18 Agu 2026

MI Al-Hikmah Gelar Karnaval " Prestasi ditengah keterbatasan "

INDOMEDIANEWS - Segudang prestasi telah diraih MI Al-Hikmah , Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Perkembangan dunia pendidikan KeAgamaan melaju pesat dengan berbagai inovasi dan kreasi yang ditunjukan para Siswanya dalam meraih berbagai penghargaan dari beberapa momen atau acara yang digelar, hususnya dalam acara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam peringatan HUT RI ke 81, para siswa MI - Al-Hikmah berhasil mendapatkan beberapa prestasi atau juara hususnya dalam lomba gerak jalan tingkat SD/MI SE kecamatan Astanajapura.
Hal tersebut disampaikan Kepala MI Al-Hikmah, Muhammad Nurlani, saat ditemui disela acara karnaval yang dilaksanakan dalam setiap tahunnya.

"Alkhamdulillah, dalam setiap tahunnya para siswa kami selalu mendapat prestasi yang sangat membanggakan, dalam perayaan HUT RI Ke 81, Siswa-siswi kami mendapat beberapa juara dalam perlombaan gerak jalan tingkat kecamatan Astanajapura, yaitu, juara 1 dan juara 2 untuk putra, dan juara 2 untuk putri, bahkan untuk pelaksanaan Jambore, siswa kami pun memperoleh tiga penghargaan, ada dua penghargaan untuk juara satu, dan satu penghargaan untuk juara 3, ini semua berkat kerja keras dan semangat para siswa dan pendidik dalam meningkatkan pola belajar dan mengajar" tuturnya.Selasa, 18/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, pihaknya senantiasa menanamkan rasa cinta tanah air melalui berbagai hal yang positif.

"Kami senantiasa menanamkan rasa cinta tanah air kepada seluruh Siswa yang mengemban pendidikan di MI Al-Hikmah, salah satunya melalui peringatan HUT Republik Indonesia yang ke 81 dan bertepatan dengan Ulang Tahun MI Al-Hikmah yang ke 76. oleh karenanya, kami beserta seluruh pendidik dan wali murid, menggelar acara karnaval dan berbagai perlombaan yang dipusatkan dihalaman depan sekolah, Alkhamdulillah kegiatan kami ini mendapat dukungan penuh dari seluruh wali murid, bahkan banyak pula para Orang tua siswa yang mengenakan berbagai busana daerah atau moderen, semuanya demi memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81 dan HUT MI Al-Hikmah ke 76" jelasnya.

Sayangnya capaian prestasi tersebut tidak dibarengi dengan kondisi sarana belajar dan mengajar yang memadai.
Dari pantauan Media, bukan saja gedung sekolahnya yang kurang memadai, sarana lainnyapun, termasuk bangku sekolah yang terlihat sudah banyak yang harus segera diperbaiki.

"Kami sudah mengajukan permohonan kepada Dinas terkait agar sekolah kami dilakukan perbaikan atau rehab, karena memang kondisinya sangat memperihatinkan, kami sangat berharap, pemerintah atau instansi terkait segera mengabulkan permohonan untuk segera melakukan rehab atau perbaikan sarana belajar mengajar MI Al-Hikmah agar lebih baik dan semakin meningkatkan para pendidik ataun pelajar dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar" harapnya .(1c)

17 Agu 2026

Sang Bewara berkibar sempurna " HUT RI ke 81 Kecamatan Lemahabang Berjalan Hikmat "

INDOMEDIANEWS - Pengibaran sang Merah Putih di Halaman Pendopo Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, berjalan dengan penuh suka cita.Anggota Paskibraka Kecamatan berhasil dengan sempurna mengibarkan sang Merah Putih dengan disaksikan ratusan pasang mata yang hampir memenuhi halaman pendopo setempat.
Rasa bangga dan bahagia manakala sang merah putih berkibar sempurna dibawah langit biru dengan diiringi alunan lagu Indonesia Raya oleh paduan suara TP PKK Desa Belawa yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dan tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, mengajak kepada seluruh Anak Bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan hal positif dan membangun.

"Momen kemerdekaan harus kita jadikan sebagai langkah awal menuju perubahan yang terus membaik dari yang sudah baik, kita sebagai generasi penerus harus melaksanakan pesan para pendiri Bangsa, untuk membangun dan berkarya demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh Rakyat Indonesia" tuturnya, Senin,17-08-2026.

Lebih lanjut Yuyun menuturkan, peran serta semua pihak untuk membangun Negeri merupakan satu keniscayaan.

"Pantang menyerah dan tetap berkreasi juga berkarya harus  terus kita lakukan, menghargai jasa pahlawan bukan hanya lewat kata atau tulisan, namun harus diwujudkan lewat kerja nyata dan keikhlasan dalam membangun Negeri, tanamkan rasa cinta tanah air dan patri dalam sanubari, jangan lupakan sejarah dan tetap jaga NKRI melalui persatuan dan kesatuan" jelasnya.

Dalam pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih, bertindak selaku Komandan upacara, Serka Sobani ( Anggota Koramil Lemahabang ) pembaca teks Pancasila, Akp Ade Tomas (Plt Kapolsek Lemahabang ) pembaca teks pembukaan UUD 45, Peltu Dedi Herawan ( Anggota Koramil Lemahabang ) dan dimeriahkan paduan suara TP PKK Desa Belawa .

Sementara itu, Wakil Ketua FKKC Kabupaten Cirebon, sekaligus Kuwu Cipeujeuh Kulon, H.Lili Mashuri, menuturkan pesannya kepada seluruh generasi Bangsa.

"Kita sebagai Anak Bangsa, wajib hukumnya untuk menghormati, menghargai dan mentauladani para pejuang kemerdekaan, kita ada saat ini karena adanya jasa para pahlawan, mereka rela mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai bentuk penghargaan adalah melalui kerja nyata dan menanamkan cinta tanah air, jalin persatuan dan kesatuan, tetap berkarya dan berjuang sesuai kemampuan yang dimiliki" tuturnya.

Usai pelaksanaan pengibaran sang merah putih, acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti pembagian hadiah bagi para pemenang lomba paska pelaksanaan acara inti, dan penghargaan kepada penggiat seni, Eman Suherman, dan ketua FKDC,Mujib yang konsen dan peduli akan keberadaan difabel.
Acara pun diakhiri dengan acara tabur bunga di makam pahlawan Sirna Laya, yang berada di Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.(1c)

Rohmin Dahuri hadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Annur

INDOMEDIANEWS - Anggota DPR-RI , Rohmin Dahuri, hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Annur yang berada di Kedung Subur, Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.kehadiran wakil Rakyat di acara tersebut mendapat sambutan dari warga dan tokoh Ulama sekitar.
Keberadaan Masjid tersebut sangat didambakan oleh Masyarakat sebagai salah satu tempat ibadah yang lama dinantikan.
Dalam pemaparannya, Rohmin Dahuri mengharapkan, agar keberadaan Masjid dapat dijadikan sebagai salah satu sarana tempat ummat berkumpul, bukan saja dalam hal ibadah sehari-hari, namun bisa dijadikan sebagai tempat dimana Warga Masyarakat dapat melaksanakan kegiatan keagamaan, baik itu pengajian umum maupun hal positif lainnya.

"InsyaAllah, dalam waktu tidak terlalu lama Masjid Annur ini dapat selesai pembangunannya, tentunya setelah pembangunnya selesai, Masjid ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga Masyarakat, tidak semata hanya untuk dijadikan sebagai tempat Sholat, namun bisa digunakan untuk kegiatan Agama lainnya, baik itu pengajian umum ataupun kajian keAgamaan yang sifatnya untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT" tuturnya. Senin,17/08/2026.

Wakil Rakyat yang sangat peduli dengan keAgamaan tersebut sangat berharap, keberadaan sarana Ibadah atau atau lainnya, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk tujuan yang positif.

"Kami sangat konsen dengan hal yang sifatnya keAgamaan, karena dengan Agama yang kokoh dan ketakwaan yang kuat, akan menjadikan kehidupan kita selalu dalam rel yang benar, oleh karenanya, dengan adanya fasilitas atau sarana keAgamaan yang memadai, dapat menarik minat generasi muda untuk semakin meningkatkan rasa kecintaan terhadap nilai-nilai Agama yang sesuai dengan ajaran dan wejangan para pemuka Agama, dan saya secara pribadi sangat berterimakasih atas undangan yang diberikan, hingga pada kesempatan yang berbahagia ini saya dapat hadir sekaligus melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Annur, InsyaAllah, apa yang kita lakukan hari ini mendapat Ridlo dan limpahan pahala dari Allah SWT"tuturnya.

Sementara itu, Panitia Pembangunan Masjid Annur, KH.Dr.Farid Wazdi, sangat berterimakasih atas kehadiran Bapak Rohmin Dahuri diacara pembangunan Masjid sekaligus peletakan batu pertama.

"Kehadiran beliau sangat membanggakan bagi warga kami, karena dengan kehadirannya tentunya menambah semangat dan kegigihan warga untuk segera memiliki sebuah tempat ibadah atau Masjid yang memadai, karena dengan adanya sarana yang memadai, tentunya akan berpengaruh baik bagi Ummat untuk semakin meningkatkan nilai ibadah atau kegiatan keagamaan lainnya, InsyaAllah, dengan hadirnya Masjid ini, akan berdampak positif bagi semua pihak, termasuk generasi muda untuk lebih mencintai dan semangat dalam melaksanakan ibadahnya" jelasnya.

16 Agu 2026

Warga Ki Buyut Meriahkan HUT RI 81 " tetap ceria demi NKRI "

INDOMEDIANEWS - Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia bergemuruh di seantero Nusantara, dari mulai tingkat Pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan , Desa , bahkan RT,semuanya bersatu padu dalam turut memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81 Tahun 2026.
Hal ini pun terlihat di RT 26 GG Kibuyut, Desa Lemahabang kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Dengan penuh kesederhanaan namun tetap meriah, warga Ki Buyut menggelar berbagai acara, dengan diawali kegiatan jalan santai yang diikuti oleh seluruh Warga sekitar.
Hadir dalam pembukaan jalan santai, Ketua TP PKK Desa Lemahabang kulon, Mira Lestari yang didampingi Ketua RT 026, Mumung.
Dalam sambutannya, ketua TP PKK Lemahabangkulon, mengucapkan rasa terimakasih dan penghargaannya kepada seluruh warga Kibuyut yang penuh semangat dalam merayakan HUT RI ke 81.

"Saya sebagai Ketua TP PKK, sangat bangga dengan semangat warga Kibuyut yang begitu bersemangat dan bersatu padu dalam Perayaan HUT RI ke 81, walaupun penuh dengan kesederhanaan, namun tetap meriah, bahkan yang membuat saya terharu, walaupun hanya setingkat RT, hadiahnya sangat luar biasa, ini menandakan warga Kibuyut sangat guyub dan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan" tuturnya, Minggu, 16/08/2026.

Sementara itu, Ketua RT 026, Mumung, sangat berterimakasih kepada seluruh warga Kibuyut, terlebih lagi peran serta dan semangat kaum muda dan ibu-ibunya yang terus memberikan dukungan hingga terlaksananya acara peringatan HUT RI ke 81.

"Peran serta seluruh warga Ki Buyut sangat luar biasa, terlebih lagi kaum mudanya, mereka secara gotong royong dan penuh semangat terus berupaya maksimal agar peringatan HUT RI ini tetap meriah walaupun sederhana, bahkan kaum Ibu dan Bapak-bapak yang ada di Kibuyut sangat bersemangat dari mulai persiapan hingga pelaksanaan berbagai kegiatan, ini menandakan kalau warga Kibuyut ini sangat bersatu, walaupun ditengah kondisi perekonomian yang sangat tidak menentu, namun tidak menyurutkan semangat para warga untuk menjadikan momen kemerdekaan ini sebagai salah satu yang spesial" jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang panitia HUT RI ke 81, Lisa.

"Kami generasi muda Kibuyut tentunya menghaturkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut mensukseskan acara ini, tanpa adanya dukungan dan peran serta dari seluruh lapisan Masyarakat, maka tidak mungkin acara ini bisa terealisasi, kepada para Donatur dan pihak yang telah menyokong acara ini, sekali lagi kami mengucapkan terimakasih, semoga Tahun yang akan datang acaranya bisa semakin lebih meriah" tuturnya.(1c)

Nana Kencanawati "Isi Kemerdekaan dengan Membangun"

INDOMEDIANEWS -Menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh Rakyat Indonesia. Pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Negara ini sudah banyak melakukan perubahan yang mengutamakan kepentingan Rakyat diatas segalanya.
Sambutan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi Gerindra, Hj Nana Kencanawati, saat menggelar acara peringatan HUT RI ke 81 yang dilaksanakan dihalaman kediamannya pada Minggu, 16/08/2026.

Wakil Rakyat yang dikenal sangat peduli terhadap Masyarakat Bawah ini mengharapkan seluruh lapisan Anak Bangsa untuk tetap bersatu dan memperkokoh kebersamaan dengan tanpa membeda-bedakan terlebih lagi Agama maupun hal lainnya.

"Hari ini, menjelang peringatan HUT RI ke 81, kami menggelar berbagai acara yang memang selalu dilaksanakan dalam setiap tahunnya disaat menjelang pelaksanaan puncak yang akan dilaksanakan besok ( 17/08/2026) kegiatan tersebut sebagai bentuk kecintaan kami terhadap Negeri, kami menginginkan makna kemerdekaan ini dirasakan seluruh Rakyat Indonesia, semua Anak Bangsa harus bergembira dan senantiasa menjunjung tinggi nilai kebangsaan, salah satunya melalui semarak Kemerdekaan yang kita kemas dengan berbagai kegiatan positif" tuturnya.

Lebih lanjut Nana Kencanawati mengharapkan peran seluruh Rakyat Indonesia untuk turut bersama-sama membangun Negeri.

"Dibawah Kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto, Negeri ini sudah banyak berubah dan maju dalam berbagai bidang, baik itu Pendidikan, Kesehatan, Swasembada pangan, Perekonomian dan hal positif lainnya, semuanya bisa terealisasi dengan baik, tentu karena adanya dukungan dari seluruh Rakyat Indonesia, oleh karenanya kami mengharapkan dukungan tersebut jangan sampai berhenti, terlebih saat ini banyak beredar informasi yang belum tentu kebenarannya, oleh karenanya kami berpesan kepada seluruh Anak Negeri agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar dan akan merugikan kita sendiri" jelasnya.

Nana Kencanawati pun mengajak semua pihak untuk mematri rasa kecintaan terhadap Negeri dan tidak melupakan sejarah.

"Kita ada saat ini karena jasa para pejuang kemerdekaan , oleh karenanya sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk tetap mengenang dan menghargai jasa para pejuang kemerdekaan, mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal yang positif dan membangun" pungkasnya. (1c)

Antara Mitos dan Fakta "3 Desa di Kec Astanajapura "


Penulis :R.Agus Syaefuddin

Setiap Desa memiliki cerita dan keunikan yang terkadang tidak masuk nalar namun tetap dipercaya dan sulit untuk dipungkiri.
Bahkan ada beberapa desa yang memiliki mitos dan dipercaya dari zaman ke zaman dan tidak terpengaruh oleh adanya perkembangan zaman.
Di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, ada beberapa desa yang memiliki keunikan yang terus dipercaya dan menjadi perbincangan hingga saat ini.
Cerita ini turun temurun dan terus dilestarikan lewat mulut ke mulut dari warga setempat.

1.Desa Kanci, merupakan sebuah desa yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Kantor Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Konon menurut berbagai cerita, kanci memiliki keistimewaan yang terus lestari hingga saat ini, diantaranya adalah dipercaya, bahwa di Desa Kanci tidak bisa dipimpin oleh kepala Desa atau Kuwu secara berkelanjutan ( 2 kali kepemimpinan secara berturut-turut ) . Keistimewaan lainnya adalah, seorang Kuwu tidak diperbolehkan untuk melakukan takziah jika ada warganya yang meninggal dunia, bahkan keluarganya sendiri, kecuali si mayat sudah dikebumikan, dan keunikan lainnya adalah jika ada yang meninggal dunia, maka kerandanya tidak diperbolehkan lewat di depan kantor kuwu ( Wallahua'lam)

2.Desa mertapadawetan, yang jaraknya pun tidak terlalu jauh dari Kantor kecamatan Astanajapura. Dari berbagai obrolan dan cerita warga, bahwa desa Mertapadawetan tidak bisa dipimpin oleh Kuwu yang salah dalam bertindak, karena jika Kuwu melakukan kesalahan maka resikonya adalah usianya tidak akan panjang, bahkan kematian terjadi disaat jabatan Kuwu tersebut belum berakhir, dalam artian jika ingin memimpin di desa mertapadawetan maka harus berperilaku baik dan tidak melakukan kesalahan yang sifatnya berat ( Wallahua'lam)

3.Desa Kendal, merupakan desa yang memiliki cerita unik yang hampir sama dengan desa kanci, yang membedakan adalah menurut berbagai cerita, Kendal tidak pernah memiliki kuwu mantan, hal ini dikarenakan, dalam perjalanan Kuwu selama ini, jika kuwu menduduki jabatan dua periode, maka Kuwu tersebut akan meninggal dunia sebelum masa jabatannya berakhir, oleh karenanya di Kendal dikenal tidak memiliki kuwu mantan (Wallahua'lam)

Keunikan tiga desa tersebut selalu menjadi perbincangan yang selalu ramai dibicarakan, terlebih saat menjelang pemilihan kepala desa atau Kuwu.

Tentang kebenarannya mungkin hanya bersifat suatu kebetulan, namun dipercaya oleh berbagai kalangan, bahwa hal tersebut memang benar adanya.

Jika menilik pada cerita diatas, maka ada kearifan yang harus kita sikapi dengan bijak.
Sejarah dan keunikan desa menjadi sebuah cerminan, bahwa dalam meniti kehidupan yang sifatnya duniawi, harus didasari dengan rasa keikhlasan untuk mengabdi dan jangan dijadikan sebuah jalan menuju kekayaan atau jabatan semata.
Kehidupan itu ada akhirnya, jabatannya itu ada batasnya dan kepastian takdir Illahi Takan ada yang bisa membendung.
Apakah cerita tersebut benar-benar atau tidak, semuanya dikembalikan pada keyakinan dan kepercayaan masing-masing.kesimpulan dari babad atau cerita tersebut adalah pesan leluhur yang harus dijaga, bahwa seorang pemimpin harus memiliki jiwa sosial tinggi dan jangan memanfaatkan kedudukan untuk memperkaya diri. (Wallahua'lam)