Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

24 Jun 2026

SDN 1 Sigong gelar acara Pelepasan dan kenaikan kelas " Tampilkan pentas seni dan kreasi "

INDOMEDIANEWS - Kemeriahan dan suka cita dirasakan oleh seluruh Orang tua siswa SDN 1 Sigong,Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, yang menyaksikan berbagai kreasi oleh para Siswa-siswi yang diawali dengan pertunjukan lengser dan sendratari oleh siswa didik Sekolah setempat.
Sejak pagi halaman SDN 1 Sigong telah dipadati oleh orang tua dan para siswa yang turut memeriahkan acara Akhirussanah pelepasan siswa kelas 6 dan kenaikan siswa kelas 1 sampai 5 tahun ajaran 2025/2026.

Berbagai kreasi diperlihatkan para siswa dan siswi, dari mulai pembacaan Qalam illahi, seni tari, lengser, pentas seni hingga sungkeman yang dilakukan para siswa yang telah lulus kepada orang tuanya.
Begitu haru dan menggugah perasaan, disaat para siswa melaksanakan acara sungkeman sebagai tanda ucapan terimakasih dan penghargaan atas jasa dan perjuangan yang telah diberikan orang tua terhadap para siswa hingga berhasil meraih berbagai prestasi dan menghantarkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Dalam pemaparannya, Kepala SDN 1 Sigong, Dedi Junaedi. S.Pd.SD , menuturkan pentingnya peran serta Orang tua dalam mewujudkan cita dan harapan para siswa demi masa depan yang lebih baik.

"Kenangan terindah dan kenangan yang tidak mungkin dapat terlupakan adalah disaat kita dapat menyaksikan keberhasilan anak -anak kita dalam menuntut Ilmu dan mampu memperlihatkan karyanya dengan berbagai kemampuan yang dimiliki, hari ini merupakan hari dimana kita mematri kenangan terindah, bahwa disinilah kita mengawali , meniti dan menyambut harapan terindah, jangan lupakan almamater, jangan lupakan perjuangan Orang tua, jangan sia-siakan jerih payah dan tekad para pendidik, terus patri Ilmu yang telah didapat dan tetap iringi langkah  dengan akhlak yang mulia" tuturnya, Rabu,24/06/2026.

SDN 1 Sigong saat ini memiliki jumlah siswa sebanyak 314 dengan jumlah siswa yang dilepas atau lulus sebanyak 44 siswa.
Dengan jumlah siswa yang tidak sedikit tersebut, diharapkan para pendidik mampu memberikan yang terbaik bagi perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan.

"Alkhamdulillah, kami saat ini memiliki jumlah siswa didik sebanyak 314 anak dengan jumlah pendidik sebanyak 16 Guru, yang 5 antaranya adalah ASN, 5 P3K dan sisanya adalah honorer namun sudah sertifikasi" jelasnya.

Lebih lanjut Dedi Junaedi menuturkan, dengan dilaksanakannya acara pelepasan tersebut diharapkan mampu menjadi motifasi bagi kita untuk lebih mampu meningkatkan prestasi.

"Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak, baik itu Orang tua siswa, panitia, komite sekolah dan para Guru yang telah begitu semangat untuk menyelenggarakan acara pelepasan sekaligus kenaikan kelas, karena kebersamaan lah acara hari ini dapat berjalan dengan sangat meriah, rasa bangga kami pun karena mampu menyaksikan berbagai kreasi dan kreatifitas para siswa yang sangat menawan, secara pribadi, saya hanya bisa berucap terimakasih dan mohon maaf, jika dalam pelaksanaan acara pelepasan dan kenaikan kelas ini terdapat banyak kekurangan, dan kami berpesan kepada seluruh siswa yang telah lulus, tetap jaga nama baik sekolah dimana kalian menimba ilmu, hormati para Guru dan jangan lupakan jasa mereka, kami tidak ingin disebut berjasa apalagi pahlawan, namun kami adalah sosok yang dianugerahi suatu kemampuan untuk turut mengembangkan dunia pendidikan, dimanapun kalian berada, jangan lupakan kami para Guru, dan yang terpenting lagi, hormati dan sayangi kedua orang tua, karena merekalah kalian ada, dan karena merekalah kalian bisa meraih cita juga harapan" pungkasnya. (1c)

22 Jun 2026

Pentas Seni TK Melati " Tumbuhkan kreasi Siswa didik "

INDOMEDIANEWS - TK Melati, Desa Wangkelang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon menggelar acara pentas seni dan pelepasan tahun kelululusan 2026.
Dibawah panji Yayasan Mutiara, TK Melati yang berdiri sejak Tahun 2005 telah menelurkan beberapa alumnus yang memiliki keterampilan dan kreatifitas yang sangat membanggakan.
Dalam acara pentas seni dan pelepasan siswa yang dihadiri oleh seluruh wali Murid berjalan dengan penuh kesederhanaan namun tetap meriah dan mendapat respon yang sangat luar biasa dari seluruh tamu undangan yang hadir.
Ketua Yayasan Mutiara, Lili Casmali, mengharapkan Dunia pendidikan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

"Kami sangat mengharap dunia pendidikan di Negeri kita akan semakin maju dan berkembang, terlebih lagi generasi muda untuk saat ini secara materi  dan faktor lainnya sangat menunjang, dan kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk terus berupa yang terbaik guna perkembangan dunia pendidikan, agar apa yang dicita-citakan mampu diwujudkan dengan kenyataan " tuturnya, Senin 22/06/2026. 
 
Senada hal tersebut disampaikan kepala Sekolah TK Melati, Mamah Fatimah, yang merasa bangga dengan berbagai kreasi yang dilaksanakan dalam rangka pelrpasa dan pentas seni Siswa TK Melati.

"Kami sangat bersyukur atas support dan peranserta dari seluruh Orang tua siswa, hingga acara pentas seni sekaligus pelepasan siswa didik dapat dilaksanakan dengan penuh rasa suka cita, yang membuat kami terharu adalah semangat para orang tua yang sangat luar biasa dalam mensukseskan acara tersebut, Bakan dari awal acara hingga akhir, kebahagiaan seakan tidak terhenti, apalagi disaat para siswa mempertunjukan berbagai kemampuannya, baik seni tari tradisional maupun moderen, ini adalah modal bagi kami untuk lebih semangat lagi dalam mendidik para generasi muda, dikesempatan ini, kami mengajak para orang tua yang memiliki anak usia dini, untuk mendaftarkan putra putrinya di TK Melati wangkelang" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang wali murid, Melawati, sangat mendukung dan berbahagia dengan berbagai program yang digalakan oleh pihak pendidik.

"Kami bangga dan bahagia mempercayakan putra putri kami untuk menimba ilmu di TK Melati ini, betapa tidak, karena anak anak kami tidak hanya dikenalkan dengan berbagai permainan edukasi, namun pendidikan kedisiplinan, rohani hingga berkesenian semuanya diperoleh disini,  untuk acara pelepasan siswa sekaligus pentas seni yang menampilkan berbagai kreasi para siswa, sangat membanggakan, karena buka semata mendidik siswa untuk mampu berkreasi dan disiplin, tetapi yang lebih penting lagi adalah mendidik para siswa untuk berani tampil dimuka umum, semoga kedepannya acara seperti pentas seni dan lainnya akan semakin meriah" jelasnya (1c)

20 Jun 2026

MI Al-Hikmah gelar Imtihan " Perlu perhatian pemerintah " karena keterbatasan ruang belajar

INDOMEDIANEWS -Menjadi salah satu kebanggaan bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan awal menuju pendidikan yang lebih tinggi.
Hal ini terlihat jelas diwajah para siswa MI Al-Hikmah, Desa mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, saat menggelar acara kenaikan kelas  dan kelulusan yang dikenal dengan istilah Imtihan.
Acara yang dipusatkan di halaman Sekolah tersebut diawali dengan kegiatan karnaval dengan menghadirkan berbagai pertunjukan marcing band, Kreasi busana dan arak-arakan yang dimulai dari kantor desa setempat dan berakhir di Sekolah MI Al-Hikmah.
Madrasah yang sudah berdiri sejak tahun 1950 tersebut terus berkembang dengan menghasilkan ribuan alumnus yang berkualitas.
Dalam keterangan yang disampaikan kepala MI Al-Hikmah, Ust Nurlani, menuturkan perkembanganannya saat ini terus membaik.

"Alkhamdulillah, saat ini kami memiliki jumlah siswa sebanyak 210 dengan jumlah kelulusan siswa tahun ini sebanyak 34, ini menandakan perkembangan dunia pendidikan yang kami emban terus berkembang dari tahun ketahunnya, bahkan calon siswa baru yang sudah mendaftar pun jumlahnya lumayan banyak, karena terbatasnya ruangan yang kami miliki, maka dengan terpaksa pendaftarannya kami batasi " tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dengan semakin berkembangnya dan banyaknya minat siswa untuk menimba ilmu di MI Al-Hikmah, diperlukan fasilitas pendukung yang memadai.

"Dengan jumlah siswa sebanyak 220 dan tenaga pendidik sebanyak 13 yang 5 diantaranya sudah sertifikasi, tentunya diperlukan ruangan belajar mengajar yang memadai, jujur, kendala yang ada saat ini adalah kurangnya ruangan kelas dan fasilitas pendukung lainnya, termasuk salah satunya adalah keberadaan kamar kecil atau toilet, jadi selama ini jika kami ingin ke kamar kecil, kami masih menumpang kamar kecil milik masjid yang keberadaannya memang bersebelahan dengan sekolah kami, oleh karenanya, kami dari keluarga besar Al-Hikmah memohon bantuan dan perhatian dari pemerintah untuk bagaimana caranya kami memiliki tambahan ruang baru, guna meningkatkan proses belajar mengajar yang lebih memadai " jelasnya penuh harap.

Saat ini, telah banyak prestasi yang diraih siswa MI Al-Hikmah, dari mulai Pramuka hingga program unggulan yang terus dipertahankan dan menjadi ciri has Al-Hikmah , yaitu adanya Pocil ( Polisi Cilik ) yang keberadaannya banyak diminati hingga menjadi kebanggaan tersendiri.(1c)

18 Jun 2026

MI / MTS Wathoniah Gelar Imtihan " Terbatas namun tetap semangat "

INDOMEDIANEWS - Dunia pendidikan membutuhkan perhatian dari berbagai kalangan, terlebih yang bergerak di bidang keAgamaan.
Maju mundurnya sebuah dunia pendidikan tergantung pada dukungan dan peranserta Masyarakat sekitar dan adanya sokongan penuh dari Instansi terkait.
Ditengah persaingan yang semakin ketat, tidak menyurutkan semangat para pengajar, hususnya guru honorer yang tetap berupaya keras untuk menciptakan generasi muda yang berprestasi dengan tetap berpegang pada akhlakulkarimah.
Hal tersebut yang dibuktikan oleh seluruh jajaran staf pengajar, MI/ MTS Wathoniah, desa Japura bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Sebagai salah satu penghargaan kepada para siswa didik, bertempat di halaman sekolah setempat, menggelar acara Haflah Imtihan dengan tema mengawal generasi muda.

Semangat para siswa terlihat sangat nyata, disaat mengikuti berbagai acara yang telah tersusun dari mulai mengikuti ajang lomba MTQ, Cerdas Cermat,karnaval, hapalan surat pendek, lomba busana muslim hingga pentas seni.

Ada sedikit cerita miris namun membanggakan, saat kepala MTS Wathoniah, Khasanudin. S.Ag bercerita tentang keberadaan sekolah yang dipimpinnya .

"Saat ini kami memiliki siswa sebanyak 31 0rang dengan jumlah pendidik sebanyak 17 pengajar yang mayoritas sebagai guru honor, dari  pendidik tersebut yang telah mengikuti sertifikasi hanya sebanyak 7 Orang, yang membuat kami bersedih adalah honor yang diterima para pengajar dalam setiap bulannya hanya berkisar Rp.200.000, namun demikian kami tetap bersyukur dan bersemangat untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi seluruh generasi muda" tuturnya, Kamis, 18/06/2026.

Lebih lanjut dirinya mengharapkan adanya perhatian lebih dan peranserta dari semua pihak untuk memajukan sekolah yang ada di Desanya.

"Kami berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah, hususnya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honor, selain itu, kami mengajak kepada seluruh Masyarakat sekitar untuk mendaftarkan para putra putrinya di yayasan yang kami bina, InsyaAllah kami seluruh jajaran pendidik akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh generasi muda, hususnya dalam memahami dan mendalami Ilmu Agama" jelasnya.

Sementara itu, Kepala MI Wathoniah, Farhan Spd, menyampaikan rasa bangganya atas raihan dan prestasi seluruh siswa didik yang tetap semangat dalam menuntut ilmu dan menggapai cita.

"Alkhamdulillah, hari ini kami bersama seluruh Orang Tua siswa menggelar acara Imtihan dan Haul sesepuh dengan tema mengawal generasi emas, sebagai bentuk syukur kami, berbagai kegiatan kami laksanakan dalam memeriahkan acara tahunan tersebut, dari mulai Karnaval, lomba Cerdas cermat, MTQ, Busana Muslim, hafalan surat pendek dan pengajian umum yang Akan diisi oleh penceramah dari Indramayu, KH. M.Kaukabul Fadli" jelasnya .

Lebih lanjut dirinya menuturkan, untuk tahun ini berharap agar minat siswa untuk menimba Ilmu di MI Wathoniah semakin tinggi.

"Saat ini kami memiliki siswa didik sebanyak 191 dengan jumlah siswa yang lulus tahun ini sebanyak 31 Siswa, dengan jumlah siswa tersebut, kami bersama wali murid bermusyawarah untuk menggelar tradisi tahunan yang akrab disebut Imtihan, Alkhamdulillah, atas dukungan penuh acara tersebut dapat berjalan dengan sangat baik, InsyaAllah, kami seluruh staf pengajar akan memberikan pendidikan yang terbaik dengan semangat dan keikhlasan, oleh karenanya, kepada Orang tua yang memiliki Anak yang sudah layak masuk pendidikan dasar untuk mempercayakan dan mendaftarkan anak-anaknya di MI Wafhoniah ini" pungkasnya.(1c)

8 Jun 2026

Siswa SMP Muhammadiyah Lemahabang " sambut baik program MBG " mutu harus diprioritaskan

INDOMEDIANEWS - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat, disambut para siswa SMP Muhammadiyah Lemahabang Kabupaten Cirebon, dengan suka cita. Hal ini terlihat, para siswa menikmati menu MBG yang diterima dari SPPG Leuwidinding ll, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Kepala SMP Muhammadiyah Lemahabang, Nurdin menuturkan,  program MBG ini perdana dari SPPG Leuwidingding II dan sejauh ini, menu yang disajikan layak konsumsi. 

"Kami sangat mengharap, Jangan hanya pertama saja, menu layak konsumsi. Tapi setiap kali dikirimkan harus seperti ini (layak konsumsi)," katanya, disela mengawasi pembagian MBG di sekolah setempat, Senin ,8/6/2026.

Lebih lanjut Nurdin menjelaskan, program MBG yang digagas pemerintah pusat sebagai upaya meningkatkan gizi anak sekolah, sangat membantu bagi yang membutuhkan. 

"Sekitar 175 anak, kelas 7-9 yang mendapatkan program tersebut. Kami masukkan kelas 9 dalam progam tersebut, sebab masih masuk sekolah," jelasnya.

Masih dikatakan Nurdin, program MBG sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menambah asupan gizi anak sekolah, maka harus didukung secara maksimal oleh seluruh pihak. 

"Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pengiriman MBG bisa pagi hari, misalnya pukul 8, agar masih fresh dan langsung dimakan anak-anak, sebelumnya program MBG kami terima dari SPPG Leuwidinding l, namun karena ada lain hal, kerjasama kami dengan SPPG Leuwidinding l dihentikan, dan sebagai penggantinya saat ini kami bekerjasama dengan SPPG Leuwidinding ll" jelasnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah merealisasikan program MBG di sekolah ini. Baik bagi anak sekolah, balita dan bumil. 

"Dengan adanya MBG di sekolah akan meningkatkan kualitas gizi anak, mengurangi uang jajan dan memotivasi siswa agar lebih giat lagi berangkat sekolah," pungkas Nurdin.

Sementara itu, Kepala SPPG Leuwidingding II, Anis mengungkapkan, akan semaksimal mungkin dalam menjaga higienis dan tetap fresh ketika MBG tiba di sekolah. 

"Untuk yang perdana ini, sekitar 500 paket. Bagi anak sekolah di SMP Muhammadiyah Lemahabang, ibu hamil (bumil), balita di Desa Leuwidingding dan Desa Picungpugur, InsyaAllah kami akan terus berupaya maksimal untuk merealisasikan program MBG ini sebaik mungkin dengan mengutamakan mutu dan kualitas sesuai dengan ketentuan, semoga apa yang kami lakukan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak yang turut mendukung adanya program Makan Bergizi Gratis" jelasnya (1c)

30 Mei 2026

Idul Adha 2026 "SMKM Lemahabang berkurban 39 Kambing dan 1 sapi "Tauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As

INDOMEDIANEWS -Dari kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintah Allah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Ibrahim pasrah, Ismail rela. Di detik terakhir Allah ganti Ismail dengan domba. Maknanya: ketaatan tanpa syarat. Allah tidak mau pengorbanan darah/dagingnya, tapi "ketakwaanmu yang sampai kepada-Nya" QS. Al-Hajj:37
Bahkan makna Idul qurban sendiri diartikan
Berbagi & Kepedulian Sosial
Hewan kurban dibagi 3: 1/3 buat yang kurban & keluarga, 1/3 hadiah, 1/3 sedekah ke fakir miskin. Iduladha mengajarkan kita merasakan orang lain, mengurangi kesenjangan. Daging yang biasanya mahal, bisa dinikmati semua lapisan.

Yang berikutnya adalah makna Idul qurban berarti Pengorbanan & Keikhlasan
"Kurban" artinya mendekat. Kita "mengorbankan" harta, waktu, ego, hawa nafsu demi lebih dekat ke Allah dan sesama. Latihan buat lepas dari sifat pelit, egois, cinta dunia berlebih.

Kegiatan Idul qurban atau Hari Raya Idul Adha pun dilakukan oleh keluarga besar SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Sebanyak 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi disembelih sebagai wujud memakai idul kurban.
Dimana hasil dari kurban yang diperoleh dari para pendidik maupun siswa Muhammadiyah, dibagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang berhak untuk menerimanya.

Dalam keterangan yang disampaikan Wakasek kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmy, menuturkan bahwa makna dari semuanya adalah menumbuhkan rasa kepedulian akan sesama.

"Tujuannya selain mentauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As, kami memberikan pengajaran bagi semua pihak, termasuk para siswa didik untuk mencintai dan peduli akan sesama, oleh karenanya, keluarga SMKM Lemahabang secara udunan dengan tekad keikhlasan, Alkhamdulillah menghasilkan sesuatu yang InsayaAllah bermanfaat bagi kalangan umum, berupa penyembelihan 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi, setelah dilakukan pemotongan yang dilaksanakan sejak malam hingga pagi, daging yang sudah dikemas kami bagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang memang berhak untuk menerimanya, semoga dengan pelaksanaan dan pengajaran untuk berkorban ini menjadi bekal bagi kita semua agar rasa kepedulian tetap tumbuh dalam jiwa kita" tuturnya, Sabtu,30/05/2026.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang tokoh Muhammadiyah, Hadi, menuturkan harapannya dengan adanya pelaksanaan Idul qurban ini .

"Setiap tahun disaat Idul Adha, kami selalu melaksanakan penyembelihan qurban dan pembagian daging qurban kepada warga sekitar dan mereka yang memang membutuhkan, atas nama keluarga Muhammadiyah, kami mengucapkan terimakasih atas peran serta semua pihak, termasuk para orang tua siswa dan siswa itu sendiri, semoga dengan kita mentauladani sosok Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, kita tidak segan dan takut untuk berkurban demi Agama dan anjuran yang telah ditetapkan, InsyaAllah, apa yang telah kita lakukan dengan ikhlas ini akan mendapat pahala dan limpahan rijki berlipat dari Allah SWT" tuturnya ( 1c)

28 Mei 2026

Kerjasama FKDC dan Fakultas Hukum UGJ " Sekaligus pembagian hewan kurban"

INDOMEDIANEWS -Forum Komunikasi Difabel Cirebon bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Gunung Jati Cirebon menggelar acara penyuluhan Hukum , perlindungan dan pemberdayaan Hukum Kaum Disabilitas, di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis,28/05/2026.
Bertindak selaku Narasumber  dari Universitas Fakultas hukum UGJ, Dr.Harmono.SH.MH menuturkan, tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah untuk memberikan pemahaman seputar Hukum kepada saudara difabel.

"Inti dari acara ini adalah memberikan pemahaman tentang Hukum, dimana semua Orang memiliki kedudukan yang sama dimuka hukum, selain itu tentunya hal yang menjadi poin utama dilaksanakannya acara tersebut hingga dituangkan dalam kerjasama antara FKDC dan Fakultas Hukum SGJ adalah menyediakan pendampingan Hukum bagi saudara difabel jika mana terjadi persoalan Hukum, kami dari Fakultas Hukum SGJ memiliki Lembaga Bantuan Hukum bagi seluruh lapisan Masyarakat, termasuk didalamnya bagi saudara difabel" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam acara penyuluhan Hukum tersebut, tidak semata membicarakan atau membahas persiapan seputar Hukum, namun memberikan edukasi terkait apa dan bagaimana mana keberadaan kaum difabel untuk memiliki kesetaraan dan Hak yang sama dengan Masyarakat umum secara luas.

"Saudara kita yang difabel ini memiliki Hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan atau peluang kerja maupun pendidikan, oleh karenanya, kami pun memberikan pemahaman tentang bagaimana meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik, kami akan berusaha memfasilitasi antara FKDC dan Lembaga atau pihak pemerintah pusat maupun daerah, agar keberadaan para difabel ini memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita dan harapan, Alkhamdulillah, dalam kesempatan ini pula, bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, kami keluarga besar Fakultas Hukum UGJ menyumbangkan dua ekor kambing untuk berkurban yang diberikan kepada keluarga besar FKDC, inilah bentuk kepedulian antar sesama yang kami realisasikan dengan harapan apa yang kami lakukan hari ini bermanfaat bagi seluruh keluarga difabel" jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKDC , Abdul Mujib, menyambut baik terjalinnya kerjasama dan kepedulian keluarga besar Fakultas Hukum SGJ terhadap keberadaan kaum disabilitas.

"Kami dari keluarga besar FKDC sangat berterimakasih atas perhatian dan jalinan kerjasama yang telah telah ditandatangani antara FKDC dan Fakultas Hukum UGJ  Cirebon, salah satu yang membuat kami bangga adalah kesiapan dari Universitas Hukum UGJ yang siap memberikan pemahaman dan pendampingan Hukum jika mana ada persoalan Hukum yang harus kami selesaikan, selain itu, terimakasih kami pun dihaturkan dengan adanya perhatian berupa pemberian dua ekor kambing untuk dikurbankan, Alhamdulillah, daging kurban tersebut kami salurkan kepada saudara difabel yang hadir dalam acara tersebut,  InsyaAllah dengan telah terjalinnya kerjasama ini akan menambah semangat kami dalam berkarya maupun berkarir sesuai dengan keterampilan dan kemampuan yang  kami miliki" harap Mujib.(1c

9 Des 2025

Bupati Cirebon Resmikan Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq "SMKM Lemahabang"

INDOMEDIANEWS- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M. Ag, menghadiri acara peresmian Masjid &TPQ Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Yamaha training center di SMK Muhammadiyah, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, pada Selasa, 09/12/2025.
Yayasan Muhammadiyah merupakan salah satu kelembagaan yang mencetuskan generasi muda berwawasan keilmuan yang tetap dibarengi dengan penanaman keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, Allah SWT. 
Sebagai wujud nyata yang terus digalakan SMKM Lemahabang adalah selain menghasilkan para lulusan yang berprestasi, kemitraan yang solid bersama yamaha dengan hadirnya Yamaha traening center, dalam segi keAgamaan pun tidak luput dari perhatian dan prioritas Muhammadiyah, salah satunya adalah dengan diresmikannya Masjid dan TPQ Abu Bakar Ash-Shiddiq. 
Dalam pemaparannya, Bupati Imron sangat mengapresiasi perkembangan yang sangat pesat bahkan terus berkembang dengan menghasilkan para lulusan yang berprestasi. 

"Dengan adanya kemitraan dengan Yamaha diharapkan bukan hanya memberikan pendidikan dalam bidang pengetahuan otomotif, namun memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk mampu berkarya dan bersaing dalam hal keilmuan secara husus maupun umum, dan perasarana atau peralatan yang ada di SMKM ini sudah sangat luar biasa, InsayAllah dengan kerja giat para pengajar maupun para siswa didiknya, SMKM Lemahabang mampu bersaing dengan SMK lainnya, bahkan sudah terbukti banyak prestasi yang diraih, inilah sesuatu yang sngat luas biasa, apalagi saat ini SMKM Lemahabang telah memiliki sebuah tempat ibadah atau Masjid yang bisa dibilang megah, semoga dengan hadirnya Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq ini akan lebih meningkatkan para siswanya baik dalam beribadah maupun menuntut ilmu agama" Tuturnya. 

Sementara itu, salah seorang Tokoh Muhammadiyah yang telah berjasa banyak pada pengembangan SMKM Lemahabang, Hadi yang didampingi Wakasek Kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmi, menyampaikan harapan dan terimasihnya atas kehadiran Bupati Cirebon dalam peresmian Masjid maupun Yamaha Traening center. 

"Kami keluarga besar Muhammadiyah mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Cirebon yang telah hadir dalam peresmian Masjid Dan Yamaha training Center, ini menandakan perhatian pemerintah Kabupaten Cirebon terhadap dunia pendidikan sangat tinggi, diharapkan setelah kami memiliki Masjid yang terbilang megah ini bisa meningkatkan kualitas keimanan dan membuat para siswa maupun pendidik semakin semangat dalam beribadah, karena pada prinsipnya, ibadah merupakan hal terpenting dalam meniti keilmuan, bagi kami keilmuan secara umum dan keagamaan harus sejalan, dengan ilmu dan Agama yang sejalan, InsyaAllah akan membawa kita pada sesuatu yang bermanfaat didunia dan akherat" Tuturnya. 

Hal senada disampaikan kepala SMKM Lemahabang, Mohamad Ruspandi. 

"Berdirinya Masjid ini berkat keinginan keras dari semua pihak untuk memiliki tempat ibadah yang nyaman dan berkualitas, Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq ini bisa berdiri megah berkat adanya peran serta dari semua keluarga besar Muhammadiyah, termasuk para siswa yang secara ikhlas berinfak demi berdirinya Masjid ini , semoga dengan hadirnya Masjid yang baru diresmikan bebarengan dengan diresmikannya Yamaha Training Center ini, akan menambah semangat para pelajar dalam menuntut ilmu dan mampu meraih cita-cita dengan tetap berbekal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT" Tandasnya. (1c) 

4 Nov 2025

Rehab SDN 1 Karangsembung jadi perhatian publik

INDOMEDIANEWS – Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon terus memaksimalkan pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan di berbagai wilayah. 
Salah satunya adalah rehabilitasi gedung SDN 1 Karangsembung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon.

Proyek yang dilaksanakan oleh CV. Putra Aljabar ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp198.500.000. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi para siswa dan tenaga pengajar di sekolah tersebut.

Namun, proyek ini tak luput dari perhatian publik. Sejumlah aktivis muda Cirebon Timur menyoroti pentingnya kualitas material dalam pengerjaan proyek agar hasilnya dapat bertahan lama dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. 

Salah seorang tokoh muda Cirebon Timur, Sujai, menegaskan bahwa proyek rehabilitasi sekolah harus dikerjakan dengan material yang benar-benar berkualitas, bukan asal jadi. 

“Kami sangat mendukung upaya pemerintah dalam memperbaiki fasilitas pendidikan. kami juga menekankan agar kontraktor bekerja dengan jujur, transparan, dan menggunakan material yang berkualitas. Karena yang akan merasakan hasilnya nanti adalah anak-anak kita sendiri, para siswa dan guru yang setiap hari beraktivitas di sekolah itu,” tegas Sujai.

Menurutnya, proyek di bidang pendidikan tidak boleh dianggap sepele, sebab bangunan sekolah merupakan simbol tanggung jawab pemerintah terhadap masa depan generasi muda. Ia berharap pihak pelaksana proyek dapat bekerja secara profesional dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. 

“Kami, masyarakat Karangsembung, akan terus memantau jalannya proyek ini. Jangan sampai terjadi praktik asal-asalan atau penggunaan bahan bangunan yang tidak sesuai standar. Ini uang rakyat, jadi harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat,” tambahnya.

Sujai juga mengingatkan bahwa kualitas bangunan sekolah sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan proses belajar mengajar. Jika pengerjaannya tidak sesuai standar, bukan tidak mungkin akan menimbulkan kerusakan dini bahkan membahayakan keselamatan para siswa.

Dengan adanya pengawasan masyarakat serta kerja sama antara pemerintah, kontraktor, dan warga setempat, diharapkan proyek rehabilitasi SDN 1 Karangsembung dapat menjadi contoh pembangunan yang transparan, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sementara itu, Suratman alias Udel, salah satu pegiat sosial kontrol di wilayah Cirebon Timur, juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proyek tersebut hingga selesai. 

“Kami dari sosial kontrol akan terus memantau dan mengawasi jalannya pembangunan rehab SDN 1 Karangsembung ini. Harapan kami, proyek ini bisa benar-benar bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat sekitar,” ujarnya. (1c)