14 Apr 2026

BUPATI DAN WAKIL BUPATI CIREBON RENCANA HADIRI HALAL BIHALAL DPC PSIB KAB CIREBON

INDOMEDIANEWS- Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Cirebon (DPC-PSIB) selenggarakan Halal Bihalal yang ke-7 pada Hari Minggu tanggal 19 April 2026 bertempat di Sekretariat DPC PSIB Kabupaten Cirebon Jl. Villa Intan I- Perumahan Trusmiland Desa Battembat Kecamatan Tengah tani Kabupaten Cirebon.


Dalam pelaksanaan  tersebut, dijelaskan oleh Ketua Panita Penyelenggara H. Selamat, S.Sos di dampingi Sekteraris Panitia Upendi, S.H.

"penyelenggaraan tersebut sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan dan Undangan kepada Instansi pemerintahan Kabupaten Cirebon dari mulai Bupati, sampai Muspika Kecamatan Tengah tani dan Kuwu Battembat, semoga pelaksanaan ini berjalan lancar dan minta dukungan semua pihak, lebih jelasnya terkait Surat Pemberitahuan dan undangan dapat ditanyakan kepada Bapak Mustamd. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A. selaku Ketua Bidang Hukum DPD PSIB Provinsi Jawa Barat dan beliaulah yang berkordinasi langsung dengan pak Bupati dan Muspika Kecamatan Tengah tani" tuturnya.


Sementara disela kesibukannya,  Ketua DPC PSIB Kabupaten Cirebon  Marwah, S.ST., M.M. yang   juga sebagai Kasi yanmas  merangkap Plt Kasi Kesos Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramyu. mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan demi terselenggaranya acara Halal Bihalal yang ke-7 ini, semoga amal baiknya dibalas oleh Allah SWT.


Ditempat terpisah, Ketua Bidang Hukum DPD PSIB Provinsi Jawa Barat Adv. Mustamid. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A. membenarkan dirinya yang melakukan kordinasi dengan Bupati Cirebon Drs.. H. Imron, M.Ag. bertemu secara langsung dirumah dinasnya Jl. R.A. Kartini Kelurahan Kejaksan Kota Cirebon beliau menyatakan siap akan hadir pada Hari Minggu tanggal 19 April 2026 pada acara Halal Bihalal DPC PSIB Kabupaten Cirebon.

pihaknya juga telah melakukan kordinasi terkait pengamanan dengan Kapala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Cirebon Imam Ustadi, S.Si., M.Si., Kapolsek Kedawung Kompol H. Ahmad Nasori dan Pak Danramil Tengahtani juga Kuwu Battembat.


Lanjut dikatan Mustamid, pihaknya menyebutkan terkait nama-nama yang diundang adalah Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Cirebon, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon, Diskominfo Kabupaten Cirebon, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Kadis BPBD, Camat Tengah tani, Kapolsek Kedawung, Danramil, Kuwu Battembat dst.


Sementara itu, Kordinator lingkungan Dodi Wairatama dan Sutana, menyambut baik dan merasa bangga dilingkunganya akan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta pejabat lainnya,


"kami berharap beliau semuanya akan hadir" tuturnya.

Dodi bersama warga rencana akan menyempaikan keluhan warga terkait banjir dan Fasilitas umum kepada Bupati  Cirebon dan jajarannya. (1c)

11 Apr 2026

Halal bihalal pelaku seni Kota/Kab Cirebon "Perbedaan itu indah"

INDOMEDIANEWS - Halal bihalal keluarga besar sanggar seni gita pakuan pimpinan Eman Suherman. 
Dikemas dengan penuh kesederhanaan, acara Halalbihalal sekaligus silaturahmi para pemangku seni tradisional yang bertempat di kediaman Bapak Eman Suherman tersebut diharapkan mampu menjalin tali persaudaraan dibawah panji kebersamaan yang dibalut dalam nuansa daerah, dengan harapan seni tradisional tidak terkikis oleh perkembangan jaman yang begitu pesat perubahannya.
Sanggar seni  Gita Pakuan dibawah pimpinan Bapak Eman Suherman berupaya untuk tetap mempertahankan dan melestarikan keberadaan seni tradisional atau seni daerah warisan para leluhur.
Dalam pemaparannya, Pimpinan Sanggar Seni Gita Pakuan, Eman Suherman, dalam berkesenian jangan sampai menghilangkan adanya perbedaan, karena perbedaan itu harus ada dalam berkesenian agar tercipta simfoni yang yang menyatu.

"Perbedaan itu harus tetap ada, hususnya dalam hal berkesenian, mengapa demikian, karena jika dalam satu pentas seni hanya ada satu alat seni, semisal hanya ada gendang saja atau hanya ada suling saja, tentunya hanya dengan ada satu alat tidak akan menghasilkan simfoni yang asyik untuk dinikmati, maka seni itu akan terdengar syahdu atau asyik untuk didengarkan jika terdapat beberapa alat musik, itulah maksud dari jangan sampai perbedaan itu ditiadakan, karena Allah sendiri telah menciptakan beberapa perbedaan, contoh yang sangat dekat adalah lima jari yang kita miliki posisi dan bentuknya sudah jelas berbeda" jelasnya, Sabtu, 11/04/2026.

Dengan prakata awal tersebut, Eman menjelaskan, Bahwa pelaku Seni jangan sampai terpecah hanya karena adanya perbedaan, baik dalam pemahaman seni maupun hal lainnya.

"Ajang silaturahmi dan Halal bihalal ini merupakan salah satu upaya kita sebagai pelaku seni untuk terus berupaya agar seni tradisional tidak musnah dari peradaban, Alkhamdulillah, dihari yang baik ini, hadir beberapa pelaku seni dan Budayawan dari Kota dan Kabupaten Cirebon, hanya sebagai pengingat, Napak tilas terus dilestarikannya berawal dengan tidak melupakan awal mula keinginan untuk melestarikan seni daerah, dan mengenal sosok seniman jaman dahulu, yaitu keberadaan sosok Abah Tasmin yang telah berkesenian dalam bentuk Reog atau angklung sejak tahun 1955, dan kebetulan saya merupakan penerus kelima dari sosok Abah Tasmin" tuturnya.

Lebih lanjut Eman Menghapkan, dengan diadakannya halal bihalal dan silaturahmi tersebut, selain bertemunya para pelaku seni, juga saling bercerita tentang pengalaman termasuk pemahaman tentang sejarah seni itu sendiri.

"Seni itu perlu dipahami secara menyeluruh, baik awal atau legenda tentang perjalanan terkait sejarah seni itu sendiri, yang tidak kalah pentingnya adalah apa dan bagaimana kita memahami filosofi seni itu sendiri, Alkhamdulillah, melalui ajang Silaturahmi ini kita lebih memahami arti seni daerah yang selama ini terus dilestarikan oleh para pelaku seni, semoga dengan semangat kebersamaan, seni atau tradisi Daerah tidak akan terkikis dan tetap lestari di Negeri tercinta,hususnya untuk seni dan Budaya Cirebon" pungkasnya.(1c)

10 Apr 2026

Perang Amerika-Israel vs Iran " tak lepas dari Agama ?"

Penulis : R. Agus Syaefuddin

Jika dianalisis lebih jauh, aktor utama perang AS-Israel dengan Iran; pertama, Donald John Trump (lahir 14 Juni 1946) adalah pebisnis, presenter acara realitas, dan politikus Amerika Serikat yang menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45 (2017) hingga (2021) dan ke-47 sejak 2025. Ia adalah satu-satunya yang menjadi Presiden Amerika Serikat yang sebenarnya belum pernah berpengalaman memegang jabatan politik sama sekali; 

kedua, Benjamin Netanyahu (lahir 21 Oktober 1949) adalah seorang Perdana Menteri Israel sejak Desember 2022, yang menjabat dari (1996-1999) dan (2009-2021) hingga kini, yang terkenal sangat kontroversial.

Kedua tokoh ini adalah penyebab utama terjadinya perang yang hingga kini masih berlanjut. Akibatnya, semakin meluas dan mungkin memicu Eropa dan dunia Barat secara umum terlibat dalam konflik tersebut, mengingat mereka menjadi bagian dari sekutu Amerika Serikat. Tentu banyak negara tidak menginginkan hal ini terjadi terhadap dunia Barat.

Jika perang tidak segera berhenti, maka ketegangan akan semakin meningkat dengan lonjakan harga minyak dan energi. Jelas, konflik di Timur Tengah semakin mengganggu pasokan energi. Sebab kemungkinan negara-negara di kawasan Teluk akan bersatu dengan Iran menutup jalur perdagangan sebagai pasokan minyak utama melalui Selat Hormuz, yang mana jalur tersebut menjadi lalu lintas perdagangan minyak dunia.

Dari peristiwa tersebut, kita sebagai Manusia saat ini lebih mementingkan politik dan keuntungan dengan mengesampingkan arti kemanusiaan.

Betapa tidak, rasa kemanusiaan kita dikalahkan dengan sesuatu yang berujung pada untung rugi yang dikemas dengan berbagai dalih, bahkan ada yang mengatasnamakan Hak membela ataupun sesuai Agama tertentu .

Sebagai Manusia telah dianugerahi Tuhan untuk memiliki Iman dan akal, itu sebuah keniscayaan yang membedakan antar Manusia dengan Hewan 

Andai kita mau mengesampingkan ego dan kepentingan pribadi atau golongan, mungkin peperangan tersebut tidak akan pernah terjadi, sayangnya rasa kemanusiaan kita kerap dikalahkan dengan sesuatu yang bersifat kepentingan pribadi maupun golongan.

Ironisnya, disadari atau tidak, perang yang terjadi saat ini kerap dijadikan sebuah landasan yang bahkan mengatasnamakan ajaran Agama dan kepercayaan suatu kaum.

Fakta yang tidak bisa dipungkiri, kekejaman zionis yang didukung Amerika selalu menyasar umat atau Negara Muslim.

Andai saja Negara Muslim bersatu, tidak munggkin Kaum Zionis atau Amerika berani melakukan penyerangan yang membabi buta bahkan melanggar Resolusi PBB, hanya saja hingga saat ini baru Negara Iran yang berani melakukan perlawanan secara nyata, hingga akhirnya para zionis dan Amerika seolah menjadi Negara yang sangat super , yang tidak akan ada satu Negara pun yang berani menentangnya.

Terlepas dari peperangan yang terjadi saat ini, muncul berbagai penilaian yang disampaikan beberapa pakar bahkan pengamat, yang menjelaskan tentang mengapa Israel berani melakukan serangan atau lebih tepatnya adalah pembantaian, karena apa yang mereka lakukan telah tertulis dalam Bimbel atau kita yang mereka percaya, bahwa semakin cepat Dunia ini menuju kehancuran, hususnya kehancuran Umat Islam, maka semakin cepat pula Yesus sebagai juru penyelamat akan turun ke muka bumi.

Sementara dalam kalangan Islam pun ada yang menjelaskan, bahwa semakin cepat kehancuran ini terjadi, maka Imam Mahdi akan segera turun kemuka bumi 

Inilah yang menjadi perdebatan dan kekhawatiran jika peperangan disangkut pautkan dengan Agama.

Semoga kita semua sebagai Manusia yang berakal, mampu menggunakan akal kita dengan baik dan tidak mengesampingkan arti kemanusiaan.

9 Apr 2026

BPN dan DPMD apresiasi Desa Mertapadawetan tertib Administrasi Pertanahan

INDOMEDIANEWS -Upaya penertiban administrasi Desa terus digalakan demi terciptanya iklim pemerintahan yang mengutamakan data sesuai dengan keberadaannya.
Salah satunya adalah terkait penertiban dan penyelesaian persoalan kepemilikan tanah yang berlokasi di area blok manis yang lebih dikenal denga nama LPI.
83 Bidang tanah yang selama ini menjadi sengketa akhirnya bisa terselesaikan dengan baik.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Moh.Munif AR.

"Dalam kurun waktu beberapa puluh tahun, warga sekitar LPI terombang-ambing tentang kepemilikan tanah, hususnya tentang kepemilikan sertifikat yang awalnya tidak bisa diproses, saat ini sudah bisa diproses dengan dasar hukum telah dimilikinya tanah pengganti yang bersertifikat, dan keputusan tersebut bahkan mendapat apresiasi dari pihak BPN dan DPMD, bahkan menjadi salah satu Desa yang berhasil melakukan tertib administrasi dalam bidang penertiban pertanahan atau tanah kas Desa" tuturnya, Rabu,08/04/2026.

Lebih lanjut Munif menjelaskan, bahwa pihaknya selama ini terus berupaya untuk melakukan penertiban tentang administrasi desa hingga tingkat peran serta RT/RW.

"Alkhamdulillah, saat ini kami telah berhasil menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan yang selama ini lepas dari perhatian, bahkan bukan hanya sebatas pertanahan, dibawah kepemimpinan dan pemerintahan yang baru, saya menegaskan untuk persoalan pengurusan KTP saja data awalnya harus diketahui dan ditandatangani RT, tanpa ada tanda tangan RT kami tidak akan memperosesnya, mengapa hal ini kami lakukan, semata agar keberadaan RT benar-benar dapat berfungsi sebagai mana mestinya, selain itu sebagai bentuk penghargaan kami terhadap keberaan RT, InsyaAllah, apa yang kami lakukan semata demi melakukan sesuatu yang berlandaskan pada ketentuan dan tata kelola desa sesuai mekanisme demi terealisasinya harapan adanya perubahan yang berujung pada kesejahteraan dan kemajuan desa sesuai harapan bersama" pungkasnya.(1c)

8 Apr 2026

persoalan Grai Merah putih " dari mulai material hingga upah pekerja"

INDOMEDIANEWS - Pembangunan Grai Koperasi Merah Putih yang diharapkan menjadi penopang peningkatan perekonomian Masyarakat, ternyata tidak berjalan mulus sesuai harapan.
Betapa tidak, diantara Grai yang sudah selesai dibangun, nyatanya masih banyak Grai yang pembangunannya belum terselesaikan bahkan ada kesan dikerjakan apa adanya.
Ironisnya, salah satu kendalanya adalah terhambatnya penyediaan material hingga belum dibayarkannya upah pekerja.
Hal tersebut disampaikan salah seorang pekerja yang tengah menangani pembangunan Grai Koperasi Merah Putih di Desa Leuwidinding, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Pekerja yang bernama Iis tersebut menjelaskan beberapa kendala yang mengakibatkan lambatnya penyelesaiaan Grai tersebut.

"Selain seringnya keterlambatan penyediaan barang atau material, salah satu yang kami sayangkan adalah ada beberapa pekerja yang selama 18 Hari kerja belum menerima upah dari pihak pendor atau yang bertanggung jawab dalam hal hal pembangunan Grai, kami kadang merasa heran, mengapa hal demikian bisa terjadi, sementara pembangunan Grai merah putih ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah" tuturnya.

Dari pantauan media, memang ditemukan beberapa pembangunan Grai Merah Putih yang seolah terhenti tanpa adanya aktifitas pekerja maupun lainnya, bahkan ada salah satu Desa yang hingga saat ini belum melaksanakan pembangunan Grai Merah Putih karena tidak adanya lahan yang tersedia.
Belum adanya pembangunan Grai tersebut terjadi di Desa Japura bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Menurut keterangan yang disampaikan salah seorang perangkat desa setempat, Fadilah, menjelaskan keterlambatan tersebut disebabkan tidak adanya lahan yang cocok untuk membangun Grai merah putih.

"Ada beberapa titik yang sudah kami ajukan kepada pihak yang terkait untuk membangun Grai merah putih, sayangnya dari semuanya tidak ada satupun yang memenuhi syarat atau ketentuan yang telah ditetapkan, akibatnya hingga saat ini di Desa Japura Bakti belum memiliki lahan untuk membangun Grai koperasi merah putih, yang kami hawatirkan adalah dengan belum terealisasinya program Kopdes secara menyeluruh akan berdampak terhadap proses pengajuan anggaran" tuturnya.(1c)

6 Apr 2026

Kuwu Sampih ingatkan bahaya Campak " lebih gawat dari Covid"

INDOMEDIANEWS - Upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda terus digalakan Pemerintah Desa Sampih, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon.
Salah satu cara yang tengah dilaksanakan adalah selain menyediakan menu MBG bagi Balita, Ibu hamil dan menyusui, juga mewajibkan warganya untuk menjaga kesehatan melalui Imunisasi Campak bagi yang memiliki Anak yang belum pernah dilakukan Imunisasi.
Hal tersebut disampaikan diruang kerjanya saat pembagian menu MBG ( Makan Bergizi Gratis )

"Makan bergizi dan menjaga kualitas kesehatan harus dilakukan oleh semua warga, hususnya bagi warga yang memiliki balita atau Ibu hamil termasuk yang sedang menyusui, tidak terbatas hanya menyantap makanan bergizi, namun harus aktif melaksanakan imunisasi Campak, mengapa demikian, karena dari hasil kami melakukan jumiting dengan pihak kesehatan, bahwa bahaya campak lebih berbahaya dari Covid, oleh karenanya, kami mewajibkan kepada semua warga yang memiliki balita untuk melakukan imunisasi campak" tutur Kuwu Suherman, Senin,06/04/2026.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa apa yang dilakukannya semata bukti sayang dan peduli terhadap warga Masyarakat.

"Saya turun langsung kemasyarakat untuk memberikan pemahaman perlunya imunisasi campak, ini kami lakukan semata karena saya sangat menyayangi dan peduli akan kesehatan Masyarakat, yang perlu dicatat adalah campak ini lebih bahaya dari pada covid, oleh karenanya kami memohon kepada seluruh warga sampih untuk memeriksakan anaknya dan segera melaksanakan imunisasi campak" pungkasnya.

Sementara itu, Bidan desa Sampih, Uti, mengharapkan adanya peranserta dari semua warga Masyarakat Sampih untuk mendukung program Pemerintah, hususnya dibidang kesehatan.

"Jangan anggap remeh penyakit campak, selain sangat berbahaya, penularannyapun sangat mudah, Masyarakat harus memahami awal gejala campak, yaitu demam, batuk dan sakit tenggorokan, oleh karena sangat berbahayanya penyakit campak, maka akan lebih baik kita mencegah daripada mengobati, salah satu caranya dengan melakukan Imunisasi campak" jelasnya.(1c)

2 Apr 2026

Tidak dilayani dengan baik, keluarga Pasien minta Oknum Dokter RSUMC diberhentikan

INDOMEDIANEWS - Merasa kurang mendapat pelayanan secara baik, Yuyun Sri Wahyuni , warga desa Cipeujeuh kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menuntut oknum Dokter inisial I,  RS UMC dikeluarkan dari Rumah Sakit tersebut.
Hal tersebut disampaikan kepada beberapa awak Media, pada Kamis , 02/04/2026.

"Kemarin malam, tepatnya hari Rabu malam kamis, saya membawa ayah saya  (H.Wasra- red )untuk berobat ke RS UMC yang berada di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Sayangnya kami tidak mendapat pelayanan yang baik dari pihak Rumah Sakit, mereka beralasan karena tidak tersedianya ruangan kosong, bahkan kami harus menunggu selama satu jam tanpa adanya penanganan awal, sementara Ayah saya sudah sangat kesakitan karena harus menahan penyakit yang dideritanya, karena tidak adanya pelayanan yang prima, akhirnya emosi saya pun terpancing, pada saat itu saya marah kepada salah seorang Dokter yang bertugas, yang saya tahu Dokter tersebut berinisial I. Karena kami tidak dilayani bahkan terkesan ditelantarkan, maka kami putuskan untuk keluar dari RS UMC dan melanjutkan untuk merawat ayah saya di RS Gunung Jati, Alkhamdulillah, Di RS Gunung Jati ayah saya langsung mendapat pelayanan dengan sangat baik" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan, dengan adanya pelayanan yang tidak baik tersebut, meminta agar Oknum Dokter tersebut diberhentikan atau dikeluarkan dari RS UMC.

"Kami tidak menyalahkan Rumah Sakitnya, kami hanya meminta Oknum Dokter yang bekerja tidak baik tersebut dikeluarkan dari RS UMC, karena bisa mencoreng nama baik RS UMC itu sendiri " jelas Yuyun.

Sementara itu, sekretaris desa Cipeujeh kulon, Yoyo.S membenarkan adanya pengaduan dari salah seorang warganya.

"Memang benar, kami mendapatkan aduan dari salah seorang warga kami terkait kurang baiknya pelayanan yang diberikan Oleh pihak RS UMC dalam hal ini salah seorang Oknum Dokter yang saat itu bertugas dan menelantarkan warga yang tidak segera mendapat perawatan dengan alasan tidak tersedianya kamar atau ruangan penuh, kami berharap pihak Rumah sakit segera melakukan perbaikan dalam hal pelayanan agar tidak ada lagi warga yang merasa tidak mendapat pelayanan secara maksimal" jelasnya.

Dengan adanya hal tersebut, beberapa media mendatangi Rumah Sakit yang bersangkutan untuk memperoleh keterangan mengenai adanya keluhan warga yang merasa tidak mendapatkan pelayanan secara baik.

Pada Hari Kamis, 02/04/2026 beberapa media mendatangi RS UMC dan ditemui oleh Humas RS UMC, Toha dengan didampingi beberapa petugas lainnya.

Dalam keterangannya, Toha menuturkan, bahwa SOP sudah dilaksanakan sesuai aturan.

"Sebenarnya tahapannya sudah dilaksanakan sesuai SOP, hanya mungkin terjadi sedikit mis komunikasi, hingga keluarga pasien merasa kecewa, kami rasa itu merupakan hal yang wajar" jelasnya.

Sementara saat disinggung adanya tuntutan keluarga pasien agar Oknum Dokter yang saat itu bertugas inisial I diberhentikan, Toha menegaskan.

"Kami akan melakukan evaluasi dan membahas berbagai hal guna meningkatkan pelayanan terhadap Masyarakat, sementara untuk tuntutan terkait salah seorang Oknum Dokter yang bertugas di RS UMC agar diberhentikan, kami akan berdiskusi dengan unsur terkait, intinya terimakasih atas atensinya, dan kami akan terus berupaya untuk melakukan hal yang terbaik, kami atas nama RS UMC memohon maaf kepada berbagai pihak, jika ada kesalahan atau pelayanan yang dirasa kurang baik, InsyaAllah kami akan berusaha memperbaiki segala kekurangan dan terus melakukan evaluasi" tuturnya. (1c)

1 Apr 2026

AMKI Cirebon gelar silaturahmi dan rapat koordinasi

INDOMEDIANEWS  -- Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya menggelar rapat koordinasi sekaligus halalbihalal, pembentukan pengurus aksi bakti sosial (bansos) untuk kepedulian sesama di wilayah Cirebon Raya, serta penguatan organisasi pada Selasa (31/3/2026). Kegiatan berlangsung di halaman kantor AMKI, Desa Setupatok Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.

Acara dimulai dengan doa bersama dan halalbihalal yang dipimpin Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi. Hadir puluhan anggota AMKI dari berbagai media.

Rudi mengatakan, "Alhamdulillah, rapat koordinasi ini masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H (1 Syawal). Kita sekaligus halalbihalal, dilanjutkan membahas rencana kerja jangka pendek dan panjang serta penguatan organisasi."

Ia menambahkan, "Masih dalam suasana Idul Fitri, sebelum membahas langkah aksi bansos dan rencana kerja jangka panjang AMKI, kita saling bermaaf-maafan."

Pembentukan kepengurusan aksi bansos menjadi langkah strategis AMKI Cirebon Raya untuk memperkuat anggota dalam menunjukkan kepedulian sosial. Rudi berharap kegiatan ini mendorong anggota memiliki tanggung jawab sosial dan guyub rukun guna mensukseskan program AMKI.

Sementara itu, Dewan Pembina AMKI Cirebon Raya, Toto M Said, menyatakan program bansos ini diharapkan membawa nama baik AMKI sebagai organisasi media massa terkemuka di Cirebon Raya.

"AMKI sudah lahir dan memiliki keanggotaan di berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia," ungkap Toto.

Ia menambahkan, "Banyak kegiatan ke depan untuk membawa nama AMKI Cirebon Raya dikenal baik, baik dari program pusat, provinsi, maupun lokal. Terpenting, kuatkan dulu kepedulian anggota terhadap organisasi."

Toto juga berpesan agar anggota selalu menjaga nama baik dan marwah AMKI. "Dengan begitu, langkah kerja kita lebih ringan dan penuh berkah," tutupnya. (1c)

31 Mar 2026

Perang Amerika, Israel dan Iran " Negara teluk kemungkinan berbalik arah "

INDOMEDIANEWS -Pengamat Geo Politik sekaligus Direktur Eksekutif Global Future Institute, Hendrajit, Berkunjung ke Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon,  pada Selasa, 31/03/2026.
Kunjungan ke Ponpes Pimpinan KH.Soleh Zuhdi tersebut dalam rangka silaturahmi dan bertemu sahabat lama.
Ditengah perbincangan hangat tersebut, Hendrajit menuturkan kondisi Dunia yang tengah menghadapi persoalan yang berdampak pada aspek kehidupan antar Negara, yaitu akibat terjadinya peperangan antara Amerika, Israel VS Iran.

"Perang yang terjadi antar Amerika, Israel dan Iran ini tentunya akan sangat berdampak negatif terhadap Negara lain yang sebetulnya tidak terlibat dalam peperangan tersebut, hususnya dalam persoalan BBM ( bahan bakar minyak ) yang sangat disayangkan terjadinya peperangan ini tidak didasari alasan yang jelas, betapa tidak, dengan semena-mena Israel yang didukung Amerika melakukan penyerangan terhadap Negara Iran, yang berakibat wafatnya beberapa tokoh Iran dan hal tersebut membangkitkan rasa persatuan dan Nasionalisme seluruh Rakyat Iran yang semula diharapkan oleh Amerika atau Israel dengan bergugurannya para tokoh Iran akan mempermudah niat dalam menguasai Iran, nyatanya hal tersebut tidak sesuai dengan apa yang menjadi harapan Amerika maupun Israel" tuturnya.

Dengan terus terjadinya peperangan antara Negara tersebut, diharapkan akan muncul beberapa Negara yang mampu menjadi mediator agar perang tersebut bisa segera berakhir, termasuk Negara Indonesia.

"Indonesia merupakan salah satu Negara Non Blok yang memiliki kemampuan untuk melakukan dialog dengan beberapa pimpinan Negara agar bagaimana caranya perang segera diakhiri, ini kesempatan Indonesia untuk menunjukan kepada Dunia, bahwa Negara Non Blok bukan hanya sebatas nama, namun patut dipertimbangkan keberadaannya oleh Negara-negara lain, terlepas dari kepentingan atau apapun namanya, peperangan pasti akan merugikan banyak pihak termasuk Rakyat yang tidak berdosa" jelasnya.

Saat disinggung apakah ada kemungkinan Negara teluk akan bergabung dan mendukung Iran, Hendrajit menegaskan danya beberapa kemungkinan.

"Beberapa Negara Teluk bisa saja akan berbalik mendukung Iran, tentunya dengan berbagai konsep yang mereka miliki, mengapa demikian, karena pada awalnya, mereka berharap Negara besar seperti Amerika mampu melindungi Obyek vital yang dimiliki oleh beberapa Negara teluk, namun pada kenyataannya, disaat Iran menyerang beberapa titik yang dianggap digunakan oleh Amerika, Negara Adikuasa tersebut tidak dapat berbuat banyak, dan yang perlu untuk menjadi catatan, dengan adanya perlawanan Iran, kemungkinan menjadi salah satu jalan tercapainya Negara Palestin Merdeka, bahkan akan menjadi pemikiran Negara lain untuk tidak tergantung atau takut terhadap Amerika yang dirasa selama ini telah melakukan banyak pelanggaran bahkan dirasa menghalalkan segala cara, karena Amerika merasa tidak akan ada Negara yang berani menolak atau melawannya, sementara Iran menjadi pelopor dan menunjukan keberaniannya" pungkasnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet Pesantren, KH.Soleh Zuhdi yang akrab disapa Gus Sohzu, mengharapkan kepada seluruh Rakyat Indonesia, Khususnya Umat Islam untuk terus berdoa dan memohon kepada Allah SWT.

"Sebagai Umat Islam, diwajibkan untuk berdoa dan memohon kepada Allah agar peperangan yang saat ini menimpa Rakyat Iran segera dapat berakhir dan tidak akan ada lagi peperangan yang berujung merugikan banyak pihak, selain dari itu, tentunya kami berharap adanya peran aktif dari Indonesia untuk berdialog dengan para tokoh Negara maupun tokoh Agama, bagaimana langkah yang seharusnya ditempuh, intinya kami mengajak kepada semua pihak untuk bersama- sama memohon kepada Allah agar Negara ini tetap Aman, damai , nyaman dan sejahtera sesuai harapan para leluhur pendiri Bangsa Indonesia" jelasnya (1c)

28 Mar 2026

Alumnus MAN Bunpes angkatan 82 gelar halal bihalal di Ponpes Al-Ishlah 2

INDOMEDIANEWS -Halal bihalal sekaligus silaturahmi dilaksanakan Alumnus MAN Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon angkatan 82 bertempat di pendopo Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet Pesantren, pada Sabtu, 28/03/2026.

Dalam keterangan yang disampaikan Pimpinan Ponpes Al-Ishlah 2, KH.Soleh Zuhdi yang akrab disapa Gus Sohzu, menuturkan, bahwa acara Halal Bihalal sekaligus silaturahmi Alumnus MAN Buntet Pesantren angkatan 82 merupakan ajang terbaik sebagai upaya untuk mempererat tali persaudaraan antar alumnus.

"Alkhamdulillah, hari ini Alumnus MAN Buntet Pesantren angkatan 82 dapat berkumpul bersama di Ponpes Al-Ishlah 2 dalam rangka halal bihalal dan silaturahmi sekaligus bertepatan dengan Syawalan atau Hari Raya Ketupat" tuturnya.

Lebih lanjut Gus Sohzu menuturkan, selain bersilaturahmi, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan 

"Selain halal bihalal dan Silaturahmi, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai dengan tahlil dan Do'a arwah untuk para Guru dan para Alumnus yang telah berpulang keharibaan Allah SWT, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan saling bertukar pengalaman" jelasnya.

Acara yang dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan namun bermakna tersebut menjadi salah satu agenda tahunan yang rutin dilaksanakan di Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet.

"Acara tersebut rutin kami laksanakan dalam setiap tahunnya, bukan hanya sebatas bersilaturahmi atau bertukar cerita, namun intinya adalah mendoakan para Guru, para Alumnus dan para Ulama, juga Orang tua  yang telah berpulang ke Rahmatullah, yang terpenting lagi adalah kita sebagai generasi penerus harus senantiasa mentauladani prilaku dan sepak terjang para tokoh ulama terdahulu, hadirnya kita saat ini karena adanya peran dan jasa para sesepuh kita, jadi sudah sepatutnya kita jangan sampai melupakan sejarah, semoga melalui ajang silaturahmi dan halal bihalal ini, persaudaraan akan semakin terjalin kokoh dan semakin memperkuat ukuwah Islamiyah, InsyaAllah lewat acara yang digelar di Ponpes Al-Ishlah ini akan membawa berkah dan kebaikan bagi semua lapisan, hususnya para Alumni MAN Bunpes angkatan 82 juga seluruh keluarga dan kerabat " pungkasnya.(1c)

26 Mar 2026

Wakil Rakyat Dinilai Mandul dan Abai, ASPECS Soroti Jalan Rusak Halimpu – Wangkelang

INDOMEDIANEWS - Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) melontarkan kritik keras terhadap kondisi jalan ruas Halimpu–Wangkelang, tepatnya di Desa Durajaya atau perbatasan wilayah Kecamatan Beber dan Kecamatan Greged. Hingga saat ini, jalan tersebut dibiarkan rusak parah tanpa penanganan serius, meskipun sudah lama dikeluhkan masyarakat.

Korlap ASPECS, Yogi menegaskan, kondisi jalan yang penuh lubang, bergelombang, dan rawan kecelakaan menjadi bukti nyata lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar. ASPECS menilai, pembiaran ini bukan sekadar kelalaian, tetapi bentuk kegagalan nyata dalam menjalankan tanggung jawab kepada rakyat.

“Ini bukan lagi soal jalan rusak biasa, ini soal keselamatan warga yang dipertaruhkan setiap hari. Negara seolah absen, dan wakil rakyat justru diam tanpa tindakan,” tuturnya

ASPECS juga secara terbuka menyoroti sejumlah nama wakil rakyat seperti  yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 7 dinilai tidak menunjukkan kontribusi sama sekali dalam memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.

Menurutnya, para wakil rakyat tersebut gagal menjalankan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Mereka dianggap hanya hadir saat momentum politik, namun menghilang ketika masyarakat membutuhkan kehadiran dan perjuangan nyata.

“Jangan hanya pandai berjanji saat kampanye. Ketika rakyat menghadapi jalan rusak yang membahayakan nyawa, ke mana mereka? Ini bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat,” imbuhnya.

Selain mengkritik wakil rakyat, ASPECS juga mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk segera mengambil langkah konkret dan tidak lagi menunda perbaikan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak.

Yogi menegaskan ASPECS akan terus mengawal persoalan ini hingga ada tindakan nyata. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi turun ke jalan dan pelaporan resmi jika tidak ada respon dari pihak terkait.

“Jika tidak ada langkah cepat, kami siap turun aksi. Ini bukan kepentingan kelompok, ini menyangkut hak dasar masyarakat,” pungkasnya. (1c)

24 Mar 2026

Program MBG " siapa yang meraup keuntungan ? "


Penulis :R.Agus Syaefuddin

Keuntungan mengelola program MBG menjadi ajang perbincangan yang hanya mampu untuk sekedar dijadikan bahan perbincangan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah masih terus menuai pro dan kontra di masyarakat. Program yang di awal memerlukan pendanaan 71 triliun rupiah dinilai berpotensi memangkas anggaran dari sektor-sektor lain. Kondisi ini mengkhawatir banyak pihak karena disinyalir secara pembiayaan akan terus membengkak, dan beberapa sektor penting akan terdampak akibat pemangkasan anggaran, seperti sektor pendidikan dan kesehatan.

program MBG menghadapi tantangan besar terutama dalam aspek distribusi dan pengadaan bahan makanan. program berskala nasional ini beresiko mengalami pemborosan karena sifatnya yang universal, di mana anak-anak dari keluarga mampu juga menerima manfaatnya meskipun sebenarnya tidak membutuhkan. 

untuk mendukung keberhasilan program ini perlu kiranya pemerintah belajar dari negara lain yang telah menjalan program yang sama. Seperti program pemberian makan gratis bagi anak sekolah yang dilaksanakan oleh Amerika Serikat. Di AS, disebutnya, program pemberian makan gratis sebagai bagian dari kebijakan nasional dengan skema Farm to Table, dan program ini didanai oleh Sustainable Agriculture Research and Education (SARE) dan melibatkan petani, peternak, pendidik, serta komunitas-komunitas di Amerika Serikat. Program ini bertujuan untuk mengembangkan sistem distribusi yang lebih inovatif, memberikan akses terhadap makanan lokal yang bergizi kepada anak sekolah, serta membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi daerah sehingga ongkos logistik lebih murah dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih terjamin,

untuk menjamin keberhasilan program semacam ini tentu menuntut pengelolaan yang baik agar tidak merugikan petani kecil dan pebisnis lokal. Jika program ini terlalu sentralistik, hanya vendor besar yang akan mendapatkan keuntungan, sementara petani kecil dan UMKM lokal akan tersingkir. Agar lebih efektif, pemerintah harus memprioritaskan daerah dan sekolah dengan tingkat food insecurity tertinggi. Dengan anggaran yang terbatas, program ini sebaiknya difokuskan pada anak-anak dari keluarga kurang mampu terlebih dahulu. program MBG dapat saja memberikan manfaat signifikan asal dilaksanakan sesuai tepat sasaran seperti fokus pada kelompok rentan.

Untuk memastikan efektivitas anggaran adalah dengan melibatkan audit independen, dan masyarakat dalam pengawasan. Oleh karena itu pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran yang terkait program ini. 

Sebagai bentuk efisiensi pemerintah sesungguhnya dapat menggunakan skala prioritas anggaran yang lebih baik. Alternatif pendanaan mencakup peningkatan efisiensi belanja pemerintah dengan pemangkasan anggaran sebaiknya dilakukan secara hati-hati agar tidak merugikan sektor penting. Apabila harus melakukan efisiensi, pemangkasan dapat diberlakukan pada belanja birokrasi, perjalanan dinas, pajak progresif untuk kelompok kaya, dan proyek infrastruktur yang tidak mendesak.

Kendati demikian,  program MBG berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi dan kesehatan anak. Data Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics 2023 melaporkan bahwa anak-anak yang menerima makanan gratis berpeluang lebih tinggi memiliki ketahanan pangan dan kesehatan yang lebih baik. 

Sayangnya, dari sekian lama perjalanan hadirnya MBG, tidak sedikit persoalan bermunculan, dari mulai banyaknya siswa yang keracunan sampai ditemukannya banyak menu MBG yang dirasa sangat tidak sesuai.

Yang lebih miris lagi, banyak dugaan timbul, hadirnya MBG menjadi ladang bisnis yang sangat menguntungkan bagi pengusaha kelas atas, betapa tidak, dari informasi yang didapat, untuk hanya sekedar konfensasi saja , pemilik atau pengelola MBG akan mendapat kucuran dana per harinya sebesar Rp.6.000.000 itu belum termasuk biaya operasional ditambah keuntungan lainnya yang didapat dari potongan menu yang tidak semestinya.

Bahkan yang tidak kalah mencrnangkan, Pemerintah menjelaskan, bahwa berhentinya program MBG selama beberapa hari menjelang hingga sesudah lebaran idul Fitri, bisa menghemat anggaran sebesar 5 Triliun.

Lantas pertanyaannya, patutkah MBG ini tetap dipertahankan dengan jumlah anggaran yang super besar dan menguntungkan sekelompok orang saja, atau lebih bijak untuk dihentikan.

23 Mar 2026

Wisata Cikuya terkendala infrastruktur yang kurang menunjang

INDOMEDIANEWS - Ribuan pengunjung mendatangi wisata edukasi Cikuya yang berada di Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Wisata Cikuya merupakan salah satu wisata kebanggaan yang ada di kabupaten Cirebon bagian Timur.
Selama hari pertama hingga hari ketiga Lebaran, ada sekitar kurang lebih 1300 pengunjung mendatangi obyek wisata Cikuya yang identik dengan keberadaan Kura-kura langka jenis labi-labi.
Menurut keterangan Pengelola Obyek wisata Observasi Cikuya, Eman Suherman, menuturkan, untuk lebaran tahun ini ada peningkatan jumlah pengunjung ketimbang lebaran tahun 2025.

"Alkhamdulillah, jumlah pengunjung yang datang ke wisata Cikuya lebih meningkat jika dibandingkan tahun 2025, salah satu penyebabnya adalah selain saat ini fasilitas wisata yang semakin bertambah, faktor penyebab lainnya adalah curah hujan yang tidak terlalu tinggi jika dibandingkan tahun 2025" tuturnya, Senin,23/03/2026.

Lebih lanjut Pria yang akrab disapa Eman ini menjelaskan, bahwa ada satu hal yang membuat dirinya bangga adalah sedikitnya mampu meningkatkan keberadaan UMKM.

"Saat ini, ada sekitar 50 UMKM yang membuka lapak jualannya di area wisata Cikuya, hal ini tentunya mampu meningkatkan taraf perekonomian para pedagang kecil dan menengah, harapan kami selain bisa meningkatkan taraf perekonomian, pengunjungpun akan semakin tertarik untuk menikmati suasana wisata Cikuya, yang tidak saja menghadirkan suasana yang sejuk, namun fasilitas yang ada pun bisa semakin memanjakan para pengunjung, dari mulai sarana bermain anak, taman bacaan hingga disediakannya Grai cendra mata hasil karya Masyarakat Belawa itu sendiri, hanya saja satu hal yang masih menjadi kendala hingga saat ini adalah masih minimnya sarana penunjang lainnya, salah satunya adalah akses jalan menuju Wisata Belawa masih sangat jauh dari kata layak, akan lebih ideal jika jalan menuju Belawa, dari arah pintu masuk Desa Cipeujeh yang merupakan aspek utama menuju wisata Belawa kondisinya layak, dengan kondisi jalan yang baik, tentunya akan menarik banyak pihak berwisata di Obyek Cikuya, karena selain menikmati sarana wisata, pengunjungpun harus merasa nyaman dalam berkendara, hal ini lah yang sangat kami harapkan, agar Pemerintah Daerah maupun pusat memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang ada di Desa Belawa, hususnya sebagai jalan penunjang menuju wisata observasi Cikuya" pungkasnya.(1c)

22 Mar 2026

Halal Bihalal Keluarga Besar Bani Mansyur " aja kepaten obor "

INDOMEDIANEWS -Keluarga besar Bani Mansyur menggelar Halal bihalal di Pondok Pesantren Zawiya Tijaniya Pondok Pesantren Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Ponpes yang dipimpin KH. Ahmad Syauqi Mpd dihadiri cucu, buyut cangga wareng dan seluruh keluarga besar Bani Mansyur yang berada di Cirebon, Benda, Kuningan, Karawang, Bandung, Tegal, Brebes , Subang dan Jakarta.
Dalam keterangan yang disampaikan Ketua Forum silaturahmi Bani Mbah Mansyur, KH. Soleh Zuhdi yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Sozu, menuturkan pentingnya acara yang digelar Keluarga Bani Mansyur tersebut.

"Halal bihalal sekaligus silaturahmi yang diadakan oleh keluarga besar Bani Mansyur merupakan salah satu upaya untuk mempererat dan memperkokoh persaudaraan juga kekeluargaan, sekaligus untuk mengingat sosok KH Mansyur yang senantiasa harus kita tauladani" tuturnya, Minggu, 22/03/2026.

Lebih lanjut Kiai Karismatik yang dekat dengan berbagai kalangan ini menuturkan betapa besarnya peran KH. Mansyur dalam menegakan ukuwah Islamiyah.

"Beliau merupakan sosok ulama yang sangat kuat dalam berdakwah dan ngeladeni umat, bahkan 90 persen dari keturunannya menjadi Kiai Ajengan, Ustadz, ustadzah,Nyai bahkan pengusaha yang tetap berhidmah dalam ilmu Agama yang tersebar di seluruh Nusantara, hususnya Jawa-barat, Jawa-tengah, Jawa-timur, Kalimantan, Lampung dan Sumatra, dengan dilaksanakannya acara Halal bihalal ini jangan sampai kita sebagai keluarga kehilangan sejarah ( kepaten obor - red ) yang terpenting lagi adalah kita sebagai penerus harus senantiasa menjaga panji-panji Islam dan terus berupaya memperkokoh ukiwah Islamiah dengan tetap mematri rasa kecintaan kita terhadap Islam melalui cara mematuhi segala aturan Allah dan menjauhi segala larangannya, InsayaAllah, melalui ajang halal bihalal dan silaturahmi ini, persaudaraan dan kekeluargaan Bani Mansyur tetap terjaga dan lestari ditengah perkembangan dan kemajuan jaman yang kian menuntut kita untuk lebih meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT " pungkas Gus Sohzu.(1c)

17 Mar 2026

UBHI Kampus Cirebon gelar MMD Belawa "pemaparan dan penyuluhan"

INDOMEDIANEWS- Pemerintah Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, bersama.UBHI ( Unit Bakti Husada Indonesia) Kampus Cirebon,  melaksanakan kegiatan MMD ( Musyawarah Masyarakat Desa ) di Aula Kantor desa setempat, Selasa, 17/03/2026.

Acara tersebut diisi dengan penyuluhan dan pemaparan hasil obserpasi yang dilakukan para peserta dari UBHI Kampus Cirebon selama berada di Desa Belawa.

Sekretaris Desa Belawa, Sukarsa, menuturkan bahwa acara tersebut merupakan pemaparan dari hasil obserpasi UBHI.

"Hasil obserpasi UBHI Kampus Cirebon dipapaparkan dihadapan Masyarakat yang bertujuan agar diketahui, apa saja penyakit yang rawan dan bagaimana cara untuk penanganan awalnya" tuturnya.

Selain itu, dengan diadakannya MMD tersebut diharapkan kesadaran Masyarakat terhadap pola hidup sehat semakin meningkat.

"Disamping pemaparan dan penyuluhan, yang terpenting lagi adalah bagaimana caranya Masyarakat kita semakin memahami tentang hidup sehat dan menjaga lingkungan agar selalu bersih hingga berdampak pada kehidupan yang lebih sehat dan asri" pungkasnya.

Sementara itu, Kuwu Belawa, Deni Kusuma, mengharapkan dengan adanya berbagai kegiatan, baik berupa penyuluhan maupun pemaparan yang bertujuan untuk kesejahteraan Masyarakat , bisa meningkatkan tata kelola dan kesejahteraan Masyarakat Belawa secara menyeluruh.

"Pada prinsipnya, kami pihak Pemerintah Desa akan mendukung secara penuh apapun bentuk program atau gagasan maupun kerjasama dengan berbagai pihak, selagi tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuranasyarakat kami, termasuk salah satunya adalah acara hari ini yang melibatkan UBHI , dimana menurut hemat kami acara ini sangat penting agar Masyarakat semakin memahami apa saja dan bagaimana cara kita dalam menyelesaikan jika terjadi persoalan, hususnya dalam hal kesehatan"jelasnya.(1c)

kesiapan maksimal PT SMR dalam sambut arus mudik Lebaran 2026

INDOMEDIANEWS - Dalam persiapan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. PT Semesta Marga Raya (SMR) memprediksi adanya peningkatan kendaraan menjelang mudik 2026 pada Rabu (18/3/2026) mendatang. Hal ini terlihat sekitar 60 ribu kendaraan melintas dan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Dalam penuturannya, Manajer Operasional SMR, Fadli Firmandani mengatakan, arus kendaraan dari arah Jakarta terus mengalami peningkatan dan diperkirakan puncaknya, pada Rabu (18/3/2026), hal ini dikarenakan memasuki cuti bersama.

"Diperkirakan, sekitar dua persen peningkatan dari tahun lalu kendaraan yang melintas," tuturnya pada awak media, Senin,16/03/2026.

Lebih lanjut Fadli menjelaskan, berbagi persiapan dilakukan untuk pemudik diantaranya, kendaraan layanan seperti patroli jalan raya, derek, ambulans, serta dukungan dari PJR Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah, mengingat ruas tol tersebut berada di dua wilayah hukum.

"Untuk rest area telah dipersiapkan secara maksimal bagi pemudik yang ingin beristirahat dan memanfaatkan fasilitas yang dibutuhkan, pada prinsipnya, semuanya telah kami persiapkan secara maksimal" jelasnya.

Fadli menambahkan, pihaknya memberikan potongan tarif tol sekitar 30 persen bagi kendaraan yang masuk dari gerbang Tol Cikampek Utama hingga Kalikangkung bagi pemudik yang melakukan perjalanan pada 15 dan 16 maret, dan juga pada arus balik diberlakukan pada 26 dan 27 maret.

"Untuk persiapan Arus mudik atau balik, secara keseluruhan sudah dipersiapkan dengan maksimal, baik itu pengamanan, pelayanan maupun hal lainnya, bahkan untuk fasilitas yang salah satunya adalah jalan, kami selalu melakukan patroli dan sigap apabila ada laporan terkait kerusakan jalan, intinya, kami mengharapkan pengguna jalan tol akan merasa lebih aman dan nyaman, satu pesan kami kepada seluruh pengendara atau pengguna jalan tol, untuk mempersiapkan fisik, baik kendaraan maupun kondisi pengemudi itu sendiri, jika memang dirasa lelah atau terjadi sesuatu yang mengganggu laju kendaraan, lebih baik beristirahat terlebih dahulu di beberapa rest area atau tempat yang telah kami sediakan" pungkasnya.(1c)

Pemdes Mertapadawetan lakukan pembersihan sampah " DLH kurang respon"

INDOMEDIANEWS - Setelah sekian lama sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah sementara, desa mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, akhirnya pengangkutan dan pembersihan sampah dilakukan pemerintah desa setempat.
Ditemui dilokasi Pembuangan Sampah Sementara, Kuwu Mertapadawetan, Moh, Munif.AR menuturkan persoalan sampah yang hingga saat ini selalu menjadi persoalan dihampir disemua wilayah.

"Sampah adalah persoalan yang hampir terjadi diseluuh wilayah, dari mulai minimnya atau tidak adanya pembuangan sampah yang memadai, ditambah keterbatasan anggaran dan kurangnya kesadaran Masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya" tuturnya, Senin, 16/03/2026.

Lebih lanjut Munif, menjelaskan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon agar bisa memberikan bantuan kepada pihak Pemdes, sayangnya keinginannya tidak mendapat respon.

"Pembersihan dan pengangkutan sampah biayanya ditanggung sepenuhnya oleh pihak Pemerintah Desa, tidak sedikitpun pihak Lingkungan Hidup memberikan bantuan, bahkan saat kami meminta bantuan untuk penyediaam alat berat (beko-red ) pihak LH menjawabnya tidak ada, namun demikian, kami tetap berusaha semampu dan sekuat mungkin untuk bagaimana caranya sampah ini bisa diangkut dan dibersihkan"jelasnya.

Bahkan dalam perbincangan tersebut, Kuwu Mertapadawetan menegaskan, pembersihan dan pengangkutan sampah dilokasi yang berdekatan dengan terowongan kereta api tersebut akan dilaksanakan tanpa batas waktu yang ditetapkan, dalam artian dilakukan pembersihan hingga selesai secara keseluruhan, terlebih tidak lama lagi akan tiba Hari Raya Idul Fitri, diharapkan sebelum lebaran, sampah diarea tersebut benar-benar sudah bersih.(1c)

14 Mar 2026

Sinergi Media dan Pemerintah, AMKI Indramayu Siap Kawal Visi Indramayu REANG

INDOMEDIANEWS -Pengurus Daerah Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu melakukan silaturahmi dengan Bupati Lucky Hakim disela kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Sabtu 13 Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta menyukseskan visi Indramayu REANG.

"Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, jajaran pengurus AMKI Indramayu menyampaikan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal berbagai program pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan konstruktif."

Ketua AMKI Indramayu, Andry Prayitna menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam memastikan informasi pembangunan sampai kepada masyarakat secara utuh dan transparan. Selain itu, media juga berfungsi sebagai kontrol sosial yang konstruktif demi terciptanya pemerintahan yang baik.

“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik antara insan pers dan pemerintah daerah. AMKI Indramayu siap mengawal visi Indramayu REANG melalui pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang,” ujar Ketua AMKI Indramayu sekaligus CEO MeteorNews Andry Prayitna. 

Ia menambahkan, organisasi media yang tergabung dalam AMKI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menyambut baik kehadiran Sekjen AMKI Jabar & jajaran pengurus AMKI Indramayu dan mengapresiasi komitmen insan pers yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara luas.

“Pemerintah daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra dalam menjaga transparansi pemerintahan. Kami menyambut baik komitmen AMKI Indramayu untuk bersama-sama mengawal visi Indramayu REANG,” ucap Lucky Hakim.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai program pembangunan dapat diketahui masyarakat secara luas dan berjalan sesuai harapan.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi media seperti Asosiasi Media Konvergensi Indonesia, diharapkan visi Indramayu REANG mampu membawa Kabupaten Indramayu menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (1c)

SDN 1 Sigong berbagi takjil gratis dan santunan anak yatim

INDOMEDIANEWS - Mengisi kegiatan selama Bulan Ramadhan dilakukan keluarga besar SDN 1 Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Berbagai kegiatan positif dilakukan sejak Minggu kedua Bulan Ramadhan, dari mulai pelaksanaan Pesantren kilat yang diikuti oleh 325 peserta didik, Tadarus, Sholat Duha bersama, zikir hingga tauziah yang disampaikan oleh para pendidik termasuk tokoh Masyarakat setempat,termasuk santunan bagi Anak yatim piatu.
Bahkan sebagai puncak acara, SDN 1 Sigong menggelar acara pembagian takjil dilanjutkan dengan acara buka bersama yang diikuti para siswa, Guru dan beberapa wali murid yang turut memeriahkan acara tersebut.
Dari keterangan yang disampaikan Kepala SDN 1 Sigong, Dedi Junaedi, pelaksanaan berbagi takjil gratis hingga berbuka puasa bersama, seluruh anggarannya berasal dari infak para siswa yang terkumpul selama mengikuti pelaksanaan Pesantren kilat.

Bahkan lebih lanjut Kepala SDN 1 Sigong yang memiliki keinginan untuk meningkatkan kualitas anak didiknya dengan tetap memegang ukuwah Islamiyah menjelaskan, acara tersebut merupakan upaya untuk menumbuhkan rasa kebersamaan juga kepedulian akan sesama.

"Hari ini,  kami keluarga besar SDN 1 Sigong hadir bukan membawa sesuatu yang besar, hanya sebungkus kecil ta’jil sebagai tanda kasih dan kepedulian. Namun kami percaya, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan dengan hati yang ikhlas akan tumbuh menjadi keberkahan yang luas" tuturnya,Sabtu, 14/03/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, 
"Semoga apa yang kami bagikan di jalan ini bukan sekadar pelepas dahaga menjelang berbuka, tetapi juga menjadi jembatan silaturahmi, penyejuk hati, dan pengingat bahwa indahnya Ramadhan terasa ketika kita saling menguatkan, Mari kita rawat kebiasaan berbagi ini, agar anak-anak kita belajar bahwa hidup bukan hanya tentang menerima, tetapi juga tentang memberi"jelasnya

Diakhir kegiatan,  Dedi Junaedi menyampaikan Selamat berbuka puasa.
Semoga setiap suapan yang kita nikmati malam ini menjadi berkah, dan setiap langkah kebaikan kita dicatat sebagai amal yang diridhai Allah, yang lebih penting lagi adalah terpatri jiwa saling peduli dan kepedulian didalam setiap langkah dan laku seluruh siswa didiknya.(1c)

SMK Muhammadiyah Lemahabang Berbagi Takjil " Tingkatkan rasa kebersamaan "

INDOMEDIANEWS - SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar sekolah pada Ramadan tahun ini.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut, kali ini membagikan sekitar 700 hingga 800 porsi takjil kepada warga, khususnya yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

Dalam penuturannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah Lemahabang, Jimmy Karlsson, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sekolah kepada masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah, setiap tahun kami rutin membagikan sekitar 700 sampai 800 porsi takjil untuk masyarakat, terutama yang berada di sekitar lingkungan sekolah SMK Muhammadiyah Lemahabang,” tuturnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, takjil yang dibagikan terdiri dari beberapa jenis makanan dan minuman, seperti kue, minuman, serta berbagai snack dengan total sekitar empat hingga lima jenis dalam setiap paket.
Selain kegiatan berbagi takjil, pihak sekolah juga menggelar pengajian Ramadan yang dilaksanakan di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq. Pengajian tersebut dimulai pukul 16.30 WIB hingga sekitar pukul 17.45 WIB.

Peserta pengajian diikuti oleh seluruh guru, karyawan, serta siswa yang aktif dalam organisasi di lingkungan sekolah.

Jimmy berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat terus berkembang setiap tahunnya, baik dari segi jumlah maupun manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Harapannya setiap tahun jumlah porsi yang dibagikan bisa terus bertambah. Jika tahun ini sekitar 700–800 porsi, mudah-mudahan tahun depan bisa mencapai 1.000 porsi,yang terpenting adalah menanamkan rasa kebersamaan dan saling peduli antar sesama" pungkasnya.

Sementara itu, Salah seorang tokoh Muhammadiyah, Hadi, mengharapkan Bulan Ramadhan ini menjadikan Bulan terbaik untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

"Berbagai takjil hanya merupakan salah satu contoh dalam meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama, namun yang terpenting lagi adalah Ramdhan ini kita jadikan sebagai Bulan yang penuh ampunan dan maghfiroh, dimana salah satu Bulan bagi kita untuk berlomba dalam berbuat amal kebajikan" jelasnya.(1c)

Jelang Hari Raya Idul Fitri " Jalan MT.Haryono Lemahabang " mulai diperbaiki

INDOMEDIANEWS - Guna meminimalisir terjadinya kecelakaan dan kemacetan dalam berlalulintas, saat ini sepanjang jalan MT. haryono, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon tengah dilakukan perbaikan jalan berupa penambalan dibeberapa jalan yang rusak dan bergelombang.
Salah seorang pengguna Jalan, Haerudin, menjelaskan, bahwa perbaikan jalan ini tujuannya sangat baik, hanya disayangkan pelaksanaannya mendekati Hari Raya Idul Fitri.

"Seharusnya dilakukan perbaikan jalan itu jauh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, apalagi dilokasi yang berada di area pintu perlintasan kereta api, disaat jalanan normal saja dilokasi ini seringkali terjadi kemacetan mana kala akan ada kereta api lewat,apalagi ini menjelang Hari Raya, otomatis membuat kemacetan semakin panjang" tuturnya, Sabtu,14/03/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Yanto, warga Cipeujeuh Kulon.

"Memang hampir sepanjang jalan MT. haryono kondisinya banyak jalanan yang berlobang dan bergelombang, perbaikan memang kerap dilakukan, hanya saja mungkin kualitasnya tidak terlalu baik, kita lihat saja, beberapa hari setelah dilakukan perbaikan, jalan tersebut kembali rusak, apalagi jika musim penghujan, hususnya lagi yang ada di area seputar pintu perlintasan kereta api, sudah sering sekali dilakukan perbaikan, hanya itu tadi, tidak akan lama dan rusak kembali, makanya diarea ini sering sekali terjadi kecelakaan lalu lintas, hususnya para pengguna kendaraan roda dua, kami sih berharap, jika dilakukan perbaikan jalan, gunakan kualitas yang bermutu, jika perlu dengan cara betonisasi, walau harganya mahal tapi kualitasnya juga bisa bertahan lama" jelasnya. (1c)

13 Mar 2026

Pemkab Cirebon harus peka " Sampah kian menggunung" jangan sampai ada korban

INDOMEDIANEWS -Jangan membiasakan bencana dulu baru penanganan.
Hal ini patut dipertegas karena lemahnya penanganan terhadap persoalan sampah yang berlokasi di samping terowongan kereta api, Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Kondisi sampah yang kian menumpuk dan menggunung seakan dibiarkan tanpa adanya penanganan, baik dari Pemerintah Desa setempat, terlebih lagi Pemerintah Daerah  Kabupaten Cirebon.
Ironisnya, gunungan sampah tersebut berada tepat dipinggir jalan utama yang menghubungkan antara Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Lemahabang, bahkan kerap kali dilintasi oleh para Pejabat maupun para wakil Rakyat yang konon katanya bertugas menjadi pelayan Masyarakat.
Adanya tumpukan Sampah yang kian menggunung tersebut membuat geram beberapa warga maupun pengguna jalan yang harus melihat pemandangan yang sangat tidak sedap untuk dipandang mata tersebut.
Seperti yang disampaikan Didin, Pengguna jalan yang merupakan warga Desa Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang.

"Saya setiap hari pasti melintasi jalan ini karena pekerjaan saya kebetulan di Kota Cirebon, dari penglihatan saya selama ini, kondisi sampah setiap hari semakin bertambah meninggi, dan seolah dibiarkan tanpa adanya penanganan dari pihak terkait, mungkin Pemdes setempat tidak mempunyai Anggaran untuk penanganan sampah atau mungkin juga dianggap hal yang sepele" tuturnya, Selasa,10/03/2026.

Senada hal tersebut disampaikan warga lainnya yang sangat menyayangkan tidak adanya tindakan dari Dinas terkait untuk segera mencari solusi agar sampah yang semakin menggunung segera dibersihkan .

"Hebatnya di Negeri kita adalah harus terjadi dulu bencana, baru dibereskan, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di TPA Bantar gebang, setelah terjadi longsor dan merenggut banyak nyawa, baru para pihak turun tangan dan seolah peduli, ini juga yang mungkin harus terjadi di TPS Mertapadawetan, ada korban dulu atau ada aksi dulu dari Masyarakat, baru ada penanganan, hanya yang sangat disayangkan adalah tempat sampah tersebut tepat berada dipinggir jalan Raya dan merupakan jalan utama, Masa sih Para pejabat tidak melihatnya, atau mungkin pura-pura tidak melihat. Kami sebagai Masyarakat juga sadar, tidak sedikit oknum warga yang masih membuang sampah sembarangan, namun bukan berarti para pemangku kebijakan hanya berdiam diri disaat melihat pemandangan yang sangat nyata dan jelas membahayakan bagi kesehatan dan keselamatan Warga Masyarakat. (1c)