31 Des 2025

Diduga akibat Sambaran petir "Kios pasar Lemahabang ludes dilalap si jago merah"

INDOMEDIANEWS- Suara tangis dan jeritan terdengar dari beberapa pedagang pasar Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, yang terbakar pada Selasa malam,30/12/2025.
Puluhan kios pasar Desa Lemahabang sebagian ludes dimakan si jago merah ditengah guyuran hujan deras dan kilatan petir dibarengi gelegar suara halilintar yang tiada henti.
Terbakarnya pasar desa tersebut menimbulkan berbagai spekulasi dan informasi yang ramai dibicarakan, ada yang mengatakan akibat konsleting ristik, ada pula yang mengatakan akibat tersambar petir.
Salah seorang warga Lemahabang yang ditemui tidak jauh dari lokasi terbakarnya pasar Desa tersebut, Didi, menuturkan awal mula terjadinya kebakaran pasar desa yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

"Yang saya tahu, saat itu baru selesai kumandang Azhan Magrib, kebetulan hujan turun sangat deras disertai kilatan petir dan suara gledek yang lumayan besar, tidak berselang lama, banyak warga yang teriak bahwa pasar terbakar, akhirnya saya bersama warga lainnya bergegas kelokasi pasar, dan memang benar pasar desa Lemahabang sudah terbakar dan mengeluarkan kepulan asap yang sangat tebal, beruntungnya beberapa kendaraan dan anggota Damkar langsung terjun kelokasi sekaligus berusaha memadamkan api yang sudah menjalar dan membakar sebagian besar kios yang ada di dalam pasar" tuturnya.

Lebih lanjut Didi menjelaskan, dengan adanya peristiwa kebakaran tersebut, banyak para pedagang yang hanya bisa melihat tanpa mampu untuk berbuat banyak.

"Puluhan pedagang yang kiosnya terbakar hanya bisa melihat tanpa dapat berbuat banyak, karena Api sudah menghanguskan beberapa kios yang menjual berbagai produk, dari mulai pakaian, kelontong, peralatan rumah tangga hingga kios daging dan lainnya, sepengetahuan saya , mungkin ada ratusan kios yang lokasinya didalam semuanya terbakar, hanya ada beberapa kios yang berhasil diselamatkan dari kobaran si jago merah" pungkas Didi.

Sementara salah seorang pemilik kios yang terbakar, Agus, menuturkan kejadian tersebut sangat menyedihkan dan mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah.

"Kami sangat sedih kang, karena hanya dipasar inilah  lahan pencaharian kami, disaat menjelang pergantian tahun yang biasanya saat itu merupakan saat mamarema dimana akan banyak pembeli yang datang kepasar ini, sayangnya disaat kami tengah berharap banyak, tiba-tiba tempat kami berjualan ludes dilalap si jago merah" tuturnya.

Saat ditanya apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut, Agus menjelaskan.

"Secara pasti kami tidak paham, ada yang bilang karena konsleting listrik, ada juga yang bilang karena adanya Sambaran petir, bagi kami itu tidak terlalu penting, intinya apapun penyebabnya toh pasar ini terbakar, kami hanya berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah kepada seluruh pedagang pasar Lemahabang yang lapak usahanya habis terbakar api, hanya itu harapan satu-satunya yang kami miliki" pungkas Agus, pedagang asap Desa Tuk Karangsuwung penuh harap.

Dari pantauan media, saat kejadian, jalan raya Lemahabang dipadati oleh beberapa Masyarakat yang ingin melihat secara langsung pasar yang terbakar, bahkan terlihat beberapa unit Damkar keluar masuk dari lokasi kebakaran, beruntung pasar yang terbakar tersebut lokasinya tidak terlalu jauh dari Pos Damkar hingga puluhan unit Damkar pun tidak terlalu kesulitan untuk melaksanakan mobilitas terlebih sigapnya para anggota TNI/Polri termasuk beberapa pihak lainnya yang turut membantu agar proses pemadaman api dapat berjalan lancar dan tidak menghadapi kendala berarti.

Sementara itu, Dansek Damkar Lemahabang, M.Imron menjelaskan, bahwa dugaan sementara terjadinya kebakaran diakibatkan adanya Sambaran petir yang mengenai pusat instalasi listrik yang di tengah kios pasar Lemahabang.

"Dugaan sementara, terjadinya kebakaran tersebut diakibatkan adanya Sambaran petir yang mengenai pusat instalasi listrik yang lokasinya berada di tengah pasar tersebut, kami dari Damkar Lemahabang menerima laporan terjadinya kebakaran pasar pada pukul 18.20 Wib.saat itu juga anggota Damkar langsung turun kelokasi dan berupaya untuk segera memadamkan api yang telah membakar beberapa kios, karena dirasa apinya sangat besar dan hawatir mengenai kios lainnya, kamipun menghubungi Damkar lain yang ada di beberapa pos Damkar Cirebon, Alkhamdulillah, selama kurang lebih 8  jam tepatnya dari mulai kami bergerak sekitar jam 18.30 hingga jam 03 pagi dengan menerjunkan 8 unit Damkar api akhirnya bisa dipadamkan" jelasnya.

Dari pantauan media, saat ini lokasi kebakaran sudah dilakukan pemasangan polis line, bahkan aktifitas pedagang yang tempat berniaganya tidak terbakar tetap melakukan aktifitas seperti biasanya( jual beli-red). (1c)

30 Des 2025

Pemdes Mertapadawetan gelar Musrembangdes 2025/2026

INDOMEDIANEWS - Pemerintah desa mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon menggelar Musrembangdes sebagai salah satu keterbukaan informasi publik.
Acara yang digelar diaula kantor desa setempat dihadiri berbagai unsur, dari mulai Muspika, Lembaga desa dan beberapa tokoh termasuk Masyarakat desa setempat.
Dalam pemaparannya, Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR menuturkan, bahwa pihaknya berupaya untuk merealisasikan program pembangunan ditahun 2026 dan menjabarkan berbagai berbagai progres yang telah dilaksanakan ditahun 2025.

"Kami dalam kesempatan ini memberikan informasi kepada seluruh unsur terkait program pembangunan yang telah dilaksanakan ditahun 2025 dan menjelaskan rencana pembangunan ditahun 2026 dengan anggaran yang mungkin berkurang jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2025, ini semua dikarenakan adanya berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat" tuturnya, Selasa, 30/12/2025.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, bahwa selama kepemimpinannya, diharapkan adanya dukungan dari seluruh unsur termasuk masyarakat maupun kelembagaan Desa.

"Kami mengharapkan adanya dukungan dan sokongan dari semua pihak agar program dan keinginan kami untuk menjadikan mertapadawetan bisa terealisasi, InsyaAllah, tahun 2026 desa mertapada akan menjadi salah satu desa wisata termasuk akan menjadikan pemakaman kibuyut sebagai salah satu tempat religi yang masuk kategori wisata ziaroh dengan SK dari kementrian, harapan kami semuanya dapat berjalan sesuai harapan dan menghasilkan sesuatu yang terbaik bagi perkembangan desa mertapadawetan" pungkasnya.(1c)

Polresta Cirebon di Rest Area KM 229B Hibur Pengguna Jalan "gairah Nataru"

INDOMEDIANEWS- Di tengah lelahnya perjalanan menikmati liburan panjang bersama keluarga dalam rangkaian Natal dan tahun baru (Nataru). Suasana di rest area km 229B Tol Kanci Pejagan Cirebon, Jawa Barat. 

Pengguna jalan yang melintasi tol Kanci-Pejagan dimanjakan pelayanan saat mampir di rest area KM 229B. Sebab, pengguna jalan tol dihibur oleh aksi tak biasa dari Polresta Cirebon dengan penyanyi dari Polwan tampak enerjik menyanyi dan joged diiringan musik Bageur Band, mengajak para pengguna jalan yang lelah untuk ikut serta bergoyang bersama.

Aksi ini menjadi cara kreatif polisi di Cirebon untuk menghibur masyarakat yang melintas dijalan tol yang lelah setelah menempuh perjalanan panjang. Tak hanya joget bareng, polisi juga membagikan makanan ringan secara gratis bersama pengurus rest area KM 229B H. Teguh, menambah semarak suasana. 

“lelah langsung hilang, jadi semangat lagi buat lanjut perjalanan,” ujar salah satu pengguna jalan tol asal Jakarta. Senin (29/12/2025).

Sementara itu Kapolsek Waled AKP Muhamad Fadholi Lantas Polresta Cirebon mengatakan, hiburan ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat dan pendekatan humanis kepolisian dalam pengamanan Nataru. 

“Kami ingin memberikan pelayanan dan pengalaman berbeda kepada masyarakat pengguna jalan tol, bukan hanya keamanan tetapi juga hiburan dan kenyamanan,” jelasnya.

Lanjut Kapolsek Waled, aksi joget bareng polisi Cirebon ini pun disambut antusias oleh para pengguna jalan. Tak hanya membuat suasana rest area km 229 Tol Kanci Pejagan lebih hidup, tetapi juga menjadi momen berkesan bagi para pengguna jalan tol di jalur utama Jawa Barat.

Dengan inisiatif kreatif ini, Polresta Cirebon berhasil memberikan sentuhan berbeda dalam pelayanan dan pengamanan Nataru. 

"Selain menjaga keamanan, polisi juga menunjukkan sisi humanisnya dengan menghibur para pengguna jalan tol, memberikan mereka semangat untuk melanjutkan perjalanan." Ujarnya. 

Sedangkan Teguh Pribadi S, pengelola Rest Area KM 229B menambahkan momen Nataru 2025 -2026 tol Kanci Pejagan yang dimanfaatkan untuk pelayanan dan kenyamanan pengguna jalan saat melakukan perjalanan jauh supaya beristirahat, rileks dan refresh di rest area sambil menikmati hiburan bersama begeur band Polresta Cirebon

Masih kata H. Teguh, pihak Polisi tak hanya melayani lalu lintas saja bagi pengguna jalan, tetapi juga memberikan sejumlah area peristirahatan dengan memfasilitasi pelayanan, rasa nyaman dan hiburan guna me-refresh dari penat di perjalanan.

"Ini sebagai support dan penggembira bagi para pemudik agar refresh dalam perjalanannya," kata pengelola Rest Area KM 229B.

Dia pun meminta kepada pengguna jalan tol  yang melintas di tol KM 229B Ciledug, agar menyiapkan diri dan memilih beristirahat bila sudah dalam keadaan lelah saat mengendarai kendaraan.

"Dan, Rest area KM 229B, tol Kanci Pejagan membuat para pengguna jalan tol untuk pengunjung rest area KM 229B terasa nyaman dan menyenangkan." Pungkasnya. (1c)

Ki Gede Cirebon Timur tuai kritik tajam "Refleksi Akhir Tahun FCTM"

INDOMEDIANEWS - Pelaksanaan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar oleh Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) di Kabupaten Kuningan menuai kritik keras dari sejumlah aktivis Cirebon Timur. Kegiatan tersebut dinilai tidak tepat lokasi, minim keterlibatan publik, serta tidak mencerminkan ruh perjuangan pemekaran Cirebon Timur yang selama ini diperjuangkan secara kolektif oleh masyarakat dan aktivis akar rumput.

Sejumlah kalangan menilai, pelaksanaan kegiatan refleksi yang dilakukan di luar wilayah Cirebon Timur justru menimbulkan tanda tanya besar terkait arah dan orientasi gerakan FCTM ke depan. Refleksi akhir tahun yang seharusnya menjadi ruang evaluasi terbuka dan konsolidasi perjuangan, dinilai berubah menjadi agenda yang tertutup dan jauh dari basis rakyat.

kritik tajam disampaikan oleh Sudarto, S.H., aktivis Kabupaten Cirebon yang dikenal luas sebagai Ki Gede Cirebon Timur. Ia menilai pelaksanaan refleksi akhir tahun di luar wilayah Cirebon Timur sebagai langkah yang tidak sensitif terhadap sejarah perjuangan, basis gerakan, serta aspirasi masyarakat yang selama ini menjadi tulang punggung perjuangan pemekaran.

“Refleksi akhir tahun itu seharusnya menjadi ruang evaluasi terbuka bagi masyarakat dan aktivis Cirebon Timur. Tapi justru dilaksanakan di Kabupaten Kuningan. Ini bukan hanya tidak tepat, tapi juga mencederai rasa kebersamaan dan solidaritas perjuangan,” ujar Sudarto, Senin (29/12/2025).

Menurut Sudarto, kritik yang disampaikannya bukan semata-mata soal lokasi kegiatan, melainkan menyentuh persoalan substansi, etika gerakan, dan komitmen moral terhadap sejarah panjang perjuangan pemekaran Cirebon Timur.

Ia menyayangkan karena kegiatan tersebut terkesan tertutup, tidak melibatkan masyarakat serta para aktivis yang sejak awal berada di garis depan perjuangan, bahkan jauh sebelum FCTM terbentuk.

“Kami sudah bergerak jauh sebelum FCTM dibentuk. Banyak aktivis yang sejak awal mengorbankan tenaga, waktu, bahkan materi. Tapi justru tidak diundang, tidak dilibatkan, seolah-olah perjuangan ini dimulai dari nol oleh kelompok tertentu,” tegasnya.

Sudarto menilai, pola gerakan seperti ini berpotensi menggerus kepercayaan publik dan memunculkan kecurigaan bahwa perjuangan pemekaran Cirebon Timur mulai bergeser dari gerakan rakyat menjadi agenda eksklusif segelintir elit.
“Ini jelas menyederai aktivis dan masyarakat Cirebon Timur.

Pemekaran bukan milik forum, bukan milik tokoh tertentu, melainkan milik rakyat Cirebon Timur secara keseluruhan,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa refleksi akhir tahun seharusnya menjadi momentum introspeksi jujur, evaluasi terbuka, dan konsolidasi bersama, bukan justru menciptakan jarak antara pengurus forum dengan basis perjuangan di lapangan.

Gerakan Pemekaran Jangan Dibelokkan
Lebih jauh, Sudarto menyampaikan sikap politik dan moral yang tegas. Ia menyebut bahwa dalam waktu dekat, dirinya bersama sejumlah aktivis senior dan akar rumput akan meluruskan kembali arah perjuangan pemekaran Cirebon Timur agar tidak menyimpang dari nilai-nilai awal.

“Jika forum yang ada tidak lagi merepresentasikan semangat kolektif dan perjuangan rakyat, maka kami akan mengambil langkah tegas. FCTM akan kami ambil alih kembali dan dikembalikan ke wadah perjuangan yang sah dan historis, yaitu Komite Pemekaran Cirebon Timur (KPCT),” ungkapnya.

Menurut Sudarto, KPCT merupakan wadah perjuangan yang lahir dari bawah, dibangun melalui proses panjang, melibatkan masyarakat luas lintas desa dan kecamatan, serta menjadi simbol persatuan gerakan pemekaran Cirebon Timur sejak awal.

“KPCT adalah rumah perjuangan. Di sanalah dulu kita semua duduk sejajar, berdiskusi keras, berbeda pendapat, bahkan berdebat panjang, tapi tetap satu tujuan. Jangan sampai perjuangan ini dibelokkan menjadi panggung elit atau alat legitimasi kelompok tertentu,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Cirebon Timur bukan sekadar agenda politik atau administratif, melainkan perjuangan martabat, keadilan pembangunan, dan hak masyarakat Cirebon Timur untuk menentukan masa depannya sendiri.

Sudarto pun mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, dan aktivis pergerakan Cirebon Timur untuk kembali merapatkan barisan, menjaga marwah perjuangan, serta memastikan bahwa agenda pemekaran tetap berpijak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan segelintir elit.

“Perjuangan ini belum selesai. Kita harus luruskan bersama. Pemekaran Cirebon Timur adalah amanah rakyat, bukan milik forum, apalagi panggung elit,” pungkasnya. (1c)


29 Des 2025

Kuwu Mertapadawetan janji persoalan bengkok segera terselesaikan

INDOMEDIANEWS - Diduga adanya penyalahgunaan wewenang terkait penggunaan dan pemanfaatan anggaran, BPD Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, memanggil Kuwu dan Perangkat Desa Mertapadawetan untuk dimintai keterangan terkait beberapa poin perihal penggunaan anggaran yang diduga dipergunakan tidak semestinya.
Pertemuan tertutup antara BPD, Kuwu dan perangkat desa dilaksanakan pada Sabtu,22/11/2025.

Hal tersebut disampaikan salah seorang perangkat desa yang enggan disebutkan identitasnya.

"Memang benar, saat itu ada pertemuan antara perangkat desa, Kuwu dan BPD, salah satunya menanyakan tentang persoalan bengkok atau tunjangan perangkat desa yang hingga saat ini belum diberikan,  kami sendiri kurang paham mengapa hak kami belum juga diberikan" tuturnya sembari meminta namanya tidak dipublikasikan.

Ironisnya, dari informasi lainnya yang diperoleh melalui perbincangan dengan perangkat desa setempat, menjelaskan jumlah Rupiah sewa bengkok dalam setiap tahunnya.

"Sepengetahuan kami total sewa Bengkok atau PADesa sebesar Rp.250.000.000 dalam setiap tahunnya, dan dari data yang ada, sebagian Kuwu telah menyewakan bengkok kebeberapa cukong hingga Tahun sewa 2027" jelasnya dengan meminta namanya jangan dipublikasikan.

Menyikapi hal tersebut, saat dikonfirmasi usia pelaksanaan Monev Kecamatan, Kuwu Munif menjelaskan.

"InsyaAllah, hari ini persoalan bengkok segera terselesaikan, kami tinggal menunggu atau menarik uang di BJB, seharusnya sih tadi pagi diurus, namun terkendala karena adanya Monev maka sedikit terhambat" jelas Kuwu Munif, Senin, 29/12/2025.(1c)

Warga Mertapadawetan pertanyakan Legalitas Puskesos " evaluasi harus dilakukan" bila perlu ganti

INDOMEDIANEWS- Dirasa kinerja Puskesos banyak menimbulkan persoalan, warga Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon melurug Kantor Desa Mertapadawetan, Senin, 29/12/2025.
Dalam pertemuan Warga yang difasilitasi Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR, mempertemukan antara Petugas Puskesos dengan beberapa warga.
Dalam pertemuan antara warga dan Petugas Puskesos diketahui, bahwa ada beberapa petugas Puskesos yang berjumlah 4 orang, dua diantaranya tidak memiliki SK ( Surat Keputusan) karena SK tersebut masih atas nama petugas yang lama dimasa pemerintahan Kuwu Sumarno.

Salah seorang perwakilan Masyarakat Mertapadawetan , Aji menegaskan, bahwa pihaknya meminta agar persoalan tersebut segera diselesaikan .

"Selama ini banyak informasi negatif tentang kinerja Puskesos, oleh karenanya, kami atas nama Masyarakat Mertapadawetan meminta dengan tegas kepada Kuwu termasuk BPD agar dilaksanakan evaluasi tentang kinerja Puskesos, bila perlu dilakukan pergantian sesuai mekanisme agar ketimpangan tidak dibiarkan berlarut, apalagi kami mendengar langsung dari anggota Puskesos, bahwa saat ini petugas yang memiliki SK hanya dua orang dan dua lainnya tidak memiliki SK, ini menegaskan bahwa kontrol dan kinerja pemerintahan desa termasuk BPD tidak peka, oleh karenanya, dalam waktu dekat, kami akan berkirim surat kepada Kuwu dan BPD untuk menggelar dan memanggil seluruh pengurus Puskesos guna memperbaiki persoalan dan segera dilakukan musdes agar kesalahan tidak berlanjut dan terkesan dibiarkan" tuturnya .

Senada hal tersebut disampaikan Daud, warga yang turut hadir dalam pertemuan tersebut .

"Kesalahan ini sudah berjalan lama, agar tidak terjadi konflik dan salah informasi, maka kami meminta kepada beberapa pihak yang terkait untuk menjabarkan apa dan sebatas mana kewenangan maupun kinerja Puskesos, ini perlu dilakukan agar Masyarakat tidak selalu menjadi korban dengan berbagai dalih, intinya kami mengharap agar evaluasi dan tindakan tegas dilakukan Kuwu Munif" tuturnya. (1c)

Dojo Baraya Srikandi Karangsuwung Sabet 3 Medali Perunggu di Kejuaraan Karate Open Koni Cup Kabupaten Cirebon

INDOMEDIANEWS — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet-atlet muda Dojo Baraya Srikandi Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon. Dalam ajang Kejuaraan Karate Open Koni Cup Kabupaten Cirebon tahun 2025 yang dilaksanakan di GOR gedung PGRI Kabupaten Cirebon, ( Sabtu, 27/25) .

Dojo Baraya Srikandi sukses menyabet tiga medali perunggu dari sejumlah kelas yang dipertandingkan.
Di bawah naungan dan pembinaan Senpai Malini, para karateka cilik tampil penuh semangat, disiplin, dan percaya diri. Salah satu medali perunggu diraih oleh Ananda Nindi yang turun di kelas open usia dini, sementara dua medali perunggu lainnya diperoleh dari kelas open beregu usia dini serta kelas pra pemula.

Menurutnya, hasil yang diraih merupakan buah dari latihan rutin, kedisiplinan, serta semangat juang para atlet meski masih berusia sangat muda.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Tiga medali perunggu ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi menjadi bukti bahwa anak-anak mampu tampil berani, sportif, dan percaya diri di arena kejuaraan. Ini adalah langkah awal yang sangat baik untuk masa depan mereka,” ujar Senpai Malini.

Ia menambahkan, kejuaraan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi atlet usia dini dalam mengasah mental bertanding sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga karate sejak dini.
“Kami tidak hanya menargetkan medali, tetapi lebih menekankan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan mental juara. Anak-anak diajarkan untuk menghargai proses, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi sportivitas. Medali hanyalah bonus dari kerja keras mereka,” tambahnya.

Senpai Malini berharap Dojo Baraya Srikandi Karangsuwung ke depan dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Ia juga mengajak peran aktif orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan positif anak-anak melalui olahraga.

Keberhasilan tersebut turut mendapat apresiasi dari para orang tua atlet yang hadir langsung menyaksikan pertandingan. Mereka menilai dojo tidak hanya menjadi tempat latihan fisik, tetapi juga sebagai wadah pembinaan mental, disiplin, dan karakter bagi generasi muda di Kecamatan Karangsembung.

Sementara itu, Kuwu Karangsuwung, Arief Nurdiansyah, SE, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih anak-anak Karangsuwung. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi desa.
“Kami sangat mengapresiasi anak-anak Karangsuwung yang telah mengharumkan nama desa di bidang olahraga. Alhamdulillah, Pemerintah Desa Karangsuwung terus berupaya memfasilitasi kegiatan positif anak-anak, salah satunya melalui olahraga karate yang dilaksanakan di GOR desa,” ungkap Arief Nurdiansyah.

Dengan raihan tiga medali perunggu ini, Dojo Baraya Srikandi Karangsuwung semakin menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu dojo pembinaan karate usia dini yang patut diperhitungkan di Kabupaten Cirebon.
( 1c)

23 Des 2025

Pemdes Astanajapura wajibkan lagu Indonesia Raya



INDOMEDIANEWS-Menanamkan rasa cinta tanah air melalui kumandang lagu Indonesia Raya diwajibkan bagi seluruh jajaran perangkat desa Astana japura, Kecamatan Astana japura, Kabupaten Cirebon. 

Hal tersebut disampaikan Kuwu Astana japura, Moh Jaelani Sidik saat ditemui diruang kerjanya, Selasa, 23/12/2025.

"Selama kepemimpinan saya sebagai Kuwu di Desa Astana japura, mewajibkan kepada seluruh jajaran pemerintahan desa untuk selalu mengumandangkan lagu Indonesia Raya setiap hari kerja yang jamnya telah ditentukan, yaitu jam 10 pagi" Tuturnya. 

Lebih lanjut Jaelani menuturkan, dengan menanamkan rasa cinta tanah air, diharapkan kinerja dan kedisiplinan perangkat semakin maksimal. 

"Upaya harus terus dilakukan selama bersifat positif, mungkin terdengarnya sepele, namun bagi kami ini merupakan sesuatu yang sangat baik, bahkan sebagai wujud keseriusan, kami memberikan sangsi bagi Perangkat desa yang tidak hadir dalam jam dimana telah disepakati untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, berupa potongan uang sebesar Rp. 10.000, dimana pada akhirnya setiap akhir bulan uang yang terkumpul dari sangsi tersebut tetap dinikmati secara bersama-sama, intinya kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air melalui lagu Indonesia Raya, Alkhamdulillah, dampaknya sangat baik bagi kinerja seluruh jajaran perangkat desa" Pungkasnya. (1c)

22 Des 2025

PT SMR Tol Kanci Pejagan Maksimalkan pelayanan Nataru 2025

Foto : Fadli Firmandani (Kanan)


 INDOMEDIANEWS -PT Semesta Marga Raya (SMR) jalan tol Kanci Pejagan yang menghubungkan jalur Cirebon Jawa Barat hingga Brebes Jawa Tengah. Telah mempersiapkan pengaturan lalu lintas untuk antisipasi kepadatan lalin selama Natal dan tahun baru (Nataru) tahun 2025 – 2026.

Dalam penuturannya, Kepala Manager Operasional PT Semesta Marga Raya (SMR) Fadli Firmandani, menjelaskan, pengaturan lalu lintas jalan tol Kanci Pejagan akan dilakukan monitoring di dua titik yaitu di pintu masuk dan keluar tol Ciledug kabupaten Cirebon – Pejagan Jawa Tengah dengan membuka hingga lima gardu transaksi pada saat puncak arus.

Adapun keramaian arus lalu lintas di prediksi dari tanggal 22 sampai 24 Desember, dan arus balik 29 Desember sampai dengan tanggal 1 Januari 2025.

“persiapan menghadapi libur panjang natal dan tahun baru tahun ini PT SMR telah melakukan kesiapan Operasional semaksimal mungkin,” jelas Fadli kepada media. Senin 22/12/2024.

Fadli  menambahkan, dalam persiapan Nataru, PT SMR sudah melakukan komunikasi, koordinasi dan sosialisasikan dengan semua pihak atau instansi terkait.

Saat konferensi pers didampingi Heru dan Tri Baharuddin Humas PT SMR memaparkan, bahwa persiapan Nataru telah dilakukan sebelumnya seperti perbaikan kapasitas arus jalan tol, PJU, rest area dan lainnya.

“Ini semua agar pengendara merasa aman dan nyaman, saat melaksanakan perjalanan liburan bersama keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, kendaraan yang diprediksi masuk atau kembali ke Tol Kanci Pejagan pada periode Nataru diperkirakan akan mulai meningkat pada tanggal 24 Desember 2025.

Lebih dari itu, Manager operasional SMR juga menghimbau kepada semua pengendara untuk mempersiapkan diri, baik kelayakan mobil dan lainnya.

Ada beberapa tips untuk pengendara dalam menyambut Mataru yaitu : Cek kendaraan, disiplin berlalulintas, apabila mengantuk berhenti dan beristirahat di rest area terdekat termasuk untuk tetap mematuhi rambu lalulintas. 

"Pada prinsipnya, kesiapan dalam Nataru tahun ini sudah dilaksanakan secara maksimal, termasuk patroli rutin untuk mengecek kondisi jalan agar tetap nyaman dan aman, tidak terkecuali persiapan BBM bagi kendaraan umum maupun kendaraan elektrik, semuanya sudah tersedia di beberapa rest area yang telah ditentukan, termasuk jika ada pengguna jalan yang menghadapi kendala atau ingin melaporkan sesuatu bisa menghubungi no HP atau WA ke nomor 081111111535" Pungkas Fadli (1c)

18 Des 2025

Warga Geruduk Kantor Desa Ciledug Tengah "terkait Banprov dan Bengkok perangkat"

INDOMEDIANEWS – Puluhan warga Masyarakat Desa Ciledug Tengah, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, geruduk Kantor Desa Ciledug Tengah pada Kamis 18/12/2025.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes sekaligus tuntutan klarifikasi terhadap kinerja Pemerintah Desa (Pemdes), khususnya Kuwu Desa Ciledug Tengah yang dinilai jarang berada di kantor serta lemahnya transparansi dalam pengelolaan anggaran desa.

Dalam aksi tersebut, warga secara tegas mempertanyakan realisasi sejumlah anggaran desa, salah satunya Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat yang disebut-sebut telah cair, namun hingga menjelang akhir tahun anggaran belum juga direalisasikan di lapangan.  
Warga pun menyoroti adanya dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan dan lelang tanah bengkok, serta minimnya kompensasi tambahan yang diterima perangkat desa dari hasil pengelolaan tanah bengkok yang disebut hanya baru sebesar Rp.3 juta selama satu tahun Yang dibayarkan.

Aksi warga berlangsung tertib dan dilanjutkan dengan audiensi terbuka di kantor desa. Dalam forum tersebut, masyarakat diterima oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama jajaran Pemerintah Desa Ciledug Tengah. Turut hadir unsur Forkopimcam, di antaranya Camat Ciledug, Kapolsek Pabuaran, dan Danramil Pabuaran, sebagai bentuk pengawalan sekaligus pengawasan agar audiensi berjalan aman dan kondusif.

Salah satu perwakilan warga, Endang, secara tegas menyampaikan kekecewaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran desa. Ia mempertanyakan kejelasan penggunaan dana Banprov yang hingga kini belum direalisasikan, meskipun dana tersebut dikabarkan telah masuk ke kas desa. Endang juga menyoroti pengelolaan tanah bengkok yang diduga telah dijual hingga masa tanam 2007–2008 tanpa melalui mekanisme dan lelang terbuka sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Kami masyarakat Desa Ciledug Tengah sudah merasa jenuh dan kecewa. Gaya kepemimpinan Kuwu kami nilai cenderung otoriter dan tidak transparan. Kami menduga adanya permainan dalam pengelolaan anggaran desa. Jika tidak ada kejelasan, kami akan melaporkan dugaan penyelewengan ini kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini Tipidkor Polresta Cirebon,” tegas Endang dalam forum audiensi.

Menanggapi hal tersebut, Camat Ciledug Dr. H. Agustiana, S.H., M.H. menegaskan bahwa Pemerintah Desa Ciledug Tengah wajib segera merealisasikan anggaran Banprov sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Terkait persoalan tanah bengkok yang diduga dikelola tidak transparan hingga masa tanam 2027–2028, Camat menyatakan akan mendorong Inspektorat Kabupaten Cirebon untuk melakukan pemeriksaan khusus (riksus) guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan dan aset desa.

“Jika memang anggaran Banprov sudah cair, maka tidak ada alasan untuk menunda realisasinya. Kami akan mendorong Inspektorat Kabupaten Cirebon melakukan pemeriksaan khusus agar semuanya terang-benderang dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” tegas Camat Ciledug di hadapan warga.

Sementara itu, Ketua BPD Ciledug Tengah, Nurwahid, menyatakan bahwa pihaknya menampung seluruh aspirasi, kritik, dan masukan masyarakat. Ia menegaskan bahwa BPD akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan mendesak Pemerintah Desa agar segera merealisasikan anggaran Banprov sesuai aturan yang berlaku.

“BPD berdiri untuk kepentingan masyarakat. Tidak boleh ada jarak antara Pemdes dan warga. Transparansi pengelolaan anggaran desa adalah kewajiban, dan BPD akan terus mengawasi serta mengawal setiap prosesnya,” ujar Nurwahid.

Ia juga menambahkan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan keharusan bagi pemerintah desa agar tidak memunculkan kecurigaan, kegaduhan, maupun keresahan di tengah masyarakat.

Audiensi antara warga dan Pemerintah Desa Ciledug Tengah ini menjadi cerminan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hak-haknya, khususnya dalam pengawasan penggunaan anggaran publik. Warga berharap agar hasil pertemuan tersebut tidak berhenti pada janji semata, melainkan diikuti dengan langkah nyata berupa realisasi program serta keterbukaan informasi dari Pemerintah Desa Ciledug Tengah. (1c) 


16 Des 2025

Manfaat Ketapang Ayam Petelor dirasakan warga Tuk Karangsuwung

INDOMEDIANEWS - Pemerintah Desa Tuk Karangsuwung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon terus menggalakan program ketahanan pangan yang bergerak dibidang ayam petelor. 
Ditemui di lokasi Pengembangan ayam petelor,  Kuwu Tuk Karangsuwung, Aziz Maulana menuturkan, pihaknya akan terus berupaya untuk mengembangkan keberlangsungan ayam petelor yang manfaatnya sudah dirasakan Masyarakat setempat. 

"Kami saat ini terus berupaya agar program ketahanan pangan yang bergerak dibidang ayam petelor terus berkembang dan bermanfaat bagi Masyarakat setempat, Alkhamdulillah, saat ini kami baru memiliki jumlah ayam petelor sebanyak 600 ekor dan telah menghasilkan telor perharinya rata-rata 20 Kg, dan ini sudah berjalan kurang lebih dua bulan, dimana harga jual perkilonya lebih murah dari harga pasaran (Rp.26.000 perkilo-red) mengapa harga lebih murah, karena memang tujuan kami adalah meningkatkan taraf perekonomian warga dan bagaimana caranya agar warga bisa menikmati telor dengan harga yang lebih murah dari harga diluaran" Tuturnya, Selasa, 16/12/205.

Lebih lanjut Aziz menuturkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan untuk pengembangan yang lebih lanjut. 

"Dengan jumlah ayam saat ini sebanyak 600 ekor, dirasa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan warga dalam hal telor, karena jumlah yang dihasilkan saat ini baru berkisar 20 Kg perhari, oleh karenanya, dalam waktu dekat kami akan mempersiapkan untuk menambah jumlah ayam sebanyak 600 ekor lagi sementara kalau untuk kandang sudah dipersiapkan, semoga dengan bertambahnya jumlah ayam akan menghasilkan telor lebih banyak dan akan semakin banyak warga kami yang bisa menikmati telor dengan harga dibawah pasaran, pada prinsipnya kami tidak semata hanya berfokus pada program ketahanan pangan, banyak progres pembangunan lainnya yang telah kami laksanakan dengan tujuan demi pengembangan dan kesejahteraan warga Masyarakat Tuk Karangsuwung" Pungkasnya. (1c) 

10 Des 2025

Dandim 0620 Kabupaten Cirebon tengok Pembangunan Gedung Kopdes Leuwidinding

INDOMEDIANEWS- Dandim 0620/Kabupatrn Cirebon, Letkol Muhamad Yusron bersama pasiter Kodim 0620 Kapten Arh Jumadi mengunjungi Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih Desa Leuwi dinding, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. 
Hadir pula dalam acara tersebut Danramil Lemahabang, Kapten Karomaeni didampingi Babinsa Leuwi dinding, Sertu Amin Kartubi dan Kuwu Leuwi dinding Imas Rasdianto. 
Dengan hadirnya Dandim beserta rombongan merupakan satu kebanggan bagi Pemerintah Desa yang mendukung penuh program Koperasi Merah Putih. 

"Kami sangat bangga atas kehadiran Dandim bersama jajaran, ini merupakan sebuah perhatian yang berdampak positif bagi terealisasinya program Koperasi Merah Putih atau Koperasi Desa, diharapkan agenda yang telah tertata mampu terealisasi dengan baik" Tuturnya. 

Lebih lanjut Imas menuturkan, bahwa Program Koperasi Merah Putih merupakan satu trobosan untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dalam hal perekonomian. 

"Dengan perekonomian yang meningkat, tentunya berdampak baik pada tatanan kehidupan Masyarakat, InsyaAllah progres kedepannya akan dapat dirasakan oleh Masyarakat secara luas, intinya kami dari pemerintahan desa akan mendukung berbagai program yang digulirkan oleh Pemerintah selama memang berpihak pada Masyarakat dan perkembangan desa itu sendiri" Pungkasnya, Rabu, 10/12/2025.

Sementara itu, Babinsa Desa Leuwi dinding, Sertu Amin Kartubi menuturkan keberadaan Kopdes merupakan sesuatu hal yang bertujuan deni kesejahteraan Masyarakat. 

"Kami berupaya semaksimal mungkin agar program pembangunan sarana atau gedung Koperasi Merah Putih dapat terealisasi dengan baik, InsyaAllah, dalam waktu tidak terlalu lama, Gedung Koperasi Merah Putih di Desa Leuwi dinding bisa selesai dan segera dapat beroperasi sebagai mana mestinya" Jelasnya. (1c)

9 Des 2025

Bupati Cirebon Resmikan Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq "SMKM Lemahabang"

INDOMEDIANEWS- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M. Ag, menghadiri acara peresmian Masjid &TPQ Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Yamaha training center di SMK Muhammadiyah, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, pada Selasa, 09/12/2025.
Yayasan Muhammadiyah merupakan salah satu kelembagaan yang mencetuskan generasi muda berwawasan keilmuan yang tetap dibarengi dengan penanaman keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, Allah SWT. 
Sebagai wujud nyata yang terus digalakan SMKM Lemahabang adalah selain menghasilkan para lulusan yang berprestasi, kemitraan yang solid bersama yamaha dengan hadirnya Yamaha traening center, dalam segi keAgamaan pun tidak luput dari perhatian dan prioritas Muhammadiyah, salah satunya adalah dengan diresmikannya Masjid dan TPQ Abu Bakar Ash-Shiddiq. 
Dalam pemaparannya, Bupati Imron sangat mengapresiasi perkembangan yang sangat pesat bahkan terus berkembang dengan menghasilkan para lulusan yang berprestasi. 

"Dengan adanya kemitraan dengan Yamaha diharapkan bukan hanya memberikan pendidikan dalam bidang pengetahuan otomotif, namun memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk mampu berkarya dan bersaing dalam hal keilmuan secara husus maupun umum, dan perasarana atau peralatan yang ada di SMKM ini sudah sangat luar biasa, InsayAllah dengan kerja giat para pengajar maupun para siswa didiknya, SMKM Lemahabang mampu bersaing dengan SMK lainnya, bahkan sudah terbukti banyak prestasi yang diraih, inilah sesuatu yang sngat luas biasa, apalagi saat ini SMKM Lemahabang telah memiliki sebuah tempat ibadah atau Masjid yang bisa dibilang megah, semoga dengan hadirnya Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq ini akan lebih meningkatkan para siswanya baik dalam beribadah maupun menuntut ilmu agama" Tuturnya. 

Sementara itu, salah seorang Tokoh Muhammadiyah yang telah berjasa banyak pada pengembangan SMKM Lemahabang, Hadi yang didampingi Wakasek Kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmi, menyampaikan harapan dan terimasihnya atas kehadiran Bupati Cirebon dalam peresmian Masjid maupun Yamaha Traening center. 

"Kami keluarga besar Muhammadiyah mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Cirebon yang telah hadir dalam peresmian Masjid Dan Yamaha training Center, ini menandakan perhatian pemerintah Kabupaten Cirebon terhadap dunia pendidikan sangat tinggi, diharapkan setelah kami memiliki Masjid yang terbilang megah ini bisa meningkatkan kualitas keimanan dan membuat para siswa maupun pendidik semakin semangat dalam beribadah, karena pada prinsipnya, ibadah merupakan hal terpenting dalam meniti keilmuan, bagi kami keilmuan secara umum dan keagamaan harus sejalan, dengan ilmu dan Agama yang sejalan, InsyaAllah akan membawa kita pada sesuatu yang bermanfaat didunia dan akherat" Tuturnya. 

Hal senada disampaikan kepala SMKM Lemahabang, Mohamad Ruspandi. 

"Berdirinya Masjid ini berkat keinginan keras dari semua pihak untuk memiliki tempat ibadah yang nyaman dan berkualitas, Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq ini bisa berdiri megah berkat adanya peran serta dari semua keluarga besar Muhammadiyah, termasuk para siswa yang secara ikhlas berinfak demi berdirinya Masjid ini , semoga dengan hadirnya Masjid yang baru diresmikan bebarengan dengan diresmikannya Yamaha Training Center ini, akan menambah semangat para pelajar dalam menuntut ilmu dan mampu meraih cita-cita dengan tetap berbekal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT" Tandasnya. (1c) 

Kuwu Kendal Meninggal Dunia " Sosok Ayah dan pemimpin yang baik"

INDOMEDIANEWS- Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang kerahmatullah, Kuwu Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, H.Abdul Basit.
Kuwu dua periode tersebut meninggal pada Senin malam,08/12/2025 sekitar pukul 11-30 Wib.
Sosok Kuwu yang telah dua periode memimpin Desa Kendal sangat dikenal baik oleh seluruh warga Masyarakat setempat, bahkan merupakan Kuwu yang dituakan oleh Kuwu-kuwu lainnya, baik yang satu angkatan maupun angkatan dibawahnya.
Suami dari Ibu Hajah Baiturrochmah yang dikaruniai 3 Orang putra tersebut memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi.
Kepergian Kuwu H.Abdul Basit meninggalkan duka mendalam bagi seluruh pihak.
Diiringi ratusan warga Masyarakat, Para Kuwu dan muspika Kecamatan Astanajapura, mengiringi ketempat peristirahatan terakhir (TPU ) tempat pemakaman umum desa setempat, Selasa, 09/12/2025.
Salah seorang Kuwu yang turut hadir dalam acara pemakaman Kuwu Kendal menuturkan, bahwa rekan-rekan kuwu merasa sangat kehilangan atas kepergiannya.

"Kami sangat kehilangan sosok yang memang dapat dituakan dan menjadi tempat bagi kami dalam berkeluh kesah, bahkan Dimata kami, beliau bukan hanya sebatas kuwu, namun kakak sekaligus ayah, InsyaAllah, kepergian beliau husnulkhotimah, atas nama Kuwu sekecamatan Astanajapura, kami turut berduka cita, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, semoga Almarhum diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT" tutur Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang warga desa Kendal, Abdul Azis.

"Selama kepemimpinan beliau, desa Kendal sudah sangat berubah dan berkembang dalam berbagai bidang, Kami Masyarakat Kendal menjadi saksi atas segala kebaikan beliau, bagi kami Almarhum adalah sosok seorang pemimpin sekaligus bapak yang sangat mengayomi dan mengasihi warganya, bahkan disaat ada warga Kendal yang meninggal dunia, beliau selalu memberikan bantuan, baik berupa materi maupun material, InsayaAllah, Almarhum Husnulkhotimah, dimaafkan segala dosa dan kesalahan, diberikan tempat terbaik di surganya Allah." Jelasnya, Selasa,09/12/2025.(1c) 

8 Des 2025

Kopdes Mertapadakulon mulai terealisasi

INDOMEDIANEWS - Program koperasi desa atau koperasi merah putih mulai direalisasikan dengan dimulainya pembangunan gedung atau grai sebagai salah satu penunjang berjalannya koperasi di setiap desa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia. 
Salah satunya seperti yang tengah dilaksanakan pemerintah desa Mertapadakulon, Kecamatan Astana japura, Kabupaten Cirebon. 
Bertempat di Blok sekrikil dusun manis pembangunan gedung koperasi mulai dilaksanakan. 
Dengan dimulainya pembangunan gedung koperasi, diharapkan progres kedepannya akan bisa terealisasi sesuai dengan tujuan awal digulirkannya koperasi merah putih. 
Hal tersebut dituturkan Sekretaris desa Mertapadakulon, Mohammad Syukri Ghozali saat ditemui diruang kerjanya. 

"Saat ini pelaksanaan pembangunan grai atau gedung koperasi mulai direalisasikan yang berlokasi sangat strategis, tepatnya di blok srekikil dusun manis, diharapkan dengan selesainya di bangun gedung tersebut program koperasi desa bisa berjalan dengan harapan" Tuturnya, Senin, 08/12/2025.

Sementara itu, saat disinggung terkait progran bantuan provinsi yang belum dilaksanakan, dirinya menjelaskan. 

"Program Banprov memang saat ini belum dilaksanakan, rencananya untuk pengaspalan yang berlokasi di blok mersis, keterlambatan tersebut dikarenakan belum adanya tenaga kerja, karena menunggu giliran, namun demikian, InsyaAllah pertengahan bulan ini bisa direalisasikan" Jelasnya. (1c) 

7 Des 2025

Ketua Kopi Jabar Ucapkan Selamat atas terpilihnya kembali Kang Ono Surono

INDOMEDIANEWS - Kiprah politik Ono Surono terus bersinar dengan berbagai capaian yang telah berhasil direalisasikan selama dirinya mengemban amanat sebagai wakil Rakyat. 
Sebagai bentuk keberhasilannya, Sosok Ono Surono kembali dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Masa Periode 2025-2030.
Banyak program yang telah direalisasikan Ono Surono dalam membangun Bangsa, Hususnya Jawa Barat, hal tersebut mendapat sambutan baik dari salah seorang Tokoh Ulama yang merupakan Ketua Kopi Jabar dan sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah 2 Buntet, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, KH. Soleh Zuhdi yang akrab disapa Gus Soal. 

"Kami keluarga besar Kopi Jabar mengucapkan selamat atas terpilihnya saudara Ono Surono sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Periode 2025-2030, terpilihnya Ono Surono melalui Konferda ( Konfrensi Daerah) yang berlangsung pada Hari Minggu, 06/12/2025 bertempat di Trans Luxury Hotel Bandung" Tuturnya. 

Dengan kembali terpilihnya Ono Surono tersebut diharapkan peran dalam politik dan pembangunan Jawa Barat akan semakin lebih baik bagi seluruh lapisan Masyarakat. 

"Sosok beliau sudah sangat teruji dan tidak diragukan lagi dalam membangun Jawa Barat, apalagi Pesantren. Dimata kami hadirnya beliau sangat berpengaruh dalam perpolitikan di Jawa Barat, posisi beliau sebagai wakil Ketua DPRD dan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat diharapkan bisa menjadi jembatan dalam merealisasikan harapan dan keinginan warga Jawa Barat, sekaligus mampu menjadi tempat Curhat Masyarakat dan para Ulama dalam turut bersama-sama mengisi tatanan kehidupan yang tetap berpegang teguh pada ukhuwah Islamiyah, InsyaAllah pribadi Ono Surono bisa mencerminkan sebagai pribadi seorang Muslim yang berpegang erat pada aturan Agama, Hukum Negara dan akhlak yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran tanpa membeda-bedakan setatus dan kedudukan seseorang, sekali lagi saya sebagai ketua Kopi Jabar mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Bapak Ono Surono, sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat periode 2025-2030 semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan melindungi beliau selama bertugas dan melaksanakan tanggung jawabnya sebagai seorang Wakil Rakyat " Pungkas Gus Sozu. (1c) 

6 Des 2025

Tumpukan sampah di TPS Mertapadawetan mulai dibersihkan

INDOMEDIANEWS- Setelah sekian lama menumpuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap, akhirnya Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, mengambil langkah untuk melakukan pengangkutan dan pembersihan sampah yang berlokasi di TPS ( tempat pembuangan sementara ) Desa setempat, Sabtu,06/12/2025.
Ditemui dilokasi, Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR menuturkan, bahwa pihaknya melakukan pembersihan sampah dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon.

"Penanganan sampah memang harus ditangani secara maksimal, memang bisa dikatakan penanganan yang dilakukan saat ini bisa dibilang terlambat,  keterlambatan tersebut diakibatkan berbagai faktor, namun demikian kami tetap berupaya agar persoalan sampah dapat terselesaikan dengan baik, dan hari ini kami dari pemerintah desa dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah hingga selesai, dalam artian sampah yang ada di TPS akan diangkut hingga bersih dan kedepannya akan dilakukan penutupan TPS secara permanen" tuturnya.

Lebih lanjut Moh Munif menjelaskan, untuk penanganan sampah kali ini alokasi pendanaannya berasal dari PADesa"

"Penanganan sampah hingga selesai ini menggunakan Anggaran PADesa tahun 2025, InsyaAllah setelah TPS yang ada saat ini ditutup secara permanen, kami akan melakukan pembahasan untuk mencari dan membangun tempat pembuangan sampah dilokasi atau tempat yang baru, dan untuk ex TPS akan dimanfaatkan untuk hal lainnya yang tetap mengutamakan kepentingan warga Masyarakat secara menyeluruh, yang pasti pembahasannya akan melibatkan berbagai unsur termasuk kelembagaan Desa, Terlepas dari itu semua, kami mohon maaf kepada semua pihak jika dalam pemerintahan desa selama ini masih banyak terdapat kekurangan, intinya mari kita membangun desa kearah yang lebih baik" pungkas Munif.(1c)

2 Des 2025

Terowongan KA tertutup banjir libatkan Unit Damkar

INDOMEDIANEWS- Usai hujan lebat yang terjadi sejak sore hingga malam hari mengakibatkan genangan dan banjir menutupi jalan penghubung antara kecamatan Astana japura dan kecamatan Lemahabang, tepatnya di area seputar terowongan kereta api. 
Banjir yang terjadi tepat dibawah terowongan kereta api tersebut mengakibatkan kemacetan dari dua arah. 
Dari pantauan media, kemacetan masih terlihat hingga Selasa pagi, 02/12/2025.
Bahkan  tidak sedikit kendaraan yang mogok dan memutar balik guna menghindari genangan atau banjir yang masih menutupi permukaan jalan di area terowongan kereta api tersebut. 
Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang, jajaran kepolisian Polsek Astana japura dan Unit Damkar turun ke lokasi. 
Salah seorang anggota Polsek Astana japura yang berada dilokasi, Aipda Ariel Lazwardi, menuturkan pihaknya bersama beberapa unsur lainnya turun ke lapangan selain mengatur lalu lintas juga berupaya mempercepat penanganan genangan air. 

"Kami dari jajaran kepolisian berupa maksimal untuk mengurai kemacetan, karena memang lokasi genangan air tepat berada dibawah terowongan kereta api, hal lainnya yang saat ini tengah dilaksanakan adalah dengan melibatkan unit damkar yang berupaya menyedot genangan air agar cepat surut, Alkhamdulillah, saat ini keberadaan air sudah bisa tertangani dan kemacetanpun bisa terkendali" Tuturnya. 

Sementara itu, salah seorang pengguna kendaraan yang kerap melintasi area tersebut, Toto, menuturkan, bahwa genangan dan banjir kerap terjadi jika hujan turun. 

"Tiap kali hujan turun, di area terowongan selalu kebanjiran, mungkin hal ini terjadi karena kurangnya sarana pembuangan air, ditambah lagi tidak jauh dari lokasi tersebut ada tumpukan sampah yang sangat menggunung, ini tentunya sangat berpengaruh lancarnya aliran air, kami mengharap Dinas terkait tanggap agar banjir tidak selalu terjadi, jika memang kendalanya pembuangan air yang kurang maksimal, maka harus dilakukan pembangunan sarana pembuangan air yang memadai, dan harapan kami keberadaan sampah yang kian hari kian menumpuk tersebut segera dapat ditangani dengan baik, kasihan banyak pengendara hususnya roda dua yang terjebak banjir dan mogok" Tuturnya. (1c)