29 Apr 2026

Apresiasi Pemerintah Desa Mertapadawetan " mampu benahi dan tingkatkan aset Desa'

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menyelamatkan berbagai aset desa yang selama ini seakan tidak tersentuh, bahkan persoalan tanah yang selama puluhan tahun tidak ada titik temu, saat ini sudah dapat terselesaikan.
Perkembangan Desa Mertapadawetan yang patut diapresiasi adalah tertib administrasi dalam hal penyelamatan aset desa maupun peningkatan lunas pajak bumi bangunan.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR saat ditemui diruang kerjanya.

"Saya sebagai Kuwu menyadari, bahwa belum mampu secara maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap Masyarakat, termasuk memenuhi apa yang diinginkan Masyarakat, namun demikian, dengan keterbatasan yang ada kami pun tetap berupaya untuk memberikan yang terbaik, diantara keberhasilan yang telah kami lakukan selama ini adalah adanya beberapa aset desa, hususnya tanah kas desa yang bisa berimbas pada pendapatan asli Desa, betapa tidak, dengan kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak, saat ini Tanah desa yang semula 34 Hektar,  bertambah menjadi 60 Hektar " tuturnya, Rabu, 29/04/2026.

Lebih lanjut Munif menuturkan, adanya temuan tanah sebanyak kurang lebih 26 Hektar belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya.

"Untuk keberadaan tanah yang telah ditemukan, untuk sementara belum dapat dipergunakan secara maksimal, dikarenakan ada beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi, namun demikian kami terus berkoordinasi dengan beberapa pihak, diantaranya BPN agar keberadaan tanah tersebut dapat diselesaikan secara administrasi" jelasnya.

Keberhasilan lainnya yang mungkin luput dari perhatian adalah peran kolektor BPD dan terselesaikannya tanah warga yang selama puluhan tahun tidak dapat diproses untuk dijadikan sertifikat.

"Kami bangga atas kinerja Kolektor PBB ( pajak bumi bangunan ) karena dalam pemerintahan yang terdahulu belum pernah mencapai angka siginifikan, namun saat ini sudah mencapai target hingga 100 % , bahkan yang membuat kami bangga adalah terselesaikannya persoalan tanah yang ada di sekitaran LPI, kurang lebih 83 bidang, selama puluhan tahun tanah tersebut keabsahannya menggantung, Alkhamdulillah saat ini sudah selesai dan pemilik tanahnya dapat memperosesnya untuk dijadikan sertifikat Hak milik, semua ini tentunya atas kerjasama berbagai pihak dan keseriusan dalam menyelesaikan persoalan, intinya dibalik kekurangan, kami akan terus berupaya untuk berbuat yang terbaik, walaupun akan menghadapi berbagai rintangan, karena apa yang kami lakukan berdampak pada beberapa oknum yang akan merasa dirugikan" pungkasnya.(1c)

Paguyuban Onthelis Amarta " Jaga kesehatan dan silaturahmi"

INDOMEDIANEWS - Didirikan sejak Tahun 2022, Paguyuban Onthelis Amarta yang berkedudukan di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kerap melaksanakan berbagai kegiatan, baik yang bersifat Sosial maupun aksi kegiatan rutin yang terus dilaksanakan 3 hari dalam setiap minggunya.
Keterangan yang disampaikan ketua paguyuban Onthelis Amarta, Drs Iman Setiawan saat transit di Desa Picung pugur, Kecamatan Lemahabang, menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama ini selain untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, juga sebagai ajang silaturahmi antar anggota.

"Kegiatan rutin yang kami lakukan dalam setiap minggunya adalah para Onthelis mengayuh sepeda yang dimiliki dengan berbagai ornamen, berkeliling kebeberapa desa yang ada di beberapa kecamatan, selain tentunya untuk membudayakan bersepeda, tentunya hal yang tidak kalah pentingnya adalah untuk menjaga stamina dan kesehatan, karena rata-rata anggota paguyuban ini usianya sudah diatas 50 tahun " tuturnya, Rabu,29/04/2026.

Lebih lanjut Iman menjelaskan, bahwa rata-rata para Onthelis yang memiliki sepeda tua, menghiasi dengan berbagai ornamen.

"Sepeda tua atau yang akrab disebut dengan nama sepeda jengki, dihiasi dengan berbagai benda yang unik, ada yang dipasang sirene jadul, kelotokan atau yang biasa dipasang dileher kerbau dan berbagai barang antik lainnya, ini tentunya membuat kesan unik dan sangat membanggakan, bahkan kerap kali disaat kami berhenti disuatu tempat, banyak warga atau Masyarakat yang tertarik melihat bentuk sepeda yang sangat beragam, InsyaAllah, melalui kegiatan ini mampu menjalin silaturahmi dan persaudaraan yang tak hilang ditelan perkembangan jaman" jelasnya.(1c)

24 Apr 2026

Kecamatan Lemahabang perlu ruang baru "Hak Masyarakat harus diutamakan "

INDOMEDIANEWS - Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, sebagai gerbang pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) memerlukan sarana dan prasarana yang memadai, salah satunya adalah ruangan pelayanan Adminduk yang memadai dan nyaman.

Sebagai salah satu kecamatan yang masuk dalam cagar budaya, pelayanan prima pada masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga ruang pelayanan Adminduk yang representatif sangat diperlukan guna meningkatkan pelayanan di tempat tersebut.

Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Martin Bhuto mengatakan, pelayanan Adminduk seperti perekaman dan pengambilan KTP Elektronik yang sudah sangat baik, maka memerlukan ruangan yang representatif, agar lebih maksimal.

"Kecamatan Lemahabang merupakan salah satu Kecamatan yang kerap memberikan pelayanan kependudukan kepada Masyarakat di luar Kecamatan Lemahabang, dikarenakan sering terjadinya permasalah di Kecamatan lainnya, baik dikarenakan fasilitas yang eror maupun hal lainnya, oleh karenanya, sangatlah layak jika di Kecamatan Lemahabang menyediakan ruang husus bagi Masyarakat yang mengurus Administrasi kependudukan, selama ini kerap kali Masyarakat yang datang dari berbagai wilayah harus antri bahkan duduk di lantai karena memang kondisinya terbatas" jelasnya, Jum'at 24/04/2026.

Saat disinggung mengapa tidak mengajukan anggaran ke Dinas terkait, Martin menjelaskan dengan penuh harap.

"Kami sudah lama mengajukan untuk pembangunan ruang baru husus bagi pelayanan kependudukan, namun sampai saat ini belum terealisasi, harapan kami apa yang diharapkan secepatnya bisa terealisasi" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga Cipeujeuh, Yanto, mengeluhkan kekurang nyamanan saat melakukan pengurusan administrasi kependudukan.

"Pelayanannya sih memang baik, tapi fasilitas atau tempat disaat kami menunggu karena harus antri, sangat tidak nyaman, bahkan banyak warga yang harus duduk diatas lantai, kami sebagai Masyarakat berharap agar fasilitasnya disediakan dengan lebih baik, keinginan kami ini wajar, karena kami sebagai Masyarakat diwajibkan membayar pajak, masa buat membangun ruangan yang memang diperlukan saja tidak bisa" jelasnya.(1c)

23 Apr 2026

RAT Koperasi Desa Merah Putih Sampih " Persiapkan Program Kerja "

INDOMEDIANEWS - Pemerintah d Desa Sampih, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon, menggelar acara Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) Koperasi Desa Merah Putih Tahun buku 2025 bertempat di Aula Kantor Desa setempat, Kamis,23/04/2026.
Acara yang dihadiri seluruh pengurus koperasi, perangkat Desa , Lembaga Desa dan Anggota Koperasi berjalan dengan baik.

Dalam pemaparannya, Ketua Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP ) Sampih, Sumirat, menuturkan, untuk RAT tahun buku 2025 sifatnya hanya menyampaikan progres yang telah tersusun dan akan dilaksanakan setelah semuanya siap.

"Untuk RAT Tahun buku 2025 sifatnya hanya menjelaskan tentang kesiapan seluruh pengurus koperasi untuk merealisasikan program kerja yang telah tertata,InsyaAllah, hari ini Grai KDMP Sampih selesai 100%, setelah itu kita menanti untuk segera diresmikan dan menentukan program kerja yang telah disepakati bersama" jelasnya.

Lebih lanjut Sumirat yang didampingi Sekretari KDMP Sampih, Arif dan bendahara, Suheli menyampaikan beberapa program perdana yang akan digulirkan.

"Setelah nanti semuanya siap, program yang kami lakukan di awal adalah menyediakan bahan-bahan pertanian dan menampung hasil pertanian, selain itu adalah menyediakan sembako termasuk pendistribusian atau penjualan gas bersubsidi, jika dalam prosesnya berjalan sesuai rencana dan berdampak positif, maka tidak menutup kemungkinan untuk menyusun program lainnya guna lebih bermanfaat bagi warga Masyarakat Sampih, hususnya para anggota Kopdes itu sendiri, untuk saat ini kami baru memiliki anggota tetap sebanyak 20 Orang dengan ketentuan harus melakukan simpanan wajib sebesar Rp.20.000 dan simpanan pokoknya sebesar Rp.30.000" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Sampih , Suherman dalam pemaparannya mengajak semua pihak untuk mensukseskan dan memajukan keberadaan KDMP.

"Sesuai dari hasil pertemuan ini, InsyaAllah, Grai Koperasi Desa Sampih bisa rampung secara keseluruhan, tinggal setelahnya kita mempersiapkan apa saja yang akan dilaksanakan sesuai program kerja yang telah ditetapkan, intinya kami mengajak kepada seluruh Masyarakat Sampih untuk mendukung dan bersama-sama membesarkan koperasi Desa ini, karena tujuan hadirnya KDMP ini untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, oleh karenanya, tanpa adanya dukungan dari Masyarakat, maka apapun program yang digalakan tidak akan mencapai kesuksesan, kita berharap bersama hadirnya Koperasi Desa ini mampu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat secara keseluruhan" tuturnya.(1c)

22 Apr 2026

Monev Desa Mertapadakulon berjalan sesuai mekanisme

INDOMEDIANEWS - Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, lakukan peninjauan lokasi pembangunan sekaligus dokumen anggaran di Desa Mertapada Kulon kecamatan Astanajapura, Rabu, 22/04/2026.

Camat Astanajapura, Deni Syafruddin melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Rusiana mengatakan, Monev ini rutin dilaksanakan pada setiap desa, sebagai upaya pembinaan. 

"Secara umum hasil monev di desa Mertapadakulon, sudah melaksanakan program yang telah disusun berikut alokasi anggaran yang ditentukan,"jelasnya.

Lebih lanjut Rusiana menuturkan, monev yang dilaksanakan ini antara lain meliputi anggaran desa dan PBB. 

"Kegiatan ini sebagai bentuk pembinaan bagi desa dan diharapkan pihak desa dapat melaksanakan tugas pemerintahan dengan baik sesuai aturan yang berlaku"  jelasnya didampingi Kepala Seksi Pemerintahan (Kasi Pem) setempat, Irwanto.

Sementara itu, Kuwu Desa Mertapada Kulon, Suherman mengungkapkan, anggaran yang bersumber dari pusat, provinsi dan daerah sangat berpengaruh pada pembangunan desa, maka perlu secepatnya dibagikan setelah pihak desa mengajukan. 

"Alhamdulillah anggaran desa 2025 telah direalisasikan sesuai peruntukan, diharapkan apa yang telah kami laksanakan akan bermanfaat bagi warga Mertapadakulon secara keseluruhan" tuturnya.

Masih dikatakan Suherman, dalam melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan desa sangat diperlukan sinergitas yang baik dari seluruh pihak, antara lain perangkat dan lembaga desa. 

"Sebagai kuwu, tentu membutuhkan saran yang membangun demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa,oleh karenanya kami mengajak semua pihak untuk secara bersama-sama membangun desa agar semakin baik dari yang sudah baik" jelas Suherman.

Dirinya menghimbau seluruh masyarakat  agar merawat dan memperbaiki, bilamana ada kerusakan kecil. 

"Kami ucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang berperan aktif dalam membangun desa dan terima kasih pula pada tim Monev kecamatan, kami pun berharap kepada seluruh lapisan untuk menjaga dan merawat segala bentuk pembangunan yang telah dilaksanakan, jika ada kerusakan yang sifatnya kecil, mari kita budayakan tradisi gotong royong agar semuanya berjalan dengan baik" pungkasnya.(1c)

21 Apr 2026

RAT KDMP dan Musdes BUMdes Pasawahan disorot " Rapat penting jangan asal "

INDOMEDIANEWS - KDMP ( Koperasi Desa Merah Putih ) Desa Pasawahan, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon, menggelar RAT ( Rapat Anggota Tahunan ) Tahun buku 2025, bertempat di Aula Kantor desa setempat, Selasa, 21/04/2026.
Acara yang dihadiri pengurus dan Anggota KDMP, Kuwu, Perangkat desa termasuk perwakilan pihak Kecamatan Susukan Lebak memaparkan terkait perjalanan dan konsep program yang akan dilaksanakan.

RAT ini merupakan sebuah kewajiban bagi keberadaan Koperasi selama didirikan untuk diketahui oleh seluruh Anggota Koperasi itu sendiri.

Dalam pemaparannya, Ketua KDMP Pasawahan, Dipa Anwarudin, menjelaskan terkait keberadaan koperasi , dari mulai Laporan Pertanggungjawaban hingga program yang akan digalakan.

"Dalam RAT tahun buku 2025 ini, dapat kami jelaskan, bahwa secara keseluruhan telah sesuai dengan mekanisme, termasuk sudah terbentuknya anggota tetap sebanyak 20 Orang, untuk saat ini memang Koperasi belum dapat menjalankan berbagai program yang telah tersusun, karena masih dalam tahap penyelesaian pembangunan Grai koperasi, namun demikian ada beberapa program prioritas yang akan digalakan, diantaranya penyediaan sembako, pupuk hingga simpan pinjam, insyaAllah dengan hadirnya Kopdes secara tidak langsung dapat meningkatkan taraf kehidupan dan perekonomian warga Masyarakat Pasawahan pada hususnya dan seluruh Rakyat Indonesia secara umum" tuturnya.

Selain menggelar acara RAT KDMP, dihari yang sama dilaksanakan agenda lainnya, yaitu Musdes Pertanggungjawaban BUMdes ( Badan Usaha Desa )
Sayangnya pelaksanaan RAT KDMP maupun Musdes BUMdes terkesan dilaksanakan tidak serius, hal tersebut disampaikan Kasi Ekbang Kecamatan Susukanlebak, Rudi Aris Setiawan, menyayangkan acara yang resmi terkesan main-main.

"Rapat atau Musyawarah yang sifatnya resmi itu harus dipasang spanduk, tujuannya agar diketahui oleh Masyarakat umum bahwa sedang dilaksanakan acara atau rapat maupun musyawarah yang sifatnya penting, apalagi Rapat yang dilaksanakan di Desa Pasawahan ini menyangkut RAT KDMP, ini kan sifatnya sangat penting, ini harus menjadi catatan dan pembelajaran untuk tertib dalam melaksanakan sesuatu yang bersifat kepemerintahan, bahkan kami sangat menyayangkan adanya acara Musdes BUMdes, dimana seharusnya ada komunikasi yang baik antara pemdes, BPD dan pengurus BUMdes itu sendiri, masa Musyawarah pertanggungjawaban atau SPJ BUMdes hanya dihadiri oleh segelintir orang, harusnya semua elemen atau kelembagaan maupun perwakilan Masyarakat diundang untuk menghadiri acara tersebut, oleh karenanya, kami menyarankan agar pelaksanaan Musdes pertanggungjawaban BUMdes di Desa Pasawahan di undur agar dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan dapat dihadiri oleh seluruh unsur terkait" jelasnya.

Dirasa tidak memenuhi kuorum , akhirnya Musdes BUMdes Pesawahan ditunda untuk dijadwalkan ulang.(1c)