30 Mei 2026

Idul Adha 2026 "SMKM Lemahabang berkurban 39 Kambing dan 1 sapi "Tauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As

INDOMEDIANEWS -Dari kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintah Allah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Ibrahim pasrah, Ismail rela. Di detik terakhir Allah ganti Ismail dengan domba. Maknanya: ketaatan tanpa syarat. Allah tidak mau pengorbanan darah/dagingnya, tapi "ketakwaanmu yang sampai kepada-Nya" QS. Al-Hajj:37
Bahkan makna Idul qurban sendiri diartikan
Berbagi & Kepedulian Sosial
Hewan kurban dibagi 3: 1/3 buat yang kurban & keluarga, 1/3 hadiah, 1/3 sedekah ke fakir miskin. Iduladha mengajarkan kita merasakan orang lain, mengurangi kesenjangan. Daging yang biasanya mahal, bisa dinikmati semua lapisan.

Yang berikutnya adalah makna Idul qurban berarti Pengorbanan & Keikhlasan
"Kurban" artinya mendekat. Kita "mengorbankan" harta, waktu, ego, hawa nafsu demi lebih dekat ke Allah dan sesama. Latihan buat lepas dari sifat pelit, egois, cinta dunia berlebih.

Kegiatan Idul qurban atau Hari Raya Idul Adha pun dilakukan oleh keluarga besar SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Sebanyak 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi disembelih sebagai wujud memakai idul kurban.
Dimana hasil dari kurban yang diperoleh dari para pendidik maupun siswa Muhammadiyah, dibagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang berhak untuk menerimanya.

Dalam keterangan yang disampaikan Wakasek kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmy, menuturkan bahwa makna dari semuanya adalah menumbuhkan rasa kepedulian akan sesama.

"Tujuannya selain mentauladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As, kami memberikan pengajaran bagi semua pihak, termasuk para siswa didik untuk mencintai dan peduli akan sesama, oleh karenanya, keluarga SMKM Lemahabang secara udunan dengan tekad keikhlasan, Alkhamdulillah menghasilkan sesuatu yang InsayaAllah bermanfaat bagi kalangan umum, berupa penyembelihan 39 ekor kambing dan 1 ekor sapi, setelah dilakukan pemotongan yang dilaksanakan sejak malam hingga pagi, daging yang sudah dikemas kami bagikan kepada Masyarakat sekitar dan warga yang memang berhak untuk menerimanya, semoga dengan pelaksanaan dan pengajaran untuk berkorban ini menjadi bekal bagi kita semua agar rasa kepedulian tetap tumbuh dalam jiwa kita" tuturnya, Sabtu,30/05/2026.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang tokoh Muhammadiyah, Hadi, menuturkan harapannya dengan adanya pelaksanaan Idul qurban ini .

"Setiap tahun disaat Idul Adha, kami selalu melaksanakan penyembelihan qurban dan pembagian daging qurban kepada warga sekitar dan mereka yang memang membutuhkan, atas nama keluarga Muhammadiyah, kami mengucapkan terimakasih atas peran serta semua pihak, termasuk para orang tua siswa dan siswa itu sendiri, semoga dengan kita mentauladani sosok Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, kita tidak segan dan takut untuk berkurban demi Agama dan anjuran yang telah ditetapkan, InsyaAllah, apa yang telah kita lakukan dengan ikhlas ini akan mendapat pahala dan limpahan rijki berlipat dari Allah SWT" tuturnya ( 1c)

28 Mei 2026

Kerjasama FKDC dan Fakultas Hukum UGJ " Sekaligus pembagian hewan kurban"

INDOMEDIANEWS -Forum Komunikasi Difabel Cirebon bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Gunung Jati Cirebon menggelar acara penyuluhan Hukum , perlindungan dan pemberdayaan Hukum Kaum Disabilitas, di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis,28/05/2026.
Bertindak selaku Narasumber  dari Universitas Fakultas hukum UGJ, Dr.Harmono.SH.MH menuturkan, tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah untuk memberikan pemahaman seputar Hukum kepada saudara difabel.

"Inti dari acara ini adalah memberikan pemahaman tentang Hukum, dimana semua Orang memiliki kedudukan yang sama dimuka hukum, selain itu tentunya hal yang menjadi poin utama dilaksanakannya acara tersebut hingga dituangkan dalam kerjasama antara FKDC dan Fakultas Hukum SGJ adalah menyediakan pendampingan Hukum bagi saudara difabel jika mana terjadi persoalan Hukum, kami dari Fakultas Hukum SGJ memiliki Lembaga Bantuan Hukum bagi seluruh lapisan Masyarakat, termasuk didalamnya bagi saudara difabel" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam acara penyuluhan Hukum tersebut, tidak semata membicarakan atau membahas persiapan seputar Hukum, namun memberikan edukasi terkait apa dan bagaimana mana keberadaan kaum difabel untuk memiliki kesetaraan dan Hak yang sama dengan Masyarakat umum secara luas.

"Saudara kita yang difabel ini memiliki Hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan atau peluang kerja maupun pendidikan, oleh karenanya, kami pun memberikan pemahaman tentang bagaimana meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik, kami akan berusaha memfasilitasi antara FKDC dan Lembaga atau pihak pemerintah pusat maupun daerah, agar keberadaan para difabel ini memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita dan harapan, Alkhamdulillah, dalam kesempatan ini pula, bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, kami keluarga besar Fakultas Hukum UGJ menyumbangkan dua ekor kambing untuk berkurban yang diberikan kepada keluarga besar FKDC, inilah bentuk kepedulian antar sesama yang kami realisasikan dengan harapan apa yang kami lakukan hari ini bermanfaat bagi seluruh keluarga difabel" jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKDC , Abdul Mujib, menyambut baik terjalinnya kerjasama dan kepedulian keluarga besar Fakultas Hukum SGJ terhadap keberadaan kaum disabilitas.

"Kami dari keluarga besar FKDC sangat berterimakasih atas perhatian dan jalinan kerjasama yang telah telah ditandatangani antara FKDC dan Fakultas Hukum UGJ  Cirebon, salah satu yang membuat kami bangga adalah kesiapan dari Universitas Hukum UGJ yang siap memberikan pemahaman dan pendampingan Hukum jika mana ada persoalan Hukum yang harus kami selesaikan, selain itu, terimakasih kami pun dihaturkan dengan adanya perhatian berupa pemberian dua ekor kambing untuk dikurbankan, Alhamdulillah, daging kurban tersebut kami salurkan kepada saudara difabel yang hadir dalam acara tersebut,  InsyaAllah dengan telah terjalinnya kerjasama ini akan menambah semangat kami dalam berkarya maupun berkarir sesuai dengan keterampilan dan kemampuan yang  kami miliki" harap Mujib.(1c

26 Mei 2026

Satlantas Polresta Cirebon gelar Operasi Kasat Mata di halaman Mako Polsek Lemahabang

INDOMEDIANEWS - Satuan unit lalulintas Polresta Cirebon menggelar operasi Etle ( kasat mata ) di halaman Mako Polsek lemahabang, Selasa,26/05/2026.
Operasi tersebut dititik beratkan bagi pelanggar kendaraan yang secara kasat mata tidak mematuhi peraturan lalulintas, diantaranya adalah pengendara kendaraan roda dua yang tidak memakai helm atau kendaraan yang menggunakan knalpot brong ( knalpot tidak setandar) 
Operasi tersebut dipimpin Kasubnit 1 Turjawali, Iptu Herucahyo.

Dalam keterangannya, Iptu Herucahyo menuturkan, bahwa operasi tersebut digelar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pengendara roda dua untuk taat aturan  dan lebih mengutamakan keselamatan berlalulintas.

"Operasi kasat mata ini memang difokuskan bagi para pengendara roda dua yang tidak memakai helm saat berkendara, bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran kami lakukan penilangan elektrik, dalam pengertian mereka yang terkena tilang langsung bayar ke Bank yang sudah ditunjuk atau kejaksaan Cirebon, bagi mereka yang tidak melaksanakan pembayaran, maka berdampak pada pemblokiran STNK yang bersangkutan, jadi kami tidak melakukan penindakan penahanan Kendaraan atau hal lainnya, setelah dilakukan pemeriksaan , maka kendaraan yang bersangkutan boleh dibawa kembali dan kami hanya mengingatkan bagi pemilik kendaraan untuk segera membayar denda atau yang masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan tilang" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, untuk operasi yang dilaksanakan dihalaman Mako Polsek lemahabang ada beberapa pengguna kendaraan yang terjaring dan terbukti melakukan kesalahan pelanggaran berlalulintas.

"Sebanyak 52 pengendara kendaraan roda dua yang terjaring dalam operasi kasat mata yang digelar satuan unit lalulintas Polresta Cirebon diwilayah Hukum Polsek Lemahabang, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar disaat menggunakan kendaraan roda dua hususnya, untuk senantiasa menggunakan Helm saat berkendara, hal tersebut selain sebagai salah satu aturan dalam berlalulintas, juga salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya korban berat manakala terjadi kecelakaan lalulintas, selain itu, gunakan knalpot sesuai standar dan jangan lupa disaat berkendara harus membawa kelengkapan surat surat kendaraan, seperti SIM maupun STNK" pungkasnya.

Diharapkan dengan digelarnya operasi kendaraan tersebut, bisa meningkatkan kesadaran para pengguna kendaraan untuk mentaati aturan lalulintas dan mengutamakan keselamatan. (1c)

25 Mei 2026

Kuwu Mertapadawetan berharap Masyarakat bersama menjaga kebersihan "PR Sampah belum maksimal"

INDOMEDIANEWS - Lagi dan lagi, persoalan Pemdes Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, yang hingga ini belum menghasilkan solusi yang terbaik adalah perihal permasalahan sampah.
Betapa tidak, setiap hampir dua bulan sekali Pemdes Mertapadawetan harus mengeluarkan anggaran untuk menyelesaikan persoalan sampah, hususnya untuk pembersihan dan pengangkutan sampah yang terpusat di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) desa setempat 
Dalam keterangan yang disampaikan Kuwu Mertapadawetan, pihaknya harus menganggarkan biaya sampah yang tidak sedikit.

"Tiap dua bulan atau paling lambat tiga bulan sekali, kami harus menyiapkan anggaran untuk pengangkutan dan pembersihan sampah di TPS kisaran kurang lebih Rp.8.000.000, sebagai langkah yang kami siasati adalah anggaran tersebut kami gunakan dari PADesa" tutur Kuwu Munif, Senin,25/05/2026.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Sampah ini menjadi persoalan yang memang sangat sulit dicari solusinya, dibutuhkan kesadaran dari semua pihak .

"Program kerja yang belum bisa kami laksanakan secara maksimal adalah terkait persoalan sampah, banyak kendala yang harus kami tangani husus masalah sampah, disamping belum ditemukannya lahan yang benar-benar cocok untuk dijadikan pengganti lahan TPS, juga terkendala adanya pemangkasan anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat dan diberlakukan kepada seluruh Desa yang ada di Indonesia, jelas ini menjadi tantangan bagi kami untuk tetap menjalankan roda pemerintahan desa dengan keterbatasan anggaran, harapan kami kedepannya pemerintah baik pusat maupun daerah  mampu mengambil kebijakan yang benar-benar pro Desa, karena secara tidak langsung, desa adalah cerminan maju mundurnya sebuah pengembangan, baik itu perekonomian, pembangunan, kesejahteraan maupun hal lainnya" jelasnya.

Terkait persoalan sampah, Kuwu Munif mengharapkan adanya kesadaran bersama, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saling peduli demi terciptanya kondisi aman dan nyaman.

"Buanglah sampah pada tempatnya, dan jangan saling menyalahkan, karena kami terus berupaya agar masalah sampah bisa ditangani dengan baik, harapan kami pun bagi warga Masyarakat dari luar desa mertapadawetan agar tidak membuang sampah di TPS yang ada di desa kami, bahkan kerap kali kami dibuat pusing, TPS yang berada tidak jauh dari terowongan kereta api tersebut sebetulnya sudah dibuatkan pagar, namun ada saja oknum yang masih nekat membuang sampah di TPS tersebut dengan cara membakar pagar pembatas yang terbuat dari bambu, ini menandakan adanya ketidakpedulian dengan kondisi lingkungan dan hanya mementingkan kepentingan pribadi" pungkasnya. (1c)

23 Mei 2026

Greged Bersalawat " Bentuk kecintaan kepada Kanjeng Rosulallah SAW "

INDOMEDIANEWS - Ribuan Masyarakat dari Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, memadati halaman kantor Desa Nanggela, Kecamatan Greged, dalam rangka turut memeriahkan acara Greged Bersalawat Denga mengusung tema " Gema Salawat untuk Kecamatan Greged yang aman, religius dan harmonis.
Acara yang dihadiri Bupati Cirebon, Drs.H.Imron.M.Ag dan para tamu undangan dari berbagai unsur, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi PKB, Hasan Basori dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH.Azis Hakim dan beberapa tokoh Agama, Kemasyarakatan, Kepemudaan dan unsur terkait lainnya, termasuk didalamnya adalah Pemerintahan Desa Nanggela sebagai tuan rumah pelaksanaan Greged Bersalawat.
Acara keAgamaan tersebut diharapkan mampu menjaga Ukuwah Islamiayah dan ikatan silaturahmi yang erat tanpa adanya batasan.
Diiringi Irama Hadroh persembahan dari MWC NU Greged, acarapun diisi dengan dengan berbagai sambutan dan ceramah keAgamaan oleh Ust Ahmad Rojali dan ditutup Do'a oleh KH.Wawan Arwani Amin.

Dalam pemaparannya, Ketua Panitia Greged Bersalawat, Ust Asep Sohidin, menuturkan , bahwa acara tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempererat silaturahmi sekaligus berdoa bersama agar Bangsa Indonesia tetap menjalin persatuan dan kesatuan ditengah kondisi politik global yang tidak menentu 

"Kita berdoa bersama, bermunajat kepada Allah, agar Bangsa Indonesia tetap aman, tentram dan sejahtera, melalui Salawat ini kita mengharap ridlo Allah agar apa yang menjadi harapan kita bisa ijabah, salah satunya adalah segera terselesaikannya kondisi politik global yang tengah terjadi saat ini, semoga dengan kita Bersalawat, Dunia yang kita duduki saat ini tetap terjaga dari berbagai persoalan yang akan merugikan kehidupan secara keseluruhan" tuturnya, Sabtu,23/05/2026.

Senada disampaikan Kuwu Nanggela, Mamat, yang sangat bersyukur dengan terealisasinya acara Greged Bersalawat.

"Kami atas nama pemerintahan desa sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut mensukseskan terselenggaranya acara Greged Bersalawat, semoga dengan acara ini, kehidupan kita akan semakin baik dari yang selama ini sudah baik, dengan kebersamaan yang terjalin antara pejabat pemerintah, Masyarakat dan para tokoh kemasyarakatan maupun tokoh keAgamaan, akan menjadikan tatanan kehidupan kita senantiasa mendapat ridlo dan petunjuk dari Allah SWT, terlepas dari itu, kami pun memohon maaf, jika dalam penyelenggaraan ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan yang disengaja maupun tidak, intinya mari kita budayakan dan kecintaan untuk terus bersalawat agar hidup semakin terarah, aman, religius dan harmonis sesuai tema yang diusung" jelasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, H.Imron, sangat menyambut baik diadakannya acara Greged Bersalawat.

"Salah satu bukti kecintaan kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW adalah dengan membiasakan bersalawat, semoga dengan kita Bersalawat, kita benar-benar menjadi ummatnya kanjeng Rosul dan menjadi pengikutnya hingga akhir jaman, selain itu, saya secara pribadi sangat bangga melihat antusias warga yang begitu semangat mengikuti acara Greged Bersalawat, semoga kita tetap menjadi bangsa yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dengan tetap mematri diri kita dengan memperkokoh ukuwah Islamiyah termasuk membina generasi muda dengan landasan keislaman dan ahlakkulkarimah" tuturnya. (1c)

Pelantikan AMKI Sumsel Jadi Momentum Penguatan Media Lintas Platform

INDOMEDIANEWS -Pelantikan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumatera Selatan periode 2025–2030 berlangsung meriah di Aula Lantai 3 Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum AMKI, Ir. Tundra Meliala, M.M., GRCE., CPCC dan dihadiri para pengurus kabupaten/kota se-Sumsel, pimpinan perusahaan media, pengelola media daring, media cetak, elektronik, hingga pegiat media sosial. Turut hadir Anggota DPR RI Komisi I Yuda Novanza Utama yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas AMKI Sumsel serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Sumsel, Kurniawan Abadi.

Dalam struktur kepengurusan yang dilantik, Dede Umar dipercaya menakhodai AMKI Sumsel sebagai ketua, didampingi Novas Riady sebagai sekretaris dan Rian Gumay sebagai bendahara.

Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, menyampaikan bahwa kehadiran AMKI menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi media konvergensi di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut perusahaan media untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik yang profesional dan berintegritas.

“AMKI hadir untuk menjadi wadah bersama bagi insan media agar dapat tumbuh, berkembang, dan tetap profesional di tengah derasnya arus digitalisasi informasi,” ujar Tundra Meliala Wartonagoro saat memberikan sambutan.

Ia menegaskan media memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi, membangun edukasi publik, serta menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu, sinergi antarmedia dinilai penting untuk menjaga kualitas pemberitaan yang sehat dan berimbang.

“Pers harus tetap independen, kritis, namun juga mampu menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah dan nasional,” tegasnya.

Selain itu, Tundra berharap kepengurusan DPD AMKI Sumsel yang baru dilantik dapat menjaga soliditas organisasi, memperkuat kolaborasi antarpengelola media, serta menghadirkan inovasi dalam menghadapi tantangan industri media modern.

Sementara itu, Ketua AMKI Sumsel, Dede Umar, menegaskan AMKI hadir sebagai rumah besar bagi pemilik dan pengelola media lintas platform di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola konsumsi media masyarakat.

“Asosiasi Media Konvergensi Indonesia ini menjadi wadah berkumpulnya pemilik dan pengelola media lintas platform, mulai dari media cetak, elektronik, online hingga media sosial yang kini berkembang sangat pesat,” ujar Dede Umar dalam sambutannya.

Menurutnya, tantangan dunia media saat ini semakin kompleks. Selain dituntut cepat dalam menyajikan informasi, media juga harus mampu menjaga profesionalisme, integritas, dan independensi di tengah arus informasi digital yang begitu deras.

“Perubahan teknologi sangat cepat, arus informasi semakin deras, sementara tuntutan profesionalisme terus meningkat. Semua itu harus dijawab dengan inovasi dan integritas,” katanya.

Dede Umar mengakui memimpin organisasi media bukan pekerjaan ringan. Namun, soliditas yang mulai terbangun di internal organisasi menjadi modal kuat untuk membawa AMKI berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi dunia pers di Sumatera Selatan.

“Kami melihat semangat kebersamaan yang luar biasa dari rekan-rekan media. Kolaborasi mulai terbangun dan ini menjadi kekuatan penting agar organisasi dapat berjalan maksimal,” ungkapnya.

Ia juga menyebut antusiasme terhadap pelantikan AMKI Sumsel di luar perkiraan panitia. Bahkan banyak tokoh dan kolega media yang ingin hadir, namun terkendala keterbatasan kapasitas ruangan.

Selain memperkuat sinergi antarperusahaan media, AMKI Sumsel juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan media, serta menjaga fungsi kontrol sosial pers terhadap kebijakan publik.

“Kita perlu membangun kolaborasi yang sehat antara media dan pemerintah tanpa menghilangkan independensi pers. Media tetap harus menjadi pilar kontrol sosial yang profesional dan berpihak pada kepentingan publik,” tambah Dede Umar.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menyampaikan ucapan selamat melalui sambungan telepon karena berhalangan hadir secara langsung.

“Atas nama pribadi dan lembaga DPRD Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, keberanian, dan komitmen untuk terus berkarya,” ujar Andie Dinialdie.

Ia berharap AMKI Sumsel mampu menjadi organisasi media yang solid, amanah, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menjaga nilai-nilai persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Selain pelantikan pengurus, AMKI Sumsel juga melaunching program diskusi publik bertajuk “Kopi Senja” sebagai ruang dialog terbuka dalam menyikapi berbagai isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Forum tersebut dirancang menjadi wadah kolaboratif yang mempertemukan para pemangku kebijakan, insan media, akademisi, hingga pegiat media sosial untuk menyumbangkan ide, gagasan, serta solusi konstruktif terhadap berbagai persoalan daerah.

Melalui “Kopi Senja”, AMKI Sumsel ingin menghadirkan budaya diskusi yang lebih terbuka, kritis, dan solutif, sehingga hasil pemikiran bersama dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan para pengambil kebijakan dalam merumuskan langkah strategis terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ruang informasi yang sehat, edukatif, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.(1c)