28 Jul 2026

Musyawarah Desa: Merancang Hari Esok dari Meja yang Sederhana

Kegiatan Musdes Pembentukan Tim Penyusun RKPDes 2027 Munjul

Indomedianews.id - Pembangunan desa selalu bermula dari sebuah percakapan. Bukan percakapan yang gaduh, melainkan yang memberi ruang bagi setiap suara untuk didengar. Sebab masa depan tidak pernah lahir dari keputusan yang tergesa-gesa. Ia tumbuh dari musyawarah, dari kesediaan mendengarkan, dan dari keberanian menyusun langkah bersama.

Semangat itulah yang tampak di Balai Desa Munjul pada Jumat, 17 Juli 2026, ketika Pemerintah Desa Munjul menyelenggarakan Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Forum ini bukan sekadar memenuhi tahapan administratif sebagaimana diatur dalam perencanaan pembangunan desa. Ia menjadi penanda bahwa pembangunan harus dirancang sebelum dilaksanakan, dipikirkan sebelum diwujudkan.

Musyawarah dipimpin oleh Pemerintah Desa Munjul bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur perempuan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan semata urusan pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh warga.

Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun Anggaran 2027 menjadi langkah awal dalam menyusun arah pembangunan Desa Munjul untuk satu tahun mendatang. Tim inilah yang nantinya akan menghimpun aspirasi masyarakat, mengkaji kebutuhan desa, menyelaraskan program dengan RPJM Desa, serta merumuskan prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai pandangan mengemuka. Ada yang berbicara mengenai infrastruktur, ada yang mengingatkan pentingnya pemberdayaan ekonomi, ada pula yang menaruh perhatian pada pelayanan dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perbedaan itu tidak dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai kekayaan yang harus dirangkai menjadi satu arah pembangunan.

Karena sesungguhnya, desa bukan dibangun oleh beton semata. Desa dibangun oleh kesepahaman. Jalan boleh diaspal, gedung boleh didirikan, tetapi tanpa kesediaan untuk duduk bersama dan menyusun masa depan secara kolektif, pembangunan hanya akan menjadi daftar pekerjaan yang kehilangan makna.

Melalui musyawarah ini, Pemerintah Desa Munjul menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses perencanaan pembangunan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. RKPDes Tahun Anggaran 2027 diharapkan menjadi dokumen yang tidak hanya memuat daftar kegiatan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat dan menjadi pedoman pembangunan yang berkelanjutan.

Di ruang musyawarah itu, barangkali yang terlihat hanya beberapa meja, kursi, lembar-lembar dokumen, dan orang-orang yang berdiskusi. Namun sesungguhnya, yang sedang disusun adalah sesuatu yang lebih besar: arah perjalanan sebuah desa. Sebab masa depan selalu dimulai dari keberanian untuk merencanakannya bersama.

23 Jul 2026

PBB masih rendah " Pemerintah Kecamatan Astanajapura gelar Monev"

INDOMEDIANEWS -Salah satu upaya untuk melaksanakan tertib administrasi desa, baik penggunaan anggaran maupun realisasi program pembangunan, salah satunya melalui Monev ( Monitoring dan evaluasi ) yang dilakukan pihak Kecamatan kepada beberapa desa binaan yang berada diwilayah Kecamatan bersangkutan.
Hal tersebut pula yang dilakukan pihak Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Bertempat di Aula Kantor Desa Japura kidul, Pemcam Astanajapura, menggelar acara Monev pada Kamis, 23/07/2026.
Salah satu hal yang dibahas dalam monev tersebut adalah terkait PBB ( Pajak Bumi Bangunan)

Dari informasi yang diperoleh, ada beberapa desa yang pelunasannya masih jauh dari harapan, walaupun ada juga beberapa desa yang capaian PBB patut untuk diapresiasi.
Dirasa masih banyak pemerintah desa yang capaian PBB nya  masih rendah, Sekretaris Kecamatan Astanajapura, Risian Riyadi, menuturkan, bahwa monev kali ini dititik beratkan untuk PBB.

"Fungsi kami untuk terus memberikan pembinaan kepada beberapa Desa yang capaian PBB masih rendah akan terus dilakukan, salah satunya melalui Monev, diharapkan dengan adanya monev ini selain kami mengetahui apa kendala dilapangan yang membuat penyetoran PBB nya rendah, juga tentunya terus memberikan semangat dan solusi, agar para Kolektor berupaya maksimal melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam hal penarikan PBB terhadap Masyarakat" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menututkan, ada beberapa kendala yang membuat terhambatnya penarikan pembayaran PBB oleh para kolektor.

"Kolektor kendalanya adalah disaat melakukan penagihan, wajib pajaknya tidak berada ditempat atau sulit untuk ditemui, akhirnya berdampak pada terhambatnya capaian PBB, namun demikian kami terus menggenjot kepada seluruh pemerintahan desa agar target PBB bisa tercapai" jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Japura kidul, Yunus, dalam keterangan yang disampaikan saat pelaksanaan Monev menegaskan kepada para kolektor untuk lebih giat melakukan penarikan PBB terhadap wajib pajak, sekaligus meningkatkan kinerja jajaran perangkat desa setempat.

"Kami selalu mengingatkan kepada seluruh kolektor untuk semangat melakukan penagihan PBB, karena akan berdampak pada jalannya roda pembangunan, bukan itu saja, kami pun selalu mengingatkan kepada seluruh jajaran perangkat desa untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, termasuk melaksanakan jam kerja yang telah ditentukan, minimalnya jam 8 pagi kantor desa sudah dibuka, agar jika ada warga yang akan mengurus sesuatu tidak terkendala" tuturnya.

Dari informasi yang diperoleh, Desa yang capaian PBB nya sudah mencapai target diantaranya adalah Desa Munjul dan Desa Mertapadawetan, sementara yang capaiannya masih rendah adalah Desa Japura Bakti dan Desa Japura kidul.(1c)

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

INDOMEDIANEWS --Wacana pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mulai menjadi perhatian publik. Sejumlah nama perwira tinggi Polri disebut-sebut memiliki peluang untuk menduduki jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), salah satunya Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Karyoto.

Dukungan terhadap Komjen Pol Karyoto terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, dukungan datang dari Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad, S.H., yang menilai Karyoto sebagai sosok pemimpin yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta kedekatan dengan masyarakat dan kalangan ulama.

Menurut KH Juhadi, Indonesia membutuhkan figur Kapolri yang tidak hanya mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu membangun sinergi dengan berbagai elemen bangsa dalam mendukung program pembangunan nasional.

"Komjen Pol Karyoto adalah pemimpin yang memiliki pengalaman lengkap, integritas, serta kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. Dalam berbagai penugasan strategis yang pernah diembannya, beliau selalu membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kelompok tani, hingga organisasi kemasyarakatan," ujar KH Juhadi kepada wartawan.

Ia menilai pendekatan humanis dan kolaboratif yang selama ini ditunjukkan Karyoto menjadi modal penting bagi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks di masa mendatang.

KH Juhadi juga menyoroti kiprah Komjen Pol Karyoto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Menurutnya, Karyoto menunjukkan perhatian besar terhadap berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan organisasi masyarakat.

Menurutnya, keamanan nasional tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum semata, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial, ketersediaan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

"Kapolri ke depan harus mampu menghadirkan Polri sebagai mitra masyarakat dalam menyukseskan berbagai program strategis pemerintah. Saya melihat hal itu ada dalam diri Komjen Pol Karyoto," katanya.

Selain itu, rekam jejak panjang Karyoto di institusi Polri juga menjadi salah satu alasan kuat dukungan tersebut. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 itu telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade dengan menempati berbagai posisi penting di lingkungan Polri maupun lembaga negara lainnya.

Kariernya antara lain pernah bertugas di lingkungan Bareskrim Polri, menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kapolda Metro Jaya, hingga saat ini dipercaya mengemban tugas sebagai Kabaharkam Polri.

Bagi KH Juhadi, pengalaman lintas bidang tersebut menjadi modal kepemimpinan yang komprehensif dalam menghadapi tantangan Polri ke depan, mulai dari pemberantasan korupsi, penanganan kejahatan siber, peredaran narkotika, konflik sosial, hingga penguatan sistem keamanan nasional.

Lebih lanjut, ia menilai Komjen Pol Karyoto memiliki hubungan yang baik dengan kalangan ulama dan pondok pesantren, khususnya di wilayah Jawa Barat. Kedekatan tersebut dinilai menjadi nilai tambah dalam membangun komunikasi antara institusi Polri dengan masyarakat.

"Komjen Pol Karyoto dikenal dekat dengan para ulama dan memiliki perhatian terhadap perkembangan pondok pesantren. Selama seorang pemimpin dekat dengan ulama, insya Allah akan amanah dalam menjalankan tugasnya," ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, KH Juhadi berharap Presiden Prabowo Subianto dapat memilih figur terbaik yang mampu membawa Polri semakin profesional, modern, dan dicintai masyarakat. (Tim) 

21 Jul 2026

Wujudkan Kader PKK Tangguh

INDOMEDIANEWS - Kader PKK desa se-Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu bidang kesehatan.

Acara yang berlangsung di pendopo kantor camat setempat, dihadiri kader PKK desa yang tersebar di wilayah setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut, narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon.

Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati menuturkan, kegiatan ini sebagai pembekalan bagi kader PKK desa agar mampu mengimplementasikan 10 progam pokok PKK, salah satunya bidang kesehatan. 

"Kesehatan sangat penting dalam kehidupan, sehingga sangat diperlukan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga hingga lingkungan," katanya, Senin 20/7/2026.

Lebih lanjut Yuyun menjelaskan, peran PKK desa tidak hanya kegiatan Posyandu di berbagai tempat yang ada di desa masing-masing desa,  Akan tetapi, secara menyeluruh yakni yang tertuang dalam 10 program pokok PKK. 

"Kegiatan yang dilaksanakan ini guna meningkatkan peran PKK di tiap desa sekaligus komunikasi para kader PKK guna mendapatkan solusi dari permasalahan yang ada, sehingga kader PKK desa menjadi tangguh dalam berbagai permalasahan, khususnya kesehatan keluarga dan lingkungan," jelasnya.

Masih dikatakan Yuyun, program kesehatan menjadi salah satu prioritas desa setiap tahun. Sehingga, perlu sinergitas dalam melaksanakan kegiatan kesehatan masyarakat. 

"Posyandu yang aktif dilaksanakan sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat, khususnya Balita dan ibu hamil," tuturnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih pada kader PKK desa dan bidang desa juga seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan kesehatan. 

"Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati, maka kami berupaya untuk terus tingkatkan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa, harapannya dengan adanya kegiatan tersebut, mampu meningkatkan kualitas kinerja seluruh kader PKK" pungkasnya (1c)

19 Jul 2026

Taufik Hidayat terpilih Kuwu PAW Desa Kendal

INDOMEDIANEWS -Taufik Hidayat akhirnya terpilih menjadi Kuwu PAW Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, priode 2026-2027.
Dalam pemilihan Kuwu Antar waktu tersebut, Taufik memperoleh suara sebanyak 15 mengalahkan Muhsin dengan perolehan suara 9 dan Abdul Karim yang hanya memperoleh 5 suara.
Pilwu PAW yang dilaksanakan di aula desa setempat, dihadiri muspika Astanajapura, kelembagaan dan Pemerintahan Desa setempat.
Sebelum acara dilaksanakan, Ketua Panitia membacakan tatacara pemilihan yang dilanjutkan dengan acara pemilihan kuwu PAW dengan disaksikan oleh para pihak, termasuk para calon Kuwu.

Dalam keterangannya, Ketua Panitia Pilwu PAW Desa Kendal, Sanadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilwu PAW berjalan dengan baik.

"Alkhamdulillah, Pilwu PAW yang diikuti oleh tiga calon akhirnya dapat dilaksanakan dengan baik dan aman, hingga akhirnya saudara Taufik Hidayat terpilih dengan memperoleh suara terbanyak 15, dengan hasil tersebut, maka Taufik telah Syah sebagai Kuwu PAW Desa Kendal, tinggal menanti pelantikannya saja, tugas kami untuk menghantarkan Pilwu PAW sudah dilaksanakan sesuai aturan dan tatacara yang berlaku, semoga jerih payah seluruh pihak akan mendapat hasil yang sesuai harapan, yaitu mendapat seorang pemimpin yang amanah dan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik" tuturnya.Minggu, 19/07/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, yang memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Pilwu PAW.

"Kami dari pihak kecamatan mengucapkan terimakasih atas kinerja panitia Pilwu dari mulai penjaringan hingga dilaksanakannya acara pemilihan, ini semua tentunya berkat kerja keras dan kebersamaan yang terjalin dengan baik, Alkhamdulillah, jerih payah para panitia terbayar sudah dengan telah dilaksanakannya Pilwu dan mendapatkan seorang calon pemimpin, yaitu saudara Taufik sebagai Kuwu PAW hingga Nanti dilaksanakannya pemilihan Kuwu serentak yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada tahun 2027, kami hanya berpesan kepada Kuwu yang telah terpilih agar mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, selain itu tentunya kami mengucapkan selamat kepada Saudara Taufik Hidayat, selamat bekerja dan menjadi pemimpin yang baik dan bijak demi kemajuan dan kesejahteraan warga Masyarakat Desa Kendal" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Farhan, menyambut baik dengan terpilihnya saudara Taufik menjadi Kuwu antar waktu desa Kendal.

"Kami sebagai Masyarakat tentunya menyambut baik terpilihnya saudara Taufik Hidayat menjadi Kuwu antar waktu desa Kendal, semoga beliau mampu menjadi pemimpin yang adil dan bijak kepada seluruh warga Kendal tanpa terkecuali, kami hanya berpesan, jadilah pemimpin yang amanah dan jaga kepercayaan Masyarakat sebaik mungkin"harapnya .

Sedikit disayangkan, usai acara pemilihan, semua para calon Kuwu langsung meninggalkan tempat, termasuk Kuwu terpilih, hingga awak media tidak memiliki kesempatan untuk melakukan sesi wawancara, bahkan tidak ada satu pun dari para calon  yang menghampiri para pemilih hanya sekedar untuk berjabat tangan dan bertutur sapa. (1c)

Penegak Hukum harus sigap" demi kondusifitas dan keamanan desa"

INDOMEDIANEWS - Terpampang spanduk yang ditempel disalah satu frofeder , mengundang tanya.
Betapa tidak, dalam spanduk tersebut bertuliskan adanya dugaan kejanggalan penggunaan dana desa ( PADesa) diatas Rp.300 juta.
Spanduk atas nama Forum Peduli Masyarakat Mertapadawetan tersebut bahkan sebelumnya terpasang didepan halaman kantor Kuwu Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Dengan adanya spanduk tersebut, banyak warga yang menduga duga, bahwa telah terjadi adanya dugaan penyalahgunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukannya.

Salah seorang warga setempat, Heri , yang akrab disapa Kesang, saat ditanya terkait adanya sepanduk yang terpasang dibeberapa tempat, menuturkan ketidak mengertiannya.

"Kami sebagai Masyarakat, tidak tahu percis makna pemasangan spanduk tersebut, namun demikian tentunya hal tersebut pun harus segera disikapi oleh berbagai elemen, baik itu kelembagaan desa ataupun pihak lainnya, jika membaca tulisan yang terpampang, isinya memang membuat kita bertanya, apakah isi tulisan tersebut benar adanya, atau bagaimana " tuturnya.

Lebih lanjut Heri menuturkan, jika memang isi sepanduk tersebut tidak benar, itu yang diharapkan.

"Andaikan isi dari sepanduk tersebut tidak benar, kami bersyukur, itu menandakan pemerintah desa Mertapadawetan telah sesuai melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, namun jika memang apa yang terpampang itu memang terjadi, sudah seharusnya penegak Hukum segera melakukan tindakan, ini perlu segera dilakukan agar tidak menimbulkan pro kontra di Masyarakat bawah" jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan warga lainnya yang tidak bersedia identitasnya dipublikasikan.

"Kami sih Masyarakat hanya mengharapkan pemerintahan desa mertapadawetan berjalan dengan baik, hususnya dalam penggunaan anggaran maupun pelayanan terhadap Masyarakat, hanya saja saat ini memang kami dibuat bertanya dengan adanya sepanduk yang bertuliskan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran oleh Kuwu Mertapadawetan, apakah ini benar atau hanya kerjaan Orang yang tidak bertanggungjawab, oleh karenanya untuk menghindari pro kontra dan saling berburuk sangka, maka harus segera diambil langkah tegas dari para pihak yang berwenang" tuturnya.

Sementara itu, Aktifis Sandekala trimurti, Bang Zeki menyikapi adanya pemasangan spanduk terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran oleh Kuwu mertapadawetan.

"Pada prinsipnya kami mendukung apapun bentuk yang dilakukan Masyarakat atau yang mengatasnamakan Masyarakat asalkan sesuai dengan fakta, terkait spanduk dengan narasi adanya dugaan penyalahgunaan anggaran, jika memang benar adanya tentunya harus ada tindakan dari penegak Hukum, namun jika mana hanya bersifat dugaan tanpa fakta, maka penegak Hukum pun harus melakukan tindakan tegas, termasuk siapa yang memasang spanduk dan apa tujuannya, jangan sampai dengan adanya spanduk tersebut bisa menciptakan iklim yang tidak baik, terlebih lagi ada kesan mengadu domba antara Masyarakat dan pemerintahan desa" jelasnya. (1c)

18 Jul 2026

Bijak menilai kinerja Wakil Rakyat

Penulis : R.Agus Syaefuddin


Anggota Dewan dituntut untuk menjadi sosok yang sempurna dan tidak boleh melakukan kesalahan. Bahkan untuk bertutur kata pun tak boleh salah, terlebih disaat meminta tambahan anggaran, yang walaupun memang diperlukan, namun kerap menimbulkan perdebatan Dimata Masyarakat 

DPRD merupakan Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah.

Sebagai representasi rakyat, DPRD mempunyai fungsi Pembentukan Peraturan Daerah, Anggaran dan Pengawasan.

DPRD mempunyai tugas dan wewenang :

  1. Membentuk Perda bersama Gubernur
  2. Membahas dan memberikan persetujuan Raperda mengenai APBD yang diajukan Gubernur
  3. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan APBD
  4. Mengusulkan pengangkatan dan/atau pemberhentian Gubernur dan/atau Wakil Gubernur kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri untuk mendapatkan pengesahan pengangkatan dan/atau pemberhentiannya
  5. Memilih Wakil Gubernur dalam hal terjadi kekosongan jabatan Wakil Gubernur
  6. Memberikan pendapat dan pertimbangan kepada Pemerintah Provinsi terhadap rencana perjanjian internasional di daerah
  7. Memberikan persetujuan atas rencana kerja sama internasional yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi
  8. Meminta laporan keterangan pertanggungjawaban Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah
  9. Memberikan persetujuan terhadap rencana kerjasama dengan daerah lain atau dengan pihak ketiga yang membebani masyarakat dan daerah
  10. Mengupayakan terlaksananya kewajiban daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
  11. Melaksanakan tugas dan wewenang lain berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan

DPRD mempunyai hak interpelasi, angket dan menyatakan pendapat sedangkan anggota DPRD mempunyai hak mengajukan Raperda, mengajukan pertanyaan, menyampaikan usul dan pendapat, memimilih dan dipilih, membela diri, imunitas, mengikuti orientasi dan pendalaman tugas, hak protokoler, keuangan dan administratif serta mempunyai ruang kerja.

Tulisan diatas merupakan tugas pokok yang terkadang menghasilkan dua penilaian Dimata Masyarakat.

Ada Masyarakat yang merasa puas atas kinerja para anggota Dewan, namun tidak sedikit pula yang merasa bahwa kinerja anggota dewan belum sesuai dengan apa yang menjadi harapan. Menilai berhasil atau tidak tergantung pada persepsi dan kepentingan masyarakat itu sendiri.

Sebagai Masyarakat, seharusnya mengimbangi dan mengerti akan beratnya beban yang diemban para wakil Rakyat tersebut, terlepas dari masih adanya oknum Dewan yang dinilai memperkaya dan mengutamakan kepentingan pribadi maupun golongan, masih banyak wakil Rakyat yang bekerja demi kepentingan Rakyat.bahkan sebagai anggota Dewan tidak semata harus hadir dan bertemu dengan para konstituennya saja, disaat Masyarakat tengah melaksanakan pesta hajatan hingga disaat terjadinya musibah, Rakyat mengharap wakilnya dapat hadir, itu merupakan kewajaran dan konsekuensi seorang wakil Rakyat.

Ironisnya, kita kerap melupakan bahkan tidak peduli akan kinerja para wakil Rakyat , mereka kerap mengedepankan kepentingan Rakyat dan rela mengorbankan kepentingan pribadinya.

Manusiawi jika ada wakil Rakyat yang dirasa kinerjanya belum sesuai dengan harapan, terlebih sampai mengemuka adanya permintaan penambahan anggaran, karena upah yang didapat anggota Dewan terkadang hanya besar dalam tulisan, sementara banyak anggaran yang harus dikeluarkan diluar kebijakannya sebagai seorang anggota Dewan .

Semoga tulisan ini bisa menjadikan satu pemikiran yang bijak.diakui masih banyak wakil kita yang bekerja belum sesuai harapan, namun harus diakui juga keberhasilan yang telah diraih dan dirasakan manfaatnya oleh Rakyat.

Aktifis Sandakala trimurti " Soroti Pembangunan Yogya Lemahabang"

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Cirebon Timur, hususnya yang ada disekitar Wilayah Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, siap-siap untuk dimanjakan dengan hadirnya salah satu Supermarket ternama yang saat ini tengah dilaksanakan pembagunannya.
Dengan hadirnya Supermarket tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan Masyarakat untuk berbelanja atau hanya sekedar menghilangkan pengaturan.
Terlihat dari kejauhan, pembangunan yang lokasinya berdampingan dengan salah satu Bank Swasta terbesar tersebut, sudah terlihat beberapa tihang beton berukuran besar berdiri kokoh walaupun sekitarnya tertutup oleh seng pengaman.

Adanya rencana pembangunan supermarket mendapat sambutan baik dari beberapa sekitar, walaupun adapula yang meresponnya dengan sedikit bertanya tentang perijinan.

"Kami sebagai Masyarakat Lemahabang tentunya sangat menyambut baik dengan adanya pembangunan supermarket di wilayah kami, karena akan berdampak pada perkembangan Lemahabang itu sendiri, harapan kami dengan adanya supermarket tersebut mampu memberikan kesempatan kerja bagi berbagai pihak, hususnya untuk warga Lemahabang dan sekitarnya " tutur Heri, Warga Lemahabang kulon, Senin, 17/07/2026.

Hal lainnya disampaikan Yanto, Warga Sarajaya yang mendukung dengan berbagai catatan.

"Yang pasti sangat mendukung, asalkan prosesnya dilaksanakan dengan baik, dari mulai perijinan, dampak lingkungan termasuk dampak kemacetan lalulintas, semuanya harus dilakukan pengujian terlebih dahulu, jika semuanya sudah terpenuhi, maka tidak ada alasan untuk menolak sesuatu yang sifatnya berdampak pada perekonomian dan terbukanya lapangan pekerjaan" tuturnya.

Sementara itu, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati saat ditanya legalitas pembangunan  Yogya departemen STOR menuturkan, bahwa perijinan sudah aada.

"Informasi yang kami terima, untuk perijinan atau legalitas pembangunnya sudah ada, hanya saja kami tidak mengetahui nama PT nya" jelasnya.

Adanya pembangunan salah satu super market ternama tersebut mendapat sorotan dari salah seorang aktifis Cirebon Timur,Sndakala Trimurti Bang Zeki.

"Sebetulnya keberadaan supermarket atau sejenisnya itu sangat bagus bagi pengembangan desa maupun rekrutmen ketenaga kerjaan, hanya saja semuanya harus ditempuh sesuai aturan yang berlaku, baik itu perijina maupun hal lainnya, jika memang perijinannya sudah beres, maka perusahaan wajib memasang papan informasi atau apapun yang sifatnya keterbukaan informasi publik, ini perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa ditempat tersebut ada pembangunan yang jelas kedudukannya, karena tidak ada informasi yang terbuka, maka wajar jika ada masyarakat yang menanyakan tentang legalitas atau perijinan yang telah ditempuh, ini juga yang kami lihat pada pembangunan yang telah dilaksanakan, karena tidak adanya papan informasi, maka kami pun mengharap informasi publik itu harus diutamakan, jangan sampai timbul persoalan yang semestinya tidak menjadi persoalan" tegas Jeki. (1c)

17 Jul 2026

AMKI Cirebon Raya Gelar Bansos, Salurkan Sembako ke Graha Yatim Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani

INDOMEDIANEWS - Asosiasi Media Konvergensi Indonesia AMKI Cirebon Raya kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan bakti sosial. Kali ini, bantuan berupa paket sembako disalurkan ke Graha Yatim & Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani, Jumat 17 Juli 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, dan diterima oleh pengurus Graha Yatim & Dhu'afa. Kegiatan berlangsung di kantor yayasan yang beralamat di Jl. Kesambi Dalam No. 15/95, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, AMKI Cirebon Raya menyalurkan sejumlah kebutuhan pokok. Paket sembako yang diberikan meliputi beras, air mineral, minyak goreng, mie instan, dan telur. 

Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan media terhadap sesama, khususnya anak yatim dan kaum dhu'afa.

"Ini bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai media. Mudah-mudahan bantuan kecil ini bisa bermanfaat dan meringankan beban adik-adik di Graha Yatim Dhu'afa," ujar Rudi di sela kegiatan.

Pihak pengurus Graha Yatim & Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani mengapresiasi bantuan yang diberikan dan mendoakan keluarga besar Amki. Mereka berharap sinergi antara AMKI Cirebon Raya dengan lembaga sosial bisa terus terjalin. (1c)

16 Jul 2026

KKN Mahasiswa UIN Syekh Nurjati di Desa Mertapadawetan " Budayakan tradisi membaca"

INDOMEDIANEWS -Pembukaan acara KKN Mahasiswa UIN ( Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati ) Cirebon mengadakan KKN di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Sebanyak 15 Mahasiswa dari berbagai disiplin keilmuan atau jurusan melaksanakan kegiatan KKN dari mulai tanggal 13 Juli sampai tanggal 21 Agustus 2026.
Acara penerimaan Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di Desa Mertapadawetan tersebut dilaksanakan di Aula Desa setempat yang dihadiri langsung oleh Kuwu Mertapadawetan, H.Moh.Munif.AR.
Dengan adanya KKN Mahasiswa UIN Syekh Nurjati tersebut diharapkan mampu memberikan pelajaran atau pengetahuan bagi Masyarakat sekitar, hususnya dalam hal penguatan literasi.
Dalam keterangannya, Kuwu Munif menuturkan, bahwa keberadaan Mahasiswa yang melaksanakan KKN sangat bermanfaat bagi pengembangan dan pengetahuan Masyarakat.

"Peran Mahasiswa sangatlah berpengaruh pada perkembangan Bangsa, baik itu dalam segi pengetahuan secara umum maupun hal lainnya, oleh karenanya, kami menyambut baik kehadiran para Mahasiswa yang melaksanakan KKN di Desa Mertapada, semoga dengan kegiatan para adik-adik Mahasiswa ini akan membawa hal positif terhadap pemikiran maupun prilaku masyarakat sekitar " tuturnya, Kamis, 16/07/2026.

Lebih lanjut Munif menjelaskan, generasi muda saat ini memerlukan adanya pemahaman yang lebih, terutama dalam membudayakan atau membiasakan membaca, karena dengan membaca maka jendela ilmu dan wawasan akan terbuka lebar.

"Dalam Islam pun ada salah satu surat yang berisi Bacalah, maka dengan membaca tentunya akan berdampak baik bagi pengetahuan dan masa depan kehidupan, intinya, kami dari pemerintahan desa menyambut baik kehadiran adik-adik Mahasiswa yang melaksanakan KKN di mertapadawetan, semoga ilmu yang diperoleh selama melaksanakan KKN akan bermanfaat dikemudian hari, yang terpenting lagi, Ilmu yang telah didapat bisa dipergunakan sebaik mungkin untuk kehidupan pribadi, keluarga, Masyarakat dan Bangsa Indonesia" pungkasnya.(1c)

Camat Lemahabang dukung penuh pelatihan kaum difabel

INDOMEDIANEWS - Sebanyak 16 disabilitas wilayah Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, mendapatkan pelatihan dari Disnakertrans kabupaten.

Pelatihan bagi para disabilitas tersebut, berupa cara memasak makanan maupun penyajian minuman bagi konsumen. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor camat setempat, dalam kegiatan tersebut,  para disabilitas sangat antusias mengikuti kegiatan hingga selesainya acara.

Dalam penuturannya, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati mengtakan, pelatihan bagi para disabilitas ini sebagai upaya memberikan pembekalan untuk pengelolaan tempat usaha bagi kaum disabilitas. 

"Sebanyak 16 orang yang mengikuti pelatihan, tentunya diharapkan dengan telah mengikuti pelatihan akan menjadi bekal dan penambah pengetahuan untuk meniti kehidupan kedepannya" tuturnya, Kamis, 16/07/2026.

Lebih lanjut Yuyun menjelaskan, disabilitas yang memiliki potensi dalam membuka usaha seperti kedai atau warung, membutuhkan bimbingan dan pelatihan, agar lebih maksimal untuk memajukan usaha yang digelutinya. 

"Setelah koordinasi dan komunikasi dengan Disnakertrans, Alhamdulillah mendapat sambutan dan dukungan yang sangat baik, hingga acara tersebut bisa terealisasi" jelasnya 

Masih dikatakan Yuyun, difabel dari beberapa desa di kecamatan ini diberi kesempatan untuk berkreasi,  salah satunya membangun tempat usaha. Karena dengan pengetahuan yang dimiliki, besar kemungkinan menjadi wirausaha yang handal. 

"Direncanakan, kami akan bekerjasama dengan beberapa pihak lain untuk pemasaran. Salah satunya, pelatihan yang nantinya penyediaan makanan ketika ada kegiatan di wilayah ini, tentunya akan menambah pemasukan bagi saudara difabel kita " jelasnya.

Dirinya mengharapkan, dukungan seluruh pihak untuk memberi ruang pada para disabilitas. Mengingat, tidak sedikit yang memiliki kemampuan untuk berwirausaha. 

"Semoga dengan adanya pelatihan ini, para disabilitas mampu berkiprah di berbagai sektor, yang terpenting adalah adanya dukungan penuh dari seluruh pihak" pungkasnya. (1c)

Antisipasi Banjir "Pemerintah Desa Mertapadawetan dan PUPR Lakukan pengerukan sungai "

INDOMEDIANEWS -Dinas PUPR Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon melaksanakan kegiatan Normalisasi sungai saluran induk ciwado BWD 6 ke 9 sepanjang kurang lebih 800 meter.
Normalisasi tersebut sebagai salah satu upaya penanggulangan banjir sekaligus pengangkutan dan pembersihan sampah yang menumpuk di hampir sepanjang aliran sungai tersebut.
Ditemui dilokasi normalisasi yang melibatkan satu unit mesin pengeruk ( Beko ) Kuwu Mertapadawetan, H.Moh.Munif.AR menuturkan perlunya dilakukan pengerukan sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya banjir disaat musim penghujan.

"Pengerukan atau normalisasi sungai yang dipenuhi tanaman air dan sampah tersebut memang harus dilakukan agar disaat musim penghujan tiba, aliran air tidak terhambat , juga mengurangi aroma tidak sedap akibat banyaknya tumpukan sampah" tuturnya, Sabtu, 11/06/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, terealisasinya program normalisasi tersebut dikarenakan sebelumnya pihak desa mengajukan proposal kepada pihak PUPR Kabupaten Cirebon agar sungai yang selama ini dipenuhi tumbuhan air dan sampah bisa segera diangkut dan dibersihkan.

"Beberapa waktu lalu kami dari Pemerintahan desa mengajukan permohonan kepada pihak PUPR untuk melakukan pengerukan sungai sepanjang hampir 800 meter, Alkhamdulillah, permohonan kami dapat terealisasi hingga saat ini Normalisasi dapat dilaksanakan, selain dari itu, kami pun mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPRD Fraksi Golkar, Ibu Diah, yang turut mendorong dan merespon keinginan kami agar sungai yang berada di Desa Mertapadawetan dapat terlihat bersih dan nyaman, selain tentunya membuat pemandangan semakin enak, tentunya yang tidak kalah pentingnya adalah terciptanya sungai yang bersih dan bebas dari aroma tidak sedap, hingga berdampak pada peningkatan kesehatan warga" jelasnya.

Munif pun berharap, setelah dilakukannya pembersihan dan pengerukan , tidak ada lagi Masyarakat yang membuang sampah disepanjang aliran sungai atau tempat yang bukan seharusnya untuk membuang sampah.

"Kami terus berupaya untuk menanggulangi persoalan sampah, namun sehebat apapun kami mengelola atau melakukan pembersihan sampah, tidak akan berdampak jika masyarakatnya masih membuang sampah sembarangan, oleh karenanya kami meminta kerjasamanya dari semua pihak, agar turut bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan, hususnya untuk brrsama-sama menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya" pungkas Munif.(1c)

14 Jul 2026

Musdes Penetapan Bakal Calon Kuwu PAW Desa Kendal " Utamakan Kondusifitas "

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, bersiap menyambut pelaksanaan Pemilihan Kuwu Antar waktu (PAW) yang akan digelar pada tanggal 19 Juli 2026.
Dari informasi yang diperoleh, sejak dibukanya pendaftaran hingga penutupan pendaftaran bakal calon Kuwu PAW tersebut , dihasilkan tiga nama yang telah menyerahkan berkas pendaftaran, yaitu Saudara, Abdul Karim, Taufik Hidayat dan Muhsin.
Dengan telah terpenuhinya prasyarat jumlah calon Kuwu PAW, maka Panitia Pilwu, BPD dan Pemerintahan desa setempat tinggal mempersiapkan dilaksanakan pemilihan Kuwu PAW dengan jumlah pemilih yang hanya diikuti oleh beberapa lembaga desa, termasuk RT dan RW.
Dari keterangan yang disampaikan Sekretaris Desa Kendal, Basit, menuturkan bahwa pihaknya saat ini tengah mempersiapkan secara maksimal agar pada saat Pilwu PAW semuanya dapat berjalan dengan lancar.

"Kami dari pemerintahan desa berharap agar pada saatnya nanti, semua Bakal Calon atau calon Kuwu PAW yang terpilih mampu membuat perubahan ke arah yang lebih positif, agar program pemerintahan desa bisa berjalan dengan lebih baik dari yang selama ini sudah baik" tuturnya, 14/07/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Penjabat Kuwu Kendal, Irwanto, menuturkan agar pelaksanaan Pilwu PAW berjalan lancar 

"Kami berharap, dalam pelaksanaan pemilihan Calon Kuwu PAW nanti berjalan aman dan damai, karena pada perinsipnya pemilihan tersebut hanya bersifat untuk mengisi kekosongan kuwu definif dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kuwu Serentak yang InsyaAllah akan dilaksanakan di Tahun 2027, oleh karena, siapapun yang terpilih menjadi Kuwu antar waktu, diharapkan lebih mengutamakan persatuan dan persaudaraan dan mampu melaksanakan roda pemerintahan desa dengan baik.

Sementara itu, salah seorang perangkat Desa Kendal yang maju sebagai salah satu Calon Kuwu PAW, Muhsin, menyampaikan harapannya kepada seluruh lapisan Masyarakat Kendal, agar Pilwu PAW dapat berjalan dengan baik.

"Saya maju dalam Pilwu PAW ini semata karena menginginkan agar roda pemerintahan desa tetap berjalan baik, hususnya dalam memberikan pelayanan terhadap warga Masyarakat, karena posisi saya sebagai perangkat desa, maka sesuai aturan saya harus mengajukan cuti untuk mengikuti ajang kompetisi pemilihan Kuwu PAW Kendal, InsyaAllah, warga Kendal sudah memiliki kedewasaan dan kebijakan dalam menentukan pilihan, yang terpenting silaturahmi dan kebersamaan tetap diutamakan " tutur Muhsin. 

Sebagai salah satu syarat pelaksanaan Pilwu PAW, Panitia Pilwu, Pemdes dan Lembaga Desa melaksanakan Musyawarah Desa terkait pengesahan DPS, Penetapan DPT dan penetapan Bakal Calon menjadi Calon.
Hadir pula dalam acara tersebut Camat Astanajapura, Deni Syafrudin dan Unsur terkait lainnya (TNI/Polri)

Dalam penuturannya, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, menyampaikan beberapa ketentuan tentang  tata cara atau aturan pemilihan Kuwu PAW.

"Secara keseluruhan Panitia Pilwu PAW Desa Kendal,  sudah melaksanakan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku, setelah diadakannya Musyawarah dan ditetapkannya para Hak pilih dan bakal calon yang telah Syah menjadi calon kuwu, maka selanjutnya tugas panitia Pilwu PAW mempersiapkan untuk dilaksanakannya pemilihan secara langsung hingga didapat hasil siapa yang terpilih dan menjadi Kuwu PAW Desa Kendal, kami hanya berharap kepada semua pihak untuk bersama -sama menjaga kondusifitas dan tetap mengedepankan komunikasi jika dirasa ada yang harus dibicarakan, selain itu, kami pun mengucapkan selamat atas kinerja para pihak, baik itu panitia Pilwu, Lembaga Desa dan pihak - pihak lainnya, mari jadikan Pilwu PAW ini sebagai langkah awal yang baik untuk menata pemerintahan desa kedepannya" jelasnya. (1c

Efesiensi anggaran "Pemdes Astanajapura maksimalkan Anggaran PADesa"

INDOMEDIANEWS - Disaat banyak pemerintahan desa yang mengeluh karena adanya pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat, ternyata hal tersebut tidak berpengaruh di pemerintahan Desa Astanajapura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Dengan memanfaatkan anggaran yang bersumber dari PADesa tahun 2025, Pemerintah desa setempat saat ini tengah melaksanakan pembangunan Ruang sekretariat kelembagaan desa dengan total anggaran sebesar Rp.194.600.000.

Ditemui saat usai pelaksanaan Monev oleh pihak Kecamatan Astanajapura, Kuwu Jaelani, menuturkan, pihaknya akan terus berupaya melaksanakan program pembangunan desa ditengah keterbatasan anggaran akibat adanya efesiensi dari pemerintah pusat .

"Jika kita hanya memacu pada Anggaran Dana Desa atau sejenisnya, mungkin pihak Desa akan sedikit terhambat dalam melaksanakan program pembangunan desa, namun demikian tentunya ada beberapa pos anggaran yang dapat kita manfaatkan agar program pembangunan tidak terhambat, salah satunya melalui anggaran PADesa, Alkhamdulillah, dengan anggaran tersebut saat ini kami tengah melaksanakan pembangunan ruang sekretariat kelembagaan, InsyaAllah dengan adanya ruang sekretariat yang memadai, akan berdampak positif pada peningkatan pelayanan terhadap Masyarakat" tuturnya, Selasa, 14/07/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, maju mundurnya pembangunan atau program desa, dikembalikan pada pribadi pemimpin maupun jajarannya.

"Sebesar apapun anggaran, jika kita tidak memiliki niat kuat untuk membangun, maka hal tersebut tidak akan tercapai, oleh karenanya , kami terus berupaya bagaimana caranya pembangunan desa tetap dapat berjalan ditengah adanya efesiensi anggaran, termasuk salah satunya adalah memanfaatkan anggaran yang berasal dari PADesa, intinya, pemerintah Desa Astanajapura akan terus berupaya bagaimana caranya agar progres tetap berjalan dengan baik, toh banyak cara yang bisa dilakukan, seperti halnya berkomunikasi atau mencari informasi dari berbagai unsur, baik itu kedinasan ataupun para wakil Rakyat atau anggota DPRD hingga DPR RI, asalkan ada niat dan keinginan, InsyaAllah semuanya bisa terealisasi " pungkas Jaelani. (1c)

9 Jul 2026

Kopdes Merah Putih " antara ada dan tiada "

INDOMEDIANEWS -;Beberapa saat yang lalu sempat viral diberbagai media, tentang keberadaan Grai Koperasi Desa Merah putih yang berada di pertengahan sawah dan jauh dari pemukiman warga.
Hal tersebut tentunya menimbulkan banyak tanya, mengapa hal tersebut bisa terjadi.
Ironisnya, ditengah pemerintah menggalakan program yang bertujuan untuk mempermudah Masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dalam hal berbelanja kebutuhan bahan pokok dan hal lainnya, lokasi tempat berdirinya Koperasi tersebut malah jauh dari pemukiman warga.
Bahkan hingga saat ini masih banyak Grai Kopdes Merah putih yang belum selesai pembangunannya, bahkan ada kesan semi terbengkalai 
Dari pantauan media, bahkan ada salah satu Desa di Cirebon bagian timur, yang sama sekali tidak ada aktifitas pembangunan Grai Kopdes Merah putih, hal tersebut terjadi di Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Untuk memperjelas hal tersebut, media mencoba menanyakan kepada salah seorang perangkat desa setempat, Fadilah, dan membenarkan bahwa hingga saat ini pihak desa belum ada kegiatan untuk pendirian Grai Kopdes Merah putih.

"Sepengetahuan kami, hingga saat ini di desa Japura Bakti belum ada pembangunan Grai Kopdes merah putih " tuturnya, Kamis, 09/07/2026.

Beberapa saat sebelumnya, Kuwu Japura Bakti, Haerudin, memberikan penjelasan tentang belum dilaksanakannya pembangunan Grai Koperasi Merah Putih.

"Hingga saat ini memang pembangunan Grai Kopdes di Desa kami belum dilaksanakan, ini dikarenakan terkendala oleh tidak tersedianya tempat untuk membangun Grai tersebut, karena harus memenuhi aturan, jadi tidak asal dibangun, luasnya harus jelas, sementara tanah yang tersedia di desa kami tidak memenuhi ketentuan, dampaknya hingga saat ini belum dilaksanakan pembangunan " tuturnya.

Kendala dan keberadaan Grai Kopdes seharusnya mendapat perhatian husus dari pihak terkait dan dilakukan investigasi secara menyeluruh, mengapa terjadi kendala pembangunan yang belum dapat dilaksanakan, dan bagaimana solusinya agar dengan keterbatasan lahan bisa dicari titik temu agar pembangunan Grai tetap bisa dilaksanakan, selain itu harus ada tinjauan serius dari berbagai pihak, apakah pembangunan Grai Kopdes itu sudah sesuai dengan peruntukannya, dalam artian tidak jauh dari pemukiman warga dan program kerjanya jelas, jangan sampai berdirinya Grai Kopdes hanya bersifat menggugurkan kewajiban, terlebih saat ini sudah banyak Grai Kopdes merah putih yang sudah seratus persen selesai, bahkan sudah diturunkan beberapa penunjang lainnya, seperti kendaraan roda empat dan lainnya, sayangnya, dengan telah selesainya Grai dan tersedianya kendaraan tersebut, tidak serta Merta Kopdes itu dapat diaktifkan secara maksimal.(1c)

7 Jul 2026

Efesiensi Anggaran tidak menyurutkan Pemdes Cipeujeuh Kulon untuk membangun

INDOMEDIANEWS -;Banyak pihak yang beranggapan, dengan adanya efesiensi anggaran berdampak pada terhambatnya pembangunan, hususnya bagi pemerintahan Desa.
Namun tidak demikian bagi Pemerintah Desa Cipeujeuh kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Ditengah keterbatasan anggaran karena adanya kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal Efesiensi Anggaran, Pemerintah Desa Cipeujeuh kulon, terus berupaya melakukan berbagai kebijakan, salah satunya adalah membangun dan menambah fasilitas area kantor pemerintahan desa setempat.
Ditemui diruang kerjanya, Kuwu Cipeujeuh kulon, H.Lili Mashuri, menuturkan, kebijakan efesiensi anggaran memang berdampak pada pemerintah desa, namun jangan dijadikan alasan untuk tidak dapat membangun Desa.

"Pasti efesiensi anggaran tersebut akan berdampak pada pemerintahan desa, namun bukan berarti Desa tidak dapat membangun, semuanya dikembalikan pada kebijakan desa itu sendiri, jika kita ingin membangun, pasti bisa dilaksanakan, karena Kuwu atau Pemerintah desa memiliki berbagai terobosan atau konsep kerja yang bisa dilaksanakan sesuai harapan, asalkan mempunyai keinginan yang kuat untuk membangun desa" tuturnya, Selasa, 07/07/2026.

Lebih lanjut H.Lili menuturkan, bahwa Anggaran apapun dan sebesar atau sekecil apapun ujungnya dikembalikan pada keinginan pemerintah desa terlebih lagi kuwunya.

"Kalau hanya mengandalkan Dana Desa atau dana yang digulirkan oleh Pemerintah Pusat atau Daerah, bagaimana kita bisa membangun desa secara maksimal, intinya, sebesar apapun anggaran yang diterima, kalau tidak memiliki konsep yang jelas untuk membangun desa, ya tidak akan bisa terealisasi dengan baik, begitupula sebaliknya, walaupun anggaran yang diterima saat ini sudah jauh berbeda jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, asalkan kita mempunyai keinginan dan niat kuat untuk tetap membangun desa, InsyaAllah semuanya bisa tercapai dengan baik, haya saja mungkin waktunya saja yang sedikit lama, dan hal inilah yang terus kami lakukan, walaupun anggarannya sudah menurun drastis, toh kami masih mampu membangun dan meningkatkan sarana prasarana, seperti yang terlihat saat ini, kantor desa Cipeujeuh kulon sudah jauh berubah jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu, dan InsyaAllah dampaknya juga akan berpengaruh pada peningkatan kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Masyarakat " pungkasnya. (1c)

5 Jul 2026

Beberapa Warga menghantarkan Muhsin " Maju dalam Pilwu PAW Desa Kendal "

INDOMEDIANEWS -Pemilihan Calon Kuwu Pergantian Antar Waktu ( PAW ) Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon telah memasuki hari ke 7 sejak dibukanya pendaftaran pada 29 Juni 2026.
Pada hari ke 7 pelaksanaan pendaftaran Pilwu PAW, salah seorang perangkat desa setempat, Muhsin, menyerahkan berkas pendaftaran untuk mengikuti kontestasi pemilihan Kuwu PAW yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2026.

Usai menyerahkan berkas persyaratan untuk maju sebagai Bakal Calon Kuwu PAW Desa Kendal, Muhsin ( 47 Tahun ) yang merupakan salah seorang perangkat Desa setempat ( Kadus dusun 3 ) menuturkan harapannya agar pelaksanaan Pilwu PAW tersebut berjalan lancar, aman dan tetap mengedepankan tali persaudaraan.

"InsyaAllah, semoga langkah saya untuk maju sebagai bakal Calon Kuwu PAW mendapat Ridlo Allah SWT, sehingga apa yang diharapkan akan menghasilkan sesuatu yang terbaik " tuturnya, Minggu, 05/07/2026.

Dalam pelaksanaan pendaftaran tersebut, beberapa warga Masyarakat setempat, turut menghantar dan memberikan Do'a sebagai bentuk dukungan dan partisipasi dalam pesta Pilwu PAW tersebut.

"Alkhamdulillah, saat saya menyerahkan berkas pendaftaran Kuwu PAW, Banyak warga yang turut menghantar hingga menyaksikan pelaksanaan penyerahan berkas, ini semoga sebagai pertanda baik, karena niat dan tujuan saya maju sebagai Kuwu PAW semata ingin mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh Masyarakat Kendal, minimalnya saya sedikit sudah memiliki pengalaman dalam hal pemerintahan desa, jadi itu bekal saya untuk maju sebagai Calon Kuwu PAW, dan mungkin karena itu pula yang membuat warga banyak yang mendukung dan mengharapkan agar saya bisa memimpin Desa Kendal , hingga mempersiapkan pelaksanaan Pilwu serentak yang InsyaAllah akan dilaksanakan di tahun 2027, oleh karenanya selama kurun waktu tersebut tentunya diperlukan adanya Kuwu PAW hingga menghantarkan ke agenda selanjutnya, yaitu pemilihan Kuwu Definitif, kami hanya memohon doa dan dukungan, semoga niat dan keinginan saya dikobul Allah SWT " pungkasnya 

Sementara itu, salah seorang warga desa Kendal, Mas Toyo, sangat mendukung adanya pencalonan Muhsin sebagai Bakal Calon Kuwu PAW Desa Kendal.

"Kami sebagai Masyarakat Desa Kendal sangat mendukung saudara Muhsin maju dalam pencalonan Kuwu PAW Desa Kendal, karena selain beliau sudah memiliki pengalaman dalam pemerintahan desa, juga diharapkan akan mampu membuat perubahan yang lebih baik, hususnya dalam memberikan pelayanan terhadap Masyarakat, InsyaAllah, kami satu pemikiran, yang terpenting dalam pelaksanaan Pilwu PAW ini tetap mengedepankan silaturahmi dan persaudaraan" jelasnya.

Ditempat terpisah, salah seorang tokoh Masyarakat yang tidak bersedia dicantukan identitasnya menuturkan, agar Kuwu PAW Kendal berjalan baik .

"Satu kelebihan yang dimiliki salah seorang calon tersebut ( Muhsin-red ) karena sudah memiliki pengalaman didalam pemerintah desa, itu mungkin salah satu nilai plusnya, namun demikian, semua calon mempunya hak untuk dipilih dan berkesempatan memimpin Desa Kendal, kami sebagai Masyarakat hanya mengharapkan agar pemilihan Kuwu PAW ini berjalan dengan baik dan aman, siapapun yang terpilih kelak, mampu menjalankan amanat dan tanggung jawabnya dengan baik " jelasnya.

3 Jul 2026

Taufiq Hidayat maju Pilwu PAW Desa Kendal " dipastikan satu putaran '

INDOMEDIANEWS - Hari ke 5 pendaftaran bakal calon Kuwu PAW Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kembali menghasilkan satu kontestan yang menyerahkan berkas pendaftaran untuk mengikuti pemilihan Pilwu Antar waktu.
Dihari kelima tersebut, salah seorang warga desa Kendal, Taufiq Hidayat menyerahkan berkas pendaftaran ke sekretariat Panitia Pilwu PAW yang diterima langsung oleh ketua Panitia Pilwu PAW, Sanadi, Jum'at , 03/07/2026.

Usai menyerahkan berkas pendaftaran Bakal Calon Kuwu PAW,  Taufiq Hidayat menuturkan niat mengikuti kontestasi Pilwu PAW tersebut didasari ingin membangun Desa ke arah yang lebih baik dalam berbagai bidang yang positif.

"Didasari niat untuk melakukan sesuatu yang terbaik, saya sebagai warga Masyarakat yang memiliki Hak dipilih atau memilih, tentunya berkeinginan untuk bisa berbuat sesuatu demi masa depan Desa, yang salah satunya adalah melalui Pilwu PAW" tuturnya.

Lebih lanjut Pria yang kesehariannya berprofesi  sebagai seorang wiraswastawan tersebut mengharapkan adanya sokongan dan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan apa yang menjadi harapannya.

"Saya hanya memohon doa dan dukungan dari seluruh warga Masyarakat, agar dalam pemilihan nanti apa yang diharapkan bisa terealisasi dengan baik, intinya, niat dan tujuan saya semata hanya ingin mengabdi untuk Masyarakat Desa Kendal, mungkin saya memiliki banyak kekurangan, namun berilah kesempatan kepada saya untuk merubah kekurangan tersebut sebagai awal melakukan perbaikan melalui pemilihan Kuwu PAW, InsyaAllah, dengan adanya doa dan dukungan, niat saya akan tercapai atas izin dan Ridlo dari Allah SWT"jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilwu PAW Desa Kendal, Sanadi, menuturkan, bahwa dalam pelaksanaan penjaringan bakal Calon Kuwu PAW yang InsayaAllah akan dilaksanakan pemilihannya pada tanggal 19 Juli 2026.

"Saat ini sudah ada dua Bakal Calon yang menyerahkan berkas pendaftaran, dengan telah didapatnya dua bakal calon tersebut sudah dipastikan pendaftarannya hanya satu putaran, dalam artian tidak ada pendaftaran sesi kedua, dan pendaftarannya sendiri akan ditutup pada tanggal 10/07/2026 pukul 00.00 Wib.Secara keseluruhan berkas yang kami terima sudah terpenuhi, mungkin hanya ada beberapa yang harus dilakukan koreksi agar dalam pelaksanaan Pilwu nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan"jelasnya. (1c

2 Jul 2026

Camat Astanajapura Apresiasi kinerja Pemerintahan Desa Mertapadawetan

INDOMEDIANEWS - Ditengah keterbatasan anggaran karena adanya efesiansi yang ditetapkan Pemerintah Pusat, tidak menjadi kendala untuk tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam membangun dan mengembangkan desa dengan segala keterbatasan.
Hal itu pula yang digalakan Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Dalam kurun waktu kepemimpinan Kuwu Moh.Munif. AR ,telah banyak capaian yang dihasilkan dari berbagai program yang selama ini dijalankan.
Hal tersebut disampaikan ditempat kerjanya didampingi Ketua BPD Mertapadawetan , Ano.

"Selama kepemimpinan saya sebagai Kuwu Mertapadawetan,  ada beberapa hal yang sebelumnya mungkin sedikit terabaikan, salah satunya terkait aset desa" tuturnya, Kamis, 02/07/2026.

Munif menjelaskan, selama pemerintahan yang terdahulu ada beberapa hal yang baru saat ini dapat terselesaikan.

"Beberapa aset desa saat ini sebagian sudah dapat terselesaikan, baik itu tanah desa yang awalnya tidak diketahui dimana keberadaannya, saat ini sebagian sudah dapat ditemukan dan tengah dilakukan penertiban secara administrasi, bahkan persoalan yang sudah bertahun-tahun menggantung, hususnya persoalan kepemilikan tanah yang berada di LPI, saat ini sudah selesai dan bisa dilakukan pengurusan untuk legalitas kepemilikan, bahkan dalam jangka waktu kurang lebih dua Tahun, pemasukan pajak bumi bangunan sudah sangat baik hingga mencapai angka 100 persen lunas PBB, semua ini tentunya berkat adanya kerjasama antara Pemerintah Desa, Lembaga Desa dan Masyarakat itu sendiri" tuturnya 

Dalam usahanya melakukan penertiban aset Desa, tentunya akan berdampak pada perkembangan dan kemajuan Desa dimasa yang akan datang.

"Mungkin dalam melaksanakan penertiban aset Desa, akan ada beberapa pihak yang merasa terusik, namun demikian kami akan terus berupaya untuk menyelamatkan aset Desa walaupun ada resiko yang harus kami tanggung, semuanya kami lakukan demi adanya tertib administrasi Desa" pungkas Munif.

Sementara itu, Ketua BPD Mertapadawetan, Ano, menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya yang terbaik sesuai dengan tupoksi yang diemban.

"Pada prinsipnya, kami akan mendukung apapun program yang digagas pemerintahan Desa Mertapadawetan, selama apa yang digulirkan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku, dibawah kepemimpinan Kuwu Munif, harus diakui telah ada beberapa keberhasilan yang telah dicapai, baik itu penemuan dan penertiban aset desa, juga adanya kemajuan yang sangat pesat terkait peran serta Masyarakat dalam hal lunas PBB, ini tentunya harus diapresiasi, walau mungkin masih ada beberapa hal yang memerlukan pengawasan dan komunikasi yang aktif, agar tidak terjadi persoalan yang sifatnya urgent, kami sebagai Lembaga Desa, mengajak semua pihak, jika dirasa ada sesuatu yang kurang baik, utamakan komunikasi dan rembug bersama demi Mertapadawetan yang lebih baik dari yang sudah baik" jelasnya.

Keberhasilan pemdes mertapadawetan dalam penyelesaian masalah aset desa dan capaian PBB mendapat apresiasi dari Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, S.STP.,M.SI.

"Kami sangat apresiasi tentang capaian atau keberhasilan pemerintah Desa Mertapadawetan dalam hal penertiban aset desa yang selama ini menjadi persoalan, salah satu contohnya adalah yang ada di LPI dan beberapa tempat lainnya, selain itu, keberhasilan pemdes Mertapadawetan lainnya diantaranya peningkatan capaian PBB. ini tentunya merupakan sesuatu yang baik dan patut diapresiasi" tuturnya (1c)

1 Jul 2026

Pengukuhan Karang Taruna Jabang Tutuka " Jangan hanya sekedar nama "

INDOMEDIANEWS - Untuk meningkatkan potensi Desa dan memaksimalkan peran serta kepemudaan, Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, melaksanakan kegiatan Pengukuhan Karang Taruna ( Jabang Tutuka ) masa Bakti 2026-2028.

Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa setempat dihadiri berbagai Tokoh kemasyarakatan, Lembaga Desa dan jajaran perangkat Desa Mertapadawetan termasuk unsur lainnya.

Usai pengukuhan, Ketua Karang taruna Jabang Tutuka, Sutarno didampingi Sekretaris, Abdul Basit dan Bendahara Muhammad Faqih, menuturkan, ada beberapa konsep yang akan dilaksanakan demi memajukan perkembangan desa dan memaksimalkan peran kepemudaan .

"Kami berharap karang taruna ini bukan sekedar nama, selama ini dirasa keberadaan Karangtaruna kurang maksimal dalam melaksanakan perannya. Oleh karenanya, kami berharap, dengan telah dikukuhkannya kepengurusan yang baru, peran karang taruna dalam turut memajukan dan mengembangkan desa akan semakin dapat dimaksimalkan, terutama peran pemuda akan semakin dilibatkan dalam memajukan desa "tuturnya, Rabu, 01/07/2026.

Sementara itu, Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR menyambut baik dengan dikukuhkannya kepengurusan baru Karang Taruna.

"Kami sangat berharap banyak akan peran serta Karang Taruna dalam turut bersama-sama mengembangkan dan memajukan desa, dengan adanya Karang Taruna dibawah kepengurusan yang baru akan semakin terlihat kiprahnya, hususnya dalam meningkatkan potensi yang ada" jelasnya.

Lebih lanjut Moh.Munif menuturkan, bahwa pihaknya selama ini terus berusaha untuk lebih meningkatkan dan memaksimalkan program kerja kearah yang lebih baik.

"Alkhamdulillah, selama ini telah banyak hasil yang telah dicapai selama saya memimpin di Desa Mertapadawetan, beberapa hal yang telah dicapai adalah ditemukannya dan ditertibkannya beberapa aset desa yang selama ini seakan terabaikan, termasuk perkembangan capaian PBB ( Pajak Bumi Bangunan ) yang perkembangannya semakin meningkat jika dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya" jelasnya.

Munif pun mengharap adanya dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan berbagai program kerja yang terus dijalaninya saat ini.

"Dalam kami melakukan upaya penertiban aset desa tentunya akan ada beberapa pihak yang tidak senang, namun demikian kami tetap bertekad, agar aset desa dan hal lainnya dapat terus dilakukan upaya perbaikan, walaupun sangat beresiko, oleh karenanya dukungan dan sokongan dari semua pihak sangat kami perlukan, supaya harapan kami untuk melakukan penertiban dan penyelamatan aset desa bisa terealisasi dengan baik" pungkasnya. (1c)