30 Okt 2026

Sampah di Mertapadawetan "Kuwu minta semua pihak peduli"

INDOMEDIANEWS -Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah yang berlokasi di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, hingga saat ini terus menjadi persoalan yang tidak kunjung dapat terselesaikan secara maksimal.
Hal tersebut dikeluhkan Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR saat ditemui di TPS setempat, Jum'at 30/10/2026.

"Memang benar, hingga saat ini persoalan yang belum bisa diselesaikan secara maksimal adalah terkait sampah yang berlokasi tepat dipinggir jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Astanajapura dan kecamatan Lemahabang, salah satunya adalah yang membuang sampah tersebut bukan saja warga desa mertapadawetan, tetapi banyak warga lainnya yang dari luar wilayahpun membuang sampah disini, inilah salah satu kendala yang memang hingga saat ini menjadi PR kami" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, jika melihat tempat dimana TPS berada, merupakan milik KAI Daop 3, hanya saja masuk kewilayah Desa Mertapadawetan.

"Tanah tersebut sebetulnya milik KAI Daop 3, tetapi karena memang berdekatan dan masuk wilayah desa mertapadawetan, maka mau tidak mau kami dari pihak pemerintahan desa harus menangani persoalan sampah tersebut, sebetulnya kami sudah melayangkan surat ke DAOP 3 terkait bagaimana menangani persoalan sampah tersebut, namun hingga saat ini belum mendapat informasi yang jelas,oleh karenanya kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memberikan perhatian khusus terkait persoalan sampah yang ada di Desa kami, ini semua tentunya demi menjaga lingkungan yang sehat dan bersih" lanjut Munif.

Ditengah keterbatasan anggaran, dirinya tetap berusaha untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik.

'jika hanya mengandalkan anggaran dari pusat atau daerah,tentunya kami tidak akan dapat berbuat banyak, oleh karenanya, untuk sampah saja alokasi dananya kami angarkan dari PADesa setiap tahunnya kami anggarkan kurang lebih sebesar Rp.50.000.000" pungkasnya.(1c)

29 Okt 2026

Semangat Sumpah Pemuda "pemersatu Bangsa"

Penulis : R.Agus Syaefuddin

Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 salah satu momen paling jenius dalam sejarah Indonesia.
Beberapa pemaparan tentang makna Sumpah pemuda.

Waktu itu kita masih dalam penataan dan dibawah pengaruh Hindia Belanda, suku, bahasa daerah, kerajaan masih kuat-kuat. Ada beberapa yang berkumpul di Batavia, diantaranya Jong Java, Jong Sumatranen, Jong Ambon, dll — mereka  memiliki egonya sendiri-sendiri. Tetapi mereka memutuskan untuk membuat  identitas baru: satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa.

Itu keputusan politik yang berani. Mereka mengorbankan identitas primordial demi identitas nasional.

Isinya sederhana tetapi abadi hingga saat ini, yaitu.
- Satu tanah air: Indonesia
- Satu bangsa: Indonesia
- Satu bahasa: Indonesia

Tiga kalimat itu tertuang dari Sabang sampai Merauke . Bahasa Indonesia yang dipilih sebagai bahasa Nasional atau bahasa persatuan.

Tujuan utama pergerakan sumpah pemuda adalah menyatukan berbagai perbedaan dibawah pa ji merah putih, mengesampingkan kepentingan individu atau golongan.
Sumpah Pemuda bukan sekedar menjadi hapalan pas upacara, tetapi pengingat kalau persatuan itu bukan pemberian, tapi keputusan yang harus diambil terus-menerus.

Dengan semangat sumpah pemuda itulah kita bersatu, walaupun di banyak terdapat suku, bahasa dan Agama.
Dengan semangat sumpah pemuda lah Republik ini bisa bersatu dibawah satu bahasa yang terjalin hingga saat ini, yaitu Bahasa Indonesia.

Saat ini, ditengah perkembangan zaman dan era globalisasi, diharapkan semangat sumpah pemuda tetap menggema dan terpatri dalam diri seluruh anak Negeri.

Jangan pernah memperdebatkan masalah Agama hingga terjadinya perselisihan yang merugikan Agama itu sendiri.

Hilangkan rasa kesukuan, bukan berarti melupakan kesukuan, termasuk bahasa Ibu yang menjadi bahasa sehari-hari, yang berbeda dari setiap daerah, nanun disatukan lewat Bahasa Nasional, yaitu bahasa Indonesia.

Bangsa kita adalah Bangsa yang sangat besar dan penuh dengan adanya perbedaan, baik Agama, Bahasa maupun adat istiadat.
Namun dengan banyaknya perbedaan tersebut, kita menjadi Bangsa yang kuat karena adanya persatuan dan kesatuan.
Semoga dengan semangat sumpah pemuda, Bangsa ini tetap menjadi Bangsa yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.

27 Okt 2026

Kuwu Kendal perdana lakukan lelang terbuka

INDOMEDIANEWS - Keterbukaan informasi publik menjadi salah satu program prioritas yang dilakukan kuwu Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Sebagai langkah awal yang direalisasikan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik adalah dilaksanakannya Lelang terbuka tanah khas desa, tanah titisara dan bengkok tahun garap 2026/2027.
Dalam sambutan dan pemaparannya, Kuwu Kendal, Taufiq Hidayat menuturkan perlunya keterbukaan informasi publik .

"Kegiatan lelang terbuka ini merupakan kali pertama yang dilaksanakan pemerintahan desa Kendal, karena sebelumnya hal tersebut tidak dilaksanakan secara terbuka, hususnya mengenai pelaksanaan lelang tanah kas desa, semua ini kami laksanakan semata agar diketahui oleh seluruh Masyarakat, baik itu besaran anggarannya berapa dan untuk apa saja, harus diketahui oleh Masyarakat, tujuannya agar tidak ada praduga atau ada dusta diantara kita" tuturnya, Selasa,27/10/2026.

Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, dalam pemerintahan harus mengutamakan keterbukaan informasi.

"Masyarakat itu harus mengetahui, dari mana uang atau anggaran yang diterima desa, dan diperuntukannya buat apa saja, jangan sampai Masyarakat hanya mengira-ngira tanpa tahu dengan pasti, oleh karenanya, saya tekankan agar informasi tersebut benar-benar didapatkan oleh Masyarakat, termasuk dengan acara lelang terbuka ini, sengaja kami hadirkan para penyewa atau cukong, dan uang yang diterima untuk apa saja" pungkasnya.

Senada hal tersebut disampaikan ketua BPD Kendal, Zaelani.

"Acara ini memang sengaja digelar, dengan tujuan agar Masyarakat secara umum memahami, apa itu tanah kas desa, tanah titisara maupun tanah bengkok.Masyarakatpun harus mengetahui, tanah atau lahan desa mana saja yang bisa disewakan dan untuk apa saja uang yang diterima dipergunakan, jangan sampai masalah pertanahan ini tidak diketahui oleh Masyarakat hingga menimbulkan persoalan dan salah tafsir, karena ada tanah desa yang memang bisa disewakan , dan ada yang tidak bisa disewakan, oleh karenanya kami  melaksanakan acara lelang terbuka yang dihadiri oleh Masyarakat, pemerintahan desa, Lembaga Desa termasuk para penyewa tanah itu sendiri" tuturnya .
Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Kecamatan Astanajapura dan DPMD Kabupaten Cirebon. (1c)

Pemdes Astanajapura penuhi target lunas PBB 100%

INDOMEDIANEWS - Salah satu penunjang keberlangsungan pembangunan adalah melalui sektor pajak.termasuk didalamnya sektor Pajak Bumi  Bangunan ( PBB)
Dari sekian banyak Pemerintahan Desa yang ada di Kabupaten Cirebon, Desa Astanajapura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, telah lunas PBB 100 %.
Hal tersebut disampaikan Kasi Pemerintahan Desa Astanajapura, Muamar, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa,27/10/2026.

"Alkhamdulillah, dalam setiap tahunnya kami dari pemerintahan desa melalui para kolektornya selalu berupaya keras agar capaian PBB sesuai target, untuk tahun ini sesuai dengan harapan, yaitu target PBB sebesar Rp.93.000.000 dapat terpenuhi, atau lunas 100% jelasnya.

Lebih lanjut Amar menuturkan, bahwa untuk desa Astanajapura sendiri jumlah kolektornya terhitung tidak sedikit.

"Di Desa kami ada sebanyak 13 kolektor yang berkewajiban untuk menarik pajak Bumi Bangunan kepada seluruh warga Masyarakat Astanajapura, dan selama melaksanakan tugas juga tanggungjawabnya mereka ( Kolektor -red ) senantiasa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, hingga akhirnya target lunas PBB selama kepemimpinan kuwu  Jaelani selalu memenuhi target" pungkasnya.

Sementara itu, Kuwu Astanajapura, Jaelani, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh kolektor.

"Tercapainya target lunas PBB ini karena kinerja para kolektornya sangat baik dan bertanggungjawab, oleh karenanya saya sebagai Kuwu memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh kolektor, semoga dengan tercapainya target lunas PBB tersebut akan berdampak positif pada perkembangan dan pembangunan desa, yang pasti akan dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Astanajapura" tuturnya (1c)

22 Okt 2026

Lemahabang gelar peringatan Hari Santri " jangan lupakan sejarah"

INDOMEDIANEWS - Peringatan Hari Santri  dilaksanakan di seluruh Nusantara sebagai simbul penghormatan dan penghargaan akan peranserta dan keberadaan santri yang ada di Nusantara.
Bertempat dihalaman Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, ratusan santri dan siswa didik dari berbagai sekolah turut hadir dalam memeriahkan peringatan hari santri Tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Ketua MWCNU kecamatan Lemahabang, Deden Komara, menuturkan pentingnya peran serta santri dalam meniti kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

"Keberadaan santri sangat penting dalam turut memajukan perkembangan jaman, tidak semata memahami dan mempelajari Ilmu Agama, namun santri pun dituntut untuk memiliki pengetahuan umum dan technologi sebagai langkah meniti perkembangan di era moderenisasi dan globalisasi" tuturnya, Kamis,22/10/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati.

"Kita sebagai Anak Bangsa dan generasi muda sudah sepatutnya untuk menghormati dan menghargai sosok santri, dalam era perjuangan , jasa para santri sangat besar dalam membuka langkah nenuju kemerdekaan Republik Indonesia, dengan keberadaan para Ulama dan santri yang berkorban dan berjuang penuh gigih, akhirnya Bangsa ini terlepas dari belenggu para penjajah, hingga kemerdekaan dapat kita rasakan, oleh karenanya dalam peringatan Hari Santri ini kita mengharapkan agar seluruh Anak Bangsa tidak melupakan sejarah, salah satunya adalah dengan peringatan hari santri yang dilaksanakan dalam setiap tahunnya, semoga dalam peringatan hari santri ini, mampu menjadikan peran dan keberadaan para santri dalam menata dan membangun Negeri yang berlandaskan ukuwah Islamiyah" jelasnya.

Dalam acara tersebut, tidak semata dihadiri oleh para santri dan tokoh Agama, namun unsur Muspika setempat turut memeriahkan peringatan hari santri.

Salah seorang Anggota Koramil Lemahabang, Pelda Siswanto, menuturkan berapa besar jasa para santri.

"Sebelum kemerdekaan, para ulama dan santri bersatu padu menguatkan barisan dan berjuang mempertahan Tanah air dengan segenap jiwa raga, mereka dengan gagah berani melawan para penjajah Negeri, hingga akhirnya perjuangan mereka berujung pada kemerdekaan yang hasilnya dapat kita rasakan hingga saat ini, oleh karenanya sudah sepatutnya kita sebagai generasi muda untuk menghormati dan menghargai jasa para ulama dan santri, sebagai bentuk penghargaan, salah satunya adalah dengan memperingati hari santri dan tetap menjadikan santri sebagai salah satu ujung tombak Negeri" tuturnya.(1c)

18 Okt 2026

Disaat Biaya Pendidikan dan kesehatan Mahal, Pemerintah akan bagikan HP gratis "?!"

Penulis: R.Agus Syaefuddin

Lagi dan lagi Rakyat Indonesia kembali disuguhkan pada sebuah wacana Pemerintah Pusat yang diwacanakan akan membagikan HP atau ponsel secara gratis atau cuma-cuma melalui kementrian Sosial.
Ponsel tersebut diperuntukan bagi Warga yang tidak atau belum memiliki HP.
Akankah pembagian HP tersebut berdampak positif dan tepat sasaran sesuai fakta yang ada.
Paparan diatas merupakan pertanyaan yang selalu hadir disaat ada wacana yang bertujuan untuk kepentingan Rakyat, walaupun terkadang tujuan mulia tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
Ada pertanyaan yang penuh tanya, seperti apakah mereka yang menerima ponsel tersebut benar-benar tidak memiliki HP, dan bagaimana kita mengetahuinya jika memang warga atau Rakyat tersebut tidak memiliki HP.
Pertanyaan tersebut sangat simpel, namun apakah jawabannya pun akan sesumpel pertanyaan tersebut.
Penulis hanya berfikir, apakah program tersebut benar-benar bermanfaat dan berguna bagi Rakyat yang menerima program tersebut, atau bahkan akan menimbulkan persoalan yang berujung pada tumbuhnya pelaku korup karena adanya program tersebut.
Semisal, HP merek apa yang akan diterima Rakyat, bagaimana cara mendapatkannya dan berapa sebenarnya harga HP yang diterima Rakyat.
Alangkah lebih baik dan bermanfaat secara nyata, jika program HP gratis tersebut ditunda atau ditiadakan, dan dialihkan secara penuh untuk peningkatan pendidikan dan kesehatan gratis bagi seluruh Rakyat Indonesia.
Bagi sebagian kalangan mungkin biaya pendidikan saat ini sudah termasuk murah, termasuk biaya pengobatan atau kesehatan.
Namun perlu kita sadari, nasih banyak kalangan bawah yang menjerit karena mahalnya biaya pendidikan dan kesulitan berobat disebabkan terbelokirnya BPJS atau bahkan tidak memiliki BPJS.
Alangkah bijaksana jika seluruh Anak Bangsa mengamalkan butir-butir Pancasila, dari mulai sila pertama sampai sila ke lima.

1.Ketuhanan yang Maha Esa.
2.Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3.Persatuan Indonesia 
4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5.Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Jika kelima sila tersebut kita ejawantahkan dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, maka seluruh Rakyat Indonesia akan hidup dengan penuh kesejahteraan, tidak ada lagi saling berlomba untuk meraup keuntungan yang mengatasnamakan Rakyat, dan tidak ada lagi istilah demi kepentingan Rakyat.

Semoga Rakyat akan tetap menjadi Rakyat dan tidak cukup hanya sebagai Rakyat yang nasibnya ditentukan oleh para wakilnya.
Catatan pendek ini berisi untaian kata yang apa adanya, datar dan mudah dimengerti.
Kepandaian dalam merangkai kata dan barisan hurup-hurup yang indah tidak akan ada artinya, jika Rakyat tidak mengerti dan bahkan dibuat tidak untuk dimengerti oleh Rakyat .