10 Jun 2026

Panitia Pilwu PAW desa Kendal terbentuk " Siap laksanakan Pilwu Antar Waktu"

INDOMEDIANEWS -Pemerintahan desa Kendal, kecamatan Astanajapura, kabupaten Cirebon, menyelenggarakan acara pelantikan dan pembekalan panitia pergantian antar waktu ( PAW) desa Kendal tahun 2026.

PAW Desa Kendal dikarenakan Kuwu difinitif setempat meninggal dunia beberapa bulan yang lalu 

Dalam pelaksanaan tersebut, BPD Kendal, Jaelani , mengharapkan agar proses PAW Kuwu Kendal bisa dilaksanakan dengan baik.

"Hari ini kami melaksanakan kegiatan pelantikan dan pembekalan panitia PAW Kuwu Kendal tahun 2026, dengan telah dilantiknya susunan Panitia, diharapkan penjaringan Kuwu Antar waktu ini dapat berjalan dengan baik sesuai harapan Masyarakat" tuturnya, Rabu, 10/06/2026.

Sementara itu, Ketua panitia  PAW Kuwu Kendal, Sunadi, menjelaskan dengan telah dilaksanakannya pelantikan, proses penjaringan atau Pemilihan Kuwu antar waktu dapat segera dilaksanakan.

"Setelah dilaksanakannya pelantikan panitia PAW Kuwu Kendal, tugas kami selanjutnya adalah menyusun dan mempersiapkan mekanisme atau tatacara terkait pencalonan Kuwu antar waktu, insyaAllah, secepatnya dapat dilaksanakan sesuai dengan tatacara atau aturan yang telah ditentukan, oleh karenanya, saat ini persiapan kami adalah membahas dengan anggota dan beberapa pihak terkait tentang apasaja langkah yang harus kami tempuh, hingga pelaksanaan atau pembukaan pembukaan pendaftaran para calon kuwu PAW secepatnya bisa terealisasi sampai didapat siapa yang saja yang mendaftar dan siapa yang terpilih sebagai Kuwu PAW desa Kendal" tuturnya.

Usai acara pelantikan dan pembekalan panitia Kuwu antar waktu, penjabat Kuwu Kendal, Irwanto sekaligus Kasi pemerintahan Kecamatan Astanajapura, merasa bersyukur dengan telah dilaksanakannya acara pelantikan dan pembekalan panitia Kuwu PAW.

"Salah satu tugas saya sebagai Penjabat Kuwu Kendal untuk menghantarkan pemilihan Kuwu Antar Waktu ( PAW) sudah memasuki tahapan pelaksanaan, ini dikarenakan telah terbentuknya kepengurusan panitia Pilwu antar waktu, tinggal kami mempersiapkan tahapan berikutnya, yaitu melaksanakan pemilihan kuwu antar waktu, InsyaAllah, segala tahapan dapat berjalan dengan baik sampai terlaksananya pemilihan Kuwu antar waktu, kami mohon doa dan dukungannya, agar proses pilwu PAW ini dapat terealisasi dengan baik dan menghasilkan kuwu sesuai  harapan Masyarakat, Alkhamdulillah, pelantikan yang dilaksanakan hari ini berjalan dengan baik, kami sebagai penjabat, mengucapkan selamat bertugas kepada panitia pilwu PAW yang telah dilantik dan diambil sumpah, laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik sesuai tatacara dan aturan yang berlaku" jelasnya.(1c)

Forum Kuwu Lemahabang dukung rencana pembangunan Toserba " perijinan diutamakan"

INDOMEDIANEWS - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lemahabang Kabupaten Cirebon bersama konsultan pembangunan Yoyga Toserba, melakukan forum lalu lintas dan angkutan jalan Kabupaten Cirebon 2026.

Kegiatan yang berlangsung di pendopo kantor camat tersebut dihadiri langsung Forkopimcam setempat, dinas terkait kabupaten dan para kuwu ,  diisi dengan dialog interaktif. 

Salah satu dialog yang dikemukakan adalah bagaimana  mencegah kemacetan, pihak pengelola akan membangun tempat parkir yang representatif juga membangun tempat parkir tambahan, agar kendaraan tidak parkir di pinggir atau bahu jalan. Selain itu, rambu lalulintas akan terpasang di lokasi strategis.

Dalam keterangannya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman mengatakan, sebagai salah satu pusat pusat perdagangan di wilayah timur Cirebon,  dengan adanya rencana pembangunan Toserba ini akan lebih meningkatkan geliat perekonomian masyarakat. 

"Yang utama adalah melakukan proses kelengkapan perijinan dan lainnya, setelah semuanya telah ditempuh maka baru diperbolehkan melaksanakan aktifitas, namun jika perijinannya belum berse, maka proyek atau kegiatan dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan" tuturnya, Rabu, 10/06/2026.

Sementara itu, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati menuturkan, keberadaan Toserba nanti harus memperhatikan berbagai sektor, salah satunya arus lalulintas. 

"Lalulintas yang lancar sangat diperlukan guna keberlangsungan tempat usaha tersebut, selain itu perijinannya harus ditempuh dan diselesaikan dengan baik, kami mempersilahkan usaha apapun hadir di Lemahabang, asal semuanya ditempuh sesuai aturan atau mekanisme yang berlaku, kami sangat mendukung apapun kegiatan atau pembangunan yang bertujuan untuk kemajuan dan tentunya berdampak baik pada Masyarakat sekitar" jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua FKKC Kabupaten Cirebon, H Lili Mashuri menjelaskan, sebagai gerbang wilayah timur pusat perdagangan sangat diperlukan adanya tempat usaha yang modern dan tradisional. 

"Setelah adanya pasar tradisional, kini akan terbangun pasar modern Yogya dan tentunya sangat mendukung, karena makin mengeliat perekonomian masyarakat di wilayah ini dan sekitarnya," jelasnya.

Kuwu Desa Cipeujeuh Kulon Kecamatan Lemahabang ini mengungkapkan, investor yang masuk ke wilayah Kabupaten Cirebon, khususnya Kecamatan Lemahabang sangat dibutuhkan, guna kelangsungan hidup masyarakat. Disamping mengulangi pengangguran juga berdampak positip warga sekitar.

Dirinya mengingatkan, pengusaha agar mematuhi aturan yang berlaku dengan mengurus perizinan terlebih dahulu dan menjunjung tinggi kearipan lokal. Salah satunya, perekrutan tenaga kerja sekitar. 

"Dengan adanya investor yang masuk ini harus didukung dan disukseskan. Selama, mematuhi aturan yang berlaku dan mengedepankan kearipan lokal, dengan terealisasinya pembangunan Toserba di Lemahabang otomatis akan mendongkrak perekomian dan hal positif lainnya, ini merupakan kesempatan dan peluang yang sangat menggembirakan, diharapkan semua pihak mendukung dan senantiasa mengedepankan pemikiran yang positif"pungkasnya. (1c)

8 Jun 2026

Siswa SMP Muhammadiyah Lemahabang " sambut baik program MBG " mutu harus diprioritaskan

INDOMEDIANEWS - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat, disambut para siswa SMP Muhammadiyah Lemahabang Kabupaten Cirebon, dengan suka cita. Hal ini terlihat, para siswa menikmati menu MBG yang diterima dari SPPG Leuwidinding ll, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Kepala SMP Muhammadiyah Lemahabang, Nurdin menuturkan,  program MBG ini perdana dari SPPG Leuwidingding II dan sejauh ini, menu yang disajikan layak konsumsi. 

"Kami sangat mengharap, Jangan hanya pertama saja, menu layak konsumsi. Tapi setiap kali dikirimkan harus seperti ini (layak konsumsi)," katanya, disela mengawasi pembagian MBG di sekolah setempat, Senin ,8/6/2026.

Lebih lanjut Nurdin menjelaskan, program MBG yang digagas pemerintah pusat sebagai upaya meningkatkan gizi anak sekolah, sangat membantu bagi yang membutuhkan. 

"Sekitar 175 anak, kelas 7-9 yang mendapatkan program tersebut. Kami masukkan kelas 9 dalam progam tersebut, sebab masih masuk sekolah," jelasnya.

Masih dikatakan Nurdin, program MBG sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menambah asupan gizi anak sekolah, maka harus didukung secara maksimal oleh seluruh pihak. 

"Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pengiriman MBG bisa pagi hari, misalnya pukul 8, agar masih fresh dan langsung dimakan anak-anak, sebelumnya program MBG kami terima dari SPPG Leuwidinding l, namun karena ada lain hal, kerjasama kami dengan SPPG Leuwidinding l dihentikan, dan sebagai penggantinya saat ini kami bekerjasama dengan SPPG Leuwidinding ll" jelasnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah merealisasikan program MBG di sekolah ini. Baik bagi anak sekolah, balita dan bumil. 

"Dengan adanya MBG di sekolah akan meningkatkan kualitas gizi anak, mengurangi uang jajan dan memotivasi siswa agar lebih giat lagi berangkat sekolah," pungkas Nurdin.

Sementara itu, Kepala SPPG Leuwidingding II, Anis mengungkapkan, akan semaksimal mungkin dalam menjaga higienis dan tetap fresh ketika MBG tiba di sekolah. 

"Untuk yang perdana ini, sekitar 500 paket. Bagi anak sekolah di SMP Muhammadiyah Lemahabang, ibu hamil (bumil), balita di Desa Leuwidingding dan Desa Picungpugur, InsyaAllah kami akan terus berupaya maksimal untuk merealisasikan program MBG ini sebaik mungkin dengan mengutamakan mutu dan kualitas sesuai dengan ketentuan, semoga apa yang kami lakukan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak yang turut mendukung adanya program Makan Bergizi Gratis" jelasnya (1c)

6 Jun 2026

Kolaborasi Poltek SCI dan Pokdarwis Cikuya "Tingkatkan digital marketing"

INDOMEDIANEWS - Mahasiswa Poltek SCI ( Politeknik Siber Cendikia  international ) Panambangan, Sedong, Kabupaten Cirebon berkolaborasi dengan Pokdarwis dalam rangka meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia dan pemberdayaan marketing Digital.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberadaan wisata Cikuya agar lebih banyak menarik minat pengunjung untuk berwisata disalah satu obyek wisata unggulan yang ada di kabupaten Cirebon bagian timur.
Dalam keterangan yang disampaikan ketua Pokdarwis Cikuya, Eman Suherman, menyambut baik adanya kolaborasi antara Mahasiswa Poltek SCI dan Pokdarwis Cikuya.

"Kami sangat merespon adanya kegiatan dan kolaborasi yang dimotori Mahasiswa Poltek SCI Panambangan dan Pokdarwis, diharapkan dengan adanya kolaborasi ini mampu meningkatkan keberadaan wisata Cikuya, terlebih lagi di era digital, oleh karenanya tujuan kolaborasi ini salah satunya adalah meningkatkan pangsa pasar dan peningkatan marketing Digital termasuk didalamnya adalah meningkatkan sumber daya manusia yang tujuan utamanya adalah meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan kerakyatan" tuturnya, Sabtu,06/06/2026.

Lebih lanjut Eman menjelaskan, dengan adanya peningkatan sumber daya manusia dan pemahaman marketing Digital, prospek kedepannya mampu menjadikan Cikuya sebagai wisata desa yang lebih pesat dan berkembang hingga mampu menjadikan salah satu wisata yang benar-benar dapat dibanggakan .

"Digitalisasi sangat diperlukan di Era saat ini, karena mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan jaman, semoga dengan adanya kolaborasi ini , kami pengelola dan pengurus wisata Cikuya lebih memahami pangsa pasar dan yang lebih utama lagi adalah bagaimana caranya agar pengunjung benar-benar tertarik untuk berwisata di Cikuya, tentunya dengan semakin banyaknya pengunjung yang berwisata ke Cikuya, secara tidak langsung akan mendongkrak perekonomian desa dan berdampak positif pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat sekitar, karenanya dengan berbasis kemasyarakatan, diharapkan banyak pihak yang turut mendukung berbagai program yang digalakan" pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Narasumber  dari Poltek SCI, Merlinda, menjelaskan perlunya peningkatan SDM dan pemahaman tentang marketing Digital.

"Kami berkolaborasi dengan pengurus wisata Cikuya  atau Pokdarwis tujuannya adalah memberikan bimbingan dan pemahaman perlunya SDM yang memadai dan mendalami tentang marketing Digital, karena saat ini keberadaan digital memang sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk salah satunya adalah bagaimana caranya meningkatkan pariwisata dengan memanfaatkan kemajuan digital, yang salah satunya adalah memanfaatkan sumber daya manusia yang ada dengan dibekali berbagai pengetahuan tentang bagaimana cara memanfaatkan fasilitas digital secara baik dan maksimal, tentunya harapan kami dengan adanya kolaborasi ini, kami bisa menurunkan ilmu yang dimiliki kepada pengelola atau Pokdarwis agar mampu meningkatkan keberadaan Wisata Cikuya yang berdampak pada pengembangan baik secara ekonomi maupun hal lainnya" jelasnya. (1c)

5 Jun 2026

Tertangkapnya petinggi BGN "Harapan baru penegakan Hukum"

Penulis :R.Agus Syaefuddin

Tertangkapnya pucuk pimpinan tertinggi Badan Gizi Nasional, menandakan prilakuk korupsi sulit untuk diberantas.
Kegagalan pengelolaan program makan bergizi gratis ( MBG ) sebenarnya sudah lama terjadi, dari mulai menu yang tidak sesuai dengan anggaran, pengelolaan Dapur MBG yang tidak memenuhi standar hingga banyaknya dugaan permainan harga terhadap produsen atau mitra yang dijadikan ajang bisnis 
Beruntung, walaupun terkesan terlambat, akhirnya kecurangan yang bertujuan untuk memperkaya diri sendiri atau golongan akhirnya terkuak juga.
Kini Masyarakat berharap, dengan adanya pergantian kepengurusan BGN yang baru, program yang digadang-gadang untuk meningkatkan gizi anak Bangsa bisa tercapai dengan baik sesuai tujuan dilaksanakannya program Makan Bergizi Gratis.
Terlepas dari ditangkapnya beberapa oknum petinggi BGN, kini kita mengharap proses kasusnya tidak berhenti hanya sampai disitu, karena konsep Hukum harus ditegakkan dengan tegas dan jujur, dalam artian penerima maupun pemberi sama-sama melanggar Hukum.
Sudah saatnya pemerintah dan penegak Hukum bekerja keras untuk menguak tabir yang sangat merugikan Rakyat, penegak Hukum dan Pemerintah pun harus berani menindak para pelaku bisnis MBG atau Yayasan selaku pelaksana yang patut diduga melakukan kong kalingkong dengan para pihak demi meraup keuntungan lebih.
Jika memang diduga telah terjadi jual beli titik atau pendirian Dapur SPPG, maka langkah tegas dan tepat harus dilaksanakan dengan tidak melihat siapa pemilik yayasan atau siapa pemilik yang mengatasnamakan yayasan .

Berikut rincian anggaran untuk setiap yayasan atau mitra pengelola program MBG. 1 SPPG per hari, anggarannya ada 2 komponen utama dari BGN:

Insentif Fasilitas SPPG: Rp6.000.000/hari
Ini dana tetap yang diterima yayasan/mitra pengelola SPPG tiap hari operasional
Dipakai buat: sewa dapur, gudang, peralatan masak, listrik, air, gas, BBM distribusi, pembangunan IPAL, dll

Catatan: Diberikan berbasis ketersediaan layanan, bukan jumlah porsi. Artinya selama SPPG buka & siap melayani, dapat Rp6 juta.

2. Dana Bahan Baku + Operasional: Rp15.000/porsi
Ini dana variabel tergantung jumlah penerima manfaat yang dilayani SPPG itu. Rinciannya:
- Bahan baku: Rp8.000–10.000/porsi→ buat beli beras, lauk, sayur, buah
- Operasional: Rp3.000/porsi* → listrik, gas, air, BBM, insentif relawan

Contoh hitungan 1 SPPG per hari:
Misal SPPG A melayani 3.000 porsi/hari:
1. Insentif fasilitas: *Rp6.000.000*
2. Dana porsi: 3.000 x Rp15.000 = Rp45.000.000*
   Total masuk ke rekening SPPG: Rp51.000.000/hari*

intinya: *Rp6 juta/hari fixed + Rp15.000 x jumlah porsi.

Jika saja Manusia tidak memiliki sifat tamak, maka tidak perlu melakukan korupsi pun, para pengelola MBG sudah makmur secara finansial, sayangnya ketamakan menutup mata hati mereka, hingga anggaran yang sudah besar itu masih mencari titik lemah untuk mencari tambahan pemasukan.

Jika melihat dari besaran anggaran yang digulirkan pemerintah, maka tidak heran banyak pemilik uang yang terjun kedunia bisnis MBG.
Semoga pergantian kepengurusan BGN yang baru dan adanya ketegasan Pemerintah, Program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar dapat berjalan sesuai harapan Masyarakat, dan tidak adalagi oknum yang bermain demi memperkaya diri sendiri atau golongan.

3 Jun 2026

Kepala BGN ditangkap Kejagung " Ada apa dengan MBG ? "

INDOMEDIANEWS - Hadirnya MBG ( makan bergizi gratis ) bertujuan untuk meningkatkan gizi anak Bangsa dari berbagai usia, hususnya para pelajar setingkat PAUD hingga SLTA .
Dari awal  kehadiran MBG kerap menuai polemik dan permasalahan yang terus terjadi namun seakan luput dari penanganan secara maksimal.
Hiruk pikuk MBG yang kerap terjadi diawal-awal kehadirannya adalah banyaknya para siswa didik yang keracunan.
Sejak itulah banyak Masyarakat yang menyuarakan agar keberadaan MBG lebih baik ditiadakan atau dibubarkan, karena kerap menimbulkan persoalan.
Nyatanya hingga saat ini keberadaan MBG tetap ada dengan berbagai permasalahannya, hingga pada akhirnya ditangkapnya eks Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Mungkin dengan ditangkapnya Kepala  BGN oleh Kejaksaan Agung, akan menguak semua permasalahan yang seolah terselimuti dan sulit untuk dilakukan tindakan.
Sebelum ditangkapnya Dadan Hendayana, banyak dugaan kesalahan administrasi yang dilakukan oleh oknum pengelola SPPG atau yang akrab didengar oleh Masyarakat awan dengan istilah Dapur MBG.
Berawal dari beredarnya isu jual beli titik pendirian SPPG hingga nilai menu yang disajikan sangat tidak sesuai dengan anggaran yang digelontorkan Pemerintah.
Bahkan banyak pula beredar kabar, bahwa tiap pengelola SPPG akan mengeruk keuntungan dari setiap produk yang didapat dari penyalur maupun yang sejenisnya.
Salah satu contohnya semisal harga per pic roti dihargai sebesar Rp 2.500,  namun pada kenyataannya produsen roti hanya menerima anggaran per pic nya sebesar Rp 1.500, maka pengelola SPPG akan menerima keuntungan sebesar Rp.1000 dalam setiap pic nya, maka berapa keuntungan yang diterima dalam setiap harinya, dan jika dikalikan dalam setiap bulannya berapa keuntungan yang akan diperoleh, itu baru satu produk.
Sementara anggaran yang diterima pengelola SPPG atau Yayasan yang bertindak sebagai atas nama pelaksana sangatlah tidak sedikit.
Hal inilah yang membuat peluang korupsi sangat terbuka, dan banyak pihak yang bermodal bermain di program MBG.
Kini Masyarakat berharap banyak, dengan terkuaknya dan tertangkapnya kepala  BGN oleh Kejaksaan Agung, akan membuka tabir yang selama ini seakan sulit untuk disentuh, walau persiapannya terlihat nyata 
Masyarakat hanya mengharapkan adanya keadilan yang benar-benar adil dan bukan berbisnis dibalik kata ADIL.
Program MBG bertujuan sangat mulia, jika dilakukan oleh mereka yang memiliki hati mulia, namun sayangnya, MBG seakan jadi ajang bisnis Korupsi yang seolah dilegalkan, hingga istilah Korupsi berjamaah sangatlah tepat jika dianugrahkan kepada para Oknum pengelola program MBG yang tidak bertanggungjawab dan semata meraup keuntungan dengan menghalalkan berbagai cara.(1c)