INDOMEDIANEWS - Sejarah merupakan sesuatu yang menjadi ciri keberadaan sebuah wilayah atau tempat yang dipercaya memiliki kekuatan ataupun keistimewaan yang tidak dimiliki oleh wilayah lain.
Salah satu sejarah dan keberadaan tempat yang memiliki keistimewaan adalah Desa Picungpugur, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Desa yang memiliki jumlah penduduk sebanyak kurang lebih 1360 KK, memiliki satu keistimewaan, yaitu adanya tiga pohon berukuran besar yang dikenal dengan nama Dangdeur atau Rangdu Alas.
Konon menurut beberapa cerita, pohon Dangdeur tersebut sudah berusia ratusan tahun dan hingga saat ini masih berdiri kokoh, bahkan diantara tiga pohon besar tersebut, terdapat sebuah makam yang berukuran besar dan dipercaya bahwa makam tersebut adalah makam kuda.
Dari informasi yang diperoleh melalui salah seorang perangkat desa picung pugur, Marsan, bahwa keberadaan Dangdeur dan makam kuda konon memiliki cerita yang istimewa.
"Pohon Dangdeur tersebut memiliki keistimewaan yang konon dipercaya memiliki ciri disaat akan datang musim penghujan, dimana jika akan memasuki musim penghujan, pohon Dangdeur tersebut akan dipenuhi oleh dedaunan yang rimbun, jadi cirilah sangat mudah, apabila dedaunan tersebut sudah sangat rimbun, maka tidak lama lagi musim penghujan akan datang" tuturnya, Senin, 14/09/2026.
Sementara keberadaan makam yang berukuran besar tersebut dipercaya diisi oleh kuda keraton.
"Menurut beberapa cerita orang tua, makam tersebut isinya adalah kuda atau delman yang merupakan tunggangan pangeran Cirebon, bahkan dari beberapa cerita, kerap dalam waktu tertentu terdengar ringkikan suara kuda, karena hal tersebutlah, akhirnya dipercaya bahwa pemakaman tersebut isinya adalah kuda berikut peralatannya" jelasnya.
Pohon Dangdeur yang berukuran besar dan dipenuhi ranting tersebut , tidak pernah menimbulkan sesuatu yang mencelakai warga sekitar.
Dalam artian, walaupun pohonnya besar dan banyak ranting yang menjuntai, jika mana ada ranting yang patah, tidak pernah menjatuhi rumah atau kediaman beberapa orang yang berdekatan dengan pohon tersebut.hal lainnya yang terjadi pada Dangdeur tersebut, hingga saat ini tidak ada yang berani untuk menebangnya, karena disaat akan dilakukan penebangan, dari pohon tersebut akan mengeluarkan getah yang berwarna seperti darah, hingga akhirnya tidak ada seorangpun yang berani untuk menebang pohon tersebut. Wallahua'lam.(1c)
0 $type={blogger}:
Posting Komentar