30 Mei 2026

Idul Adha 2026 "SMKM Lemahabang berkurban 39 Kambing dan 1 sapi "Tauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As

INDOMEDIANEWS -Dari kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintah Allah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Ibrahim pasrah, Ismail rela. Di detik terakhir Allah ganti Ismail dengan domba. Maknanya: ketaatan tanpa syarat. Allah tidak mau pengorbanan darah/dagingnya, tapi "ketakwaanmu yang sampai kepada-Nya" QS. Al-Hajj:37
Bahkan makna Idul qurban sendiri diartikan
Berbagi & Kepedulian Sosial
Hewan kurban dibagi 3: 1/3 buat yang kurban & keluarga, 1/3 hadiah, 1/3 sedekah ke fakir miskin. Iduladha mengajarkan kita merasakan orang lain, mengurangi kesenjangan. Daging yang biasanya mahal, bisa dinikmati semua lapisan.

Yang berikutnya adalah makna Idul qurban berarti Pengorbanan & Keikhlasan
"Kurban" artinya mendekat. Kita "mengorbankan" harta, waktu, ego, hawa nafsu demi lebih dekat ke Allah dan sesama. Latihan buat lepas dari sifat pelit, egois, cinta dunia berlebih.

Kegiatan Idul qurban atau Hari Raya Idul Adha pun dilakukan oleh keluarga besar SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Sebanyak 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi disembelih sebagai wujud memakai idul kurban.
Dimana hasil dari kurban yang diperoleh dari para pendidik maupun siswa Muhammadiyah, dibagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang berhak untuk menerimanya.

Dalam keterangan yang disampaikan Wakasek kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmy, menuturkan bahwa makna dari semuanya adalah menumbuhkan rasa kepedulian akan sesama.

"Tujuannya selain mentauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As, kami memberikan pengajaran bagi semua pihak, termasuk para siswa didik untuk mencintai dan peduli akan sesama, oleh karenanya, keluarga SMKM Lemahabang secara udunan dengan tekad keikhlasan, Alkhamdulillah menghasilkan sesuatu yang InsayaAllah bermanfaat bagi kalangan umum, berupa penyembelihan 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi, setelah dilakukan pemotongan yang dilaksanakan sejak malam hingga pagi, daging yang sudah dikemas kami bagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang memang berhak untuk menerimanya, semoga dengan pelaksanaan dan pengajaran untuk berkorban ini menjadi bekal bagi kita semua agar rasa kepedulian tetap tumbuh dalam jiwa kita" tuturnya, Sabtu,30/05/2026.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang tokoh Muhammadiyah, Hadi, menuturkan harapannya dengan adanya pelaksanaan Idul qurban ini .

"Setiap tahun disaat Idul Adha, kami selalu melaksanakan penyembelihan qurban dan pembagian daging qurban kepada warga sekitar dan mereka yang memang membutuhkan, atas nama keluarga Muhammadiyah, kami mengucapkan terimakasih atas peran serta semua pihak, termasuk para orang tua siswa dan siswa itu sendiri, semoga dengan kita mentauladani sosok Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, kita tidak segan dan takut untuk berkurban demi Agama dan anjuran yang telah ditetapkan, InsyaAllah, apa yang telah kita lakukan dengan ikhlas ini akan mendapat pahala dan limpahan rijki berlipat dari Allah SWT" tuturnya ( 1c)

28 Mei 2026

Kerjasama FKDC dan Fakultas Hukum UGJ " Sekaligus pembagian hewan kurban"

INDOMEDIANEWS -Forum Komunikasi Difabel Cirebon bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Gunung Jati Cirebon menggelar acara penyuluhan Hukum , perlindungan dan pemberdayaan Hukum Kaum Disabilitas, di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis,28/05/2026.
Bertindak selaku Narasumber  dari Universitas Fakultas hukum UGJ, Dr.Harmono.SH.MH menuturkan, tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah untuk memberikan pemahaman seputar Hukum kepada saudara difabel.

"Inti dari acara ini adalah memberikan pemahaman tentang Hukum, dimana semua Orang memiliki kedudukan yang sama dimuka hukum, selain itu tentunya hal yang menjadi poin utama dilaksanakannya acara tersebut hingga dituangkan dalam kerjasama antara FKDC dan Fakultas Hukum SGJ adalah menyediakan pendampingan Hukum bagi saudara difabel jika mana terjadi persoalan Hukum, kami dari Fakultas Hukum SGJ memiliki Lembaga Bantuan Hukum bagi seluruh lapisan Masyarakat, termasuk didalamnya bagi saudara difabel" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam acara penyuluhan Hukum tersebut, tidak semata membicarakan atau membahas persiapan seputar Hukum, namun memberikan edukasi terkait apa dan bagaimana mana keberadaan kaum difabel untuk memiliki kesetaraan dan Hak yang sama dengan Masyarakat umum secara luas.

"Saudara kita yang difabel ini memiliki Hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan atau peluang kerja maupun pendidikan, oleh karenanya, kami pun memberikan pemahaman tentang bagaimana meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik, kami akan berusaha memfasilitasi antara FKDC dan Lembaga atau pihak pemerintah pusat maupun daerah, agar keberadaan para difabel ini memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita dan harapan, Alkhamdulillah, dalam kesempatan ini pula, bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, kami keluarga besar Fakultas Hukum UGJ menyumbangkan dua ekor kambing untuk berkurban yang diberikan kepada keluarga besar FKDC, inilah bentuk kepedulian antar sesama yang kami realisasikan dengan harapan apa yang kami lakukan hari ini bermanfaat bagi seluruh keluarga difabel" jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKDC , Abdul Mujib, menyambut baik terjalinnya kerjasama dan kepedulian keluarga besar Fakultas Hukum SGJ terhadap keberadaan kaum disabilitas.

"Kami dari keluarga besar FKDC sangat berterimakasih atas perhatian dan jalinan kerjasama yang telah telah ditandatangani antara FKDC dan Fakultas Hukum UGJ  Cirebon, salah satu yang membuat kami bangga adalah kesiapan dari Universitas Hukum UGJ yang siap memberikan pemahaman dan pendampingan Hukum jika mana ada persoalan Hukum yang harus kami selesaikan, selain itu, terimakasih kami pun dihaturkan dengan adanya perhatian berupa pemberian dua ekor kambing untuk dikurbankan, Alhamdulillah, daging kurban tersebut kami salurkan kepada saudara difabel yang hadir dalam acara tersebut,  InsyaAllah dengan telah terjalinnya kerjasama ini akan menambah semangat kami dalam berkarya maupun berkarir sesuai dengan keterampilan dan kemampuan yang  kami miliki" harap Mujib.(1c

26 Mei 2026

Satlantas Polresta Cirebon gelar Operasi Kasat Mata di halaman Mako Polsek Lemahabang

INDOMEDIANEWS - Satuan unit lalulintas Polresta Cirebon menggelar operasi Etle ( kasat mata ) di halaman Mako Polsek lemahabang, Selasa,26/05/2026.
Operasi tersebut dititik beratkan bagi pelanggar kendaraan yang secara kasat mata tidak mematuhi peraturan lalulintas, diantaranya adalah pengendara kendaraan roda dua yang tidak memakai helm atau kendaraan yang menggunakan knalpot brong ( knalpot tidak setandar) 
Operasi tersebut dipimpin Kasubnit 1 Turjawali, Iptu Herucahyo.

Dalam keterangannya, Iptu Herucahyo menuturkan, bahwa operasi tersebut digelar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pengendara roda dua untuk taat aturan  dan lebih mengutamakan keselamatan berlalulintas.

"Operasi kasat mata ini memang difokuskan bagi para pengendara roda dua yang tidak memakai helm saat berkendara, bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran kami lakukan penilangan elektrik, dalam pengertian mereka yang terkena tilang langsung bayar ke Bank yang sudah ditunjuk atau kejaksaan Cirebon, bagi mereka yang tidak melaksanakan pembayaran, maka berdampak pada pemblokiran STNK yang bersangkutan, jadi kami tidak melakukan penindakan penahanan Kendaraan atau hal lainnya, setelah dilakukan pemeriksaan , maka kendaraan yang bersangkutan boleh dibawa kembali dan kami hanya mengingatkan bagi pemilik kendaraan untuk segera membayar denda atau yang masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan tilang" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, untuk operasi yang dilaksanakan dihalaman Mako Polsek lemahabang ada beberapa pengguna kendaraan yang terjaring dan terbukti melakukan kesalahan pelanggaran berlalulintas.

"Sebanyak 52 pengendara kendaraan roda dua yang terjaring dalam operasi kasat mata yang digelar satuan unit lalulintas Polresta Cirebon diwilayah Hukum Polsek Lemahabang, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar disaat menggunakan kendaraan roda dua hususnya, untuk senantiasa menggunakan Helm saat berkendara, hal tersebut selain sebagai salah satu aturan dalam berlalulintas, juga salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya korban berat manakala terjadi kecelakaan lalulintas, selain itu, gunakan knalpot sesuai standar dan jangan lupa disaat berkendara harus membawa kelengkapan surat surat kendaraan, seperti SIM maupun STNK" pungkasnya.

Diharapkan dengan digelarnya operasi kendaraan tersebut, bisa meningkatkan kesadaran para pengguna kendaraan untuk mentaati aturan lalulintas dan mengutamakan keselamatan. (1c)

25 Mei 2026

Kuwu Mertapadawetan berharap Masyarakat bersama menjaga kebersihan "PR Sampah belum maksimal"

INDOMEDIANEWS - Lagi dan lagi, persoalan Pemdes Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, yang hingga ini belum menghasilkan solusi yang terbaik adalah perihal permasalahan sampah.
Betapa tidak, setiap hampir dua bulan sekali Pemdes Mertapadawetan harus mengeluarkan anggaran untuk menyelesaikan persoalan sampah, hususnya untuk pembersihan dan pengangkutan sampah yang terpusat di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) desa setempat 
Dalam keterangan yang disampaikan Kuwu Mertapadawetan, pihaknya harus menganggarkan biaya sampah yang tidak sedikit.

"Tiap dua bulan atau paling lambat tiga bulan sekali, kami harus menyiapkan anggaran untuk pengangkutan dan pembersihan sampah di TPS kisaran kurang lebih Rp.8.000.000, sebagai langkah yang kami siasati adalah anggaran tersebut kami gunakan dari PADesa" tutur Kuwu Munif, Senin,25/05/2026.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Sampah ini menjadi persoalan yang memang sangat sulit dicari solusinya, dibutuhkan kesadaran dari semua pihak .

"Program kerja yang belum bisa kami laksanakan secara maksimal adalah terkait persoalan sampah, banyak kendala yang harus kami tangani husus masalah sampah, disamping belum ditemukannya lahan yang benar-benar cocok untuk dijadikan pengganti lahan TPS, juga terkendala adanya pemangkasan anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat dan diberlakukan kepada seluruh Desa yang ada di Indonesia, jelas ini menjadi tantangan bagi kami untuk tetap menjalankan roda pemerintahan desa dengan keterbatasan anggaran, harapan kami kedepannya pemerintah baik pusat maupun daerah  mampu mengambil kebijakan yang benar-benar pro Desa, karena secara tidak langsung, desa adalah cerminan maju mundurnya sebuah pengembangan, baik itu perekonomian, pembangunan, kesejahteraan maupun hal lainnya" jelasnya.

Terkait persoalan sampah, Kuwu Munif mengharapkan adanya kesadaran bersama, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saling peduli demi terciptanya kondisi aman dan nyaman.

"Buanglah sampah pada tempatnya, dan jangan saling menyalahkan, karena kami terus berupaya agar masalah sampah bisa ditangani dengan baik, harapan kami pun bagi warga Masyarakat dari luar desa mertapadawetan agar tidak membuang sampah di TPS yang ada di desa kami, bahkan kerap kali kami dibuat pusing, TPS yang berada tidak jauh dari terowongan kereta api tersebut sebetulnya sudah dibuatkan pagar, namun ada saja oknum yang masih nekat membuang sampah di TPS tersebut dengan cara membakar pagar pembatas yang terbuat dari bambu, ini menandakan adanya ketidakpedulian dengan kondisi lingkungan dan hanya mementingkan kepentingan pribadi" pungkasnya. (1c)

23 Mei 2026

Greged Bersalawat " Bentuk kecintaan kepada Kanjeng Rosulallah SAW "

INDOMEDIANEWS - Ribuan Masyarakat dari Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, memadati halaman kantor Desa Nanggela, Kecamatan Greged, dalam rangka turut memeriahkan acara Greged Bersalawat Denga mengusung tema " Gema Salawat untuk Kecamatan Greged yang aman, religius dan harmonis.
Acara yang dihadiri Bupati Cirebon, Drs.H.Imron.M.Ag dan para tamu undangan dari berbagai unsur, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi PKB, Hasan Basori dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH.Azis Hakim dan beberapa tokoh Agama, Kemasyarakatan, Kepemudaan dan unsur terkait lainnya, termasuk didalamnya adalah Pemerintahan Desa Nanggela sebagai tuan rumah pelaksanaan Greged Bersalawat.
Acara keAgamaan tersebut diharapkan mampu menjaga Ukuwah Islamiayah dan ikatan silaturahmi yang erat tanpa adanya batasan.
Diiringi Irama Hadroh persembahan dari MWC NU Greged, acarapun diisi dengan dengan berbagai sambutan dan ceramah keAgamaan oleh Ust Ahmad Rojali dan ditutup Do'a oleh KH.Wawan Arwani Amin.

Dalam pemaparannya, Ketua Panitia Greged Bersalawat, Ust Asep Sohidin, menuturkan , bahwa acara tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempererat silaturahmi sekaligus berdoa bersama agar Bangsa Indonesia tetap menjalin persatuan dan kesatuan ditengah kondisi politik global yang tidak menentu 

"Kita berdoa bersama, bermunajat kepada Allah, agar Bangsa Indonesia tetap aman, tentram dan sejahtera, melalui Salawat ini kita mengharap ridlo Allah agar apa yang menjadi harapan kita bisa ijabah, salah satunya adalah segera terselesaikannya kondisi politik global yang tengah terjadi saat ini, semoga dengan kita Bersalawat, Dunia yang kita duduki saat ini tetap terjaga dari berbagai persoalan yang akan merugikan kehidupan secara keseluruhan" tuturnya, Sabtu,23/05/2026.

Senada disampaikan Kuwu Nanggela, Mamat, yang sangat bersyukur dengan terealisasinya acara Greged Bersalawat.

"Kami atas nama pemerintahan desa sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut mensukseskan terselenggaranya acara Greged Bersalawat, semoga dengan acara ini, kehidupan kita akan semakin baik dari yang selama ini sudah baik, dengan kebersamaan yang terjalin antara pejabat pemerintah, Masyarakat dan para tokoh kemasyarakatan maupun tokoh keAgamaan, akan menjadikan tatanan kehidupan kita senantiasa mendapat ridlo dan petunjuk dari Allah SWT, terlepas dari itu, kami pun memohon maaf, jika dalam penyelenggaraan ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan yang disengaja maupun tidak, intinya mari kita budayakan dan kecintaan untuk terus bersalawat agar hidup semakin terarah, aman, religius dan harmonis sesuai tema yang diusung" jelasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, H.Imron, sangat menyambut baik diadakannya acara Greged Bersalawat.

"Salah satu bukti kecintaan kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW adalah dengan membiasakan bersalawat, semoga dengan kita Bersalawat, kita benar-benar menjadi ummatnya kanjeng Rosul dan menjadi pengikutnya hingga akhir jaman, selain itu, saya secara pribadi sangat bangga melihat antusias warga yang begitu semangat mengikuti acara Greged Bersalawat, semoga kita tetap menjadi bangsa yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dengan tetap mematri diri kita dengan memperkokoh ukuwah Islamiyah termasuk membina generasi muda dengan landasan keislaman dan ahlakkulkarimah" tuturnya. (1c)

Pelantikan AMKI Sumsel Jadi Momentum Penguatan Media Lintas Platform

INDOMEDIANEWS -Pelantikan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumatera Selatan periode 2025–2030 berlangsung meriah di Aula Lantai 3 Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum AMKI, Ir. Tundra Meliala, M.M., GRCE., CPCC dan dihadiri para pengurus kabupaten/kota se-Sumsel, pimpinan perusahaan media, pengelola media daring, media cetak, elektronik, hingga pegiat media sosial. Turut hadir Anggota DPR RI Komisi I Yuda Novanza Utama yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas AMKI Sumsel serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Sumsel, Kurniawan Abadi.

Dalam struktur kepengurusan yang dilantik, Dede Umar dipercaya menakhodai AMKI Sumsel sebagai ketua, didampingi Novas Riady sebagai sekretaris dan Rian Gumay sebagai bendahara.

Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, menyampaikan bahwa kehadiran AMKI menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi media konvergensi di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut perusahaan media untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik yang profesional dan berintegritas.

“AMKI hadir untuk menjadi wadah bersama bagi insan media agar dapat tumbuh, berkembang, dan tetap profesional di tengah derasnya arus digitalisasi informasi,” ujar Tundra Meliala Wartonagoro saat memberikan sambutan.

Ia menegaskan media memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi, membangun edukasi publik, serta menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu, sinergi antarmedia dinilai penting untuk menjaga kualitas pemberitaan yang sehat dan berimbang.

“Pers harus tetap independen, kritis, namun juga mampu menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah dan nasional,” tegasnya.

Selain itu, Tundra berharap kepengurusan DPD AMKI Sumsel yang baru dilantik dapat menjaga soliditas organisasi, memperkuat kolaborasi antarpengelola media, serta menghadirkan inovasi dalam menghadapi tantangan industri media modern.

Sementara itu, Ketua AMKI Sumsel, Dede Umar, menegaskan AMKI hadir sebagai rumah besar bagi pemilik dan pengelola media lintas platform di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola konsumsi media masyarakat.

“Asosiasi Media Konvergensi Indonesia ini menjadi wadah berkumpulnya pemilik dan pengelola media lintas platform, mulai dari media cetak, elektronik, online hingga media sosial yang kini berkembang sangat pesat,” ujar Dede Umar dalam sambutannya.

Menurutnya, tantangan dunia media saat ini semakin kompleks. Selain dituntut cepat dalam menyajikan informasi, media juga harus mampu menjaga profesionalisme, integritas, dan independensi di tengah arus informasi digital yang begitu deras.

“Perubahan teknologi sangat cepat, arus informasi semakin deras, sementara tuntutan profesionalisme terus meningkat. Semua itu harus dijawab dengan inovasi dan integritas,” katanya.

Dede Umar mengakui memimpin organisasi media bukan pekerjaan ringan. Namun, soliditas yang mulai terbangun di internal organisasi menjadi modal kuat untuk membawa AMKI berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi dunia pers di Sumatera Selatan.

“Kami melihat semangat kebersamaan yang luar biasa dari rekan-rekan media. Kolaborasi mulai terbangun dan ini menjadi kekuatan penting agar organisasi dapat berjalan maksimal,” ungkapnya.

Ia juga menyebut antusiasme terhadap pelantikan AMKI Sumsel di luar perkiraan panitia. Bahkan banyak tokoh dan kolega media yang ingin hadir, namun terkendala keterbatasan kapasitas ruangan.

Selain memperkuat sinergi antarperusahaan media, AMKI Sumsel juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan media, serta menjaga fungsi kontrol sosial pers terhadap kebijakan publik.

“Kita perlu membangun kolaborasi yang sehat antara media dan pemerintah tanpa menghilangkan independensi pers. Media tetap harus menjadi pilar kontrol sosial yang profesional dan berpihak pada kepentingan publik,” tambah Dede Umar.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menyampaikan ucapan selamat melalui sambungan telepon karena berhalangan hadir secara langsung.

“Atas nama pribadi dan lembaga DPRD Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, keberanian, dan komitmen untuk terus berkarya,” ujar Andie Dinialdie.

Ia berharap AMKI Sumsel mampu menjadi organisasi media yang solid, amanah, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menjaga nilai-nilai persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Selain pelantikan pengurus, AMKI Sumsel juga melaunching program diskusi publik bertajuk “Kopi Senja” sebagai ruang dialog terbuka dalam menyikapi berbagai isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Forum tersebut dirancang menjadi wadah kolaboratif yang mempertemukan para pemangku kebijakan, insan media, akademisi, hingga pegiat media sosial untuk menyumbangkan ide, gagasan, serta solusi konstruktif terhadap berbagai persoalan daerah.

Melalui “Kopi Senja”, AMKI Sumsel ingin menghadirkan budaya diskusi yang lebih terbuka, kritis, dan solutif, sehingga hasil pemikiran bersama dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan para pengambil kebijakan dalam merumuskan langkah strategis terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ruang informasi yang sehat, edukatif, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.(1c)

17 Mei 2026

Dua Remaja Pengendara Genio Korban Serempet Colt Bak di Jalan Setu Sedong, "diduga pelaku melarikan diri "

INDOMEDIANEWS  – Dua remaja perempuan pengendara motor Honda Genio mengalami luka-luka setelah diserempet mobil Colt Bak yang kemudian kabur di Jalan Setu Sedong, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (17/5/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Kecelakaan terjadi saat motor yang dikendarai korban melaju dari arah Sedong menuju Windujaya. Dari arah berlawanan, sebuah mobil Colt Bak yang melaju dari arah Windujaya menuju Sedong diduga menyenggol motor hingga kedua korban terjatuh ke badan jalan. Usai kejadian, pengemudi mobil langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.

Kedua korban diketahui berinisial PBK (15), warga Desa Ciawiasih, Kecamatan Susukanlebak, yang mengendarai motor, dan NK (15), warga Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, yang dibonceng.

Beruntung, sejumlah ibu-ibu yang melintas langsung menghentikan kendaraan dan menolong korban. Keduanya segera dilarikan ke Puskesmas Sedong untuk mendapat penanganan medis.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan PBK dan NK mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki. Kondisinya tidak membahayakan nyawa, namun keduanya masih mendapat perawatan lanjutan.

Orangtua korban, Haris, mengutuk keras tindakan pengemudi dan para penumpang mobil yang dinilai tidak memiliki empati. 

“Anak-anak dibiarkan terjatuh setelah insiden serempetan, mereka langsung kabur lari dari tanggungjawab. Saya kira supir termasuk mereka yang ada di mobil sudah tidak memiliki hati nurani melihat kondisi anak-anak yang terjatuh dari motor dan dibiarkan begitu saja di jalan sepi,” kecamnya.

Haris menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Ia berharap pelaku segera ditemukan dan ditindak agar ada efek jera.

“Saya percayakan kejadian ini ditangani oleh pihak kepolisian untuk mengejar dan mengungkap pelaku. Jangan biarkan pelaku ini bebas berkeliaran di jalanan tanpa pertanggungjawaban,” tegasnya.

Kasus ini saat ini sedang dalam penanganan Polsek Sedong Polresta Cirebon. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri identitas pengemudi serta kendaraan Colt Bak yang kabur dari lokasi (1c)

16 Mei 2026

Tokoh Pemuda Susukanlebak Soroti Judul "Pesta Babi" Tolak Pemutarannya di Saung Tani Ciawijapura

INDOMEDIANEWS – Rencana pemutaran film dokumenter "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" di Saung Tani Desa Ciawijapura, Kecamatan Susukanlebak mendapat penolakan dari tokoh pemuda Kecamatan Susukanlebak. Pemutaran film yang awalnya dijadwalkan berlangsung Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 19.00 WIB tersebut berpotensi memicu beragam tafsir dan menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat.

Penolakan juga muncul karena kegiatan tersebut diketahui belum menempuh proses perizinan. Tokoh pemuda menilai penyelenggara mengabaikan prosedur administratif yang wajib dipenuhi untuk kegiatan yang mengumpulkan massa di ruang publik.

Berdasarkan pemberitahuan yang beredar, acara nonton bareng ini diselenggarakan dengan sistem tiket donasi sukarela. Panitia mencantumkan bahwa seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung untuk membantu masyarakat di Papua. Peserta juga diminta hadir lebih awal, menjaga ketertiban, menjaga kebersihan, dan mengisi formulir pendaftaran melalui Gform http://bit.ly/NobarPestaB2.

Film dokumenter yang diproduksi oleh kolaborasi WatchDoc, http://Jubi.id, Pusaka, dan Ekspresi Indonesia Baru ini berisi kritik terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan yang dianggap mengganggu kelestarian alam, hak ulayat masyarakat Papua, dan lingkungan hidup.

Tokoh pemuda Kecamatan Susukanlebak, Haris, mengatakan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah memang wajar. Namun ia menilai ada narasi dan diksi judul yang sangat sensitif berpotensi menimbulkan kegaduhan.

“Saya menganggap kritik semacam itu wajar saja, namun perlu digaris bawahi terdapat narasi provokatif yang tidak baik buat daerah kami yang kondusif. Judul film dokumenter juga terkesan kontroversial. 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tampak bersifat provokatif,“ ujar Haris, Sabtu sore.

Haris juga menyoroti penggunaan istilah 'Pesta Babi' yang dinilai dapat menimbulkan beragam tafsir di tengah masyarakat. Ia mendorong pembuat film berkewajiban memberi penjelasan terbuka terkait makna judul tersebut.

“Istilah 'Pesta Babi' memang potensial memunculkan aneka tafsir. Karena itu, akan lebih baik jika penulis skenario, sutradara, dan produser juga menjelaskan makna dari kata-kata tersebut,“ katanya.

Menurutnya, keterbukaan tidak hanya dituntut dari pemerintah, tetapi juga dari kalangan seniman dan pembuat karya seni. Judul film dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memancing reaksi negatif masyarakat karena menyentuh isu SARA.

“Kalau Pemerintah sering dituntut untuk terbuka, maka saatnya juga seniman, penulis skenario film, dan produser bersikap terbuka pula serta bersedia memberikan penjelasan. Pemerintah tidak bisa diam dengan berlindung di balik otoritas dan kekuasaan, dan pada saat yang sama seniman juga tidak bisa diam dan berlindung di balik kebebasan berekspresi,“ tegas Haris.

Ia menambahkan, wilayah Susukanlebak lebih baik memilih kegiatan yang memperkuat persatuan dan ekonomi warga, ketimbang nobar film yang berpotensi menimbulkan gesekan dan kegaduhan bahkan dapat menimbulkan kesalahpahaman di akar rumput.

“Kami terbuka kalau ada forum diskusi yang seimbang, menghadirkan narasumber dari pemerintah dan kalau bisa hadirkan juga perwakilan masyarakat Papua. Bukan nonton bareng satu arah yang narasinya sudah ditentukan,“ lanjutnya.

Pelantikan AMKI Indramayu Jadi Momentum Perkuat Ekosistem Informasi di Era Digital

INDOMEDIANEWS -Kepengurusan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu periode 2026–2029 resmi dilantik di Aula Pendopo Kabupaten Indramayu, Jalan Mayjen Sutoyo, Jumat (15/05/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Indramayu di tengah perkembangan era digital dan arus informasi yang semakin cepat.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Bupati Lucky Hakim, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers dari berbagai media di Indramayu.

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum DPP Asosiasi Media Konvergensi Indonesia Pusat, Tundra Meliala, didampingi Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas hadirnya AMKI sebagai organisasi media yang diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu menyambut baik kehadiran AMKI. Di era digital ini, kami membutuhkan mitra media yang mampu menyajikan informasi cepat namun tetap akurat. Saya berharap AMKI menjadi jembatan komunikasi positif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi kontrol sosial yang konstruktif demi kemajuan daerah,” ujar Lucky Hakim.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menangkal penyebaran informasi hoaks yang dapat memecah persatuan masyarakat.

“AMKI harus hadir sebagai pemberi pencerahan. Mari kita bangun Indramayu dengan narasi yang edukatif, optimis, dan terbebas dari hoaks,” tambahnya.

Sementara itu, Dewan Penasihat AMKI Indramayu, Adun Sastra, mengingatkan seluruh insan pers agar senantiasa menjunjung tinggi etika jurnalistik dan kepatuhan terhadap hukum dalam menjalankan profesi.

“Pelantikan ini adalah awal dari tanggung jawab besar. Jangan hanya mengejar kecepatan, tetapi utamakan kebenaran fakta agar produk pers menjadi rujukan informasi yang sehat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap perkembangan organisasi media di daerah. Ia berharap pengurus yang baru dilantik mampu menjaga soliditas organisasi dan meningkatkan profesionalisme insan pers.

Hal senada disampaikan Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, yang berharap AMKI dapat menjadi wadah pemersatu media sekaligus menjaga iklim demokrasi dan kebebasan pers yang sehat.

Di sisi lain, Ketua AMKI Kabupaten Indramayu terlantik, Andry Prayitna, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia jurnalis serta memperkuat adaptasi teknologi media.

“Kami fokus pada penguatan internal organisasi dan peningkatan kualitas SDM jurnalis. Sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat akan terus kami bangun demi menghadirkan informasi yang berkualitas dan bermanfaat,” ungkapnya.

Pelantikan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto seluruh pengurus serta tamu undangan, dengan harapan AMKI Indramayu mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas pers dan mengawal pembangunan daerah secara kritis, profesional, dan bertanggung jawab (1c)

13 Mei 2026

Hidup dibawah garis kemiskinan " Masuk Desil 6 " dimana keadilan ?

INDOMEDIANEWS -Seorang warga lanjut usia di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ditemukan tinggal di rumah tanpa Water Closet,( WC ) dan listrik.

Yang jadi sorotan, data kemiskinan menempatkannya di desil 6, padahal ia mengaku tidak memiliki penghasilan tetap.

Susilo, 65 tahun, diketahui bekerja sebagai pemulung rongsok. Ia tinggal sendirian di rumah berukuran sekitar 5 m² di wilayah RW 05 Penyuken. Kondisi tempat tinggalnya tidak memiliki sanitasi dasar dan akses listrik.

Berdasarkan informasi yang beredar, Susilo tercatat masuk ke dalam desil 6 pada data terpadu kesejahteraan sosial. 

Desil 6 biasanya masuk kategori kelompok menengah bawah, jauh dari kriteria miskin ekstrem yang biasanya tidak memiliki pendapatan dan fasilitas dasar.

“Saya sendiri bingung. Dia nggak punya anak, istri juga nggak ada, penghasilan cuma dari ngumpulin rongsok. Tapi kok bisa masuk desil 6,” ujar seorang warga yang mengetahui kondisinya, Selasa, 12/05/2026.

Ketidaksesuaian data ini memunculkan pertanyaan soal akurasi pendataan di lapangan. Jika tidak diperbaiki, warga yang seharusnya mendapat bantuan sosial bisa saja terlewat karena dianggap mampu.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kelurahan maupun Dinas Sosial Kota Cirebon terkait status data Susilo. 

Kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi. Pakar data sosial menyebut, kesalahan klasifikasi sering muncul akibat pendataan yang mengandalkan aset fisik rumah tanpa memverifikasi sumber pendapatan dan kondisi aktual penghuni.

Pemerintah Kota Cirebon biasanya melakukan pemutakhiran data DTSEN secara berkala. Warga atau pendamping sosial bisa mengajukan sanggahan data melalui kelurahan setempat jika ditemukan ketidaksesuaian seperti kasus Susilo.

Kopdes Merah Putih Mertapadawetan terima satu unit kendaraan roda empat

INDOMEDIANEWS - Koperasi Desa Merah Putih Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, telah siap beroperasi dengan telah diterimanya satu unit kendaraan roda empat ( truk engkel-red ) yang diterima melalui PT. Agrinas Pangan Nusantara,  pada Rabu, 13/05/2026.
Penerimaan kendaraan tersebut disaksikan langsung Manager Kopdes Merah Putih,Abdullah,  Kuwu Mertapadawetan Moh.Munif AR  dan anggota Koramil Astanajapura, Sertu Suandi.

Dalam pemaparannya, Manager Kopdes Merah Putih, Abdullah menuturkan, untuk program awal yang menjadi skala prioritas mencakup beberapa hal.

"Untuk program awal, kami prioritaskan bergerak di bidang sembako, penyediaan pupuk pertanian dan Apotik Desa, Alkhamdulillah saat ini kami sudah memiliki anggota tetap sebanyak 50 Orang, dan kami terus berupaya untuk memberikan edukasi terhadap warga Masyarakat agar menjadi anggota Kopdes Merah Putih, karena banyak keuntungan yang akan berdampak positif jika jumlah anggotanya semakin banyak.prinsipnya, Kopdes itu bisa besar tergantung pada anggota itu sendiri, harapannya setelah semuanya dapat berjalan sesuai agenda yang telah tersusun, tarap perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat akan semakin membaik" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif AR yang mengharap Warga Masyarakat Mertapadawetan banyak yang menjadi Anggota Kopdes Merah Putih.

"Saat ini Kopdes merah Putih Mertapadawetan secara kesiapan dirasa sudah sangat siap untuk merealisasikan program yang telah tersusun, terlebih lagi sudah diterimanya satu unit kendaraan roda empat, yang InsyaAllah dalam waktu dekat unit kendaraan penunjang lainnya akan segera diterima, sebagai Kuwu tentunya saya sangat berharap kepada seluruh warga Mertapadawetan untuk bergabung menjadi Anggota Koperasi, karena semakin banyak anggota, semakin mudah untuk berkembang, dan yang tidak kalah pentingnya adalah keuntungan yang diperoleh Masyarakat akan semakin besar, semuanya sudah tercantum dalam aturan dan mekanisme yang berlaku dalam hal keberadaan koperasi itu sendiri" jelasnya.(1c)

12 Mei 2026

Jalan seribu lobang akhirnya diperbaiki "setelah beredar kabar akan ada aksi"

INDOMEDIANEWS - Beredar kabar akan adanya aksi warga Masyarakat Desa Munjul dan Desa Mertapada, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon terkait jalan rusak yang terkesan dibiarkan di gelar di Kantor Kecamatan Astanajapura.

Aksi Masyarakat tersebut karena merasa kesal dan mempertanyakan keberadaan pihak pemerintah Kabupaten Cirebon, apakah jalan sepanjang perbatasan desa mertapada hingga desa Munjul bahkan hingga desa Gumulung tonggoh yang kondisinya rusak parah dan kerap menimbulkan kecelakaan lalulintas hanya dibiarkan rusak dan tanpa adanya respon dari Dinas terkait.

Kerusakan jalan yang sudah berjalan sangat lama tanpa adanya perbaikan, menimbulkan kekecewaan banyak pihak, bahkan terpasang beberapa spanduk yang mempertanyakan keberadaan pemerintah Kabupaten, bukan hanya itu, di samping jalan kereta api yang merupakan jalan utama penghubung mertapada hingga Gumulung tonggoh, tertulis sangat jelas di sebuah sepanduk yang terbentang dengan tulisan selamat datang di jalan seribu lobang.
Dari informasi yang disampaikan salah seorang warga Mertapadawetan, Sobur,bahwa jalan tersebut memang sudah lama rusak dan tidak kunjung diperbaiki, hingga berujung pada rencana digelarnya aksi warga.

"Memang benar, infonya akan ada aksi warga yang menuntut agar jalan yang rusak segera diperbaiki. 
Setelah adanya rencana demo, jalan rusak tersebut saat ini tengah dilaksanakan perbaikan, walaupun sifatnya hanya penambalan " tuturnya, Selasa, 12/05/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Sekretaris Desa Munjul, Alif, yang membenarkan adanya rencana aksi.

"Infonya sih memang akan ada rencana aksi, mungkin karena sudah terlalu lama melihat kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, akhirnya beberapa warga menggelar aksi demo sebagai puncak dari kekesalan yang selama ini terpendam" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga desa Munjul yang engga disebutkan identitasnya menjelaskan kekecewaan yang selama ini dipendam Masyarakat.

"Warga memang sudah lama sangat kesal melihat kondisi jalan yang rusak parah, terlebih jalan ini merupakan jalan utama yang menghubungkan antara desa Mertapada, Munjul hingga Gumulung tonggoh, Kecamatan Greged, ironisnya, setelah beredarnya informasi akan ada aksi,baru pihak pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan perbaikan, aneh memang, pemerintah ini baru bergerak setelah akan ada gerakan Masyarakat, atau memang harus selalu demikian, kami berharap perbaikan jalan ini tidak hanya sementara atau sebatas tambal sulam, alangkah baiknya jika dilakukan perbaikan permanen, bila perlu lakukan betonisasi" harapnya. (1c)

11 Mei 2026

Kopdes Merah Putih Mertapadawetan siap beroperasi " perlu dukungan semua pihak "

INDOMEDIANEWS - Persiapan untuk beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih Sesa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon sudah memasuki tahap penyempurnaan untuk siap beroperasi sesuai program yang digalakan Pemerintah pusat.
Saat ini Kopdes Merah Putih Mertapadawetan tengah melakukan pemasangan Rak Display Doubel/Island sebanyak 41 unit.
Ditemui dilokasi Kopdes, Kuwu Meryapadawetan, Moh.Munif.AR menuturkan pihaknya sangat mendukung program Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan taraf perekonomian Masyarakat 

"Saat ini Kopdes Merah putih secara keseluruhan sudah siap untuk beroperasi, hal yang tengah dilaksanakan adalah pemasangan rak display sebanyak 41 unit, dimana barang yang diterima melalui PT. Agrinas Pangan Nusantara" tuturnya, Senin,11/05/2026.

Lebih lanjut Munif menuturkan, bahwa keberadaan Kopdes merah putih sangat berpengerahuh pada perkembangan desa asalkan pelaksaannya sesuai dengan mekanisme dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen Masyarakat.

"Dasar berdirinya koperasi adalah berasal dari Anggota, untuk Anggota dan oleh Anggota, itu merupakan azaz berdirinya sebuah koperasi, karena dasarnya sudah jelas, maka maju dan mundurnya sebuah koperasi ditentukan oleh dukungan dan keseriusan seluruh anggotanya, oleh karenanya, kami berharap seluruh Anggota Koperasi harus benar-benar memberikan dukungannya secara berkesinambungan, dalam artian jangan hanya sesaat, sebagai langkah awal sesuai rapat kepengurusan, bahwa anggota koperasi merah mutih berkewajiban untuk memenuhi berbagai syarat, diantaranya adalah melaksanakan simpanan wajib sebesar Rp.50.000 simpanan pokok Rp.20.000 simpanan sukarela tidak terbatas, dari semuanya itu dalam setiap tahunnya akan dilaksanakan RAT ( rapat anggota tahunan ) dimana nanti hasil dari perjalanan koperasi atau jika diperoleh keuntungan maka semua anggota akan mendapat keuntungan dari hasil koperasi sesuai mekanisme atau aturan yang berlaku" jelasnya. (1c)

8 Mei 2026

AMKI Cirebon Raya gelar bakti sosial peduli yatim dan duafa

INDOMEDIANEWS – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar aksi bakti sosial (baksos), Jumat (8/5/2026). 

Dalam kegiatan ini, AMKI menyalurkan bantuan sembako kepada anak yatim dan duafa di dua titik, yakni Yayasan Harapan Robbani di Kota Cirebon dan Yayasan Beringin Bakti di Kabupaten Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung khidmat usai Sholat Jumat ini diawali dengan doa bersama di Sekretariat AMKI, Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. 

Aksi sosial dipimpin langsung oleh Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, didampingi Dewan Pembina Noli Alamsyah, Ketua Panitia Suripto, serta jajaran anggota lainnya.

Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Ia mengaku momen ini sangat menyentuh hati seluruh anggota.“Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan lancar. 

Saya ucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan rekan-rekan media yang telah berjuang menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Rudi. 

Ia juga menegaskan bahwa aksi serupa akan menjadi agenda rutin bulanan AMKI Cirebon Raya ke depannya.Senada dengan Rudi, Dewan Pembina AMKI Cirebon Raya, Noli Alamsyah, mengapresiasi sinergi antara donatur dan wartawan. 

Ia berharap program berbagi ini terus diberi kelancaran dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Panitia Suripto menambahkan bahwa baksos ini bukan sekadar memberi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar anggota dan menumbuhkan empati terhadap sesama.“Kita melihat langsung perjuangan pengurus panti dan anak-anak yang mungkin tidak seberuntung kita.Ini pelajaran berharga bagi kami,” ujar Suripto.

Penyaluran Bantuan di Dua Lokasi di lokasi pertama, Yayasan Harapan Robbani menyambut baik bantuan yang diberikan. Pihak yayasan mendoakan agar AMKI Cirebon Raya senantiasa sukses dalam menjalankan program-programnya.

Adapun paket bantuan yang disalurkan pada Mei 2026 ini terdiri dari 75 kilogram beras, 10 dus mi instan, 10 liter minyak goreng, 10 dus air mineral, dan 10 kilogram telur.Suasana hangat dan kekeluargaan juga terasa saat rombongan AMKI tiba di lokasi kedua, Yayasan Beringin Bakti, Kabupaten Cirebon. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua Yayasan, Dra. Hj. Sri Bendera Murni, beserta jajaran pengurus. 

Menariknya, anak-anak binaan penyandang disabilitas (tuna netra) turut menyambut tamu dengan menampilkan bakat dan kemampuan mereka.

Dra. Hj. Sri Bendera Murni mengungkapkan kekagumannya terhadap langkah AMKI Cirebon Raya. Menurutnya, aksi ini sejalan dengan misi yayasannya yang kini telah menginjak usia ke-60 tahun.

AMKI Cirebon Raya ini organisasi yang masih baru, namun terasa berbeda dan sangat peduli. Mudah-mudahan AMKI terus kompak, maju, dan berkembang,” pungkasnya. (1c)

Pemdes Mertapadawetan berbenah sambut Haul Ki Buyut Serfin

INDOMEDIANEWS -Menjelang pelaksanaan Haul Kibuyut Serfin yang akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026, Pemerintahan Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon terus berbenah.
Salah satu kegiatan yang tengah dilaksanakan adalah perbaikan dan pengecatan kantor desa setempat.
Kegiatan tersebut diharapkan agar disaat pelaksanaan Haul Ki Buyut Serfin akan terlihat indah dan asri.
Ditemui diruang kerjanya, Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif.AR menuturkan harapannya, agar peringatan Haul nanti semuanya berjalan dengan baik.

"Peringatan Haul Ki Buyut Serfin untuk tahun ini merupakan peringatan yang terbilang Akbar, selain mengundang berbagai pejabat, InsyaAllah akan dihadiri oleh mantan ketua PBNU, Prof.Dr KH Said Aqil Siradj M,A." Tuturnya, Jum'at 08/05/2026.

Lebih lanjut Kuwu Munif menuturkan, pelaksanaan Haul ini melibatkan berbagai pihak.

"Kami libatkan semua pihak dalam pelaksanaan Haul ini, dari mulai Masyarakat, para pengusaha, tokoh Agama,tokoh Pemuda dan berbagai unsur lainnya, hal ini diperlukan agar dalam pelaksanaan yang melibatkan banyak pihak akan menghasilkan sesuatu hal yang positif dan dapat dikenang bahkan menjadi kebanggaan seluruh warga Masyarakat Mertapadawetan pada hususnya" jelasnya.

Demi terlaksananya momen istimewa tersebut, Pemdes dan Berbagai unsur secara bersama-sama menggalang dana yang dilakukan secara sukarela.

"Anggaran untuk acara tersebut kami peroleh dari partisipasi Masyarakat, para donatur atau seponsor dan para pihak yang peduli akan terselenggaranya acara Haul Ki Buyut Serfin, harapan kami sebagai pemerintah desa tentunya mengajak semua pihak untuk secara bersama-sama menjaga dan melestarikan aset atau Budaya daerah jangan sampai sirna dan tergerus oleh perubahan dan perkembangan zaman" pungkas Munif. (1c)

Pemdes Cipeujeuh kulon terima bantuan traktor dan gelar sembako murah

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menyerbu sembako murah yang digelar Pemerintah Desa setempat atas prakarsa Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat, H.Ratnawati.M.KKK bersamaan penyerahan dua unit Traktor besar dari Anggota DPRD RI, H.E. Herman Khaeron.

Acara yang dilaksanakan secara bersamaan tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari warga setempat ditengah melinjaknya harga pangan akibat krisis global.

H.E.Herman Khaeron yang akrab disapa Hero menuturkan, bantuan traktor yang diberikan kepada Pemerintah Desa Cipeujeuh Kulon sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian.

"Jaman dahulu kita memanfaatkan tenaga kerbau atau sapi untuk membajak sawah, tentu hasilnya tidak terlalu maksimal, diharapkan dengan bantuan traktor yang kami berikan agar berdampak positif pada hasil pertanian tanpa mengenal kondisi, baik musim hujan atau musim panas, selain itu tentunya dengan adanya traktor yang dikelola desa, bisa dimanfaatkan atau di sewakan kepada pihak yang membutuhkan, tentunya dengan biaya yang lebih murah, kami percaya Kuwu Cipeujeuh Kulon, pak Haji Lili mampu menjaga dan memanfaatkan traktor yang ada dengan sebaik mungkin" tuturnya, Kamis, 07/05/2026.

Sementara itu, Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati yang didampingi Analis ketahanan pangan Ahli Muda Dinas ketahanan pangan dan peternakan Propinsi Jawa Barat, Ema Arnianadia, menuturkan adanya acara yang digelar di Desa Cipeujeuh kulon.

"Acara semarak gerakan pangan murah merupakan inisiasi kami sebagai salah satu upaya untuk memberikan keringanan kepada Masyarakat untuk memperoleh sembako dengan harga murah, ditambah pengurangan harga bagi warga yang memiliki tiket yang sudah disediakan panitia. Untuk acara di Ceupeujeh kulon ini ada sebanyak 3500 paket sembako murah diantaranya adalah beras, minyak goreng, daging dan aneka sayuran dan masih banyak lagi, kami berharap apa yang dilakukan saya sebagai wakil Rakyat dan Pemerintah bisa sedikitnya meringankan beban Masyarakat untuk membalikkan sembako murah ditengah mahalnya beberapa produk akibat adanya krisis global" jelasnya.

Usai acara gerakan pasar murah dan penyerahan bantuan dua unit traktor besar, Kuwu Cipeujeuh kulon sangat berterimakasih atas kepedulian wakil Rakyat demi meningkatkan kesejahteraan dan meringankan beban Masyarakat ditengah sulitnya perekonomian.

"Kang Hero merupakan sosok yang sangat peduli dengan kesejahteraan Masyarakat, banyak program yang telah digulirkan beliau, termasuk salah satunya adalah bantuan dua unit traktor dan terealisasinya acara gerakan pangan murah, kami sangat berterimakasih dan penghargaan yang tidak terhingga, semoga segala jerih payah dan sumbangsih beliau mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT" jelasnya.

Lebih lanjut H.Lili yang akrab disapa jiwu menjelaskan, untuk program sembako murah sebanyak 3500 ini di utamakan bagi Masyarakat setempat.

"Semuanya diperuntukan bagi Warga Cipeujeuh kulon, saya tegaskan untuk perangkat desa atau lembaga desa tidak boleh untuk ikut dalam program tersebut, terkecuali jika ada sisa atau kelebihan yang belum dibeli oleh warga, baru perangkat desa diperbolehkan untuk turut membeli paket sembako murah tersebut" pungkasnya. (1c)

7 Mei 2026

FKDC wacanakan pendirian Kafe Inklusif " Camat Lemahabang dukung penuh"

INDOMEDIANEWS - Bertempat di Pendopo Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kelompok difabel dari dua desa, Tuk Karangsuwung dan Lemahabang, menggelar acara diskusi bersama, kamis, 07/05/2026.
Acara yang dihadiri Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati dan ketua FKDC Mujib membahas berbagai agenda , yang salah satunya adalah pendirian Kafe Inklusif.
Tujuan diadakannya pertemuan antara keluarga besar difabel dan pihak kecamatan adalah selain mendiskusikan rencana pendirian kafe inklusif juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas, menciptakan lapangan kerja inklusif, mengurangi stigma terhadap penyandang disabilitas dan mendorong interaksi sosial yang setara di Masyarakat.

Disaat bersamaan, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati secara simbolis menyerahkan bibit pohon mangga kepada perwakilan keluarga besar difabel.

"Kami menyerahkan bibit pohon mangga untuk dimanfaatkan sebaik mungkin, selain itu kami pun senantiasa melakukan edukasi agar saudara difabel kita memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami berbagai tanaman yang bermanfaat bagi peningkatan perekonomian maupun hal lainnya, selain itu, kami mengharapkan agar saudara difabel kita mampu mengembangkan UMKM sesuai dengan kemampuan yang dimiliki" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang narasumber dari FKDC, Dwi Hasri Septianti, menjelaskan adanya rencana pendirian Kafe Inklusif.

"Selain membahas berbagai persoalan yang dihadapi saudara difabel, agenda hari ini adalah mendiskusikusiakan berbagai program yang akan dilaksanakan, salah satunya adalah memanfaatkan lahan yang ada di area kecamatan untuk dijadikan Kafe Inklusif, yang tentunya salah satu tujuannya adalah untuk mengembangkan UMKM yang pengelolaannya atau yang menjadi motor penggeraknya adalah saudara difabel itu sendiri" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan ketua FKDC, Abdul Mujib, yang mengharapkan peran serta difabel mampu meningkatkan perekonomian sesuai dengan keterampilan atau kemampuan yang dimiliki.

"Peningkatan UMKM salah satu tujuan kami untuk mampu meningkatkan perekonomian para difabel, dalam artian mampu berdikari dan mengembangkan potensi yang ada, InsyaAllah dalam waktu dekat rencana untuk mendirikan kafe inklusif bisa terealisasi, kami dari keluarga difabel sangat berterimakasih kepada Ibu Camat yang sangat mendukung berbagai kegiatan yang kami laksanakan, karena tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, tentunya akan sulit dalam mewujudkan apa yang diharapkan, semoga semangat para difabel tetap tinggi dan kesempatan untuk berkarya pun tidak terhalang oleh adanya keterbatasan" jelasnya. (1c)

5 Mei 2026

Jalanan Rusak menjadi pemandangan umum di Kabupaten Cirebon "LSM Kompak soroti kinerja Pemkab"

INDOMEDIANEWS  – Kondisi jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Karangsembung menuai kritik keras dari Ketua LSM Kompak Korbasis Karangsembung Raya, Moch hasyirul falah, S.Sos 
Ia menyebut, kerusakan jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat tersebut sudah sangat memprihatinkan dan dinilai membahayakan pengguna jalan, Selasa ( 05/05/26 ).

“Ini sungguh ironis dan miris. Jalan utama di Karangsembung yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat justru dibiarkan rusak, berlubang, dan bergelombang. Bahkan sudah banyak memakan korban,” tegas Falah.

Menurutnya, kondisi paling parah terlihat di ruas jalan yang berada tepat di depan Pasar Karangsembung. Jalan yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi justru berubah menjadi titik rawan kecelakaan.

Pengendara roda dua terpaksa ekstra hati-hati, bahkan tak jarang memilih menghindari jalur tersebut. Sementara kendaraan roda empat pun harus melaju perlahan karena khawatir mengalami kerusakan, termasuk risiko patah as roda.

Falah menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon terhadap infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, lalu masyarakat bayar pajak untuk apa? Ini bentuk kegagalan pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar,” kritiknya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak menutup mata dan telinga terhadap kondisi yang terjadi di lapangan.
Sebagai bentuk kontrol sosial, LSM Kompak Korbasis Karangsembung Raya menyatakan siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan mendesak perbaikan segera dilakukan.

“Jangan tunggu jatuh korban lebih banyak. Kalau tidak ada langkah konkret, kami akan turun ke jalan,” pungkasnya. (1c)

Warga Lemahabang kulon sambut baik Cek Kesehatan Gratis

INDOMEDIANEWS - Pemerintah Desa Lemahabang kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan Cek kesehatan gratis bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Sindanglaut, Selasa, 05/05/2026.
Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor desa setempat sejak pagi sudah dipadati warga yang ingin memeriksakan diri guna memeriksakan kesehatannya.
Dalam keterangan yang disampaikan Kuwu Lemahabang kulon, Rudiana, pihaknya sangat menyambut baik acara yang diselenggarakan oleh pihak UPTD Puskesmas Sindanglaut.

"Kami sangat menyambut baik digelarnya acara kegiatan foto Rontgen dan cek kesehatan geratis bagi warga Lemahabang kulon, hal ini tentunya sangat membantu dan memberikan pemahaman berapa pentingnya kesehatan, untuk pelaksanaan cek kesehatan lebih dititik beratkan atau sasarannya adalah penderita diabetes melitus, penderita TBC dan balita dengan malnutrisi" tuturnya.

Dari informasi yang diperoleh, bahwa selain warga masyarakat mendapat pelayanan cek kesehatan gratis, juga mendapatkan bingkisan setelah melakukan pemeriksaan.

"Bagi yang telah selesai melakukan pemeriksaan, warga pun akan menerima bingkisan dari pihak Puskesmas, karena kami dari pemerintah desa hanya bersifat sebagai penyedia tempat, namun demikian tentunya kami sangat mendukung adanya program tersebut, bahkan dari data yang kami terima, kurang lebih ada 200 undangan yang telah tersebar melalui para kader dan diberikan langsung pada Masyarakat sekitar, semoga dengan adanya acara tersebut, semakin meningkatkan kesadaran Masyarakat dalam menjalankan hidup sehat dan bersih" pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Lemahabang kulon yang mengikuti acara tersebut, Iis menyampaikan rasa terimakasihnya denga. Adanya acara pemeriksaan cek kesehatan gratis.

"Acara tersebut sangat membantu bagi Masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan, apalagi ada kegiatan foto Rontgen gratis, tentunya sangat mengurangi beban Masyarakat dalam hal pembiayaan, semoga acara seperti ini bisa menjadi acara rutin, atau diagendakan agar Masyarakat semakin terbantu secara perekonomian agar tujuan digagas dengan tema cegah TBC,  lindungi keluarga yang kita sayangi dan obati sampai sembuh bisa terealisasi dengan baik" harapnya. (1c)

4 Mei 2026

Apresiasi Pemerintah Desa Mertapadawetan " mampu benahi dan tingkatkan aset Desa'

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menyelamatkan berbagai aset desa yang selama ini seakan tidak tersentuh, bahkan persoalan tanah yang selama puluhan tahun tidak ada titik temu, saat ini sudah dapat terselesaikan.
Perkembangan Desa Mertapadawetan yang patut diapresiasi adalah tertib administrasi dalam hal penyelamatan aset desa maupun peningkatan lunas pajak bumi bangunan.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR saat ditemui diruang kerjanya.

"Saya sebagai Kuwu menyadari, bahwa belum mampu secara maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap Masyarakat, termasuk memenuhi apa yang diinginkan Masyarakat, namun demikian, dengan keterbatasan yang ada kami pun tetap berupaya untuk memberikan yang terbaik, diantara keberhasilan yang telah kami lakukan selama ini adalah adanya beberapa aset desa, hususnya tanah kas desa yang bisa berimbas pada pendapatan asli Desa, betapa tidak, dengan kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak, saat ini Tanah desa yang semula 34 Hektar,  bertambah menjadi 60 Hektar " tuturnya, Rabu, 29/04/2026.

Lebih lanjut Munif menuturkan, adanya temuan tanah sebanyak kurang lebih 26 Hektar belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya.

"Untuk keberadaan tanah yang telah ditemukan, untuk sementara belum dapat dipergunakan secara maksimal, dikarenakan ada beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi, namun demikian kami terus berkoordinasi dengan beberapa pihak, diantaranya BPN agar keberadaan tanah tersebut dapat diselesaikan secara administrasi" jelasnya.

Keberhasilan lainnya yang mungkin luput dari perhatian adalah peran kolektor BPD dan terselesaikannya tanah warga yang selama puluhan tahun tidak dapat diproses untuk dijadikan sertifikat.

"Kami bangga atas kinerja Kolektor PBB ( pajak bumi bangunan ) karena dalam pemerintahan yang terdahulu belum pernah mencapai angka siginifikan, namun saat ini sudah mencapai target hingga 100 % , bahkan yang membuat kami bangga adalah terselesaikannya persoalan tanah yang ada di sekitaran LPI, kurang lebih 83 bidang, selama puluhan tahun tanah tersebut keabsahannya menggantung, Alkhamdulillah saat ini sudah selesai dan pemilik tanahnya dapat memperosesnya untuk dijadikan sertifikat Hak milik, semua ini tentunya atas kerjasama berbagai pihak dan keseriusan dalam menyelesaikan persoalan, intinya dibalik kekurangan, kami akan terus berupaya untuk berbuat yang terbaik, walaupun akan menghadapi berbagai rintangan, karena apa yang kami lakukan berdampak pada beberapa oknum yang akan merasa dirugikan" pungkasnya.(1c)

Lulusan SMKM Lemahabang siap kerja dan pegang teguh Norma Agama

INDOMEDIANEWS - 565 Siswa SMKM Lemahabang, Kabupaten Cirebon berhasil menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Siswa yang telah digembleng selama kurang lebih tiga tahun.
Keberhasilan para siswa tersebut berkat kerja keras para pendidik SMKM yang penuh semangat dan keikhlasan.
Sebagai tanda penghargaan dan rasa syukur, keluarga besar SMK Muhammadiyah Lemahabang menggelar acara Tasyakuran kelas 12 tahun pelajaran 2025/2026.
Acara yang digelar di aula setempat, dihadiri para pejabat, termasuk Wakil Bupati Cirebon H.Agus Kurniawan Budiman didampingi Kadisnaker  Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto.
Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Cirebon sangat mengapresiasi keberhasilan yang telah dicapai para pendidik dalam membina dan memberikan ilmu pengetahuannya bagi para generasi muda Muhammadiyah.

"SMK Muhammadiyah Lemahabang, merupakan salah satu SMK percontohan yang ada di Kabupaten Cirebon, dimana para lulusannya sudah siap kerja" tuturnya, Senin, 04/05/2026.

Lebih lanjut Wakil Bupati yang akrab disapa Jigus ini menuturkan rasa bangga dan apresianya atas kemajuan dunia pendidikan dibawah panji Muhammadiyah.

"Suatu kebanggaan bagi kami manakala melihat secara langsung keberhasilan yang telah diraih SMKM selama ini,  ini membuktikan bahwa konsep pendidikan yang ada di Muhammadiyah sangat pesat dan mampu bersaing di era globalisasi, hususnya dalam dunia industri"jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan Kadisnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto,menuturkan kesiapan para alumnus SMKM dalam bersaing di dunia industri.

"Saat ini lulusan di Kabupaten Cirebon, Hususnya Sekolah Menengah Kejuruan sebanyak 12.000 dimana tentunya membutuhkan lapangan kerja yang tidak sedikit, oleh karenanya kami telah bekerjasama dengan berbagai pihak agar lapangan kerja yang tersedia semakin banyak, Alkhamdulillah, persentase jumlah pengangguran saat ini semakin berkurang, dan kami akan terus berupaya agar jumlah pengangguran dalam setiap tahunnya semakin berkurang karena tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai" jelasnya.

Sementara itu, Wakasek kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmi Karisson, berterimakasih atas kerjasama para pendidik yang telah berupaya memberikan pendidikan yang terbaik bagi seluruh Siswa, hingga mencapai kelulusan 100 %.

"Untuk Tahun ini sebanyak 565 siswa didik telah berhasil menimba ilmu di SMKM, dimana dari jumlah yang ada tidak semata lulus, namun sudah siap kerja dan bersaing dengan sekolah lainnya" jelasnya.

Lebih lanjut Jimmi menuturkan, dalam acara Tasyakuran kelas 12 tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan.

"Selain bertemu dan silaturahmi dengan wali murid, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai donor darah, servis gratis, pembuatan SKCK hingga bazar, semuanya kami lakukan sebagai wujud syukur dan kebanggaan bagi para siswa yang telah lulus, kami hanya berpesan terus giat dalam belajar dan jaga nama baik almamater dimanapun dan dalam kondisi apapun, selain itu kami mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf kepada semua pihak, hususnya para wali murid, yang mungkin selama kami mendidik para siswa terdapat sesuatu yang kurang berkenan, InsyaAllah, semua lulusan SMKM dapat meraih cita dan harapan dengan tetap berpegang teguh pada norma Agama" tutur Jimmi.(1c)