9 Nov 2020

Memperingati Maulid Nabi Muhamad S.A.W. dan Sumpah Pemuda, Pemdes Cibogo dan Comunitas Trail Santuni 80 Anak Yatim dan jompo





Indomedianewsc - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhamad S.A.W. dan Sumpah Pemuda, warga Desa Cibogo Kecamatan Waled, Kabupaten  Cirebon. Menggelar berbagai kegiatan seperti atraksi pagelaran silat pager nusa dari Nahdarul Ulama (NU), Hadroh dan menyantuni anak yatim serta jompo bertempat di halaman kantor desa Cibogo.

Hadir dalam kesempatan tersebut Muspika Kecamatan Waled, Sultan kesepuhan dan perwakilan pemerintah kabupaten Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Kuwu Desa Cibogo Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon, Ahmad Hudori, mengapresiasi dan merasa bangga kepada seluruh komponen yang hadir dalam mensukseskan kegiatan yang di selenggarakan Pemdes Cibogo dengan komunitas Trail bersama masyarakat.

" Alhamdulillah kegiatan ini, berjalan sukses dengan tetap menerapkan protokoler Covid 19 dengan 3 M yaitu selalu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan. Kamipun berharap, semoga virus Corona cepat berakhir dan kita kembali menjalani hidup normal." Harap Kuwu Ahmad Hudori. Minggu (08/11/2020).

Sementara itu Ketua Comunitas Trail Cirebon Timur, Carsum menuturkan, bahwa comunitas yang dibentuknya tidak semata - mata bersifat hoby atau hura - hura dan kumpulan motor cross, tetapi mempunyai jiwa sosial untuk anak yatim dan jompo. Bahkan ke depan lebih ditingkatkan lagi sosialnya  seperti halnya perbaikan mushollah dan lainnya. 

Carsum juga menegaskan, 
"Insya Allah setiap 3 bulan sekali akan mengadakan sosial ke berbagai desa atau daerah bagi komunitas Trail Cirebon Timur. Dan, pihaknya akan prioritaskan sosial ke anak yatim dan jompo di masa pandemi Covid 19 ini untuk membantu meringankan beban hidupnya"
Ujar Carsum ,Ketua Comunitas Trail Cirebon Timur (1a)

Tiga warga Cikulak positif Corona " Kuwu ajak semua pihak terapkan protokol kesehatan"

Indomedianewsc- tiga warga  Desa Cikulak, Kec Waled, kabupaten Cirebon, Terkonfirmasi positif Corona, segera mendapat tindakan secara serius.

Hal tersebut disampaikan Kuwu Desa Cukulak, Yusnaedi.St , disela usai pelaksanaan rapat terbatas di Desa setempat, Minggu, 08/11/2020.

" Saat ini ada tiga warga kami yang terkonfirmasi positif Pandemi covid-19, dengan adanya hal tersebut kami dari pemerintahan Desa akan terus berkoordinasi dengan Gugus Covid Kecamatan " ujarnya 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan " dengan adanya hal tersebut, kami pun akan melurut siapa saja yang kontak langsung dengan warga tersebut, selain itu bagi warga yang terkonfirmasi positif akan dilakukan isolasi mandiri dan melaporkan secara kontinyu kepada Dinas Kesehatan dalam hal ini Puskesmas Cibogo ' tutur Yusnaedi.

Dengan adanya temuan warga yang positif, Kuwu  Cikulak mengharap kepada semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan

" Kami tidak hentinya menghimbau kepada seluruh warga Masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan tetap memakai masker saat melakukan aktifitas atau keluar rumah " pungkas Yusnaedi. (1a)

7 Nov 2020

Operasi Yustisi Desa Leuwidingding " puluhan pelanggar terjaring "

Indomedianewsc-terus berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, jajaran pol PP beserta unsur TNI, Polri dan pemerintahan Desa Leuwidingding, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar Operasi Yustisi, Sabtu, 07/11/2020.

Dalam pelaksanaan operasi yustisi yang dipusatkan di depan Kantor Desa tersebut , berhasil menjaring beberapa warga yang kedapatan tidak mengenakan masker.

Hal ini disampaikan seorang Anggota Pol PP Kecamatan Lemahabang, Ade.

" Dalam operasi yustisi kali ini, kami berhasil menjaring 50 pelanggar yang tidak memakai masker saat berkendara, dan bagi mereka yang melakukan pelanggaran tersebut, kami beri sangsi ringan berupa kerja sosial membersihkan halaman kantor Desa dan hukuman fisik ringan maupun membacakan teks Pancasila dan berjanji untuk membiasakan memakai masker " terang Ade.

Sementara itu, Kuwu Desa Leuwidingding, Imas Rasdianto, menuturkan kepada IM

" Kami dari pihak Pemdes tentunya berharap agar dengan diadakannya operasi ini semakin membuat kesadaran warga dalam mematuhi protokol kesehatan semakin tinggi, karena selain menjaga kesehatan untuk diri pribadi juga untuk orang lain " tuturnya.

Lebih lanjut Imas menuturkan
" Dengan adanya kesadaran untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti membiasakan mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan membiasakan memakai masker diharapkan bisa meminimalisir terjadinya penyebaran virus Corona, selain dari itu kami mengimbau kepada seluruh warga Masyarakat untuk tetap membudayakan dan membiasakan hidup sehat dengan tetap memohon kepada Allah, agar wabah ini segera berakhir agar kita kembali bisa menikmati hidup normal seperti sediakala" pungkas Imas. (1c)

6 Nov 2020

Camat Astanajapura " gelar acara Pelepasan " ASN siap ditempatkan dimanapun

Indomedianewsc - Pelepasan pegawai kecamatan Astanajapura, kabupaten Cirebon, diadakan di Aula kantor Kecamatan setempat Jum'at 06/11/2020.
 acara yang dihadiri seluruh unsur terkait berjalan dengan penuh kesederhanaan.

Camat Astanajapura, M.Iing Tadjudin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Seorang ASN harus siap ditempatkan dimanapun 

" Rotasi atau mutasi bagi seorang ASN adalah merupakan hal yang biasa, dan kita harus siap untuk ditempatkan atau diposisikan dimanapun, karena itu merupakan bentuk pengabdian " ujarnya.

Lebih lanjut dirinya  menuturkan " saya hanya berpesan, dimanapun kita berada dan menduduki jabatan apapun, utamakan kinerja yang didasari keikhlasan, laksanakan tugas dan tanggungjawab dengan penuh dedikasi, untuk pegawai kecamatan yang dimutasi di tempat yang baru, saya ucapkan selamat berkarya dengan tetap menjalin silaturahmi, dan untuk pegawai kecamatan yang baru, mari kita tetap berkarya dengan tetap mengedepankan kebersamaan" tutur Iing.

Dari data yang diperoleh IM, Pegawai kecamatan yang lama dan harus bertugas ditempat yang baru adalah, Yayat Sudrajat .S.Sos, Zazat Anwarsadat. SIP, dan Muh Sidik Acep Saefullah . SH. Sementara pegawai kecamatan yang baru menggantikannya adalah Febby Akbar. S.Sos  . Deni Irawan. SE dan Dede Junaedi. SE.  (1c)

Pastikan Warganya Terapkan Protokol Kesehatan, Bupati Cirebon Terjun ke Desa



Indomedianewsc -Bupati Cirebon Drs H. Imron M.Ag, melakukan monitoring penerapan protokol kesehatan, yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Cirebon.

Untuk memastikan warganya menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi covid 19 ini, Bupati melakukan monitoring langsung di Desa Krandon Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.

Dalam monitoring tersebut, Bupati mengaku mengapresiasi warga Krandon yang sudah banyak menerapkan protokol kesehatan, terutama menerapkan 3M.

"Saya bangga, banyak masyarakat yang sudah mengikuti 3 M," kata Imron, Kamis 5 November 2020.

Untuk mengapresiasi warga yang sudah taat dan menerapkan protokol kesehatan, Imron memberikan hadiah langsung. 

Sedangkan untuk warga yang tidak menggunakan masker, pihaknya hanya memberikan teguran, untuk tidak mengulanginya kembali.

"Bahkan Kecamatan Talun ada inovasi baru, yaitu mengirimkan surat kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Eni Suhaeni mengatakan, bahwa jumlah penderita covid 19 di Kabupaten Cirebon masih terus bertambah. 

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon mendorong desa-desa, untuk melakukan gerakan bersama, agar memastikan warga menerapkan protokol kesehatan.

"Salah satunya, yaitu dengan melakukan razia, seperti yang dilakukan di Kecamatan Talun dan Beber," kata Eni.

Hingga hari ini, tercatat sebanyak 1.276 warga Kabupaten Cirebon yang terkonfirmasi positif covid 19. Namun menurut Eni, Cirebon sudah tidak lagi masuk zona merah, namun zona orange.

Zona ini kata Eni, masuk dalam kategori resiko sedang. Walaupun begitu, penularan covid 19 di Kabupaten Cirebon masih saja terjadi. Untuk hari ini saja, tercatat sebanyak 17 kasus tambahan.

Eni juga menuturkan, hingga saat ini, pihaknya sudah melakukan swab terhadap 27.500 warga Kabupaten Cirebon, dari target swab sebanyak 30ribu orang.

"Sehingga masih ada sisa, sekitar 2.500 swab lagi," kata Eni.

Untuk saat ini, pihaknya sedang melakukan swab massal terhadap petani dan nelayan. Untuk dua kelompok tersebut, ia menargetkan bisa melakukan swab terhadap 1.300 orang.

Namun menurut Eni, hingga saat ini, target tersebut belum bisa tercapai. Hal itu dikarenakan, banyak petani dan nelayan yang enggan dilakukan swab.

"Sehingga untuk bisa mencapai target tersebut, membutuhkan waktu yang lama," tutur Eni. (1c)

DARI PANEN BERSAMA, DANREM 172/PWY AJAK MASYARAKAT PERKUAT KETAHANAN PANGAN



Indomedianewsc– Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan selaku Dankolakops melaksanakan Panen Raya bersama seluruh elemen masyarakat bertempat di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (29/10).

Danrem mengatakan dalam sambutannya bahwa, panen raya tersebut merupakan program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro selama kurang lebih 3 bulan masa penugasan dengan memanfaatkan potensi lahan masyarakat yang belum termanfaatkan secara baik.

Menurutnya, dengan lahan yang luas di Papua dan tersebar di seluruh wilayah dengan potensi alam yang dimiliki di Papua, memungkinkan untuk pengembangan bidang agro bisnis, khususnya pertanian. Seperti kita ketahui bahwa geografi Papua sangat lengkap, mulai dari dataran rendah (low land), penyanggah gunung, sampai ketinggian (high land), dapat dikembangkan komditi sesuai dengan karteristik tumbuhannya pada ketinggian yang sesuai. Demikian juga dengan curah hujan yang tidak mengenal musim kemarau, karena hampir tiap minggu pasti ada hujan, menyediakan air yang cukup untuk pertumbuhan tanaman. Sehingga tidak salah apabila disebut Papua adalah surga kecil yang jatuh ke bumi, dan memiliki potensi dibidang pertanian yang lebih bisa di maksimalkan untuk dikembangkan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, sehingga dapat dimanfaatkan lahannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, dengan lahan yang luas, pemberdayaan lahan yang tepat, komoditi yang tepat, serta didukung dengan SDM yang baik. Sebagai contoh kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif MR 413/Bremoro juga terkait dengan upaya pemerintah untuk mendorong ketahanan pangan.

“Dari hasil panen hari ini, setelah dibagi kepada seluruh masyarakat disekitar lahan, masih tersisa banyak. Artinya pemanfaatan lahan yang tidak seberapa besar, dapat memberi kebutuhan pangan untuk masyarakat sekitar, dan masih ada cadangan yang tersisa. Apabila hal ini dilakukan diseluruh Papua, maka tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua, tetapi juga dapat menjadi cadangan pangan Indonesia, bahkan menjadi komoditi ekspor. Dengan demikian dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat”, terang Danrem.

“TNI ada di Papua adalah untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah ini. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Karena permasalahan sosial pada dasarnya terkait erat dengan kondisi kesejahteraan masyarakat. Demikian juga permasalahan keamanan di Papua tidak bisa dipisahkan dari permasalahan kesejahteraan. Itulah sebabnya pemerintah terus mendorong pembangunan kesejahteraan di seluruh daerah di Papua. TNI akan terus mendorong semua upaya pembangunan kesejahteraan itu, antara lain dengan pemberdayaan lahan yang ada”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Program ini juga dirasa sangat tepat dalam menghadapi situasi yang berkembang saat ini. 
“Yang pertama, kita menghadapi konflik di Papua yang saat ini masih terus berlangsung. Pemanfaatan lahan dapat menjadi solusi konflik. Pemanfaatan lahan dapat menjadi media konektifitas sosial antara masyarakat lokal (OAP) dengan pendatang. Masyarakat pendatang dapat mentransfer ketrampilan dibidang pertanian yang dimilikinya kepada masyarakat lokal. Sedangkan masyarakat lokal dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat pendatang untuk mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat setempat. Sehingga kohesi sosial akan terbangun semakin baik. Segala kecurigaan, kesenjangan ekonomi dan permasalahan sosial lainnya dengan sendirinya dapat teratasi. Kondisi ini selaras dengan upaya pembangunan kesejahteraan di Papua. Sehingga ini menjadi satu solusi karena dari kegiatan ini banyak hal yang akan terbangun seperti kesejahteraan masyarakat akan meningkat, meningkatkan kohesi sosial dengan terciptanya kebersamaan antara masyarakat lokal dengan masyarakat pendatang, TNI-Polri dan semua unsur yang terkait”, tuturnya. 

Selanjutnya Yang kedua, adanya pandemi covid-19 dan penularan masih terus berlangsung di semua daerah, tidak hanya di Indonesia, tetap juga sedang melanda seluruh negara. Belum dapat dipastikan, kapan wabah ini akan berakhir.

“Dalam situasi covid dibutuhkan langkah-langkah dan upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan sebagai wujud kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi dampak lanjutan dari pandemi ini karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Ketersedian pangan harus tetap dapat dipastikan tersedia untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat”,tegasnya. 

Dalam kaitan dengan upaya penanganan yang sedang dilakukan, banyak lapangan kerja melakukan berbagai pembatasan untuk mencegah terjadinya penularan. Akibatnya terjadi peningkatan PHK, masyarakat menurun kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kondisi ini masyarakat harus tetap makan. Pemanfaatan lahan adalah salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini. 

“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat kampung Skouw Mabo yang telah meminjamkan lahannya untuk digarap oleh Satgas. Kedepan diharapkan kampung-kampung lain juga akan melakukan hal serupa. Saya juga berpesan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, dan menjaga kesehatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama masa pandemi”, ajak pria berpangkat Bintang satu ini. 
 
Sementara itu, Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han., menjelaskan bahwa jenis tanaman yang dibudidayakan pada lahan seluas 1 hektar tersebut diantaranya Semangka, Melon, Jagung dan Singkong dan beberapa komoditi pertanian. 

“Hasilnya adalah yang kita panen bersama pada hari ini, kualitasnya baik, hasilnya melimpah. Dari sini diharapakan dapat mendorong pemanfaatan lahan yang ada disekitar Kampung Skouw Sae, Skouw Mabo dan Skouw Yambe Distrik Muara Tami Kota Jayapura dan Papua secara keseluruhan”, katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembagian masker kepada masyarakat yang hadir. Masyarakat merasa senang dengan kegiatan panen raya tersebut, dan tentunya akan menjadikan contoh yang baik untuk ditiru.

Penrem172 (1c)