28 Agu 2026
warga Japura Bakti rela antri demi peroleh bantuan 3 karung beras
23 Agu 2026
Warga Belawa unjuk kreasi "Memperingati HUT RI ke 81"
22 Agu 2026
Meriahkan HUT RI ke 81 " Desa Asem suguhkan kesenian Daerah"
Meriahkan HUT RI ke 81 "Warga Picung gelar Karnaval "
21 Agu 2026
SDN 1 Sigong "Dukung penuh " Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah"
20 Agu 2026
Kuwu Mertapadawetan gelar acara penutupan KKN Mahasiswa UIN Syekh Nurjati Cirebon
Geliat Karang Taruna Jabang Tutuka Desa Mertapadawetan
5 Kemungkinan lesunya kibaran Sang Merah Putih...
19 Agu 2026
Rangkaian HUT RI ke 81 Astanajapura ditutup mini soccer
18 Agu 2026
MI Al-Hikmah Gelar Karnaval " Prestasi ditengah keterbatasan "
17 Agu 2026
Sang Bewara berkibar sempurna " HUT RI ke 81 Kecamatan Lemahabang Berjalan Hikmat "
Rohmin Dahuri hadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Annur
16 Agu 2026
Warga Ki Buyut Meriahkan HUT RI 81 " tetap ceria demi NKRI "
Nana Kencanawati "Isi Kemerdekaan dengan Membangun"
Antara Mitos dan Fakta "3 Desa di Kec Astanajapura "
13 Agu 2026
Kasdim 0620/ Kabupaten Cirebon resmikan jembatan Perintis Garuda desa Munjul
BUMdes Munjul Berkah " Keterbukaan kunci utama Keberhasilan"
12 Agu 2026
Kuwu Kendal " Perangkat tidak taat aturan silahkan mengundurkan diri "
11 Agu 2026
Rumah Ludes terbakar "Warga Sigong minta perhatian Pemerintah '
10 Agu 2026
Camat Astanajapura "Tanamkan rasa cinta Tanah Air "
7 Agu 2026
Antisipasi banjir "Aliran Sungai Singaraja Japura bakti " mulai normalisasi
6 Agu 2026
Perhatian Pemkab Cirebon disambut baik warga Munjul
Jelang HUT RI "Kecamatan Lemahabang gelar lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA"
4 Agu 2026
Camat Astanajapura gelar serah terima jabatan Kuwu Kendal
Bukan salah Presiden jika MBG ditiadakan "Rakyat sudah Paham"
3 Agu 2026
Petani Desa Cipeujeuh kulon gelar acara sedekah Bumi
1 Agu 2026
Warga Citemu suka cita sambut Nadran "Pesta Laut"
28 Jul 2026
Musyawarah Desa: Merancang Hari Esok dari Meja yang Sederhana
![]() |
| Kegiatan Musdes Pembentukan Tim Penyusun RKPDes 2027 Munjul |
Indomedianews.id - Pembangunan desa selalu bermula dari sebuah percakapan. Bukan percakapan yang gaduh, melainkan yang memberi ruang bagi setiap suara untuk didengar. Sebab masa depan tidak pernah lahir dari keputusan yang tergesa-gesa. Ia tumbuh dari musyawarah, dari kesediaan mendengarkan, dan dari keberanian menyusun langkah bersama.
Semangat itulah yang tampak di Balai Desa Munjul pada Jumat, 17 Juli 2026, ketika Pemerintah Desa Munjul menyelenggarakan Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Forum ini bukan sekadar memenuhi tahapan administratif sebagaimana diatur dalam perencanaan pembangunan desa. Ia menjadi penanda bahwa pembangunan harus dirancang sebelum dilaksanakan, dipikirkan sebelum diwujudkan.
Musyawarah dipimpin oleh Pemerintah Desa Munjul bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur perempuan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan semata urusan pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh warga.
Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun Anggaran 2027 menjadi langkah awal dalam menyusun arah pembangunan Desa Munjul untuk satu tahun mendatang. Tim inilah yang nantinya akan menghimpun aspirasi masyarakat, mengkaji kebutuhan desa, menyelaraskan program dengan RPJM Desa, serta merumuskan prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dalam forum tersebut, berbagai pandangan mengemuka. Ada yang berbicara mengenai infrastruktur, ada yang mengingatkan pentingnya pemberdayaan ekonomi, ada pula yang menaruh perhatian pada pelayanan dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perbedaan itu tidak dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai kekayaan yang harus dirangkai menjadi satu arah pembangunan.
Karena sesungguhnya, desa bukan dibangun oleh beton semata. Desa dibangun oleh kesepahaman. Jalan boleh diaspal, gedung boleh didirikan, tetapi tanpa kesediaan untuk duduk bersama dan menyusun masa depan secara kolektif, pembangunan hanya akan menjadi daftar pekerjaan yang kehilangan makna.
Melalui musyawarah ini, Pemerintah Desa Munjul menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses perencanaan pembangunan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. RKPDes Tahun Anggaran 2027 diharapkan menjadi dokumen yang tidak hanya memuat daftar kegiatan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat dan menjadi pedoman pembangunan yang berkelanjutan.
Di ruang musyawarah itu, barangkali yang terlihat hanya beberapa meja, kursi, lembar-lembar dokumen, dan orang-orang yang berdiskusi. Namun sesungguhnya, yang sedang disusun adalah sesuatu yang lebih besar: arah perjalanan sebuah desa. Sebab masa depan selalu dimulai dari keberanian untuk merencanakannya bersama.
