INDOMEDIANEWS -Hindari terjadinya pungli dalam penyaluran beras melalui program ketahanan pangan, Kuwu Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Taufik Hidayat, instruksikan seluruh jajarannya, terkhusus Puskesos untuk taat aturan.
"Apapun alasan dan dalihnya, jangan ada pungli dalam program Bansos, termasuk dalam program ketahanan pangan berupa bantuan beras yang digulirkan pemerintah untuk kemanfaatan Masyarakat" tuturnya, Jum'at ,28/08/2026.
Dirinya menegaskan, untuk program Bansos jangan sampai dimanfaatkan untuk kepentingan seseorang ataupun golongan.
"Kami akan jatuhkan sangsi berat jika terdapat perangkat desa atau jajarannya, termasuk Puskesos jika kedapatan melakukan pungutan dengan dalih apapun, mau judulnya sumbangan warga atau warganya ngasih sendiri, apalagi diminta, semuanya saya lakukan agar Hak warga itu dapat disalurkan dengan baik tanpa adanya embel-embel, justru kita harus bersyukur dengan adanya program pemerintah yang bertujuan untuk meringankan beban Masyarakat, masa sih kita masih tega untuk melakukan pungutan, yang pasti ketegasan ini kami lakukan semata untuk menanamkan jiwa sosial tinggi dan menghilangkan kebiasaan buruk yang tetap jika terjadi persoalan , berujung ke Kuwu juga, oleh karenanya mari kita biasakan diri untuk berbuat baik dan benar" jelasnya.
Tofik pun berterimakasih kepada pemerintah yang telah menurunkan berbagai program dengan sasaran Masyarakat bawah yang memang berhak untuk menerimanya.
"Alkhamdulillah, kami sangat senang melihat wajah warga Kendal saat menerima bantuan beras,dimana setiap KPM nya menerima beras sebanyak 3 karung atau 30 Kg, semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin" pungkasnya .(1c)