31 Mar 2026

Perang Amerika, Israel dan Iran " Negara teluk kemungkinan berbalik arah "

INDOMEDIANEWS -Pengamat Geo Politik sekaligus Direktur Eksekutif Global Future Institute, Hendrajit, Berkunjung ke Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon,  pada Selasa, 31/03/2026.
Kunjungan ke Ponpes Pimpinan KH.Soleh Zuhdi tersebut dalam rangka silaturahmi dan bertemu sahabat lama.
Ditengah perbincangan hangat tersebut, Hendrajit menuturkan kondisi Dunia yang tengah menghadapi persoalan yang berdampak pada aspek kehidupan antar Negara, yaitu akibat terjadinya peperangan antara Amerika, Israel VS Iran.

"Perang yang terjadi antar Amerika, Israel dan Iran ini tentunya akan sangat berdampak negatif terhadap Negara lain yang sebetulnya tidak terlibat dalam peperangan tersebut, hususnya dalam persoalan BBM ( bahan bakar minyak ) yang sangat disayangkan terjadinya peperangan ini tidak didasari alasan yang jelas, betapa tidak, dengan semena-mena Israel yang didukung Amerika melakukan penyerangan terhadap Negara Iran, yang berakibat wafatnya beberapa tokoh Iran dan hal tersebut membangkitkan rasa persatuan dan Nasionalisme seluruh Rakyat Iran yang semula diharapkan oleh Amerika atau Israel dengan bergugurannya para tokoh Iran akan mempermudah niat dalam menguasai Iran, nyatanya hal tersebut tidak sesuai dengan apa yang menjadi harapan Amerika maupun Israel" tuturnya.

Dengan terus terjadinya peperangan antara Negara tersebut, diharapkan akan muncul beberapa Negara yang mampu menjadi mediator agar perang tersebut bisa segera berakhir, termasuk Negara Indonesia.

"Indonesia merupakan salah satu Negara Non Blok yang memiliki kemampuan untuk melakukan dialog dengan beberapa pimpinan Negara agar bagaimana caranya perang segera diakhiri, ini kesempatan Indonesia untuk menunjukan kepada Dunia, bahwa Negara Non Blok bukan hanya sebatas nama, namun patut dipertimbangkan keberadaannya oleh Negara-negara lain, terlepas dari kepentingan atau apapun namanya, peperangan pasti akan merugikan banyak pihak termasuk Rakyat yang tidak berdosa" jelasnya.

Saat disinggung apakah ada kemungkinan Negara teluk akan bergabung dan mendukung Iran, Hendrajit menegaskan danya beberapa kemungkinan.

"Beberapa Negara Teluk bisa saja akan berbalik mendukung Iran, tentunya dengan berbagai konsep yang mereka miliki, mengapa demikian, karena pada awalnya, mereka berharap Negara besar seperti Amerika mampu melindungi Obyek vital yang dimiliki oleh beberapa Negara teluk, namun pada kenyataannya, disaat Iran menyerang beberapa titik yang dianggap digunakan oleh Amerika, Negara Adikuasa tersebut tidak dapat berbuat banyak, dan yang perlu untuk menjadi catatan, dengan adanya perlawanan Iran, kemungkinan menjadi salah satu jalan tercapainya Negara Palestin Merdeka, bahkan akan menjadi pemikiran Negara lain untuk tidak tergantung atau takut terhadap Amerika yang dirasa selama ini telah melakukan banyak pelanggaran bahkan dirasa menghalalkan segala cara, karena Amerika merasa tidak akan ada Negara yang berani menolak atau melawannya, sementara Iran menjadi pelopor dan menunjukan keberaniannya" pungkasnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet Pesantren, KH.Soleh Zuhdi yang akrab disapa Gus Sohzu, mengharapkan kepada seluruh Rakyat Indonesia, Khususnya Umat Islam untuk terus berdoa dan memohon kepada Allah SWT.

"Sebagai Umat Islam, diwajibkan untuk berdoa dan memohon kepada Allah agar peperangan yang saat ini menimpa Rakyat Iran segera dapat berakhir dan tidak akan ada lagi peperangan yang berujung merugikan banyak pihak, selain dari itu, tentunya kami berharap adanya peran aktif dari Indonesia untuk berdialog dengan para tokoh Negara maupun tokoh Agama, bagaimana langkah yang seharusnya ditempuh, intinya kami mengajak kepada semua pihak untuk bersama- sama memohon kepada Allah agar Negara ini tetap Aman, damai , nyaman dan sejahtera sesuai harapan para leluhur pendiri Bangsa Indonesia" jelasnya (1c)

28 Mar 2026

Alumnus MAN Bunpes angkatan 82 gelar halal bihalal di Ponpes Al-Ishlah 2

INDOMEDIANEWS -Halal bihalal sekaligus silaturahmi dilaksanakan Alumnus MAN Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon angkatan 82 bertempat di pendopo Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet Pesantren, pada Sabtu, 28/03/2026.

Dalam keterangan yang disampaikan Pimpinan Ponpes Al-Ishlah 2, KH.Soleh Zuhdi yang akrab disapa Gus Sohzu, menuturkan, bahwa acara Halal Bihalal sekaligus silaturahmi Alumnus MAN Buntet Pesantren angkatan 82 merupakan ajang terbaik sebagai upaya untuk mempererat tali persaudaraan antar alumnus.

"Alkhamdulillah, hari ini Alumnus MAN Buntet Pesantren angkatan 82 dapat berkumpul bersama di Ponpes Al-Ishlah 2 dalam rangka halal bihalal dan silaturahmi sekaligus bertepatan dengan Syawalan atau Hari Raya Ketupat" tuturnya.

Lebih lanjut Gus Sohzu menuturkan, selain bersilaturahmi, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan 

"Selain halal bihalal dan Silaturahmi, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai dengan tahlil dan Do'a arwah untuk para Guru dan para Alumnus yang telah berpulang keharibaan Allah SWT, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan saling bertukar pengalaman" jelasnya.

Acara yang dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan namun bermakna tersebut menjadi salah satu agenda tahunan yang rutin dilaksanakan di Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet.

"Acara tersebut rutin kami laksanakan dalam setiap tahunnya, bukan hanya sebatas bersilaturahmi atau bertukar cerita, namun intinya adalah mendoakan para Guru, para Alumnus dan para Ulama, juga Orang tua  yang telah berpulang ke Rahmatullah, yang terpenting lagi adalah kita sebagai generasi penerus harus senantiasa mentauladani prilaku dan sepak terjang para tokoh ulama terdahulu, hadirnya kita saat ini karena adanya peran dan jasa para sesepuh kita, jadi sudah sepatutnya kita jangan sampai melupakan sejarah, semoga melalui ajang silaturahmi dan halal bihalal ini, persaudaraan akan semakin terjalin kokoh dan semakin memperkuat ukuwah Islamiyah, InsyaAllah lewat acara yang digelar di Ponpes Al-Ishlah ini akan membawa berkah dan kebaikan bagi semua lapisan, hususnya para Alumni MAN Bunpes angkatan 82 juga seluruh keluarga dan kerabat " pungkasnya.(1c)

26 Mar 2026

Wakil Rakyat Dinilai Mandul dan Abai, ASPECS Soroti Jalan Rusak Halimpu – Wangkelang

INDOMEDIANEWS - Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) melontarkan kritik keras terhadap kondisi jalan ruas Halimpu–Wangkelang, tepatnya di Desa Durajaya atau perbatasan wilayah Kecamatan Beber dan Kecamatan Greged. Hingga saat ini, jalan tersebut dibiarkan rusak parah tanpa penanganan serius, meskipun sudah lama dikeluhkan masyarakat.

Korlap ASPECS, Yogi menegaskan, kondisi jalan yang penuh lubang, bergelombang, dan rawan kecelakaan menjadi bukti nyata lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar. ASPECS menilai, pembiaran ini bukan sekadar kelalaian, tetapi bentuk kegagalan nyata dalam menjalankan tanggung jawab kepada rakyat.

“Ini bukan lagi soal jalan rusak biasa, ini soal keselamatan warga yang dipertaruhkan setiap hari. Negara seolah absen, dan wakil rakyat justru diam tanpa tindakan,” tuturnya

ASPECS juga secara terbuka menyoroti sejumlah nama wakil rakyat seperti  yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 7 dinilai tidak menunjukkan kontribusi sama sekali dalam memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.

Menurutnya, para wakil rakyat tersebut gagal menjalankan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Mereka dianggap hanya hadir saat momentum politik, namun menghilang ketika masyarakat membutuhkan kehadiran dan perjuangan nyata.

“Jangan hanya pandai berjanji saat kampanye. Ketika rakyat menghadapi jalan rusak yang membahayakan nyawa, ke mana mereka? Ini bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat,” imbuhnya.

Selain mengkritik wakil rakyat, ASPECS juga mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk segera mengambil langkah konkret dan tidak lagi menunda perbaikan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak.

Yogi menegaskan ASPECS akan terus mengawal persoalan ini hingga ada tindakan nyata. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi turun ke jalan dan pelaporan resmi jika tidak ada respon dari pihak terkait.

“Jika tidak ada langkah cepat, kami siap turun aksi. Ini bukan kepentingan kelompok, ini menyangkut hak dasar masyarakat,” pungkasnya. (1c)

24 Mar 2026

Program MBG " siapa yang meraup keuntungan ? "


Penulis :R.Agus Syaefuddin

Keuntungan mengelola program MBG menjadi ajang perbincangan yang hanya mampu untuk sekedar dijadikan bahan perbincangan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah masih terus menuai pro dan kontra di masyarakat. Program yang di awal memerlukan pendanaan 71 triliun rupiah dinilai berpotensi memangkas anggaran dari sektor-sektor lain. Kondisi ini mengkhawatir banyak pihak karena disinyalir secara pembiayaan akan terus membengkak, dan beberapa sektor penting akan terdampak akibat pemangkasan anggaran, seperti sektor pendidikan dan kesehatan.

program MBG menghadapi tantangan besar terutama dalam aspek distribusi dan pengadaan bahan makanan. program berskala nasional ini beresiko mengalami pemborosan karena sifatnya yang universal, di mana anak-anak dari keluarga mampu juga menerima manfaatnya meskipun sebenarnya tidak membutuhkan. 

untuk mendukung keberhasilan program ini perlu kiranya pemerintah belajar dari negara lain yang telah menjalan program yang sama. Seperti program pemberian makan gratis bagi anak sekolah yang dilaksanakan oleh Amerika Serikat. Di AS, disebutnya, program pemberian makan gratis sebagai bagian dari kebijakan nasional dengan skema Farm to Table, dan program ini didanai oleh Sustainable Agriculture Research and Education (SARE) dan melibatkan petani, peternak, pendidik, serta komunitas-komunitas di Amerika Serikat. Program ini bertujuan untuk mengembangkan sistem distribusi yang lebih inovatif, memberikan akses terhadap makanan lokal yang bergizi kepada anak sekolah, serta membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi daerah sehingga ongkos logistik lebih murah dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih terjamin,

untuk menjamin keberhasilan program semacam ini tentu menuntut pengelolaan yang baik agar tidak merugikan petani kecil dan pebisnis lokal. Jika program ini terlalu sentralistik, hanya vendor besar yang akan mendapatkan keuntungan, sementara petani kecil dan UMKM lokal akan tersingkir. Agar lebih efektif, pemerintah harus memprioritaskan daerah dan sekolah dengan tingkat food insecurity tertinggi. Dengan anggaran yang terbatas, program ini sebaiknya difokuskan pada anak-anak dari keluarga kurang mampu terlebih dahulu. program MBG dapat saja memberikan manfaat signifikan asal dilaksanakan sesuai tepat sasaran seperti fokus pada kelompok rentan.

Untuk memastikan efektivitas anggaran adalah dengan melibatkan audit independen, dan masyarakat dalam pengawasan. Oleh karena itu pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran yang terkait program ini. 

Sebagai bentuk efisiensi pemerintah sesungguhnya dapat menggunakan skala prioritas anggaran yang lebih baik. Alternatif pendanaan mencakup peningkatan efisiensi belanja pemerintah dengan pemangkasan anggaran sebaiknya dilakukan secara hati-hati agar tidak merugikan sektor penting. Apabila harus melakukan efisiensi, pemangkasan dapat diberlakukan pada belanja birokrasi, perjalanan dinas, pajak progresif untuk kelompok kaya, dan proyek infrastruktur yang tidak mendesak.

Kendati demikian,  program MBG berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi dan kesehatan anak. Data Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics 2023 melaporkan bahwa anak-anak yang menerima makanan gratis berpeluang lebih tinggi memiliki ketahanan pangan dan kesehatan yang lebih baik. 

Sayangnya, dari sekian lama perjalanan hadirnya MBG, tidak sedikit persoalan bermunculan, dari mulai banyaknya siswa yang keracunan sampai ditemukannya banyak menu MBG yang dirasa sangat tidak sesuai.

Yang lebih miris lagi, banyak dugaan timbul, hadirnya MBG menjadi ladang bisnis yang sangat menguntungkan bagi pengusaha kelas atas, betapa tidak, dari informasi yang didapat, untuk hanya sekedar konfensasi saja , pemilik atau pengelola MBG akan mendapat kucuran dana per harinya sebesar Rp.6.000.000 itu belum termasuk biaya operasional ditambah keuntungan lainnya yang didapat dari potongan menu yang tidak semestinya.

Bahkan yang tidak kalah mencrnangkan, Pemerintah menjelaskan, bahwa berhentinya program MBG selama beberapa hari menjelang hingga sesudah lebaran idul Fitri, bisa menghemat anggaran sebesar 5 Triliun.

Lantas pertanyaannya, patutkah MBG ini tetap dipertahankan dengan jumlah anggaran yang super besar dan menguntungkan sekelompok orang saja, atau lebih bijak untuk dihentikan.

23 Mar 2026

Wisata Cikuya terkendala infrastruktur yang kurang menunjang

INDOMEDIANEWS - Ribuan pengunjung mendatangi wisata edukasi Cikuya yang berada di Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Wisata Cikuya merupakan salah satu wisata kebanggaan yang ada di kabupaten Cirebon bagian Timur.
Selama hari pertama hingga hari ketiga Lebaran, ada sekitar kurang lebih 1300 pengunjung mendatangi obyek wisata Cikuya yang identik dengan keberadaan Kura-kura langka jenis labi-labi.
Menurut keterangan Pengelola Obyek wisata Observasi Cikuya, Eman Suherman, menuturkan, untuk lebaran tahun ini ada peningkatan jumlah pengunjung ketimbang lebaran tahun 2025.

"Alkhamdulillah, jumlah pengunjung yang datang ke wisata Cikuya lebih meningkat jika dibandingkan tahun 2025, salah satu penyebabnya adalah selain saat ini fasilitas wisata yang semakin bertambah, faktor penyebab lainnya adalah curah hujan yang tidak terlalu tinggi jika dibandingkan tahun 2025" tuturnya, Senin,23/03/2026.

Lebih lanjut Pria yang akrab disapa Eman ini menjelaskan, bahwa ada satu hal yang membuat dirinya bangga adalah sedikitnya mampu meningkatkan keberadaan UMKM.

"Saat ini, ada sekitar 50 UMKM yang membuka lapak jualannya di area wisata Cikuya, hal ini tentunya mampu meningkatkan taraf perekonomian para pedagang kecil dan menengah, harapan kami selain bisa meningkatkan taraf perekonomian, pengunjungpun akan semakin tertarik untuk menikmati suasana wisata Cikuya, yang tidak saja menghadirkan suasana yang sejuk, namun fasilitas yang ada pun bisa semakin memanjakan para pengunjung, dari mulai sarana bermain anak, taman bacaan hingga disediakannya Grai cendra mata hasil karya Masyarakat Belawa itu sendiri, hanya saja satu hal yang masih menjadi kendala hingga saat ini adalah masih minimnya sarana penunjang lainnya, salah satunya adalah akses jalan menuju Wisata Belawa masih sangat jauh dari kata layak, akan lebih ideal jika jalan menuju Belawa, dari arah pintu masuk Desa Cipeujeh yang merupakan aspek utama menuju wisata Belawa kondisinya layak, dengan kondisi jalan yang baik, tentunya akan menarik banyak pihak berwisata di Obyek Cikuya, karena selain menikmati sarana wisata, pengunjungpun harus merasa nyaman dalam berkendara, hal ini lah yang sangat kami harapkan, agar Pemerintah Daerah maupun pusat memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang ada di Desa Belawa, hususnya sebagai jalan penunjang menuju wisata observasi Cikuya" pungkasnya.(1c)

22 Mar 2026

Halal Bihalal Keluarga Besar Bani Mansyur " aja kepaten obor "

INDOMEDIANEWS -Keluarga besar Bani Mansyur menggelar Halal bihalal di Pondok Pesantren Zawiya Tijaniya Pondok Pesantren Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Ponpes yang dipimpin KH. Ahmad Syauqi Mpd dihadiri cucu, buyut cangga wareng dan seluruh keluarga besar Bani Mansyur yang berada di Cirebon, Benda, Kuningan, Karawang, Bandung, Tegal, Brebes , Subang dan Jakarta.
Dalam keterangan yang disampaikan Ketua Forum silaturahmi Bani Mbah Mansyur, KH. Soleh Zuhdi yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Sozu, menuturkan pentingnya acara yang digelar Keluarga Bani Mansyur tersebut.

"Halal bihalal sekaligus silaturahmi yang diadakan oleh keluarga besar Bani Mansyur merupakan salah satu upaya untuk mempererat dan memperkokoh persaudaraan juga kekeluargaan, sekaligus untuk mengingat sosok KH Mansyur yang senantiasa harus kita tauladani" tuturnya, Minggu, 22/03/2026.

Lebih lanjut Kiai Karismatik yang dekat dengan berbagai kalangan ini menuturkan betapa besarnya peran KH. Mansyur dalam menegakan ukuwah Islamiyah.

"Beliau merupakan sosok ulama yang sangat kuat dalam berdakwah dan ngeladeni umat, bahkan 90 persen dari keturunannya menjadi Kiai Ajengan, Ustadz, ustadzah,Nyai bahkan pengusaha yang tetap berhidmah dalam ilmu Agama yang tersebar di seluruh Nusantara, hususnya Jawa-barat, Jawa-tengah, Jawa-timur, Kalimantan, Lampung dan Sumatra, dengan dilaksanakannya acara Halal bihalal ini jangan sampai kita sebagai keluarga kehilangan sejarah ( kepaten obor - red ) yang terpenting lagi adalah kita sebagai penerus harus senantiasa menjaga panji-panji Islam dan terus berupaya memperkokoh ukiwah Islamiah dengan tetap mematri rasa kecintaan kita terhadap Islam melalui cara mematuhi segala aturan Allah dan menjauhi segala larangannya, InsayaAllah, melalui ajang halal bihalal dan silaturahmi ini, persaudaraan dan kekeluargaan Bani Mansyur tetap terjaga dan lestari ditengah perkembangan dan kemajuan jaman yang kian menuntut kita untuk lebih meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT " pungkas Gus Sohzu.(1c)

17 Mar 2026

UBHI Kampus Cirebon gelar MMD Belawa "pemaparan dan penyuluhan"

INDOMEDIANEWS- Pemerintah Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, bersama.UBHI ( Unit Bakti Husada Indonesia) Kampus Cirebon,  melaksanakan kegiatan MMD ( Musyawarah Masyarakat Desa ) di Aula Kantor desa setempat, Selasa, 17/03/2026.

Acara tersebut diisi dengan penyuluhan dan pemaparan hasil obserpasi yang dilakukan para peserta dari UBHI Kampus Cirebon selama berada di Desa Belawa.

Sekretaris Desa Belawa, Sukarsa, menuturkan bahwa acara tersebut merupakan pemaparan dari hasil obserpasi UBHI.

"Hasil obserpasi UBHI Kampus Cirebon dipapaparkan dihadapan Masyarakat yang bertujuan agar diketahui, apa saja penyakit yang rawan dan bagaimana cara untuk penanganan awalnya" tuturnya.

Selain itu, dengan diadakannya MMD tersebut diharapkan kesadaran Masyarakat terhadap pola hidup sehat semakin meningkat.

"Disamping pemaparan dan penyuluhan, yang terpenting lagi adalah bagaimana caranya Masyarakat kita semakin memahami tentang hidup sehat dan menjaga lingkungan agar selalu bersih hingga berdampak pada kehidupan yang lebih sehat dan asri" pungkasnya.

Sementara itu, Kuwu Belawa, Deni Kusuma, mengharapkan dengan adanya berbagai kegiatan, baik berupa penyuluhan maupun pemaparan yang bertujuan untuk kesejahteraan Masyarakat , bisa meningkatkan tata kelola dan kesejahteraan Masyarakat Belawa secara menyeluruh.

"Pada prinsipnya, kami pihak Pemerintah Desa akan mendukung secara penuh apapun bentuk program atau gagasan maupun kerjasama dengan berbagai pihak, selagi tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuranasyarakat kami, termasuk salah satunya adalah acara hari ini yang melibatkan UBHI , dimana menurut hemat kami acara ini sangat penting agar Masyarakat semakin memahami apa saja dan bagaimana cara kita dalam menyelesaikan jika terjadi persoalan, hususnya dalam hal kesehatan"jelasnya.(1c)

kesiapan maksimal PT SMR dalam sambut arus mudik Lebaran 2026

INDOMEDIANEWS - Dalam persiapan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. PT Semesta Marga Raya (SMR) memprediksi adanya peningkatan kendaraan menjelang mudik 2026 pada Rabu (18/3/2026) mendatang. Hal ini terlihat sekitar 60 ribu kendaraan melintas dan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Dalam penuturannya, Manajer Operasional SMR, Fadli Firmandani mengatakan, arus kendaraan dari arah Jakarta terus mengalami peningkatan dan diperkirakan puncaknya, pada Rabu (18/3/2026), hal ini dikarenakan memasuki cuti bersama.

"Diperkirakan, sekitar dua persen peningkatan dari tahun lalu kendaraan yang melintas," tuturnya pada awak media, Senin,16/03/2026.

Lebih lanjut Fadli menjelaskan, berbagi persiapan dilakukan untuk pemudik diantaranya, kendaraan layanan seperti patroli jalan raya, derek, ambulans, serta dukungan dari PJR Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah, mengingat ruas tol tersebut berada di dua wilayah hukum.

"Untuk rest area telah dipersiapkan secara maksimal bagi pemudik yang ingin beristirahat dan memanfaatkan fasilitas yang dibutuhkan, pada prinsipnya, semuanya telah kami persiapkan secara maksimal" jelasnya.

Fadli menambahkan, pihaknya memberikan potongan tarif tol sekitar 30 persen bagi kendaraan yang masuk dari gerbang Tol Cikampek Utama hingga Kalikangkung bagi pemudik yang melakukan perjalanan pada 15 dan 16 maret, dan juga pada arus balik diberlakukan pada 26 dan 27 maret.

"Untuk persiapan Arus mudik atau balik, secara keseluruhan sudah dipersiapkan dengan maksimal, baik itu pengamanan, pelayanan maupun hal lainnya, bahkan untuk fasilitas yang salah satunya adalah jalan, kami selalu melakukan patroli dan sigap apabila ada laporan terkait kerusakan jalan, intinya, kami mengharapkan pengguna jalan tol akan merasa lebih aman dan nyaman, satu pesan kami kepada seluruh pengendara atau pengguna jalan tol, untuk mempersiapkan fisik, baik kendaraan maupun kondisi pengemudi itu sendiri, jika memang dirasa lelah atau terjadi sesuatu yang mengganggu laju kendaraan, lebih baik beristirahat terlebih dahulu di beberapa rest area atau tempat yang telah kami sediakan" pungkasnya.(1c)

Pemdes Mertapadawetan lakukan pembersihan sampah " DLH kurang respon"

INDOMEDIANEWS - Setelah sekian lama sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah sementara, desa mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, akhirnya pengangkutan dan pembersihan sampah dilakukan pemerintah desa setempat.
Ditemui dilokasi Pembuangan Sampah Sementara, Kuwu Mertapadawetan, Moh, Munif.AR menuturkan persoalan sampah yang hingga saat ini selalu menjadi persoalan dihampir disemua wilayah.

"Sampah adalah persoalan yang hampir terjadi diseluuh wilayah, dari mulai minimnya atau tidak adanya pembuangan sampah yang memadai, ditambah keterbatasan anggaran dan kurangnya kesadaran Masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya" tuturnya, Senin, 16/03/2026.

Lebih lanjut Munif, menjelaskan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon agar bisa memberikan bantuan kepada pihak Pemdes, sayangnya keinginannya tidak mendapat respon.

"Pembersihan dan pengangkutan sampah biayanya ditanggung sepenuhnya oleh pihak Pemerintah Desa, tidak sedikitpun pihak Lingkungan Hidup memberikan bantuan, bahkan saat kami meminta bantuan untuk penyediaam alat berat (beko-red ) pihak LH menjawabnya tidak ada, namun demikian, kami tetap berusaha semampu dan sekuat mungkin untuk bagaimana caranya sampah ini bisa diangkut dan dibersihkan"jelasnya.

Bahkan dalam perbincangan tersebut, Kuwu Mertapadawetan menegaskan, pembersihan dan pengangkutan sampah dilokasi yang berdekatan dengan terowongan kereta api tersebut akan dilaksanakan tanpa batas waktu yang ditetapkan, dalam artian dilakukan pembersihan hingga selesai secara keseluruhan, terlebih tidak lama lagi akan tiba Hari Raya Idul Fitri, diharapkan sebelum lebaran, sampah diarea tersebut benar-benar sudah bersih.(1c)

14 Mar 2026

Sinergi Media dan Pemerintah, AMKI Indramayu Siap Kawal Visi Indramayu REANG

INDOMEDIANEWS -Pengurus Daerah Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu melakukan silaturahmi dengan Bupati Lucky Hakim disela kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Sabtu 13 Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta menyukseskan visi Indramayu REANG.

"Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, jajaran pengurus AMKI Indramayu menyampaikan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal berbagai program pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan konstruktif."

Ketua AMKI Indramayu, Andry Prayitna menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam memastikan informasi pembangunan sampai kepada masyarakat secara utuh dan transparan. Selain itu, media juga berfungsi sebagai kontrol sosial yang konstruktif demi terciptanya pemerintahan yang baik.

“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik antara insan pers dan pemerintah daerah. AMKI Indramayu siap mengawal visi Indramayu REANG melalui pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang,” ujar Ketua AMKI Indramayu sekaligus CEO MeteorNews Andry Prayitna. 

Ia menambahkan, organisasi media yang tergabung dalam AMKI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menyambut baik kehadiran Sekjen AMKI Jabar & jajaran pengurus AMKI Indramayu dan mengapresiasi komitmen insan pers yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara luas.

“Pemerintah daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra dalam menjaga transparansi pemerintahan. Kami menyambut baik komitmen AMKI Indramayu untuk bersama-sama mengawal visi Indramayu REANG,” ucap Lucky Hakim.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai program pembangunan dapat diketahui masyarakat secara luas dan berjalan sesuai harapan.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi media seperti Asosiasi Media Konvergensi Indonesia, diharapkan visi Indramayu REANG mampu membawa Kabupaten Indramayu menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (1c)

SDN 1 Sigong berbagi takjil gratis dan santunan anak yatim

INDOMEDIANEWS - Mengisi kegiatan selama Bulan Ramadhan dilakukan keluarga besar SDN 1 Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Berbagai kegiatan positif dilakukan sejak Minggu kedua Bulan Ramadhan, dari mulai pelaksanaan Pesantren kilat yang diikuti oleh 325 peserta didik, Tadarus, Sholat Duha bersama, zikir hingga tauziah yang disampaikan oleh para pendidik termasuk tokoh Masyarakat setempat,termasuk santunan bagi Anak yatim piatu.
Bahkan sebagai puncak acara, SDN 1 Sigong menggelar acara pembagian takjil dilanjutkan dengan acara buka bersama yang diikuti para siswa, Guru dan beberapa wali murid yang turut memeriahkan acara tersebut.
Dari keterangan yang disampaikan Kepala SDN 1 Sigong, Dedi Junaedi, pelaksanaan berbagi takjil gratis hingga berbuka puasa bersama, seluruh anggarannya berasal dari infak para siswa yang terkumpul selama mengikuti pelaksanaan Pesantren kilat.

Bahkan lebih lanjut Kepala SDN 1 Sigong yang memiliki keinginan untuk meningkatkan kualitas anak didiknya dengan tetap memegang ukuwah Islamiyah menjelaskan, acara tersebut merupakan upaya untuk menumbuhkan rasa kebersamaan juga kepedulian akan sesama.

"Hari ini,  kami keluarga besar SDN 1 Sigong hadir bukan membawa sesuatu yang besar, hanya sebungkus kecil ta’jil sebagai tanda kasih dan kepedulian. Namun kami percaya, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan dengan hati yang ikhlas akan tumbuh menjadi keberkahan yang luas" tuturnya,Sabtu, 14/03/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, 
"Semoga apa yang kami bagikan di jalan ini bukan sekadar pelepas dahaga menjelang berbuka, tetapi juga menjadi jembatan silaturahmi, penyejuk hati, dan pengingat bahwa indahnya Ramadhan terasa ketika kita saling menguatkan, Mari kita rawat kebiasaan berbagi ini, agar anak-anak kita belajar bahwa hidup bukan hanya tentang menerima, tetapi juga tentang memberi"jelasnya

Diakhir kegiatan,  Dedi Junaedi menyampaikan Selamat berbuka puasa.
Semoga setiap suapan yang kita nikmati malam ini menjadi berkah, dan setiap langkah kebaikan kita dicatat sebagai amal yang diridhai Allah, yang lebih penting lagi adalah terpatri jiwa saling peduli dan kepedulian didalam setiap langkah dan laku seluruh siswa didiknya.(1c)

SMK Muhammadiyah Lemahabang Berbagi Takjil " Tingkatkan rasa kebersamaan "

INDOMEDIANEWS - SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar sekolah pada Ramadan tahun ini.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut, kali ini membagikan sekitar 700 hingga 800 porsi takjil kepada warga, khususnya yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

Dalam penuturannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah Lemahabang, Jimmy Karlsson, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sekolah kepada masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah, setiap tahun kami rutin membagikan sekitar 700 sampai 800 porsi takjil untuk masyarakat, terutama yang berada di sekitar lingkungan sekolah SMK Muhammadiyah Lemahabang,” tuturnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, takjil yang dibagikan terdiri dari beberapa jenis makanan dan minuman, seperti kue, minuman, serta berbagai snack dengan total sekitar empat hingga lima jenis dalam setiap paket.
Selain kegiatan berbagi takjil, pihak sekolah juga menggelar pengajian Ramadan yang dilaksanakan di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq. Pengajian tersebut dimulai pukul 16.30 WIB hingga sekitar pukul 17.45 WIB.

Peserta pengajian diikuti oleh seluruh guru, karyawan, serta siswa yang aktif dalam organisasi di lingkungan sekolah.

Jimmy berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat terus berkembang setiap tahunnya, baik dari segi jumlah maupun manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Harapannya setiap tahun jumlah porsi yang dibagikan bisa terus bertambah. Jika tahun ini sekitar 700–800 porsi, mudah-mudahan tahun depan bisa mencapai 1.000 porsi,yang terpenting adalah menanamkan rasa kebersamaan dan saling peduli antar sesama" pungkasnya.

Sementara itu, Salah seorang tokoh Muhammadiyah, Hadi, mengharapkan Bulan Ramadhan ini menjadikan Bulan terbaik untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

"Berbagai takjil hanya merupakan salah satu contoh dalam meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama, namun yang terpenting lagi adalah Ramdhan ini kita jadikan sebagai Bulan yang penuh ampunan dan maghfiroh, dimana salah satu Bulan bagi kita untuk berlomba dalam berbuat amal kebajikan" jelasnya.(1c)

Jelang Hari Raya Idul Fitri " Jalan MT.Haryono Lemahabang " mulai diperbaiki

INDOMEDIANEWS - Guna meminimalisir terjadinya kecelakaan dan kemacetan dalam berlalulintas, saat ini sepanjang jalan MT. haryono, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon tengah dilakukan perbaikan jalan berupa penambalan dibeberapa jalan yang rusak dan bergelombang.
Salah seorang pengguna Jalan, Haerudin, menjelaskan, bahwa perbaikan jalan ini tujuannya sangat baik, hanya disayangkan pelaksanaannya mendekati Hari Raya Idul Fitri.

"Seharusnya dilakukan perbaikan jalan itu jauh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, apalagi dilokasi yang berada di area pintu perlintasan kereta api, disaat jalanan normal saja dilokasi ini seringkali terjadi kemacetan mana kala akan ada kereta api lewat,apalagi ini menjelang Hari Raya, otomatis membuat kemacetan semakin panjang" tuturnya, Sabtu,14/03/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Yanto, warga Cipeujeuh Kulon.

"Memang hampir sepanjang jalan MT. haryono kondisinya banyak jalanan yang berlobang dan bergelombang, perbaikan memang kerap dilakukan, hanya saja mungkin kualitasnya tidak terlalu baik, kita lihat saja, beberapa hari setelah dilakukan perbaikan, jalan tersebut kembali rusak, apalagi jika musim penghujan, hususnya lagi yang ada di area seputar pintu perlintasan kereta api, sudah sering sekali dilakukan perbaikan, hanya itu tadi, tidak akan lama dan rusak kembali, makanya diarea ini sering sekali terjadi kecelakaan lalu lintas, hususnya para pengguna kendaraan roda dua, kami sih berharap, jika dilakukan perbaikan jalan, gunakan kualitas yang bermutu, jika perlu dengan cara betonisasi, walau harganya mahal tapi kualitasnya juga bisa bertahan lama" jelasnya. (1c)

13 Mar 2026

Pemkab Cirebon harus peka " Sampah kian menggunung" jangan sampai ada korban

INDOMEDIANEWS -Jangan membiasakan bencana dulu baru penanganan.
Hal ini patut dipertegas karena lemahnya penanganan terhadap persoalan sampah yang berlokasi di samping terowongan kereta api, Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Kondisi sampah yang kian menumpuk dan menggunung seakan dibiarkan tanpa adanya penanganan, baik dari Pemerintah Desa setempat, terlebih lagi Pemerintah Daerah  Kabupaten Cirebon.
Ironisnya, gunungan sampah tersebut berada tepat dipinggir jalan utama yang menghubungkan antara Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Lemahabang, bahkan kerap kali dilintasi oleh para Pejabat maupun para wakil Rakyat yang konon katanya bertugas menjadi pelayan Masyarakat.
Adanya tumpukan Sampah yang kian menggunung tersebut membuat geram beberapa warga maupun pengguna jalan yang harus melihat pemandangan yang sangat tidak sedap untuk dipandang mata tersebut.
Seperti yang disampaikan Didin, Pengguna jalan yang merupakan warga Desa Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang.

"Saya setiap hari pasti melintasi jalan ini karena pekerjaan saya kebetulan di Kota Cirebon, dari penglihatan saya selama ini, kondisi sampah setiap hari semakin bertambah meninggi, dan seolah dibiarkan tanpa adanya penanganan dari pihak terkait, mungkin Pemdes setempat tidak mempunyai Anggaran untuk penanganan sampah atau mungkin juga dianggap hal yang sepele" tuturnya, Selasa,10/03/2026.

Senada hal tersebut disampaikan warga lainnya yang sangat menyayangkan tidak adanya tindakan dari Dinas terkait untuk segera mencari solusi agar sampah yang semakin menggunung segera dibersihkan .

"Hebatnya di Negeri kita adalah harus terjadi dulu bencana, baru dibereskan, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di TPA Bantar gebang, setelah terjadi longsor dan merenggut banyak nyawa, baru para pihak turun tangan dan seolah peduli, ini juga yang mungkin harus terjadi di TPS Mertapadawetan, ada korban dulu atau ada aksi dulu dari Masyarakat, baru ada penanganan, hanya yang sangat disayangkan adalah tempat sampah tersebut tepat berada dipinggir jalan Raya dan merupakan jalan utama, Masa sih Para pejabat tidak melihatnya, atau mungkin pura-pura tidak melihat. Kami sebagai Masyarakat juga sadar, tidak sedikit oknum warga yang masih membuang sampah sembarangan, namun bukan berarti para pemangku kebijakan hanya berdiam diri disaat melihat pemandangan yang sangat nyata dan jelas membahayakan bagi kesehatan dan keselamatan Warga Masyarakat. (1c)

10 Mar 2026

Dibawah guyuran hujan "AMKI Cirebon Raya Bagikan Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama"

INDOMEDIANEWS - Dibawah guyuran hujan, Ketua Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI)  Cirebon Raya bersama anggota menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada masyarakat dengan total sebanyak 550 porsi takjil gratis bagi warga yang Sedang Melintas Jalan Ciremai Tersebut.

Usai kegiatan berbagi takjil dilanjutkan dengan acara buka bersama (bukber) yang berlangsung di RM Soto Boyolali (SSB) Larangan, Kota Cirebon.

Kegiatan pembagian takjil dilaksanakan di Jl. Larangan, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa ,10/03/2026.

Pembagian takjil berlangsung dengan khidmat, lancar, dan kondusif walaupun dibawah guyuran hujan yang terbilang deras.

Dalam pemaparannya, Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial insan media kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Walaupun hujan turun cukup deras, hal itu tidak menghalangi semangat kami untuk tetap berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Rudi.

Sementara itu, Sekretaris AMKI Cirebon Raya, Teguh Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar pengurus dan anggota AMKI Cirebon Raya.

“Selain berbagi kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan serta solidaritas antar anggota AMKI Cirebon Raya agar tetap kompak dalam menjalankan peran sebagai insan pers yang profesional dan berintegritas,” jelasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua AMKI Cirebon Raya Rudi, Dewan Pakar AMKI Cirebon Raya M. Toto dan Said, serta Sekretaris AMKI Cirebon Raya Teguh Santoso, Dodi  selaku Bendahara Umum AMKI Cirebon Raya, bersama jajaran pengurus dan anggota AMKI Cirebon Raya lainnya.

Kegiatan ditutup dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban, sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur di bulan suci Ramadan.diharapkan kebersamaan tersebut tetap terjalin dan semakin memperkokoh rasa keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, Allah SWT.(1c)

6 Mar 2026

BPD Munjul soal keberadaan dapur MBG " Jangan ambil untung berlebih"

INDOMEDIANEWS -Tidak banyak yang berani untuk mengatakan dan menunjukan sebuah kebenaran walaupun demi untuk kepentingan Masyarakat secara umum.
Termasuk tentang keberadaan Program MBG ( Makan Bergizi Gratis ) yang selama ini  mendapat sorotan dengan berbagai persoalan yang berbeda, dari mulai terjadinya keracunan hingga menu makanan yang dirasa tidak sesuai atau ketentuan dan tata kelola yang benar.
Dari sekian banyak persoalan tentang tata kelola pengelola MBG, hal yang tidak kalah pentingnya adalah kurangnya koordinasi atau komunikasi antara pihak pengelola MBG dengan pemerintahan Desa setempat.

Salah satunya disampaikan ketua BPD Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Mahmud Jazuli, yang menyoroti tentang kebenaran dan berlangsungnya Program Makan Bergizi Gratis.

"Pada prinsipnya kami sangat mendukung adanya program MBG, hanya saja  semuanya harus sesuai dengan aturan atau regulasi yang ada " tuturnya,Jum'at 06/03/2026.

Dalam penuturannya, didampingi Sekretaris BPD Munjul,Rokhmat, dirinya menjelaskan, bahwa dukungan yang diberikan bukan berarti harus diam jika terjadi sesuatu yang dirasa kurang atau tidak benar.

"Di Desa Munjul ini ada 3 tempat pengelola dapur MBG ( Makan Bergizi Gratis ) sayangnyanya dari ketiganya ada diantaranya kurang koordinasi atau komunikasi dengan kami selaku Lembaga yang ada di Desa Munjul, bahkan kami sudah tiga kali melayangkan surat kepada tiga pengelola MBG, dari tiga surat yang kami layangkan, dua diantaranya memberikan sikap yang lumayan koperatif, sayangnya satu pengelola lagi, hingga saat ini belum dan tidak menunjukan sikap koperatif untuk memenuhi keinginan kami agar bisa duduk bersama dan membicarakan beberapa hal yang selama ini menjadi persoalan " tuturnya.

Saat ditanya apakah ada persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan atau keberadaan pengelolaan MBG di Desa Munjul, Mahmud Jazuli yang diamini Rokhmat dengan tegas membenarkan, bahwa ada beberapa persoalan yang dilanggar oleh pihak Pengelola MBG.

"Beberapa dugaan yang dilakukan pengelola Program MBG di Desa kami tidak sesuai aturan atau regulasi yang ada. Diantaranya adalah Regulasi tentang Rekrutmen Relawan SPPG ( Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ) dimana ketentuannya sudah sangat jelas, bahwa relawan harus dari warga Masyarakat sekitar, sedangkan dari beberapa hasil temuan dan informasi, ada beberapa relawan SPPG yang merupakan bukan warga Masyarakat Desa Munjul.
Selain itu dalam regulasi sudah diterangkan dengan tegas, pengelola MBG atau suplayer harus memanfaatkan atau mengutamakan keberadaan BUMdes di Desa dimana SPPG itu didirikan, dan yang tidak kalah pentingnya lagi adanya kualitas makanan atau menu yang sesuai dengan aturan, karena dari hasil yang kami peroleh, ada ketidak patutan kualitas menu dengan standar harga yang tetapkan, oleh karenanya kami meminta pihak pengelola maupun yayasan yang menangani dapur MBG Mau memenuhi keinginan kami selaku Perwakilan Warga Masyarakat Desa Munjul, untuk duduk bersama dan menjelaskan beberapa persoalan yang ada, jangan sampai keberadaan SPPG ini menjadi ladang korupsi dan semakin menambah kekayaan dan keuntungan pribadi, yang kami tahu, insentif untuk Yayasan pengelola MBG perharinya mencapai angka Rp.6.000.000,- masa sih dengan uang sebesar itu masih tega memangkas dari anggaran menu yang tujuannya bagi peningkatan Gizi Masyarakat, apalagi ada info yang kami terima, bahwa salah satu pengelolanya merupakan salah seorang wakil Rakyat"pungkasnya. (1)

AMKI Berbagi di Bulan Suci, Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim Yayasan Al-Kahfi

INDOMEDIANEWS - Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat berbagi kebahagiaan Ramadan dengan anak yatim piatu di Yayasan Al-Kahfi, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, pengurus AMKI membagikan paket makanan cepat saji kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci.

Kegiatan yang mengusung tema “AMKI Berbagi di Bulan Suci Ramadan: Menebar Kepedulian Menguatkan Kebersamaan” itu dihadiri Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala, Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, Bendahara Umum Umi Sjarifah, Ketua Bidang Hukum Rukmana dan Humas Herdiana.

Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian organisasi kepada anak yatim piatu sekaligus upaya memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat pada momentum Ramadan.

Menurut Tundra Meliala, Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah secara personal, tetapi juga kesempatan untuk memperluas kepedulian sosial kepada sesama, terutama kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Semoga apa yang kami lakukan dapat menghadirkan senyuman dan menjadi bagian dari kebaikan yang terus mengalir,” ujar Tundra.

Ia menambahkan, dalam ajaran Islam, menyayangi anak yatim dan memberi makan orang yang berbuka puasa merupakan amalan yang dianjurkan dan memiliki nilai pahala yang besar.

“Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menyayangi anak yatim dan memuliakan mereka. Bahkan, memberi makan kepada orang yang berbuka puasa juga dijanjikan pahala. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tutur Alumnus PPRA 51 Lemhannas itu.

Ketua panitia kegiatan, Rukmana, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk komitmen AMKI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak panti, meskipun nilai yang diberikan tidak besar.

“Kami mohon maaf apabila yang kami berikan masih sederhana. Jangan dilihat dari besar kecilnya pemberian ini, tetapi dari niat kami untuk berbagi. Insyaallah ke depan kami berharap dapat melakukan kegiatan yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan,” ujar Rukmana.

Ia juga memberikan pesan kepada anak-anak di Yayasan Al-Kahfi agar tetap semangat dalam menatap masa depan.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Teruslah belajar, tetap semangat meraih cita-cita, karena masa depan kalian sangat berharga bagi bangsa ini,” ucapnya.

Pengurus Yayasan Al-Kahfi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AMKI Pusat atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada anak-anak di panti asuhan tersebut.

Menurut pengurus yayasan, kegiatan seperti itu tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak.

“Terima kasih kepada AMKI yang telah datang dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di sini. Kami sangat mengapresiasi kepedulian ini dan berharap silaturahmi seperti ini dapat terus terjalin,” ujar salah satu pengurus yayasan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain penyerahan paket makanan, pengurus AMKI juga berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan, menciptakan momen kebersamaan yang memperkuat nilai kepedulian di bulan suci Ramadan. (1c)


5 Mar 2026

Panen perdana Ketapang Desa Cipeujeuh Kulon " Hasilnya membanggakan"

INDOMEDIANEWS - Panen perdana jagung pipil dilahan seluas 8 hektar milik Desa Cipeujeuh kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon membuahkan sesuatu hal yang sangat membanggakan.
Dengan dilaksanakannya panen perdana ini, diharapkan progres kedepannya akan semakin baik sesuai program Pemerintah Pusat dalam peningkatan program ketahanan pangan.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Cipeujeuh kulon, H.Lili Mashuri diruang kerjanya, Kamis,05/03/2026.

"Alkhamdulillah, saat pelaksanaan panen perdana program ketahanan pangan berupa penanaman jagung pipil, menghasilkan sesuatu yang sangat membanggakan, selain kualitasnya sangat baik, tentunya hasil dari panen tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Masyarakat Cipeujeuh Kulon, InsyaAllah, program ini akan terus berjalan sesuai dengan arahan atau ketentuan yang sudah diatur, pada prinsipnya selama program tersebut berdampak positif bagi kesejahteraan Masyarakat, kami pasti akan mendukungnya secara penuh" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan rasa Syukur atas segala limpahan rijki dari Allah SWT, dan terimakasih atas kehadiran dan turut sertanya Kapolsek Lemahabang dalam pelaksanaan panen perdana tersebut.

"Kapolsek Lemahabang beserta jajarannya turun langsung kelapangan dan turut memetik jagung yang telah siap panen, bahkan seluruh jajaran perangkat juga lembaga desa bersama-sama ikut andil dalam acara panen kali ini, semoga ini merupakan langkah awal menuju sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat bagi warga kami pada hususnya, dan seluruh Masyarakat Lemahabang bahkan Cirebon secara umum, yang terpenting adalah kita bekerja dengan hati dan tetap semangat dalam berkarya" pungkasnya.(1c)

3 Mar 2026

Pemdes Japura Bakti tidak memiliki Kopdes " terkendala lahan "

INDOMEDIANEWS - Pemerintah Pusat mewajibkan kepada seluruh Desa se Indonesia untuk memiliki dan mendirikan Koperasi Merah Putih atau yang akrab dengan sebutan Kopdes ( Koperasi Desa )
Salah satu tujuan didirikannya Koperasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan taraf perekonomian Masyarakat dan menghilangkan kebiasaan Masyarakat dalam melakukan kegiatan Pinjaman Online yang berujung pada persoalan yang semakin besar bahkan tidak sedikit menimbulkan perceraian, permusuhan hingga kematian akibat keputusan asaan.
Sayangnya Program Kopdes tidak selalu mudah untuk diwujudkan karena adanya beberapa faktor.
Salah satunya yang terjadi di Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemdes setempat belum mendirikan grai Kopdes karena terkendala lahan.
Seperti disampaikan Kaur Perencanaan Desa Japura Bakti, Faturohman.

"Sampai saat ini di Desa Japura Bakti belum dibangun Grai Kopdes ( Koperasi  Desa ) keterlembatan tersebut dikarenakan tidak tersedianya lahan untuk membangun Koperasi Desa atau Koperasi Merah putih.
Ada beberapa titik yang sudah diajukan, namun semuanya tidak memenuhi standar atau tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, oleh karenanya hingga saat ini Program Koperasi Merah Putih hususnya dalam pembangunan Grai belum bisa terealisasi" tuturnya, Selasa, 03/03/2026.

Dengan belum berdirinya Kopdes tersebut dihawatirkan bisa menghambat pengajuan anggaran, ini juga yang dirasakan oleh pihak Pemdes Japura Bakti.

"Kami hawatir, dengan keterlambatan pembangunan Kopdes dapat berpengaruh pada pengajuan anggaran, karena yang kami dengar, salah satu prasyarat dalam mengajukan anggaran adalah telah berdirinya Grai Kopdes, andai hal ini menjadi kewajiban mutlak, kami meminta adanya kebijakan agar anggaran yang kami ajukan tidak terhambat karena belum berdirinya Kopdes, toh kami dari Desa telah mengajukan beberapa titik atau tempat untuk dijadikan Grai Kopdes, namun semuanya tidak masuk dalam ketentuan, salah satu penyebabnya adalah luas lahan yang kurang maupun tempat yang kurang strategis" pungkas pria yang akrab disapa Oman menegaskan.

Menyikapi hal tersebut, seharusnya Pemdes atau Kuwu sesegera mungkin melakukan Komunikasi dan Koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi agar persoalan keberadaan Koperasi Merah putih dapat terselesaikan dengan baik dan tidak berimbas pada terjadinya hambatan dalam setiap pengajuan anggaran.(1c)