyaluran Beras dan minyak goreng kepada 1268 KPM, tentunya harapan kami dengan adanya program tersebut, minimalnya bisa sedikit meringankan beban Masyarakat, terlebih saat ini perekonomian secara global sedang tidak baik-baik saja, kami sebagai penyalur dan pelaksana program, berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dan dipergunakan sebaik mungkin " tuturnya, Senin, 15/06/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, bahwa dalam pelaksanaan penyaluran program pemerintah, dirinya mengharap adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak.

"Kami meminta adanya bantuan peran dan peranserta dari semua pihak, hususnya dalam pendataan, apa yang kami lakukan sesuai data dan mekanisme, oleh karenanya, jika memang ada yang perlu dilakukan perubahan atau perbaikan data, silahkan komunikasikan dengan pihak Puskesos, ini perlu dilakukan sebagai upaya perbaikan kinerja dan pelayanan kami terhadap Masyarakat" jelasnya.

Ditempat terpisah, Kuwu Meryapadawetan, Moh Munif AR, mengharapkan kesejahteraan Masyarakat semakin membaik dengan adanya program pemerintah yang selama ini direalisasikan dengan tujuan memberikan yang terbaik kepada seluruh Rakyat Indonesia.

"Berbagai program yang digulirkan Pemerintah jelas tujuannya untuk mensejahterakan seluruh Rakyat Indonesia, oleh karenanya, kami dari pihak pemerintah desa sangat mendukung dan berharap program bantuan bagi masyarakat akan terus ada, terlebih lagi saat ini tatanan kehidupan kita berada dalam kondisi yang tidak menentu, oleh karenanya, mari kita bersatu padu untuk menata kehidupan kearah yang lebih baik dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi terwujudnya kehidupan yang berkeadilan dan berdaulat" jelasnya. (1c)

12 Jun 2026

warga Desa Sigong rela antri demi mendapat bantuan beras dan minyak goreng

INDOMEDIANEWS -Warga Masyarakat Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, bersuka cita walau harus antri demi mendapatkan 20 Kg beras dan 4 Liter minyak goreng gratis yang disalurkan pemerintah pusat melalui program ketahanan pangan.
Sebanyak 1417 KPM pada Jumat pagi dihalaman kantor Desa setempat program ketahanan pangan tersebut dilaksanakan.

Dari keterangan yang disampaikan Kuwu Sigong, Sumarsono, program ketahanan pangan tersebut digulirkan sebagai salah satu upaya untuk meringankan beban Masyarakat.

"Kami sangat bersyukur dengan dilaksanakannya program ketahanan pangan berupa penyaluran beras dan minyak goreng kepada 1417 keluarga penerima manfaat, kami dari pihak pemerintahan desa sifatnya hanya menyalurkan paket tersebut kepada warga Masyarakat yang sudah masuk dalam data penerima manfaat, diharapkan dengan adanya bantuan beras dan minyak goreng tersebut minimalnya sedikit dapat meringankan beban masyarakat ditengah perekonomian yang saat ini sangat tidak menentu" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa program yang digulirkan pemerintah pusat merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan taraf kehidupan Masyarakat dari berbagai golongan.

"Berbagai program yang digulirkan pemerintah tujuannya tentu sangat mulia, oleh karenanya kami berharap agar seluruh lapisan Masyarakat benar-benar dapat merasakan berbagai program yang telah digulirkan, semuanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan, terlepas dari itu, kami mengharap kepada seluruh warga Masyarakat Sigong untuk memanfaatkan program yang telah diteterima dengan sebaik mungkin, jika berbicara adil, mungkin rasa keadilan tersebut belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan, namun demikian kami akan tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi Masyarakat, intinya tetap bersyukur dan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan" pungkas Sumarsono (1c)

10 Jun 2026

Panitia Pilwu PAW desa Kendal terbentuk " Siap laksanakan Pilwu Antar Waktu"

INDOMEDIANEWS -Pemerintahan desa Kendal, kecamatan Astanajapura, kabupaten Cirebon, menyelenggarakan acara pelantikan dan pembekalan panitia pergantian antar waktu ( PAW) desa Kendal tahun 2026.

PAW Desa Kendal dikarenakan Kuwu difinitif setempat meninggal dunia beberapa bulan yang lalu 

Dalam pelaksanaan tersebut, BPD Kendal, Jaelani , mengharapkan agar proses PAW Kuwu Kendal bisa dilaksanakan dengan baik.

"Hari ini kami melaksanakan kegiatan pelantikan dan pembekalan panitia PAW Kuwu Kendal tahun 2026, dengan telah dilantiknya susunan Panitia, diharapkan penjaringan Kuwu Antar waktu ini dapat berjalan dengan baik sesuai harapan Masyarakat" tuturnya, Rabu, 10/06/2026.

Sementara itu, Ketua panitia  PAW Kuwu Kendal, Sunadi, menjelaskan dengan telah dilaksanakannya pelantikan, proses penjaringan atau Pemilihan Kuwu antar waktu dapat segera dilaksanakan.

"Setelah dilaksanakannya pelantikan panitia PAW Kuwu Kendal, tugas kami selanjutnya adalah menyusun dan mempersiapkan mekanisme atau tatacara terkait pencalonan Kuwu antar waktu, insyaAllah, secepatnya dapat dilaksanakan sesuai dengan tatacara atau aturan yang telah ditentukan, oleh karenanya, saat ini persiapan kami adalah membahas dengan anggota dan beberapa pihak terkait tentang apasaja langkah yang harus kami tempuh, hingga pelaksanaan atau pembukaan pembukaan pendaftaran para calon kuwu PAW secepatnya bisa terealisasi sampai didapat siapa yang saja yang mendaftar dan siapa yang terpilih sebagai Kuwu PAW desa Kendal" tuturnya.

Usai acara pelantikan dan pembekalan panitia Kuwu antar waktu, penjabat Kuwu Kendal, Irwanto sekaligus Kasi pemerintahan Kecamatan Astanajapura, merasa bersyukur dengan telah dilaksanakannya acara pelantikan dan pembekalan panitia Kuwu PAW.

"Salah satu tugas saya sebagai Penjabat Kuwu Kendal untuk menghantarkan pemilihan Kuwu Antar Waktu ( PAW) sudah memasuki tahapan pelaksanaan, ini dikarenakan telah terbentuknya kepengurusan panitia Pilwu antar waktu, tinggal kami mempersiapkan tahapan berikutnya, yaitu melaksanakan pemilihan kuwu antar waktu, InsyaAllah, segala tahapan dapat berjalan dengan baik sampai terlaksananya pemilihan Kuwu antar waktu, kami mohon doa dan dukungannya, agar proses pilwu PAW ini dapat terealisasi dengan baik dan menghasilkan kuwu sesuai  harapan Masyarakat, Alkhamdulillah, pelantikan yang dilaksanakan hari ini berjalan dengan baik, kami sebagai penjabat, mengucapkan selamat bertugas kepada panitia pilwu PAW yang telah dilantik dan diambil sumpah, laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik sesuai tatacara dan aturan yang berlaku" jelasnya.(1c)

Forum Kuwu Lemahabang dukung rencana pembangunan Toserba " perijinan diutamakan"

INDOMEDIANEWS - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lemahabang Kabupaten Cirebon bersama konsultan pembangunan Yoyga Toserba, melakukan forum lalu lintas dan angkutan jalan Kabupaten Cirebon 2026.

Kegiatan yang berlangsung di pendopo kantor camat tersebut dihadiri langsung Forkopimcam setempat, dinas terkait kabupaten dan para kuwu ,  diisi dengan dialog interaktif. 

Salah satu dialog yang dikemukakan adalah bagaimana  mencegah kemacetan, pihak pengelola akan membangun tempat parkir yang representatif juga membangun tempat parkir tambahan, agar kendaraan tidak parkir di pinggir atau bahu jalan. Selain itu, rambu lalulintas akan terpasang di lokasi strategis.

Dalam keterangannya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman mengatakan, sebagai salah satu pusat pusat perdagangan di wilayah timur Cirebon,  dengan adanya rencana pembangunan Toserba ini akan lebih meningkatkan geliat perekonomian masyarakat. 

"Yang utama adalah melakukan proses kelengkapan perijinan dan lainnya, setelah semuanya telah ditempuh maka baru diperbolehkan melaksanakan aktifitas, namun jika perijinannya belum berse, maka proyek atau kegiatan dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan" tuturnya, Rabu, 10/06/2026.

Sementara itu, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati menuturkan, keberadaan Toserba nanti harus memperhatikan berbagai sektor, salah satunya arus lalulintas. 

"Lalulintas yang lancar sangat diperlukan guna keberlangsungan tempat usaha tersebut, selain itu perijinannya harus ditempuh dan diselesaikan dengan baik, kami mempersilahkan usaha apapun hadir di Lemahabang, asal semuanya ditempuh sesuai aturan atau mekanisme yang berlaku, kami sangat mendukung apapun kegiatan atau pembangunan yang bertujuan untuk kemajuan dan tentunya berdampak baik pada Masyarakat sekitar" jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua FKKC Kabupaten Cirebon, H Lili Mashuri menjelaskan, sebagai gerbang wilayah timur pusat perdagangan sangat diperlukan adanya tempat usaha yang modern dan tradisional. 

"Setelah adanya pasar tradisional, kini akan terbangun pasar modern Yogya dan tentunya sangat mendukung, karena makin mengeliat perekonomian masyarakat di wilayah ini dan sekitarnya," jelasnya.

Kuwu Desa Cipeujeuh Kulon Kecamatan Lemahabang ini mengungkapkan, investor yang masuk ke wilayah Kabupaten Cirebon, khususnya Kecamatan Lemahabang sangat dibutuhkan, guna kelangsungan hidup masyarakat. Disamping mengulangi pengangguran juga berdampak positip warga sekitar.

Dirinya mengingatkan, pengusaha agar mematuhi aturan yang berlaku dengan mengurus perizinan terlebih dahulu dan menjunjung tinggi kearipan lokal. Salah satunya, perekrutan tenaga kerja sekitar. 

"Dengan adanya investor yang masuk ini harus didukung dan disukseskan. Selama, mematuhi aturan yang berlaku dan mengedepankan kearipan lokal, dengan terealisasinya pembangunan Toserba di Lemahabang otomatis akan mendongkrak perekomian dan hal positif lainnya, ini merupakan kesempatan dan peluang yang sangat menggembirakan, diharapkan semua pihak mendukung dan senantiasa mengedepankan pemikiran yang positif"pungkasnya. (1c)

6 Jun 2026

Kolaborasi Poltek SCI dan Pokdarwis Cikuya "Tingkatkan digital marketing"

INDOMEDIANEWS - Mahasiswa Poltek SCI ( Politeknik Siber Cendikia  international ) Panambangan, Sedong, Kabupaten Cirebon berkolaborasi dengan Pokdarwis dalam rangka meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia dan pemberdayaan marketing Digital.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberadaan wisata Cikuya agar lebih banyak menarik minat pengunjung untuk berwisata disalah satu obyek wisata unggulan yang ada di kabupaten Cirebon bagian timur.
Dalam keterangan yang disampaikan ketua Pokdarwis Cikuya, Eman Suherman, menyambut baik adanya kolaborasi antara Mahasiswa Poltek SCI dan Pokdarwis Cikuya.

"Kami sangat merespon adanya kegiatan dan kolaborasi yang dimotori Mahasiswa Poltek SCI Panambangan dan Pokdarwis, diharapkan dengan adanya kolaborasi ini mampu meningkatkan keberadaan wisata Cikuya, terlebih lagi di era digital, oleh karenanya tujuan kolaborasi ini salah satunya adalah meningkatkan pangsa pasar dan peningkatan marketing Digital termasuk didalamnya adalah meningkatkan sumber daya manusia yang tujuan utamanya adalah meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan kerakyatan" tuturnya, Sabtu,06/06/2026.

Lebih lanjut Eman menjelaskan, dengan adanya peningkatan sumber daya manusia dan pemahaman marketing Digital, prospek kedepannya mampu menjadikan Cikuya sebagai wisata desa yang lebih pesat dan berkembang hingga mampu menjadikan salah satu wisata yang benar-benar dapat dibanggakan .

"Digitalisasi sangat diperlukan di Era saat ini, karena mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan jaman, semoga dengan adanya kolaborasi ini , kami pengelola dan pengurus wisata Cikuya lebih memahami pangsa pasar dan yang lebih utama lagi adalah bagaimana caranya agar pengunjung benar-benar tertarik untuk berwisata di Cikuya, tentunya dengan semakin banyaknya pengunjung yang berwisata ke Cikuya, secara tidak langsung akan mendongkrak perekonomian desa dan berdampak positif pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat sekitar, karenanya dengan berbasis kemasyarakatan, diharapkan banyak pihak yang turut mendukung berbagai program yang digalakan" pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Narasumber  dari Poltek SCI, Merlinda, menjelaskan perlunya peningkatan SDM dan pemahaman tentang marketing Digital.

"Kami berkolaborasi dengan pengurus wisata Cikuya  atau Pokdarwis tujuannya adalah memberikan bimbingan dan pemahaman perlunya SDM yang memadai dan mendalami tentang marketing Digital, karena saat ini keberadaan digital memang sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk salah satunya adalah bagaimana caranya meningkatkan pariwisata dengan memanfaatkan kemajuan digital, yang salah satunya adalah memanfaatkan sumber daya manusia yang ada dengan dibekali berbagai pengetahuan tentang bagaimana cara memanfaatkan fasilitas digital secara baik dan maksimal, tentunya harapan kami dengan adanya kolaborasi ini, kami bisa menurunkan ilmu yang dimiliki kepada pengelola atau Pokdarwis agar mampu meningkatkan keberadaan Wisata Cikuya yang berdampak pada pengembangan baik secara ekonomi maupun hal lainnya" jelasnya. (1c)

25 Mei 2026

Kuwu Mertapadawetan berharap Masyarakat bersama menjaga kebersihan "PR Sampah belum maksimal"

INDOMEDIANEWS - Lagi dan lagi, persoalan Pemdes Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, yang hingga ini belum menghasilkan solusi yang terbaik adalah perihal permasalahan sampah.
Betapa tidak, setiap hampir dua bulan sekali Pemdes Mertapadawetan harus mengeluarkan anggaran untuk menyelesaikan persoalan sampah, hususnya untuk pembersihan dan pengangkutan sampah yang terpusat di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) desa setempat 
Dalam keterangan yang disampaikan Kuwu Mertapadawetan, pihaknya harus menganggarkan biaya sampah yang tidak sedikit.

"Tiap dua bulan atau paling lambat tiga bulan sekali, kami harus menyiapkan anggaran untuk pengangkutan dan pembersihan sampah di TPS kisaran kurang lebih Rp.8.000.000, sebagai langkah yang kami siasati adalah anggaran tersebut kami gunakan dari PADesa" tutur Kuwu Munif, Senin,25/05/2026.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Sampah ini menjadi persoalan yang memang sangat sulit dicari solusinya, dibutuhkan kesadaran dari semua pihak .

"Program kerja yang belum bisa kami laksanakan secara maksimal adalah terkait persoalan sampah, banyak kendala yang harus kami tangani husus masalah sampah, disamping belum ditemukannya lahan yang benar-benar cocok untuk dijadikan pengganti lahan TPS, juga terkendala adanya pemangkasan anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat dan diberlakukan kepada seluruh Desa yang ada di Indonesia, jelas ini menjadi tantangan bagi kami untuk tetap menjalankan roda pemerintahan desa dengan keterbatasan anggaran, harapan kami kedepannya pemerintah baik pusat maupun daerah  mampu mengambil kebijakan yang benar-benar pro Desa, karena secara tidak langsung, desa adalah cerminan maju mundurnya sebuah pengembangan, baik itu perekonomian, pembangunan, kesejahteraan maupun hal lainnya" jelasnya.

Terkait persoalan sampah, Kuwu Munif mengharapkan adanya kesadaran bersama, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saling peduli demi terciptanya kondisi aman dan nyaman.

"Buanglah sampah pada tempatnya, dan jangan saling menyalahkan, karena kami terus berupaya agar masalah sampah bisa ditangani dengan baik, harapan kami pun bagi warga Masyarakat dari luar desa mertapadawetan agar tidak membuang sampah di TPS yang ada di desa kami, bahkan kerap kali kami dibuat pusing, TPS yang berada tidak jauh dari terowongan kereta api tersebut sebetulnya sudah dibuatkan pagar, namun ada saja oknum yang masih nekat membuang sampah di TPS tersebut dengan cara membakar pagar pembatas yang terbuat dari bambu, ini menandakan adanya ketidakpedulian dengan kondisi lingkungan dan hanya mementingkan kepentingan pribadi" pungkasnya. (1c)

23 Mei 2026

Greged Bersalawat " Bentuk kecintaan kepada Kanjeng Rosulallah SAW "

INDOMEDIANEWS - Ribuan Masyarakat dari Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, memadati halaman kantor Desa Nanggela, Kecamatan Greged, dalam rangka turut memeriahkan acara Greged Bersalawat Denga mengusung tema " Gema Salawat untuk Kecamatan Greged yang aman, religius dan harmonis.
Acara yang dihadiri Bupati Cirebon, Drs.H.Imron.M.Ag dan para tamu undangan dari berbagai unsur, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi PKB, Hasan Basori dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH.Azis Hakim dan beberapa tokoh Agama, Kemasyarakatan, Kepemudaan dan unsur terkait lainnya, termasuk didalamnya adalah Pemerintahan Desa Nanggela sebagai tuan rumah pelaksanaan Greged Bersalawat.
Acara keAgamaan tersebut diharapkan mampu menjaga Ukuwah Islamiayah dan ikatan silaturahmi yang erat tanpa adanya batasan.
Diiringi Irama Hadroh persembahan dari MWC NU Greged, acarapun diisi dengan dengan berbagai sambutan dan ceramah keAgamaan oleh Ust Ahmad Rojali dan ditutup Do'a oleh KH.Wawan Arwani Amin.

Dalam pemaparannya, Ketua Panitia Greged Bersalawat, Ust Asep Sohidin, menuturkan , bahwa acara tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempererat silaturahmi sekaligus berdoa bersama agar Bangsa Indonesia tetap menjalin persatuan dan kesatuan ditengah kondisi politik global yang tidak menentu 

"Kita berdoa bersama, bermunajat kepada Allah, agar Bangsa Indonesia tetap aman, tentram dan sejahtera, melalui Salawat ini kita mengharap ridlo Allah agar apa yang menjadi harapan kita bisa ijabah, salah satunya adalah segera terselesaikannya kondisi politik global yang tengah terjadi saat ini, semoga dengan kita Bersalawat, Dunia yang kita duduki saat ini tetap terjaga dari berbagai persoalan yang akan merugikan kehidupan secara keseluruhan" tuturnya, Sabtu,23/05/2026.

Senada disampaikan Kuwu Nanggela, Mamat, yang sangat bersyukur dengan terealisasinya acara Greged Bersalawat.

"Kami atas nama pemerintahan desa sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut mensukseskan terselenggaranya acara Greged Bersalawat, semoga dengan acara ini, kehidupan kita akan semakin baik dari yang selama ini sudah baik, dengan kebersamaan yang terjalin antara pejabat pemerintah, Masyarakat dan para tokoh kemasyarakatan maupun tokoh keAgamaan, akan menjadikan tatanan kehidupan kita senantiasa mendapat ridlo dan petunjuk dari Allah SWT, terlepas dari itu, kami pun memohon maaf, jika dalam penyelenggaraan ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan yang disengaja maupun tidak, intinya mari kita budayakan dan kecintaan untuk terus bersalawat agar hidup semakin terarah, aman, religius dan harmonis sesuai tema yang diusung" jelasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, H.Imron, sangat menyambut baik diadakannya acara Greged Bersalawat.

"Salah satu bukti kecintaan kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW adalah dengan membiasakan bersalawat, semoga dengan kita Bersalawat, kita benar-benar menjadi ummatnya kanjeng Rosul dan menjadi pengikutnya hingga akhir jaman, selain itu, saya secara pribadi sangat bangga melihat antusias warga yang begitu semangat mengikuti acara Greged Bersalawat, semoga kita tetap menjadi bangsa yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dengan tetap mematri diri kita dengan memperkokoh ukuwah Islamiyah termasuk membina generasi muda dengan landasan keislaman dan ahlakkulkarimah" tuturnya. (1c)

17 Mei 2026

Dua Remaja Pengendara Genio Korban Serempet Colt Bak di Jalan Setu Sedong, "diduga pelaku melarikan diri "

INDOMEDIANEWS  – Dua remaja perempuan pengendara motor Honda Genio mengalami luka-luka setelah diserempet mobil Colt Bak yang kemudian kabur di Jalan Setu Sedong, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (17/5/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Kecelakaan terjadi saat motor yang dikendarai korban melaju dari arah Sedong menuju Windujaya. Dari arah berlawanan, sebuah mobil Colt Bak yang melaju dari arah Windujaya menuju Sedong diduga menyenggol motor hingga kedua korban terjatuh ke badan jalan. Usai kejadian, pengemudi mobil langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.

Kedua korban diketahui berinisial PBK (15), warga Desa Ciawiasih, Kecamatan Susukanlebak, yang mengendarai motor, dan NK (15), warga Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, yang dibonceng.

Beruntung, sejumlah ibu-ibu yang melintas langsung menghentikan kendaraan dan menolong korban. Keduanya segera dilarikan ke Puskesmas Sedong untuk mendapat penanganan medis.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan PBK dan NK mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki. Kondisinya tidak membahayakan nyawa, namun keduanya masih mendapat perawatan lanjutan.

Orangtua korban, Haris, mengutuk keras tindakan pengemudi dan para penumpang mobil yang dinilai tidak memiliki empati. 

“Anak-anak dibiarkan terjatuh setelah insiden serempetan, mereka langsung kabur lari dari tanggungjawab. Saya kira supir termasuk mereka yang ada di mobil sudah tidak memiliki hati nurani melihat kondisi anak-anak yang terjatuh dari motor dan dibiarkan begitu saja di jalan sepi,” kecamnya.

Haris menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Ia berharap pelaku segera ditemukan dan ditindak agar ada efek jera.

“Saya percayakan kejadian ini ditangani oleh pihak kepolisian untuk mengejar dan mengungkap pelaku. Jangan biarkan pelaku ini bebas berkeliaran di jalanan tanpa pertanggungjawaban,” tegasnya.

Kasus ini saat ini sedang dalam penanganan Polsek Sedong Polresta Cirebon. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri identitas pengemudi serta kendaraan Colt Bak yang kabur dari lokasi (1c)

16 Mei 2026

Tokoh Pemuda Susukanlebak Soroti Judul "Pesta Babi" Tolak Pemutarannya di Saung Tani Ciawijapura

INDOMEDIANEWS – Rencana pemutaran film dokumenter "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" di Saung Tani Desa Ciawijapura, Kecamatan Susukanlebak mendapat penolakan dari tokoh pemuda Kecamatan Susukanlebak. Pemutaran film yang awalnya dijadwalkan berlangsung Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 19.00 WIB tersebut berpotensi memicu beragam tafsir dan menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat.

Penolakan juga muncul karena kegiatan tersebut diketahui belum menempuh proses perizinan. Tokoh pemuda menilai penyelenggara mengabaikan prosedur administratif yang wajib dipenuhi untuk kegiatan yang mengumpulkan massa di ruang publik.

Berdasarkan pemberitahuan yang beredar, acara nonton bareng ini diselenggarakan dengan sistem tiket donasi sukarela. Panitia mencantumkan bahwa seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung untuk membantu masyarakat di Papua. Peserta juga diminta hadir lebih awal, menjaga ketertiban, menjaga kebersihan, dan mengisi formulir pendaftaran melalui Gform http://bit.ly/NobarPestaB2.

Film dokumenter yang diproduksi oleh kolaborasi WatchDoc, http://Jubi.id, Pusaka, dan Ekspresi Indonesia Baru ini berisi kritik terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan yang dianggap mengganggu kelestarian alam, hak ulayat masyarakat Papua, dan lingkungan hidup.

Tokoh pemuda Kecamatan Susukanlebak, Haris, mengatakan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah memang wajar. Namun ia menilai ada narasi dan diksi judul yang sangat sensitif berpotensi menimbulkan kegaduhan.

“Saya menganggap kritik semacam itu wajar saja, namun perlu digaris bawahi terdapat narasi provokatif yang tidak baik buat daerah kami yang kondusif. Judul film dokumenter juga terkesan kontroversial. 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tampak bersifat provokatif,“ ujar Haris, Sabtu sore.

Haris juga menyoroti penggunaan istilah 'Pesta Babi' yang dinilai dapat menimbulkan beragam tafsir di tengah masyarakat. Ia mendorong pembuat film berkewajiban memberi penjelasan terbuka terkait makna judul tersebut.

“Istilah 'Pesta Babi' memang potensial memunculkan aneka tafsir. Karena itu, akan lebih baik jika penulis skenario, sutradara, dan produser juga menjelaskan makna dari kata-kata tersebut,“ katanya.

Menurutnya, keterbukaan tidak hanya dituntut dari pemerintah, tetapi juga dari kalangan seniman dan pembuat karya seni. Judul film dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memancing reaksi negatif masyarakat karena menyentuh isu SARA.

“Kalau Pemerintah sering dituntut untuk terbuka, maka saatnya juga seniman, penulis skenario film, dan produser bersikap terbuka pula serta bersedia memberikan penjelasan. Pemerintah tidak bisa diam dengan berlindung di balik otoritas dan kekuasaan, dan pada saat yang sama seniman juga tidak bisa diam dan berlindung di balik kebebasan berekspresi,“ tegas Haris.

Ia menambahkan, wilayah Susukanlebak lebih baik memilih kegiatan yang memperkuat persatuan dan ekonomi warga, ketimbang nobar film yang berpotensi menimbulkan gesekan dan kegaduhan bahkan dapat menimbulkan kesalahpahaman di akar rumput.

“Kami terbuka kalau ada forum diskusi yang seimbang, menghadirkan narasumber dari pemerintah dan kalau bisa hadirkan juga perwakilan masyarakat Papua. Bukan nonton bareng satu arah yang narasinya sudah ditentukan,“ lanjutnya.

13 Mei 2026

Kopdes Merah Putih Mertapadawetan terima satu unit kendaraan roda empat

INDOMEDIANEWS - Koperasi Desa Merah Putih Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, telah siap beroperasi dengan telah diterimanya satu unit kendaraan roda empat ( truk engkel-red ) yang diterima melalui PT. Agrinas Pangan Nusantara,  pada Rabu, 13/05/2026.
Penerimaan kendaraan tersebut disaksikan langsung Manager Kopdes Merah Putih,Abdullah,  Kuwu Mertapadawetan Moh.Munif AR  dan anggota Koramil Astanajapura, Sertu Suandi.

Dalam pemaparannya, Manager Kopdes Merah Putih, Abdullah menuturkan, untuk program awal yang menjadi skala prioritas mencakup beberapa hal.

"Untuk program awal, kami prioritaskan bergerak di bidang sembako, penyediaan pupuk pertanian dan Apotik Desa, Alkhamdulillah saat ini kami sudah memiliki anggota tetap sebanyak 50 Orang, dan kami terus berupaya untuk memberikan edukasi terhadap warga Masyarakat agar menjadi anggota Kopdes Merah Putih, karena banyak keuntungan yang akan berdampak positif jika jumlah anggotanya semakin banyak.prinsipnya, Kopdes itu bisa besar tergantung pada anggota itu sendiri, harapannya setelah semuanya dapat berjalan sesuai agenda yang telah tersusun, tarap perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat akan semakin membaik" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif AR yang mengharap Warga Masyarakat Mertapadawetan banyak yang menjadi Anggota Kopdes Merah Putih.

"Saat ini Kopdes merah Putih Mertapadawetan secara kesiapan dirasa sudah sangat siap untuk merealisasikan program yang telah tersusun, terlebih lagi sudah diterimanya satu unit kendaraan roda empat, yang InsyaAllah dalam waktu dekat unit kendaraan penunjang lainnya akan segera diterima, sebagai Kuwu tentunya saya sangat berharap kepada seluruh warga Mertapadawetan untuk bergabung menjadi Anggota Koperasi, karena semakin banyak anggota, semakin mudah untuk berkembang, dan yang tidak kalah pentingnya adalah keuntungan yang diperoleh Masyarakat akan semakin besar, semuanya sudah tercantum dalam aturan dan mekanisme yang berlaku dalam hal keberadaan koperasi itu sendiri" jelasnya.(1c)

12 Mei 2026

Jalan seribu lobang akhirnya diperbaiki "setelah beredar kabar akan ada aksi"

INDOMEDIANEWS - Beredar kabar akan adanya aksi warga Masyarakat Desa Munjul dan Desa Mertapada, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon terkait jalan rusak yang terkesan dibiarkan di gelar di Kantor Kecamatan Astanajapura.

Aksi Masyarakat tersebut karena merasa kesal dan mempertanyakan keberadaan pihak pemerintah Kabupaten Cirebon, apakah jalan sepanjang perbatasan desa mertapada hingga desa Munjul bahkan hingga desa Gumulung tonggoh yang kondisinya rusak parah dan kerap menimbulkan kecelakaan lalulintas hanya dibiarkan rusak dan tanpa adanya respon dari Dinas terkait.

Kerusakan jalan yang sudah berjalan sangat lama tanpa adanya perbaikan, menimbulkan kekecewaan banyak pihak, bahkan terpasang beberapa spanduk yang mempertanyakan keberadaan pemerintah Kabupaten, bukan hanya itu, di samping jalan kereta api yang merupakan jalan utama penghubung mertapada hingga Gumulung tonggoh, tertulis sangat jelas di sebuah sepanduk yang terbentang dengan tulisan selamat datang di jalan seribu lobang.
Dari informasi yang disampaikan salah seorang warga Mertapadawetan, Sobur,bahwa jalan tersebut memang sudah lama rusak dan tidak kunjung diperbaiki, hingga berujung pada rencana digelarnya aksi warga.

"Memang benar, infonya akan ada aksi warga yang menuntut agar jalan yang rusak segera diperbaiki. 
Setelah adanya rencana demo, jalan rusak tersebut saat ini tengah dilaksanakan perbaikan, walaupun sifatnya hanya penambalan " tuturnya, Selasa, 12/05/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Sekretaris Desa Munjul, Alif, yang membenarkan adanya rencana aksi.

"Infonya sih memang akan ada rencana aksi, mungkin karena sudah terlalu lama melihat kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, akhirnya beberapa warga menggelar aksi demo sebagai puncak dari kekesalan yang selama ini terpendam" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga desa Munjul yang engga disebutkan identitasnya menjelaskan kekecewaan yang selama ini dipendam Masyarakat.

"Warga memang sudah lama sangat kesal melihat kondisi jalan yang rusak parah, terlebih jalan ini merupakan jalan utama yang menghubungkan antara desa Mertapada, Munjul hingga Gumulung tonggoh, Kecamatan Greged, ironisnya, setelah beredarnya informasi akan ada aksi,baru pihak pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan perbaikan, aneh memang, pemerintah ini baru bergerak setelah akan ada gerakan Masyarakat, atau memang harus selalu demikian, kami berharap perbaikan jalan ini tidak hanya sementara atau sebatas tambal sulam, alangkah baiknya jika dilakukan perbaikan permanen, bila perlu lakukan betonisasi" harapnya. (1c)

11 Mei 2026

Kopdes Merah Putih Mertapadawetan siap beroperasi " perlu dukungan semua pihak "

INDOMEDIANEWS - Persiapan untuk beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih Sesa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon sudah memasuki tahap penyempurnaan untuk siap beroperasi sesuai program yang digalakan Pemerintah pusat.
Saat ini Kopdes Merah Putih Mertapadawetan tengah melakukan pemasangan Rak Display Doubel/Island sebanyak 41 unit.
Ditemui dilokasi Kopdes, Kuwu Meryapadawetan, Moh.Munif.AR menuturkan pihaknya sangat mendukung program Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan taraf perekonomian Masyarakat 

"Saat ini Kopdes Merah putih secara keseluruhan sudah siap untuk beroperasi, hal yang tengah dilaksanakan adalah pemasangan rak display sebanyak 41 unit, dimana barang yang diterima melalui PT. Agrinas Pangan Nusantara" tuturnya, Senin,11/05/2026.

Lebih lanjut Munif menuturkan, bahwa keberadaan Kopdes merah putih sangat berpengerahuh pada perkembangan desa asalkan pelaksaannya sesuai dengan mekanisme dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen Masyarakat.

"Dasar berdirinya koperasi adalah berasal dari Anggota, untuk Anggota dan oleh Anggota, itu merupakan azaz berdirinya sebuah koperasi, karena dasarnya sudah jelas, maka maju dan mundurnya sebuah koperasi ditentukan oleh dukungan dan keseriusan seluruh anggotanya, oleh karenanya, kami berharap seluruh Anggota Koperasi harus benar-benar memberikan dukungannya secara berkesinambungan, dalam artian jangan hanya sesaat, sebagai langkah awal sesuai rapat kepengurusan, bahwa anggota koperasi merah mutih berkewajiban untuk memenuhi berbagai syarat, diantaranya adalah melaksanakan simpanan wajib sebesar Rp.50.000 simpanan pokok Rp.20.000 simpanan sukarela tidak terbatas, dari semuanya itu dalam setiap tahunnya akan dilaksanakan RAT ( rapat anggota tahunan ) dimana nanti hasil dari perjalanan koperasi atau jika diperoleh keuntungan maka semua anggota akan mendapat keuntungan dari hasil koperasi sesuai mekanisme atau aturan yang berlaku" jelasnya. (1c)

5 Mei 2026

Jalanan Rusak menjadi pemandangan umum di Kabupaten Cirebon "LSM Kompak soroti kinerja Pemkab"

INDOMEDIANEWS  – Kondisi jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Karangsembung menuai kritik keras dari Ketua LSM Kompak Korbasis Karangsembung Raya, Moch hasyirul falah, S.Sos 
Ia menyebut, kerusakan jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat tersebut sudah sangat memprihatinkan dan dinilai membahayakan pengguna jalan, Selasa ( 05/05/26 ).

“Ini sungguh ironis dan miris. Jalan utama di Karangsembung yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat justru dibiarkan rusak, berlubang, dan bergelombang. Bahkan sudah banyak memakan korban,” tegas Falah.

Menurutnya, kondisi paling parah terlihat di ruas jalan yang berada tepat di depan Pasar Karangsembung. Jalan yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi justru berubah menjadi titik rawan kecelakaan.

Pengendara roda dua terpaksa ekstra hati-hati, bahkan tak jarang memilih menghindari jalur tersebut. Sementara kendaraan roda empat pun harus melaju perlahan karena khawatir mengalami kerusakan, termasuk risiko patah as roda.

Falah menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon terhadap infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, lalu masyarakat bayar pajak untuk apa? Ini bentuk kegagalan pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar,” kritiknya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak menutup mata dan telinga terhadap kondisi yang terjadi di lapangan.
Sebagai bentuk kontrol sosial, LSM Kompak Korbasis Karangsembung Raya menyatakan siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan mendesak perbaikan segera dilakukan.

“Jangan tunggu jatuh korban lebih banyak. Kalau tidak ada langkah konkret, kami akan turun ke jalan,” pungkasnya. (1c)

Warga Lemahabang kulon sambut baik Cek Kesehatan Gratis

INDOMEDIANEWS - Pemerintah Desa Lemahabang kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan Cek kesehatan gratis bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Sindanglaut, Selasa, 05/05/2026.
Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor desa setempat sejak pagi sudah dipadati warga yang ingin memeriksakan diri guna memeriksakan kesehatannya.
Dalam keterangan yang disampaikan Kuwu Lemahabang kulon, Rudiana, pihaknya sangat menyambut baik acara yang diselenggarakan oleh pihak UPTD Puskesmas Sindanglaut.

"Kami sangat menyambut baik digelarnya acara kegiatan foto Rontgen dan cek kesehatan geratis bagi warga Lemahabang kulon, hal ini tentunya sangat membantu dan memberikan pemahaman berapa pentingnya kesehatan, untuk pelaksanaan cek kesehatan lebih dititik beratkan atau sasarannya adalah penderita diabetes melitus, penderita TBC dan balita dengan malnutrisi" tuturnya.

Dari informasi yang diperoleh, bahwa selain warga masyarakat mendapat pelayanan cek kesehatan gratis, juga mendapatkan bingkisan setelah melakukan pemeriksaan.

"Bagi yang telah selesai melakukan pemeriksaan, warga pun akan menerima bingkisan dari pihak Puskesmas, karena kami dari pemerintah desa hanya bersifat sebagai penyedia tempat, namun demikian tentunya kami sangat mendukung adanya program tersebut, bahkan dari data yang kami terima, kurang lebih ada 200 undangan yang telah tersebar melalui para kader dan diberikan langsung pada Masyarakat sekitar, semoga dengan adanya acara tersebut, semakin meningkatkan kesadaran Masyarakat dalam menjalankan hidup sehat dan bersih" pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Lemahabang kulon yang mengikuti acara tersebut, Iis menyampaikan rasa terimakasihnya denga. Adanya acara pemeriksaan cek kesehatan gratis.

"Acara tersebut sangat membantu bagi Masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan, apalagi ada kegiatan foto Rontgen gratis, tentunya sangat mengurangi beban Masyarakat dalam hal pembiayaan, semoga acara seperti ini bisa menjadi acara rutin, atau diagendakan agar Masyarakat semakin terbantu secara perekonomian agar tujuan digagas dengan tema cegah TBC,  lindungi keluarga yang kita sayangi dan obati sampai sembuh bisa terealisasi dengan baik" harapnya. (1c)