14 Okt 2026

Kuwu Kendal tingkatkan rasa sosial antar warga " maksimalkan peran RT/RW"

INDOMEDIANEWS - Berbagai perubahan menuju pemerintahan desa yang tertib administrasi dan memaksimalkan peran perangkat desa, Lembaga Desa hingga RT dan RW, dilakukan Kuwu Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Taufiq Hidayat.
Ditemui diruang kerjanya, Taufiq, yang baru mengemban tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang kuwu Kendal selama kurun waktu tiga bulan, menginginkan adanya perubahan dan memaksimalkan kinerja seluruh jajarannya, termasuk keberadaan RT/RW.

"Kami tidak hanya menegaskan kinerja yang maksimal kepada seluruh jajaran perangkat desa, namun juga memaksimalkan peran Lembaga Desa hingga kejajaran  setingkat RT/RW, hususnya dalam pelayanan sosial" tuturnya, Rabu,14/10/2026.

Kegiatan sosial yang digalakkan adalah disaat ada salah satu warga yang terkena musibah kematian.

"Kami menugaskan para Ketua RT untuk melakukan kenclengan atau mengumpulkan sumbangan sukarela kepada seluruh Masyarakat, dimana Dana yang terkumpul dari hasil sumbangan tersebut kami peruntukan bagi warga kami yang tengah terkena musibah kematian, setiap warga yang terkena musibah berupa kematian, akan menerima sumbangan dari desa sebesar Rp.1.000.000, dan sumbangan tersebut berasal dari kenclengan yang dilaksanakan setiap bulan sekali, diharapkan dengan adanya kenclengan tersebut, minimalnya bisa sedikit meringankan beban warga yang tengah terkena musibah" jelasnya.

Terlepas dari hasil kenclengan, Taufiq pun menuturkan peran istrinya, Maesaroh, yang mendukung penuh kinerjanya dalam mengedepankan sosial kemasyarakatan, hal ini terbukti dengan kesediaannya untuk menyisihkan harta peribadinya yang diperuntukan bagi warga yang sedang bersedih karena adanya musibah yang menimpa.

"Desa memang tidak menganggarkan untuk kelengkapan kematian, seperti kain kafan dan lainnya, namun karena istri saya bernazar, jika kelak saya menduduki jabatan sebagai Kuwu di desa Kendal, maka untuk kelengkapan berupa kain kafan dan lainnya, semuanya ditanggung oleh dana pribadi, karena kalau dari desa saat ini tidak ada anggaran, Alkhamdulillah, semua ini kami lakukan semata demi memberika pelayanan terbaik bagi seluruh warga Masyarakat desa Kendal" pungkasnya.(1c)

Pemdes Asem adakan donor darah rutin " Warga setempat antusias"

INDOMEDIANEWS -Warga dan perangkat pemerintahan Desa Asem, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, mengikuti pelaksanaan donor darah yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa setempat, Rabu, 14/10/2026.
Acara rutin tiga bulanan tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian akan sesama, sekaligus menanamkan rasa sosial tinggi.
Dalam keterangan yang disampaikan Sekretaris Desa Asem, Arif Rahman, diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, mampu memberikan pertolongan bagi warga yang membutuhkan darah .

"Donor darah yang dilaksanakan secara rutin tersebut, merupakan sebuah upaya meningkatkan rasa kepedulian antar sesama, hususnya bagi Masyarakat yang memang membutuhkan darah, oleh karenanya, dengan adanya kegiatan tersebut, selain bisa membantu akan sesama, juga menjaga kesehatan bagi para pendonor, karena dengan donor secara rutin, berdampak baik pada kesehatan " jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, bahwa pelaksanaan yang digelar secara rutin tersebut, mendapat perhatian husus dari warga dan perangkat maupun lembaga desa Asem.

"Kami sangat bersyukur, Masyarakat dan perangkat maupun lembaga Desa antusias mengikuti pelaksanaan donor darah, namun demikian memang tidak semua masyarakat bisa mendonorkan darah, karena sebelumnya dilakukan pemeriksaan tensi darah, jika memang kondisinya memungkinkan, maka warga bisa mendonorkan darahnya, namun jika setelah dilaksanakan pemeriksaan ternyata kesehatannya tidak mendukung, maka pendonor bisa melaksanakan donor setelah kesehatannya mendukung" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat yang mengikuti donor menuturkan.

"Alkhamdulillah, saya rutin mengikuti kegiatan donor darah yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, dan dampaknya semakin terasa kesehatan saya semakin memakin membaik, jadi dengan berdonor itu bukannya membuat kesehatan menurun, tetapi lebih meningkat" tuturnya, yang meminta namanya tidak dipublikasikan. (1c)

9 Okt 2026

Warga Belawa berbahagia "jalan rusak mulai diperbaiki "

INDOMEDIANEWS - Dinas pekerjaan Umum dan tata ruang Kabupaten Cirebon, menggelontorkan anggaran sebesar Rp.461.177.000 untuk program pemeliharaan berkala jalan Cipeujeuh -Kamarang melalui CV.Barokah Alwa Mandiri sebagai pelaksana pembangunan yang berlokasi di Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Ditemui dilokasi, penanggung jawab pekerjaan, Maman, menuturkan bahwa proyek yang tengah dikerjakan meliputi berbagai aspek.

"Anggaran yang digelontorkan Pemda Kabupaten Cirebon melalui Dinas pekerjaan umum dan tata ruang dipergunakan untuk Hotmik atau pengaspalan jalan sepanjang 4x215 meter, yudit dan betonisasi badan jalan, InsyaAlalh dalam waktu tidak terlalu lama proyek tersebut bisa terselesaikan" tuturnya, Kamis,09/10/2026.

Dengan telah dikerjakannya proyek pembangunan tersebut disambut baik oleh warga sekitar, salah satunya disampaikan oleh warga Belawa yang tidak bersedia namanya dicantumkan.

"Kami sangat bersyukur kerusakan jalan yang selama ini menghambat perjalanan, sudah dalam tahap pengerjaan, diharapkan dengan adanya kondisi jalan yang baik, bukan hanya mampu mempermudah peningkatan perekonomian, namun bisa semakin nyaman bagi warga yang setiap harinya melintas jalan tersebut dengan menggunakan roda dua maupun roda empat, kami sih sebagai warga tentunya sangat berterimakasih atas perhatian pemerintah, namun demikian ada yang harus menjadi catatan, agar proyek yang tengah dilaksanakan kualitasnya jangan mudah rusak, dalam artian menggunakan mutu dan kualitas yang terbaik, karena jalan ini merupakan salah satu jalan utama yang menghubungkan beberapa desa, baik yang masuk wilayah kecamatan lemahabang, maupun kecamatan lainnya" jelasnya.(1c)

8 Okt 2026

Musholah Kec Astanajapura tengah diperbaiki "berkat kepedulian Hamba Allah "

INDOMWDIANEWS - Keinginan salah seorang Hamba Allah untuk melakukan beberapa perbaikan Musholah yang berada dilingkungan kantor Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, disambut baik Camat setempat.
Perbaikan tersebut meliputi pembongkaran dan penggantian keramik, juga dilakukan pengecata ulang, hal ini dilakukan agar keberadaan Musholah tersebut semakin sedap untuk dipandang mata.
Musholah yang diberi nama Asjapussalam tersebut merupakan salah satu kenangan dari Camat yang terdahulu, Mahmud Iing Tajudin yang pernah memimpin kecamatan Astanajapura selama kurang lebih 5 Tahun ( 2016-2021 ).
Dimasa kepemimpinannya, telah banyak perubahan yang terjadi di lingkup kecamatan Astanajapura, saat ini setelah melalui berbagai pergantian pimpinan, Kecamatan Astanajapura dipimpin oleh sosok Camat Muda, Deni Syafrudin yang terus berupaya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya demi Asjap yang lebih maju.
Dengan adanya perhatian dan kepedulian salah seorang Donatur yang tidak bersedia disebutkan namanya, Camat Astanajapura melalui staf Trantrib, Rudin, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk perbaikan Musholah tersebut.

"Kami atas nama jajaran pemerintahan kecamatan Astanajapura, mengucapkan banyak terimakasih kepada salah seorang Hamba Allah yang sangat peduli terhadap keberadaan Musholah Kecamatan, bagi kami ini merupakan sesuatu yang sangat bermanfaat, karena memang keberadaan Musholah tersebut sangat diperlukan bagi seluruh jajaran untuk melaksanakan Ibadah selama melaksanakan tugas kantor, dengan kondisi Musholah yang baik tentunya akan berdampak pada kenyamanan dan kekhusuan dalam beribadah" tuturnya, Kamis 08/10/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Kasi Pemerintahan Kecamatan Astanajapura, Irwanto, dirinya sangat bersyukur ada Donatur yang peduli dengan keberadaan sarana ibadah.

"Alkhamdulillah, Musholah yang berada dilingkungan kecamatan saat ini sudah diperbaiki atas adanya sumbangsih dari hamba Allah yang memang tidak berkenan namanya diketahui, oleh karenanya, kami hanya mampu mengucapkan terimakasih dan semoga mendapat limpahan yang barokah, baik harta maupun kesehatan, semoga pula apa yang telah dilakukan demi kenyamanan tempat ibadah ini semakin membuat kami nyaman pula dalam melaksanakan ibadah" jelasnya.( 1c)

Pemdes Astanajapura Maksimalkan Anggaran yang tersedia

INDOMEDIANEWS -Pemerintahan Desa Astanajapura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, saat ini tengah melaksanakan berbagai program pembanguna Desa, berupa Jalan Usaha tani dan pengolahan sampah, dengan memanfaatkan Anggaran Dana Desa Tahun 2026.

Dalam keterangan yang disampaikan salah seorang perangkat Desa setempat, Agus menjelaskan bahwa perogran Desa terus berjalan ditengah kondisi adanya pemangkasan anggaran.

"Saat ini kami tengah melaksanakan berbagai pembangunan yang berlokasi di gang saring berupa pengembangan jalan usaha tani dan pembangunan pengolahan sampah yang berlokasi di blok Gempol, dimana sumberdananya dari Anggaran Dana Desa Tahun 2026" tuturnya, Selasa, 06/10/2026.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, bahwa ditengah keterbatasan anggaran bukan berarti pembangunan dan lainnya harus terhenti 

"Kami terus berupaya untuk bagaimana caranya pembanguna Desa tetap berjalan dengan anggaran yang terbatas, selain itu pelayanan terhadap Masyarakatpun harus terus berjalan dengan baik" tuturnya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kasi pelayanan desa setempat Muamar, menuturkan peran Jajaran perangkat Desa dan lembaga desa sangat menentukan maju mundurnya pemerintahan Desa.

"Harus ada keselarasan antara lembaga dan pemerintahan desa dalam memajukan dan mengembangkan berbagai program yang telah tersusun, termasuk dalam hal penggunaan dan pemanfaatan anggaran yang saat ini dalam porsi yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu, Masyarakat harus paham, bahwa saat ini pemerintah telah melakukan pemangkasan anggaran yang nilainya sangat signifikan, namun demikian perogran pemerintahan desa tetap berjalan dengan porsi yang disesuaikan, InsyaAllah, perogram Desa tetap berjalan baik, termasuk memberikan pelayanan prima terhadap Masyarakat " jelasnya. (1c)

keistimewaan Pohon Dangdeur Picung pugur "penanda musim penghujan"

INDOMEDIANEWS - Sejarah merupakan sesuatu yang menjadi ciri keberadaan sebuah wilayah atau tempat yang dipercaya memiliki kekuatan ataupun keistimewaan yang tidak dimiliki oleh wilayah lain.
Salah satu sejarah dan keberadaan tempat yang memiliki keistimewaan adalah Desa Picungpugur, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Desa yang memiliki jumlah penduduk sebanyak kurang lebih 1360 KK, memiliki satu keistimewaan, yaitu adanya tiga pohon berukuran besar yang dikenal dengan nama Dangdeur atau Rangdu Alas.
Konon menurut beberapa cerita, pohon Dangdeur tersebut sudah berusia ratusan tahun dan hingga saat ini masih berdiri kokoh, bahkan diantara tiga pohon besar tersebut, terdapat sebuah makam yang berukuran besar dan dipercaya bahwa makam tersebut adalah makam kuda.
Dari informasi yang diperoleh melalui salah seorang perangkat desa picung pugur, Marsan, bahwa keberadaan Dangdeur dan makam kuda konon memiliki cerita yang istimewa.

"Pohon Dangdeur tersebut memiliki keistimewaan yang konon dipercaya memiliki ciri disaat akan datang musim penghujan, dimana jika akan memasuki musim penghujan, pohon Dangdeur tersebut akan dipenuhi oleh dedaunan yang rimbun, jadi cirilah sangat mudah, apabila dedaunan tersebut sudah sangat rimbun, maka tidak lama lagi musim penghujan akan datang" tuturnya, Senin, 14/09/2026.

Sementara keberadaan makam yang berukuran besar tersebut dipercaya diisi oleh kuda keraton.

"Menurut beberapa cerita orang tua, makam tersebut isinya adalah kuda atau delman yang merupakan tunggangan pangeran Cirebon, bahkan dari beberapa cerita, kerap dalam waktu tertentu terdengar ringkikan suara kuda, karena hal tersebutlah, akhirnya dipercaya bahwa pemakaman tersebut isinya adalah kuda berikut peralatannya" jelasnya.

Pohon Dangdeur yang berukuran besar dan dipenuhi ranting tersebut , tidak pernah menimbulkan sesuatu yang mencelakai warga sekitar.
Dalam artian, walaupun pohonnya besar dan banyak ranting yang menjuntai, jika mana ada ranting yang patah, tidak pernah menjatuhi rumah atau kediaman beberapa orang yang berdekatan dengan pohon tersebut.hal lainnya yang terjadi pada Dangdeur tersebut, hingga saat ini tidak ada yang berani untuk menebangnya, karena disaat akan dilakukan penebangan, dari pohon tersebut akan mengeluarkan getah yang berwarna seperti darah, hingga akhirnya tidak ada seorangpun yang berani untuk menebang pohon tersebut. Wallahua'lam.(1c)