12 Agu 2026

Kuwu Kendal " Perangkat tidak taat aturan silahkan mengundurkan diri "

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, berupaya untuk melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan kinerja jajaran perangkat desa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai tupoksi yang diemban.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Kendal, Taufiq Hidayat, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa,11/08/2026.

"Saat ini saya mengemban amanat untuk memimpin di desa Kendal, oleh karenanya saya mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai seorang kuwu, dalam hal ini menata dan melaksanakan pembenahan, termasuk penertiban administrasi dan memaksimalkan kinerja jajaran perangkat desa" tuturnya.

Dirinya mengharapkan dan mewajibkan kepada seluruh jajaran perangkat desa untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, baik itu pengadministrasian maupun masuk dan keluar kantor sesuai aturan.

"Perangkat desa itu memiliki tanggung jawab dan kewajiban sesuai jabatan yang diemban, selain itu perlu mematuhi aturan kinerja, karena kita ini digajih oleh Pemerintah, maka sudah sepatutnya aturan yang telah ditetapkan harus dipatuhi, salah satu contoh dalam jam kerja, ketentuannya sudah jelas, jam berapa masuk kantor dan jam berapa pulang kantor, jika ada perangkat yang tidak mematuhinya, maka silahkan untuk mengundurkan diri, ini kami lakukan semata untuk melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik, jika perangkat mematuhinya, maka tidak ada alasan untuk kami melakukan tindakan, sangsi ini hanya diberlakukan bagi perangkat desa yang tidak mau mematuhi aturan yang ditetapkan, semuanya semata demi meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat, semoga apa yang saya terapkan ini bisa dijadikan motifasi dan memecut semangat kerja yang maksimal" pungkasnya.(1c)

11 Agu 2026

Rumah Ludes terbakar "Warga Sigong minta perhatian Pemerintah '

INDOMEDIANEWS - Kesedihan terlihat jelas diwajah pria kelahiran 1968 ( Rasim) suami dari Illah Hasilah ( 52 Tahun ) pasangan suami yang merupakan warga Blok Anjun, RT 28/08 Desa Sarajaya , Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Betapa tidak, pasangan suami istri ini harus menanggung kesedihan karena rumah tinggalnya ludes dilalap si jago merah, pada Rabu pagi , sekitar pukul 03.00 WIB, 5 Agustus 2026.

Saat ditemui di kediamannya yang hangus terbakar, Rasim menuturkan terkait peristiwa terbakarnya rumah yang selama ini didiaminya.

" Kebakaran itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 03.00, diduga api berasal dari kamar belakang yang dijadikan gudang penyimpanan barang, mungkin karena adanya kosleting listrik, yang mengakibatkan terjadinya percikan api, dan percikan tersebut mengenai kasur yang berada tepat dibawah lampu yang koslet, akhirnya mengeluarkan api hingga semakin membesar dan mengakibatkan terbakarnya rumah kami " jelasnya.Selasa,11/08/2026

Bahkan dari keterangan yang disampaikan, hampir seluruh barang yang ada ludes terbakar.

"Semuanya ludes terbakar kang, dari mulai sertifikat rumah hingga barang elektronik , hanya satu unit motor yang dapat diselamatkan, bahkan KTP anak dan surat surat lainnyapun ikut terbakar, namun demikian kami tetap bersyukur, karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kami kehilangan harta benda, oleh karenanya, kami mohon bantuannya dari pemerintah, untuk bisa meringankan beban kami, agar rumah yang terbakar bisa kami perbaiki kembali" lanjutnya.

Pria yang mengais rejeki di kantin SMKM ini mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak Muhammadiyah, dalam hal ini pak Hadi.

" Kami dan keluarga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pak Hadi, ini sangat membantu , bahkan setiap hari pak Hadi selalu menelpon kami dan menanyakan tentang keadaan kami, beliau selalu memberi semangat, dan menegaskan agar rumah yang terbakar segera dilakukan perbaikan, InsyaAalh pasti ada jalan , karena dibalik musibah pasti ada hikmahnya, itu kata beliau" tuturnya.

Sementara itu, Kasatgas Desa Sigong, Mulyadi yang datang dilokasi, menegaskan, bahwa pihak desa telah berupaya berkomunikasi dengan berbagai pihak agar dapat memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya terbakar.

"Kami dari Pemerintah Desa Sigong sudah berkomunikasi dan melayangkan surat kepada Dinsos, Baznas dan pihak lainnya, InsyaAllah, apa yang kami lakukan akan menghasilkan sesuatu yang memang diperlukan bagi warga yang terkena musibah, bahkan dari Dinsos sendiri sudah turun kelapangan dan melihat sendiri kondisi rumah yang terbakar ini ' jelasnya. (1c)

10 Agu 2026

Camat Astanajapura "Tanamkan rasa cinta Tanah Air "

INDOMEDIANEWS -Lomba gerak jalan tingkat SD sederajat dilaksanakan jajaran pemerintahan kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Lomba gerak jalan tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke 81 Tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Camat Astanajapura, Deni Syafrudin menuturkan pentingnya menanamkan cinta tanah air, salah satunya melalui peringatan HUT RI.

"Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan peringatan HUT RI ke 81, melalui momen gerak jalan yang diikuti oleh 101 peserta dari tingkat SD,SMP, SMA sederajat sekecamatan Astanajapura diharapkan mampu meningkatkan rasa cinta tanah air dan menjalin persatuan kesatuan demi Nusantara, dalam perlombaan ini bukan juara atau kemenangan yang diutamakan, namun rasa kebersamaan dan peranserta yang menjadi utama" jelasnya.Senin, 10/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, sebagai generasi muda diwajibkan untuk mencintai Tanah Air sepenuh hati 

"Rasa cinta tanah air dan menghargai jasa para pejuang kemerdekaan harus tetap tertanam dalam jiwa raga, ditengah perkembangan zaman, jangan sampai kultur dan tradisi kita sebagai anak Bangsa terkikis dengan dalih moderenisasi, karena pada hakekatnya, kita adalah sebagai Bangsa besar, yang senantiasa menghargai dan menghormati seluruh jasa dan perjuangan para pejuang dan pendiri Bangsa, yang rela berkorban jiwa raga demi Kemerdekaan Republik Indonesia" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta lomba gerak jalan dari MI-Alhikmah, Fauziyyah, menuturkan rasa senangnya karena tahun ini dirinya bisa turut memeriahkan HUT RI dengan menjadi peserta lomba gerak jalan.

"Senang dang bangga, karena tahun ini merupakan kali pertama saya bisa menjadi peserta lomba gerak jalan, semoga tahun kedepannya kegiatan ini akan semakin semarak lagi" harapnya.(1c)

7 Agu 2026

Antisipasi banjir "Aliran Sungai Singaraja Japura bakti " mulai normalisasi

INDOMEDIANEWS -Salah satu upaya meminimalisir terjadinya banjir disaat musim penghujan, aliran sungai singa raja yang berlokasi di dusun 3, Desa Japura Bakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, mulai dilakukan normalisasi.
Upaya tersebut dilakukan, karena disetiap kali datang musim penghujan, desa Japura Bakti kerap dilanda banjir hingga banyak merendam rumah penduduk.
Dengan adanya normalisasi diharapkan banjir yang menjadi langganan di Desa Japura Bakti bisa diminimalisir.
Hal ini disampaikan Kuwu Japura Bakti, Haerudin, saat ditemui dikantornya, Jum'at, 07/08/2026.

"Mudah-mudahan setelah adanya normalisasi sungai ini, setidaknya bisa meminimalisir terjadinya banjir " tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, setelah dilakukan normalisasi, diharapkan kesadaran Masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan bisa lebih ditingkatkan.

"Yang terpenting Masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan sama - sama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, karena apapun upaya yang dilakukan, jika kesadaran Masyarakatnya dalam menjaga lingkungan masih rendah, maka dampaknya tidak akan maksimal, oleh karenanya, mari kita bersama-sama merawat dan menjaga Desa Japura Bakti agar terus membaik dan lebih baik lagi, bukan hanya sebatas menjaga kebersihan lingkungan, namun kondusifitas dan kebersamaan harus tetap terjaga, intinya kami akan terus berupaya melakukan hal terbaik demi perkembangan dan kemajuan Desa Japura Bakti" pungkasnya. (1c)

6 Agu 2026

Perhatian Pemkab Cirebon disambut baik warga Munjul

INDOMEDIANEWS -Akibat Hujan angin yang terjadi pada awal tahun 2026, rumah salah seorang warga Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Roboh.
Kejadian tersebut mengundang perhatian pemerintah  Kabupaten Cirebon.
Sebagai wujud perhatian tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon, melalui PMI ( Palang Merah Indonesia ),  kecamatan Astanajapura dan pemerintahan Desa Munjul, melakukan bantuan perbaikan rumah milik Lisna Saadah yang berlokasi di blok pesantren, Desa Munjul .

Dalam keterangannya, Kuwu Munjul, Chaerudin, mengucapkan rasa terimakasih atas perhatian dan bantuan dari pihak Pemda Cirebon, dalam hal ini PMI.

"Kami dari pemerintahan Desa Munjul menghaturkan rasa terimakasih kepada beberapa pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuannya atas peristiwa robohnya rumah milik Ibu Lisna Saadah, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban dan bisa memiliki rumah yang layak, kepada Ibu Sri Heviyana dari PMI Kabupaten Cirebon, Bapak Deni Syafrudin , Camat Astanajapura dan pihak-pihak lainnya yang telah memberikan bantuan baik berupa materi maupun lainnya" tuturnya, Kamis, 06/08/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Astanajapura, Deni Syafrudin.

"Kami mewakili Pemerintahan Kabupaten Cirebon, tentunya akan berupa semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian kepada seluruh warga Masyarakat dalam hal apapun, termasuk salah satunya adalah yang tengah kami laksanakan, yaitu memberikan bantuan berupa rehab rumah salah seorang warga Munjul yang rumahnya roboh akibat hujan deras yang terjadi pada awal tahun 2026, semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan minimalnya bisa sedikit meringankan beban warga untuk kembali memiliki rumah yang layak dan aman" jelasnya.

Sementara itu, penerima bantuan rehab rumah, Lisna Saadah,sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan oleh terkait.

"Kepada pak Kuwu Munjul, Pak Camat , Ibu Hevi dan masyarakat yang telah membantu, kami mengucapkan terimakasih, tanpa adanya bantuan tersebut tentunya akan sulit sekali melakukan perbaikan rumah, Alkhamdulillah, dengan adanya bantuan yang diberikan, saya merasa sangat bahagia, semoga apa yang telah diberikan akan mendapat balasan berlimpah dari Allah SWT " tuturnya lirih. (1c)

Jelang HUT RI "Kecamatan Lemahabang gelar lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA"

INDOMEDIANEWS- Gemuruh menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terlihat diberbagai daerah.tidak terkecuali di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Memeriahkan HUT RI ke 81 Tahun 2026, acara diawali dengan digelarnya lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA. Mengambil setart di halaman kantor desa Sindang laut dan Finis di halaman alun-alun Lemahabang, sebanyak 96 peserta dari berbagai sekolah yang ada di Kecamatan Lemahabang, mengikuti lomba gerak jalan dengan penuh semangat.

Dari informasi yang disampaikan ketua panitia HUT RI, H.Rian Aryanto, beberapa acara akan dilaksanakan selama perhelatan peringatan HUT RI ke 81.

"Ada beberapa acara yang kami laksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai pembukanya adalah dilaksanakannya lomba gerak jalan tingkat SLTP/SLTA yang diikuti oleh 96 peserta dari beberapa sekolah yang ada di Wilayah Kecamatan Lemahabang, tentunya akan ada acara lainnya yang akan dilaksanakan setelahnya" tuturnya, Kamis, 06/08/2026.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dalam momen peringatan HUT RI ini diharapkan semua lapisan Masyarakat turut memeriahkannya dengan jiwa patriotisme tinggi.

"Momen kemerdekaan ini harus dijadikan sebagai pemicu semangat dalam mengisi dan meniti kehidupan sehari-harinya, terutama menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan semangat juang dan kebersamaan, kita songsong masa depan yang lebih baik dan lebih baik lagi" tuturnya.

Sementara itu, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, mengajak semua lapisan Masyarakat untuk memegang teguh persatuan dan kesatuan tanpa ada unsur perbedaan.

"Memeriahkan HUT RI tidak semata dengan menyuguhkan hiburan yang meriah, namun harus menanamkan rasa cinta tanah air, bersatu padu dan saling membantu dalam kebaikan, itulah modal utama kita dalam mengisi kemerdekaan, tanpa adanya persatuan dan kesatuan, apapun yang kita cita-citakan akan berat untuk diwujudkan, oleh karenanya dihari dimana seluruh Rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan, semangat untuk membangun Bangsa jangan pernah pudar, karena kita adalah Bangsa yang besar, maka besarkan pula niat kita untuk terus berbakti bagi Nusa dan Bangsa" jelasnya.(1c)

4 Agu 2026

Camat Astanajapura gelar serah terima jabatan Kuwu Kendal

INDOMEDIANEWS -Pemerintah kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menggelar acara serah terima jabatan, penjabat Kuwu Kendal, Irwanto, kepada Kuwu terpilih Taufiq Hidayat.
Acara yang dilaksanakan diaula kantor Desa setempat, dihadiri seluruh jajaran lembaga dan pemerintahan Desa Kendal pada Selasa,04/08/2026.
Serah terima jabatan disaksikan langsung Camat Astanajapura, Deni Syafrudin dan unsur muspika lainnya.
Usai pelaksanaan serah terima jabatan, Pj Kuwu Kendal, Irwanto mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh jajaran perangkat desa yang telah membantu dirinya selama menjabat Kuwu Kendal.

"Saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin baik selama ini, selain itu, kami mohon maaf barangkali selama saya menjabat Kuwu, banyak hal yang kurang berkenan, Alkhamdulillah, hari ini tugas dan tanggungjawab saya sebagai Pj Kendal telah selesai, dan saatnya desa Kendal dipimpin oleh Bapak Taufiq Hidayat , dengan rasa hormat, kami mengucapkan selamat bertugas pada pak Kuwu Taufiq, semoga amanah dan dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebaik mungkin" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Taufiq Hidayat,mengucapkan terimakasih atas dukungan dan sokongan dari semua pihak yang telah membantu hingga dilaksanakannya pelantikan dirinya sebagai Kuwu Kendal.

"Atas ijin Allah, saya saat ini menjabat sebagai kuwu Kendal setelah acara serah terima jabatan dari Pj Kuwu Irwanto, semoga selama saya menjabat Kuwu, dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin " jelasnya .

Lebih lanjut dirinya menuturkan, dalam kepemimpinannya, ada beberapa sekala prioritas yang akan dilakukannya.

"Penertiban administrasi desa, perbaikan kinerja dari tingkat RT, Kader hingga perangkat desa, diharapkan dengan adanya peningkatan kinerja, pelayanan terhadap Masyarakat semakin baik, intinya kami mengharapkan adanya pemerintahan desa yang bersih dan terbebas dari kepentingan yang sifatnya pribadi maupun golongan, InsyaAllah apa yang diharapkan akan mampu tereujud dengan adanya dukungan dari semua pihak, baik itu lembaga desa maupun Masyarakat Kendal sendiri, doakan selama saya menduduki jabatan senantiasa diberikan petunjuk jalan terbaik dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT" tutur Taufiq.

Usai acara, Camat Astanajapura Deni Syafrudin mengucapkan selamat bertugas kepada Kuwu terpilih.

"Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Taufiq Hidayat sebagai Kuwu PAW Desa kendal, laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan paik, selama memimpin Desa Kendal jangan sungkan untuk selalu berkomunikasi dengan pihak kecamatan, hususnya jika ada sesuatu yang dirasa kurang dimengerti" tuturnya 

Lebih lanjut Deni menuturkan, selama memimpin Desa berusahalah untuk melaksanakan kewajiban sesuai aturan.

"Intinya bekerjalah sesuai mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan, jadilah pelayan yang baik dan teruslah berusaha untuk menjadikan desa Kendal lebih baik dari yang sudah baik" jelasnya. (1c)

Bukan salah Presiden jika MBG ditiadakan "Rakyat sudah Paham"

Penulis : R.Agus Syaefuddin

Hiruk pikuk keberadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selalu panas untuk dijadikan bahan obrolan atau perbincangan ditengah perekonomian yang kian tidak menentu.
Keberadaan MBG menimbulkan dua penilaian yang berbeda, ada yang pro, tidak sedikit pula yang kontra.
Kita lihat sisi positifnya tentang keberadaan program MBG.

1.Atasi stunting & gizi buruk,
Anak sekolah & balita dapat asupan protein, sayur, buah tiap hari. Harapannya angka stunting turun karena banyak kasus diantaranya adalah disebabkan orang tua tidak mampu membeli lauk bergizi.
2.Bantu beban orang tua,
Buat keluarga kurang mampu, tidak perlu pusing memikirkan bekal. Bisa mengalihkan uang jajan buat kebutuhan lain, seperti buku, seragam, kesehatan.
3.Dorong ekonomi lokal
Dapur MBG + bahan baku wajib dari petani/peternak/UMKM sekitar. Bisa jadi pasar tetap buat desa. Petani sayur, peternak telur, ayam sudah memiliki pangsa pasar yang jelas.
4.Meningkatkan konsentrasi belajar.
Tidak ada lagi Anak masuk sekolah dengan perut kosong. Yang berdampak kurang fokus belajar 
5. Pemerataan gizi.
Anak kaya & miskin makan menu yang sama di sekolah. Mengurangi kesenjangan.

Sayangnya, tidak selalu hal yang positif berdampak positif , harus ada evaluasi yang berkelanjutan dengan memperhatikan persoalan yang terjadi di lapangan.

2. Sisi KONTRA / Tantangan MBG.

1.Anggaran 
Dana untuk MBG nasional menyedot anggaran triliunan. Banyak yang khawatir menggerus anggaran pendidikan, kesehatan, atau infrastruktur desa dan lain.
2.Masalah distribusi & kualitas
Rawan telat datang, menu monoton, kurang higienis, atau tidak cocok di daerah 3T. Apalagi jika dapurnya jauh, makanan bisa basi.
3.Potensi korupsi/kolusi
Proyek sebesar ini rawan "main" di tender dapur, suplier, dan menu. Perlu pengawasan ketat dari warga & BPK.
4.Ketergantungan
Takutnya orang tua jadi lepas tangan soal gizi anak. "Beranggapan sudah ada MBG". Padahal pendidikan gizi di rumah tidak kalah penting.
5.Belum merata & belum siap SDM
Ahli gizi, juru masak, tenaga dapur masih kurang.  Terlebih di Desa terpencil yang  susah dijangkau.

Progran MBG akan tercapai dengan baik, jika semua pelaku kebijakannya mengutamakan kepentingan orang banyak dan mengesampingkan kepentingan pribadi.
Sayangnya banyak kasus terjadi ditengah program andalan pemerintah ini, dari terjadinya banyak keracunan akibat MBG, sampai koruptor yang tertangkap pun karena MBG.

Sehebat apapun program yang digulirkan, jika dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki moral, maka hasilnya akan sia-siakan.

Dari dua penilaian tersebut, perlu adanya pertimbangan dengan mengutamakan hari nurani dan bukan ego.
Jika sekiranya lebih banyak masalahnya ketimbang manfaatnya, tidak ada salahnya program tersebut ditiadakan, toh Masyarakatpun sudah paham, bahwa program yang dijadikan prioritas utama oleh orang Nomor satu di Republik ini sangat baik.hanya saja dirusak oleh mereka yang tidak memiliki rasa kecintaan terhadap Republik ini.

3 Agu 2026

Petani Desa Cipeujeuh kulon gelar acara sedekah Bumi

INDOMEDIANEWS - Puluhan petani Desa Cipeujeuh kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar acara sedekah Bumi, sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang berlimpah.
Acara yang digelar di lapangan blok kliwon dusun 5, dihadiri pula oleh Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, unsur pertanian, pemerintahan desa dan Masyarakat setempat.
Keberhasilan panen tidak terpengaruh dengan adanya musim kemarau, hal tersebut disampaikan salah seorang petani, yang akrab disapa wa Bodong.

"Alkhamdulillah, walaupun masuk musim kemarau, hasil panen para petani yang ada di desa cipeujeuh kulon terbilang sangat luar biasa, betapa tidak, untuk lahan seluas satu hektar mampu menghasilkan padi sebanyak enam ton, dimana dalam satu tahun kami mampu melakukan panen padi sebanyak dua kali" tuturnya, Senin,03/08/2026.

Lebih lanjut wa bodong menuturkan, keberhasilan panen yang berlimpah tersebut, tidak lepas dari peran pemerintah pusat hingga daerah yang mendukung sepenuhnya tentang keberadaan petani.

"Perhatian pak Kuwu terhadap kinerja para petani sangat luar biasa, hingga menghasilkan panen padi yang berlimpah, selain itu kami para petani sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat yang berperan besar dalam mensejahterakan para petani, selain kami dimudahkan untuk memperoleh pupuk dengan harga murah, hasil padi kami pun dihargai lumayan tinggi, untuk gabah basah saja pertonnya bisa dihargai Rp. 740, sedangkan untuk gabah kering dihargai Rp.840, oleh karenanya sebagai bentuk syukur kami, para petani menggelar acara sedekah bumi, dengan harapan kedepannya hasil panen kami akan semakin berlimpah" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Cipeujeuh kulon, H.Lili Mashuri sangat berterimakasih kepada seluruh petani yang telah berusaha maksimal dan berhasil melaksanakan tanam padi hingga panen yang berlimpah.

"Jasa para petani ini patut kita hargai sepenuh jiwa, karena merekalah kita dapat menikmati hasil bumi berupa padi yang berkualitas, saya sebagai Kuwu tentunya akan mendukung penuh kepada para petani, agar setiap kali mulai menanam padi hingga panen akan menghasilkan kualitas padi atau beras yang baik, dan hari ini kami dari pemerintahan desa bersama para petani dan Masyarakat menggelar acara sedekah bumi, sebagai bentuk Syukur atas capaian hasil panen yang berlimpah, semoga kedepannya hasil panen petani akan semakin berlimpah" jelasnya.(1c)

1 Agu 2026

Warga Citemu suka cita sambut Nadran "Pesta Laut"

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, siap menyambut pesta Laut yang akrab disebut Nadran.
Pesta laut tersebut sebagai tanda syukur atas segala berkah yang diperoleh selama melaut dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah.
Dalam setiap pelaksanaan Nadran tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai Karnaval, pentas seni budaya hingga mengarungi lautan dengan menyerahkan berbagai sajen yang salah satunya adalah persembahan kepala kerbau.tradisi tersebut merupakan wujud penghargaan kepada para leluhur dan Tuhan yang Maha Kuasa.
Dalam acara Nadran atau pesta laut, tentunya tidak sedikit biaya yang dikeluarkan, baik yang berupa udunan para Nelayan itu sendiri, termasuk adanya bantuan dari Anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang konsen terhadap pelaksanaan pesta adat atau tradisi daerah, yang terus dipertahankan ditengah perkembangan zaman.

Kemeriahan pesta laut tersebut dirasakan oleh seluruh lapisan Masyarakat, hususnya para nelayan.
Bahkan dari informasi yang disampaikan ketua BPD Citemu, Lukman, menuturkan, dalam acara tersebut perputaran uang selama Nadran nilainya sangat luar biasa.
"Untuk acara Nadran , kami perkirakan perputaran uang bisa mencapai angka 2.5 Miliar Rupiah, dimana uang itu bergulir dari mulai hiburan burok sebanyak 12 grup, hiasan setiap gang atau blok, seragam kaos atau busana sesuai blok masing-masing, berbagi makanan antar warga , hingga sawer warga kepada para seniman atau artis yang diundang, belum lagi keuangan untuk persiapan lainnya" tuturnya.Sabtu,01/08/2026.

Lebih lanjut Lukman menjelaskan, besaran anggaran tersebut merupakan bentuk Syukur para Nelayan atas hasil yang diperoleh selama kurun waktu satu tahun.

"Masyarakat sangat bersuka ria dengan pelaksanaan Nadran atau pesta laut, oleh karenanya sebagai bentuk syukur, Masyarakat tidak peduli sebesar apa anggaran yang harus dikeluarkan, karena pada dasarnya semua ini sebagai bentuk syukur, dengan pelaksanaan pesta laut yang dilaksanakan setiap tahun sekali ini, merupakan bentuk penghargaan kami terhadap adat istiadat dan warisan para leluhur, oleh karenanya, kami sebagai Masyarakat Nelayan akan terus mempertahankan tradisi ini ditengah perkembangan zaman yang kian berubah" jelasnya.

Lukman pun berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu terealisasinya acara Nadran di Desa Citemu.

"Kami atas nama warga Masyarakat Citemu mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya acara tahunan ini, baik kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Anggota Dewan yang sangat respek dengan adanya acara Nadran, kini tugas dan tanggung jawab generasi muda untuk terus mempertahankan dan melestarikan, agar tradisi Nadran tidak punah dan hanya meninggalkan kenangan" pungkasnya.(1c)




28 Jul 2026

Musyawarah Desa: Merancang Hari Esok dari Meja yang Sederhana

Kegiatan Musdes Pembentukan Tim Penyusun RKPDes 2027 Munjul

Indomedianews.id - Pembangunan desa selalu bermula dari sebuah percakapan. Bukan percakapan yang gaduh, melainkan yang memberi ruang bagi setiap suara untuk didengar. Sebab masa depan tidak pernah lahir dari keputusan yang tergesa-gesa. Ia tumbuh dari musyawarah, dari kesediaan mendengarkan, dan dari keberanian menyusun langkah bersama.

Semangat itulah yang tampak di Balai Desa Munjul pada Jumat, 17 Juli 2026, ketika Pemerintah Desa Munjul menyelenggarakan Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Forum ini bukan sekadar memenuhi tahapan administratif sebagaimana diatur dalam perencanaan pembangunan desa. Ia menjadi penanda bahwa pembangunan harus dirancang sebelum dilaksanakan, dipikirkan sebelum diwujudkan.

Musyawarah dipimpin oleh Pemerintah Desa Munjul bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur perempuan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan semata urusan pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh warga.

Pembentukan Tim Penyusun RKPDes Tahun Anggaran 2027 menjadi langkah awal dalam menyusun arah pembangunan Desa Munjul untuk satu tahun mendatang. Tim inilah yang nantinya akan menghimpun aspirasi masyarakat, mengkaji kebutuhan desa, menyelaraskan program dengan RPJM Desa, serta merumuskan prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai pandangan mengemuka. Ada yang berbicara mengenai infrastruktur, ada yang mengingatkan pentingnya pemberdayaan ekonomi, ada pula yang menaruh perhatian pada pelayanan dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perbedaan itu tidak dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai kekayaan yang harus dirangkai menjadi satu arah pembangunan.

Karena sesungguhnya, desa bukan dibangun oleh beton semata. Desa dibangun oleh kesepahaman. Jalan boleh diaspal, gedung boleh didirikan, tetapi tanpa kesediaan untuk duduk bersama dan menyusun masa depan secara kolektif, pembangunan hanya akan menjadi daftar pekerjaan yang kehilangan makna.

Melalui musyawarah ini, Pemerintah Desa Munjul menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses perencanaan pembangunan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. RKPDes Tahun Anggaran 2027 diharapkan menjadi dokumen yang tidak hanya memuat daftar kegiatan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat dan menjadi pedoman pembangunan yang berkelanjutan.

Di ruang musyawarah itu, barangkali yang terlihat hanya beberapa meja, kursi, lembar-lembar dokumen, dan orang-orang yang berdiskusi. Namun sesungguhnya, yang sedang disusun adalah sesuatu yang lebih besar: arah perjalanan sebuah desa. Sebab masa depan selalu dimulai dari keberanian untuk merencanakannya bersama.

23 Jul 2026

PBB masih rendah " Pemerintah Kecamatan Astanajapura gelar Monev"

INDOMEDIANEWS -Salah satu upaya untuk melaksanakan tertib administrasi desa, baik penggunaan anggaran maupun realisasi program pembangunan, salah satunya melalui Monev ( Monitoring dan evaluasi ) yang dilakukan pihak Kecamatan kepada beberapa desa binaan yang berada diwilayah Kecamatan bersangkutan.
Hal tersebut pula yang dilakukan pihak Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Bertempat di Aula Kantor Desa Japura kidul, Pemcam Astanajapura, menggelar acara Monev pada Kamis, 23/07/2026.
Salah satu hal yang dibahas dalam monev tersebut adalah terkait PBB ( Pajak Bumi Bangunan)

Dari informasi yang diperoleh, ada beberapa desa yang pelunasannya masih jauh dari harapan, walaupun ada juga beberapa desa yang capaian PBB patut untuk diapresiasi.
Dirasa masih banyak pemerintah desa yang capaian PBB nya  masih rendah, Sekretaris Kecamatan Astanajapura, Risian Riyadi, menuturkan, bahwa monev kali ini dititik beratkan untuk PBB.

"Fungsi kami untuk terus memberikan pembinaan kepada beberapa Desa yang capaian PBB masih rendah akan terus dilakukan, salah satunya melalui Monev, diharapkan dengan adanya monev ini selain kami mengetahui apa kendala dilapangan yang membuat penyetoran PBB nya rendah, juga tentunya terus memberikan semangat dan solusi, agar para Kolektor berupaya maksimal melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam hal penarikan PBB terhadap Masyarakat" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menututkan, ada beberapa kendala yang membuat terhambatnya penarikan pembayaran PBB oleh para kolektor.

"Kolektor kendalanya adalah disaat melakukan penagihan, wajib pajaknya tidak berada ditempat atau sulit untuk ditemui, akhirnya berdampak pada terhambatnya capaian PBB, namun demikian kami terus menggenjot kepada seluruh pemerintahan desa agar target PBB bisa tercapai" jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Japura kidul, Yunus, dalam keterangan yang disampaikan saat pelaksanaan Monev menegaskan kepada para kolektor untuk lebih giat melakukan penarikan PBB terhadap wajib pajak, sekaligus meningkatkan kinerja jajaran perangkat desa setempat.

"Kami selalu mengingatkan kepada seluruh kolektor untuk semangat melakukan penagihan PBB, karena akan berdampak pada jalannya roda pembangunan, bukan itu saja, kami pun selalu mengingatkan kepada seluruh jajaran perangkat desa untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, termasuk melaksanakan jam kerja yang telah ditentukan, minimalnya jam 8 pagi kantor desa sudah dibuka, agar jika ada warga yang akan mengurus sesuatu tidak terkendala" tuturnya.

Dari informasi yang diperoleh, Desa yang capaian PBB nya sudah mencapai target diantaranya adalah Desa Munjul dan Desa Mertapadawetan, sementara yang capaiannya masih rendah adalah Desa Japura Bakti dan Desa Japura kidul.(1c)

Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri

INDOMEDIANEWS --Wacana pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mulai menjadi perhatian publik. Sejumlah nama perwira tinggi Polri disebut-sebut memiliki peluang untuk menduduki jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), salah satunya Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Karyoto.

Dukungan terhadap Komjen Pol Karyoto terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, dukungan datang dari Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad, S.H., yang menilai Karyoto sebagai sosok pemimpin yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta kedekatan dengan masyarakat dan kalangan ulama.

Menurut KH Juhadi, Indonesia membutuhkan figur Kapolri yang tidak hanya mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu membangun sinergi dengan berbagai elemen bangsa dalam mendukung program pembangunan nasional.

"Komjen Pol Karyoto adalah pemimpin yang memiliki pengalaman lengkap, integritas, serta kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. Dalam berbagai penugasan strategis yang pernah diembannya, beliau selalu membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kelompok tani, hingga organisasi kemasyarakatan," ujar KH Juhadi kepada wartawan.

Ia menilai pendekatan humanis dan kolaboratif yang selama ini ditunjukkan Karyoto menjadi modal penting bagi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks di masa mendatang.

KH Juhadi juga menyoroti kiprah Komjen Pol Karyoto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Menurutnya, Karyoto menunjukkan perhatian besar terhadap berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan organisasi masyarakat.

Menurutnya, keamanan nasional tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum semata, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial, ketersediaan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

"Kapolri ke depan harus mampu menghadirkan Polri sebagai mitra masyarakat dalam menyukseskan berbagai program strategis pemerintah. Saya melihat hal itu ada dalam diri Komjen Pol Karyoto," katanya.

Selain itu, rekam jejak panjang Karyoto di institusi Polri juga menjadi salah satu alasan kuat dukungan tersebut. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 itu telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade dengan menempati berbagai posisi penting di lingkungan Polri maupun lembaga negara lainnya.

Kariernya antara lain pernah bertugas di lingkungan Bareskrim Polri, menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kapolda Metro Jaya, hingga saat ini dipercaya mengemban tugas sebagai Kabaharkam Polri.

Bagi KH Juhadi, pengalaman lintas bidang tersebut menjadi modal kepemimpinan yang komprehensif dalam menghadapi tantangan Polri ke depan, mulai dari pemberantasan korupsi, penanganan kejahatan siber, peredaran narkotika, konflik sosial, hingga penguatan sistem keamanan nasional.

Lebih lanjut, ia menilai Komjen Pol Karyoto memiliki hubungan yang baik dengan kalangan ulama dan pondok pesantren, khususnya di wilayah Jawa Barat. Kedekatan tersebut dinilai menjadi nilai tambah dalam membangun komunikasi antara institusi Polri dengan masyarakat.

"Komjen Pol Karyoto dikenal dekat dengan para ulama dan memiliki perhatian terhadap perkembangan pondok pesantren. Selama seorang pemimpin dekat dengan ulama, insya Allah akan amanah dalam menjalankan tugasnya," ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, KH Juhadi berharap Presiden Prabowo Subianto dapat memilih figur terbaik yang mampu membawa Polri semakin profesional, modern, dan dicintai masyarakat. (Tim) 

21 Jul 2026

Wujudkan Kader PKK Tangguh

INDOMEDIANEWS - Kader PKK desa se-Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu bidang kesehatan.

Acara yang berlangsung di pendopo kantor camat setempat, dihadiri kader PKK desa yang tersebar di wilayah setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut, narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon.

Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati menuturkan, kegiatan ini sebagai pembekalan bagi kader PKK desa agar mampu mengimplementasikan 10 progam pokok PKK, salah satunya bidang kesehatan. 

"Kesehatan sangat penting dalam kehidupan, sehingga sangat diperlukan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga hingga lingkungan," katanya, Senin 20/7/2026.

Lebih lanjut Yuyun menjelaskan, peran PKK desa tidak hanya kegiatan Posyandu di berbagai tempat yang ada di desa masing-masing desa,  Akan tetapi, secara menyeluruh yakni yang tertuang dalam 10 program pokok PKK. 

"Kegiatan yang dilaksanakan ini guna meningkatkan peran PKK di tiap desa sekaligus komunikasi para kader PKK guna mendapatkan solusi dari permasalahan yang ada, sehingga kader PKK desa menjadi tangguh dalam berbagai permalasahan, khususnya kesehatan keluarga dan lingkungan," jelasnya.

Masih dikatakan Yuyun, program kesehatan menjadi salah satu prioritas desa setiap tahun. Sehingga, perlu sinergitas dalam melaksanakan kegiatan kesehatan masyarakat. 

"Posyandu yang aktif dilaksanakan sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat, khususnya Balita dan ibu hamil," tuturnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih pada kader PKK desa dan bidang desa juga seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan kesehatan. 

"Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati, maka kami berupaya untuk terus tingkatkan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa, harapannya dengan adanya kegiatan tersebut, mampu meningkatkan kualitas kinerja seluruh kader PKK" pungkasnya (1c)

19 Jul 2026

Taufik Hidayat terpilih Kuwu PAW Desa Kendal

INDOMEDIANEWS -Taufik Hidayat akhirnya terpilih menjadi Kuwu PAW Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, priode 2026-2027.
Dalam pemilihan Kuwu Antar waktu tersebut, Taufik memperoleh suara sebanyak 15 mengalahkan Muhsin dengan perolehan suara 9 dan Abdul Karim yang hanya memperoleh 5 suara.
Pilwu PAW yang dilaksanakan di aula desa setempat, dihadiri muspika Astanajapura, kelembagaan dan Pemerintahan Desa setempat.
Sebelum acara dilaksanakan, Ketua Panitia membacakan tatacara pemilihan yang dilanjutkan dengan acara pemilihan kuwu PAW dengan disaksikan oleh para pihak, termasuk para calon Kuwu.

Dalam keterangannya, Ketua Panitia Pilwu PAW Desa Kendal, Sanadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilwu PAW berjalan dengan baik.

"Alkhamdulillah, Pilwu PAW yang diikuti oleh tiga calon akhirnya dapat dilaksanakan dengan baik dan aman, hingga akhirnya saudara Taufik Hidayat terpilih dengan memperoleh suara terbanyak 15, dengan hasil tersebut, maka Taufik telah Syah sebagai Kuwu PAW Desa Kendal, tinggal menanti pelantikannya saja, tugas kami untuk menghantarkan Pilwu PAW sudah dilaksanakan sesuai aturan dan tatacara yang berlaku, semoga jerih payah seluruh pihak akan mendapat hasil yang sesuai harapan, yaitu mendapat seorang pemimpin yang amanah dan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik" tuturnya.Minggu, 19/07/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, yang memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Pilwu PAW.

"Kami dari pihak kecamatan mengucapkan terimakasih atas kinerja panitia Pilwu dari mulai penjaringan hingga dilaksanakannya acara pemilihan, ini semua tentunya berkat kerja keras dan kebersamaan yang terjalin dengan baik, Alkhamdulillah, jerih payah para panitia terbayar sudah dengan telah dilaksanakannya Pilwu dan mendapatkan seorang calon pemimpin, yaitu saudara Taufik sebagai Kuwu PAW hingga Nanti dilaksanakannya pemilihan Kuwu serentak yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada tahun 2027, kami hanya berpesan kepada Kuwu yang telah terpilih agar mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, selain itu tentunya kami mengucapkan selamat kepada Saudara Taufik Hidayat, selamat bekerja dan menjadi pemimpin yang baik dan bijak demi kemajuan dan kesejahteraan warga Masyarakat Desa Kendal" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Farhan, menyambut baik dengan terpilihnya saudara Taufik menjadi Kuwu antar waktu desa Kendal.

"Kami sebagai Masyarakat tentunya menyambut baik terpilihnya saudara Taufik Hidayat menjadi Kuwu antar waktu desa Kendal, semoga beliau mampu menjadi pemimpin yang adil dan bijak kepada seluruh warga Kendal tanpa terkecuali, kami hanya berpesan, jadilah pemimpin yang amanah dan jaga kepercayaan Masyarakat sebaik mungkin"harapnya .

Sedikit disayangkan, usai acara pemilihan, semua para calon Kuwu langsung meninggalkan tempat, termasuk Kuwu terpilih, hingga awak media tidak memiliki kesempatan untuk melakukan sesi wawancara, bahkan tidak ada satu pun dari para calon  yang menghampiri para pemilih hanya sekedar untuk berjabat tangan dan bertutur sapa. (1c)

Penegak Hukum harus sigap" demi kondusifitas dan keamanan desa"

INDOMEDIANEWS - Terpampang spanduk yang ditempel disalah satu frofeder , mengundang tanya.
Betapa tidak, dalam spanduk tersebut bertuliskan adanya dugaan kejanggalan penggunaan dana desa ( PADesa) diatas Rp.300 juta.
Spanduk atas nama Forum Peduli Masyarakat Mertapadawetan tersebut bahkan sebelumnya terpasang didepan halaman kantor Kuwu Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Dengan adanya spanduk tersebut, banyak warga yang menduga duga, bahwa telah terjadi adanya dugaan penyalahgunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukannya.

Salah seorang warga setempat, Heri , yang akrab disapa Kesang, saat ditanya terkait adanya sepanduk yang terpasang dibeberapa tempat, menuturkan ketidak mengertiannya.

"Kami sebagai Masyarakat, tidak tahu percis makna pemasangan spanduk tersebut, namun demikian tentunya hal tersebut pun harus segera disikapi oleh berbagai elemen, baik itu kelembagaan desa ataupun pihak lainnya, jika membaca tulisan yang terpampang, isinya memang membuat kita bertanya, apakah isi tulisan tersebut benar adanya, atau bagaimana " tuturnya.

Lebih lanjut Heri menuturkan, jika memang isi sepanduk tersebut tidak benar, itu yang diharapkan.

"Andaikan isi dari sepanduk tersebut tidak benar, kami bersyukur, itu menandakan pemerintah desa Mertapadawetan telah sesuai melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, namun jika memang apa yang terpampang itu memang terjadi, sudah seharusnya penegak Hukum segera melakukan tindakan, ini perlu segera dilakukan agar tidak menimbulkan pro kontra di Masyarakat bawah" jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan warga lainnya yang tidak bersedia identitasnya dipublikasikan.

"Kami sih Masyarakat hanya mengharapkan pemerintahan desa mertapadawetan berjalan dengan baik, hususnya dalam penggunaan anggaran maupun pelayanan terhadap Masyarakat, hanya saja saat ini memang kami dibuat bertanya dengan adanya sepanduk yang bertuliskan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran oleh Kuwu Mertapadawetan, apakah ini benar atau hanya kerjaan Orang yang tidak bertanggungjawab, oleh karenanya untuk menghindari pro kontra dan saling berburuk sangka, maka harus segera diambil langkah tegas dari para pihak yang berwenang" tuturnya.

Sementara itu, Aktifis Sandekala trimurti, Bang Zeki menyikapi adanya pemasangan spanduk terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran oleh Kuwu mertapadawetan.

"Pada prinsipnya kami mendukung apapun bentuk yang dilakukan Masyarakat atau yang mengatasnamakan Masyarakat asalkan sesuai dengan fakta, terkait spanduk dengan narasi adanya dugaan penyalahgunaan anggaran, jika memang benar adanya tentunya harus ada tindakan dari penegak Hukum, namun jika mana hanya bersifat dugaan tanpa fakta, maka penegak Hukum pun harus melakukan tindakan tegas, termasuk siapa yang memasang spanduk dan apa tujuannya, jangan sampai dengan adanya spanduk tersebut bisa menciptakan iklim yang tidak baik, terlebih lagi ada kesan mengadu domba antara Masyarakat dan pemerintahan desa" jelasnya. (1c)

18 Jul 2026

Bijak menilai kinerja Wakil Rakyat

Penulis : R.Agus Syaefuddin


Anggota Dewan dituntut untuk menjadi sosok yang sempurna dan tidak boleh melakukan kesalahan. Bahkan untuk bertutur kata pun tak boleh salah, terlebih disaat meminta tambahan anggaran, yang walaupun memang diperlukan, namun kerap menimbulkan perdebatan Dimata Masyarakat 

DPRD merupakan Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah.

Sebagai representasi rakyat, DPRD mempunyai fungsi Pembentukan Peraturan Daerah, Anggaran dan Pengawasan.

DPRD mempunyai tugas dan wewenang :

  1. Membentuk Perda bersama Gubernur
  2. Membahas dan memberikan persetujuan Raperda mengenai APBD yang diajukan Gubernur
  3. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan APBD
  4. Mengusulkan pengangkatan dan/atau pemberhentian Gubernur dan/atau Wakil Gubernur kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri untuk mendapatkan pengesahan pengangkatan dan/atau pemberhentiannya
  5. Memilih Wakil Gubernur dalam hal terjadi kekosongan jabatan Wakil Gubernur
  6. Memberikan pendapat dan pertimbangan kepada Pemerintah Provinsi terhadap rencana perjanjian internasional di daerah
  7. Memberikan persetujuan atas rencana kerja sama internasional yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi
  8. Meminta laporan keterangan pertanggungjawaban Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah
  9. Memberikan persetujuan terhadap rencana kerjasama dengan daerah lain atau dengan pihak ketiga yang membebani masyarakat dan daerah
  10. Mengupayakan terlaksananya kewajiban daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
  11. Melaksanakan tugas dan wewenang lain berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan

DPRD mempunyai hak interpelasi, angket dan menyatakan pendapat sedangkan anggota DPRD mempunyai hak mengajukan Raperda, mengajukan pertanyaan, menyampaikan usul dan pendapat, memimilih dan dipilih, membela diri, imunitas, mengikuti orientasi dan pendalaman tugas, hak protokoler, keuangan dan administratif serta mempunyai ruang kerja.

Tulisan diatas merupakan tugas pokok yang terkadang menghasilkan dua penilaian Dimata Masyarakat.

Ada Masyarakat yang merasa puas atas kinerja para anggota Dewan, namun tidak sedikit pula yang merasa bahwa kinerja anggota dewan belum sesuai dengan apa yang menjadi harapan. Menilai berhasil atau tidak tergantung pada persepsi dan kepentingan masyarakat itu sendiri.

Sebagai Masyarakat, seharusnya mengimbangi dan mengerti akan beratnya beban yang diemban para wakil Rakyat tersebut, terlepas dari masih adanya oknum Dewan yang dinilai memperkaya dan mengutamakan kepentingan pribadi maupun golongan, masih banyak wakil Rakyat yang bekerja demi kepentingan Rakyat.bahkan sebagai anggota Dewan tidak semata harus hadir dan bertemu dengan para konstituennya saja, disaat Masyarakat tengah melaksanakan pesta hajatan hingga disaat terjadinya musibah, Rakyat mengharap wakilnya dapat hadir, itu merupakan kewajaran dan konsekuensi seorang wakil Rakyat.

Ironisnya, kita kerap melupakan bahkan tidak peduli akan kinerja para wakil Rakyat , mereka kerap mengedepankan kepentingan Rakyat dan rela mengorbankan kepentingan pribadinya.

Manusiawi jika ada wakil Rakyat yang dirasa kinerjanya belum sesuai dengan harapan, terlebih sampai mengemuka adanya permintaan penambahan anggaran, karena upah yang didapat anggota Dewan terkadang hanya besar dalam tulisan, sementara banyak anggaran yang harus dikeluarkan diluar kebijakannya sebagai seorang anggota Dewan .

Semoga tulisan ini bisa menjadikan satu pemikiran yang bijak.diakui masih banyak wakil kita yang bekerja belum sesuai harapan, namun harus diakui juga keberhasilan yang telah diraih dan dirasakan manfaatnya oleh Rakyat.

Aktifis Sandakala trimurti " Soroti Pembangunan Yogya Lemahabang"

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Cirebon Timur, hususnya yang ada disekitar Wilayah Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, siap-siap untuk dimanjakan dengan hadirnya salah satu Supermarket ternama yang saat ini tengah dilaksanakan pembagunannya.
Dengan hadirnya Supermarket tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan Masyarakat untuk berbelanja atau hanya sekedar menghilangkan pengaturan.
Terlihat dari kejauhan, pembangunan yang lokasinya berdampingan dengan salah satu Bank Swasta terbesar tersebut, sudah terlihat beberapa tihang beton berukuran besar berdiri kokoh walaupun sekitarnya tertutup oleh seng pengaman.

Adanya rencana pembangunan supermarket mendapat sambutan baik dari beberapa sekitar, walaupun adapula yang meresponnya dengan sedikit bertanya tentang perijinan.

"Kami sebagai Masyarakat Lemahabang tentunya sangat menyambut baik dengan adanya pembangunan supermarket di wilayah kami, karena akan berdampak pada perkembangan Lemahabang itu sendiri, harapan kami dengan adanya supermarket tersebut mampu memberikan kesempatan kerja bagi berbagai pihak, hususnya untuk warga Lemahabang dan sekitarnya " tutur Heri, Warga Lemahabang kulon, Senin, 17/07/2026.

Hal lainnya disampaikan Yanto, Warga Sarajaya yang mendukung dengan berbagai catatan.

"Yang pasti sangat mendukung, asalkan prosesnya dilaksanakan dengan baik, dari mulai perijinan, dampak lingkungan termasuk dampak kemacetan lalulintas, semuanya harus dilakukan pengujian terlebih dahulu, jika semuanya sudah terpenuhi, maka tidak ada alasan untuk menolak sesuatu yang sifatnya berdampak pada perekonomian dan terbukanya lapangan pekerjaan" tuturnya.

Sementara itu, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati saat ditanya legalitas pembangunan  Yogya departemen STOR menuturkan, bahwa perijinan sudah aada.

"Informasi yang kami terima, untuk perijinan atau legalitas pembangunnya sudah ada, hanya saja kami tidak mengetahui nama PT nya" jelasnya.

Adanya pembangunan salah satu super market ternama tersebut mendapat sorotan dari salah seorang aktifis Cirebon Timur,Sndakala Trimurti Bang Zeki.

"Sebetulnya keberadaan supermarket atau sejenisnya itu sangat bagus bagi pengembangan desa maupun rekrutmen ketenaga kerjaan, hanya saja semuanya harus ditempuh sesuai aturan yang berlaku, baik itu perijina maupun hal lainnya, jika memang perijinannya sudah beres, maka perusahaan wajib memasang papan informasi atau apapun yang sifatnya keterbukaan informasi publik, ini perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa ditempat tersebut ada pembangunan yang jelas kedudukannya, karena tidak ada informasi yang terbuka, maka wajar jika ada masyarakat yang menanyakan tentang legalitas atau perijinan yang telah ditempuh, ini juga yang kami lihat pada pembangunan yang telah dilaksanakan, karena tidak adanya papan informasi, maka kami pun mengharap informasi publik itu harus diutamakan, jangan sampai timbul persoalan yang semestinya tidak menjadi persoalan" tegas Jeki. (1c)

17 Jul 2026

AMKI Cirebon Raya Gelar Bansos, Salurkan Sembako ke Graha Yatim Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani

INDOMEDIANEWS - Asosiasi Media Konvergensi Indonesia AMKI Cirebon Raya kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan bakti sosial. Kali ini, bantuan berupa paket sembako disalurkan ke Graha Yatim & Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani, Jumat 17 Juli 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, dan diterima oleh pengurus Graha Yatim & Dhu'afa. Kegiatan berlangsung di kantor yayasan yang beralamat di Jl. Kesambi Dalam No. 15/95, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, AMKI Cirebon Raya menyalurkan sejumlah kebutuhan pokok. Paket sembako yang diberikan meliputi beras, air mineral, minyak goreng, mie instan, dan telur. 

Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan media terhadap sesama, khususnya anak yatim dan kaum dhu'afa.

"Ini bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai media. Mudah-mudahan bantuan kecil ini bisa bermanfaat dan meringankan beban adik-adik di Graha Yatim Dhu'afa," ujar Rudi di sela kegiatan.

Pihak pengurus Graha Yatim & Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani mengapresiasi bantuan yang diberikan dan mendoakan keluarga besar Amki. Mereka berharap sinergi antara AMKI Cirebon Raya dengan lembaga sosial bisa terus terjalin. (1c)

16 Jul 2026

KKN Mahasiswa UIN Syekh Nurjati di Desa Mertapadawetan " Budayakan tradisi membaca"

INDOMEDIANEWS -Pembukaan acara KKN Mahasiswa UIN ( Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati ) Cirebon mengadakan KKN di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Sebanyak 15 Mahasiswa dari berbagai disiplin keilmuan atau jurusan melaksanakan kegiatan KKN dari mulai tanggal 13 Juli sampai tanggal 21 Agustus 2026.
Acara penerimaan Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di Desa Mertapadawetan tersebut dilaksanakan di Aula Desa setempat yang dihadiri langsung oleh Kuwu Mertapadawetan, H.Moh.Munif.AR.
Dengan adanya KKN Mahasiswa UIN Syekh Nurjati tersebut diharapkan mampu memberikan pelajaran atau pengetahuan bagi Masyarakat sekitar, hususnya dalam hal penguatan literasi.
Dalam keterangannya, Kuwu Munif menuturkan, bahwa keberadaan Mahasiswa yang melaksanakan KKN sangat bermanfaat bagi pengembangan dan pengetahuan Masyarakat.

"Peran Mahasiswa sangatlah berpengaruh pada perkembangan Bangsa, baik itu dalam segi pengetahuan secara umum maupun hal lainnya, oleh karenanya, kami menyambut baik kehadiran para Mahasiswa yang melaksanakan KKN di Desa Mertapada, semoga dengan kegiatan para adik-adik Mahasiswa ini akan membawa hal positif terhadap pemikiran maupun prilaku masyarakat sekitar " tuturnya, Kamis, 16/07/2026.

Lebih lanjut Munif menjelaskan, generasi muda saat ini memerlukan adanya pemahaman yang lebih, terutama dalam membudayakan atau membiasakan membaca, karena dengan membaca maka jendela ilmu dan wawasan akan terbuka lebar.

"Dalam Islam pun ada salah satu surat yang berisi Bacalah, maka dengan membaca tentunya akan berdampak baik bagi pengetahuan dan masa depan kehidupan, intinya, kami dari pemerintahan desa menyambut baik kehadiran adik-adik Mahasiswa yang melaksanakan KKN di mertapadawetan, semoga ilmu yang diperoleh selama melaksanakan KKN akan bermanfaat dikemudian hari, yang terpenting lagi, Ilmu yang telah didapat bisa dipergunakan sebaik mungkin untuk kehidupan pribadi, keluarga, Masyarakat dan Bangsa Indonesia" pungkasnya.(1c)