11 Apr 2026

Halal bihalal pelaku seni Kota/Kab Cirebon "Perbedaan itu indah"

INDOMEDIANEWS - Halal bihalal keluarga besar sanggar seni gita pakuan pimpinan Eman Suherman. 
Dikemas dengan penuh kesederhanaan, acara Halalbihalal sekaligus silaturahmi para pemangku seni tradisional yang bertempat di kediaman Bapak Eman Suherman tersebut diharapkan mampu menjalin tali persaudaraan dibawah panji kebersamaan yang dibalut dalam nuansa daerah, dengan harapan seni tradisional tidak terkikis oleh perkembangan jaman yang begitu pesat perubahannya.
Sanggar seni  Gita Pakuan dibawah pimpinan Bapak Eman Suherman berupaya untuk tetap mempertahankan dan melestarikan keberadaan seni tradisional atau seni daerah warisan para leluhur.
Dalam pemaparannya, Pimpinan Sanggar Seni Gita Pakuan, Eman Suherman, dalam berkesenian jangan sampai menghilangkan adanya perbedaan, karena perbedaan itu harus ada dalam berkesenian agar tercipta simfoni yang yang menyatu.

"Perbedaan itu harus tetap ada, hususnya dalam hal berkesenian, mengapa demikian, karena jika dalam satu pentas seni hanya ada satu alat seni, semisal hanya ada gendang saja atau hanya ada suling saja, tentunya hanya dengan ada satu alat tidak akan menghasilkan simfoni yang asyik untuk dinikmati, maka seni itu akan terdengar syahdu atau asyik untuk didengarkan jika terdapat beberapa alat musik, itulah maksud dari jangan sampai perbedaan itu ditiadakan, karena Allah sendiri telah menciptakan beberapa perbedaan, contoh yang sangat dekat adalah lima jari yang kita miliki posisi dan bentuknya sudah jelas berbeda" jelasnya, Sabtu, 11/04/2026.

Dengan prakata awal tersebut, Eman menjelaskan, Bahwa pelaku Seni jangan sampai terpecah hanya karena adanya perbedaan, baik dalam pemahaman seni maupun hal lainnya.

"Ajang silaturahmi dan Halal bihalal ini merupakan salah satu upaya kita sebagai pelaku seni untuk terus berupaya agar seni tradisional tidak musnah dari peradaban, Alkhamdulillah, dihari yang baik ini, hadir beberapa pelaku seni dan Budayawan dari Kota dan Kabupaten Cirebon, hanya sebagai pengingat, Napak tilas terus dilestarikannya berawal dengan tidak melupakan awal mula keinginan untuk melestarikan seni daerah, dan mengenal sosok seniman jaman dahulu, yaitu keberadaan sosok Abah Soleh yang telah berkesenian dalam bentuk Reog atau angklung sejak tahun 1955, dan kebetulan saya merupakan penerus kedelapan dari sosok Abah Soleh" tuturnya.

Lebih lanjut Eman Menghapkan, dengan diadakannya halal bihalal dan silaturahmi tersebut, selain bertemunya para pelaku seni, juga saling bercerita tentang pengalaman termasuk pemahaman tentang sejarah seni itu sendiri.

"Seni itu perlu dipahami secara menyeluruh, baik awal atau legenda tentang perjalanan terkait sejarah seni itu sendiri, yang tidak kalah pentingnya adalah apa dan bagaimana kita memahami filosofi seni itu sendiri, Alkhamdulillah, melalui ajang Silaturahmi ini kita lebih memahami arti seni daerah yang selama ini terus dilestarikan oleh para pelaku seni, semoga dengan semangat kebersamaan, seni atau tradisi Daerah tidak akan terkikis dan tetap lestari di Negeri tercinta,hususnya untuk seni dan Budaya Cirebon" pungkasnya.(1c)

0 $type={blogger}: