23 Sep 2026

Belajar Korup dari Program Bantuan Pemerintah

Penulis : R.Agus .S

Bantuan pangan berupa penyaluran beras sebanyak 30 Kg per KPM ( keluarga penerima manfaat ) kerapkali menimbulkan berbagai persoalan yang terus berulang, dari mulai pembagian yang tidak merata sampai adanya pungutan berdalih sukarela.
Pemerintah telah menerapkan aturan,  bahwa bantuan pangan berupa beras tersebut diberikan kepada  Masyarakat yang telah terdata dan menerima undangan sebagai penerima bantuan pangan.
Dalam aturan tersebut diantaranya adalah, setiap KPM menerima beras sebanyak 3 Karung atau 30 Kg dan tanpa ada pungutan atau gratis.
Sayangnya, dalam beberapa hasil temuan,  banyak Pemerintah Desa atau Puskesos yang melakukan pembagian tidak semestinya, dimana seharusnya beras yang diberikan sebanyak 3 Karung per penerima yang memiliki surat undangan, ternyata hanya menerima 2 karung, dengan dalih berdasarkan hasil musyawarah, bahwa yang 1 karung diberikan kepada warga yang tidak memiliki undangan.
Selain dari itu, ada juga oknum yang menerima pemberian dari warga penerima dengan nominal yang berpariasi, lagi-lagi berdalih pemberian itu diberikan secara sukarela oleh penerima bantuan.
Tidak berhenti sampai disitu, ternyata tidak sedikit warga yang menerima bantuan beras tersebut malah menjualnya kepada beberapa pihak, dengan berbagai dalih, ada yang mengatakan kualitas berasnya buruk, ada juga yang berdalih karena butuh untuk membeli lauk pauk.
Yang membuat miris adalah, disaat program ketahanan pangan berupa bantuan beras, kerap dimanfaatkan oleh beberapa oknum untuk meraup rupiah, betapa tidak, disaat pembagian beras, masyarakat yang menerima beras harus meggelontorkan rupiah yang nilainya tidak besar, namun memberi pendidikan prilaku korup kelas teri. 
Para penyalur berdalih, warga memberi secara sukarela, dan uang yang diperoleh untuk menunjang operasional.
Sementara dalam setiap penyaluran beras, pemerintah telah memberikan honor sebanyak Rp.3000 per KPM ( keluarga penerima manfaat) jika dalam satu desa ada 1000 KPM, maka honor yang diterima sebesar Rp.3000.000, lantas mengapa masih tetap menerima imbalan dari Masyarakat,seharusnya hal tersebut tidak terjadi, jika kita sama-sama belajar untuk tidak berbuat korup dan membiasakan kesalahan seolah menjadi hal yang biasa .
Dengan adanya hal tersebut, tentunya harus dilakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat dengan melibatkan penegak Hukum, diama salah satunya adalah jika ditemukan warga yang memberikan sesuatu kepada pihak penyalur, maka namanya harus dicoret dari data penerima, begitupun jika ada penyalur yang meminta sesuatu kepada penerima dengan dalih apapun, harus dilakukan penindakan Hukum.
Itulah mungkin salah satu solusi yang harus dilaksanakan, jika dari kedua ketentuan tersebut tidak bisa dilaksanakan, maka akan lebih baik Bansos atau program apapun yang ujungnya menyalahi aturan, akan lebih baik jika ditiadakan.

Siswa RA Al-Usama Japura Bakti kunjungi Polsek Lemahabang

INDOMEDIANEWS - Pengenalan sejak dini terhadap rambu lalulintas perlu ditanamkan kepada siswa didik agar memiliki bekal untuk masa depan guna memahami tentang tata tertib berlalulintas.
Hal ini pula yang dilakukan siswa didik RA Al-Usama Desa Japura bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Bersama para pendidik, sebanyak 50 Siswa RA berkunjung ke Polsek Lemahabang yang ditemui langsung oleh Kanit Lantas Polsek Lemahabang, AKP Djoko.
Menurut keterangan yang disampaikan kepala RA Al-Usama, Siti Aliyah, kedatangan para siswanya merupakan kegiatan edukasi tentang pengenalan rambu lalulintas.

"Selain berwisata, kegiatan tersebut merupakan edukasi kepada para siswa tentang pemahaman rambu lalulintas, hal ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami, agar selain mengetahui tentang rambu lalulintas, siswa pun diharapkan lebih mencintai dan menghormati sosok anggota polri yang senantiasa mengayomi dan melayani Masyarakat " tuturnya, Rabu, 23/09/2026.

Selain memberikan pemahaman tentang rambu lalulintas, para siswa pun diajak berkeliling untuk mengetahui dan mengenal beberapa ruangan yang ada di Polsek, dari mulai ruang lantas hingga ruang tahanan.

Usai acara tersebut, Kanit Lantas Polsek Lemahabang, AKP  Djoko menuturkan, kedatangan para siswa dan pendidik ke Polsek Lemahabang, merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi jajaran kepolisian.

"Ini menandakan bahwa Masyarakat masih mencintai keberadaan polisi, diharapkan dengan adanya kedekatan antara Masyarakat dan polisi mampu meningkatkan nilai kebersamaan yang berdampak pada kesadaran untuk taat aturan, oleh karenanya, dalam kunjungan para siswa RA ini merupakan satu kebanggaan bagi kami, bahwa keberadaan kami masih dicintai, bahkan banyak Anak-anak saat ditanya apa cita-citanya, banyak yang menjawab ingin menjadi Polisi, ini tentunya sesuatu yang sangat membanggakan" tuturnya.(1c)

22 Sep 2026

Wabub Cirebon gagal hadir "warga Perum Terusmiland kecewa"

INDOMEDIANEWS - Peletakan batu pertama pembangunan Musholah Al-Barokah, Blok H.I.J  perumahan Terusmiland Desa Battembat Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, gagal dihadiri wakil Bupati Cirebon, H.Agus Kurniawan Budiman.
Sedianya orang nomor 2 di Kabupaten Cirebon tersebut dijadwalkan akan hadir dalam acara tersebut, namun menjelang acara dimulai, ada informasi bahwa Wabub tidak bisa hadir, hal tersebut disampaikan salah seorang tokoh Masyarakat setempat, Mustamid.A.M, S.Pd, SH,M,H C.LA. C.MD.

"Sebelumnya memang sudah ditetapkan jadwalnya, bahwa beliau ( Wabub-red ) akan hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Musholah Al-Barokah, namun disaat acara akan dimulai, sekitar pukul 12-45 Wib, tiba tiba kami dikabari lewat pesan singkat oleh ajudannya, bahwa Wakil Bupati mendadak ada acara dengan pengurus partai, padahal sebelumnya sudah dipastikan bahwa beliau akan hadir, bahkan sepanduk selamat datangpun sudah terpasang jauh hari di depan jalan menuju proyek pembangunan Musholah" tuturnya, Selasa, 15/09/2026.

Ketidak hadiran orang nomor 2 di Kabupaten tersebut tidak menjadi penghalang untuk terhentinya acara, pelaksanaan peletakan batu pertama terus berjalan sesuai agenda, ini ditandai dengan dilaksanakannya acara yang dihadiri Camat Tengah tani, Hj. Susi Setiawati didampingi Kapolsek Kedaung, Kompol H.Ahmad Nasori dan para tokoh serta Masyarakat setempat, termasuk anggota pejuang siliwangi indonesia bersatu, dibawah komando Ibu Marwah, S.ST.M.M.

Dalam penuturannya, Camat Tengah tani, Hj, Susi Setiawati, mengharap dengan adanya sarana ibadah ini dapat meningkatkan kualitas ibadah dan kegiatan Agama lainnya.

"Selain untuk tempat ibadah, kehadiran Musholah ini bisa dijadikan sebagai tempat untuk bersilaturahmi dan menjalin ukuwah Islamiyah, oleh karenanya kami sangat bangga bisa menjadi salah satu bagian dalam pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan Musholah Al-Barokah ini" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang Masyarakat setempat yang enggan dipublikasikan namanya.

"Sebetulnya kai sangat berharap Bapak Wakil Bupati dapat hadir dalam acara tersebut, sayangnya harapan kami ini tidak terwujud, padahal sejak pukul 10.WIB  bahkan ada yang sejak pagi sudah berkumpul karena ingin bersilaturahmi dengan pak Wabub, dibilang kecewa ya kecewa, tapi mau bilang apa, toh tanpa kehadirannya pun acara tetap bisa dilaksanakan" jelasnya (1c)

16 Sep 2026

Kebersihan lingkungan hanya harapan

Penulis : R.Agus Syaefuddin

Memahami tentang Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap individu. Dengan Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan kita, tetapi juga berdampak positif bagi kelestarian alam dan kehidupan makhluk lain di sekitar kita.

Salah satu alasan utama betapa penting menjaga kebersihan lingkungan sekitar adalah untuk menjaga kesehatan. Lingkungan yang kotor dan tidak terjaga dapat menjadi sarang penyakit dan bakteri berbahaya. Sampah-sampah yang berserakan di sekitar dapat menjadi tempat berkembang biaknya serangga dan hewan pengganggu lainnya yang dapat menyebabkan penyakit. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, kita dapat mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan diri sendiri serta orang-orang di sekitar kita.

Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan juga berdampak positif bagi kelestarian alam. Sampah-sampah plastik dan limbah lainnya dapat mencemari tanah, air, dan udara, sehingga merusak ekosistem alam dan mengancam keberlangsungan hidup flora dan fauna di sekitar kita. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, kita turut berperan dalam menjaga kelestarian alam dan menjaga keberlanjutan ekosistem yang ada.

Tidak hanya itu, menjaga kebersihan lingkungan juga mencerminkan kesadaran dan tanggung jawab kita sebagai warga negara. Dengan membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan sekitar rumah, dan tidak melakukan tindakan vandalisme, kita telah berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan indah untuk semua orang.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan sekitar sangatlah penting. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan kita, tetapi juga berdampak positif bagi kelestarian alam dan memberikan contoh positif bagi generasi mendatang. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan berkelanjutan.

Semuanya akan mampu terwujud dengan adanya kepedulian bersama. Peranserta Masyarakat, Pemerintahan desa hingga pusat harus berjalan beriringan, agar harapan untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat bisa tercapai.
Kegagalan dalam sebuah tujuan biasanya terjadi karena adanya saling menyalahkan, debat kusir dan saling membenarkan argumentasi tanpa adanya solusi pasti dan tindakan kongkrit.

14 Sep 2026

Tanpa Bantuan Pemerintah "Alumnus SDN 1 Sarajaya bangun Panggung seni"

INDOMEDIANEWS -Karena kepedulian tinggi akan perkembangan dunia pendidikan, Alumnus SDN 1 Sarajaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, secara gotong royong dan udunan membangun sarana panggung kreasi anak atau panggung bale Rancage..
Pembangunan panggung tersebut sepenuhnya pembiayannya ditanggung oleh seluruh Alumnus dari berbagai angkatan.
Hal tersebut  disampaikan oleh salah seorang Alumnus SDN 1 Sarajaya, Ade Maryono didampingi Tarno.

"Berawal dari rasa sedih kami saat para siswa tampil atau belajar seni, tempatnya tidak ada, oleh karenanya, kami para Alumnus rempugan atau Musyawarah bagaimana caranya di sekolah kami ini tersedia panggung yang memadai untuk para siswa disaat tampil di berbagai acara, hasil dari musyawarah tersebut, akhirnya kami memutuskan untuk melakukan udunan atau patungan, agar di sekolah ini memiliki panggung yang memadai, Alkhamdulillah semua Alumnus sepakat dan disepakati untuk membangun panggung yang bernama panggung Bale Rancage, semua biayanya ditanggung sepenuhnya oleh para Alumnus, tidak sedikitpun membebani pihak sekolah, saat ini pembangunannya tengah dilaksanakan dengan besaran anggaran yang digunakan sebesar kurang lebih Rp.63.000.000.Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama panggung tersebut bisa diselesaikan " tuturnya.

Senada dituturkan Tarno, yang merasa bangga menjadi salah satu Alumnus SDN 1 Sarajaya.

"Kami semua merasa memiliki, oleh karenanya dengan rasa kebersamaan, demi Anak-anak kami rela udunan agar niat baik ini bisa terealisasi, Alkhamdulillah, saat ini pembangunannya tengah dimulai, yang membuat kami bangga adalah, mereka para alumnus memberikan donasi atau sumbangan yang berbeda, ada yang nyumbang bata, besi, dan material lainnya, inilah yang membuat kami bangga menjadi Alumnus SDN 1 Sarajaya" tuturnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sarajaya, Andi Aggasi menyampaikan rasa terimakasihnya atas peran serta seluruh Alumnus.

"Tentu kami merasa bangga atas peran serta dan kepedulian para Alumnus dalam turut memperhatikan dunia pendidikan, salah satunya dengan dibangunnya panggung Bale Rancage, selama ini memang disaat para siswa pentas atau belajar seni, kami tidak memiliki sarana yang memadai, karena peran Alumnus lah akhirnya saat ini tengah dilaksanakan pembangunan panggung bale Rancage " tuturnya.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan proposal bantuan kepada Dinas terkait untuk penambahan ruang fasilitas atau ruangan baru.

"Kami sudah mengajukan proposal untuk membangun Mushola, ruang kelas dan ruang kantor, namun hingga saat ini belum terealisasi, sementara saat ini kami memiliki siswa didik sebanyak 159 , diharapkan Dinas terkait memperhatikan permohonan kami" pungkasnya. (1c

Ade Tursina "warga desa Sigong " berharap suaminya selamat.

INDOMEDIANEWS - Kesedihan terlihat jelas diwajah Ade Tursina,warga Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Betapa tidak, saat dirinya menerima kabar dari seorang mandor pekerja ( Rahmat) dimana rencananya akan mengerjakan suaminya di salah satu proyek pembangunan di Kalimantan.
Saat itu, Ade menerima kabar dari mandor tersebut, bahwa suaminya yang bernama Yaya Carya, diduga menjadi salah seorang korban tenggelamnya KM Virgo, pada Minggu, 13/09/2026.

Ditemui dirumahnya, Ade Tursina,warga dusun 02 RT 018/005 Desa Sigong, Istri dari Yaya Carya , Kelahiran 10 -05-1968 diduga menjadi salah seorang penumpang kapal yang tenggelam menuturkan kepada media.

"Kemarin, (Minggu-red ) saya mendapat kabar dari rekan Almarhum ( Mandor Rahmat ) yang menjelaskan katanya suami saya menjadi salah satu korban tenggelamnya KM Virgo, dimana rencananya suami saya akan bekerja di Kalimantan" tuturnya, Senin, 14/09/2026.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, semula Suaminya bekerja di jakarta, namun karena adanya ajakan dari temannya, rencananya akan berkerja di Kalimantan.

"Saya sangat sedih, karena suami saya hingga saat ini belum mendapat kepastian, apakah selamat atau bagaimana, kami hanya meminta kepada pihak terkait agar secepatnya memberikan kepastian, apakah memang meninggal atau selamat, karena hingga saat ini belum ada informasi yang pasti, bahkan informasi adanya kecelakaan kapal tenggelam pun saya menerimanya dari mandor Rahmat sekitar pukul 12.30 Wib ( Minggu, 13/09/2026 " jelas ibu dari tiga anak tersebut menjelaskan.

Ade sangat mengharapkan suaminya dapat selamat dari peristiwa tersebut.

"Harapan kami,  suami dan ayah dari Anak-anak bisa selamat, karena beliau merupakan tulang punggung keluarga, beliau sangat bertanggung jawab dan penuh kasih sayang, oleh karenanya apapun yang terjadi kami tetap berharap yang terbaik, kalaupun memang sudah takdirnya harus tiada, kami berusaha ikhlas, itu mungkin jalan terbaik dari yang Maha kuasa, namun demikian kami sangat menanti adanya kabar kepastian dan perhatian dari semua pihak" pungkasnya.

UPDATE KM VIRGO TRANSPORT 8 — Minggu, 13 Sep 2026 | 11:35 WIB
Informasi tenggelamnya KM Virgo.
- Rute: Surabaya → Banjarmasin
- Berangkat: Sabtu 12 Sep ~10.13 WIB
- Hilang kontak: Minggu 13 Sep ~02.00 WITA / 01.00 WIB
- Penyebab: Dihantam cuaca buruk → kapal miring ekstrem, lalu terbalik
- Posisi terakhir: 4°31'51.82"S 114°02'06.88"E — ±80 mil laut dari Banjarmasin (area Masalembo) 
- Total di atas kapal: 243 orang (penumpang + ABK) 
 
Jumlah Korban & Evakuasi — Data Terkini
 
Keterangan Jumlah 
✅ Selamat dievakuasi 115 orang 
❌ Ditemukan meninggal dunia 1 orang
🔍 Masih dalam pencarian ±127 orang 
📝 Masih diverifikasi/diproses 70 orang 
 
Angka masih berkembang — pendataan belum final. Perbedaan angka berasal dari proses verifikasi yang masih berlangsung di lapangan.
Kapal yang membantu evakuasi, hingga berita ini diturunkan pencarian korban masih terus dilakukan. (1c)

keistimewaan Pohon Dangdeur Picung pugur "penanda musim penghujan"

INDOMEDIANEWS - Sejarah merupakan sesuatu yang menjadi ciri keberadaan sebuah wilayah atau tempat yang dipercaya memiliki kekuatan ataupun keistimewaan yang tidak dimiliki oleh wilayah lain.
Salah satu sejarah dan keberadaan tempat yang memiliki keistimewaan adalah Desa Picungpugur, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Desa yang memiliki jumlah penduduk sebanyak kurang lebih 1360 KK, memiliki satu keistimewaan, yaitu adanya tiga pohon berukuran besar yang dikenal dengan nama Dangdeur atau Rangdu Alas.
Konon menurut beberapa cerita, pohon Dangdeur tersebut sudah berusia ratusan tahun dan hingga saat ini masih berdiri kokoh, bahkan diantara tiga pohon besar tersebut, terdapat sebuah makam yang berukuran besar dan dipercaya bahwa makam tersebut adalah makam kuda.
Dari informasi yang diperoleh melalui salah seorang perangkat desa picung pugur, Marsan, bahwa keberadaan Dangdeur dan makam kuda konon memiliki cerita yang istimewa.

"Pohon Dangdeur tersebut memiliki keistimewaan yang konon dipercaya memiliki ciri disaat akan datang musim penghujan, dimana jika akan memasuki musim penghujan, pohon Dangdeur tersebut akan dipenuhi oleh dedaunan yang rimbun, jadi cirilah sangat mudah, apabila dedaunan tersebut sudah sangat rimbun, maka tidak lama lagi musim penghujan akan datang" tuturnya, Senin, 14/09/2026.

Sementara keberadaan makam yang berukuran besar tersebut dipercaya diisi oleh kuda keraton.

"Menurut beberapa cerita orang tua, makam tersebut isinya adalah kuda atau delman yang merupakan tunggangan pangeran Cirebon, bahkan dari beberapa cerita, kerap dalam waktu tertentu terdengar ringkikan suara kuda, karena hal tersebutlah, akhirnya dipercaya bahwa pemakaman tersebut isinya adalah kuda berikut peralatannya" jelasnya.

Pohon Dangdeur yang berukuran besar dan dipenuhi ranting tersebut , tidak pernah menimbulkan sesuatu yang mencelakai warga sekitar.
Dalam artian, walaupun pohonnya besar dan banyak ranting yang menjuntai, jika mana ada ranting yang patah, tidak pernah menjatuhi rumah atau kediaman beberapa orang yang berdekatan dengan pohon tersebut.hal lainnya yang terjadi pada Dangdeur tersebut, hingga saat ini tidak ada yang berani untuk menebangnya, karena disaat akan dilakukan penebangan, dari pohon tersebut akan mengeluarkan getah yang berwarna seperti darah, hingga akhirnya tidak ada seorangpun yang berani untuk menebang pohon tersebut. Wallahua'lam.(1c)

13 Sep 2026

Picung pugur bergemuruh "memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW "

INDOMEDIANEWS -Dibawah terik matahari yang menyinari langit picungpugur, ratusan warga Masyarakat dari berbagai wilayah datang dan memadati pelataran Masjid Al-Huda yang berdampingan dengan kantor pemerintahan Desa Picungpugur, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Kedatangan warga tersebut dalam rangka memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026.
Dalam acara tersebut dimeriahkan pertunjukan musik hadroh yang sengaja didatangkan dari Bandung Jawa-barat.

Antusias warga tersebut sangat terlihat sejak sebelum acara inti dimulai, yaitu ceramah Islamiyah oleh Al-ustadz Muhammad Zarkasih, dari Bandung.

Halaman masjid tidak saja dipenuhi oleh para Muslimin dan Muslimat, namun dipenuhi dengan alunan salawat Nabi dan beberapa alunan irama Hadroh, semakin menambah kemeriahan acara tersebut.

Dalam sambutannya, Kuwu Picungpugur, Saki sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Kami atas nama pribadi dan pemerintah desa picung pugur, mengucapkan beribu terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif hingga terlaksananya acara ini dengan baik, kepada Masyarakat, Panitia, kelembagaan desa dan pihak lainnya yang begitu semangat menjadikan acara ini begitu meriah dan membanggakan, selain itu tentunya kami mohon maaf, jika dalam sambutan maupun hidangan yang disajikan kurang berkenan, InsyaAllah, dengan dilaksanakannya acara memperingati Maulid Nabi ini, semakin meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, dengan salah satunya adalah mentauladani sosok Kanjeng Rosulallah SAW " tuturnya, Minggu, 13/09/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Sekretaris Desa picungpugur, Kosim, usai acara.

"Kami bangga menjadi Masyarakat Picung pugur, berapa tidak, disaat kali kami menyelenggarakan kegiatan keAgamaan, warga sangat antusias saling sokong demi terlaksananya acara, seperti halnya peringatan Maulid Nabi tahun ini, warga picung dari berbagai kalangan saling membantu baik secara materi maupun lainnya, ini menandakan bahwa warga disini sangat menjunjung tinggi nilai kebersamaan, semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, kehidupan warga picung dalam segi Agama akan semakin baik dari yang sudah baik, harapan kami, melalui peringatan Maulid Nabi ini, norma dan kehidupan kita senantiasa mentauladani sosok Kanjeng Rosul" tuturnya. (1c)

Muslimat NU Ranting Sarajaya " Tauladani Sosok Kanjeng Rosul"

INDOMEDIANEWS -Muslimat NU Ranting Sarajaya, Kecamatan Lemahabang,Kabupaten Cirebon, menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Masjid Jami Nurul Iman, Minggu,13/06/2026.

Peringatan Maulid Nabi tersebut dihadiri beberapa unsur , diantaranya, Fatayat NU,Jami'ah Yasin Fadilah, Taqorrup, Jamiah Yasin pajaten, Istiqhisah, Jamiah Baitul Izzah, jamiah Yasin Nurul iman, tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, kelembagaan desa dan beberapa unsur lainnya .

Ketua Muslimat NU Ranting sarajaya, Hj Yuyun Zubaedah Sumarni, menuturkan pentingnya acara Peringatan Maulid Nabi terus dilaksanakan dalam setiap tahunnya.

"Peringatan Maulid Nabi merupakan satu acara keagamaan yang harus kita lestarikan dan junjung tinggi, karena melalui peringatan Maulid Nabi, kita mampu untuk mentauladani sosok Kanjeng Rosul dalam meniti dan menata kehidupan" tuturnya.

Hadir pula dalam acara tersebut sesepuh Ponpes Mansyaul ulum,KH.Hasyim Miftah, perwakilan Pemerintahan Desa, Ade Maryono, BPD, KH  Asnawi, DKM Ust/Ustajah, Muslimin dan Muslimat Desa Sarajaya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini menghadirkan penceramah dari Greged, Kiyai Ahmad Gojali ( Kiyai Cilik )

Dalam ceramahnya, Kiyai Cilik mengharapkan agar semua umat mampu menjadi sosok Manusia yang berakhlakul Karimah.

"Kanjeng Nabi telah memberikan kita banyak pengetahuan dan tuntunan menuju sesuatu yang baik dan diridloi Allah, maka dalam peringatan Maulid Nabi ini diharapkan kita sebagai umatnya agar mampu melaksanakan segala apa yang diwajibkan Allah, dan menjauhi segala larangan Allah, dengan mentauladani Kanjeng Rosul, kita sebagai manusia diharapkan bisa menjadi Umat yang senantiasa diridloi Allah dalam setiap meniti kehidupan, dan jangan hanya semata memeriahkan peringatannya saja, tetapi bagaimana caranya kita menjadi sosok yang berguna bagi Nusa, Bangsa, Agama dan keluarga" tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Pemerintahan Desa Sarajaya, Ade Maryono, mengucapkan rasa bangganya atas terlaksananya acara Peringatan Maulid Nabi yang dihadiri oleh Masyarakat dari berbagai kalangan.

"Masyarakat Sarajaya sangat antusias dalam mengikuti acara Maulid Nabi yang dilaksanakan di Masjid Jami Nurul Iman, semoga dengan adanya peringatan Maulid ini kita mampu memilah dan memilih dalam meniti kehidupan, karena dalam peringatan Maulid ini, banyak hal yang patut kita teladani dari Sosok Kanjeng Rosul, semoga kita semua termasuk hambanya yang kelak akan bersama berada di dalam Surganya Allah" tuturnya.(1c)




10 Sep 2026

Pemeriksaan TB Gratis " Menular tapi dapat disembuhkan"

INDOMEDIANEWS -TB /TBC = Tuberculosis merupakan Penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Masyarakat harus memahami, bahwa TB merupakan penyakit menular yang dapat diobati hingga sembuh.

TB Menular lewat udara. 
Kalau penderita TB batuk, bersin, atau berbicara, bakteri keluar jadi droplet kecil. 
Terhirup orang lain hingga  bisa menular 
Gejala Umum TB Paru yang paling sering
Batuk dalam jangka waktu lama , bisa berdahak atau berdarah.
Demam terjadi  terutama sore/malam hari .
Berkeringat malam sampai bisa membuat baju atau busana basah.
Berat badan turun drastis tanpa sebab.
Nafsu makan turun.
-Nyeri dada, sesak napas.

Kalau TB nya di organ lain = TB ekstra paru. Contoh: tulang, otak, kelenjar. Gejalanya sesuai organnya.

3. Cara pencegahan dan  Pengobatan:
1. Cek ke Puskesmas terdekat, Tes dahak, Rontgen, atau Tes Cepat Molekuler TCM
2. Obatnya gratis, Ada program dari Kemenkes. Namanya OAT = Obat Anti TB. Harus minum rutin 6-9 bulan sampai tuntas. Jangan putus , hingga bakterinya mati total.
3. Pencegahan
 - Tutup mulut pas batuk/bersin
 - Jemur kamar biar kena matahari
 - Ventilasi rumah dibuka
 - Vaksin BCG buat bayi.

Salah satu upaya yang diterapkan pemerintah guna mencegah terjadinya penularan TB dengan melibatkan beberapa Puskesmas yang mengadakan pemerikasaan secara langsung di seluruh Desa, guna mengetahui apakah ada warga atau Masyarakat yang terjangkit TB. 
Hal tersebut dilakukan pula oleh Dinas Kesehatan, dalam hal ini Puskesmas Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Dalam keterangan yang disampaikan Kepala Puskesmas Lemahabang, Dr.Zaenal, kegiatan pemeriksaan TB dilaksanakan diseluruh Desa yang ada di Kecamatan Lemahabang secara bergilir.

"Pemeriksaan tersebut diadakan di desa masing-masing, dimana dalam satu ada 100 warga yang dilakukan pemeriksaan secara gratis, tujuannya agar bisa diketahui, apakah warga tersebut terkena penyakit TB, tertular atau hanya sebatas penyakit biasa, oleh karenanya dengan adanya penjaringan ini diharapkan mampu untuk melakukan pencegahan sekaligus pengobatan bagi warga yang terkena TB, selain melakukan pemeriksaan secara gratis, setiap warga yang telah diperiksa akan diberikan uang kadedeh sebesar Rp.30.000 plus satu nasi kotak, ini bertujuan agar warga mau memeriksakan kesehatannya, khususnya terkait TB, kami beritahukan kepada seluruh Masyarakat, TB itu merupakan penyakit yang dapat menular, tetapi dapat diobati hingga sembuh, dengan catatan segera lakukan pemeriksaan" tuturnya, Kamis, 10/09/2026.

Lebih lanjut Zaenal menuturkan, bahwa pemeriksaan inindilaksanakan secara bergilir.

"Untuk hari ini pemeriksaan dilakukan di 4 Desa, yaitu, Sindanglaut, Leuwidinding, Picungpugur dan desa Tuk karangsuwung, setelahnya akan dilakukan pemeriksaan di beberapa desa lainnya" pungkasnya.(1c

8 Sep 2026

Bumdes Munjul Berkah Raih Penghargaan Performa Terbaik "Berkat kerja keras dan keterbukaan"

INDOMEDIANEWS– Para peternak ayam broiler mitra Ciomas Japfa Group se-Wilayah Cirebon dan Jawa Barat 3 berkumpul dalam acara pertemuan yang digelar di Hotel Aston Cirebon.  

Mengusung tema "Strategi Biosecurity", produk yang pas dan Tata Kelola Bisnis Mitra yang Modern, acara ini menjadi wadah untuk berbagi ilmu dan strategi dalam meningkatkan produktivitas serta keuntungan usaha peternakan.

Dalam pertemuan tersebut, tim dari Ciomas Japfa memberikan presentasi terkait cara beternak ayam yang baik, mulai dari strategi pemeliharaan, penerapan biosecurity, hingga manajemen menjaga kesehatan ternak agar hasil panen tetap optimal dan menguntungkan.

Salah satu sorotan dalam acara ini adalah pemberian apresiasi kepada *Bumdes Munjul Berkah* yang dinobatkan sebagai Bumdes peternak dengan performa terbaik di wilayah Cirebon dan Jawa Barat 3. Pencapaian ini dinilai berkat konsistensi Bumdes Munjul Berkah dalam menerapkan tata kelola kandang modern, disiplin biosecurity, dan manajemen pemeliharaan yang baik.

“Keberhasilan Bumdes Munjul Berkah bisa menjadi contoh bagi mitra lain. Dengan menerapkan strategi yang tepat, beternak ayam broiler tidak hanya sehat, tapi juga bisa memberikan keuntungan berkelanjutan,” ujar perwakilan Ciomas Japfa dalam sambutannya.

Melalui kegiatan ini, Ciomas Japfa Group berharap seluruh mitra dapat terus meningkatkan kualitas budidaya, memperkuat sistem biosecurity, dan membangun bisnis peternakan yang lebih modern serta berdaya saing.

Sementara itu, Direktur BUMdes Munjul Berkah, Iin Rusnaeni, menuturkan keberhasilan yang dicapai berkat kerjasama dan semangat seluruh Anggota atau pengurus BUMdes.

"Semua capaian dan penghargaan yang kami raih berkat kerjasama dan semangat yang tinggi seluruh pengurus BUMdes, tanpa adanya keseriusan dan keinginan untuk maju, mustahil capaian ini kami raih" tuturnya, Selasa, 08/09/2026.

Lebih lanjut Iin menjelaskan, bahwa selama kepengurusan BUMdes , pihaknya semata hanya ingin membangun dan mengembangkan segala potensi yang ada demi terwujudnya sebuah Badan Usaha Desa mumpuni dan berdaya saing.

"Kunci dari keberhasilan yang selama ini tercapai adalah adanya keinginan bersama untuk memajukan dengan mengedepankan keterbukaan informasi yang bisa diketahui oleh seluruh pihak, intinya kami tidak semata mencari kehidupan dari BUMdes, namun bagaimana caranya kehadiran BUMdes ini bisa menjadikan atau meningkatkan kesejahteraan Masyarakat melalui berbagai program yang telah kami laksanakan, dan dengan diraihnya penghargaan tersebut, tentunya akan memicu semangat kami untuk terus mampu berkarya dan mengembangkan BUMdes ke arah yang lebih baik lagi, kamipun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kinerja kami, baik Masyarakat, terlebih Pemerintahan Desa Munjul" pungkasnya.(1c)

Program bantuan beras " Dijual atau Dimakan ?"

Penulis : R.Agus Syaefuddin

Pemerintah pusat menggulirkan berbagai program bantuan sosial bagi Masyarakat kategori miskin.dari mulai BLT ( Bantuan Langsung Tunai ) Hingga ketahanan pangan berupa bantuan beras melalui program Bulog yang didistribusikan oleh pihak Pemerintahan desa kepada Masyarakat atau KPM (keluarga penerima manfaat)
Sayangnya bantuan tersebut tidak sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat yang masuk dalam kategori miskin.
Salah satunya adalah program ketahanan pangan berupa bantuan beras.
Tujuan penyaluran bantuan beras ini adalah agar Masyarakat kelas bawah tidak kesulitan untuk membeli atau memiliki beras.sayangnya, tidak semua beras bantuan tersebut dinikmati oleh para penerima, beberapa alasan mengapa beras tersebut tidak dinikmati secara langsung.
1. Alasan warga tidak mau menikmati atau menjadikannya sebagai salah satu makanan pokok, karena kualitas berasnya rendah, walaupun tertera beras premium, tetapi konon rasanya tidak enak dan baunya sedikit apek.
2. Karena terbentur kebutuhan lainnya, hingga beras bantuan tersebut terpaksa dijual kepada beberapa pengepul.

Hal ini tentunya bertolak belakang dengan fenomena yang terjadi selama bantuan tersebut diberikan, betapa tidak, disaat penyaluran beras dilaksanakan, Masyarakat rela antri sejak pagi di Kantor Desa atau tempat dimana beras tersebut disalurkan, bahkan tidak sedikit warga yang tidak menerima bantuan, melakukan protes kepada pihak penyalur.

Sangat disayangkan, disaat beras bantuan tersebut diterima, banyak diantara warga malah menjualnya kepada beberapa pengepul yang siap menampung beras warga dengan harga yang bervariasi, dari mulai Rp.90.000 per satu karung ( 10 kg ) sampai Rp.100.000 per satu karung ( 10 Kg)

Realita ini terjadi karena adanya dua alasan klasik, yaitu kualitas berasnya yang buruk dan warga lebih membutuhkan uang.

Dalam penyaluran bantuan beras kali ini, setiap KPM akan menerima bantuan sebanyak 3 karung beras ( 30 Kg ) karena banyaknya jumlah bantuan yang diterima, maka Masyarakat berkesimpulan untuk menjual 1 atau 2 karung beras kepada para pengepul.

Dari kesimpulan diatas, saling memanfaatkan terjadi dalam program bantuan beras tersebut.

1. Warga merasa akan lebih baik menjual beras karena kualitasnya kurang bagus, dan hasil penjualannya bisa untuk membeli lauk pauk atau hal lainnya.

2.pengepul bisa membantu warga dengan membeli beras dengan harga murah dan bisa menjualnya lagi jika ada yang membutuhkan, tentunya dengan harga sesuai kebutuhan.

3. Penyaluran beras melalui Puskesos di desa masing-masing, kerap kali memanfaatkan dengan dalih tanpa pungutan namun atas kesadaran warga sendiri memberikan dengan nilai sukarela ( relatif ) antara kisaran Rp.5000 sampai Rp .10.000 per KPM, walaupun ada juga warga atau Masyarakat yang tidak memberi.

Karena banyak pihak yang diuntungkan, maka program bantuan beras tetap berjalan, walaupun banyak dalih kualitasnya buruk.

Masyarakat diuntungkan karena menerima bantuan beras cuma-cuma, kalaupun harus merogoh kocek untuk sekedar ucapan terimakasih, tidak lebih dari Rp.10.000, setelah itu bisa dijual kepada para pengepul dengan harga relatif tinggi , selain itu, penyalur, dalam hal ini Puskesos bisa menerima uang tanda kasih dari warga penerima, dengan nilai tidak seberapa tetapi jika dikalikan bisa mencapai angka lumayan ( jika satu desa ada 1.000 kpm, kalikan Rp.5000 atau Rp.10.000 maka hasilnya sangat menggiurkan).

Dari kejadian tersebut, maka program bantuan beras tetap menguntungkan banyak pihak, terlepas dari mutu atau kualitas yang banyak dikeluhkan. Kita hanya bertanya, apakah program tersebut memang layak atau hanya dijadikan ajang bisnis, karena kualitas beras yang demikian hanya diberikan kepada Masyarakat miskin, sementara konon katanya kualitas beras di Indonesia sangat bagus, bahkan diminati banyak Negara, sementara beras bagi warga miskin kualitasnya sangat jauh dari harapan, apakah beras untuk si miskin ini benar-benar beras produk dalam Negeri, atau beras hasil barter dengan Negara lain, hingga program bantuan ini merupakan permainan bisnis yang sangat menggiurkan, dengan tetap mengedepankan dalih untuk membantu Masyarakat miskin.

Penulis hanya berharap, jika program tersebut hanya menguntungkan sebagian pihak, dan Masyarakat merasa beras yang diterimanya kualitasnya tidak sesuai harapan, maka alangkah baiknya program bantuan beras tersebut dihentikan dan dialihkan ke program pendidikan atau kesehatan.
Jangan sampai, dengan mengatasnamakan Masyarakat miskin, prilaku pungli atau korupsi terus abdi di Nusantara tercinta.mulailah belajar berantas pungli dan korupsi berawal dari diri sendiri.

7 Sep 2026

Sekdes Cipeujeuh kulon Purna Tugas " Kuwu Lantik Sekdes baru"

INDOMEDIANEWS -Pemerintahan Desa, Cipeujeuh Kulon , Kecamatan Lemahabang,  Kabupaten Cirebon, mengadakan pelantikan dan pengambilan sumpah serta alih tugas jabatan perangkat desa setempat.

Ada yang unik sebelum perangkat desa menduduki jabatan yang diemban. Salah satunya, proses magang di balai desa. Hal ini bertujuan, untuk adaptasi terhadap kinerja. Setelah menjalani tahapan tersebut, kemudian  ditempatkan pada kesesuaian kemampuan guna menduduki jabatan yang ada di desa dan secara suprise atau kejutan, perangkat desa tersebut diumumkan saat acara berlangsung. 

Kegiatan yang dihadiri berbagai unsur seperti, petani, lembaga dan perangkat desa, kader PKK, MUI desa, unsur Muspika setempat, berlangsung khidmat dan lancar. Bagi pihak desa yang diutamakan bagi perangkat desa yang baru, kinerja yang baik dan taat aturan.

Kuwu Desa Cipeujeuh Kulon, H Lili Mashuri mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan pelayanan masyarakat. 

"Satu orang yang dilantik karena menggantikan perangkat lama (memasuki purna bakti) sedangkan lainnya alih tugas jabatan," tuturnya, Senin, 07/09/2026.

Wakil ketua FKKC Kabupaten Cirebon ini menjelaskan, dalam melaksanakan roda pemerintahan, khususnya pelayanan, tak lepas dari sinergitas perangkat juga lembaga desa, sehingga terlaksana dengan baik. Selain itu, dalam pembangunan peran serta masyarakat sangat diperlukan, agar sesuai rencana. 

"Pelayanan administrasi kependudukan menjadi tugas utama desa. Maka dengan adanya perangkat desa yang baru ini, diharapkan mampu memberikan pelayanan prima terhadap Masyarakat" jelasnya.

Dirinya  menambahkan,  perangkat desa yang baru agar lebih semangat dalam melaksanakan tugas dan terus belajar, agar tugas yang diembannya lebih maksimal. Selain itu, bersinergi dalam melaksanakan visi dan misi. 

"Jangan malu untuk bertanya, bila ada yang belum mengerti. Agar dalam melaksanakan tugas yang diemban, dapat terlaksana dengan baik, yang terpenting adalah mau belajar dan mau menjadi pelayan warga yang baik" tuturnya 

Dirinya mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak, yang telah berpartisipasi dalam pembangunan. 

"Dengan adanya peran serta masyarakat dalam membangun dan menjaga kondusivitas, roda pemerintahan juga pembangunan desa dapat terlaksana sesuai rencana, kepada perangkat desa yang baru, selamat bertugas dan laksanakan tanggung jawab dengan sebaik mungkin, dan untuk perangkat yang sudah purna, terimakasih atas dedikasi yang diberikan selama berkarya di pemerintah desa Cipeujeuh kulon" pungkasnya.

Sementara itu,vKetua BPD setempat, Hasanudin mengungkapkan, berbagai proses telah dilakukan pihak desa dan selalu koordinasi juga komunikasi dengan BPD. 

"Alhamdulillah, secara aktif komunikasi terus dilaksanakan, agar menghasilkan perangkat desa yang handal dalam melayani masyarakat," ungkapnya.

Usai Acara, Camat Lemahabang , Yuyun Kusumawati mengucapkan selamat pada perangkat desa yang baru dilantik dan laksanakan tugas, dengan sebaik mungkin. 

"Jangan enggan untuk komunikasi dan koordinasi dengan pihak desa juga kecamatan, dalam melaksanakan tugas, seperti yang dituturkan pak Kuwu, jangan malu untuk bertanya dan terus belajar dengan berkomunikasi dengan beberapa senior atau perangkat yang sudah lama bertugas, intinya bekerjalah sesuai tupoksi yang diemban, dan laksanakan tugas juga tanggung jawab sebaik mungkin" jelasnya. (1c)

5 Sep 2026

Sedong Festival " unggulan wisata Cirebon timur"

INDOMEDIANEWS - Ribuan warga Masyarakat Sedong, Kabupaten Cirebon memadati sepanjang jalan Raya Sedong, pada Sabtu,05/09/2026.
Hampir sepanjang jalan, Masyarakat dari berbagai kalangan berduyun duyun menyaksikan kiran budaya Sedong tourism Festival Sedong 2026.
Dalam acara tersebut, dimeriahkan dengan berbagai acara yang menarik perhatian banyak kalangan, dari mulai Karnaval, pentas seni dan kreasi hingga pembagian cinderamata bagi lansia dan yatim piyatu.
Acara yang dipusatkan dihalaman kantor kecamatan Sedong tersebut dipenuhi oleh Masyarakat yang ingin menyaksikan kemeriahan acara Sedong Tourism 2026.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Cirebon, Unsur forkopimcam, Pemerintahan Desa, unsur pendidikan dari tingkat paud hingga perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya,Bupati Cirebon, Imron, sangat mengapresiasi acara yang dilaksanakan seluruh Masyarakat Kecamatan Sedong.

"Ini merupakan sesuatu yang sangat istimewa, karena di Sedong ini bukan saja mampu menampilkan berbagai seni dan kreasi, tetapi antusias seluruh Masyarakat Sedong sangat terlihat jelas hampir sepanjang jalan selama pelaksanaan karnaval , bahkan mampu membuat jalanan macet hingga beberapa kilo meter, yang lebih membanggakan lagi, di Sedong ini banyak sekali para pelaku seni, termasuk adanya beberapa tempat wisata yang patut untuk dikunjungi dan menjadi sesuatu yang membanggakan bagi seluruh Masyarakat Kabupaten Cirebon" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Sedong, Akhmad Sifaa.

"Kami atas nama jajaran forkopimcam dan seluruh pemerintahan desa juga Masyarakat Sedong, menghaturkan terimakasih atas kehadiran Bupati dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Cirebon dalam acara Sedong Tourism 2026, ini menunjukan adanya dukungan dan perhatian Pemkab Cirebon terhadap perkembangan daerah atau Masyarakat Cirebon timur, semoga dengan adanya perhatian dari pihak Pemkab, Keberadaan Sedong semakin dikenal oleh berbagai kalangan, karena selain di Sedong ini banyak terdapat pelaku seni, juga ada 10 tempat wisata yang memang sangat layak untuk dikunjungi, selain itu dengan adanya acara tersebut, diharapkan Sedong akan lebih maju dan berkembang" jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKKC kecamatan Sedong, Agus Syamsah, mengharapkan kedepannya akan banyak acara yang mempu menjadikan Sedong lebih bersinar.

"Kebanggaan bagi kami Masyarakat Sedong, karena mampu menggelar acara yang sangat membanggakan, ini suatu bukti,bahwa sedong penuh dengan potensi, dari mulai kreasi seni hingga wisata alam, semuanya ada di Sedong, semoga kedepannya, Sedong akan lebih berkembang dan dikenal banyak kalangan, hingga wisata yang ada di Sedong mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan menikmati wisata yang ada di Sedong"'tuturnya (1c)

Malam Puncak Peringatan HUT RI ke 81 "Bersatu itu indah"

INDOMEDIANEWS -Dengan tema bersatu itu indah, Warga Kibuyut, Desa Lemahabang kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar malam puncak peringatan HUT RI ke 81 Tahun 2026.
Acara yang dimeriahkan dengan menampilkan Grup Band dan tampilan seni kreasi, mendapat sambutan yang luar biasa dari seluruh warga yang hadir dalam perhelatan tersebut.
Hadir pula dalam acara malam puncak peringatan HUT RI, Kuwu Lemahabang Kulon Rudiana. Dalam sambutannya, Rudiana sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh warga Gang Ki Buyut dengan berbagai tampilan seni dan kreasi Anak Bangsa.

"Kami sangat bangga dan apresiasi kepada seluruh warga Ki Buyut, hususnya panitia pelaksana yang telah berusaha maksimal untuk menampilkan berbagai kreasi dengan melibatkan berbagai usia, dari mulai anak-anak hingga kaum ibu, semuanya berani tampil ke atas pentas dengan berbagai kreasi yang begitu memukau, ini menandakan bahwa warga Ki buyut sangat guyub dan semangat dalam memeriahkan Peringatan HUT RI ke 81, semoga kegiatan positif ini terus lestari dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan, sesuai tema yaitu Bersatu itu indah"tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan salah seorang warga Ki Buyut, Toni.

"Kami bangga menjadi bagian dari warga Kibuyut, selama ini kekompakan dan kebersamaan tetap terpelihara dengan baik, terutama anak-anak mudanya, mereka penuh semangat untuk mewujudkan acara malam puncak peringatan HUT RI Tahun ini, semoga kebersamaan tetap terjaga selamanya, dan generasi mudanya tetap berkiprah dalam berbagai hal yang positif" jelasnya.(1c)

3 Sep 2026

Dua Tahun Berdiri, Museum Topeng Cirebon Kembangkan Jejaring Budaya Internasional

INDOMEDIANEWS  – Museum Topeng Cirebon memasuki usia dua tahun. Momentum tersebut diperingati melalui syukuran yang dihadiri Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Rabu (2/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas perjalanan Museum Topeng Cirebon yang hingga kini terus berkembang. Menurutnya, usia dua tahun mungkin terbilang singkat, namun menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah ruang kebudayaan untuk terus tumbuh sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi kepada masyarakat.

"Dua tahun mungkin terlihat singkat, tetapi bagi sebuah ruang kebudayaan, dua tahun merupakan bagian penting dari perjalanan untuk terus tumbuh dan memperkenalkan kekayaan tradisi kita," ujar Wali Kota.

Ia mengatakan, Cirebon tidak hanya memiliki sejarah yang panjang, tetapi juga kekayaan seni dan budaya yang beragam. Salah satunya adalah seni topeng Cirebon yang telah menjadi bagian dari identitas budaya daerah.

Bagi Wali Kota, topeng tidak sebatas benda seni yang memiliki nilai estetika. Di balik setiap bentuk dan karakter topeng terdapat cerita, filosofi, karakter, serta nilai kehidupan yang menggambarkan perjalanan panjang budaya Cirebon yang diwariskan secara turun-temurun.

"Topeng bukan sekadar benda seni. Di dalamnya ada cerita, karakter, filosofi, nilai-nilai kehidupan, dan perjalanan panjang budaya Cirebon yang diwariskan dari generasi ke generasi," katanya.

Karena itu, keberadaan Museum Topeng Cirebon dinilai memiliki arti penting. Museum diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dan memamerkan koleksi, tetapi juga menjadi ruang belajar, berdiskusi, berkreasi, serta mengenal kembali akar budaya Cirebon.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada para seniman, budayawan, pengelola museum, komunitas, serta seluruh pihak yang selama ini ikut menjaga keberlangsungan seni dan tradisi Cirebon.

"Pemerintah Kota Cirebon tentu berharap Museum Topeng Cirebon terus berkembang dan semakin dikenal, bukan hanya oleh masyarakat Cirebon, tetapi juga oleh masyarakat dari berbagai daerah, bahkan wisatawan mancanegara," tuturnya.

Ia menegaskan, museum perlu menjadi ruang budaya yang hidup. Artinya, masyarakat tidak hanya datang untuk melihat koleksi, tetapi juga mendapatkan pengalaman, pengetahuan, dan inspirasi.

Terlebih di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan semua pihak. Generasi muda, kata Wali Kota, perlu diberikan ruang untuk mengenal dan mencintai budaya daerah, sekaligus diberi kesempatan untuk mengembangkannya dengan cara yang sesuai dengan perkembangan zaman.

"Saya percaya, budaya yang terus diperkenalkan dan diwariskan tidak akan pernah kehilangan tempat. Justru ketika dikelola dengan baik dan dikemas secara kreatif, budaya dapat menjadi kekuatan bagi daerah, termasuk dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon Agus Sukmajaya mengungkapkan, Museum Topeng Cirebon merupakan museum pertama milik Pemerintah Daerah Kota Cirebon. Museum tersebut resmi berdiri pada 2 September 2024 dan kini telah memasuki tahun kedua.

Selama ini, lanjut Agus, seni topeng Cirebon kerap hanya dikenal melalui lima wanda utama, yakni Panji, Rumyang, Tumenggung, Kelana, dan Samba.

Padahal, kekayaan karakter topeng Cirebon jauh lebih luas. Salah satunya berkaitan dengan tradisi wayang wong Cirebon yang memiliki ciri khas berbeda dengan tradisi wayang wong di sejumlah daerah di Pulau Jawa.

"Kalau di daerah lain wayang wong menggunakan orang yang wajahnya dirias atau dilukis sesuai karakter. Di Cirebon, wayang wong menggunakan topeng sebagai representasi karakter. Setelah diinventarisasi, ternyata karakter topeng Cirebon jumlahnya lebih dari 750," ungkapnya.

Kekayaan tersebut, kata Agus, menunjukkan bahwa topeng Cirebon memiliki potensi yang sangat besar untuk terus dikaji, dikenalkan, dan dikembangkan. Cerita-cerita pewayangan yang selama ini dikenal melalui wayang kulit di sejumlah daerah, di Cirebon juga hadir dalam bentuk karakter topeng.

Saat pertama kali diresmikan, Museum Topeng Cirebon memiliki sekitar 130 koleksi, yang terdiri atas 100 replika wayang wong serta koleksi topeng lama dari keluarga Nani dan Subrata.

Jumlah tersebut kemudian bertambah signifikan pada tahun berikutnya. Museum mendapatkan hibah sekitar 500 koleksi topeng dari keluarga Nani Taufik yang turut memperkaya koleksi museum.

Selain bangunan utama yang menyimpan koleksi topeng Cirebon, saat ini terdapat pula bangunan Narada yang menjadi bagian dari pengembangan museum. Bangunan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum Iman Taufik, dengan membawa koleksi workshop dan galeri miliknya dari Kuningan ke Cirebon.

"Dalam satu tahun kita mendapatkan tambahan sekitar 500 koleksi. Ini menunjukkan bahwa museum terus berkembang, bukan hanya dari sisi jumlah koleksi, tetapi juga dari sisi cerita dan pengetahuan yang bisa kita sampaikan kepada masyarakat," katanya.

Memasuki tahun kedua, Disbudpar Kota Cirebon mulai menyiapkan langkah yang lebih besar. Tidak hanya memperkuat posisi Museum Topeng Cirebon sebagai pusat pelestarian budaya lokal, tetapi juga membuka peluang untuk menjadikannya sebagai museum topeng berjejaring internasional.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pelaksanaan Cirebon Mask Festival pada November mendatang. Festival tersebut dirancang dengan menghadirkan delegasi dari sejumlah negara.

Agus menyebutkan, hingga saat ini sudah ada beberapa negara yang mengonfirmasi keikutsertaan, di antaranya Korea Selatan, Malaysia, Myanmar, dan Singapura. Para delegasi nantinya tidak hanya tampil dalam festival, tetapi juga direncanakan menyerahkan topeng dari negara masing-masing sebagai hibah kepada Pemerintah Kota Cirebon.

"Kami ingin Museum Topeng Cirebon ke depan tidak hanya berbicara tentang koleksi topeng Cirebon, tetapi bisa berkembang menjadi museum topeng internasional. Melalui Cirebon Mask Festival, kami berharap ada pertukaran budaya sekaligus penambahan koleksi dari berbagai negara,” kata Agus.

Menurutnya, konsep tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Jika ke depan semakin banyak negara yang terlibat dalam festival, koleksi internasional Museum Topeng Cirebon juga berpotensi terus bertambah.

Di sisi lain, keberadaan museum juga mulai menunjukkan minat masyarakat. Dalam dua tahun, tercatat lebih dari 18.000 kunjungan ke Museum Topeng Cirebon.

Agus menilai angka tersebut menunjukkan bahwa museum memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Kota Cirebon.

Ke depan, Disbudpar juga menyiapkan pengembangan program pertunjukan rutin di kawasan museum. Rencana tersebut tengah dijajaki bersama sejumlah mitra, termasuk Yayasan Prima Ardhiantana dan Politeknik Pariwisata.

"Pertunjukan rutin diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung sekaligus memperkuat keterkaitan antara museum, seni pertunjukan, dan pariwisata," pungkasnya (1c)

Bantuan Traktor diharapkan mampu meningkatkan kinerja Kelompok Tani Si Watu

INDOMEDIANEWS -Kelompok tani Si watu, Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, memperoleh bantuan satu unit Traktor dari Anggota DPRD RI , Rokhim Dahuri.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan geliat petani di Desa Mertapadawetan akan semakin meningkat.
Ketua Kelompok Tani Si Watu, Aan Subhan Setiawan, menyambut baik dan berterimakasih atas adanya bantuan traktor tersebut.

"Sudah lama memang kami mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah untuk memiliki sarana penunjang pertanian, Alkhamdulillah, saat ini keinginan kami itu tercapai dengan diperolehnya bantuan berupa satu unit Traktor dari Anggota DPR RI Bapak Rokhim Dahuri, dengan telah adanya bantuan tersebut, tentunya menambah semangat kami semakin tinggi untuk bagaimana caranya pertanian di Desa kami semakin berkembang"tuturnya, Kamis, 03/09/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dengan adanya traktor tersebut tentunya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh petani yang ada di Mertapadawetan.

"Petani yang ada di Mertapadawetan, yang tergabung dalam kelompok tani, bisa memanfaatkan fasilitas yang ada,semisal mau menggunakan atau memakai traktor, yang penting kita sama-sama merawat agar traktor tersebut bisa awet dan bertahan lama" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR sangat berterimakasih atas adanya perhatian dan bantuan terhadap keberlangsungan para petani.

"Traktor yang telah diterima oleh kelompok Tani Si Watu, tentunya sangat diharapkan bisa dipergunakan sebaik mungkin, dan kami yakin, keberadaan kelompok tani di Desa Mertapadawetan akan mampu mengembangkan sektor pertanian yang ada, terlebih ditunjuang oleh sarana yang tersedia saat ini dirasa sangat memadai, oleh karenanya, kami atas nama Pemerintah Desa mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan, semoga bantuan tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin" jelasnya.(1c)

2 Sep 2026

Tidak berdosa jika MBG ditiadakan !

Penulis : R.Agus Syaefuddin

516 santri di Sidoarjo diduga keracunan MBG.
Sepertinya tiada henti kasus keracunan akibat program MBG ( makan bergizi keracunan ) ada pertanyaan yang tentunya terus dipertanyakan tanpa kepastian, mengapa program yang bertujuan untuk meningkatkan mutu kesehatan Anak Bangsa, justru kerap terjadi keracunan.
Sudah saatnya hati nurani kita dikedepankan, tidak semata mempertahankan sesuatu yang jelas banyak menimbulkan persoalan.
Tidak mudah memang untuk menghentikan sesuatu yang sifatnya menguntungkan segelintir orang atau golongan, karena keuntungan bagi pemilik SPPG sangat menggiurkan. Jika dibandingkan dengan membuka usaha lainnya, usaha pendirian SPPG sudah dipastikan menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit dan tidak akan mengenal kata rugi apalagi bangkrut.
Dalih yang selalu menjadi andalan adalah dengan hadirnya program MBG berapa tenaga kerja yang bisa dilibatkan, berapa hasil bumi yang bisa dikembangkan dan berapa banyak petani atau pemilik usaha mikro yang bisa menikmati keuntungan dari hadirnya program MBG.
Dalih itu lah yang selalu menjadi andalan dan alasan mengapa MBG harus tetap dipertahankan, sementara beberapa kasus dari mulai keracunan hingga korupsi terus ada dalam program tersebut.
Jika saja kita mau mengedepankan kebenaran tanpa harus malu untuk mengakui adanya kesalahan, mungkin tidak ada salahnya jika program yang tujuan awalnya baik, namun pada kenyataannya banyak menimbulkan persoalan, dihentikan dan tidak lagi dijadikan ajang perdebatan.
Rakyat sudah tahu dan mengerti, bahwa kesalahan program MBG ini bukan kesalahan Presiden, namun kesalahan terjadi karena banyak pelaku yang hanya mengedepankan keuntungan tanpa mempedulikan nasib Anak Bangsa.
Presiden sudah sangat baik dan memberikan perhatian lebih kepada Generasi Muda agar bisa makan dengan nilai gizi yang sesuai, namun nyatanya program tersebut malah dijadikan ajang untuk memperkaya seseorang atau segolongan orang, hingga membuat si kaya semakin kaya dan si miskin selalu yang dijadikan alasan atau dalih.
Beberapa waktu lalu, kita seluruh Bangsa Indonesia meneriakan semboyan kemerdekaan dengan cara memperingati HUT RI ke 81, kado manis sudah di pertontonkan dengan berbagai kemajuan yang ada di Negeri ini.
Namun dari sekian banyak keberhasilan, ada sesuatu yang dianggap gagal namun terus dipertahankan, yaitu MBG.
Ironisnya, jika ada pelaku atau pemilik SPPG yang gagal menjalankan SOP hingga terjadi keracunan dan hal lainnya, Pemerintah dengan mudahnya mengeluarkan tindakan berupa penghentian atau pemecatan.
Hal tersebut dirasa tidak akan menyelesaikan persoalan, jika solusinya hanya berupa pemecatan atau penghentian pengoperasian SPPG.
Solusi yang terbaik, agar Anak Bangsa ini tidak selalu dijadikan alasan demi pemenuhan gizi, yang pada kenyataannya tidak seperti yang diharapkan, maka penghentian program Makan Bergizi Gratis , merupakan solusi tepat dan keputusan terbaik.jangan lagi ada istilah demi meningkatkan mutu kesehatan, sementara yang terjadi hanya meningkatkan keuntungan bagi seseorang atau golongan.
Bukan sesuatu kesalahan dan dosa besar jika MBG ini dihentikan,justru akan menjadi dosa besar, jika kesalahan selalu dianggap sebuah kebenaran.

Gegara Judol "80 Warga Panongan dicoret sebagai penerima Bansos"

INDOMEDIANEWS- Pemerintah pusat menggulirkan berbagai program bantuan sosial yang bertujuan untuk meringankan beban Masyarakat.
Salah satunya yang saat ini tengah dilaksanakan, yaitu penyaluran program ketahanan pangan berupa beras sebanyak 30 Kg per KPM ( Keluarga Penerima Manfaat ).
Program tersebut tentunya disambut baik oleh kalangan Masyarakat kelas bawah, walaupun terkadang ada beberapa Masyarakat kelas menengah yang tetap menerimanya.
Hal ini dikarenakan adanya persoalan yang hingga saat ini belum dapat diselesaikan sepenuhnya, yaitu terkait kesalahan data hingga terjadi istilah bantuan tidak tepat sasaran.
Yang mirisnya lagi setelah adanya sistem Desil, dimana pada kenyataannya masih banyak kesalahan data yang membuat warga yang seharusnya berhak menerima bantuan malah hanya bisa menghela nafas karena masuk dalam Desil besar.

Hal ini pula yang dikeluhkan Kuwu Panongan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Haerudin.
Dirinya menjelaskan dengan adanya Desil ternyata datanya tidak sesuai fakta.

"Kami tidak mengerti dengan adanya pendataan yang timbul karena Desil, toh pada kenyataannya banyak warga kami yang seharusnya menerima bansos malah tidak menerima karena terkendala Desil, seperti halnya program ketahanan pangan berupa bantuan beras, salah seorang warga kami yang kondisinya sangat memperihatinkan malah tidak mendapat bantuan sosial karena Desilnya tinggi, jadi saya sendiri bingung data ini sebenarnya diperoleh berdasarkan apa" tuturnya, Selasa,01/09/2026.

Untuk saat ini, warga penerima bantuan program ketahanan pangan berupa beras di desa Panongan sebanyak 995 KPM.

"995 KPM didesa kami menerima penyaluran program ketahanan pangan, sayangnya ada beberapa kami yang namanya harus di coret sebagai penerima Bansos gegara tersangkut Judol, karena salah satu prasyarat menerima bantuan adalah tidak tersangkut Judol, yang membuat hati kami miris, ternyata jumlah warga kami yang tersangkut Judol mencapai angka 80 Orang, ini tentu sangat menyedihkan, banyak warga yang mempersoalkan, namun kami tidak dapat berbuat banyak, karena ketentuannya memang demikian adanya, namun demikian kami terus memberi pemahaman bagi warga Masyarakat yang namanya tercoret gegara Judol untuk melakukan pengajuan ulang dengan syarat tidak akan mengulangi perbuatan lagi, selain itu, sebagai catatan, kami menginginkan pendataan apapun bentuknya harus sesuai dengan fakta, jangan sampai istilah tidak tepat sasaran ini tetap ada yang dampaknya Hak warga menjadi tidak jelas" jelasnya.
Terlepas dari kekurangan dan kelebihan akan adanya sebuah program, Pemdes Panongan mengucapkan terimakasih atas bantuan sosial yang di berikan oleh Pemerintah.

"Kami atas nama pemerintahan Desa Panongan menghaturkan rasa terimakasih atas segala program Pemerintah yang diberikan kepada Masyarakat, semoga kedepannya program atau bansos yang disalurkan akan lebih baik dalam segi pendataan, agar tidak ada lagi istilah salah sasaran"pungkasnya.(1c)

1 Sep 2026

Rusak parah jalan diperlintasan KA " Pengguna jalan menuntut HAK"

INDOMEDIANEWS - masyarakat pengguna kendaraan yang melintasi jalan Cipeujeuh, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, hususnya yang melintasi rel perlintasan kereta api, mengeluh karena jalan disekitar pintu penutup rel yang kondisinya sangat membahayakan bagi para pengguna kendaraan, terlebih roda dua.
Kerusakan jalan di area perlintasan tersebut sudah lama rusak dan berlubang , terkesan adanya pembiaran, walaupun di area tersebut terlihat jelas tumpukan batu koral yang hanya menumpuk seolah sebagai hiasan semata.
Dengan kondisi tersebut, membuat beberapa warga pengguna jalan dan tokoh Masyarakat meminta agar segera dilakukan perbaikan.

Salah seorang warga pengguna kendaraan yang setiap harinya melintas di area tersebut, yanto, menuturkan keluhannya.

"Di sekitar perlintasan atau penutupan pintu kereta api ini kondisi jalanannya sangat membahayakan para pengguna jalan, terlebih dipagi hari, di jam -jam sekolah dan perkantoran, sudah dipastikan jalanan ini padat oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, pada jam -jam itulah sudah dipastikan menimbulkan kemacetan dan antrian panjang kendaraan, karena para pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh akibat menghindari jalan berlobang dan bergelombang, dan hal ini sudah terjadi sejak lama" tuturnya, Selasa, 01/09/2026.

Dirinya mengharapkan adanya perhatian dari Dinas yang terkait agar kondisi jalan yang rusak ini segera dilakukan perbaikan.

"Kami sih sangat mengharap, jangan menunggu jatuhnya korban dulu baru diperbaiki, masa sih untuk membuat kenyamanan dalam berkendara saja Masyarakat tidak mendapatkan haknya, kami hanya meminta kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan atau pengguna kendaraan diperhatikan" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan warga sekitar yang enggan dipublikasikan identitasnya.

"Sudah banyak pengguna kendaraan roda dua yang terjatuh kang, karena memang jalan disekitar perlintasan ini kondisinya sangat membahayakan, akang lihat sendiri, jalan berlobang ini kedalamannya mungkin lebih dari 15 bahkan 20 cm, makanya setiap kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati, apalagi kalau pas kereta mau melintas, sudah dipastikan pintu kereta ditutup dengan waktu yang cukup, dan pasti menimbulkan antrian panjang kendaraan, setelah pintu dibuka, banyak kendaraan yang saling ingin mendahului, disaat itulah konsentrasi harus ekstra, karena kalau tidak bisa terjerembab disebabkan jalan dengan lobang yang lumayan dalam" jelasnya.(1c)