Tampilkan postingan dengan label Kab Cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kab Cirebon. Tampilkan semua postingan

1 Jun 2026

Silaturahmi Penyiar radio Era 90 " Jalin persatuan dan kesatuan"

INDOMEDIANEWS -Yayasan pandawa Garuda kencana, menggelar acara silaturahmi temu kangen tiga pilar, yang dilaksanakan dikediaman ketua Yayasan, H.Rodjichi, pada Senin,01/06/2026.
Acara yang dihadiri para tokoh dan beberapa mantan penyiar radio era sembilan puluhan berjalan dengan penuh ceria dan canda.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pandawa Garuda Kencana, Rodjichi menuturkan peran serta dan keberadaan Yayasan yang bergerak dibidang sosial.

"Yayasan Pandawa Garuda Kencana didirikan dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan dan menanamkan jiwa sosial kepedulian akan sesama, Alkhamdulillah, yayasan yang kami dirikan telah berkiprah diberbagai momen sosial, salah satunya adalah penyaluran dan penyembelihan hewan qurban dibeberapa titik yang telah ditentukan, diharapkan dengan hadirnya yayasan kami ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara, rasa persatuan dan kesatuan kita akan semakin kuat terpatri dalam jiwa seluruh anak Bangsa" tuturnya 

Lebih lanjut Rodjichi menuturkan, dalam pelaksanaan silaturahmi dan temu kangen dengan beberapa mantan penyiar di era sembilan puluhan, diharapkan rasa persaudaraan tetap terjalin dengan baik 

"Hari ini sengaja kami mengundang para mantan penyiar di era sembilan puluhan, selain untuk bersilaturahmi, tentunya saling bertukar cerita dan pengalaman setelah tidak lagi beraktifitas sebagai seorang penyiar radio, bahkan masih ada beberapa diantara kami yang masih berkiprah di dunia brodcest, ini menandakan bahwa darah penyiar itu tetap ada walau jaman telah berubah, kita ingat, dimasa itu para penyiar radio masih menggunakan pola manual, semisal menyetel musik masih menggunakan pita kaset, jadi betapa tidak mudahnya menjadi seorang penyiar radio dimasa itu, barulah setelah itu beralih sedikit ke era moderen, yang semula memakai kaset, mulai beralih ke VCD atau DVD, tidak berapa lama, akhirnya konsep moderenisasi mulai terasa, semuanya bisa diatur lewat media yang namanya komputer, setelah adanya komputer, kinerja seorang penyiar radio tidaklah terlalu sulit, betapa tidak, saat kami masih menggunakan pita kaset, saat mencari sebuah musik atau lagu tidaklah mudah, apalagi kalau lagunya ada ditengah-tengah, sementara saat menggunakan komputer, hanya tinggal klik dan lagu yang dipilih langsung keluar, itulah mungkin kenangan terindah yang tidak mungkin dapat kami lupakan, dan hari ini, kami semua disini saling bercerita tentang Lika liku selama menjadi penyiar radio, Alkhamdulillah, acara temu kangen ini dapat dilaksanakan dengan penuh kekeluargaan dan keceriaan, semoga kita semua senantiasa menjaga silaturahmi dan tetap mengingat sejarah, bahwa dengan sejarah kita ada, dengan sejarah pula kita bisa bercermin dan menata kehidupan kearah yang lebih baik dan terus lebih baik , walau jaman telah berubah" pungkasnya.(1c)

28 Mei 2026

Kerjasama FKDC dan Fakultas Hukum UGJ " Sekaligus pembagian hewan kurban"

INDOMEDIANEWS -Forum Komunikasi Difabel Cirebon bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Gunung Jati Cirebon menggelar acara penyuluhan Hukum , perlindungan dan pemberdayaan Hukum Kaum Disabilitas, di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis,28/05/2026.
Bertindak selaku Narasumber  dari Universitas Fakultas hukum UGJ, Dr.Harmono.SH.MH menuturkan, tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah untuk memberikan pemahaman seputar Hukum kepada saudara difabel.

"Inti dari acara ini adalah memberikan pemahaman tentang Hukum, dimana semua Orang memiliki kedudukan yang sama dimuka hukum, selain itu tentunya hal yang menjadi poin utama dilaksanakannya acara tersebut hingga dituangkan dalam kerjasama antara FKDC dan Fakultas Hukum SGJ adalah menyediakan pendampingan Hukum bagi saudara difabel jika mana terjadi persoalan Hukum, kami dari Fakultas Hukum SGJ memiliki Lembaga Bantuan Hukum bagi seluruh lapisan Masyarakat, termasuk didalamnya bagi saudara difabel" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam acara penyuluhan Hukum tersebut, tidak semata membicarakan atau membahas persiapan seputar Hukum, namun memberikan edukasi terkait apa dan bagaimana mana keberadaan kaum difabel untuk memiliki kesetaraan dan Hak yang sama dengan Masyarakat umum secara luas.

"Saudara kita yang difabel ini memiliki Hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan atau peluang kerja maupun pendidikan, oleh karenanya, kami pun memberikan pemahaman tentang bagaimana meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik, kami akan berusaha memfasilitasi antara FKDC dan Lembaga atau pihak pemerintah pusat maupun daerah, agar keberadaan para difabel ini memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita dan harapan, Alkhamdulillah, dalam kesempatan ini pula, bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, kami keluarga besar Fakultas Hukum UGJ menyumbangkan dua ekor kambing untuk berkurban yang diberikan kepada keluarga besar FKDC, inilah bentuk kepedulian antar sesama yang kami realisasikan dengan harapan apa yang kami lakukan hari ini bermanfaat bagi seluruh keluarga difabel" jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKDC , Abdul Mujib, menyambut baik terjalinnya kerjasama dan kepedulian keluarga besar Fakultas Hukum SGJ terhadap keberadaan kaum disabilitas.

"Kami dari keluarga besar FKDC sangat berterimakasih atas perhatian dan jalinan kerjasama yang telah telah ditandatangani antara FKDC dan Fakultas Hukum UGJ  Cirebon, salah satu yang membuat kami bangga adalah kesiapan dari Universitas Hukum UGJ yang siap memberikan pemahaman dan pendampingan Hukum jika mana ada persoalan Hukum yang harus kami selesaikan, selain itu, terimakasih kami pun dihaturkan dengan adanya perhatian berupa pemberian dua ekor kambing untuk dikurbankan, Alhamdulillah, daging kurban tersebut kami salurkan kepada saudara difabel yang hadir dalam acara tersebut,  InsyaAllah dengan telah terjalinnya kerjasama ini akan menambah semangat kami dalam berkarya maupun berkarir sesuai dengan keterampilan dan kemampuan yang  kami miliki" harap Mujib.(1c

8 Mei 2026

AMKI Cirebon Raya gelar bakti sosial peduli yatim dan duafa

INDOMEDIANEWS – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar aksi bakti sosial (baksos), Jumat (8/5/2026). 

Dalam kegiatan ini, AMKI menyalurkan bantuan sembako kepada anak yatim dan duafa di dua titik, yakni Yayasan Harapan Robbani di Kota Cirebon dan Yayasan Beringin Bakti di Kabupaten Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung khidmat usai Sholat Jumat ini diawali dengan doa bersama di Sekretariat AMKI, Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. 

Aksi sosial dipimpin langsung oleh Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, didampingi Dewan Pembina Noli Alamsyah, Ketua Panitia Suripto, serta jajaran anggota lainnya.

Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Ia mengaku momen ini sangat menyentuh hati seluruh anggota.“Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan lancar. 

Saya ucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan rekan-rekan media yang telah berjuang menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Rudi. 

Ia juga menegaskan bahwa aksi serupa akan menjadi agenda rutin bulanan AMKI Cirebon Raya ke depannya.Senada dengan Rudi, Dewan Pembina AMKI Cirebon Raya, Noli Alamsyah, mengapresiasi sinergi antara donatur dan wartawan. 

Ia berharap program berbagi ini terus diberi kelancaran dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Panitia Suripto menambahkan bahwa baksos ini bukan sekadar memberi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar anggota dan menumbuhkan empati terhadap sesama.“Kita melihat langsung perjuangan pengurus panti dan anak-anak yang mungkin tidak seberuntung kita.Ini pelajaran berharga bagi kami,” ujar Suripto.

Penyaluran Bantuan di Dua Lokasi di lokasi pertama, Yayasan Harapan Robbani menyambut baik bantuan yang diberikan. Pihak yayasan mendoakan agar AMKI Cirebon Raya senantiasa sukses dalam menjalankan program-programnya.

Adapun paket bantuan yang disalurkan pada Mei 2026 ini terdiri dari 75 kilogram beras, 10 dus mi instan, 10 liter minyak goreng, 10 dus air mineral, dan 10 kilogram telur.Suasana hangat dan kekeluargaan juga terasa saat rombongan AMKI tiba di lokasi kedua, Yayasan Beringin Bakti, Kabupaten Cirebon. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua Yayasan, Dra. Hj. Sri Bendera Murni, beserta jajaran pengurus. 

Menariknya, anak-anak binaan penyandang disabilitas (tuna netra) turut menyambut tamu dengan menampilkan bakat dan kemampuan mereka.

Dra. Hj. Sri Bendera Murni mengungkapkan kekagumannya terhadap langkah AMKI Cirebon Raya. Menurutnya, aksi ini sejalan dengan misi yayasannya yang kini telah menginjak usia ke-60 tahun.

AMKI Cirebon Raya ini organisasi yang masih baru, namun terasa berbeda dan sangat peduli. Mudah-mudahan AMKI terus kompak, maju, dan berkembang,” pungkasnya. (1c)

24 Apr 2026

Kecamatan Lemahabang perlu ruang baru "Hak Masyarakat harus diutamakan "

INDOMEDIANEWS - Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, sebagai gerbang pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) memerlukan sarana dan prasarana yang memadai, salah satunya adalah ruangan pelayanan Adminduk yang memadai dan nyaman.

Sebagai salah satu kecamatan yang masuk dalam cagar budaya, pelayanan prima pada masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga ruang pelayanan Adminduk yang representatif sangat diperlukan guna meningkatkan pelayanan di tempat tersebut.

Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Martin Bhuto mengatakan, pelayanan Adminduk seperti perekaman dan pengambilan KTP Elektronik yang sudah sangat baik, maka memerlukan ruangan yang representatif, agar lebih maksimal.

"Kecamatan Lemahabang merupakan salah satu Kecamatan yang kerap memberikan pelayanan kependudukan kepada Masyarakat di luar Kecamatan Lemahabang, dikarenakan sering terjadinya permasalah di Kecamatan lainnya, baik dikarenakan fasilitas yang eror maupun hal lainnya, oleh karenanya, sangatlah layak jika di Kecamatan Lemahabang menyediakan ruang husus bagi Masyarakat yang mengurus Administrasi kependudukan, selama ini kerap kali Masyarakat yang datang dari berbagai wilayah harus antri bahkan duduk di lantai karena memang kondisinya terbatas" jelasnya, Jum'at 24/04/2026.

Saat disinggung mengapa tidak mengajukan anggaran ke Dinas terkait, Martin menjelaskan dengan penuh harap.

"Kami sudah lama mengajukan untuk pembangunan ruang baru husus bagi pelayanan kependudukan, namun sampai saat ini belum terealisasi, harapan kami apa yang diharapkan secepatnya bisa terealisasi" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga Cipeujeuh, Yanto, mengeluhkan kekurang nyamanan saat melakukan pengurusan administrasi kependudukan.

"Pelayanannya sih memang baik, tapi fasilitas atau tempat disaat kami menunggu karena harus antri, sangat tidak nyaman, bahkan banyak warga yang harus duduk diatas lantai, kami sebagai Masyarakat berharap agar fasilitasnya disediakan dengan lebih baik, keinginan kami ini wajar, karena kami sebagai Masyarakat diwajibkan membayar pajak, masa buat membangun ruangan yang memang diperlukan saja tidak bisa" jelasnya.(1c)

14 Apr 2026

BUPATI DAN WAKIL BUPATI CIREBON RENCANA HADIRI HALAL BIHALAL DPC PSIB KAB CIREBON

INDOMEDIANEWS- Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Cirebon (DPC-PSIB) selenggarakan Halal Bihalal yang ke-7 pada Hari Minggu tanggal 19 April 2026 bertempat di Sekretariat DPC PSIB Kabupaten Cirebon Jl. Villa Intan I- Perumahan Trusmiland Desa Battembat Kecamatan Tengah tani Kabupaten Cirebon.


Dalam pelaksanaan  tersebut, dijelaskan oleh Ketua Panita Penyelenggara H. Selamat, S.Sos di dampingi Sekteraris Panitia Upendi, S.H.

"penyelenggaraan tersebut sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan dan Undangan kepada Instansi pemerintahan Kabupaten Cirebon dari mulai Bupati, sampai Muspika Kecamatan Tengah tani dan Kuwu Battembat, semoga pelaksanaan ini berjalan lancar dan minta dukungan semua pihak, lebih jelasnya terkait Surat Pemberitahuan dan undangan dapat ditanyakan kepada Bapak Mustamd. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A. selaku Ketua Bidang Hukum DPD PSIB Provinsi Jawa Barat dan beliaulah yang berkordinasi langsung dengan pak Bupati dan Muspika Kecamatan Tengah tani" tuturnya.


Sementara disela kesibukannya,  Ketua DPC PSIB Kabupaten Cirebon  Marwah, S.ST., M.M. yang   juga sebagai Kasi yanmas  merangkap Plt Kasi Kesos Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramyu. mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan demi terselenggaranya acara Halal Bihalal yang ke-7 ini, semoga amal baiknya dibalas oleh Allah SWT.


Ditempat terpisah, Ketua Bidang Hukum DPD PSIB Provinsi Jawa Barat Adv. Mustamid. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A. membenarkan dirinya yang melakukan kordinasi dengan Bupati Cirebon Drs.. H. Imron, M.Ag. bertemu secara langsung dirumah dinasnya Jl. R.A. Kartini Kelurahan Kejaksan Kota Cirebon beliau menyatakan siap akan hadir pada Hari Minggu tanggal 19 April 2026 pada acara Halal Bihalal DPC PSIB Kabupaten Cirebon.

pihaknya juga telah melakukan kordinasi terkait pengamanan dengan Kapala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Cirebon Imam Ustadi, S.Si., M.Si., Kapolsek Kedawung Kompol H. Ahmad Nasori dan Pak Danramil Tengahtani juga Kuwu Battembat.


Lanjut dikatan Mustamid, pihaknya menyebutkan terkait nama-nama yang diundang adalah Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Cirebon, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon, Diskominfo Kabupaten Cirebon, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Kadis BPBD, Camat Tengah tani, Kapolsek Kedawung, Danramil, Kuwu Battembat dst.


Sementara itu, Kordinator lingkungan Dodi Wairatama dan Sutana, menyambut baik dan merasa bangga dilingkunganya akan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta pejabat lainnya,


"kami berharap beliau semuanya akan hadir" tuturnya.

Dodi bersama warga rencana akan menyempaikan keluhan warga terkait banjir dan Fasilitas umum kepada Bupati  Cirebon dan jajarannya. (1c)

1 Apr 2026

AMKI Cirebon gelar silaturahmi dan rapat koordinasi

INDOMEDIANEWS  -- Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya menggelar rapat koordinasi sekaligus halalbihalal, pembentukan pengurus aksi bakti sosial (bansos) untuk kepedulian sesama di wilayah Cirebon Raya, serta penguatan organisasi pada Selasa (31/3/2026). Kegiatan berlangsung di halaman kantor AMKI, Desa Setupatok Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.

Acara dimulai dengan doa bersama dan halalbihalal yang dipimpin Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi. Hadir puluhan anggota AMKI dari berbagai media.

Rudi mengatakan, "Alhamdulillah, rapat koordinasi ini masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H (1 Syawal). Kita sekaligus halalbihalal, dilanjutkan membahas rencana kerja jangka pendek dan panjang serta penguatan organisasi."

Ia menambahkan, "Masih dalam suasana Idul Fitri, sebelum membahas langkah aksi bansos dan rencana kerja jangka panjang AMKI, kita saling bermaaf-maafan."

Pembentukan kepengurusan aksi bansos menjadi langkah strategis AMKI Cirebon Raya untuk memperkuat anggota dalam menunjukkan kepedulian sosial. Rudi berharap kegiatan ini mendorong anggota memiliki tanggung jawab sosial dan guyub rukun guna mensukseskan program AMKI.

Sementara itu, Dewan Pembina AMKI Cirebon Raya, Toto M Said, menyatakan program bansos ini diharapkan membawa nama baik AMKI sebagai organisasi media massa terkemuka di Cirebon Raya.

"AMKI sudah lahir dan memiliki keanggotaan di berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia," ungkap Toto.

Ia menambahkan, "Banyak kegiatan ke depan untuk membawa nama AMKI Cirebon Raya dikenal baik, baik dari program pusat, provinsi, maupun lokal. Terpenting, kuatkan dulu kepedulian anggota terhadap organisasi."

Toto juga berpesan agar anggota selalu menjaga nama baik dan marwah AMKI. "Dengan begitu, langkah kerja kita lebih ringan dan penuh berkah," tutupnya. (1c)

28 Mar 2026

Alumnus MAN Bunpes angkatan 82 gelar halal bihalal di Ponpes Al-Ishlah 2

INDOMEDIANEWS -Halal bihalal sekaligus silaturahmi dilaksanakan Alumnus MAN Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon angkatan 82 bertempat di pendopo Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet Pesantren, pada Sabtu, 28/03/2026.

Dalam keterangan yang disampaikan Pimpinan Ponpes Al-Ishlah 2, KH.Soleh Zuhdi yang akrab disapa Gus Sohzu, menuturkan, bahwa acara Halal Bihalal sekaligus silaturahmi Alumnus MAN Buntet Pesantren angkatan 82 merupakan ajang terbaik sebagai upaya untuk mempererat tali persaudaraan antar alumnus.

"Alkhamdulillah, hari ini Alumnus MAN Buntet Pesantren angkatan 82 dapat berkumpul bersama di Ponpes Al-Ishlah 2 dalam rangka halal bihalal dan silaturahmi sekaligus bertepatan dengan Syawalan atau Hari Raya Ketupat" tuturnya.

Lebih lanjut Gus Sohzu menuturkan, selain bersilaturahmi, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan 

"Selain halal bihalal dan Silaturahmi, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai dengan tahlil dan Do'a arwah untuk para Guru dan para Alumnus yang telah berpulang keharibaan Allah SWT, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan saling bertukar pengalaman" jelasnya.

Acara yang dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan namun bermakna tersebut menjadi salah satu agenda tahunan yang rutin dilaksanakan di Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet.

"Acara tersebut rutin kami laksanakan dalam setiap tahunnya, bukan hanya sebatas bersilaturahmi atau bertukar cerita, namun intinya adalah mendoakan para Guru, para Alumnus dan para Ulama, juga Orang tua  yang telah berpulang ke Rahmatullah, yang terpenting lagi adalah kita sebagai generasi penerus harus senantiasa mentauladani prilaku dan sepak terjang para tokoh ulama terdahulu, hadirnya kita saat ini karena adanya peran dan jasa para sesepuh kita, jadi sudah sepatutnya kita jangan sampai melupakan sejarah, semoga melalui ajang silaturahmi dan halal bihalal ini, persaudaraan akan semakin terjalin kokoh dan semakin memperkuat ukuwah Islamiyah, InsyaAllah lewat acara yang digelar di Ponpes Al-Ishlah ini akan membawa berkah dan kebaikan bagi semua lapisan, hususnya para Alumni MAN Bunpes angkatan 82 juga seluruh keluarga dan kerabat " pungkasnya.(1c)

26 Mar 2026

Wakil Rakyat Dinilai Mandul dan Abai, ASPECS Soroti Jalan Rusak Halimpu – Wangkelang

INDOMEDIANEWS - Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) melontarkan kritik keras terhadap kondisi jalan ruas Halimpu–Wangkelang, tepatnya di Desa Durajaya atau perbatasan wilayah Kecamatan Beber dan Kecamatan Greged. Hingga saat ini, jalan tersebut dibiarkan rusak parah tanpa penanganan serius, meskipun sudah lama dikeluhkan masyarakat.

Korlap ASPECS, Yogi menegaskan, kondisi jalan yang penuh lubang, bergelombang, dan rawan kecelakaan menjadi bukti nyata lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar. ASPECS menilai, pembiaran ini bukan sekadar kelalaian, tetapi bentuk kegagalan nyata dalam menjalankan tanggung jawab kepada rakyat.

“Ini bukan lagi soal jalan rusak biasa, ini soal keselamatan warga yang dipertaruhkan setiap hari. Negara seolah absen, dan wakil rakyat justru diam tanpa tindakan,” tuturnya

ASPECS juga secara terbuka menyoroti sejumlah nama wakil rakyat seperti  yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 7 dinilai tidak menunjukkan kontribusi sama sekali dalam memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.

Menurutnya, para wakil rakyat tersebut gagal menjalankan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Mereka dianggap hanya hadir saat momentum politik, namun menghilang ketika masyarakat membutuhkan kehadiran dan perjuangan nyata.

“Jangan hanya pandai berjanji saat kampanye. Ketika rakyat menghadapi jalan rusak yang membahayakan nyawa, ke mana mereka? Ini bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat,” imbuhnya.

Selain mengkritik wakil rakyat, ASPECS juga mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk segera mengambil langkah konkret dan tidak lagi menunda perbaikan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak.

Yogi menegaskan ASPECS akan terus mengawal persoalan ini hingga ada tindakan nyata. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi turun ke jalan dan pelaporan resmi jika tidak ada respon dari pihak terkait.

“Jika tidak ada langkah cepat, kami siap turun aksi. Ini bukan kepentingan kelompok, ini menyangkut hak dasar masyarakat,” pungkasnya. (1c)

10 Mar 2026

Dibawah guyuran hujan "AMKI Cirebon Raya Bagikan Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama"

INDOMEDIANEWS - Dibawah guyuran hujan, Ketua Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI)  Cirebon Raya bersama anggota menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada masyarakat dengan total sebanyak 550 porsi takjil gratis bagi warga yang Sedang Melintas Jalan Ciremai Tersebut.

Usai kegiatan berbagi takjil dilanjutkan dengan acara buka bersama (bukber) yang berlangsung di RM Soto Boyolali (SSB) Larangan, Kota Cirebon.

Kegiatan pembagian takjil dilaksanakan di Jl. Larangan, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa ,10/03/2026.

Pembagian takjil berlangsung dengan khidmat, lancar, dan kondusif walaupun dibawah guyuran hujan yang terbilang deras.

Dalam pemaparannya, Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial insan media kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Walaupun hujan turun cukup deras, hal itu tidak menghalangi semangat kami untuk tetap berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Rudi.

Sementara itu, Sekretaris AMKI Cirebon Raya, Teguh Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar pengurus dan anggota AMKI Cirebon Raya.

“Selain berbagi kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan serta solidaritas antar anggota AMKI Cirebon Raya agar tetap kompak dalam menjalankan peran sebagai insan pers yang profesional dan berintegritas,” jelasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua AMKI Cirebon Raya Rudi, Dewan Pakar AMKI Cirebon Raya M. Toto dan Said, serta Sekretaris AMKI Cirebon Raya Teguh Santoso, Dodi  selaku Bendahara Umum AMKI Cirebon Raya, bersama jajaran pengurus dan anggota AMKI Cirebon Raya lainnya.

Kegiatan ditutup dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban, sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur di bulan suci Ramadan.diharapkan kebersamaan tersebut tetap terjalin dan semakin memperkokoh rasa keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, Allah SWT.(1c)

11 Feb 2026

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon usulkan peran Mahasiswa dilibatkan dalam persoalan Desil

INDOMEDIANEWS - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 6 , Nana Kencanawati menyoroti terkait persoalan Desil yang dirasa tidak sesuai fakta.
Menurutnya, banyak kesalahan dalam pendataan yang terjadi hingga menimbulkan persoalan dan berdampak pada ketidak Adilan.

Dalam keterangan yang disampaikan usai pelaksanaan Musrembang di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Rabu,11/02/2026.

"Selama ini pendataan penduduk dirasa banyak terjadi kesalahan, termasuk banyaknya persoalan terkait Desil, betapa tidak, yang seharusnya warga itu masuk dalam Desil 1, malah dalam datanya ada di Desil 7, begitupun sebaliknya, hal ini tentunya sangat merugikan bagi Kalangan Masyarakat yang memang semestinya mendapat bantuan ataupun hal lainnya, sementara semuanya ditentukan dengan kriteria Desil, kalau datanya sesuai fakta sih tidak jadi masalah, sayangnya selama ini data yang ada tidak sesuai fakta dan bahkan telah terjadi kesalahan yang berulang" tuturnya.

Sebagai salah satu solusi untuk menyelesaikan persoalan Desil, Nana Kencanawati menyarankan langkah terbaik dengan melibatkan peran Mahasiswa.

"Desil ini datanya berasal dari Badan Pusat Statistik ( BPS)  dan selama ini banyak sekali kesalahan dalam pendataan, oleh karenanya saya mengusulkan untuk melibatkan para Mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di setiap desa, kita bisa menggunakan kemampuan para Mahasiswa untuk melakukan pendataan kepada setiap warga di setiap desa yang sedang melaksanakan KKN, dengan melibatkan Mahasiswa banyak keuntungan yang akan didapat, diantaranya adalah tidak adanya kepentingan atau politik, jadi kami beranggapan karena tidak adanya kepentingan, maka pendataannya akan berjalan baik sesuai fakta, hal lainnya adalah menghilangkan anggaran untuk pendataan, karena dulu saja kita menganggarkan anggaran untuk Dinsos dalam hal pendataan  mencapai angka Rp.4.5 Milyar, sementara hasilnya tidak sesuai atau banyak terjadi kesalahan.dengan adanya hal tersebut, maka alangkah baiknya jika persoalan pendataan dengan melibatkan peran Mahasiswa yang tengah melaksanakan kegiatan KKN, InsyaAllah selain akan menghasilkan pendataan yang valid juga bisa mengurangi pengeluaran anggaran" jelasnya .

Sementara itu, ditempat terpisah, H.Lili Mashuri, Kuwu Cupeujeuhkulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menuturkan persoalan Desil yang selama ini ada perlu mendapat perhatian husus, oleh karenanya pihaknya dalam menentukan Desil melaksanakan acara Musdes Verikasi dan Validasi data terpadu sosial ekonomi Nasional (DTSEN).

"Desil memang kian hari kian menjadi perbincangan, ada yang merasa diuntungkan, namun banyak pula yang merasa dirugikan, ini terjadi karena adanya pendataan yang dirasa tidak sesuai, oleh karenanya, salah satu cara yang harus ditempuh adalah melalui acara Musdes ( Musyawarah Desa ) terkait data penduduk atau DTSEN" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, melalui Musdes tersebut akan dijabarkan beberapa kriteria tentang Desil.

"Ada 4 skala prioritas yang akan kami laksanakan terkait keberadaan Desil, dari mulai Desil 1 hingga Desil 4, dimana kriterianya adalah sangat miskin, miskin, hampir miskin dan rentan miskin, dengan adanya Musdes ini diharapkan persoalan Desil bisa terselesaikan, yang perlu diperhatikan adalah kami dari pihak desa hanya bisa mengusulkan, sementara yang menentukan adalah dari Pemerintah atau Dinas Sosial, InsyaAllah, kedepannya pendataan penduduk ini bisa diselesaikan dengan baik dan dengan data sesuai fakta" pungkasnya.(1c)

9 Feb 2026

AMKI Cirebon Raya Resmi Dilantik "Ujian Nyata Profesionalisme Media di Era Digital"

INDOMEDIANEWS– Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya resmi melantik pengurus baru periode 2026–2029 di Aula Pendopo Bupati Cirebon. Rudi terpilih sebagai Ketua AMKI Cirebon Raya dan dipercaya memimpin organisasi tersebut dengan komitmen memperkuat peran media konvergensi dalam menghadapi tantangan era digital.

Acara pelantikan dihadiri lebih dari 100 undangan, mulai dari tokoh media, pejabat pemerintahan, hingga berbagai elemen masyarakat. Momentum ini dinilai penting sebagai langkah awal membangun ekosistem media yang sehat, profesional, dan berkelanjutan di tengah derasnya arus informasi digital.

Dalam Pemaparannya, Rudi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, AMKI harus mampu menjadi jembatan antara media konvensional dan media digital, sekaligus membangun sinergi yang konstruktif dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“AMKI harus menjadi wadah yang menghubungkan media konvensional dan digital, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

Dalam agenda 100 hari kerja, Rudi menegaskan komitmennya untuk membangun kerja sama strategis dengan instansi pemerintah maupun sektor swasta. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi media anggota AMKI, baik dari sisi profesionalisme, kapasitas, maupun keberlanjutan usaha media.

Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, mengapresiasi terpilihnya Rudi sebagai ketua. Ia menekankan bahwa media konvergensi memiliki peran penting dalam mengintegrasikan berbagai platform komunikasi, sekaligus menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat bagi publik.
“Peran AMKI sangat penting dalam mendorong media tetap relevan di tengah perubahan teknologi,” tegasnya.

Harapan besar pun disematkan pada kepengurusan baru AMKI Cirebon Raya untuk terus mengedukasi publik tentang pentingnya media berkualitas, menjaga independensi, serta menegakkan etika jurnalistik. Kepengurusan baru juga diharapkan mampu memperjuangkan kepentingan anggota, meningkatkan kualitas media, dan memperluas jaringan kerja sama.
( 1c)

7 Feb 2026

AMKI dan FJO Tebar Keberkahan Di HPN 2026

INDOMEDIANEWS - Dalam rangkaian menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya bersama Forum Jurnalis Online (FJO) melakukan kegiatan sosial Jumat Berkah dengan mengunjungi GRAY anak yatim dan dhuafa di Kesambi Kota Cirebon. Jumat (6/2/2026).

Agenda rutin Jumat Berkah tersebut dipimpin oleh Ketua Forum Jurnalis Online (FJO) Toto M. Sa’id, didampingi Ketua AMKI Cirebon Raya Rudi, Sukri yang disambut langsung Mba Rika bersama suami mewakili Gray Yatim dan dhuafa. 

Toto M. Sa’id menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen organisasi wartawan untuk tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial dan moral.

“Ini menunjukkan komitmen AMKI bersama Forum Jurnalis Online sebagai wadah wartawan yang peduli terhadap anak yatim dan dhuafa sebagai generasi penerus dalam memperkuat pondasi kepedulian sosial dan lingkungan juga peran jurnalis yang peduli anak yatim dan dhuafa.” jelas Toto.

Menurutnya, melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, AMKI dan FJO ingin menanamkan nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial di kalangan insan pers, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kami sangat peduli kepada anak yatim dan dhuafa, sesuai amanat Sunan Gunung Jati Cirebon, ‘Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin’. Nilai inilah yang terus kami jaga dan aktualisasikan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur serta rekan-rekan wartawan yang telah menyisihkan rezekinya dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut.

“Semoga apa yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Rudi, Ketua AMKI Cirebon Raya, yang didampingi Nawawi, bahwa kegiatan Jumat Berkah ini juga menjadi sarana silaturahmi antar pemilik media dan jurnalis, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pers.

“Alhamdulillah, hari ini AMKI dan FJO usai sholat Jumat dapat berbagi rezeki berupa sembako kepada anak yatim, dhuafa, dan santri tahfidz Qur’an. Kegiatan ini penuh keberkahan dan mempererat kebersamaan antar insan media,” tuturnya.

Ditambahkan dewan penasehat Moh. Noly Alamsyah, agenda rutin Jumat Berkah yang digelar AMKI dan FJO ini menegaskan bahwa jurnalis tidak hanya berperan sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membangun solidaritas dan kepedulian kemanusiaan. 

Lebih dari itu, di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, kehadiran insan pers di ruang-ruang sosial seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai empati dan kemanusiaan harus tetap menjadi ruh profesi wartawan.

Jadi, dari rangkaian HPN 2026 melalui kegiatan sosial semacam ini juga menjadi pesan kuat bahwa peringatan Hari Pers Nasional tidak melulu diisi dengan seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. 

"Pers yang dekat dengan rakyat adalah pers yang mampu menjaga kepercayaan publik dan martabat profesinya. Tandanya. 

Sementara itu, mewakili Gray Mba Rika mengaku sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan oleh AMKI dan FJO. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada AMKI dan Forum Jurnalis Online yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada anak yatim, dhuafa. Semoga Allah membalas dengan keberkahan dan kebaikan yang berlipat,” ujarnya. (1c)

24 Jan 2026

Rangkaian HPN 2026: AMKI dan FJO Adakan Jumat Berkah

INDOMEDIANEWS– Organisasi Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Forum Jurnalis Online (FJO) dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) melakukan kegiatan Jumat Berkah di Rumah Tahfidz Qur'an di Argapura Kota Cirebon bersama media, setelah melakukan peliputan dan sholat jumat. 

Kegiatan Jumat Berkah kali ini mengunjungi yayasan Anak Yatim dan tahfid Qur'an RW Argapura 01 Kecamatan Harjamukti Kelurahan Argasunya Kota Cirebon salah satu batas Kota Cirebon dan kabupaten Cirebon di ikuti pimpin Toto M Said didampingi ketua AMKI Cirebon Raya Rudi, Suripto dengan disambut Ade Maulana ketua Yayasan. Jumat (23/1/2026). 

"Agenda ini menunjukkan komitmen AMKI bersama Forum Jurnalis Online sebagai wadah wartawan, yang membuktikan kepedulian kepada anak yatim, dhuafa dan tahfidz Qur'an sebagai regenerasi dalam memperkuat pondasi dan karakter aqidah islam. Dan organisasi wartawan pun ikut berperan aktif dalam kegiatan sosial serta kesejahteraan bagi masyarak di wilayah Cirebon." Kata Toto M Sa'id Ketua Forum Jurnalis Online. 

Menurutnya, melalui kegiatan sederhana ini, AMKI dan FJO akan terus berupaya menghadirkan dampak positif bagi wartawan juga masyarakat sekitar serta menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Kami sangat peduli kepada anak yatim dan dhuafa sesuai amanat sunan Gunung Jati Cirebon “Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin.” tegas Toto M Said. 

Lebih dari itu, diapun mengucapkan terimakasih kepada para Donatur dan wartawan yang telah memberikan donasi jumat berkah semoga barokah.

Hal senada dikatakan Rudi Ketua AMKI Cirebon Raya di dampingi Suripto, adanya kegiatan jumat berkah ini sebagai sarana silaturahmi antar pemilik media dan wartawan dalam mempererat hubungan dan menanamkan kepedulian terhadap anak yatim, dhuafa dan tahfidz Qur'an. 

“Alhamdulillah hari ini AMKI dan FJO selepas sholat Jumat, berbagi rezeki sembako di rumah tahfidz qur'an, yatim dan dhuafa penuh dengan keberkahan, kebersamaan antar pemilik media serta jurnalis.” Tuturnya.

Sementara itu, ketua Yayasan Kyai Ade Maulana menambahkan ia sangat mengapresiasi jumat berkah yang dilaksanakan organisasi wartawan AMKI dan FJO menjadi agenda rutin sebagai bentuk nyata kepedulian Wartawan kepada anak yatim, dhuafa dan tahfidz Qur'an. 

“ Kami mengucapkan terimakasih kepada organisasi wartawan yang rutin mengadakan kegiatan Jumat Berkah sebagai wujud kepedulian sosial kepada anak yatim dhuafa dan tahfidz Qur'an. Semoga barokallah." Tuturnya. (1c)

2 Jan 2026

Ribuan warga memadati jalanan "sambut sang juara DA 7"

INDOMEDIANEWS -sepanjang Jalan Raya Lemahabang, Kabupaten Cirebon mendadak macet oleh ribuan Masyarakat yang ingin melihat secara langsung iring-iringan artis dangdut asal desa kalibuntu, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon sebagai juara 3 DA 7 (dangdut akademi) yang digelar salah satu stasiun TV swasta terbesar di Indonesia (Indosiar -red)
Beredarnya informasi sang juara akan melintasi jalur jalan Raya Lemahabang disambut oleh ribuan warga yang sejak pagi berdiri dihampir sepanjang jalan.
Tepat pukul 10.30 wib, sang artis dangdut yang berdiri diatas sebuah kendaraan roda empat berwarna hitam melintas dan melambaikan tangan kepada seluruh masyarakat yang terus berteriak memanggil namanya, Jum'at 02/01/2026.
Salah seorang warga desa Cipeujeuh kulon yang turut menyaksikan iring-iringan tersebut, Ayo, menuturkan dirinya sangat bangga karena salah satu artis dangdut asli Cirebon mampu berkarya dan bersaing dengan artis lainnya walaupun hanya meraih juara tiga.

'kami sangat bangga, wong Cirebon mampu meraih prestasi di dunia musik, hususnya dangdut walaupun hanya meraih predikat sebagai juara 3, ini menunjukan bahwa wong Cirebon memiliki kemampuan yang patut diperhitungkan" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan Yaya, warga Lemahabang yang tidak hentinya meneriakan nama April.

"Senang kang, kami bisa melihat sosok sang juara Dangdut secara langsung, semoga ini pertanda baik untuk kemajuan industri musik dan seniman Cirebon agar kedepannya bisa lebih meningkatkan karya dan kreasinya, pokoknya, kami wong Cirebon merasa sangat bangga atas prestasi yang di raih pendangdut April" ujarnya.

Dari pantauan media, bukan saja jalanan dipadati oleh ribuan Masyarakat, namun kemacetan panjang terjadi akibat banyaknya kendaraan roda dua atau empat yang terhambat karena iring-iringan sang artis Dangdut yang tetap setia menyapa para warga dengan senyum dan lambaian tangan yang tiada henti.kemenangan April merupakan kemenangan Kabeh wong Cirebon.(1c)

31 Des 2025

Diduga akibat Sambaran petir "Kios pasar Lemahabang ludes dilalap si jago merah"

INDOMEDIANEWS- Suara tangis dan jeritan terdengar dari beberapa pedagang pasar Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, yang terbakar pada Selasa malam,30/12/2025.
Puluhan kios pasar Desa Lemahabang sebagian ludes dimakan si jago merah ditengah guyuran hujan deras dan kilatan petir dibarengi gelegar suara halilintar yang tiada henti.
Terbakarnya pasar desa tersebut menimbulkan berbagai spekulasi dan informasi yang ramai dibicarakan, ada yang mengatakan akibat konsleting ristik, ada pula yang mengatakan akibat tersambar petir.
Salah seorang warga Lemahabang yang ditemui tidak jauh dari lokasi terbakarnya pasar Desa tersebut, Didi, menuturkan awal mula terjadinya kebakaran pasar desa yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

"Yang saya tahu, saat itu baru selesai kumandang Azhan Magrib, kebetulan hujan turun sangat deras disertai kilatan petir dan suara gledek yang lumayan besar, tidak berselang lama, banyak warga yang teriak bahwa pasar terbakar, akhirnya saya bersama warga lainnya bergegas kelokasi pasar, dan memang benar pasar desa Lemahabang sudah terbakar dan mengeluarkan kepulan asap yang sangat tebal, beruntungnya beberapa kendaraan dan anggota Damkar langsung terjun kelokasi sekaligus berusaha memadamkan api yang sudah menjalar dan membakar sebagian besar kios yang ada di dalam pasar" tuturnya.

Lebih lanjut Didi menjelaskan, dengan adanya peristiwa kebakaran tersebut, banyak para pedagang yang hanya bisa melihat tanpa mampu untuk berbuat banyak.

"Puluhan pedagang yang kiosnya terbakar hanya bisa melihat tanpa dapat berbuat banyak, karena Api sudah menghanguskan beberapa kios yang menjual berbagai produk, dari mulai pakaian, kelontong, peralatan rumah tangga hingga kios daging dan lainnya, sepengetahuan saya , mungkin ada ratusan kios yang lokasinya didalam semuanya terbakar, hanya ada beberapa kios yang berhasil diselamatkan dari kobaran si jago merah" pungkas Didi.

Sementara salah seorang pemilik kios yang terbakar, Agus, menuturkan kejadian tersebut sangat menyedihkan dan mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah.

"Kami sangat sedih kang, karena hanya dipasar inilah  lahan pencaharian kami, disaat menjelang pergantian tahun yang biasanya saat itu merupakan saat mamarema dimana akan banyak pembeli yang datang kepasar ini, sayangnya disaat kami tengah berharap banyak, tiba-tiba tempat kami berjualan ludes dilalap si jago merah" tuturnya.

Saat ditanya apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut, Agus menjelaskan.

"Secara pasti kami tidak paham, ada yang bilang karena konsleting listrik, ada juga yang bilang karena adanya Sambaran petir, bagi kami itu tidak terlalu penting, intinya apapun penyebabnya toh pasar ini terbakar, kami hanya berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah kepada seluruh pedagang pasar Lemahabang yang lapak usahanya habis terbakar api, hanya itu harapan satu-satunya yang kami miliki" pungkas Agus, pedagang asap Desa Tuk Karangsuwung penuh harap.

Dari pantauan media, saat kejadian, jalan raya Lemahabang dipadati oleh beberapa Masyarakat yang ingin melihat secara langsung pasar yang terbakar, bahkan terlihat beberapa unit Damkar keluar masuk dari lokasi kebakaran, beruntung pasar yang terbakar tersebut lokasinya tidak terlalu jauh dari Pos Damkar hingga puluhan unit Damkar pun tidak terlalu kesulitan untuk melaksanakan mobilitas terlebih sigapnya para anggota TNI/Polri termasuk beberapa pihak lainnya yang turut membantu agar proses pemadaman api dapat berjalan lancar dan tidak menghadapi kendala berarti.

Sementara itu, Dansek Damkar Lemahabang, M.Imron menjelaskan, bahwa dugaan sementara terjadinya kebakaran diakibatkan adanya Sambaran petir yang mengenai pusat instalasi listrik yang di tengah kios pasar Lemahabang.

"Dugaan sementara, terjadinya kebakaran tersebut diakibatkan adanya Sambaran petir yang mengenai pusat instalasi listrik yang lokasinya berada di tengah pasar tersebut, kami dari Damkar Lemahabang menerima laporan terjadinya kebakaran pasar pada pukul 18.20 Wib.saat itu juga anggota Damkar langsung turun kelokasi dan berupaya untuk segera memadamkan api yang telah membakar beberapa kios, karena dirasa apinya sangat besar dan hawatir mengenai kios lainnya, kamipun menghubungi Damkar lain yang ada di beberapa pos Damkar Cirebon, Alkhamdulillah, selama kurang lebih 8  jam tepatnya dari mulai kami bergerak sekitar jam 18.30 hingga jam 03 pagi dengan menerjunkan 8 unit Damkar api akhirnya bisa dipadamkan" jelasnya.

Dari pantauan media, saat ini lokasi kebakaran sudah dilakukan pemasangan polis line, bahkan aktifitas pedagang yang tempat berniaganya tidak terbakar tetap melakukan aktifitas seperti biasanya( jual beli-red). (1c)