28 Agu 2026

warga Japura Bakti rela antri demi peroleh bantuan 3 karung beras

INDOMEDIANEWS - Pemerintah kembali menggulirkan program bantuan pangan berupa  beras kepada Masyarakat yang berhak untuk menerimanya.
Diharapkan dengan adanya bantuan dari pemerintah tersebut mampu meringankan beban Masyarakat di seluruh Nusantara.
Dengan bergulirnya program tersebut disambut antusias oleh Masyarakat diberbagai daerah, tidak terkecuali bagi warga Desa Japura bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.sejak pagi sebelum kantor desa dibuka, Masyarakat sudah berkumpul untuk memperoleh bantuan beras sebanyak 3 karung dalam setiap penerimanya ( KPM ) keluarga penerima manfaat.
Dari keterangan yang disampaikan koordinator Puskesos , untuk desa Japura bakti sebanyak 1943 penerima bantuan.

"Untuk program bantuan beras kali ini, ada sebanyak 1943 KPM yang berhak menerima bantuan beras, dimana setiap KPM menerima bantuan beras sebanyak 3 karung ( 30 Kg) "tutur Fadilah, Jum'at 28/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam penyaluran beras tersebut dilakukan sesuai ketentuan.

"Karena aturannya beras tersebut disalurkan sesuai jumlah KPM, maka kami laksanakan sesuai aturan, mungkin ada beberapa desa yang penyalurannya dilakukan secara merata atau dibagi dengan warga yang tidak menerima bantuan, itu karena adanya kebijakan, tetapi untuk di Japura bakti, kami menyalurkannya sesuai jumlah KPM, jadi sudah bisa dipastikan, bahwa setiap KPM menerima bantuan beras sebanyak 3 karung, yang sebelumnya program ini berupa 2 karung beras dan 4 liter minyak garong, tetapi untuk kali ini dirubah menjadi beras sebanyak 3 karung dan minyak gorengnya ditiadakan" jelasnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan warga saat penyaluran bantuan, maka pemdes dan Puskesos Japura bakti melaksanakan pembagian menjadi dua tahap, dimana setiap penyaluran dilakukan bergantian antar blok, dihari pertama pembagian adalah blok satu dan blok dua, setelah selesai maka berikutnya adalah blok 3 dan blok 4.
Hal tersebut merupakan salah satu upaya agar antrian warga tidak terlalu panjang dan sedikit meringankan beban kerja Puskesos.(1c)

23 Agu 2026

Warga Belawa unjuk kreasi "Memperingati HUT RI ke 81"

INDOMEDIANEWS - Sepanjang jalan utama Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, dipadati warga yang turut dalam acara karnaval dalam langka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 Tahun 2026.
Hampir sepanjang satu kilo meter peserta karnaval dengan berbagai busana dan kreasi mengundang decak kagum warga yang melintas dijalan yang tidak jauh dari obyek wisata Cikuya.

Peserta Karnaval dengan berbagai busana terlihat begitu mengagumkan, dari mulai busana adat daerah, busana perawat hingga busana jujurigan atau gerandong mencuri perhatian banyak pihak, terlebih dengan diiringi berbagai musik yang berbeda sesuai blok yang ada di desa tersebut.

Kuwu Belawa, Deni, sangat mengapresiasi semangat dan kreasi seluruh warganya yang penuh semangat dalam memeriahkan HUT RI ke 81.

"Tentunya kami sangat bangga dan mengapresiasi seluruh karya warga Belawa yang begitu luar biasa, mereka tidak mempedulikan berapa kocek yang harus dikeluarkan untuk membuat kreasi busana maupun replika dan hal lainnya, yang membuat kami merasa senang adalah semangat mereka yang terlihat sejak garis awal dibukanya pelaksanaan karnaval hingga garis akhir dan berkumpul dilapangan, semangat para warga tetap terlihat dengan tanpa hentinya mengeluarkan yel-yel yang berbeda dengan iringan musik yang berbeda pula"tuturnya, Minggu,23/08/2026

Dalam pelaksanaan peringatan HUT RI tahun ini,  pemdes membagikan kupun undian berhadiah secara cuma-cuma alyas gratis.

"Kami menyediakan kupon undian dan hadiah secara cuma-cuma, dan ternyata hasilnya sangat luar biasa,seluruh warga turun semua kelapangan, tentunya bukan semata memburu hadiah, tetapi turut serta merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81"tutur Kuwu Deni

Sementara itu, salah seorang warga sekitar yang konsen dalam hal seni budaya , Eman Suherman, sangat bangga dengan keikut sertakan hampir seluruh warga Belawa.

"para warga dengan susah payah dan tidak sedikit mengeluarkan dana hanya untuk membuat berbagai kreasi, yang semuanya demi memeriahkan HUT RI, hal itu tentunya merupakan sebuah kebanggaan yang patut untuk diapresiasi, warga tidak melihat jumlah dan apa bentuk hadiahnya, semuanya mereka lakukan semata demi memeriahkan dan memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, ini menandakan warga Belawa sangat guyub dalam menjalin persatuan dan kesatuan demi Indonesia tercinta" jelasnya. (1c)

22 Agu 2026

Meriahkan HUT RI ke 81 " Desa Asem suguhkan kesenian Daerah"

INDOMEDIANEWS - Karnaval dan seni burok memeriahkan peringatan HUT RI ke 81 Desa Asem, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Pagelaran tersebut merupakan acara penutup, dimana sebelumnya berbagai perlombaan digelar Pemdes Asem, yang lebih mengedepankan perlombaan has Agustusan.
Hal ini disampaikan Sekretaris Desa Asem, Arif Rahman saat mengawal karnaval dan Burok yang berkeliling di seluruh gang yang berada di desa setempat.

"Memenang sebelumnya ada beberapa acara atau perlombaan yang digelar pemerintahan desa dan Masyarakat desa Asem, dari mulai lomba makan kerupuk, pukul kendi hingga penpilan seni kreasi warga setempat, dan sebagai acara puncak atau penutup, kami menggelar karnaval dan pertunjukan seni burok, dimana karnaval ini berkeliling di seluruh gang yang ada di desa kami " tuturnya, Sabtu, 22/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, pertunjukan seni burok ini dipilih sebagai salah satu seni has yang ada di Cirebon.

"Memang sengaja kami hadirkan pertunjukan seni burok, karena menurut hemat saya, burok merupakan salah satu kesenian khas yang ada di kabupaten Cirebon , perbedaannya hanya terdapat dalam musiknya saja, jika jaman dulu burok itu identik dengan musik dog-dog atau genjeringan, sementara saat ini karena mungkin menyesuaikan dengan perkembangan jaman, burok tidak semata diiringi dengan seni Dog-dog, tetapi musik pendukungnya tidak ubahnya pertunjukan Organ atau sejenis musik dangdut, bahkan Masyarakat sangat senang dengan adanya karnaval dan burok, karena selain enak untuk didengar dan bisa bergoyang lebih asyik, warga yang memiliki putra-putri atau balita, bisa menaiki burok tersebut, intinya kami menginginkan makna kemerdekaan ini bisa dirasakan oleh seluruh warga Masyarakat" jelasnya.(1c)

Meriahkan HUT RI ke 81 "Warga Picung gelar Karnaval "

INDOMEDIANEWS - Warga masyarakat Picung pugur, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon menggelar lomba dan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 tahun 2026.
Dimulai dari halaman kantor desa setempat, ratusan warga dari 5 blok menampilkan berbagai yel yel dan kreasi dengan busana yang beragam.
Acara karnaval dibuka secara langsung oleh Kuwu Picung pugur, Saki dengan diawali pemotongan pita.
Dalam penuturannya, Kuwu Saki, menuturkan, bahwa untuk perayaan HUT RI tahun ini seluruh pembiayaannya berasal dari udunan dan sumbangsih seluruh warga setempat.

"Ditengah keterbatasan anggaran dan efesiensi oleh pemerintah Pusat, tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap memeriahkan HUT RI dengan penuh keceriaan, Alkhamdulillah, seluruh warga kami penuh semangat dan saling bahu membahu agar perayaan HUT RI tetap dapat dilaksanakan dengan kebersamaan yang terus terjalin antar warga" tuturnya, Sabtu,22/08/2026.

Lebih lanjut Saki menjelaskan, sebagai generasi muda sudah selayaknya dan wajib untuk menghargai dan menghormati jasa para pahlawan kemerdekaan.

"Kita sebagai Anak Bangsa wajib Hukumnya untuk menghormati dan menghargai jasa Pahlawan yang telah rela berkorban jiwa raga demi kemerdekaan Negeri ini, dan salah satu bentuk penghormatan kita adalah dengan merayakan HUT RI dengan penuh semangat, kami dari pemerintah Desa mengucapkan terimakasih atas peran serta seluruh warga Masyarakat, termasuk seluruh jajaran dan Lembaga Desa, momen ini bisa terlaksana dengan baik karena adanya rasa kebersamaan dan cinta tanah air"jelasnya.

Salah seorang warga yang turut memeriahkan acara tersebut, Yati, menyampaikan rasa senangnya dengan acara yang dilaksanakan dengan penuh suka cita.

"Kami warga Picung pugur sangat bersyukur, karena tahun ini masih bisa merayakan HUT RI dengan penuh keceriaan, semoga tahun yang akan datang kemeriahan ini akan semakin lebih meriah dan semarak" jelasnya.(1c)

21 Agu 2026

SDN 1 Sigong "Dukung penuh " Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah"

INDOMEDIANEWS - Melestarikan seni dan kebudayaan Daerah, perlu ditanamkan kepada seluruh generasi muda.
Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut, Disbudpar Kabupaten Cirebon mewujudkannya lewat Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).
Salah satu sekolah yang terpilih untuk mensukseskan program tersebut adalah SDN 1 Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Sebagai bentuk keseriusan Disbudpar dalam mensukseskan program tersebut, pada Hari Jum'at 21/08/2026 mendatangi SDN 1 Sigong dan melihat secara langsung latihan para siswa yang tengah bermain seni karawitan maupun pewayangan.

Dalam keterangan yang disampaikan perwakilan dari Disbudpar Kabupaten Cirebon, R.Moh Al Bana menuturkan rasa bangganya dengan semangat yang diperlihatkan para Siswa-siswi SDN 1 Sigong.

"Kami sangat bangga saat melihat secara langsung para siswa yang tengah berlatih kesenian, baik itu karawitan maupun pewayangan, kebanggaan kami karena melihat Generasi muda yang semangat dalam melestarikan seni dan Budaya Daerah, oleh karenanya melalui gerakan seniman masuk sekolah, diharapkan generasi muda mampu mempertahankan budaya daerah dan budaya warisan leluhur, jangan sampai budaya daerah ini sirna karena adanya perubahan zaman" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, keberhasilan para siswa ini karena adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, hususnya pihak sekolah dan pelaku seni.

"Tanpa adanya dukungan dan sentuhan tangan-tangan seniman, program kecintaan terhadap seni daerah tidak mungkin bisa terwujud, oleh karenanya, kami menghaturkan terimakasih dan penghargaan kepada Kepala SDN 1 Sigong, Bapak Dedi Junaedi dan pelaku seni Bapak Yoyo" jelasnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sigong, Dedi Junaedi, mengucapkan terimakasih kepada pihak Disbudpar Kabupaten Cirebon yang telah memilih SDN 1 Sigong sebagai salah satu sekolah yang ada di Cirebon timur masuk dalam program Gerakan Seniman Masuk Sekolah.

"Alkhamdulillah, Siswa-siswi SDN 1 Sigong sangat bersemangat untuk terus berlatih dan mengasah bakat seninya melalui berbagai pola yang kami terapkan,tentunya keberhasilan para siswa juga karena adanya dukungan dari berbagai pihak, baik itu keluarga, para pendidik termasuk pelatih seninya sendiri, dalam hal ini Bapak Yoyo, semoga dengan adanya kegiatan tersebut, semakin menambah semangat para siswa untuk berlatih dan mencintai kesenian Daerah" jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan pegiat seni Cirebon timur, Yoyo.

"Seni dan Budaya Daerah ini tidak boleh sirna dan harus kita lestarikan, salah satunya melalui penanaman rasa kecintaan terhadap seni daerah kepada generasi muda, oleh karenanya, kami para pelaku seni dengan penuh semangat memberikan berbagai pelatihan, dari mulai seni karawitan, pewayangan hingga vokal, Alkhamdulillah, para siswa didik kami sangat semangat untuk berlatih kesenian Daerah, semoga dengan cara ini seni budaya daerah tidak akan sirna dan tetap ada ditengah perubahan zaman" tuturnya .(1c)

20 Agu 2026

Kuwu Mertapadawetan gelar acara penutupan KKN Mahasiswa UIN Syekh Nurjati Cirebon

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, melepas 15 Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, setelah 40 hari lamanya melaksanakan kegiatan KKN di desanya.
Dalam pelepasan ke 15 Mahasiswa tersebut, Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif.AR menuturkan rasa terimakasihnya kepada seluruh Mahasiswa yang telah memberikan berbagai hal positif kepada warga dan Masyarakat Mertapadawetan secara menyeluruh.

"Kami atas nama pemerintah desa dan Masyarakat Mertapadawetan mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh Mahasiswa UIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah melaksanakan KKN di desa kami, banyak hal positif yang dapat kami pelajari dan bisa dikembangkan dimasa depan, peran Mahasiswa sangat penting dalam meniti kehidupan, terlebih lagi kehadiran mereka ( Mahasiswa-mahasiswa red ) disaat persiapan memeriahkan HUT RI ke 81, Acara yang mungkin baru tahun ini dirasa sangat meriah, salah satu kesuksesannya karena adanya peran serta para Mahasiswa" tuturnya.Kamis, 20/08/2026.

Dalam acara tersebut, Pemdes Mertapadawetan menerima cinderamata dan penghargaan dari seluruh Mahasiswa yang telah selesai melaksanakan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata selama kurun waktu 40 Hari.

"Penghargaan dan cinderamata yang diberikan oleh Mahasiswa tentunya akan memacu kinerja kami semakin tinggi, hususnya dalam memberikan edukasi kepada warga Masyarakat, salah satunya untuk meningkatkan rasa kecintaan terhadap kegiatan membaca, karena dengan membiasakan membaca, akan menambah wawasan dan keilmuan, semoga seluruh MAhasiswa yang telah menjalankan salah satu kewajibannya melalui KKN, akan mampu diejawantahkan dikemudian hari, satu pesan kami, walaupun telah selesai dan berpisah, silaturahmi tetap terjaga" pungkasnya.(1c)

Geliat Karang Taruna Jabang Tutuka Desa Mertapadawetan

INDOMEDIANEWS -Dengan tema semarak Kemerdekaan, Karang Taruna Jabang Tutuka bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 Tahun 2026.
Dengan semangat kemerdekaan, Karang taruna Jabang Tutuka Desa Mertapadawetan bergandengan tangan dengan para Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, yang tengah melaksanakan KKN, berbaur bersama pemdes dan Masyarakat menjadikan moment Kemerdekaan menjadi sesuatu yang sangat luar biasa.
Setelah sekian lama pakem, Karang Taruna Jabang Tutuka dibawah kepemimpinan Sutarno, kembali menggeliat dan menunjukan keberadaannya dengan mewujudkan kerja nyata, salah satunya memeriahkan HUT RI ke 81 dengan semarak.

"Kami dari Karang taruna dan Mahasiswa yang tengah melaksanakan KKN di Desa Mertapadawetan melakukan berbagai pembahasan dan pemograman, bagaimana caranya agar Peringatan HUT RI tahun ini bisa dilaksanakan dengan meriah tanpa membebani Masyarakat, dalam artian acara bisa meriah tapi anggarannya tidak melibatkan atau memberatkan Masyarakat " tuturnya.

Lebih lanjut Sutarno menuturkan, dengan niat dan keinginan yang kokoh, apapun bisa dilaksanakan tanpa harus memberatkan Masyarakat secara finansial.

"Seluruh anggaran kami peroleh dari sponsor dan kerjasama team, termasuk sumbangsih dari para Mahasiswa dan Pemerintahan Desa, intinya kami mengharapkan peran Karangtaruna itu bisa berjalan maksimal dengan menggali potensi yang ada, tanpa harus membenankan warga Masyarakat, kami yakin, dengan niat untuk berkarya dan membangun Desa, semuanya bisa terealisasi jika diawali dengan niat yang baik" tuturnya.

Untuk kembali mengembalikan ciri Agustusan, beberapa perlombaan tempo dulu kembali diadakan, seperti tarik tambang, balap karung, panjat pinang dan perlombaan lainnya yang tidak meninggalkan ciri khas Agustusan.

Sementara itu, Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif. AR mengapresiasi kinerja karang taruna yang dirasa sudah banyak perubahan.

"Selama ini mungkin keberadaan Karang Taruna tidak terlalu terlihat kinerjanya, namun Alkhamdulillah dengan adanya kepengurusan baru dibawah kepemimpinan saudara Sutarno, geliat karang taruna kembali terlihat, salah satu contoh nyatanya adalah disaat memeriahkan HUT RI ke 81, selain acaranya sangat meriah dengan berbagai lomba dan hal lainnya, juga penganggarannya tidak sampai meminta sumbangan kepada warga, inilah yang membuat kami merasa bangga, insyaAllah, peran karangtaruna terus baik dan bahkan lebih baik dari yang saat ini dirasa sangat baik" jelasnya.

5 Kemungkinan lesunya kibaran Sang Merah Putih...

Penulis : R .Agus Syaefuddin

Sudah 81 Tahun Indonesia Merdeka dan terlepas dari belenggu penjajahan yang dilakukan oleh Bangsa lain. Itu sebuah keniscayaan yang tidak bisa untuk dipungkiri. Dengan telah merdekanya kita dari prilaku para penjajah, maka pintu gerbang menuju kebahagiaan telah ada di depan mata.
81 Tahun yang lalu, seluruh Bangsa Indonesia mengangkat senjata melawan kebiadaban para penjajah, berkorban jiwa raga demi berkibarnya sang merah putih menuju kebebasan lahir batin.
Apakah kemerdekaan sudah benar menjadi kemerdekaan sesuai tujuan dan cita-cita para pejuang ?
Pertanyaan tersebut patut untuk dipertanyakan dan mendapat jawaban yang bukan bersifat fotomorgana semata.
Puluhan tahun kebelakang, kita sangat bangga untuk mengibarkan sang merah putih, disetiap sudut dan rumah penduduk, kaya, miskin, pejabat atau Rakyat jelata, semuanya bersatu penuh semangat mengibarkan sang merah putih.
Namun itu cerita dulu, saat ini semuanya telah berubah dan bahkan jauh berubah.
Betapa tidak, saat ini kita menyaksikan kibaran merah putih tersebut tidak semeriah puluhan tahun yang lalu.
Lantas timbul pertanyaan, mengapa semuanya bisa terjadi ?
Ada beberapa kemungkinan yang bisa kita simpulkan sesuai dengan nalar dan pemikiran kita masing-masing.
1. Mungkin Rakyat Indonesia sudah sedikit memudar rasa Nasionalisnya.
2. Mungkin Rakyat Indonesia sudah merasa banyak dikecewakan oleh prilaku para elit politik dan penguasa yang kerap membuat sakit hati Rakyat.
3. Mungkin Rakyat Indonesia sudah banyak merasa dikecewakan oleh kebijakan Para pemimpin yang duduk di pemerintahan.
4. Mungkin Rakyat Indonesia sudah muak karena kerap dijanjikan sesuatu yang pada kenyatannya tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
5. Mungkin Rakyat Indonesia sudah terlalu lama memendam penderitaan dan merasa dijajah oleh Bangsa Sendiri.

Masih banyak kemungkinan dan kemungkinan lainnya yang mungkin terlalu banyak untuk dikatakan sebuah kemungkinan.
Tahun ini, Bangsa Indonesia , merayakan Hari Kemerdekaan yang ke 81, usia yang sudah bukan muda lagi, bahkan bisa dikatakan sudah bangkotan, sayangnya dengan usianya yang semakin tua, Rakyat bawah tetap menjadi Rakyat bawah, tidak ubahnya saat masih dijajah oleh Bangsa lain.
Ironisnya, dalam peringatan HUT RI yang ke 81 ini, Rakyat melalui gerakan Mahasiswa memberikan kado manis berupa demo atau unjuk rasa, yang isinya menyampaikan keluhan dan keinginan untuk adanya sebuah perubahan demi kesejahteraan, Keadilan dan kemakmuran bagi seluruh Anak Bangsa, dan keadilan, kesejahteraan hingga kemakmuran bukan hanya menjadi milik golongan atas, atau pemangku kebijakan dan pemilik kekuasaan.
Tulisan diatas hanya sepersekian yang mewakili kenyataan yang ada di Negeri ini.

19 Agu 2026

Rangkaian HUT RI ke 81 Astanajapura ditutup mini soccer

INDOMEDIANEWS - Dalam rangka memperingati HUT RI ke 81, Kecamatan Astanajapura menggelar acara  lomba mini soccer tingkat kecamatan.
Perlombaan tersebut diikuti oleh 20 team dari berbagai unsur, termasuk pemerintahan desa dan elemen lainnya.
Pertandingan yang digelar di lapangan mini soccer Desa Sidamulya, bergemuruh saat team dari PGRI Kecamatan Astanajapura berhadapan dengan team Koramil Astanajapura, dimana dalam pertandingan tersebut dimenangkan oleh team dari PGRI dengan skor 3-0.
Walaupun pertandingan tersebut sifatnya persahabatan dan hanya memeriahkan HUT RI, ternyata sportifitas tetap menjadi yang utama, bahkan sempat terjadi protes yang dilakukan pemerintahan Desa Japura Kidul, yang merasa teamnya dirugikan saat berhadapan dengan pemerintahan Desa Mertapadakulon.namun pertandingan dilanjutkan dan keduabelah pihak dapat menerima hasil karena sifatnya hanya memeriahkan HUT RI.

Usai acara, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, mengucapkan terimakasih atas peranserta dari seluruh elemen yang telah mensukseskan berbagai acara dari mulai persiapan menjelang perhelatan HUT RI ke 81 hingga akhir acara yaitu pertandingan mini soccer .

"Kami bangga dan apresiasi seluruh elemen Masyarakat yang telah mensukseskan berbagai acara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81" tuturnya 19/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, selama pelaksanaan ajang lomba yang digelar kecamatan, berjalan dengan baik karena adanya rasa kebersamaan dari seluruh pihak.

"Peringatan HUT RI ini bisa berjalan baik karena adanya kebersamaan yang terjalin dengan baik,dan di penghujung acara yang diisi dengan pertandingan mini soccer, semua yang hadir maupun peserta terlihat bersuka cita, bukan hadiah atau juara yang menjadi tujuan utama, namun kebersamaan, persatuan dan kesatuan adalah hal yang utama, Dirgahayu Republik Indonesia, patri rasa cinta Tanah Air dan isi kemerdekaan dengan membangun, berkarya dan berprestasi"jelasnya ( 1c)

18 Agu 2026

MI Al-Hikmah Gelar Karnaval " Prestasi ditengah keterbatasan "

INDOMEDIANEWS - Segudang prestasi telah diraih MI Al-Hikmah , Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Perkembangan dunia pendidikan KeAgamaan melaju pesat dengan berbagai inovasi dan kreasi yang ditunjukan para Siswanya dalam meraih berbagai penghargaan dari beberapa momen atau acara yang digelar, hususnya dalam acara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam peringatan HUT RI ke 81, para siswa MI - Al-Hikmah berhasil mendapatkan beberapa prestasi atau juara hususnya dalam lomba gerak jalan tingkat SD/MI SE kecamatan Astanajapura.
Hal tersebut disampaikan Kepala MI Al-Hikmah, Muhammad Nurlani, saat ditemui disela acara karnaval yang dilaksanakan dalam setiap tahunnya.

"Alkhamdulillah, dalam setiap tahunnya para siswa kami selalu mendapat prestasi yang sangat membanggakan, dalam perayaan HUT RI Ke 81, Siswa-siswi kami mendapat beberapa juara dalam perlombaan gerak jalan tingkat kecamatan Astanajapura, yaitu, juara 1 dan juara 2 untuk putra, dan juara 2 untuk putri, bahkan untuk pelaksanaan Jambore, siswa kami pun memperoleh tiga penghargaan, ada dua penghargaan untuk juara satu, dan satu penghargaan untuk juara 3, ini semua berkat kerja keras dan semangat para siswa dan pendidik dalam meningkatkan pola belajar dan mengajar" tuturnya.Selasa, 18/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, pihaknya senantiasa menanamkan rasa cinta tanah air melalui berbagai hal yang positif.

"Kami senantiasa menanamkan rasa cinta tanah air kepada seluruh Siswa yang mengemban pendidikan di MI Al-Hikmah, salah satunya melalui peringatan HUT Republik Indonesia yang ke 81 dan bertepatan dengan Ulang Tahun MI Al-Hikmah yang ke 76. oleh karenanya, kami beserta seluruh pendidik dan wali murid, menggelar acara karnaval dan berbagai perlombaan yang dipusatkan dihalaman depan sekolah, Alkhamdulillah kegiatan kami ini mendapat dukungan penuh dari seluruh wali murid, bahkan banyak pula para Orang tua siswa yang mengenakan berbagai busana daerah atau moderen, semuanya demi memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81 dan HUT MI Al-Hikmah ke 76" jelasnya.

Sayangnya capaian prestasi tersebut tidak dibarengi dengan kondisi sarana belajar dan mengajar yang memadai.
Dari pantauan Media, bukan saja gedung sekolahnya yang kurang memadai, sarana lainnyapun, termasuk bangku sekolah yang terlihat sudah banyak yang harus segera diperbaiki.

"Kami sudah mengajukan permohonan kepada Dinas terkait agar sekolah kami dilakukan perbaikan atau rehab, karena memang kondisinya sangat memperihatinkan, kami sangat berharap, pemerintah atau instansi terkait segera mengabulkan permohonan untuk segera melakukan rehab atau perbaikan sarana belajar mengajar MI Al-Hikmah agar lebih baik dan semakin meningkatkan para pendidik ataun pelajar dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar" harapnya .(1c)

17 Agu 2026

Sang Bewara berkibar sempurna " HUT RI ke 81 Kecamatan Lemahabang Berjalan Hikmat "

INDOMEDIANEWS - Pengibaran sang Merah Putih di Halaman Pendopo Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, berjalan dengan penuh suka cita.Anggota Paskibraka Kecamatan berhasil dengan sempurna mengibarkan sang Merah Putih dengan disaksikan ratusan pasang mata yang hampir memenuhi halaman pendopo setempat.
Rasa bangga dan bahagia manakala sang merah putih berkibar sempurna dibawah langit biru dengan diiringi alunan lagu Indonesia Raya oleh paduan suara TP PKK Desa Belawa yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dan tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, mengajak kepada seluruh Anak Bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan hal positif dan membangun.

"Momen kemerdekaan harus kita jadikan sebagai langkah awal menuju perubahan yang terus membaik dari yang sudah baik, kita sebagai generasi penerus harus melaksanakan pesan para pendiri Bangsa, untuk membangun dan berkarya demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh Rakyat Indonesia" tuturnya, Senin,17-08-2026.

Lebih lanjut Yuyun menuturkan, peran serta semua pihak untuk membangun Negeri merupakan satu keniscayaan.

"Pantang menyerah dan tetap berkreasi juga berkarya harus  terus kita lakukan, menghargai jasa pahlawan bukan hanya lewat kata atau tulisan, namun harus diwujudkan lewat kerja nyata dan keikhlasan dalam membangun Negeri, tanamkan rasa cinta tanah air dan patri dalam sanubari, jangan lupakan sejarah dan tetap jaga NKRI melalui persatuan dan kesatuan" jelasnya.

Dalam pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih, bertindak selaku Komandan upacara, Serka Sobani ( Anggota Koramil Lemahabang ) pembaca teks Pancasila, Akp Ade Tomas (Plt Kapolsek Lemahabang ) pembaca teks pembukaan UUD 45, Peltu Dedi Herawan ( Anggota Koramil Lemahabang ) dan dimeriahkan paduan suara TP PKK Desa Belawa .

Sementara itu, Wakil Ketua FKKC Kabupaten Cirebon, sekaligus Kuwu Cipeujeuh Kulon, H.Lili Mashuri, menuturkan pesannya kepada seluruh generasi Bangsa.

"Kita sebagai Anak Bangsa, wajib hukumnya untuk menghormati, menghargai dan mentauladani para pejuang kemerdekaan, kita ada saat ini karena adanya jasa para pahlawan, mereka rela mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai bentuk penghargaan adalah melalui kerja nyata dan menanamkan cinta tanah air, jalin persatuan dan kesatuan, tetap berkarya dan berjuang sesuai kemampuan yang dimiliki" tuturnya.

Usai pelaksanaan pengibaran sang merah putih, acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti pembagian hadiah bagi para pemenang lomba paska pelaksanaan acara inti, dan penghargaan kepada penggiat seni, Eman Suherman, dan ketua FKDC,Mujib yang konsen dan peduli akan keberadaan difabel.
Acara pun diakhiri dengan acara tabur bunga di makam pahlawan Sirna Laya, yang berada di Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.(1c)

Rohmin Dahuri hadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Annur

INDOMEDIANEWS - Anggota DPR-RI , Rohmin Dahuri, hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Annur yang berada di Kedung Subur, Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.kehadiran wakil Rakyat di acara tersebut mendapat sambutan dari warga dan tokoh Ulama sekitar.
Keberadaan Masjid tersebut sangat didambakan oleh Masyarakat sebagai salah satu tempat ibadah yang lama dinantikan.
Dalam pemaparannya, Rohmin Dahuri mengharapkan, agar keberadaan Masjid dapat dijadikan sebagai salah satu sarana tempat ummat berkumpul, bukan saja dalam hal ibadah sehari-hari, namun bisa dijadikan sebagai tempat dimana Warga Masyarakat dapat melaksanakan kegiatan keagamaan, baik itu pengajian umum maupun hal positif lainnya.

"InsyaAllah, dalam waktu tidak terlalu lama Masjid Annur ini dapat selesai pembangunannya, tentunya setelah pembangunnya selesai, Masjid ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga Masyarakat, tidak semata hanya untuk dijadikan sebagai tempat Sholat, namun bisa digunakan untuk kegiatan Agama lainnya, baik itu pengajian umum ataupun kajian keAgamaan yang sifatnya untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT" tuturnya. Senin,17/08/2026.

Wakil Rakyat yang sangat peduli dengan keAgamaan tersebut sangat berharap, keberadaan sarana Ibadah atau atau lainnya, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk tujuan yang positif.

"Kami sangat konsen dengan hal yang sifatnya keAgamaan, karena dengan Agama yang kokoh dan ketakwaan yang kuat, akan menjadikan kehidupan kita selalu dalam rel yang benar, oleh karenanya, dengan adanya fasilitas atau sarana keAgamaan yang memadai, dapat menarik minat generasi muda untuk semakin meningkatkan rasa kecintaan terhadap nilai-nilai Agama yang sesuai dengan ajaran dan wejangan para pemuka Agama, dan saya secara pribadi sangat berterimakasih atas undangan yang diberikan, hingga pada kesempatan yang berbahagia ini saya dapat hadir sekaligus melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Annur, InsyaAllah, apa yang kita lakukan hari ini mendapat Ridlo dan limpahan pahala dari Allah SWT"tuturnya.

Sementara itu, Panitia Pembangunan Masjid Annur, KH.Dr.Farid Wazdi, sangat berterimakasih atas kehadiran Bapak Rohmin Dahuri diacara pembangunan Masjid sekaligus peletakan batu pertama.

"Kehadiran beliau sangat membanggakan bagi warga kami, karena dengan kehadirannya tentunya menambah semangat dan kegigihan warga untuk segera memiliki sebuah tempat ibadah atau Masjid yang memadai, karena dengan adanya sarana yang memadai, tentunya akan berpengaruh baik bagi Ummat untuk semakin meningkatkan nilai ibadah atau kegiatan keagamaan lainnya, InsyaAllah, dengan hadirnya Masjid ini, akan berdampak positif bagi semua pihak, termasuk generasi muda untuk lebih mencintai dan semangat dalam melaksanakan ibadahnya" jelasnya.

16 Agu 2026

Warga Ki Buyut Meriahkan HUT RI 81 " tetap ceria demi NKRI "

INDOMEDIANEWS - Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia bergemuruh di seantero Nusantara, dari mulai tingkat Pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan , Desa , bahkan RT,semuanya bersatu padu dalam turut memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81 Tahun 2026.
Hal ini pun terlihat di RT 26 GG Kibuyut, Desa Lemahabang kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Dengan penuh kesederhanaan namun tetap meriah, warga Ki Buyut menggelar berbagai acara, dengan diawali kegiatan jalan santai yang diikuti oleh seluruh Warga sekitar.
Hadir dalam pembukaan jalan santai, Ketua TP PKK Desa Lemahabang kulon, Mira Lestari yang didampingi Ketua RT 026, Mumung.
Dalam sambutannya, ketua TP PKK Lemahabangkulon, mengucapkan rasa terimakasih dan penghargaannya kepada seluruh warga Kibuyut yang penuh semangat dalam merayakan HUT RI ke 81.

"Saya sebagai Ketua TP PKK, sangat bangga dengan semangat warga Kibuyut yang begitu bersemangat dan bersatu padu dalam Perayaan HUT RI ke 81, walaupun penuh dengan kesederhanaan, namun tetap meriah, bahkan yang membuat saya terharu, walaupun hanya setingkat RT, hadiahnya sangat luar biasa, ini menandakan warga Kibuyut sangat guyub dan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan" tuturnya, Minggu, 16/08/2026.

Sementara itu, Ketua RT 026, Mumung, sangat berterimakasih kepada seluruh warga Kibuyut, terlebih lagi peran serta dan semangat kaum muda dan ibu-ibunya yang terus memberikan dukungan hingga terlaksananya acara peringatan HUT RI ke 81.

"Peran serta seluruh warga Ki Buyut sangat luar biasa, terlebih lagi kaum mudanya, mereka secara gotong royong dan penuh semangat terus berupaya maksimal agar peringatan HUT RI ini tetap meriah walaupun sederhana, bahkan kaum Ibu dan Bapak-bapak yang ada di Kibuyut sangat bersemangat dari mulai persiapan hingga pelaksanaan berbagai kegiatan, ini menandakan kalau warga Kibuyut ini sangat bersatu, walaupun ditengah kondisi perekonomian yang sangat tidak menentu, namun tidak menyurutkan semangat para warga untuk menjadikan momen kemerdekaan ini sebagai salah satu yang spesial" jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang panitia HUT RI ke 81, Lisa.

"Kami generasi muda Kibuyut tentunya menghaturkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut mensukseskan acara ini, tanpa adanya dukungan dan peran serta dari seluruh lapisan Masyarakat, maka tidak mungkin acara ini bisa terealisasi, kepada para Donatur dan pihak yang telah menyokong acara ini, sekali lagi kami mengucapkan terimakasih, semoga Tahun yang akan datang acaranya bisa semakin lebih meriah" tuturnya.(1c)

Nana Kencanawati "Isi Kemerdekaan dengan Membangun"

INDOMEDIANEWS -Menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh Rakyat Indonesia. Pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Negara ini sudah banyak melakukan perubahan yang mengutamakan kepentingan Rakyat diatas segalanya.
Sambutan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi Gerindra, Hj Nana Kencanawati, saat menggelar acara peringatan HUT RI ke 81 yang dilaksanakan dihalaman kediamannya pada Minggu, 16/08/2026.

Wakil Rakyat yang dikenal sangat peduli terhadap Masyarakat Bawah ini mengharapkan seluruh lapisan Anak Bangsa untuk tetap bersatu dan memperkokoh kebersamaan dengan tanpa membeda-bedakan terlebih lagi Agama maupun hal lainnya.

"Hari ini, menjelang peringatan HUT RI ke 81, kami menggelar berbagai acara yang memang selalu dilaksanakan dalam setiap tahunnya disaat menjelang pelaksanaan puncak yang akan dilaksanakan besok ( 17/08/2026) kegiatan tersebut sebagai bentuk kecintaan kami terhadap Negeri, kami menginginkan makna kemerdekaan ini dirasakan seluruh Rakyat Indonesia, semua Anak Bangsa harus bergembira dan senantiasa menjunjung tinggi nilai kebangsaan, salah satunya melalui semarak Kemerdekaan yang kita kemas dengan berbagai kegiatan positif" tuturnya.

Lebih lanjut Nana Kencanawati mengharapkan peran seluruh Rakyat Indonesia untuk turut bersama-sama membangun Negeri.

"Dibawah Kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto, Negeri ini sudah banyak berubah dan maju dalam berbagai bidang, baik itu Pendidikan, Kesehatan, Swasembada pangan, Perekonomian dan hal positif lainnya, semuanya bisa terealisasi dengan baik, tentu karena adanya dukungan dari seluruh Rakyat Indonesia, oleh karenanya kami mengharapkan dukungan tersebut jangan sampai berhenti, terlebih saat ini banyak beredar informasi yang belum tentu kebenarannya, oleh karenanya kami berpesan kepada seluruh Anak Negeri agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar dan akan merugikan kita sendiri" jelasnya.

Nana Kencanawati pun mengajak semua pihak untuk mematri rasa kecintaan terhadap Negeri dan tidak melupakan sejarah.

"Kita ada saat ini karena jasa para pejuang kemerdekaan , oleh karenanya sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk tetap mengenang dan menghargai jasa para pejuang kemerdekaan, mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal yang positif dan membangun" pungkasnya. (1c)

Antara Mitos dan Fakta "3 Desa di Kec Astanajapura "


Penulis :R.Agus Syaefuddin

Setiap Desa memiliki cerita dan keunikan yang terkadang tidak masuk nalar namun tetap dipercaya dan sulit untuk dipungkiri.
Bahkan ada beberapa desa yang memiliki mitos dan dipercaya dari zaman ke zaman dan tidak terpengaruh oleh adanya perkembangan zaman.
Di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, ada beberapa desa yang memiliki keunikan yang terus dipercaya dan menjadi perbincangan hingga saat ini.
Cerita ini turun temurun dan terus dilestarikan lewat mulut ke mulut dari warga setempat.

1.Desa Kanci, merupakan sebuah desa yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Kantor Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Konon menurut berbagai cerita, kanci memiliki keistimewaan yang terus lestari hingga saat ini, diantaranya adalah dipercaya, bahwa di Desa Kanci tidak bisa dipimpin oleh kepala Desa atau Kuwu secara berkelanjutan ( 2 kali kepemimpinan secara berturut-turut ) . Keistimewaan lainnya adalah, seorang Kuwu tidak diperbolehkan untuk melakukan takziah jika ada warganya yang meninggal dunia, bahkan keluarganya sendiri, kecuali si mayat sudah dikebumikan, dan keunikan lainnya adalah jika ada yang meninggal dunia, maka kerandanya tidak diperbolehkan lewat di depan kantor kuwu ( Wallahua'lam)

2.Desa mertapadawetan, yang jaraknya pun tidak terlalu jauh dari Kantor kecamatan Astanajapura. Dari berbagai obrolan dan cerita warga, bahwa desa Mertapadawetan tidak bisa dipimpin oleh Kuwu yang salah dalam bertindak, karena jika Kuwu melakukan kesalahan maka resikonya adalah usianya tidak akan panjang, bahkan kematian terjadi disaat jabatan Kuwu tersebut belum berakhir, dalam artian jika ingin memimpin di desa mertapadawetan maka harus berperilaku baik dan tidak melakukan kesalahan yang sifatnya berat ( Wallahua'lam)

3.Desa Kendal, merupakan desa yang memiliki cerita unik yang hampir sama dengan desa kanci, yang membedakan adalah menurut berbagai cerita, Kendal tidak pernah memiliki kuwu mantan, hal ini dikarenakan, dalam perjalanan Kuwu selama ini, jika kuwu menduduki jabatan dua periode, maka Kuwu tersebut akan meninggal dunia sebelum masa jabatannya berakhir, oleh karenanya di Kendal dikenal tidak memiliki kuwu mantan (Wallahua'lam)

Keunikan tiga desa tersebut selalu menjadi perbincangan yang selalu ramai dibicarakan, terlebih saat menjelang pemilihan kepala desa atau Kuwu.

Tentang kebenarannya mungkin hanya bersifat suatu kebetulan, namun dipercaya oleh berbagai kalangan, bahwa hal tersebut memang benar adanya.

Jika menilik pada cerita diatas, maka ada kearifan yang harus kita sikapi dengan bijak.
Sejarah dan keunikan desa menjadi sebuah cerminan, bahwa dalam meniti kehidupan yang sifatnya duniawi, harus didasari dengan rasa keikhlasan untuk mengabdi dan jangan dijadikan sebuah jalan menuju kekayaan atau jabatan semata.
Kehidupan itu ada akhirnya, jabatannya itu ada batasnya dan kepastian takdir Illahi Takan ada yang bisa membendung.
Apakah cerita tersebut benar-benar atau tidak, semuanya dikembalikan pada keyakinan dan kepercayaan masing-masing.kesimpulan dari babad atau cerita tersebut adalah pesan leluhur yang harus dijaga, bahwa seorang pemimpin harus memiliki jiwa sosial tinggi dan jangan memanfaatkan kedudukan untuk memperkaya diri. (Wallahua'lam)

13 Agu 2026

Kasdim 0620/ Kabupaten Cirebon resmikan jembatan Perintis Garuda desa Munjul

INDOMEDIANEWS -Jembatan perintis yang berlokasi di dusun 1 Blok manis, Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon ,merupakan jembatan yang dapat menghubungkan Desa Munjul, Sidamulya dan Cipeuejuh kulon diresmikan pada Kamis, 13/08/2026.
Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Kasdim 0620/Kabupaten Cirebon, Mayor Arm Sulkhan, didampingi Danramil Astanajapura, Kapten Cke Agung Prayogo, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, R.Cakra Suseno, Kuwu Munjul, Chaerudin dan unsur terkait lainnya.

Dengan diresmikannya jembatan perintis Garuda yang bertepatan dengan menjelang HUT RI ke 81 tersebut, diharapkan akan lebih mempermudah masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dan perkembangan desa.

Hal tersebut disampaikan Kasdim 0620/ Kabupaten Cirebon, Mayor Arm Sulkhan.

"Alkhamdulillah, dengan telah diresmikannya jembatan perintis Garuda yang ada di Desa Munjul tersebut , diharapkan akan lebih mempermudah masyarakat dalam meningkatkan taraf perekonomian, karena dengan tersedianya jembatan yang dapat menghubungkan beberapa desa tersebut, tentunya berdampak positif pada perkembangan desa, hususnya dalam peningkatan perekonomian Masyarakat, kami berharap jembatan ini bukan saja bermanfaat, namun bisa dijaga dan dirawat secara bersama-sama agar keberadaannya awet dan terus bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu panjang" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Munjul, Chaerudin mengucapkan terimakasih atas peran serta TNI yang telah membangun Jembatan sebagai penunjang aktifitas warga sekitar.

"Kami dari jajaran pemerintahan desa dan Masyarakat Munjul, mengucapkan terimakasih atas apa yang telah diberikan TNI dalam hal pembangunan jembatan sepanjang 12 meter, Mudah-mudahan dengan hadirnya jembatan ini semakin mempermudah Masyarakat dalam berlalulintas yang aman, selain itu tentunya bisa menjadi salah satu penunjang peningkatan perekonomian Masyarakat, semoga hadirnya jembatan tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik dan sama-sama dijaga agar keberadaannya bertahan lama"tuturnya.(1c)

BUMdes Munjul Berkah " Keterbukaan kunci utama Keberhasilan"

INDOMEDIANEWS -Mengelola sebuah usaha diperlukan mental dan kejujuran yang tinggi.ini pula yang dilakukan BUMdes Munjul  Berkah , Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon dalam mengembangkan berbagai usaha yang telah dijalani selama kurun waktu 5 Tahun. ( 2022-2026 )
Selama kurun waktu tersebut, saat ini BUMdes Munjul menjadi salah satu BUMdes percontohan karena telah mampu mengembangkan berbagai usahanya hingga tidak saja menghasilkan PADesa yang bernilai tinggi, juga bisa memberikan penghasilan tetap yang mampu mengeluarkan operasional yang bernilai tinggi juga.
Dari berbagai informasi yang didapat, BUMdes Munjul dalam setiap bulannya mampu mengeluarkan biaya operasional sebesar rata-rata Rp.75.000.000.
Dalam keteranggannya, Direktur BUMdes Munjul Berkah, Iin Rusnaeni, menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya agar keberadaan BUMdes dapat menopang pengembangan desa.

"Alkhamdulillah, saat ini keberadaan BUMdes Munjul berkah telah berkembang dengan pesat, ada beberapa program atau Usaha BUMdes yang diunggulkan adalah bergerak di bidang Internet desa,pertanian, peternakan,layanan publik dan kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya dengan Samsat dan BRI, dari semua usaha yang kami kembangkan mampu memberikan penghasilan kepada seluruh pengurus BUMdes , anggota BUMdes dan biaya operasional lainnya sebesar kurang lebih Rp.75.000.000 dalam setiap bulannya " tuturnya, Kamis, 13/08/2026

Saat ini BUMdes tengah melakukan program kerja berupa penanaman jagung di lahan seluas 2 hektar dan pendirian warung atau kios kuliner.

"Warung kuliner saat ini tengah dilaksanakan pembangunnya, bahkan tempat atau warungnya sudah menjadi milik BUMdes ( Bukan Sewa -red ) diharapkan dengan adanya warung kuliner dapat meningkatkan penghasilan BUMdes hingga berdampak pada PADesa, dimana selama kurun waktu 3 tahun keberadaan BUMdes, kami sudah mampu memberikan masukan untuk PADesa sebesar rata-rata Rp.50.000.000 sampai Rp .75.000.000 dengan aset BUMdes yang dimiliki sebesar Rp.2.6 Milyar" tuturnya.

Yang patut dibanggakan adalah keberadaan BUMdes Munjul Jaya tidak semata mampu memberikan masukan PADes yang bernilai tinggi, bahkan mampu memberikan kesejahteraan kepada anggotanya sesuai UMR, hebatnya lagi, para manager unit mendapatkan kendaraan impentaris.

Saat ditanya bagaimana cara atau kunci hingga BUMdes dapat berjalan dengan baik, Iin Rusnaeni, menuturkan dengan penuh semangat.

"Modalnya adalah adanya keterbukaan informasi publik, jujur, semangat dan keyakinan untuk mengembangkan usaha, selain itu ada cara yang kami lakukan dan diwajibkan kepada seluruh pengurus BUMdes, dimana setiap pagi atau dimulainya kinerja, diwajibkan untuk membaca Al-Quran surat pendek, minimal 3 ayat, selain itu tentunya yang perlu ditanamkan adalah, jangan sampai mempunyai niat hidup dari BUMdes,tetapi bagaimana caranya bisa mengembangkan dan membangun BUMdes lebih baik dan terus membaik dari tahun ketahunnya" pungkasnya.(1c)

12 Agu 2026

Kuwu Kendal " Perangkat tidak taat aturan silahkan mengundurkan diri "

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, berupaya untuk melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan kinerja jajaran perangkat desa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai tupoksi yang diemban.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Kendal, Taufiq Hidayat, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa,11/08/2026.

"Saat ini saya mengemban amanat untuk memimpin di desa Kendal, oleh karenanya saya mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai seorang kuwu, dalam hal ini menata dan melaksanakan pembenahan, termasuk penertiban administrasi dan memaksimalkan kinerja jajaran perangkat desa" tuturnya.

Dirinya mengharapkan dan mewajibkan kepada seluruh jajaran perangkat desa untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, baik itu pengadministrasian maupun masuk dan keluar kantor sesuai aturan.

"Perangkat desa itu memiliki tanggung jawab dan kewajiban sesuai jabatan yang diemban, selain itu perlu mematuhi aturan kinerja, karena kita ini digajih oleh Pemerintah, maka sudah sepatutnya aturan yang telah ditetapkan harus dipatuhi, salah satu contoh dalam jam kerja, ketentuannya sudah jelas, jam berapa masuk kantor dan jam berapa pulang kantor, jika ada perangkat yang tidak mematuhinya, maka silahkan untuk mengundurkan diri, ini kami lakukan semata untuk melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik, jika perangkat mematuhinya, maka tidak ada alasan untuk kami melakukan tindakan, sangsi ini hanya diberlakukan bagi perangkat desa yang tidak mau mematuhi aturan yang ditetapkan, semuanya semata demi meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat, semoga apa yang saya terapkan ini bisa dijadikan motifasi dan memecut semangat kerja yang maksimal" pungkasnya.(1c)

11 Agu 2026

Rumah Ludes terbakar "Warga Sigong minta perhatian Pemerintah '

INDOMEDIANEWS - Kesedihan terlihat jelas diwajah pria kelahiran 1968 ( Rasim) suami dari Illah Hasilah ( 52 Tahun ) pasangan suami yang merupakan warga Blok Anjun, RT 28/08 Desa Sarajaya , Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Betapa tidak, pasangan suami istri ini harus menanggung kesedihan karena rumah tinggalnya ludes dilalap si jago merah, pada Rabu pagi , sekitar pukul 03.00 WIB, 5 Agustus 2026.

Saat ditemui di kediamannya yang hangus terbakar, Rasim menuturkan terkait peristiwa terbakarnya rumah yang selama ini didiaminya.

" Kebakaran itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 03.00, diduga api berasal dari kamar belakang yang dijadikan gudang penyimpanan barang, mungkin karena adanya kosleting listrik, yang mengakibatkan terjadinya percikan api, dan percikan tersebut mengenai kasur yang berada tepat dibawah lampu yang koslet, akhirnya mengeluarkan api hingga semakin membesar dan mengakibatkan terbakarnya rumah kami " jelasnya.Selasa,11/08/2026

Bahkan dari keterangan yang disampaikan, hampir seluruh barang yang ada ludes terbakar.

"Semuanya ludes terbakar kang, dari mulai sertifikat rumah hingga barang elektronik , hanya satu unit motor yang dapat diselamatkan, bahkan KTP anak dan surat surat lainnyapun ikut terbakar, namun demikian kami tetap bersyukur, karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kami kehilangan harta benda, oleh karenanya, kami mohon bantuannya dari pemerintah, untuk bisa meringankan beban kami, agar rumah yang terbakar bisa kami perbaiki kembali" lanjutnya.

Pria yang mengais rejeki di kantin SMKM ini mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak Muhammadiyah, dalam hal ini pak Hadi.

" Kami dan keluarga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pak Hadi, ini sangat membantu , bahkan setiap hari pak Hadi selalu menelpon kami dan menanyakan tentang keadaan kami, beliau selalu memberi semangat, dan menegaskan agar rumah yang terbakar segera dilakukan perbaikan, InsyaAalh pasti ada jalan , karena dibalik musibah pasti ada hikmahnya, itu kata beliau" tuturnya.

Sementara itu, Kasatgas Desa Sigong, Mulyadi yang datang dilokasi, menegaskan, bahwa pihak desa telah berupaya berkomunikasi dengan berbagai pihak agar dapat memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya terbakar.

"Kami dari Pemerintah Desa Sigong sudah berkomunikasi dan melayangkan surat kepada Dinsos, Baznas dan pihak lainnya, InsyaAllah, apa yang kami lakukan akan menghasilkan sesuatu yang memang diperlukan bagi warga yang terkena musibah, bahkan dari Dinsos sendiri sudah turun kelapangan dan melihat sendiri kondisi rumah yang terbakar ini ' jelasnya. (1c)

10 Agu 2026

Camat Astanajapura "Tanamkan rasa cinta Tanah Air "

INDOMEDIANEWS -Lomba gerak jalan tingkat SD sederajat dilaksanakan jajaran pemerintahan kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Lomba gerak jalan tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke 81 Tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin menuturkan pentingnya menanamkan cinta tanah air, salah satunya melalui peringatan HUT RI.

"Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan peringatan HUT RI ke 81, melalui momen gerak jalan yang diikuti oleh 101 peserta dari tingkat SD,SMP, SMA sederajat sekecamatan Astanajapura diharapkan mampu meningkatkan rasa cinta tanah air dan menjalin persatuan kesatuan demi Nusantara, dalam perlombaan ini bukan juara atau kemenangan yang diutamakan, namun rasa kebersamaan dan peranserta yang menjadi utama" jelasnya.Senin, 10/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, sebagai generasi muda diwajibkan untuk mencintai Tanah Air sepenuh hati 

"Rasa cinta tanah air dan menghargai jasa para pejuang kemerdekaan harus tetap tertanam dalam jiwa raga, ditengah perkembangan zaman, jangan sampai kultur dan tradisi kita sebagai anak Bangsa terkikis dengan dalih moderenisasi, karena pada hakekatnya, kita adalah sebagai Bangsa besar, yang senantiasa menghargai dan menghormati seluruh jasa dan perjuangan para pejuang dan pendiri Bangsa, yang rela berkorban jiwa raga demi Kemerdekaan Republik Indonesia" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta lomba gerak jalan dari MI-Alhikmah, Fauziyyah, menuturkan rasa senangnya karena tahun ini dirinya bisa turut memeriahkan HUT RI dengan menjadi peserta lomba gerak jalan.

"Senang dang bangga, karena tahun ini merupakan kali pertama saya bisa menjadi peserta lomba gerak jalan, semoga tahun kedepannya kegiatan ini akan semakin semarak lagi" harapnya.(1c)

7 Agu 2026

Antisipasi banjir "Aliran Sungai Singaraja Japura bakti " mulai normalisasi

INDOMEDIANEWS -Salah satu upaya meminimalisir terjadinya banjir disaat musim penghujan, aliran sungai singa raja yang berlokasi di dusun 3, Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, mulai dilakukan normalisasi.
Upaya tersebut dilakukan, karena disetiap kali datang musim penghujan, desa Japura Bakti kerap dilanda banjir hingga banyak merendam rumah penduduk.
Dengan adanya normalisasi diharapkan banjir yang menjadi langganan di Desa Japura Bakti bisa diminimalisir.
Hal ini disampaikan Kuwu Japura Bakti, Haerudin, saat ditemui dikantornya, Jum'at, 07/08/2026.

"Mudah-mudahan setelah adanya normalisasi sungai ini, setidaknya bisa meminimalisir terjadinya banjir " tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, setelah dilakukan normalisasi, diharapkan kesadaran Masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan bisa lebih ditingkatkan.

"Yang terpenting Masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan sama - sama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, karena apapun upaya yang dilakukan, jika kesadaran Masyarakatnya dalam menjaga lingkungan masih rendah, maka dampaknya tidak akan maksimal, oleh karenanya, mari kita bersama-sama merawat dan menjaga Desa Japura Bakti agar terus membaik dan lebih baik lagi, bukan hanya sebatas menjaga kebersihan lingkungan, namun kondusifitas dan kebersamaan harus tetap terjaga, intinya kami akan terus berupaya melakukan hal terbaik demi perkembangan dan kemajuan Desa Japura Bakti" pungkasnya. (1c)

6 Agu 2026

Perhatian Pemkab Cirebon disambut baik warga Munjul

INDOMEDIANEWS -Akibat Hujan angin yang terjadi pada awal tahun 2026, rumah salah seorang warga Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Roboh.
Kejadian tersebut mengundang perhatian pemerintah  Kabupaten Cirebon.
Sebagai wujud perhatian tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon, melalui PMI ( Palang Merah Indonesia ),  kecamatan Astanajapura dan pemerintahan Desa Munjul, melakukan bantuan perbaikan rumah milik Lisna Saadah yang berlokasi di blok pesantren, Desa Munjul .

Dalam keterangannya, Kuwu Munjul, Chaerudin, mengucapkan rasa terimakasih atas perhatian dan bantuan dari pihak Pemda Cirebon, dalam hal ini PMI.

"Kami dari pemerintahan Desa Munjul menghaturkan rasa terimakasih kepada beberapa pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuannya atas peristiwa robohnya rumah milik Ibu Lisna Saadah, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban dan bisa memiliki rumah yang layak, kepada Ibu Sri Heviyana dari PMI Kabupaten Cirebon, Bapak Deni Syafrudin , Camat Astanajapura dan pihak-pihak lainnya yang telah memberikan bantuan baik berupa materi maupun lainnya" tuturnya, Kamis, 06/08/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Astanajapura, Deni Syafrudin.

"Kami mewakili Pemerintahan Kabupaten Cirebon, tentunya akan berupa semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian kepada seluruh warga Masyarakat dalam hal apapun, termasuk salah satunya adalah yang tengah kami laksanakan, yaitu memberikan bantuan berupa rehab rumah salah seorang warga Munjul yang rumahnya roboh akibat hujan deras yang terjadi pada awal tahun 2026, semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan minimalnya bisa sedikit meringankan beban warga untuk kembali memiliki rumah yang layak dan aman" jelasnya.

Sementara itu, penerima bantuan rehab rumah, Lisna Saadah,sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan oleh terkait.

"Kepada pak Kuwu Munjul, Pak Camat , Ibu Hevi dan masyarakat yang telah membantu, kami mengucapkan terimakasih, tanpa adanya bantuan tersebut tentunya akan sulit sekali melakukan perbaikan rumah, Alkhamdulillah, dengan adanya bantuan yang diberikan, saya merasa sangat bahagia, semoga apa yang telah diberikan akan mendapat balasan berlimpah dari Allah SWT " tuturnya lirih. (1c)

Jelang HUT RI "Kecamatan Lemahabang gelar lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA"

INDOMEDIANEWS- Gemuruh menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terlihat diberbagai daerah.tidak terkecuali di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Memeriahkan HUT RI ke 81 Tahun 2026, acara diawali dengan digelarnya lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA. Mengambil setart di halaman kantor desa Sindang laut dan Finis di halaman alun-alun Lemahabang, sebanyak 96 peserta dari berbagai sekolah yang ada di Kecamatan Lemahabang, mengikuti lomba gerak jalan dengan penuh semangat.

Dari informasi yang disampaikan ketua panitia HUT RI, H.Rian Aryanto, beberapa acara akan dilaksanakan selama perhelatan peringatan HUT RI ke 81.

"Ada beberapa acara yang kami laksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai pembukanya adalah dilaksanakannya lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA yang diikuti oleh 96 peserta dari beberapa sekolah yang ada di Wilayah Kecamatan Lemahabang, tentunya akan ada acara lainnya yang akan dilaksanakan setelahnya" tuturnya, Kamis, 06/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dalam momen peringatan HUT RI ini diharapkan semua lapisan Masyarakat turut memeriahkannya dengan jiwa patriotisme tinggi.

"Momen kemerdekaan ini harus dijadikan sebagai pemicu semangat dalam mengisi dan meniti kehidupan sehari-harinya, terutama menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan semangat juang dan kebersamaan, kita songsong masa depan yang lebih baik dan lebih baik lagi" tuturnya.

Sementara itu, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, mengajak semua lapisan Masyarakat untuk memegang teguh persatuan dan kesatuan tanpa ada unsur perbedaan.

"Memeriahkan HUT RI tidak semata dengan menyuguhkan hiburan yang meriah, namun harus menanamkan rasa cinta tanah air, bersatu padu dan saling membantu dalam kebaikan, itulah modal utama kita dalam mengisi kemerdekaan, tanpa adanya persatuan dan kesatuan, apapun yang kita cita-citakan akan berat untuk diwujudkan, oleh karenanya dihari dimana seluruh Rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan, semangat untuk membangun Bangsa jangan pernah pudar, karena kita adalah Bangsa yang besar, maka besarkan pula niat kita untuk terus berbakti bagi Nusa dan Bangsa" jelasnya.(1c)

4 Agu 2026

Camat Astanajapura gelar serah terima jabatan Kuwu Kendal

INDOMEDIANEWS -Pemerintah kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menggelar acara serah terima jabatan, penjabat Kuwu Kendal, Irwanto, kepada Kuwu terpilih Taufiq Hidayat.
Acara yang dilaksanakan diaula kantor Desa setempat, dihadiri seluruh jajaran lembaga dan pemerintahan Desa Kendal pada Selasa,04/08/2026.
Serah terima jabatan disaksikan langsung Camat Astanajapura, Deni Syafrudin dan unsur muspika lainnya.
Usai pelaksanaan serah terima jabatan, Pj Kuwu Kendal, Irwanto mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh jajaran perangkat desa yang telah membantu dirinya selama menjabat Kuwu Kendal.

"Saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin baik selama ini, selain itu, kami mohon maaf barangkali selama saya menjabat Kuwu, banyak hal yang kurang berkenan, Alkhamdulillah, hari ini tugas dan tanggungjawab saya sebagai Pj Kendal telah selesai, dan saatnya desa Kendal dipimpin oleh Bapak Taufiq Hidayat , dengan rasa hormat, kami mengucapkan selamat bertugas pada pak Kuwu Taufiq, semoga amanah dan dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebaik mungkin" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Taufiq Hidayat,mengucapkan terimakasih atas dukungan dan sokongan dari semua pihak yang telah membantu hingga dilaksanakannya pelantikan dirinya sebagai Kuwu Kendal.

"Atas ijin Allah, saya saat ini menjabat sebagai kuwu Kendal setelah acara serah terima jabatan dari Pj Kuwu Irwanto, semoga selama saya menjabat Kuwu, dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin " jelasnya .

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dalam kepemimpinannya, ada beberapa sekala prioritas yang akan dilakukannya.

"Penertiban administrasi desa, perbaikan kinerja dari tingkat RT, Kader hingga perangkat desa, diharapkan dengan adanya peningkatan kinerja, pelayanan terhadap Masyarakat semakin baik, intinya kami mengharapkan adanya pemerintahan desa yang bersih dan terbebas dari kepentingan yang sifatnya pribadi maupun golongan, InsyaAllah apa yang diharapkan akan mampu tereujud dengan adanya dukungan dari semua pihak, baik itu lembaga desa maupun Masyarakat Kendal sendiri, doakan selama saya menduduki jabatan senantiasa diberikan petunjuk jalan terbaik dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT" tutur Taufiq.

Usai acara, Camat Astanajapura Deni Syafrudin mengucapkan selamat bertugas kepada Kuwu terpilih.

"Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Taufiq Hidayat sebagai Kuwu PAW Desa kendal, laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan paik, selama memimpin Desa Kendal jangan sungkan untuk selalu berkomunikasi dengan pihak kecamatan, hususnya jika ada sesuatu yang dirasa kurang dimengerti" tuturnya 

Lebih lanjut Deni menuturkan, selama memimpin Desa berusahalah untuk melaksanakan kewajiban sesuai aturan.

"Intinya bekerjalah sesuai mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan, jadilah pelayan yang baik dan teruslah berusaha untuk menjadikan desa Kendal lebih baik dari yang sudah baik" jelasnya. (1c)

Bukan salah Presiden jika MBG ditiadakan "Rakyat sudah Paham"

Penulis : R.Agus Syaefuddin

Hiruk pikuk keberadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selalu panas untuk dijadikan bahan obrolan atau perbincangan ditengah perekonomian yang kian tidak menentu.
Keberadaan MBG menimbulkan dua penilaian yang berbeda, ada yang pro, tidak sedikit pula yang kontra.
Kita lihat sisi positifnya tentang keberadaan program MBG.

1.Atasi stunting & gizi buruk,
Anak sekolah & balita dapat asupan protein, sayur, buah tiap hari. Harapannya angka stunting turun karena banyak kasus diantaranya adalah disebabkan orang tua tidak mampu membeli lauk bergizi.
2.Bantu beban orang tua,
Buat keluarga kurang mampu, tidak perlu pusing memikirkan bekal. Bisa mengalihkan uang jajan buat kebutuhan lain, seperti buku, seragam, kesehatan.
3.Dorong ekonomi lokal
Dapur MBG + bahan baku wajib dari petani/peternak/UMKM sekitar. Bisa jadi pasar tetap buat desa. Petani sayur, peternak telur, ayam sudah memiliki pangsa pasar yang jelas.
4.Meningkatkan konsentrasi belajar.
Tidak ada lagi Anak masuk sekolah dengan perut kosong. Yang berdampak kurang fokus belajar 
5. Pemerataan gizi.
Anak kaya & miskin makan menu yang sama di sekolah. Mengurangi kesenjangan.

Sayangnya, tidak selalu hal yang positif berdampak positif , harus ada evaluasi yang berkelanjutan dengan memperhatikan persoalan yang terjadi di lapangan.

2. Sisi KONTRA / Tantangan MBG.

1.Anggaran 
Dana untuk MBG nasional menyedot anggaran triliunan. Banyak yang khawatir menggerus anggaran pendidikan, kesehatan, atau infrastruktur desa dan lain.
2.Masalah distribusi & kualitas
Rawan telat datang, menu monoton, kurang higienis, atau tidak cocok di daerah 3T. Apalagi jika dapurnya jauh, makanan bisa basi.
3.Potensi korupsi/kolusi
Proyek sebesar ini rawan "main" di tender dapur, suplier, dan menu. Perlu pengawasan ketat dari warga & BPK.
4.Ketergantungan
Takutnya orang tua jadi lepas tangan soal gizi anak. "Beranggapan sudah ada MBG". Padahal pendidikan gizi di rumah tidak kalah penting.
5.Belum merata & belum siap SDM
Ahli gizi, juru masak, tenaga dapur masih kurang.  Terlebih di Desa terpencil yang  susah dijangkau.

Progran MBG akan tercapai dengan baik, jika semua pelaku kebijakannya mengutamakan kepentingan orang banyak dan mengesampingkan kepentingan pribadi.
Sayangnya banyak kasus terjadi ditengah program andalan pemerintah ini, dari terjadinya banyak keracunan akibat MBG, sampai koruptor yang tertangkap pun karena MBG.

Sehebat apapun program yang digulirkan, jika dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki moral, maka hasilnya akan sia-siakan.

Dari dua penilaian tersebut, perlu adanya pertimbangan dengan mengutamakan hari nurani dan bukan ego.
Jika sekiranya lebih banyak masalahnya ketimbang manfaatnya, tidak ada salahnya program tersebut ditiadakan, toh Masyarakatpun sudah paham, bahwa program yang dijadikan prioritas utama oleh orang Nomor satu di Republik ini sangat baik.hanya saja dirusak oleh mereka yang tidak memiliki rasa kecintaan terhadap Republik ini.

3 Agu 2026

Petani Desa Cipeujeuh kulon gelar acara sedekah Bumi

INDOMEDIANEWS - Puluhan petani Desa Cipeujeuh kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar acara sedekah Bumi, sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang berlimpah.
Acara yang digelar di lapangan blok kliwon dusun 5, dihadiri pula oleh Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, unsur pertanian, pemerintahan desa dan Masyarakat setempat.
Keberhasilan panen tidak terpengaruh dengan adanya musim kemarau, hal tersebut disampaikan salah seorang petani, yang akrab disapa wa Bodong.

"Alkhamdulillah, walaupun masuk musim kemarau, hasil panen para petani yang ada di desa cipeujeuh kulon terbilang sangat luar biasa, betapa tidak, untuk lahan seluas satu hektar mampu menghasilkan padi sebanyak enam ton, dimana dalam satu tahun kami mampu melakukan panen padi sebanyak dua kali" tuturnya, Senin,03/08/2026.

Lebih lanjut wa bodong menuturkan, keberhasilan panen yang berlimpah tersebut, tidak lepas dari peran pemerintah pusat hingga daerah yang mendukung sepenuhnya tentang keberadaan petani.

"Perhatian pak Kuwu terhadap kinerja para petani sangat luar biasa, hingga menghasilkan panen padi yang berlimpah, selain itu kami para petani sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat yang berperan besar dalam mensejahterakan para petani, selain kami dimudahkan untuk memperoleh pupuk dengan harga murah, hasil padi kami pun dihargai lumayan tinggi, untuk gabah basah saja pertonnya bisa dihargai Rp. 740, sedangkan untuk gabah kering dihargai Rp.840, oleh karenanya sebagai bentuk syukur kami, para petani menggelar acara sedekah bumi, dengan harapan kedepannya hasil panen kami akan semakin berlimpah" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Cipeujeuh kulon, H.Lili Mashuri sangat berterimakasih kepada seluruh petani yang telah berusaha maksimal dan berhasil melaksanakan tanam padi hingga panen yang berlimpah.

"Jasa para petani ini patut kita hargai sepenuh jiwa, karena merekalah kita dapat menikmati hasil bumi berupa padi yang berkualitas, saya sebagai Kuwu tentunya akan mendukung penuh kepada para petani, agar setiap kali mulai menanam padi hingga panen akan menghasilkan kualitas padi atau beras yang baik, dan hari ini kami dari pemerintahan desa bersama para petani dan Masyarakat menggelar acara sedekah bumi, sebagai bentuk Syukur atas capaian hasil panen yang berlimpah, semoga kedepannya hasil panen petani akan semakin berlimpah" jelasnya.(1c)

1 Agu 2026

Warga Citemu suka cita sambut Nadran "Pesta Laut"

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, siap menyambut pesta Laut yang akrab disebut Nadran.
Pesta laut tersebut sebagai tanda syukur atas segala berkah yang diperoleh selama melaut dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah.
Dalam setiap pelaksanaan Nadran tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai Karnaval, pentas seni budaya hingga mengarungi lautan dengan menyerahkan berbagai sajen yang salah satunya adalah persembahan kepala kerbau.tradisi tersebut merupakan wujud penghargaan kepada para leluhur dan Tuhan yang Maha Kuasa.
Dalam acara Nadran atau pesta laut, tentunya tidak sedikit biaya yang dikeluarkan, baik yang berupa udunan para Nelayan itu sendiri, termasuk adanya bantuan dari Anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang konsen terhadap pelaksanaan pesta adat atau tradisi daerah, yang terus dipertahankan ditengah perkembangan zaman.

Kemeriahan pesta laut tersebut dirasakan oleh seluruh lapisan Masyarakat, hususnya para nelayan.
Bahkan dari informasi yang disampaikan ketua BPD Citemu, Lukman, menuturkan, dalam acara tersebut perputaran uang selama Nadran nilainya sangat luar biasa.
"Untuk acara Nadran , kami perkirakan perputaran uang bisa mencapai angka 2.5 Miliar Rupiah, dimana uang itu bergulir dari mulai hiburan burok sebanyak 12 grup, hiasan setiap gang atau blok, seragam kaos atau busana sesuai blok masing-masing, berbagi makanan antar warga , hingga sawer warga kepada para seniman atau artis yang diundang, belum lagi keuangan untuk persiapan lainnya" tuturnya.Sabtu,01/08/2026.

Lebih lanjut Lukman menjelaskan, besaran anggaran tersebut merupakan bentuk Syukur para Nelayan atas hasil yang diperoleh selama kurun waktu satu tahun.

"Masyarakat sangat bersuka ria dengan pelaksanaan Nadran atau pesta laut, oleh karenanya sebagai bentuk syukur, Masyarakat tidak peduli sebesar apa anggaran yang harus dikeluarkan, karena pada dasarnya semua ini sebagai bentuk syukur, dengan pelaksanaan pesta laut yang dilaksanakan setiap tahun sekali ini, merupakan bentuk penghargaan kami terhadap adat istiadat dan warisan para leluhur, oleh karenanya, kami sebagai Masyarakat Nelayan akan terus mempertahankan tradisi ini ditengah perkembangan zaman yang kian berubah" jelasnya.

Lukman pun berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu terealisasinya acara Nadran di Desa Citemu.

"Kami atas nama warga Masyarakat Citemu mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya acara tahunan ini, baik kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Anggota Dewan yang sangat respek dengan adanya acara Nadran, kini tugas dan tanggung jawab generasi muda untuk terus mempertahankan dan melestarikan, agar tradisi Nadran tidak punah dan hanya meninggalkan kenangan" pungkasnya.(1c)




28 Jul 2026

Musyawarah Desa: Merancang Hari Esok dari Meja yang Sederhana

Kegiatan Musdes Pembentukan Tim Penyusun RKPDes 2027 Munjul

Indomedianews.id - Pembangunan desa selalu bermula dari sebuah percakapan. Bukan percakapan yang gaduh, melainkan yang memberi ruang bagi setiap suara untuk didengar. Sebab masa depan tidak pernah lahir dari keputusan yang tergesa-gesa. Ia tumbuh dari musyawarah, dari kesediaan mendengarkan, dan dari keberanian menyusun langkah bersama.

Semangat itulah yang tampak di Balai Desa Munjul pada Jumat, 17 Juli 2026, ketika Pemerintah Desa Munjul menyelenggarakan Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Forum ini bukan sekadar memenuhi tahapan administratif sebagaimana diatur dalam perencanaan pembangunan desa. Ia menjadi penanda bahwa pembangunan harus dirancang sebelum dilaksanakan, dipikirkan sebelum diwujudkan.

Musyawarah dipimpin oleh Pemerintah Desa Munjul bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur perempuan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan semata urusan pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh warga.

Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun Anggaran 2027 menjadi langkah awal dalam menyusun arah pembangunan Desa Munjul untuk satu tahun mendatang. Tim inilah yang nantinya akan menghimpun aspirasi masyarakat, mengkaji kebutuhan desa, menyelaraskan program dengan RPJM Desa, serta merumuskan prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai pandangan mengemuka. Ada yang berbicara mengenai infrastruktur, ada yang mengingatkan pentingnya pemberdayaan ekonomi, ada pula yang menaruh perhatian pada pelayanan dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perbedaan itu tidak dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai kekayaan yang harus dirangkai menjadi satu arah pembangunan.

Karena sesungguhnya, desa bukan dibangun oleh beton semata. Desa dibangun oleh kesepahaman. Jalan boleh diaspal, gedung boleh didirikan, tetapi tanpa kesediaan untuk duduk bersama dan menyusun masa depan secara kolektif, pembangunan hanya akan menjadi daftar pekerjaan yang kehilangan makna.

Melalui musyawarah ini, Pemerintah Desa Munjul menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses perencanaan pembangunan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. RKPDes Tahun Anggaran 2027 diharapkan menjadi dokumen yang tidak hanya memuat daftar kegiatan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat dan menjadi pedoman pembangunan yang berkelanjutan.

Di ruang musyawarah itu, barangkali yang terlihat hanya beberapa meja, kursi, lembar-lembar dokumen, dan orang-orang yang berdiskusi. Namun sesungguhnya, yang sedang disusun adalah sesuatu yang lebih besar: arah perjalanan sebuah desa. Sebab masa depan selalu dimulai dari keberanian untuk merencanakannya bersama.