8 Okt 2026

Musholah Kec Astanajapura tengah diperbaiki "berkat kepedulian Hamba Allah "

INDOMWDIANEWS - Keinginan salah seorang Hamba Allah untuk melakukan beberapa perbaikan Musholah yang berada dilingkungan kantor Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, disambut baik Camat setempat.
Perbaikan tersebut meliputi pembongkaran dan penggantian keramik, juga dilakukan pengecata ulang, hal ini dilakukan agar keberadaan Musholah tersebut semakin sedap untuk dipandang mata.
Musholah yang diberi nama Asjapussalam tersebut merupakan salah satu kenangan dari Camat yang terdahulu, Mahmud Iing Tajudin yang pernah memimpin kecamatan Astanajapura selama kurang lebih 5 Tahun ( 2016-2021 ).
Dimasa kepemimpinannya, telah banyak perubahan yang terjadi di lingkup kecamatan Astanajapura, saat ini setelah melalui berbagai pergantian pimpinan, Kecamatan Astanajapura dipimpin oleh sosok Camat Muda, Deni Syafrudin yang terus berupaya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya demi Asjap yang lebih maju.
Dengan adanya perhatian dan kepedulian salah seorang Donatur yang tidak bersedia disebutkan namanya, Camat Astanajapura melalui staf Trantrib, Rudin, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk perbaikan Musholah tersebut.

"Kami atas nama jajaran pemerintahan kecamatan Astanajapura, mengucapkan banyak terimakasih kepada salah seorang Hamba Allah yang sangat peduli terhadap keberadaan Musholah Kecamatan, bagi kami ini merupakan sesuatu yang sangat bermanfaat, karena memang keberadaan Musholah tersebut sangat diperlukan bagi seluruh jajaran untuk melaksanakan Ibadah selama melaksanakan tugas kantor, dengan kondisi Musholah yang baik tentunya akan berdampak pada kenyamanan dan kekhusuan dalam beribadah" tuturnya, Kamis 08/10/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Kasi Pemerintahan Kecamatan Astanajapura, Irwanto, dirinya sangat bersyukur ada Donatur yang peduli dengan keberadaan sarana ibadah.

"Alkhamdulillah, Musholah yang berada dilingkungan kecamatan saat ini sudah diperbaiki atas adanya sumbangsih dari hamba Allah yang memang tidak berkenan namanya diketahui, oleh karenanya, kami hanya mampu mengucapkan terimakasih dan semoga mendapat limpahan yang barokah, baik harta maupun kesehatan, semoga pula apa yang telah dilakukan demi kenyamanan tempat ibadah ini semakin membuat kami nyaman pula dalam melaksanakan ibadah" jelasnya.( 1c)

Pemdes Astanajapura Maksimalkan Anggaran yang tersedia

INDOMEDIANEWS -Pemerintahan Desa Astanajapura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, saat ini tengah melaksanakan berbagai program pembanguna Desa, berupa Jalan Usaha tani dan pengolahan sampah, dengan memanfaatkan Anggaran Dana Desa Tahun 2026.

Dalam keterangan yang disampaikan salah seorang perangkat Desa setempat, Agus menjelaskan bahwa perogran Desa terus berjalan ditengah kondisi adanya pemangkasan anggaran.

"Saat ini kami tengah melaksanakan berbagai pembangunan yang berlokasi di gang saring berupa pengembangan jalan usaha tani dan pembangunan pengolahan sampah yang berlokasi di blok Gempol, dimana sumberdananya dari Anggaran Dana Desa Tahun 2026" tuturnya, Selasa, 06/10/2026.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, bahwa ditengah keterbatasan anggaran bukan berarti pembangunan dan lainnya harus terhenti 

"Kami terus berupaya untuk bagaimana caranya pembanguna Desa tetap berjalan dengan anggaran yang terbatas, selain itu pelayanan terhadap Masyarakatpun harus terus berjalan dengan baik" tuturnya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kasi pelayanan desa setempat Muamar, menuturkan peran Jajaran perangkat Desa dan lembaga desa sangat menentukan maju mundurnya pemerintahan Desa.

"Harus ada keselarasan antara lembaga dan pemerintahan desa dalam memajukan dan mengembangkan berbagai program yang telah tersusun, termasuk dalam hal penggunaan dan pemanfaatan anggaran yang saat ini dalam porsi yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu, Masyarakat harus paham, bahwa saat ini pemerintah telah melakukan pemangkasan anggaran yang nilainya sangat signifikan, namun demikian perogran pemerintahan desa tetap berjalan dengan porsi yang disesuaikan, InsyaAllah, perogram Desa tetap berjalan baik, termasuk memberikan pelayanan prima terhadap Masyarakat " jelasnya. (1c)

keistimewaan Pohon Dangdeur Picung pugur "penanda musim penghujan"

INDOMEDIANEWS - Sejarah merupakan sesuatu yang menjadi ciri keberadaan sebuah wilayah atau tempat yang dipercaya memiliki kekuatan ataupun keistimewaan yang tidak dimiliki oleh wilayah lain.
Salah satu sejarah dan keberadaan tempat yang memiliki keistimewaan adalah Desa Picungpugur, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Desa yang memiliki jumlah penduduk sebanyak kurang lebih 1360 KK, memiliki satu keistimewaan, yaitu adanya tiga pohon berukuran besar yang dikenal dengan nama Dangdeur atau Rangdu Alas.
Konon menurut beberapa cerita, pohon Dangdeur tersebut sudah berusia ratusan tahun dan hingga saat ini masih berdiri kokoh, bahkan diantara tiga pohon besar tersebut, terdapat sebuah makam yang berukuran besar dan dipercaya bahwa makam tersebut adalah makam kuda.
Dari informasi yang diperoleh melalui salah seorang perangkat desa picung pugur, Marsan, bahwa keberadaan Dangdeur dan makam kuda konon memiliki cerita yang istimewa.

"Pohon Dangdeur tersebut memiliki keistimewaan yang konon dipercaya memiliki ciri disaat akan datang musim penghujan, dimana jika akan memasuki musim penghujan, pohon Dangdeur tersebut akan dipenuhi oleh dedaunan yang rimbun, jadi cirilah sangat mudah, apabila dedaunan tersebut sudah sangat rimbun, maka tidak lama lagi musim penghujan akan datang" tuturnya, Senin, 14/09/2026.

Sementara keberadaan makam yang berukuran besar tersebut dipercaya diisi oleh kuda keraton.

"Menurut beberapa cerita orang tua, makam tersebut isinya adalah kuda atau delman yang merupakan tunggangan pangeran Cirebon, bahkan dari beberapa cerita, kerap dalam waktu tertentu terdengar ringkikan suara kuda, karena hal tersebutlah, akhirnya dipercaya bahwa pemakaman tersebut isinya adalah kuda berikut peralatannya" jelasnya.

Pohon Dangdeur yang berukuran besar dan dipenuhi ranting tersebut , tidak pernah menimbulkan sesuatu yang mencelakai warga sekitar.
Dalam artian, walaupun pohonnya besar dan banyak ranting yang menjuntai, jika mana ada ranting yang patah, tidak pernah menjatuhi rumah atau kediaman beberapa orang yang berdekatan dengan pohon tersebut.hal lainnya yang terjadi pada Dangdeur tersebut, hingga saat ini tidak ada yang berani untuk menebangnya, karena disaat akan dilakukan penebangan, dari pohon tersebut akan mengeluarkan getah yang berwarna seperti darah, hingga akhirnya tidak ada seorangpun yang berani untuk menebang pohon tersebut. Wallahua'lam.(1c)

1 Okt 2026

Musrenbangdes Picungpugur bahas efisiensi Anggaran

INDOMEDIANEWS - Dalam setiap Tahun Pemerintahan Desa merancang berbagai program yang dikemas dalam Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa)
Hal ini pula yang dilaksanakan Pemerintah Desa Picungpugur, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Dengan adanya efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat, berdampak pada terhentinya berbagai program pembangunan yang bersifat peningkatan infrastruktur maupun yang sejenisnya.
Karena hal itulah, Musrenbangdes dilaksanakan dengan harapan Masyarakat bisa memahami dengan tidak adanya pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Desa Picungpugur, Kosim, usai acara yang dilaksanakan di Aula Kantor desa setempat, Kamis, 01/10/2026.

"Musrenbangdes  kali ini kami lebih menitik beratkan pada sosialisasi dan informasi kepada Masyarakat, bahwa untuk anggaran tahun 2027, Sementara tidak ada pembangunan infrastruktur, hal ini disesuaikan dengan adanya efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat, jadi anggaran yang ada, hanya diperuntukan bagi operasional maupun honor Lembaga" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan Kuwu Picungpugur, Saki.

"Untuk pembangunan mungkin tidak dapat dilaksanakan secara maksimal, dan itu memang kenyataan karena ketidak tersediaan anggaran, namun demikian hal yang terpenting adalah honor Lembaga maupun operasional pemerintahan desa tetap aman, hingga pelayanan terhadap masyarakat masih dapat dilaksanakan dengan baik" jelasnya.

Sementara itu, Kasi Ekbang Kecamatan Lemahabang, Elang Samirasa menjelaskan tentang keterbatasan anggaran desa yang digulirkan untuk tahun 2027.

"Mau tidak mau memang dengan adanya efisiensi anggaran akan berdampak pada pemerintahan desa, hususnya dalam program peningkatan infrastruktur, namun demikian bukan berarti pemerintahan desa harus berhenti, justru dengan keterbatasan anggaran tersebut, bagaimana caranya pemerintah desa bisa berinopasi agar pembangunan yang sifatnya ringan atau swadaya bisa dilaksanakan, yang terpenting adalah pelayanan tetap berjalan dengan baik, dan honor Lembaga maupun penghasilan perangkat pemerintahan desa tetap bisa terjaga" jelasnya.(1c)

Kuartir Ranting Lemahabang ikuti lomba tingkat Kabupaten

INDOMEDIANEWS - pelepasan kontingen lomba tingkat 3 menuju kuarcab Cirebon kontingen kuartir ranting Lemahabang, untuk mengikuti lomba tingkat kabupaten, yang akan dilaksanakan  pada Tanggal 2 sampai 4 Oktober 2026 bertempat di Lapangan Bola Astana langar, Losari Kabupaten Cirebon.
Kontingen Kwarran Lemahabang LT lll Kwarcab Kabupaten Cirebon sebagai salah satu perwakilan dari Kecamatan Lemahabang di even Kabupaten yang melibatkan 16 Anggota Pramuka dari SMPN 2 Lemahabang.
Usai acara pelepasan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang,  dihadiri beberapa unsur kepramukaan dan Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, berjalan penuh dengan keceriaan.
Dalam pemaparannya, Ketua Kuaran Lemahabang, Andi Aggasi mengharapkan dengan dilaksanakannya acara tersebut mampu meningkatkan nilai persaudaraan dan silaturahmi antar Anak Bangsa.

"Untuk Mewakili dalam ajang lomba tingkat Kabupaten ini, sebanyak 16 siswa SMPN 2 Lemahabang tentunya diharapkan mampu memberikan yang terbaik" tuturnya, Kamis, 1 /10/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, bahwa peran Pramuka sangat penting dalam meniti kehidupan yang semakin maju dan berkembang.

"Keberadaan Pramuka sangatlah penting dalam meniti kehidupan yang semakin maju dan berkembang, mereka dididik tentang kedisiplinan, kebersamaan dan kepedulian akan sesama, oleh karenanya, kami berharap kontingen yang mewakili kecamatan Lemahabang mampu mengejawantahkan segala apa yang telah dipelajari selama mengikuti pelatihan kepramukaan, yang terpenting adalah mampu menjaga nama baik sekolah, keluarga, pribadi dan menjalani kehidupan dengan berbekal akhlakul Karimah dan tetap berkarya ditengah perkembangan global dan moderenisasi yang tidak terlepas dari ilmu dan pengetahuan yang berbasis digitalisasi" jelasnya. 

Sementara itu, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati dalam pemaparannya menuturkan pentingnya keberadaan Pramuka.

"Pramuka itu adalah pelopor, perintis dan penunjuk dalam meniti kehidupan berbangsa dan bernegara, karena begitu pentingnya keberadaan Pramuka, diharapkan generasi muda mampu mengemban tugas dan tanggungjawabnya sebagai Anak Bangsa, kami mengharapkan dalam keikutsertaan kontingen yang diwakili oleh SMPN 2 Lemahabang, tidak hanya mampu menjaga citra, tapi berhasil meraih sesuatu yang patut dibanggakan, karenanya pesan kami kepada seluruh Anggota Pramuka yang mewakili Kecamatan Lemahabang, jaga nama baik dan terus berprestasi , utamakan persatuan dan kesatuan, karena itu adalah modal yang utama" jelasnya (1c)

30 Sep 2026

Warga Wangkelang gelar peringatan Maulid Nabi SAW dengan Albarjanji

Marhaban atau pembacaan Barjanji, adalah tradisi melantunkan syair berisi riwayat hidup, silsilah keturunan, pujian, serta doa kepada Nabi Muhammad SAW. 
makna dan dimensi penting dari pembacaan Kitab Barzanji:
Ungkapan Cinta (Mahabbah): Menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW melalui bait-bait sastra yang indah Teladan Sejarah (Sirah Nabawiyah): Memahami perjalanan hidup Rasulullah SAW mulai dari silsilah keluarga, masa kecil, pernikahan dengan Khadijah, hingga masa dakwah dan wafatnya.
Hal ini pula yang dilakukan Masyarakat bersama pemerintahan Desa Wangkelang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ratusan Masyarakat dari berbagai kalangan memadati Masjid As-Syuhada hingga kepekarangan yang berhadapan langsung dengan kantor Pemerintahan Desa setempat.
Seluruh Warga yang hadir bergemuruh melantunkan pembacaan kitab Barjanji dengan penuh rasa suka cita.
Dalam keterangannya, Sekretaris Desa Wangkelang, Encu Suharta, menuturkan perlunya menanamkan dan meningkatkan rasa kecintaan terhadap Kanjeng Rosulallah kepada semua lapisan, hususnya generasi muda.
"Melalui Barjanji, yang berisi kandungan tentang kecintaan kita terhadap sosok Kanjeng Rosulallah Muhammad SAW, didalamnya terkandung berbagai kisah tentang Kanjeng Nabi, kisah yang harus dan patut untuk kita Tauladani, oleh karenanya, melalui peringatan Maulid ini diharapkan rasa cinta kita terhadap Kanjeng Rosulallah akan terus tertanam ditengah perkembangan zaman yang semakin pesat dengan tekhnologi dan pengetahuan umum" tuturnya, Rabu, 30/09/2026.
Senda hal tersebut disampaikan Kuwu Wangkelang, Sakid, menuturkan kegiatan tersebut sekaligus syukuran atas selesainya pembangunan momolo masjid As-Syuhada.
"Peringatan Maulid Nabi tahun ini selain diisi dengan lantunan dan pembacaan Kitab Barjanji, sekaligus Syukuran atas selesainya pembangunan momolo masjid yang sudah lama dinanti, Alkhamdulillah, saat ini momolo masjid sudah berdiri kokoh dengan ornamen yang sangat mengagumkan, InsyaAllah, melalui peringatan Nabi dan kondisi tempat ibadah yang semakin baik, akan lebih meningkatkan kualitas ketakwaan dan keimanan warga Wangkelang pada hususnya, dan ummat Islam secara keseluruhan" jelasnya. (1c)