8 Mei 2026

Pemdes Cipeujeuh kulon terima bantuan traktor dan gelar sembako murah

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menyerbu sembako murah yang digelar Pemerintah Desa setempat atas prakarsa Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat, H.Ratnawati.M.KKK bersamaan penyerahan dua unit Traktor besar dari Anggota DPRD RI, H.E. Herman Khaeron.

Acara yang dilaksanakan secara bersamaan tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari warga setempat ditengah melinjaknya harga pangan akibat krisis global.

H.E.Herman Khaeron yang akrab disapa Hero menuturkan, bantuan traktor yang diberikan kepada Pemerintah Desa Cipeujeuh Kulon sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian.

"Jaman dahulu kita memanfaatkan tenaga kerbau atau sapi untuk membajak sawah, tentu hasilnya tidak terlalu maksimal, diharapkan dengan bantuan traktor yang kami berikan agar berdampak positif pada hasil pertanian tanpa mengenal kondisi, baik musim hujan atau musim panas, selain itu tentunya dengan adanya traktor yang dikelola desa, bisa dimanfaatkan atau di sewakan kepada pihak yang membutuhkan, tentunya dengan biaya yang lebih murah, kami percaya Kuwu Cipeujeuh Kulon, pak Haji Lili mampu menjaga dan memanfaatkan traktor yang ada dengan sebaik mungkin" tuturnya, Kamis, 07/05/2026.

Sementara itu, Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati yang didampingi Analis ketahanan pangan Ahli Muda Dinas ketahanan pangan dan peternakan Propinsi Jawa Barat, Ema Arnianadia, menuturkan adanya acara yang digelar di Desa Cipeujeuh kulon.

"Acara semarak gerakan pangan murah merupakan inisiasi kami sebagai salah satu upaya untuk memberikan keringanan kepada Masyarakat untuk memperoleh sembako dengan harga murah, ditambah pengurangan harga bagi warga yang memiliki tiket yang sudah disediakan panitia. Untuk acara di Ceupeujeh kulon ini ada sebanyak 3500 paket sembako murah diantaranya adalah beras, minyak goreng, daging dan aneka sayuran dan masih banyak lagi, kami berharap apa yang dilakukan saya sebagai wakil Rakyat dan Pemerintah bisa sedikitnya meringankan beban Masyarakat untuk membalikkan sembako murah ditengah mahalnya beberapa produk akibat adanya krisis global" jelasnya.

Usai acara gerakan pasar murah dan penyerahan bantuan dua unit traktor besar, Kuwu Cipeujeuh kulon sangat berterimakasih atas kepedulian wakil Rakyat demi meningkatkan kesejahteraan dan meringankan beban Masyarakat ditengah sulitnya perekonomian.

"Kang Hero merupakan sosok yang sangat peduli dengan kesejahteraan Masyarakat, banyak program yang telah digulirkan beliau, termasuk salah satunya adalah bantuan dua unit traktor dan terealisasinya acara gerakan pangan murah, kami sangat berterimakasih dan penghargaan yang tidak terhingga, semoga segala jerih payah dan sumbangsih beliau mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT" jelasnya.

Lebih lanjut H.Lili yang akrab disapa jiwu menjelaskan, untuk program sembako murah sebanyak 3500 ini di utamakan bagi Masyarakat setempat.

"Semuanya diperuntukan bagi Warga Cipeujeuh kulon, saya tegaskan untuk perangkat desa atau lembaga desa tidak boleh untuk ikut dalam program tersebut, terkecuali jika ada sisa atau kelebihan yang belum dibeli oleh warga, baru perangkat desa diperbolehkan untuk turut membeli paket sembako murah tersebut" pungkasnya. (1c)

7 Mei 2026

FKDC wacanakan pendirian Kafe Inklusif " Camat Lemahabang dukung penuh"

INDOMEDIANEWS - Bertempat di Pendopo Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kelompok difabel dari dua desa, Tuk Karangsuwung dan Lemahabang, menggelar acara diskusi bersama, kamis, 07/05/2026.
Acara yang dihadiri Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati dan ketua FKDC Mujib membahas berbagai agenda , yang salah satunya adalah pendirian Kafe Inklusif.
Tujuan diadakannya pertemuan antara keluarga besar difabel dan pihak kecamatan adalah selain mendiskusikan rencana pendirian kafe inklusif juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas, menciptakan lapangan kerja inklusif, mengurangi stigma terhadap penyandang disabilitas dan mendorong interaksi sosial yang setara di Masyarakat.

Disaat bersamaan, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati secara simbolis menyerahkan bibit pohon mangga kepada perwakilan keluarga besar difabel.

"Kami menyerahkan bibit pohon mangga untuk dimanfaatkan sebaik mungkin, selain itu kami pun senantiasa melakukan edukasi agar saudara difabel kita memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami berbagai tanaman yang bermanfaat bagi peningkatan perekonomian maupun hal lainnya, selain itu, kami mengharapkan agar saudara difabel kita mampu mengembangkan UMKM sesuai dengan kemampuan yang dimiliki" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang narasumber dari FKDC, Dwi Hasri Septianti, menjelaskan adanya rencana pendirian Kafe Inklusif.

"Selain membahas berbagai persoalan yang dihadapi saudara difabel, agenda hari ini adalah mendiskusikusiakan berbagai program yang akan dilaksanakan, salah satunya adalah memanfaatkan lahan yang ada di area kecamatan untuk dijadikan Kafe Inklusif, yang tentunya salah satu tujuannya adalah untuk mengembangkan UMKM yang pengelolaannya atau yang menjadi motor penggeraknya adalah saudara difabel itu sendiri" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan ketua FKDC, Abdul Mujib, yang mengharapkan peran serta difabel mampu meningkatkan perekonomian sesuai dengan keterampilan atau kemampuan yang dimiliki.

"Peningkatan UMKM salah satu tujuan kami untuk mampu meningkatkan perekonomian para difabel, dalam artian mampu berdikari dan mengembangkan potensi yang ada, InsyaAllah dalam waktu dekat rencana untuk mendirikan kafe inklusif bisa terealisasi, kami dari keluarga difabel sangat berterimakasih kepada Ibu Camat yang sangat mendukung berbagai kegiatan yang kami laksanakan, karena tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, tentunya akan sulit dalam mewujudkan apa yang diharapkan, semoga semangat para difabel tetap tinggi dan kesempatan untuk berkarya pun tidak terhalang oleh adanya keterbatasan" jelasnya. (1c)

5 Mei 2026

Jalanan Rusak menjadi pemandangan umum di Kabupaten Cirebon "LSM Kompak soroti kinerja Pemkab"

INDOMEDIANEWS  – Kondisi jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Karangsembung menuai kritik keras dari Ketua LSM Kompak Korbasis Karangsembung Raya, Moch hasyirul falah, S.Sos 
Ia menyebut, kerusakan jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat tersebut sudah sangat memprihatinkan dan dinilai membahayakan pengguna jalan, Selasa ( 05/05/26 ).

“Ini sungguh ironis dan miris. Jalan utama di Karangsembung yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat justru dibiarkan rusak, berlubang, dan bergelombang. Bahkan sudah banyak memakan korban,” tegas Falah.

Menurutnya, kondisi paling parah terlihat di ruas jalan yang berada tepat di depan Pasar Karangsembung. Jalan yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi justru berubah menjadi titik rawan kecelakaan.

Pengendara roda dua terpaksa ekstra hati-hati, bahkan tak jarang memilih menghindari jalur tersebut. Sementara kendaraan roda empat pun harus melaju perlahan karena khawatir mengalami kerusakan, termasuk risiko patah as roda.

Falah menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon terhadap infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, lalu masyarakat bayar pajak untuk apa? Ini bentuk kegagalan pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar,” kritiknya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak menutup mata dan telinga terhadap kondisi yang terjadi di lapangan.
Sebagai bentuk kontrol sosial, LSM Kompak Korbasis Karangsembung Raya menyatakan siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan mendesak perbaikan segera dilakukan.

“Jangan tunggu jatuh korban lebih banyak. Kalau tidak ada langkah konkret, kami akan turun ke jalan,” pungkasnya. (1c)

Warga Lemahabang kulon sambut baik Cek Kesehatan Gratis

INDOMEDIANEWS - Pemerintah Desa Lemahabang kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan Cek kesehatan gratis bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Sindanglaut, Selasa, 05/05/2026.
Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor desa setempat sejak pagi sudah dipadati warga yang ingin memeriksakan diri guna memeriksakan kesehatannya.
Dalam keterangan yang disampaikan Kuwu Lemahabang kulon, Rudiana, pihaknya sangat menyambut baik acara yang diselenggarakan oleh pihak UPTD Puskesmas Sindanglaut.

"Kami sangat menyambut baik digelarnya acara kegiatan foto Rontgen dan cek kesehatan geratis bagi warga Lemahabang kulon, hal ini tentunya sangat membantu dan memberikan pemahaman berapa pentingnya kesehatan, untuk pelaksanaan cek kesehatan lebih dititik beratkan atau sasarannya adalah penderita diabetes melitus, penderita TBC dan balita dengan malnutrisi" tuturnya.

Dari informasi yang diperoleh, bahwa selain warga masyarakat mendapat pelayanan cek kesehatan gratis, juga mendapatkan bingkisan setelah melakukan pemeriksaan.

"Bagi yang telah selesai melakukan pemeriksaan, warga pun akan menerima bingkisan dari pihak Puskesmas, karena kami dari pemerintah desa hanya bersifat sebagai penyedia tempat, namun demikian tentunya kami sangat mendukung adanya program tersebut, bahkan dari data yang kami terima, kurang lebih ada 200 undangan yang telah tersebar melalui para kader dan diberikan langsung pada Masyarakat sekitar, semoga dengan adanya acara tersebut, semakin meningkatkan kesadaran Masyarakat dalam menjalankan hidup sehat dan bersih" pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Lemahabang kulon yang mengikuti acara tersebut, Iis menyampaikan rasa terimakasihnya denga. Adanya acara pemeriksaan cek kesehatan gratis.

"Acara tersebut sangat membantu bagi Masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan, apalagi ada kegiatan foto Rontgen gratis, tentunya sangat mengurangi beban Masyarakat dalam hal pembiayaan, semoga acara seperti ini bisa menjadi acara rutin, atau diagendakan agar Masyarakat semakin terbantu secara perekonomian agar tujuan digagas dengan tema cegah TBC,  lindungi keluarga yang kita sayangi dan obati sampai sembuh bisa terealisasi dengan baik" harapnya. (1c)

4 Mei 2026

Apresiasi Pemerintah Desa Mertapadawetan " mampu benahi dan tingkatkan aset Desa'

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menyelamatkan berbagai aset desa yang selama ini seakan tidak tersentuh, bahkan persoalan tanah yang selama puluhan tahun tidak ada titik temu, saat ini sudah dapat terselesaikan.
Perkembangan Desa Mertapadawetan yang patut diapresiasi adalah tertib administrasi dalam hal penyelamatan aset desa maupun peningkatan lunas pajak bumi bangunan.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR saat ditemui diruang kerjanya.

"Saya sebagai Kuwu menyadari, bahwa belum mampu secara maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap Masyarakat, termasuk memenuhi apa yang diinginkan Masyarakat, namun demikian, dengan keterbatasan yang ada kami pun tetap berupaya untuk memberikan yang terbaik, diantara keberhasilan yang telah kami lakukan selama ini adalah adanya beberapa aset desa, hususnya tanah kas desa yang bisa berimbas pada pendapatan asli Desa, betapa tidak, dengan kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak, saat ini Tanah desa yang semula 34 Hektar,  bertambah menjadi 60 Hektar " tuturnya, Rabu, 29/04/2026.

Lebih lanjut Munif menuturkan, adanya temuan tanah sebanyak kurang lebih 26 Hektar belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya.

"Untuk keberadaan tanah yang telah ditemukan, untuk sementara belum dapat dipergunakan secara maksimal, dikarenakan ada beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi, namun demikian kami terus berkoordinasi dengan beberapa pihak, diantaranya BPN agar keberadaan tanah tersebut dapat diselesaikan secara administrasi" jelasnya.

Keberhasilan lainnya yang mungkin luput dari perhatian adalah peran kolektor BPD dan terselesaikannya tanah warga yang selama puluhan tahun tidak dapat diproses untuk dijadikan sertifikat.

"Kami bangga atas kinerja Kolektor PBB ( pajak bumi bangunan ) karena dalam pemerintahan yang terdahulu belum pernah mencapai angka siginifikan, namun saat ini sudah mencapai target hingga 100 % , bahkan yang membuat kami bangga adalah terselesaikannya persoalan tanah yang ada di sekitaran LPI, kurang lebih 83 bidang, selama puluhan tahun tanah tersebut keabsahannya menggantung, Alkhamdulillah saat ini sudah selesai dan pemilik tanahnya dapat memperosesnya untuk dijadikan sertifikat Hak milik, semua ini tentunya atas kerjasama berbagai pihak dan keseriusan dalam menyelesaikan persoalan, intinya dibalik kekurangan, kami akan terus berupaya untuk berbuat yang terbaik, walaupun akan menghadapi berbagai rintangan, karena apa yang kami lakukan berdampak pada beberapa oknum yang akan merasa dirugikan" pungkasnya.(1c)

Lulusan SMKM Lemahabang siap kerja dan pegang teguh Norma Agama

INDOMEDIANEWS - 565 Siswa SMKM Lemahabang, Kabupaten Cirebon berhasil menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Siswa yang telah digembleng selama kurang lebih tiga tahun.
Keberhasilan para siswa tersebut berkat kerja keras para pendidik SMKM yang penuh semangat dan keikhlasan.
Sebagai tanda penghargaan dan rasa syukur, keluarga besar SMK Muhammadiyah Lemahabang menggelar acara Tasyakuran kelas 12 tahun pelajaran 2025/2026.
Acara yang digelar di aula setempat, dihadiri para pejabat, termasuk Wakil Bupati Cirebon H.Agus Kurniawan Budiman didampingi Kadisnaker  Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto.
Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Cirebon sangat mengapresiasi keberhasilan yang telah dicapai para pendidik dalam membina dan memberikan ilmu pengetahuannya bagi para generasi muda Muhammadiyah.

"SMK Muhammadiyah Lemahabang, merupakan salah satu SMK percontohan yang ada di Kabupaten Cirebon, dimana para lulusannya sudah siap kerja" tuturnya, Senin, 04/05/2026.

Lebih lanjut Wakil Bupati yang akrab disapa Jigus ini menuturkan rasa bangga dan apresianya atas kemajuan dunia pendidikan dibawah panji Muhammadiyah.

"Suatu kebanggaan bagi kami manakala melihat secara langsung keberhasilan yang telah diraih SMKM selama ini,  ini membuktikan bahwa konsep pendidikan yang ada di Muhammadiyah sangat pesat dan mampu bersaing di era globalisasi, hususnya dalam dunia industri"jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan Kadisnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto,menuturkan kesiapan para alumnus SMKM dalam bersaing di dunia industri.

"Saat ini lulusan di Kabupaten Cirebon, Hususnya Sekolah Menengah Kejuruan sebanyak 12.000 dimana tentunya membutuhkan lapangan kerja yang tidak sedikit, oleh karenanya kami telah bekerjasama dengan berbagai pihak agar lapangan kerja yang tersedia semakin banyak, Alkhamdulillah, persentase jumlah pengangguran saat ini semakin berkurang, dan kami akan terus berupaya agar jumlah pengangguran dalam setiap tahunnya semakin berkurang karena tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai" jelasnya.

Sementara itu, Wakasek kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmi Karisson, berterimakasih atas kerjasama para pendidik yang telah berupaya memberikan pendidikan yang terbaik bagi seluruh Siswa, hingga mencapai kelulusan 100 %.

"Untuk Tahun ini sebanyak 565 siswa didik telah berhasil menimba ilmu di SMKM, dimana dari jumlah yang ada tidak semata lulus, namun sudah siap kerja dan bersaing dengan sekolah lainnya" jelasnya.

Lebih lanjut Jimmi menuturkan, dalam acara Tasyakuran kelas 12 tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan.

"Selain bertemu dan silaturahmi dengan wali murid, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai donor darah, servis gratis, pembuatan SKCK hingga bazar, semuanya kami lakukan sebagai wujud syukur dan kebanggaan bagi para siswa yang telah lulus, kami hanya berpesan terus giat dalam belajar dan jaga nama baik almamater dimanapun dan dalam kondisi apapun, selain itu kami mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf kepada semua pihak, hususnya para wali murid, yang mungkin selama kami mendidik para siswa terdapat sesuatu yang kurang berkenan, InsyaAllah, semua lulusan SMKM dapat meraih cita dan harapan dengan tetap berpegang teguh pada norma Agama" tutur Jimmi.(1c)