13 Agu 2026

Kasdim 0620/ Kabupaten Cirebon resmikan jembatan Perintis Garuda desa Munjul

INDOMEDIANEWS -Jembatan perintis yang berlokasi di dusun 1 Blok manis, Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon ,merupakan jembatan yang dapat menghubungkan Desa Munjul, Sidamulya dan Cipeuejuh kulon diresmikan pada Kamis, 13/08/2026.
Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Kasdim 0620/Kabupaten Cirebon, Mayor Arm Sulkhan, didampingi Danramil Astanajapura, Kapten Cke Agung Prayogo, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, R.Cakra Suseno, Kuwu Munjul, Chaerudin dan unsur terkait lainnya.

Dengan diresmikannya jembatan perintis Garuda yang bertepatan dengan menjelang HUT RI ke 81 tersebut, diharapkan akan lebih mempermudah masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dan perkembangan desa.

Hal tersebut disampaikan Kasdim 0620/ Kabupaten Cirebon, Mayor Arm Sulkhan.

"Alkhamdulillah, dengan telah diresmikannya jembatan perintis Garuda yang ada di Desa Munjul tersebut , diharapkan akan lebih mempermudah masyarakat dalam meningkatkan taraf perekonomian, karena dengan tersedianya jembatan yang dapat menghubungkan beberapa desa tersebut, tentunya berdampak positif pada perkembangan desa, hususnya dalam peningkatan perekonomian Masyarakat, kami berharap jembatan ini bukan saja bermanfaat, namun bisa dijaga dan dirawat secara bersama-sama agar keberadaannya awet dan terus bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu panjang" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Munjul, Chaerudin mengucapkan terimakasih atas peran serta TNI yang telah membangun Jembatan sebagai penunjang aktifitas warga sekitar.

"Kami dari jajaran pemerintahan desa dan Masyarakat Munjul, mengucapkan terimakasih atas apa yang telah diberikan TNI dalam hal pembangunan jembatan sepanjang 12 meter, Mudah-mudahan dengan hadirnya jembatan ini semakin mempermudah Masyarakat dalam berlalulintas yang aman, selain itu tentunya bisa menjadi salah satu penunjang peningkatan perekonomian Masyarakat, semoga hadirnya jembatan tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik dan sama-sama dijaga agar keberadaannya bertahan lama"tuturnya.(1c)

BUMdes Munjul Berkah " Keterbukaan kunci utama Keberhasilan"

INDOMEDIANEWS -Mengelola sebuah usaha diperlukan mental dan kejujuran yang tinggi.ini pula yang dilakukan BUMdes Munjul  Berkah , Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon dalam mengembangkan berbagai usaha yang telah dijalani selama kurun waktu 5 Tahun. ( 2022-2026 )
Selama kurun waktu tersebut, saat ini BUMdes Munjul menjadi salah satu BUMdes percontohan karena telah mampu mengembangkan berbagai usahanya hingga tidak saja menghasilkan PADesa yang bernilai tinggi, juga bisa memberikan penghasilan tetap yang mampu mengeluarkan operasional yang bernilai tinggi juga.
Dari berbagai informasi yang didapat, BUMdes Munjul dalam setiap bulannya mampu mengeluarkan biaya operasional sebesar rata-rata Rp.75.000.000.
Dalam keteranggannya, Direktur BUMdes Munjul Berkah, Iin Rusnaeni, menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya agar keberadaan BUMdes dapat menopang pengembangan desa.

"Alkhamdulillah, saat ini keberadaan BUMdes Munjul berkah telah berkembang dengan pesat, ada beberapa program atau Usaha BUMdes yang diunggulkan adalah bergerak di bidang Internet desa,pertanian, peternakan,layanan publik dan kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya dengan Samsat dan BRI, dari semua usaha yang kami kembangkan mampu memberikan penghasilan kepada seluruh pengurus BUMdes , anggota BUMdes dan biaya operasional lainnya sebesar kurang lebih Rp.75.000.000 dalam setiap bulannya " tuturnya, Kamis, 13/08/2026

Saat ini BUMdes tengah melakukan program kerja berupa penanaman jagung di lahan seluas 2 hektar dan pendirian warung atau kios kuliner.

"Warung kuliner saat ini tengah dilaksanakan pembangunnya, bahkan tempat atau warungnya sudah menjadi milik BUMdes ( Bukan Sewa -red ) diharapkan dengan adanya warung kuliner dapat meningkatkan penghasilan BUMdes hingga berdampak pada PADesa, dimana selama kurun waktu 3 tahun keberadaan BUMdes, kami sudah mampu memberikan masukan untuk PADesa sebesar rata-rata Rp.50.000.000 sampai Rp .75.000.000 dengan aset BUMdes yang dimiliki sebesar Rp.2.6 Milyar" tuturnya.

Yang patut dibanggakan adalah keberadaan BUMdes Munjul Jaya tidak semata mampu memberikan masukan PADes yang bernilai tinggi, bahkan mampu memberikan kesejahteraan kepada anggotanya sesuai UMR, hebatnya lagi, para manager unit mendapatkan kendaraan impentaris.

Saat ditanya bagaimana cara atau kunci hingga BUMdes dapat berjalan dengan baik, Iin Rusnaeni, menuturkan dengan penuh semangat.

"Modalnya adalah adanya keterbukaan informasi publik, jujur, semangat dan keyakinan untuk mengembangkan usaha, selain itu ada cara yang kami lakukan dan diwajibkan kepada seluruh pengurus BUMdes, dimana setiap pagi atau dimulainya kinerja, diwajibkan untuk membaca Al-Quran surat pendek, minimal 3 ayat, selain itu tentunya yang perlu ditanamkan adalah, jangan sampai mempunyai niat hidup dari BUMdes,tetapi bagaimana caranya bisa mengembangkan dan membangun BUMdes lebih baik dan terus membaik dari tahun ketahunnya" pungkasnya.(1c)

12 Agu 2026

Kuwu Kendal " Perangkat tidak taat aturan silahkan mengundurkan diri "

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, berupaya untuk melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan kinerja jajaran perangkat desa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai tupoksi yang diemban.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Kendal, Taufiq Hidayat, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa,11/08/2026.

"Saat ini saya mengemban amanat untuk memimpin di desa Kendal, oleh karenanya saya mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai seorang kuwu, dalam hal ini menata dan melaksanakan pembenahan, termasuk penertiban administrasi dan memaksimalkan kinerja jajaran perangkat desa" tuturnya.

Dirinya mengharapkan dan mewajibkan kepada seluruh jajaran perangkat desa untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, baik itu pengadministrasian maupun masuk dan keluar kantor sesuai aturan.

"Perangkat desa itu memiliki tanggung jawab dan kewajiban sesuai jabatan yang diemban, selain itu perlu mematuhi aturan kinerja, karena kita ini digajih oleh Pemerintah, maka sudah sepatutnya aturan yang telah ditetapkan harus dipatuhi, salah satu contoh dalam jam kerja, ketentuannya sudah jelas, jam berapa masuk kantor dan jam berapa pulang kantor, jika ada perangkat yang tidak mematuhinya, maka silahkan untuk mengundurkan diri, ini kami lakukan semata untuk melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik, jika perangkat mematuhinya, maka tidak ada alasan untuk kami melakukan tindakan, sangsi ini hanya diberlakukan bagi perangkat desa yang tidak mau mematuhi aturan yang ditetapkan, semuanya semata demi meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat, semoga apa yang saya terapkan ini bisa dijadikan motifasi dan memecut semangat kerja yang maksimal" pungkasnya.(1c)

11 Agu 2026

Rumah Ludes terbakar "Warga Sigong minta perhatian Pemerintah '

INDOMEDIANEWS - Kesedihan terlihat jelas diwajah pria kelahiran 1968 ( Rasim) suami dari Illah Hasilah ( 52 Tahun ) pasangan suami yang merupakan warga Blok Anjun, RT 28/08 Desa Sarajaya , Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Betapa tidak, pasangan suami istri ini harus menanggung kesedihan karena rumah tinggalnya ludes dilalap si jago merah, pada Rabu pagi , sekitar pukul 03.00 WIB, 5 Agustus 2026.

Saat ditemui di kediamannya yang hangus terbakar, Rasim menuturkan terkait peristiwa terbakarnya rumah yang selama ini didiaminya.

" Kebakaran itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 03.00, diduga api berasal dari kamar belakang yang dijadikan gudang penyimpanan barang, mungkin karena adanya kosleting listrik, yang mengakibatkan terjadinya percikan api, dan percikan tersebut mengenai kasur yang berada tepat dibawah lampu yang koslet, akhirnya mengeluarkan api hingga semakin membesar dan mengakibatkan terbakarnya rumah kami " jelasnya.Selasa,11/08/2026

Bahkan dari keterangan yang disampaikan, hampir seluruh barang yang ada ludes terbakar.

"Semuanya ludes terbakar kang, dari mulai sertifikat rumah hingga barang elektronik , hanya satu unit motor yang dapat diselamatkan, bahkan KTP anak dan surat surat lainnyapun ikut terbakar, namun demikian kami tetap bersyukur, karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kami kehilangan harta benda, oleh karenanya, kami mohon bantuannya dari pemerintah, untuk bisa meringankan beban kami, agar rumah yang terbakar bisa kami perbaiki kembali" lanjutnya.

Pria yang mengais rejeki di kantin SMKM ini mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak Muhammadiyah, dalam hal ini pak Hadi.

" Kami dan keluarga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pak Hadi, ini sangat membantu , bahkan setiap hari pak Hadi selalu menelpon kami dan menanyakan tentang keadaan kami, beliau selalu memberi semangat, dan menegaskan agar rumah yang terbakar segera dilakukan perbaikan, InsyaAalh pasti ada jalan , karena dibalik musibah pasti ada hikmahnya, itu kata beliau" tuturnya.

Sementara itu, Kasatgas Desa Sigong, Mulyadi yang datang dilokasi, menegaskan, bahwa pihak desa telah berupaya berkomunikasi dengan berbagai pihak agar dapat memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya terbakar.

"Kami dari Pemerintah Desa Sigong sudah berkomunikasi dan melayangkan surat kepada Dinsos, Baznas dan pihak lainnya, InsyaAllah, apa yang kami lakukan akan menghasilkan sesuatu yang memang diperlukan bagi warga yang terkena musibah, bahkan dari Dinsos sendiri sudah turun kelapangan dan melihat sendiri kondisi rumah yang terbakar ini ' jelasnya. (1c)

10 Agu 2026

Camat Astanajapura "Tanamkan rasa cinta Tanah Air "

INDOMEDIANEWS -Lomba gerak jalan tingkat SD sederajat dilaksanakan jajaran pemerintahan kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Lomba gerak jalan tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke 81 Tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin menuturkan pentingnya menanamkan cinta tanah air, salah satunya melalui peringatan HUT RI.

"Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan peringatan HUT RI ke 81, melalui momen gerak jalan yang diikuti oleh 101 peserta dari tingkat SD,SMP, SMA sederajat sekecamatan Astanajapura diharapkan mampu meningkatkan rasa cinta tanah air dan menjalin persatuan kesatuan demi Nusantara, dalam perlombaan ini bukan juara atau kemenangan yang diutamakan, namun rasa kebersamaan dan peranserta yang menjadi utama" jelasnya.Senin, 10/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, sebagai generasi muda diwajibkan untuk mencintai Tanah Air sepenuh hati 

"Rasa cinta tanah air dan menghargai jasa para pejuang kemerdekaan harus tetap tertanam dalam jiwa raga, ditengah perkembangan zaman, jangan sampai kultur dan tradisi kita sebagai anak Bangsa terkikis dengan dalih moderenisasi, karena pada hakekatnya, kita adalah sebagai Bangsa besar, yang senantiasa menghargai dan menghormati seluruh jasa dan perjuangan para pejuang dan pendiri Bangsa, yang rela berkorban jiwa raga demi Kemerdekaan Republik Indonesia" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta lomba gerak jalan dari MI-Alhikmah, Fauziyyah, menuturkan rasa senangnya karena tahun ini dirinya bisa turut memeriahkan HUT RI dengan menjadi peserta lomba gerak jalan.

"Senang dang bangga, karena tahun ini merupakan kali pertama saya bisa menjadi peserta lomba gerak jalan, semoga tahun kedepannya kegiatan ini akan semakin semarak lagi" harapnya.(1c)

7 Agu 2026

Antisipasi banjir "Aliran Sungai Singaraja Japura bakti " mulai normalisasi

INDOMEDIANEWS -Salah satu upaya meminimalisir terjadinya banjir disaat musim penghujan, aliran sungai singa raja yang berlokasi di dusun 3, Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, mulai dilakukan normalisasi.
Upaya tersebut dilakukan, karena disetiap kali datang musim penghujan, desa Japura Bakti kerap dilanda banjir hingga banyak merendam rumah penduduk.
Dengan adanya normalisasi diharapkan banjir yang menjadi langganan di Desa Japura Bakti bisa diminimalisir.
Hal ini disampaikan Kuwu Japura Bakti, Haerudin, saat ditemui dikantornya, Jum'at, 07/08/2026.

"Mudah-mudahan setelah adanya normalisasi sungai ini, setidaknya bisa meminimalisir terjadinya banjir " tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, setelah dilakukan normalisasi, diharapkan kesadaran Masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan bisa lebih ditingkatkan.

"Yang terpenting Masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan sama - sama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, karena apapun upaya yang dilakukan, jika kesadaran Masyarakatnya dalam menjaga lingkungan masih rendah, maka dampaknya tidak akan maksimal, oleh karenanya, mari kita bersama-sama merawat dan menjaga Desa Japura Bakti agar terus membaik dan lebih baik lagi, bukan hanya sebatas menjaga kebersihan lingkungan, namun kondusifitas dan kebersamaan harus tetap terjaga, intinya kami akan terus berupaya melakukan hal terbaik demi perkembangan dan kemajuan Desa Japura Bakti" pungkasnya. (1c)