6 Agu 2026

Perhatian Pemkab Cirebon disambut baik warga Munjul

INDOMEDIANEWS -Akibat Hujan angin yang terjadi pada awal tahun 2026, rumah salah seorang warga Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Roboh.
Kejadian tersebut mengundang perhatian pemerintah  Kabupaten Cirebon.
Sebagai wujud perhatian tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon, melalui PMI ( Palang Merah Indonesia ),  kecamatan Astanajapura dan pemerintahan Desa Munjul, melakukan bantuan perbaikan rumah milik Lisna Saadah yang berlokasi di blok pesantren, Desa Munjul .

Dalam keterangannya, Kuwu Munjul, Chaerudin, mengucapkan rasa terimakasih atas perhatian dan bantuan dari pihak Pemda Cirebon, dalam hal ini PMI.

"Kami dari pemerintahan Desa Munjul menghaturkan rasa terimakasih kepada beberapa pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuannya atas peristiwa robohnya rumah milik Ibu Lisna Saadah, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban dan bisa memiliki rumah yang layak, kepada Ibu Sri Heviyana dari PMI Kabupaten Cirebon, Bapak Deni Syafrudin , Camat Astanajapura dan pihak-pihak lainnya yang telah memberikan bantuan baik berupa materi maupun lainnya" tuturnya, Kamis, 06/08/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Astanajapura, Deni Syafrudin.

"Kami mewakili Pemerintahan Kabupaten Cirebon, tentunya akan berupa semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian kepada seluruh warga Masyarakat dalam hal apapun, termasuk salah satunya adalah yang tengah kami laksanakan, yaitu memberikan bantuan berupa rehab rumah salah seorang warga Munjul yang rumahnya roboh akibat hujan deras yang terjadi pada awal tahun 2026, semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan minimalnya bisa sedikit meringankan beban warga untuk kembali memiliki rumah yang layak dan aman" jelasnya.

Sementara itu, penerima bantuan rehab rumah, Lisna Saadah,sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan oleh terkait.

"Kepada pak Kuwu Munjul, Pak Camat , Ibu Hevi dan masyarakat yang telah membantu, kami mengucapkan terimakasih, tanpa adanya bantuan tersebut tentunya akan sulit sekali melakukan perbaikan rumah, Alkhamdulillah, dengan adanya bantuan yang diberikan, saya merasa sangat bahagia, semoga apa yang telah diberikan akan mendapat balasan berlimpah dari Allah SWT " tuturnya lirih. (1c)

Jelang HUT RI "Kecamatan Lemahabang gelar lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA"

INDOMEDIANEWS- Gemuruh menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terlihat diberbagai daerah.tidak terkecuali di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Memeriahkan HUT RI ke 81 Tahun 2026, acara diawali dengan digelarnya lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA. Mengambil setart di halaman kantor desa Sindang laut dan Finis di halaman alun-alun Lemahabang, sebanyak 96 peserta dari berbagai sekolah yang ada di Kecamatan Lemahabang, mengikuti lomba gerak jalan dengan penuh semangat.

Dari informasi yang disampaikan ketua panitia HUT RI, H.Rian Aryanto, beberapa acara akan dilaksanakan selama perhelatan peringatan HUT RI ke 81.

"Ada beberapa acara yang kami laksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai pembukanya adalah dilaksanakannya lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA yang diikuti oleh 96 peserta dari beberapa sekolah yang ada di Wilayah Kecamatan Lemahabang, tentunya akan ada acara lainnya yang akan dilaksanakan setelahnya" tuturnya, Kamis, 06/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dalam momen peringatan HUT RI ini diharapkan semua lapisan Masyarakat turut memeriahkannya dengan jiwa patriotisme tinggi.

"Momen kemerdekaan ini harus dijadikan sebagai pemicu semangat dalam mengisi dan meniti kehidupan sehari-harinya, terutama menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan semangat juang dan kebersamaan, kita songsong masa depan yang lebih baik dan lebih baik lagi" tuturnya.

Sementara itu, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, mengajak semua lapisan Masyarakat untuk memegang teguh persatuan dan kesatuan tanpa ada unsur perbedaan.

"Memeriahkan HUT RI tidak semata dengan menyuguhkan hiburan yang meriah, namun harus menanamkan rasa cinta tanah air, bersatu padu dan saling membantu dalam kebaikan, itulah modal utama kita dalam mengisi kemerdekaan, tanpa adanya persatuan dan kesatuan, apapun yang kita cita-citakan akan berat untuk diwujudkan, oleh karenanya dihari dimana seluruh Rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan, semangat untuk membangun Bangsa jangan pernah pudar, karena kita adalah Bangsa yang besar, maka besarkan pula niat kita untuk terus berbakti bagi Nusa dan Bangsa" jelasnya.(1c)

4 Agu 2026

Camat Astanajapura gelar serah terima jabatan Kuwu Kendal

INDOMEDIANEWS -Pemerintah kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menggelar acara serah terima jabatan, penjabat Kuwu Kendal, Irwanto, kepada Kuwu terpilih Taufiq Hidayat.
Acara yang dilaksanakan diaula kantor Desa setempat, dihadiri seluruh jajaran lembaga dan pemerintahan Desa Kendal pada Selasa,04/08/2026.
Serah terima jabatan disaksikan langsung Camat Astanajapura, Deni Syafrudin dan unsur muspika lainnya.
Usai pelaksanaan serah terima jabatan, Pj Kuwu Kendal, Irwanto mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh jajaran perangkat desa yang telah membantu dirinya selama menjabat Kuwu Kendal.

"Saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin baik selama ini, selain itu, kami mohon maaf barangkali selama saya menjabat Kuwu, banyak hal yang kurang berkenan, Alkhamdulillah, hari ini tugas dan tanggungjawab saya sebagai Pj Kendal telah selesai, dan saatnya desa Kendal dipimpin oleh Bapak Taufiq Hidayat , dengan rasa hormat, kami mengucapkan selamat bertugas pada pak Kuwu Taufiq, semoga amanah dan dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebaik mungkin" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Taufiq Hidayat,mengucapkan terimakasih atas dukungan dan sokongan dari semua pihak yang telah membantu hingga dilaksanakannya pelantikan dirinya sebagai Kuwu Kendal.

"Atas ijin Allah, saya saat ini menjabat sebagai kuwu Kendal setelah acara serah terima jabatan dari Pj Kuwu Irwanto, semoga selama saya menjabat Kuwu, dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin " jelasnya .

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dalam kepemimpinannya, ada beberapa sekala prioritas yang akan dilakukannya.

"Penertiban administrasi desa, perbaikan kinerja dari tingkat RT, Kader hingga perangkat desa, diharapkan dengan adanya peningkatan kinerja, pelayanan terhadap Masyarakat semakin baik, intinya kami mengharapkan adanya pemerintahan desa yang bersih dan terbebas dari kepentingan yang sifatnya pribadi maupun golongan, InsyaAllah apa yang diharapkan akan mampu tereujud dengan adanya dukungan dari semua pihak, baik itu lembaga desa maupun Masyarakat Kendal sendiri, doakan selama saya menduduki jabatan senantiasa diberikan petunjuk jalan terbaik dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT" tutur Taufiq.

Usai acara, Camat Astanajapura Deni Syafrudin mengucapkan selamat bertugas kepada Kuwu terpilih.

"Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Taufiq Hidayat sebagai Kuwu PAW Desa kendal, laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan paik, selama memimpin Desa Kendal jangan sungkan untuk selalu berkomunikasi dengan pihak kecamatan, hususnya jika ada sesuatu yang dirasa kurang dimengerti" tuturnya 

Lebih lanjut Deni menuturkan, selama memimpin Desa berusahalah untuk melaksanakan kewajiban sesuai aturan.

"Intinya bekerjalah sesuai mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan, jadilah pelayan yang baik dan teruslah berusaha untuk menjadikan desa Kendal lebih baik dari yang sudah baik" jelasnya. (1c)

Bukan salah Presiden jika MBG ditiadakan "Rakyat sudah Paham"

Penulis : R.Agus Syaefuddin

Hiruk pikuk keberadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selalu panas untuk dijadikan bahan obrolan atau perbincangan ditengah perekonomian yang kian tidak menentu.
Keberadaan MBG menimbulkan dua penilaian yang berbeda, ada yang pro, tidak sedikit pula yang kontra.
Kita lihat sisi positifnya tentang keberadaan program MBG.

1.Atasi stunting & gizi buruk,
Anak sekolah & balita dapat asupan protein, sayur, buah tiap hari. Harapannya angka stunting turun karena banyak kasus diantaranya adalah disebabkan orang tua tidak mampu membeli lauk bergizi.
2.Bantu beban orang tua,
Buat keluarga kurang mampu, tidak perlu pusing memikirkan bekal. Bisa mengalihkan uang jajan buat kebutuhan lain, seperti buku, seragam, kesehatan.
3.Dorong ekonomi lokal
Dapur MBG + bahan baku wajib dari petani/peternak/UMKM sekitar. Bisa jadi pasar tetap buat desa. Petani sayur, peternak telur, ayam sudah memiliki pangsa pasar yang jelas.
4.Meningkatkan konsentrasi belajar.
Tidak ada lagi Anak masuk sekolah dengan perut kosong. Yang berdampak kurang fokus belajar 
5. Pemerataan gizi.
Anak kaya & miskin makan menu yang sama di sekolah. Mengurangi kesenjangan.

Sayangnya, tidak selalu hal yang positif berdampak positif , harus ada evaluasi yang berkelanjutan dengan memperhatikan persoalan yang terjadi di lapangan.

2. Sisi KONTRA / Tantangan MBG.

1.Anggaran 
Dana untuk MBG nasional menyedot anggaran triliunan. Banyak yang khawatir menggerus anggaran pendidikan, kesehatan, atau infrastruktur desa dan lain.
2.Masalah distribusi & kualitas
Rawan telat datang, menu monoton, kurang higienis, atau tidak cocok di daerah 3T. Apalagi jika dapurnya jauh, makanan bisa basi.
3.Potensi korupsi/kolusi
Proyek sebesar ini rawan "main" di tender dapur, suplier, dan menu. Perlu pengawasan ketat dari warga & BPK.
4.Ketergantungan
Takutnya orang tua jadi lepas tangan soal gizi anak. "Beranggapan sudah ada MBG". Padahal pendidikan gizi di rumah tidak kalah penting.
5.Belum merata & belum siap SDM
Ahli gizi, juru masak, tenaga dapur masih kurang.  Terlebih di Desa terpencil yang  susah dijangkau.

Progran MBG akan tercapai dengan baik, jika semua pelaku kebijakannya mengutamakan kepentingan orang banyak dan mengesampingkan kepentingan pribadi.
Sayangnya banyak kasus terjadi ditengah program andalan pemerintah ini, dari terjadinya banyak keracunan akibat MBG, sampai koruptor yang tertangkap pun karena MBG.

Sehebat apapun program yang digulirkan, jika dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki moral, maka hasilnya akan sia-siakan.

Dari dua penilaian tersebut, perlu adanya pertimbangan dengan mengutamakan hari nurani dan bukan ego.
Jika sekiranya lebih banyak masalahnya ketimbang manfaatnya, tidak ada salahnya program tersebut ditiadakan, toh Masyarakatpun sudah paham, bahwa program yang dijadikan prioritas utama oleh orang Nomor satu di Republik ini sangat baik.hanya saja dirusak oleh mereka yang tidak memiliki rasa kecintaan terhadap Republik ini.

3 Agu 2026

Petani Desa Cipeujeuh kulon gelar acara sedekah Bumi

INDOMEDIANEWS - Puluhan petani Desa Cipeujeuh kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar acara sedekah Bumi, sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang berlimpah.
Acara yang digelar di lapangan blok kliwon dusun 5, dihadiri pula oleh Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, unsur pertanian, pemerintahan desa dan Masyarakat setempat.
Keberhasilan panen tidak terpengaruh dengan adanya musim kemarau, hal tersebut disampaikan salah seorang petani, yang akrab disapa wa Bodong.

"Alkhamdulillah, walaupun masuk musim kemarau, hasil panen para petani yang ada di desa cipeujeuh kulon terbilang sangat luar biasa, betapa tidak, untuk lahan seluas satu hektar mampu menghasilkan padi sebanyak enam ton, dimana dalam satu tahun kami mampu melakukan panen padi sebanyak dua kali" tuturnya, Senin,03/08/2026.

Lebih lanjut wa bodong menuturkan, keberhasilan panen yang berlimpah tersebut, tidak lepas dari peran pemerintah pusat hingga daerah yang mendukung sepenuhnya tentang keberadaan petani.

"Perhatian pak Kuwu terhadap kinerja para petani sangat luar biasa, hingga menghasilkan panen padi yang berlimpah, selain itu kami para petani sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat yang berperan besar dalam mensejahterakan para petani, selain kami dimudahkan untuk memperoleh pupuk dengan harga murah, hasil padi kami pun dihargai lumayan tinggi, untuk gabah basah saja pertonnya bisa dihargai Rp. 740, sedangkan untuk gabah kering dihargai Rp.840, oleh karenanya sebagai bentuk syukur kami, para petani menggelar acara sedekah bumi, dengan harapan kedepannya hasil panen kami akan semakin berlimpah" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Cipeujeuh kulon, H.Lili Mashuri sangat berterimakasih kepada seluruh petani yang telah berusaha maksimal dan berhasil melaksanakan tanam padi hingga panen yang berlimpah.

"Jasa para petani ini patut kita hargai sepenuh jiwa, karena merekalah kita dapat menikmati hasil bumi berupa padi yang berkualitas, saya sebagai Kuwu tentunya akan mendukung penuh kepada para petani, agar setiap kali mulai menanam padi hingga panen akan menghasilkan kualitas padi atau beras yang baik, dan hari ini kami dari pemerintahan desa bersama para petani dan Masyarakat menggelar acara sedekah bumi, sebagai bentuk Syukur atas capaian hasil panen yang berlimpah, semoga kedepannya hasil panen petani akan semakin berlimpah" jelasnya.(1c)

1 Agu 2026

Warga Citemu suka cita sambut Nadran "Pesta Laut"

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, siap menyambut pesta Laut yang akrab disebut Nadran.
Pesta laut tersebut sebagai tanda syukur atas segala berkah yang diperoleh selama melaut dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah.
Dalam setiap pelaksanaan Nadran tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai Karnaval, pentas seni budaya hingga mengarungi lautan dengan menyerahkan berbagai sajen yang salah satunya adalah persembahan kepala kerbau.tradisi tersebut merupakan wujud penghargaan kepada para leluhur dan Tuhan yang Maha Kuasa.
Dalam acara Nadran atau pesta laut, tentunya tidak sedikit biaya yang dikeluarkan, baik yang berupa udunan para Nelayan itu sendiri, termasuk adanya bantuan dari Anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang konsen terhadap pelaksanaan pesta adat atau tradisi daerah, yang terus dipertahankan ditengah perkembangan zaman.

Kemeriahan pesta laut tersebut dirasakan oleh seluruh lapisan Masyarakat, hususnya para nelayan.
Bahkan dari informasi yang disampaikan ketua BPD Citemu, Lukman, menuturkan, dalam acara tersebut perputaran uang selama Nadran nilainya sangat luar biasa.
"Untuk acara Nadran , kami perkirakan perputaran uang bisa mencapai angka 2.5 Miliar Rupiah, dimana uang itu bergulir dari mulai hiburan burok sebanyak 12 grup, hiasan setiap gang atau blok, seragam kaos atau busana sesuai blok masing-masing, berbagi makanan antar warga , hingga sawer warga kepada para seniman atau artis yang diundang, belum lagi keuangan untuk persiapan lainnya" tuturnya.Sabtu,01/08/2026.

Lebih lanjut Lukman menjelaskan, besaran anggaran tersebut merupakan bentuk Syukur para Nelayan atas hasil yang diperoleh selama kurun waktu satu tahun.

"Masyarakat sangat bersuka ria dengan pelaksanaan Nadran atau pesta laut, oleh karenanya sebagai bentuk syukur, Masyarakat tidak peduli sebesar apa anggaran yang harus dikeluarkan, karena pada dasarnya semua ini sebagai bentuk syukur, dengan pelaksanaan pesta laut yang dilaksanakan setiap tahun sekali ini, merupakan bentuk penghargaan kami terhadap adat istiadat dan warisan para leluhur, oleh karenanya, kami sebagai Masyarakat Nelayan akan terus mempertahankan tradisi ini ditengah perkembangan zaman yang kian berubah" jelasnya.

Lukman pun berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu terealisasinya acara Nadran di Desa Citemu.

"Kami atas nama warga Masyarakat Citemu mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya acara tahunan ini, baik kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Anggota Dewan yang sangat respek dengan adanya acara Nadran, kini tugas dan tanggung jawab generasi muda untuk terus mempertahankan dan melestarikan, agar tradisi Nadran tidak punah dan hanya meninggalkan kenangan" pungkasnya.(1c)