INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, siap menyambut pesta Laut yang akrab disebut Nadran.
Pesta laut tersebut sebagai tanda syukur atas segala berkah yang diperoleh selama melaut dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah.
Dalam setiap pelaksanaan Nadran tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai Karnaval, pentas seni budaya hingga mengarungi lautan dengan menyerahkan berbagai sajen yang salah satunya adalah persembahan kepala kerbau.tradisi tersebut merupakan wujud penghargaan kepada para leluhur dan Tuhan yang Maha Kuasa.
Dalam acara Nadran atau pesta laut, tentunya tidak sedikit biaya yang dikeluarkan, baik yang berupa udunan para Nelayan itu sendiri, termasuk adanya bantuan dari Anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang konsen terhadap pelaksanaan pesta adat atau tradisi daerah, yang terus dipertahankan ditengah perkembangan zaman.
Kemeriahan pesta laut tersebut dirasakan oleh seluruh lapisan Masyarakat, hususnya para nelayan.
Bahkan dari informasi yang disampaikan ketua BPD Citemu, Lukman, menuturkan, dalam acara tersebut perputaran uang selama Nadran nilainya sangat luar biasa.
"Untuk acara Nadran , kami perkirakan perputaran uang bisa mencapai angka 2.5 Miliar Rupiah, dimana uang itu bergulir dari mulai hiburan burok sebanyak 12 grup, hiasan setiap gang atau blok, seragam kaos atau busana sesuai blok masing-masing, berbagi makanan antar warga , hingga sawer warga kepada para seniman atau artis yang diundang, belum lagi keuangan untuk persiapan lainnya" tuturnya.Sabtu,01/08/2026.
Lebih lanjut Lukman menjelaskan, besaran anggaran tersebut merupakan bentuk Syukur para Nelayan atas hasil yang diperoleh selama kurun waktu satu tahun.
"Masyarakat sangat bersuka ria dengan pelaksanaan Nadran atau pesta laut, oleh karenanya sebagai bentuk syukur, Masyarakat tidak peduli sebesar apa anggaran yang harus dikeluarkan, karena pada dasarnya semua ini sebagai bentuk syukur, dengan pelaksanaan pesta laut yang dilaksanakan setiap tahun sekali ini, merupakan bentuk penghargaan kami terhadap adat istiadat dan warisan para leluhur, oleh karenanya, kami sebagai Masyarakat Nelayan akan terus mempertahankan tradisi ini ditengah perkembangan zaman yang kian berubah" jelasnya.
Lukman pun berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu terealisasinya acara Nadran di Desa Citemu.
"Kami atas nama warga Masyarakat Citemu mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya acara tahunan ini, baik kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Anggota Dewan yang sangat respek dengan adanya acara Nadran, kini tugas dan tanggung jawab generasi muda untuk terus mempertahankan dan melestarikan, agar tradisi Nadran tidak punah dan hanya meninggalkan kenangan" pungkasnya.(1c)