Kunjungan ke Ponpes Pimpinan KH.Soleh Zuhdi tersebut dalam rangka silaturahmi dan bertemu sahabat lama.
Ditengah perbincangan hangat tersebut, Hendrajit menuturkan kondisi Dunia yang tengah menghadapi persoalan yang berdampak pada aspek kehidupan antar Negara, yaitu akibat terjadinya peperangan antara Amerika, Israel VS Iran.
"Perang yang terjadi antar Amerika, Israel dan Iran ini tentunya akan sangat berdampak negatif terhadap Negara lain yang sebetulnya tidak terlibat dalam peperangan tersebut, hususnya dalam persoalan BBM ( bahan bakar minyak ) yang sangat disayangkan terjadinya peperangan ini tidak didasari alasan yang jelas, betapa tidak, dengan semena-mena Israel yang didukung Amerika melakukan penyerangan terhadap Negara Iran, yang berakibat wafatnya beberapa tokoh Iran dan hal tersebut membangkitkan rasa persatuan dan Nasionalisme seluruh Rakyat Iran yang semula diharapkan oleh Amerika atau Israel dengan bergugurannya para tokoh Iran akan mempermudah niat dalam menguasai Iran, nyatanya hal tersebut tidak sesuai dengan apa yang menjadi harapan Amerika maupun Israel" tuturnya.
Dengan terus terjadinya peperangan antara Negara tersebut, diharapkan akan muncul beberapa Negara yang mampu menjadi mediator agar perang tersebut bisa segera berakhir, termasuk Negara Indonesia.
"Indonesia merupakan salah satu Negara Non Blok yang memiliki kemampuan untuk melakukan dialog dengan beberapa pimpinan Negara agar bagaimana caranya perang segera diakhiri, ini kesempatan Indonesia untuk menunjukan kepada Dunia, bahwa Negara Non Blok bukan hanya sebatas nama, namun patut dipertimbangkan keberadaannya oleh Negara-negara lain, terlepas dari kepentingan atau apapun namanya, peperangan pasti akan merugikan banyak pihak termasuk Rakyat yang tidak berdosa" jelasnya.
Saat disinggung apakah ada kemungkinan Negara teluk akan bergabung dan mendukung Iran, Hendrajit menegaskan danya beberapa kemungkinan.
"Beberapa Negara Teluk bisa saja akan berbalik mendukung Iran, tentunya dengan berbagai konsep yang mereka miliki, mengapa demikian, karena pada awalnya, mereka berharap Negara besar seperti Amerika mampu melindungi Obyek vital yang dimiliki oleh beberapa Negara teluk, namun pada kenyataannya, disaat Iran menyerang beberapa titik yang dianggap digunakan oleh Amerika, Negara Adikuasa tersebut tidak dapat berbuat banyak, dan yang perlu untuk menjadi catatan, dengan adanya perlawanan Iran, kemungkinan menjadi salah satu jalan tercapainya Negara Palestin Merdeka, bahkan akan menjadi pemikiran Negara lain untuk tidak tergantung atau takut terhadap Amerika yang dirasa selama ini telah melakukan banyak pelanggaran bahkan dirasa menghalalkan segala cara, karena Amerika merasa tidak akan ada Negara yang berani menolak atau melawannya, sementara Iran menjadi pelopor dan menunjukan keberaniannya" pungkasnya.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al-Ishlah 2 Buntet Pesantren, KH.Soleh Zuhdi yang akrab disapa Gus Sohzu, mengharapkan kepada seluruh Rakyat Indonesia, Khususnya Umat Islam untuk terus berdoa dan memohon kepada Allah SWT.
"Sebagai Umat Islam, diwajibkan untuk berdoa dan memohon kepada Allah agar peperangan yang saat ini menimpa Rakyat Iran segera dapat berakhir dan tidak akan ada lagi peperangan yang berujung merugikan banyak pihak, selain dari itu, tentunya kami berharap adanya peran aktif dari Indonesia untuk berdialog dengan para tokoh Negara maupun tokoh Agama, bagaimana langkah yang seharusnya ditempuh, intinya kami mengajak kepada semua pihak untuk bersama- sama memohon kepada Allah agar Negara ini tetap Aman, damai , nyaman dan sejahtera sesuai harapan para leluhur pendiri Bangsa Indonesia" jelasnya (1c)
0 $type={blogger}:
Posting Komentar