9 Des 2025

Kuwu Kendal Meninggal Dunia " Sosok Ayah dan pemimpin yang baik"

INDOMEDIANEWS- Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang kerahmatullah, Kuwu Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, H.Abdul Basit.
Kuwu dua periode tersebut meninggal pada Senin malam,08/12/2025 sekitar pukul 11-30 Wib.
Sosok Kuwu yang telah dua periode memimpin Desa Kendal sangat dikenal baik oleh seluruh warga Masyarakat setempat, bahkan merupakan Kuwu yang dituakan oleh Kuwu-kuwu lainnya, baik yang satu angkatan maupun angkatan dibawahnya.
Suami dari Ibu Hajah Baiturrochmah yang dikaruniai 3 Orang putra tersebut memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi.
Kepergian Kuwu H.Abdul Basit meninggalkan duka mendalam bagi seluruh pihak.
Diiringi ratusan warga Masyarakat, Para Kuwu dan muspika Kecamatan Astanajapura, mengiringi ketempat peristirahatan terakhir (TPU ) tempat pemakaman umum desa setempat, Selasa, 09/12/2025.
Salah seorang Kuwu yang turut hadir dalam acara pemakaman Kuwu Kendal menuturkan, bahwa rekan-rekan kuwu merasa sangat kehilangan atas kepergiannya.

"Kami sangat kehilangan sosok yang memang dapat dituakan dan menjadi tempat bagi kami dalam berkeluh kesah, bahkan Dimata kami, beliau bukan hanya sebatas kuwu, namun kakak sekaligus ayah, InsyaAllah, kepergian beliau husnulkhotimah, atas nama Kuwu sekecamatan Astanajapura, kami turut berduka cita, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, semoga Almarhum diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT" tutur Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang warga desa Kendal, Abdul Azis.

"Selama kepemimpinan beliau, desa Kendal sudah sangat berubah dan berkembang dalam berbagai bidang, Kami Masyarakat Kendal menjadi saksi atas segala kebaikan beliau, bagi kami Almarhum adalah sosok seorang pemimpin sekaligus bapak yang sangat mengayomi dan mengasihi warganya, bahkan disaat ada warga Kendal yang meninggal dunia, beliau selalu memberikan bantuan, baik berupa materi maupun material, InsayaAllah, Almarhum Husnulkhotimah, dimaafkan segala dosa dan kesalahan, diberikan tempat terbaik di surganya Allah." Jelasnya, Selasa,09/12/2025.(1c) 

8 Des 2025

Kopdes Mertapadakulon mulai terealisasi

INDOMEDIANEWS - Program koperasi desa atau koperasi merah putih mulai direalisasikan dengan dimulainya pembangunan gedung atau grai sebagai salah satu penunjang berjalannya koperasi di setiap desa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia. 
Salah satunya seperti yang tengah dilaksanakan pemerintah desa Mertapadakulon, Kecamatan Astana japura, Kabupaten Cirebon. 
Bertempat di Blok sekrikil dusun manis pembangunan gedung koperasi mulai dilaksanakan. 
Dengan dimulainya pembangunan gedung koperasi, diharapkan progres kedepannya akan bisa terealisasi sesuai dengan tujuan awal digulirkannya koperasi merah putih. 
Hal tersebut dituturkan Sekretaris desa Mertapadakulon, Mohammad Syukri Ghozali saat ditemui diruang kerjanya. 

"Saat ini pelaksanaan pembangunan grai atau gedung koperasi mulai direalisasikan yang berlokasi sangat strategis, tepatnya di blok srekikil dusun manis, diharapkan dengan selesainya di bangun gedung tersebut program koperasi desa bisa berjalan dengan harapan" Tuturnya, Senin, 08/12/2025.

Sementara itu, saat disinggung terkait progran bantuan provinsi yang belum dilaksanakan, dirinya menjelaskan. 

"Program Banprov memang saat ini belum dilaksanakan, rencananya untuk pengaspalan yang berlokasi di blok mersis, keterlambatan tersebut dikarenakan belum adanya tenaga kerja, karena menunggu giliran, namun demikian, InsyaAllah pertengahan bulan ini bisa direalisasikan" Jelasnya. (1c) 

7 Des 2025

Ketua Kopi Jabar Ucapkan Selamat atas terpilihnya kembali Kang Ono Surono

INDOMEDIANEWS - Kiprah politik Ono Surono terus bersinar dengan berbagai capaian yang telah berhasil direalisasikan selama dirinya mengemban amanat sebagai wakil Rakyat. 
Sebagai bentuk keberhasilannya, Sosok Ono Surono kembali dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Masa Periode 2025-2030.
Banyak program yang telah direalisasikan Ono Surono dalam membangun Bangsa, Hususnya Jawa Barat, hal tersebut mendapat sambutan baik dari salah seorang Tokoh Ulama yang merupakan Ketua Kopi Jabar dan sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah 2 Buntet, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, KH. Soleh Zuhdi yang akrab disapa Gus Soal. 

"Kami keluarga besar Kopi Jabar mengucapkan selamat atas terpilihnya saudara Ono Surono sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Periode 2025-2030, terpilihnya Ono Surono melalui Konferda ( Konfrensi Daerah) yang berlangsung pada Hari Minggu, 06/12/2025 bertempat di Trans Luxury Hotel Bandung" Tuturnya. 

Dengan kembali terpilihnya Ono Surono tersebut diharapkan peran dalam politik dan pembangunan Jawa Barat akan semakin lebih baik bagi seluruh lapisan Masyarakat. 

"Sosok beliau sudah sangat teruji dan tidak diragukan lagi dalam membangun Jawa Barat, apalagi Pesantren. Dimata kami hadirnya beliau sangat berpengaruh dalam perpolitikan di Jawa Barat, posisi beliau sebagai wakil Ketua DPRD dan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat diharapkan bisa menjadi jembatan dalam merealisasikan harapan dan keinginan warga Jawa Barat, sekaligus mampu menjadi tempat Curhat Masyarakat dan para Ulama dalam turut bersama-sama mengisi tatanan kehidupan yang tetap berpegang teguh pada ukhuwah Islamiyah, InsyaAllah pribadi Ono Surono bisa mencerminkan sebagai pribadi seorang Muslim yang berpegang erat pada aturan Agama, Hukum Negara dan akhlak yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran tanpa membeda-bedakan setatus dan kedudukan seseorang, sekali lagi saya sebagai ketua Kopi Jabar mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Bapak Ono Surono, sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat periode 2025-2030 semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan melindungi beliau selama bertugas dan melaksanakan tanggung jawabnya sebagai seorang Wakil Rakyat " Pungkas Gus Sozu. (1c) 

6 Des 2025

Tumpukan sampah di TPS Mertapadawetan mulai dibersihkan

INDOMEDIANEWS- Setelah sekian lama menumpuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap, akhirnya Pemerintah Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, mengambil langkah untuk melakukan pengangkutan dan pembersihan sampah yang berlokasi di TPS ( tempat pembuangan sementara ) Desa setempat, Sabtu,06/12/2025.
Ditemui dilokasi, Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR menuturkan, bahwa pihaknya melakukan pembersihan sampah dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon.

"Penanganan sampah memang harus ditangani secara maksimal, memang bisa dikatakan penanganan yang dilakukan saat ini bisa dibilang terlambat,  keterlambatan tersebut diakibatkan berbagai faktor, namun demikian kami tetap berupaya agar persoalan sampah dapat terselesaikan dengan baik, dan hari ini kami dari pemerintah desa dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah hingga selesai, dalam artian sampah yang ada di TPS akan diangkut hingga bersih dan kedepannya akan dilakukan penutupan TPS secara permanen" tuturnya.

Lebih lanjut Moh Munif menjelaskan, untuk penanganan sampah kali ini alokasi pendanaannya berasal dari PADesa"

"Penanganan sampah hingga selesai ini menggunakan Anggaran PADesa tahun 2025, InsyaAllah setelah TPS yang ada saat ini ditutup secara permanen, kami akan melakukan pembahasan untuk mencari dan membangun tempat pembuangan sampah dilokasi atau tempat yang baru, dan untuk ex TPS akan dimanfaatkan untuk hal lainnya yang tetap mengutamakan kepentingan warga Masyarakat secara menyeluruh, yang pasti pembahasannya akan melibatkan berbagai unsur termasuk kelembagaan Desa, Terlepas dari itu semua, kami mohon maaf kepada semua pihak jika dalam pemerintahan desa selama ini masih banyak terdapat kekurangan, intinya mari kita membangun desa kearah yang lebih baik" pungkas Munif.(1c)

2 Des 2025

Terowongan KA tertutup banjir libatkan Unit Damkar

INDOMEDIANEWS- Usai hujan lebat yang terjadi sejak sore hingga malam hari mengakibatkan genangan dan banjir menutupi jalan penghubung antara kecamatan Astana japura dan kecamatan Lemahabang, tepatnya di area seputar terowongan kereta api. 
Banjir yang terjadi tepat dibawah terowongan kereta api tersebut mengakibatkan kemacetan dari dua arah. 
Dari pantauan media, kemacetan masih terlihat hingga Selasa pagi, 02/12/2025.
Bahkan  tidak sedikit kendaraan yang mogok dan memutar balik guna menghindari genangan atau banjir yang masih menutupi permukaan jalan di area terowongan kereta api tersebut. 
Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang, jajaran kepolisian Polsek Astana japura dan Unit Damkar turun ke lokasi. 
Salah seorang anggota Polsek Astana japura yang berada dilokasi, Aipda Ariel Lazwardi, menuturkan pihaknya bersama beberapa unsur lainnya turun ke lapangan selain mengatur lalu lintas juga berupaya mempercepat penanganan genangan air. 

"Kami dari jajaran kepolisian berupa maksimal untuk mengurai kemacetan, karena memang lokasi genangan air tepat berada dibawah terowongan kereta api, hal lainnya yang saat ini tengah dilaksanakan adalah dengan melibatkan unit damkar yang berupaya menyedot genangan air agar cepat surut, Alkhamdulillah, saat ini keberadaan air sudah bisa tertangani dan kemacetanpun bisa terkendali" Tuturnya. 

Sementara itu, salah seorang pengguna kendaraan yang kerap melintasi area tersebut, Toto, menuturkan, bahwa genangan dan banjir kerap terjadi jika hujan turun. 

"Tiap kali hujan turun, di area terowongan selalu kebanjiran, mungkin hal ini terjadi karena kurangnya sarana pembuangan air, ditambah lagi tidak jauh dari lokasi tersebut ada tumpukan sampah yang sangat menggunung, ini tentunya sangat berpengaruh lancarnya aliran air, kami mengharap Dinas terkait tanggap agar banjir tidak selalu terjadi, jika memang kendalanya pembuangan air yang kurang maksimal, maka harus dilakukan pembangunan sarana pembuangan air yang memadai, dan harapan kami keberadaan sampah yang kian hari kian menumpuk tersebut segera dapat ditangani dengan baik, kasihan banyak pengendara hususnya roda dua yang terjebak banjir dan mogok" Tuturnya. (1c) 

27 Nov 2025

Ratusan Warga Kecamatan Astanajapura rela antri demi BLT Kesra

INDOMEDIANEWS - Ratusan warga Masyarakat Kecamatan Astanajapura secara bergantian mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui BLT Kesra ( Bantuan Langsung Tunai) tahun 2025.
Pencairan tersebut dilaksanakan oleh pihak Kantor Pos yang bertempat atau dipusatkan di Kantor Kecamatan Astanajapura. 
Ada 11 Desa se Kecamatan Astanajapura yang secara bergantian rela antri untuk mendapatkan BLT Kesra. 
Dari pantauan Media, sebanyak 900 lebih Warga Desa Munjul sebagai Keluarga Penerima manfaat ( KPM) antri sejak pagi hingga siang untuk mendapatkan BLT Kesra sebesar Rp. 900.000 per KPM. 
Ironisnya, rata-rata penerima BLT Kesra tidak saja berpenampilan mentereng namun sebagian banyak menggunakan kendaraan roda dua ( Motor-red)
Sementara jika mengacu pada peraturan tentunya sangat berlawanan, betapa tidak, dalam aturannya sudah ditetapkan, bahwa penerima BLT Kesra meliputi berbagai hal :

-Warga Negara Indonesia (WNI) Calon penerima harus merupakan WNI yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

-Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Penerima harus terdaftar dalam DTKS yang dikelola oleh Kementerian Sosial.

-Masuk Kategori Ekonomi Desil 1-4: Penerima BLT Kesra berasal dari keluarga yang termasuk dalam Desil 1 hingga 4, yaitu:
Desil 1: Keluarga sangat miskin_
Desil 2: Keluarga miskin_
Desil 3: Keluarga hampir miskin_
Desil 4: Keluarga rentan miskin_
-Tidak Menerima Bantuan Sosial Lain: Penerima BLT Kesra tidak boleh menerima bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penerima BLT Kesra akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 900.000 untuk periode Oktober hingga Desember 2025 . 

Jika melihat kriteria tersebut tentunya sangat berlawanan dengan kenyataan dilapangan. 

Menyikapi hal tersebut, salah seorang aktivis Cirebon Timur, Asep menuturkan perlu adanya pendataan yang benar-benar sesuai fakta. 

"Tujuan Pemerintah tentunya sangat baik, namun disayangkan kebaikan tersebut tidak dibarengi dengan sesuatu yang baik, betapa tidak, dilihat dari para penerima banyak yang menggunakan perhiasan yang sangat mentereng, termasuk kendaraan bermotor yang mereka gunakan, inikan jelas ada kesalahan data yang tidak akurat, sementara tidak sedikit pula masih banyak Masyarakat yang secara kasat mata memang benar-benar miskin malah tidak mendapatkan bantuan tersebut, bahkan ironisnya masih banyak ditemukan atau laporan dari Masyarakat, Orang yang sudah meninggal masih menerima bantuan yang diwakilkan oleh keluarganya dengan berbagai dalih, tidak berhenti sampai disitu, ada juga Warga yang mengeluh, bahwa setelah menerima bantuan harus memberikan upeti pada pihak tertentu, jadi wajar jika ada yang berburuk sangka, penerima bantuan ini bisa dipermainkan datanya, oleh karenanya harus ada tindakan tegas dari pihak terkait, jika ada pungutan dengan dalih apapun, termasuk pendataan yang tidak sesuai harus di sangsi sesuai aturan Hukum yang berlaku, karena jika dibiarkan, maka akan banyak oknum yang bermain demi meraup keuntungan tanpa memikirkan keluh kesah dari warga yang dirampas Haknya" Pungkas Asep. (1c)