13 Mei 2026

Hidup dibawah garis kemiskinan " Masuk Desil 6 " dimana keadilan ?

INDOMEDIANEWS -Seorang warga lanjut usia di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ditemukan tinggal di rumah tanpa Water Closet,( WC ) dan listrik.

Yang jadi sorotan, data kemiskinan menempatkannya di desil 6, padahal ia mengaku tidak memiliki penghasilan tetap.

Susilo, 65 tahun, diketahui bekerja sebagai pemulung rongsok. Ia tinggal sendirian di rumah berukuran sekitar 5 m² di wilayah RW 05 Penyuken. Kondisi tempat tinggalnya tidak memiliki sanitasi dasar dan akses listrik.

Berdasarkan informasi yang beredar, Susilo tercatat masuk ke dalam desil 6 pada data terpadu kesejahteraan sosial. 

Desil 6 biasanya masuk kategori kelompok menengah bawah, jauh dari kriteria miskin ekstrem yang biasanya tidak memiliki pendapatan dan fasilitas dasar.

“Saya sendiri bingung. Dia nggak punya anak, istri juga nggak ada, penghasilan cuma dari ngumpulin rongsok. Tapi kok bisa masuk desil 6,” ujar seorang warga yang mengetahui kondisinya, Selasa, 12/05/2026.

Ketidaksesuaian data ini memunculkan pertanyaan soal akurasi pendataan di lapangan. Jika tidak diperbaiki, warga yang seharusnya mendapat bantuan sosial bisa saja terlewat karena dianggap mampu.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kelurahan maupun Dinas Sosial Kota Cirebon terkait status data Susilo. 

Kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi. Pakar data sosial menyebut, kesalahan klasifikasi sering muncul akibat pendataan yang mengandalkan aset fisik rumah tanpa memverifikasi sumber pendapatan dan kondisi aktual penghuni.

Pemerintah Kota Cirebon biasanya melakukan pemutakhiran data DTSEN secara berkala. Warga atau pendamping sosial bisa mengajukan sanggahan data melalui kelurahan setempat jika ditemukan ketidaksesuaian seperti kasus Susilo.

Kopdes Merah Putih Mertapadawetan terima satu unit kendaraan roda empat

INDOMEDIANEWS - Koperasi Desa Merah Putih Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, telah siap beroperasi dengan telah diterimanya satu unit kendaraan roda empat ( truk engkel-red ) yang diterima melalui PT. Agrinas Pangan Nusantara,  pada Rabu, 13/05/2026.
Penerimaan kendaraan tersebut disaksikan langsung Manager Kopdes Merah Putih,Abdullah,  Kuwu Mertapadawetan Moh.Munif AR  dan anggota Koramil Astanajapura, Sertu Suandi.

Dalam pemaparannya, Manager Kopdes Merah Putih, Abdullah menuturkan, untuk program awal yang menjadi skala prioritas mencakup beberapa hal.

"Untuk program awal, kami prioritaskan bergerak di bidang sembako, penyediaan pupuk pertanian dan Apotik Desa, Alkhamdulillah saat ini kami sudah memiliki anggota tetap sebanyak 50 Orang, dan kami terus berupaya untuk memberikan edukasi terhadap warga Masyarakat agar menjadi anggota Kopdes Merah Putih, karena banyak keuntungan yang akan berdampak positif jika jumlah anggotanya semakin banyak.prinsipnya, Kopdes itu bisa besar tergantung pada anggota itu sendiri, harapannya setelah semuanya dapat berjalan sesuai agenda yang telah tersusun, tarap perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat akan semakin membaik" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif AR yang mengharap Warga Masyarakat Mertapadawetan banyak yang menjadi Anggota Kopdes Merah Putih.

"Saat ini Kopdes merah Putih Mertapadawetan secara kesiapan dirasa sudah sangat siap untuk merealisasikan program yang telah tersusun, terlebih lagi sudah diterimanya satu unit kendaraan roda empat, yang InsyaAllah dalam waktu dekat unit kendaraan penunjang lainnya akan segera diterima, sebagai Kuwu tentunya saya sangat berharap kepada seluruh warga Mertapadawetan untuk bergabung menjadi Anggota Koperasi, karena semakin banyak anggota, semakin mudah untuk berkembang, dan yang tidak kalah pentingnya adalah keuntungan yang diperoleh Masyarakat akan semakin besar, semuanya sudah tercantum dalam aturan dan mekanisme yang berlaku dalam hal keberadaan koperasi itu sendiri" jelasnya.(1c)

12 Mei 2026

Jalan seribu lobang akhirnya diperbaiki "setelah beredar kabar akan ada aksi"

INDOMEDIANEWS - Beredar kabar akan adanya aksi warga Masyarakat Desa Munjul dan Desa Mertapada, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon terkait jalan rusak yang terkesan dibiarkan di gelar di Kantor Kecamatan Astanajapura.

Aksi Masyarakat tersebut karena merasa kesal dan mempertanyakan keberadaan pihak pemerintah Kabupaten Cirebon, apakah jalan sepanjang perbatasan desa mertapada hingga desa Munjul bahkan hingga desa Gumulung tonggoh yang kondisinya rusak parah dan kerap menimbulkan kecelakaan lalulintas hanya dibiarkan rusak dan tanpa adanya respon dari Dinas terkait.

Kerusakan jalan yang sudah berjalan sangat lama tanpa adanya perbaikan, menimbulkan kekecewaan banyak pihak, bahkan terpasang beberapa spanduk yang mempertanyakan keberadaan pemerintah Kabupaten, bukan hanya itu, di samping jalan kereta api yang merupakan jalan utama penghubung mertapada hingga Gumulung tonggoh, tertulis sangat jelas di sebuah sepanduk yang terbentang dengan tulisan selamat datang di jalan seribu lobang.
Dari informasi yang disampaikan salah seorang warga Mertapadawetan, Sobur,bahwa jalan tersebut memang sudah lama rusak dan tidak kunjung diperbaiki, hingga berujung pada rencana digelarnya aksi warga.

"Memang benar, infonya akan ada aksi warga yang menuntut agar jalan yang rusak segera diperbaiki. 
Setelah adanya rencana demo, jalan rusak tersebut saat ini tengah dilaksanakan perbaikan, walaupun sifatnya hanya penambalan " tuturnya, Selasa, 12/05/2026.

Senada hal tersebut disampaikan Sekretaris Desa Munjul, Alif, yang membenarkan adanya rencana aksi.

"Infonya sih memang akan ada rencana aksi, mungkin karena sudah terlalu lama melihat kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, akhirnya beberapa warga menggelar aksi demo sebagai puncak dari kekesalan yang selama ini terpendam" jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga desa Munjul yang engga disebutkan identitasnya menjelaskan kekecewaan yang selama ini dipendam Masyarakat.

"Warga memang sudah lama sangat kesal melihat kondisi jalan yang rusak parah, terlebih jalan ini merupakan jalan utama yang menghubungkan antara desa Mertapada, Munjul hingga Gumulung tonggoh, Kecamatan Greged, ironisnya, setelah beredarnya informasi akan ada aksi,baru pihak pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan perbaikan, aneh memang, pemerintah ini baru bergerak setelah akan ada gerakan Masyarakat, atau memang harus selalu demikian, kami berharap perbaikan jalan ini tidak hanya sementara atau sebatas tambal sulam, alangkah baiknya jika dilakukan perbaikan permanen, bila perlu lakukan betonisasi" harapnya. (1c)

11 Mei 2026

Kopdes Merah Putih Mertapadawetan siap beroperasi " perlu dukungan semua pihak "

INDOMEDIANEWS - Persiapan untuk beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih Sesa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon sudah memasuki tahap penyempurnaan untuk siap beroperasi sesuai program yang digalakan Pemerintah pusat.
Saat ini Kopdes Merah Putih Mertapadawetan tengah melakukan pemasangan Rak Display Doubel/Island sebanyak 41 unit.
Ditemui dilokasi Kopdes, Kuwu Meryapadawetan, Moh.Munif.AR menuturkan pihaknya sangat mendukung program Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan taraf perekonomian Masyarakat 

"Saat ini Kopdes Merah putih secara keseluruhan sudah siap untuk beroperasi, hal yang tengah dilaksanakan adalah pemasangan rak display sebanyak 41 unit, dimana barang yang diterima melalui PT. Agrinas Pangan Nusantara" tuturnya, Senin,11/05/2026.

Lebih lanjut Munif menuturkan, bahwa keberadaan Kopdes merah putih sangat berpengerahuh pada perkembangan desa asalkan pelaksaannya sesuai dengan mekanisme dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen Masyarakat.

"Dasar berdirinya koperasi adalah berasal dari Anggota, untuk Anggota dan oleh Anggota, itu merupakan azaz berdirinya sebuah koperasi, karena dasarnya sudah jelas, maka maju dan mundurnya sebuah koperasi ditentukan oleh dukungan dan keseriusan seluruh anggotanya, oleh karenanya, kami berharap seluruh Anggota Koperasi harus benar-benar memberikan dukungannya secara berkesinambungan, dalam artian jangan hanya sesaat, sebagai langkah awal sesuai rapat kepengurusan, bahwa anggota koperasi merah mutih berkewajiban untuk memenuhi berbagai syarat, diantaranya adalah melaksanakan simpanan wajib sebesar Rp.50.000 simpanan pokok Rp.20.000 simpanan sukarela tidak terbatas, dari semuanya itu dalam setiap tahunnya akan dilaksanakan RAT ( rapat anggota tahunan ) dimana nanti hasil dari perjalanan koperasi atau jika diperoleh keuntungan maka semua anggota akan mendapat keuntungan dari hasil koperasi sesuai mekanisme atau aturan yang berlaku" jelasnya. (1c)

8 Mei 2026

AMKI Cirebon Raya gelar bakti sosial peduli yatim dan duafa

INDOMEDIANEWS – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar aksi bakti sosial (baksos), Jumat (8/5/2026). 

Dalam kegiatan ini, AMKI menyalurkan bantuan sembako kepada anak yatim dan duafa di dua titik, yakni Yayasan Harapan Robbani di Kota Cirebon dan Yayasan Beringin Bakti di Kabupaten Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung khidmat usai Sholat Jumat ini diawali dengan doa bersama di Sekretariat AMKI, Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. 

Aksi sosial dipimpin langsung oleh Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, didampingi Dewan Pembina Noli Alamsyah, Ketua Panitia Suripto, serta jajaran anggota lainnya.

Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Ia mengaku momen ini sangat menyentuh hati seluruh anggota.“Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan lancar. 

Saya ucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan rekan-rekan media yang telah berjuang menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Rudi. 

Ia juga menegaskan bahwa aksi serupa akan menjadi agenda rutin bulanan AMKI Cirebon Raya ke depannya.Senada dengan Rudi, Dewan Pembina AMKI Cirebon Raya, Noli Alamsyah, mengapresiasi sinergi antara donatur dan wartawan. 

Ia berharap program berbagi ini terus diberi kelancaran dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Panitia Suripto menambahkan bahwa baksos ini bukan sekadar memberi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar anggota dan menumbuhkan empati terhadap sesama.“Kita melihat langsung perjuangan pengurus panti dan anak-anak yang mungkin tidak seberuntung kita.Ini pelajaran berharga bagi kami,” ujar Suripto.

Penyaluran Bantuan di Dua Lokasi di lokasi pertama, Yayasan Harapan Robbani menyambut baik bantuan yang diberikan. Pihak yayasan mendoakan agar AMKI Cirebon Raya senantiasa sukses dalam menjalankan program-programnya.

Adapun paket bantuan yang disalurkan pada Mei 2026 ini terdiri dari 75 kilogram beras, 10 dus mi instan, 10 liter minyak goreng, 10 dus air mineral, dan 10 kilogram telur.Suasana hangat dan kekeluargaan juga terasa saat rombongan AMKI tiba di lokasi kedua, Yayasan Beringin Bakti, Kabupaten Cirebon. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua Yayasan, Dra. Hj. Sri Bendera Murni, beserta jajaran pengurus. 

Menariknya, anak-anak binaan penyandang disabilitas (tuna netra) turut menyambut tamu dengan menampilkan bakat dan kemampuan mereka.

Dra. Hj. Sri Bendera Murni mengungkapkan kekagumannya terhadap langkah AMKI Cirebon Raya. Menurutnya, aksi ini sejalan dengan misi yayasannya yang kini telah menginjak usia ke-60 tahun.

AMKI Cirebon Raya ini organisasi yang masih baru, namun terasa berbeda dan sangat peduli. Mudah-mudahan AMKI terus kompak, maju, dan berkembang,” pungkasnya. (1c)

Pemdes Mertapadawetan berbenah sambut Haul Ki Buyut Serfin

INDOMEDIANEWS -Menjelang pelaksanaan Haul Kibuyut Serfin yang akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026, Pemerintahan Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon terus berbenah.
Salah satu kegiatan yang tengah dilaksanakan adalah perbaikan dan pengecatan kantor desa setempat.
Kegiatan tersebut diharapkan agar disaat pelaksanaan Haul Ki Buyut Serfin akan terlihat indah dan asri.
Ditemui diruang kerjanya, Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif.AR menuturkan harapannya, agar peringatan Haul nanti semuanya berjalan dengan baik.

"Peringatan Haul Ki Buyut Serfin untuk tahun ini merupakan peringatan yang terbilang Akbar, selain mengundang berbagai pejabat, InsyaAllah akan dihadiri oleh mantan ketua PBNU, Prof.Dr KH Said Aqil Siradj M,A." Tuturnya, Jum'at 08/05/2026.

Lebih lanjut Kuwu Munif menuturkan, pelaksanaan Haul ini melibatkan berbagai pihak.

"Kami libatkan semua pihak dalam pelaksanaan Haul ini, dari mulai Masyarakat, para pengusaha, tokoh Agama,tokoh Pemuda dan berbagai unsur lainnya, hal ini diperlukan agar dalam pelaksanaan yang melibatkan banyak pihak akan menghasilkan sesuatu hal yang positif dan dapat dikenang bahkan menjadi kebanggaan seluruh warga Masyarakat Mertapadawetan pada hususnya" jelasnya.

Demi terlaksananya momen istimewa tersebut, Pemdes dan Berbagai unsur secara bersama-sama menggalang dana yang dilakukan secara sukarela.

"Anggaran untuk acara tersebut kami peroleh dari partisipasi Masyarakat, para donatur atau seponsor dan para pihak yang peduli akan terselenggaranya acara Haul Ki Buyut Serfin, harapan kami sebagai pemerintah desa tentunya mengajak semua pihak untuk secara bersama-sama menjaga dan melestarikan aset atau Budaya daerah jangan sampai sirna dan tergerus oleh perubahan dan perkembangan zaman" pungkas Munif. (1c)

Pemdes Cipeujeuh kulon terima bantuan traktor dan gelar sembako murah

INDOMEDIANEWS - Masyarakat Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menyerbu sembako murah yang digelar Pemerintah Desa setempat atas prakarsa Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat, H.Ratnawati.M.KKK bersamaan penyerahan dua unit Traktor besar dari Anggota DPRD RI, H.E. Herman Khaeron.

Acara yang dilaksanakan secara bersamaan tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari warga setempat ditengah melinjaknya harga pangan akibat krisis global.

H.E.Herman Khaeron yang akrab disapa Hero menuturkan, bantuan traktor yang diberikan kepada Pemerintah Desa Cipeujeuh Kulon sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian.

"Jaman dahulu kita memanfaatkan tenaga kerbau atau sapi untuk membajak sawah, tentu hasilnya tidak terlalu maksimal, diharapkan dengan bantuan traktor yang kami berikan agar berdampak positif pada hasil pertanian tanpa mengenal kondisi, baik musim hujan atau musim panas, selain itu tentunya dengan adanya traktor yang dikelola desa, bisa dimanfaatkan atau di sewakan kepada pihak yang membutuhkan, tentunya dengan biaya yang lebih murah, kami percaya Kuwu Cipeujeuh Kulon, pak Haji Lili mampu menjaga dan memanfaatkan traktor yang ada dengan sebaik mungkin" tuturnya, Kamis, 07/05/2026.

Sementara itu, Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati yang didampingi Analis ketahanan pangan Ahli Muda Dinas ketahanan pangan dan peternakan Propinsi Jawa Barat, Ema Arnianadia, menuturkan adanya acara yang digelar di Desa Cipeujeuh kulon.

"Acara semarak gerakan pangan murah merupakan inisiasi kami sebagai salah satu upaya untuk memberikan keringanan kepada Masyarakat untuk memperoleh sembako dengan harga murah, ditambah pengurangan harga bagi warga yang memiliki tiket yang sudah disediakan panitia. Untuk acara di Ceupeujeh kulon ini ada sebanyak 3500 paket sembako murah diantaranya adalah beras, minyak goreng, daging dan aneka sayuran dan masih banyak lagi, kami berharap apa yang dilakukan saya sebagai wakil Rakyat dan Pemerintah bisa sedikitnya meringankan beban Masyarakat untuk membalikkan sembako murah ditengah mahalnya beberapa produk akibat adanya krisis global" jelasnya.

Usai acara gerakan pasar murah dan penyerahan bantuan dua unit traktor besar, Kuwu Cipeujeuh kulon sangat berterimakasih atas kepedulian wakil Rakyat demi meningkatkan kesejahteraan dan meringankan beban Masyarakat ditengah sulitnya perekonomian.

"Kang Hero merupakan sosok yang sangat peduli dengan kesejahteraan Masyarakat, banyak program yang telah digulirkan beliau, termasuk salah satunya adalah bantuan dua unit traktor dan terealisasinya acara gerakan pangan murah, kami sangat berterimakasih dan penghargaan yang tidak terhingga, semoga segala jerih payah dan sumbangsih beliau mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT" jelasnya.

Lebih lanjut H.Lili yang akrab disapa jiwu menjelaskan, untuk program sembako murah sebanyak 3500 ini di utamakan bagi Masyarakat setempat.

"Semuanya diperuntukan bagi Warga Cipeujeuh kulon, saya tegaskan untuk perangkat desa atau lembaga desa tidak boleh untuk ikut dalam program tersebut, terkecuali jika ada sisa atau kelebihan yang belum dibeli oleh warga, baru perangkat desa diperbolehkan untuk turut membeli paket sembako murah tersebut" pungkasnya. (1c)

7 Mei 2026

FKDC wacanakan pendirian Kafe Inklusif " Camat Lemahabang dukung penuh"

INDOMEDIANEWS - Bertempat di Pendopo Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kelompok difabel dari dua desa, Tuk Karangsuwung dan Lemahabang, menggelar acara diskusi bersama, kamis, 07/05/2026.
Acara yang dihadiri Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati dan ketua FKDC Mujib membahas berbagai agenda , yang salah satunya adalah pendirian Kafe Inklusif.
Tujuan diadakannya pertemuan antara keluarga besar difabel dan pihak kecamatan adalah selain mendiskusikan rencana pendirian kafe inklusif juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas, menciptakan lapangan kerja inklusif, mengurangi stigma terhadap penyandang disabilitas dan mendorong interaksi sosial yang setara di Masyarakat.

Disaat bersamaan, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati secara simbolis menyerahkan bibit pohon mangga kepada perwakilan keluarga besar difabel.

"Kami menyerahkan bibit pohon mangga untuk dimanfaatkan sebaik mungkin, selain itu kami pun senantiasa melakukan edukasi agar saudara difabel kita memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami berbagai tanaman yang bermanfaat bagi peningkatan perekonomian maupun hal lainnya, selain itu, kami mengharapkan agar saudara difabel kita mampu mengembangkan UMKM sesuai dengan kemampuan yang dimiliki" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang narasumber dari FKDC, Dwi Hasri Septianti, menjelaskan adanya rencana pendirian Kafe Inklusif.

"Selain membahas berbagai persoalan yang dihadapi saudara difabel, agenda hari ini adalah mendiskusikusiakan berbagai program yang akan dilaksanakan, salah satunya adalah memanfaatkan lahan yang ada di area kecamatan untuk dijadikan Kafe Inklusif, yang tentunya salah satu tujuannya adalah untuk mengembangkan UMKM yang pengelolaannya atau yang menjadi motor penggeraknya adalah saudara difabel itu sendiri" tuturnya.

Senada hal tersebut disampaikan ketua FKDC, Abdul Mujib, yang mengharapkan peran serta difabel mampu meningkatkan perekonomian sesuai dengan keterampilan atau kemampuan yang dimiliki.

"Peningkatan UMKM salah satu tujuan kami untuk mampu meningkatkan perekonomian para difabel, dalam artian mampu berdikari dan mengembangkan potensi yang ada, InsyaAllah dalam waktu dekat rencana untuk mendirikan kafe inklusif bisa terealisasi, kami dari keluarga difabel sangat berterimakasih kepada Ibu Camat yang sangat mendukung berbagai kegiatan yang kami laksanakan, karena tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, tentunya akan sulit dalam mewujudkan apa yang diharapkan, semoga semangat para difabel tetap tinggi dan kesempatan untuk berkarya pun tidak terhalang oleh adanya keterbatasan" jelasnya. (1c)

5 Mei 2026

Jalanan Rusak menjadi pemandangan umum di Kabupaten Cirebon "LSM Kompak soroti kinerja Pemkab"

INDOMEDIANEWS  – Kondisi jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Karangsembung menuai kritik keras dari Ketua LSM Kompak Korbasis Karangsembung Raya, Moch hasyirul falah, S.Sos 
Ia menyebut, kerusakan jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat tersebut sudah sangat memprihatinkan dan dinilai membahayakan pengguna jalan, Selasa ( 05/05/26 ).

“Ini sungguh ironis dan miris. Jalan utama di Karangsembung yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat justru dibiarkan rusak, berlubang, dan bergelombang. Bahkan sudah banyak memakan korban,” tegas Falah.

Menurutnya, kondisi paling parah terlihat di ruas jalan yang berada tepat di depan Pasar Karangsembung. Jalan yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi justru berubah menjadi titik rawan kecelakaan.

Pengendara roda dua terpaksa ekstra hati-hati, bahkan tak jarang memilih menghindari jalur tersebut. Sementara kendaraan roda empat pun harus melaju perlahan karena khawatir mengalami kerusakan, termasuk risiko patah as roda.

Falah menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon terhadap infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, lalu masyarakat bayar pajak untuk apa? Ini bentuk kegagalan pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar,” kritiknya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak menutup mata dan telinga terhadap kondisi yang terjadi di lapangan.
Sebagai bentuk kontrol sosial, LSM Kompak Korbasis Karangsembung Raya menyatakan siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan mendesak perbaikan segera dilakukan.

“Jangan tunggu jatuh korban lebih banyak. Kalau tidak ada langkah konkret, kami akan turun ke jalan,” pungkasnya. (1c)

Warga Lemahabang kulon sambut baik Cek Kesehatan Gratis

INDOMEDIANEWS - Pemerintah Desa Lemahabang kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan Cek kesehatan gratis bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Sindanglaut, Selasa, 05/05/2026.
Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor desa setempat sejak pagi sudah dipadati warga yang ingin memeriksakan diri guna memeriksakan kesehatannya.
Dalam keterangan yang disampaikan Kuwu Lemahabang kulon, Rudiana, pihaknya sangat menyambut baik acara yang diselenggarakan oleh pihak UPTD Puskesmas Sindanglaut.

"Kami sangat menyambut baik digelarnya acara kegiatan foto Rontgen dan cek kesehatan geratis bagi warga Lemahabang kulon, hal ini tentunya sangat membantu dan memberikan pemahaman berapa pentingnya kesehatan, untuk pelaksanaan cek kesehatan lebih dititik beratkan atau sasarannya adalah penderita diabetes melitus, penderita TBC dan balita dengan malnutrisi" tuturnya.

Dari informasi yang diperoleh, bahwa selain warga masyarakat mendapat pelayanan cek kesehatan gratis, juga mendapatkan bingkisan setelah melakukan pemeriksaan.

"Bagi yang telah selesai melakukan pemeriksaan, warga pun akan menerima bingkisan dari pihak Puskesmas, karena kami dari pemerintah desa hanya bersifat sebagai penyedia tempat, namun demikian tentunya kami sangat mendukung adanya program tersebut, bahkan dari data yang kami terima, kurang lebih ada 200 undangan yang telah tersebar melalui para kader dan diberikan langsung pada Masyarakat sekitar, semoga dengan adanya acara tersebut, semakin meningkatkan kesadaran Masyarakat dalam menjalankan hidup sehat dan bersih" pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Lemahabang kulon yang mengikuti acara tersebut, Iis menyampaikan rasa terimakasihnya denga. Adanya acara pemeriksaan cek kesehatan gratis.

"Acara tersebut sangat membantu bagi Masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan, apalagi ada kegiatan foto Rontgen gratis, tentunya sangat mengurangi beban Masyarakat dalam hal pembiayaan, semoga acara seperti ini bisa menjadi acara rutin, atau diagendakan agar Masyarakat semakin terbantu secara perekonomian agar tujuan digagas dengan tema cegah TBC,  lindungi keluarga yang kita sayangi dan obati sampai sembuh bisa terealisasi dengan baik" harapnya. (1c)

4 Mei 2026

Apresiasi Pemerintah Desa Mertapadawetan " mampu benahi dan tingkatkan aset Desa'

INDOMEDIANEWS - Pemerintahan Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menyelamatkan berbagai aset desa yang selama ini seakan tidak tersentuh, bahkan persoalan tanah yang selama puluhan tahun tidak ada titik temu, saat ini sudah dapat terselesaikan.
Perkembangan Desa Mertapadawetan yang patut diapresiasi adalah tertib administrasi dalam hal penyelamatan aset desa maupun peningkatan lunas pajak bumi bangunan.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR saat ditemui diruang kerjanya.

"Saya sebagai Kuwu menyadari, bahwa belum mampu secara maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap Masyarakat, termasuk memenuhi apa yang diinginkan Masyarakat, namun demikian, dengan keterbatasan yang ada kami pun tetap berupaya untuk memberikan yang terbaik, diantara keberhasilan yang telah kami lakukan selama ini adalah adanya beberapa aset desa, hususnya tanah kas desa yang bisa berimbas pada pendapatan asli Desa, betapa tidak, dengan kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak, saat ini Tanah desa yang semula 34 Hektar,  bertambah menjadi 60 Hektar " tuturnya, Rabu, 29/04/2026.

Lebih lanjut Munif menuturkan, adanya temuan tanah sebanyak kurang lebih 26 Hektar belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya.

"Untuk keberadaan tanah yang telah ditemukan, untuk sementara belum dapat dipergunakan secara maksimal, dikarenakan ada beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi, namun demikian kami terus berkoordinasi dengan beberapa pihak, diantaranya BPN agar keberadaan tanah tersebut dapat diselesaikan secara administrasi" jelasnya.

Keberhasilan lainnya yang mungkin luput dari perhatian adalah peran kolektor BPD dan terselesaikannya tanah warga yang selama puluhan tahun tidak dapat diproses untuk dijadikan sertifikat.

"Kami bangga atas kinerja Kolektor PBB ( pajak bumi bangunan ) karena dalam pemerintahan yang terdahulu belum pernah mencapai angka siginifikan, namun saat ini sudah mencapai target hingga 100 % , bahkan yang membuat kami bangga adalah terselesaikannya persoalan tanah yang ada di sekitaran LPI, kurang lebih 83 bidang, selama puluhan tahun tanah tersebut keabsahannya menggantung, Alkhamdulillah saat ini sudah selesai dan pemilik tanahnya dapat memperosesnya untuk dijadikan sertifikat Hak milik, semua ini tentunya atas kerjasama berbagai pihak dan keseriusan dalam menyelesaikan persoalan, intinya dibalik kekurangan, kami akan terus berupaya untuk berbuat yang terbaik, walaupun akan menghadapi berbagai rintangan, karena apa yang kami lakukan berdampak pada beberapa oknum yang akan merasa dirugikan" pungkasnya.(1c)

Lulusan SMKM Lemahabang siap kerja dan pegang teguh Norma Agama

INDOMEDIANEWS - 565 Siswa SMKM Lemahabang, Kabupaten Cirebon berhasil menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Siswa yang telah digembleng selama kurang lebih tiga tahun.
Keberhasilan para siswa tersebut berkat kerja keras para pendidik SMKM yang penuh semangat dan keikhlasan.
Sebagai tanda penghargaan dan rasa syukur, keluarga besar SMK Muhammadiyah Lemahabang menggelar acara Tasyakuran kelas 12 tahun pelajaran 2025/2026.
Acara yang digelar di aula setempat, dihadiri para pejabat, termasuk Wakil Bupati Cirebon H.Agus Kurniawan Budiman didampingi Kadisnaker  Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto.
Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Cirebon sangat mengapresiasi keberhasilan yang telah dicapai para pendidik dalam membina dan memberikan ilmu pengetahuannya bagi para generasi muda Muhammadiyah.

"SMK Muhammadiyah Lemahabang, merupakan salah satu SMK percontohan yang ada di Kabupaten Cirebon, dimana para lulusannya sudah siap kerja" tuturnya, Senin, 04/05/2026.

Lebih lanjut Wakil Bupati yang akrab disapa Jigus ini menuturkan rasa bangga dan apresianya atas kemajuan dunia pendidikan dibawah panji Muhammadiyah.

"Suatu kebanggaan bagi kami manakala melihat secara langsung keberhasilan yang telah diraih SMKM selama ini,  ini membuktikan bahwa konsep pendidikan yang ada di Muhammadiyah sangat pesat dan mampu bersaing di era globalisasi, hususnya dalam dunia industri"jelasnya.

Senada hal tersebut disampaikan Kadisnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto,menuturkan kesiapan para alumnus SMKM dalam bersaing di dunia industri.

"Saat ini lulusan di Kabupaten Cirebon, Hususnya Sekolah Menengah Kejuruan sebanyak 12.000 dimana tentunya membutuhkan lapangan kerja yang tidak sedikit, oleh karenanya kami telah bekerjasama dengan berbagai pihak agar lapangan kerja yang tersedia semakin banyak, Alkhamdulillah, persentase jumlah pengangguran saat ini semakin berkurang, dan kami akan terus berupaya agar jumlah pengangguran dalam setiap tahunnya semakin berkurang karena tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai" jelasnya.

Sementara itu, Wakasek kesiswaan SMKM Lemahabang, Jimmi Karisson, berterimakasih atas kerjasama para pendidik yang telah berupaya memberikan pendidikan yang terbaik bagi seluruh Siswa, hingga mencapai kelulusan 100 %.

"Untuk Tahun ini sebanyak 565 siswa didik telah berhasil menimba ilmu di SMKM, dimana dari jumlah yang ada tidak semata lulus, namun sudah siap kerja dan bersaing dengan sekolah lainnya" jelasnya.

Lebih lanjut Jimmi menuturkan, dalam acara Tasyakuran kelas 12 tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan.

"Selain bertemu dan silaturahmi dengan wali murid, acarapun diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai donor darah, servis gratis, pembuatan SKCK hingga bazar, semuanya kami lakukan sebagai wujud syukur dan kebanggaan bagi para siswa yang telah lulus, kami hanya berpesan terus giat dalam belajar dan jaga nama baik almamater dimanapun dan dalam kondisi apapun, selain itu kami mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf kepada semua pihak, hususnya para wali murid, yang mungkin selama kami mendidik para siswa terdapat sesuatu yang kurang berkenan, InsyaAllah, semua lulusan SMKM dapat meraih cita dan harapan dengan tetap berpegang teguh pada norma Agama" tutur Jimmi.(1c)

29 Apr 2026

Paguyuban Onthelis Amarta " Jaga kesehatan dan silaturahmi"

INDOMEDIANEWS - Didirikan sejak Tahun 2022, Paguyuban Onthelis Amarta yang berkedudukan di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kerap melaksanakan berbagai kegiatan, baik yang bersifat Sosial maupun aksi kegiatan rutin yang terus dilaksanakan 3 hari dalam setiap minggunya.
Keterangan yang disampaikan ketua paguyuban Onthelis Amarta, Drs Iman Setiawan saat transit di Desa Picung pugur, Kecamatan Lemahabang, menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama ini selain untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, juga sebagai ajang silaturahmi antar anggota.

"Kegiatan rutin yang kami lakukan dalam setiap minggunya adalah para Onthelis mengayuh sepeda yang dimiliki dengan berbagai ornamen, berkeliling kebeberapa desa yang ada di beberapa kecamatan, selain tentunya untuk membudayakan bersepeda, tentunya hal yang tidak kalah pentingnya adalah untuk menjaga stamina dan kesehatan, karena rata-rata anggota paguyuban ini usianya sudah diatas 50 tahun " tuturnya, Rabu,29/04/2026.

Lebih lanjut Iman menjelaskan, bahwa rata-rata para Onthelis yang memiliki sepeda tua, menghiasi dengan berbagai ornamen.

"Sepeda tua atau yang akrab disebut dengan nama sepeda jengki, dihiasi dengan berbagai benda yang unik, ada yang dipasang sirene jadul, kelotokan atau yang biasa dipasang dileher kerbau dan berbagai barang antik lainnya, ini tentunya membuat kesan unik dan sangat membanggakan, bahkan kerap kali disaat kami berhenti disuatu tempat, banyak warga atau Masyarakat yang tertarik melihat bentuk sepeda yang sangat beragam, InsyaAllah, melalui kegiatan ini mampu menjalin silaturahmi dan persaudaraan yang tak hilang ditelan perkembangan jaman" jelasnya.(1c)

24 Apr 2026

Kecamatan Lemahabang perlu ruang baru "Hak Masyarakat harus diutamakan "

INDOMEDIANEWS - Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, sebagai gerbang pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) memerlukan sarana dan prasarana yang memadai, salah satunya adalah ruangan pelayanan Adminduk yang memadai dan nyaman.

Sebagai salah satu kecamatan yang masuk dalam cagar budaya, pelayanan prima pada masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga ruang pelayanan Adminduk yang representatif sangat diperlukan guna meningkatkan pelayanan di tempat tersebut.

Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Martin Bhuto mengatakan, pelayanan Adminduk seperti perekaman dan pengambilan KTP Elektronik yang sudah sangat baik, maka memerlukan ruangan yang representatif, agar lebih maksimal.

"Kecamatan Lemahabang merupakan salah satu Kecamatan yang kerap memberikan pelayanan kependudukan kepada Masyarakat di luar Kecamatan Lemahabang, dikarenakan sering terjadinya permasalah di Kecamatan lainnya, baik dikarenakan fasilitas yang eror maupun hal lainnya, oleh karenanya, sangatlah layak jika di Kecamatan Lemahabang menyediakan ruang husus bagi Masyarakat yang mengurus Administrasi kependudukan, selama ini kerap kali Masyarakat yang datang dari berbagai wilayah harus antri bahkan duduk di lantai karena memang kondisinya terbatas" jelasnya, Jum'at 24/04/2026.

Saat disinggung mengapa tidak mengajukan anggaran ke Dinas terkait, Martin menjelaskan dengan penuh harap.

"Kami sudah lama mengajukan untuk pembangunan ruang baru husus bagi pelayanan kependudukan, namun sampai saat ini belum terealisasi, harapan kami apa yang diharapkan secepatnya bisa terealisasi" tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga Cipeujeuh, Yanto, mengeluhkan kekurang nyamanan saat melakukan pengurusan administrasi kependudukan.

"Pelayanannya sih memang baik, tapi fasilitas atau tempat disaat kami menunggu karena harus antri, sangat tidak nyaman, bahkan banyak warga yang harus duduk diatas lantai, kami sebagai Masyarakat berharap agar fasilitasnya disediakan dengan lebih baik, keinginan kami ini wajar, karena kami sebagai Masyarakat diwajibkan membayar pajak, masa buat membangun ruangan yang memang diperlukan saja tidak bisa" jelasnya.(1c)

23 Apr 2026

RAT Koperasi Desa Merah Putih Sampih " Persiapkan Program Kerja "

INDOMEDIANEWS - Pemerintah d Desa Sampih, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon, menggelar acara Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) Koperasi Desa Merah Putih Tahun buku 2025 bertempat di Aula Kantor Desa setempat, Kamis,23/04/2026.
Acara yang dihadiri seluruh pengurus koperasi, perangkat Desa , Lembaga Desa dan Anggota Koperasi berjalan dengan baik.

Dalam pemaparannya, Ketua Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP ) Sampih, Sumirat, menuturkan, untuk RAT tahun buku 2025 sifatnya hanya menyampaikan progres yang telah tersusun dan akan dilaksanakan setelah semuanya siap.

"Untuk RAT Tahun buku 2025 sifatnya hanya menjelaskan tentang kesiapan seluruh pengurus koperasi untuk merealisasikan program kerja yang telah tertata,InsyaAllah, hari ini Grai KDMP Sampih selesai 100%, setelah itu kita menanti untuk segera diresmikan dan menentukan program kerja yang telah disepakati bersama" jelasnya.

Lebih lanjut Sumirat yang didampingi Sekretari KDMP Sampih, Arif dan bendahara, Suheli menyampaikan beberapa program perdana yang akan digulirkan.

"Setelah nanti semuanya siap, program yang kami lakukan di awal adalah menyediakan bahan-bahan pertanian dan menampung hasil pertanian, selain itu adalah menyediakan sembako termasuk pendistribusian atau penjualan gas bersubsidi, jika dalam prosesnya berjalan sesuai rencana dan berdampak positif, maka tidak menutup kemungkinan untuk menyusun program lainnya guna lebih bermanfaat bagi warga Masyarakat Sampih, hususnya para anggota Kopdes itu sendiri, untuk saat ini kami baru memiliki anggota tetap sebanyak 20 Orang dengan ketentuan harus melakukan simpanan wajib sebesar Rp.20.000 dan simpanan pokoknya sebesar Rp.30.000" jelasnya.

Sementara itu, Kuwu Sampih , Suherman dalam pemaparannya mengajak semua pihak untuk mensukseskan dan memajukan keberadaan KDMP.

"Sesuai dari hasil pertemuan ini, InsyaAllah, Grai Koperasi Desa Sampih bisa rampung secara keseluruhan, tinggal setelahnya kita mempersiapkan apa saja yang akan dilaksanakan sesuai program kerja yang telah ditetapkan, intinya kami mengajak kepada seluruh Masyarakat Sampih untuk mendukung dan bersama-sama membesarkan koperasi Desa ini, karena tujuan hadirnya KDMP ini untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, oleh karenanya, tanpa adanya dukungan dari Masyarakat, maka apapun program yang digalakan tidak akan mencapai kesuksesan, kita berharap bersama hadirnya Koperasi Desa ini mampu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat secara keseluruhan" tuturnya.(1c)

22 Apr 2026

Monev Desa Mertapadakulon berjalan sesuai mekanisme

INDOMEDIANEWS - Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, lakukan peninjauan lokasi pembangunan sekaligus dokumen anggaran di Desa Mertapada Kulon kecamatan Astanajapura, Rabu, 22/04/2026.

Camat Astanajapura, Deni Syafruddin melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Rusiana mengatakan, Monev ini rutin dilaksanakan pada setiap desa, sebagai upaya pembinaan. 

"Secara umum hasil monev di desa Mertapadakulon, sudah melaksanakan program yang telah disusun berikut alokasi anggaran yang ditentukan,"jelasnya.

Lebih lanjut Rusiana menuturkan, monev yang dilaksanakan ini antara lain meliputi anggaran desa dan PBB. 

"Kegiatan ini sebagai bentuk pembinaan bagi desa dan diharapkan pihak desa dapat melaksanakan tugas pemerintahan dengan baik sesuai aturan yang berlaku"  jelasnya didampingi Kepala Seksi Pemerintahan (Kasi Pem) setempat, Irwanto.

Sementara itu, Kuwu Desa Mertapada Kulon, Suherman mengungkapkan, anggaran yang bersumber dari pusat, provinsi dan daerah sangat berpengaruh pada pembangunan desa, maka perlu secepatnya dibagikan setelah pihak desa mengajukan. 

"Alhamdulillah anggaran desa 2025 telah direalisasikan sesuai peruntukan, diharapkan apa yang telah kami laksanakan akan bermanfaat bagi warga Mertapadakulon secara keseluruhan" tuturnya.

Masih dikatakan Suherman, dalam melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan desa sangat diperlukan sinergitas yang baik dari seluruh pihak, antara lain perangkat dan lembaga desa. 

"Sebagai kuwu, tentu membutuhkan saran yang membangun demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa,oleh karenanya kami mengajak semua pihak untuk secara bersama-sama membangun desa agar semakin baik dari yang sudah baik" jelas Suherman.

Dirinya menghimbau seluruh masyarakat  agar merawat dan memperbaiki, bilamana ada kerusakan kecil. 

"Kami ucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang berperan aktif dalam membangun desa dan terima kasih pula pada tim Monev kecamatan, kami pun berharap kepada seluruh lapisan untuk menjaga dan merawat segala bentuk pembangunan yang telah dilaksanakan, jika ada kerusakan yang sifatnya kecil, mari kita budayakan tradisi gotong royong agar semuanya berjalan dengan baik" pungkasnya.(1c)

21 Apr 2026

RAT KDMP dan Musdes BUMdes Pasawahan disorot " Rapat penting jangan asal "

INDOMEDIANEWS - KDMP ( Koperasi Desa Merah Putih ) Desa Pasawahan, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon, menggelar RAT ( Rapat Anggota Tahunan ) Tahun buku 2025, bertempat di Aula Kantor desa setempat, Selasa, 21/04/2026.
Acara yang dihadiri pengurus dan Anggota KDMP, Kuwu, Perangkat desa termasuk perwakilan pihak Kecamatan Susukan Lebak memaparkan terkait perjalanan dan konsep program yang akan dilaksanakan.

RAT ini merupakan sebuah kewajiban bagi keberadaan Koperasi selama didirikan untuk diketahui oleh seluruh Anggota Koperasi itu sendiri.

Dalam pemaparannya, Ketua KDMP Pasawahan, Dipa Anwarudin, menjelaskan terkait keberadaan koperasi , dari mulai Laporan Pertanggungjawaban hingga program yang akan digalakan.

"Dalam RAT tahun buku 2025 ini, dapat kami jelaskan, bahwa secara keseluruhan telah sesuai dengan mekanisme, termasuk sudah terbentuknya anggota tetap sebanyak 20 Orang, untuk saat ini memang Koperasi belum dapat menjalankan berbagai program yang telah tersusun, karena masih dalam tahap penyelesaian pembangunan Grai koperasi, namun demikian ada beberapa program prioritas yang akan digalakan, diantaranya penyediaan sembako, pupuk hingga simpan pinjam, insyaAllah dengan hadirnya Kopdes secara tidak langsung dapat meningkatkan taraf kehidupan dan perekonomian warga Masyarakat Pasawahan pada hususnya dan seluruh Rakyat Indonesia secara umum" tuturnya.

Selain menggelar acara RAT KDMP, dihari yang sama dilaksanakan agenda lainnya, yaitu Musdes Pertanggungjawaban BUMdes ( Badan Usaha Desa )
Sayangnya pelaksanaan RAT KDMP maupun Musdes BUMdes terkesan dilaksanakan tidak serius, hal tersebut disampaikan Kasi Ekbang Kecamatan Susukanlebak, Rudi Aris Setiawan, menyayangkan acara yang resmi terkesan main-main.

"Rapat atau Musyawarah yang sifatnya resmi itu harus dipasang spanduk, tujuannya agar diketahui oleh Masyarakat umum bahwa sedang dilaksanakan acara atau rapat maupun musyawarah yang sifatnya penting, apalagi Rapat yang dilaksanakan di Desa Pasawahan ini menyangkut RAT KDMP, ini kan sifatnya sangat penting, ini harus menjadi catatan dan pembelajaran untuk tertib dalam melaksanakan sesuatu yang bersifat kepemerintahan, bahkan kami sangat menyayangkan adanya acara Musdes BUMdes, dimana seharusnya ada komunikasi yang baik antara pemdes, BPD dan pengurus BUMdes itu sendiri, masa Musyawarah pertanggungjawaban atau SPJ BUMdes hanya dihadiri oleh segelintir orang, harusnya semua elemen atau kelembagaan maupun perwakilan Masyarakat diundang untuk menghadiri acara tersebut, oleh karenanya, kami menyarankan agar pelaksanaan Musdes pertanggungjawaban BUMdes di Desa Pasawahan di undur agar dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan dapat dihadiri oleh seluruh unsur terkait" jelasnya.

Dirasa tidak memenuhi kuorum , akhirnya Musdes BUMdes Pesawahan ditunda untuk dijadwalkan ulang.(1c)

17 Apr 2026

Warga Mertapadawetan tuntut pembubaran kepengurusan BUMdes " Kuwu Munif siap penuhi tuntutan warga "

INDOMEDIANEWS -Bertempat di Aula Kantor Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Pihak Pemdes, Pengelola BUMdes, Unsur Masyarakat dan Tokoh Agama hadir dalam dua agenda yang dilaksanakan secara bersamaan dihari yang sama, yaitu Musyawah tentang evaluasi keberadaan BUMdes dan Musyawarah persiapan Haul Kibuyut Serfin.
Acara yang dipimpin langsung Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif .AR dan Direktur BUMdes Griya Makmur, Anisul Fuad termasuk pengurus Ranting NU , Ustadz Mansyur.

Dalam acara tersebut, beberapa tokoh dan perwakilan Masyarakat menyampaikan beberapa hal dan harapannya, terkait bagaimana BUMdes bisa berjalan dengan baik sesuai harapan.

Menyikapi keinginan tersebut, Direktur BUMdes Griya Makmur, Anisul Fuad, memaparkan bagaimana persoalan yang terjadi selama keberadaan BUMdes dan memaparkan tentang keuangan termasuk pengelolaannya.

"Atas nama pribadi, saya sebagai pimpinan BUMdes memohon maaf, karena mungkin pengelolaan atau progres yang kami laksanakan tidak sesuai harapan, hal tersebut terjadi karena banyaknya kendala dan mungkin kekurang siapan kami untuk menjadikan BUMdes sebagai salah satu usaha desa yang mampu menjadikan sebagai badan usaha yang kurang sesuai dengan apa yang diharapkan, oleh karenanya, dalam hal ini kami menggelar musyawarah dengan satu tujuan, yaitu menjadikan BUMdes lebih baik, dalam artian, apakah kepengurusannya tetap seperti semula atau dilakukan perubahan" tuturnya, Jum'at 17/04/2026.

Penuturan Direktur BUMdes tersebut dikarenakan adanya desakan warga untuk melakukan pembubaran kepengurusan BUmdes, salah satunya disampaikan Heri, warga Desa setempat.

"Kami Masyarakat menegaskan, jika memang kepengurusan BUMdes yang selama ini dirasa tidak maksimal, bubarkan saja" tegasnya diamini warga lainnya.

"Menyikapi persoalan tersebut, Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif.AR, dalam keterangannya menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengedepankan kepentingan umum dengan mengutamakan Musyawarah mufakat.

"Dengan adanya tuntutan Masyarakat tentang BUMdes, maka saya sebagai Kuwu tentunya harus mengambil langkah yang tepat, yaitu melakukan evaluasi termasuk perubahan struktur kepengurusan BUMdes, yang perlu menjadi catatan adalah, langkah yang kami ambil tersebut berdasarkan dari hasil Musyawarah, jadi tidak ada kepentingan lainnya, selain itu, disaat yang sama, kami pun menggelar acara Musyawarah Khaul Ki Buyut Serfin, intinya kami sebagai warga Mertapadawetan mengajak semua lapisan untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan acara Haul Ki Buyut Serfin yang merupakan salah satu ulama besar yang ada di Mertapadawetan, insyaAllah dalam pelaksanaan Haul kali ini akan dikemas sedemikian rupa agar berjalan hidmad dan meriah, mengenai anggarannya tentunya akan kami usahakan dari berbagai sumber, baik itu dari udunan warga, CSR maupun sumber dana lainnya" tutur Kuwu Munif.(1c)

14 Apr 2026

BUPATI DAN WAKIL BUPATI CIREBON RENCANA HADIRI HALAL BIHALAL DPC PSIB KAB CIREBON

INDOMEDIANEWS- Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Cirebon (DPC-PSIB) selenggarakan Halal Bihalal yang ke-7 pada Hari Minggu tanggal 19 April 2026 bertempat di Sekretariat DPC PSIB Kabupaten Cirebon Jl. Villa Intan I- Perumahan Trusmiland Desa Battembat Kecamatan Tengah tani Kabupaten Cirebon.


Dalam pelaksanaan  tersebut, dijelaskan oleh Ketua Panita Penyelenggara H. Selamat, S.Sos di dampingi Sekteraris Panitia Upendi, S.H.

"penyelenggaraan tersebut sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan dan Undangan kepada Instansi pemerintahan Kabupaten Cirebon dari mulai Bupati, sampai Muspika Kecamatan Tengah tani dan Kuwu Battembat, semoga pelaksanaan ini berjalan lancar dan minta dukungan semua pihak, lebih jelasnya terkait Surat Pemberitahuan dan undangan dapat ditanyakan kepada Bapak Mustamd. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A. selaku Ketua Bidang Hukum DPD PSIB Provinsi Jawa Barat dan beliaulah yang berkordinasi langsung dengan pak Bupati dan Muspika Kecamatan Tengah tani" tuturnya.


Sementara disela kesibukannya,  Ketua DPC PSIB Kabupaten Cirebon  Marwah, S.ST., M.M. yang   juga sebagai Kasi yanmas  merangkap Plt Kasi Kesos Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramyu. mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan demi terselenggaranya acara Halal Bihalal yang ke-7 ini, semoga amal baiknya dibalas oleh Allah SWT.


Ditempat terpisah, Ketua Bidang Hukum DPD PSIB Provinsi Jawa Barat Adv. Mustamid. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A. membenarkan dirinya yang melakukan kordinasi dengan Bupati Cirebon Drs.. H. Imron, M.Ag. bertemu secara langsung dirumah dinasnya Jl. R.A. Kartini Kelurahan Kejaksan Kota Cirebon beliau menyatakan siap akan hadir pada Hari Minggu tanggal 19 April 2026 pada acara Halal Bihalal DPC PSIB Kabupaten Cirebon.

pihaknya juga telah melakukan kordinasi terkait pengamanan dengan Kapala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Cirebon Imam Ustadi, S.Si., M.Si., Kapolsek Kedawung Kompol H. Ahmad Nasori dan Pak Danramil Tengahtani juga Kuwu Battembat.


Lanjut dikatan Mustamid, pihaknya menyebutkan terkait nama-nama yang diundang adalah Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Cirebon, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon, Diskominfo Kabupaten Cirebon, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Kadis BPBD, Camat Tengah tani, Kapolsek Kedawung, Danramil, Kuwu Battembat dst.


Sementara itu, Kordinator lingkungan Dodi Wairatama dan Sutana, menyambut baik dan merasa bangga dilingkunganya akan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta pejabat lainnya,


"kami berharap beliau semuanya akan hadir" tuturnya.

Dodi bersama warga rencana akan menyempaikan keluhan warga terkait banjir dan Fasilitas umum kepada Bupati  Cirebon dan jajarannya. (1c)

11 Apr 2026

Halal bihalal pelaku seni Kota/Kab Cirebon "Perbedaan itu indah"

INDOMEDIANEWS - Halal bihalal keluarga besar sanggar seni gita pakuan pimpinan Eman Suherman. 
Dikemas dengan penuh kesederhanaan, acara Halalbihalal sekaligus silaturahmi para pemangku seni tradisional yang bertempat di kediaman Bapak Eman Suherman tersebut diharapkan mampu menjalin tali persaudaraan dibawah panji kebersamaan yang dibalut dalam nuansa daerah, dengan harapan seni tradisional tidak terkikis oleh perkembangan jaman yang begitu pesat perubahannya.
Sanggar seni  Gita Pakuan dibawah pimpinan Bapak Eman Suherman berupaya untuk tetap mempertahankan dan melestarikan keberadaan seni tradisional atau seni daerah warisan para leluhur.
Dalam pemaparannya, Pimpinan Sanggar Seni Gita Pakuan, Eman Suherman, dalam berkesenian jangan sampai menghilangkan adanya perbedaan, karena perbedaan itu harus ada dalam berkesenian agar tercipta simfoni yang yang menyatu.

"Perbedaan itu harus tetap ada, hususnya dalam hal berkesenian, mengapa demikian, karena jika dalam satu pentas seni hanya ada satu alat seni, semisal hanya ada gendang saja atau hanya ada suling saja, tentunya hanya dengan ada satu alat tidak akan menghasilkan simfoni yang asyik untuk dinikmati, maka seni itu akan terdengar syahdu atau asyik untuk didengarkan jika terdapat beberapa alat musik, itulah maksud dari jangan sampai perbedaan itu ditiadakan, karena Allah sendiri telah menciptakan beberapa perbedaan, contoh yang sangat dekat adalah lima jari yang kita miliki posisi dan bentuknya sudah jelas berbeda" jelasnya, Sabtu, 11/04/2026.

Dengan prakata awal tersebut, Eman menjelaskan, Bahwa pelaku Seni jangan sampai terpecah hanya karena adanya perbedaan, baik dalam pemahaman seni maupun hal lainnya.

"Ajang silaturahmi dan Halal bihalal ini merupakan salah satu upaya kita sebagai pelaku seni untuk terus berupaya agar seni tradisional tidak musnah dari peradaban, Alkhamdulillah, dihari yang baik ini, hadir beberapa pelaku seni dan Budayawan dari Kota dan Kabupaten Cirebon, hanya sebagai pengingat, Napak tilas terus dilestarikannya berawal dengan tidak melupakan awal mula keinginan untuk melestarikan seni daerah, dan mengenal sosok seniman jaman dahulu, yaitu keberadaan sosok Abah Tasmin yang telah berkesenian dalam bentuk Reog atau angklung sejak tahun 1955, dan kebetulan saya merupakan penerus kelima dari sosok Abah Tasmin" tuturnya.

Lebih lanjut Eman Menghapkan, dengan diadakannya halal bihalal dan silaturahmi tersebut, selain bertemunya para pelaku seni, juga saling bercerita tentang pengalaman termasuk pemahaman tentang sejarah seni itu sendiri.

"Seni itu perlu dipahami secara menyeluruh, baik awal atau legenda tentang perjalanan terkait sejarah seni itu sendiri, yang tidak kalah pentingnya adalah apa dan bagaimana kita memahami filosofi seni itu sendiri, Alkhamdulillah, melalui ajang Silaturahmi ini kita lebih memahami arti seni daerah yang selama ini terus dilestarikan oleh para pelaku seni, semoga dengan semangat kebersamaan, seni atau tradisi Daerah tidak akan terkikis dan tetap lestari di Negeri tercinta,hususnya untuk seni dan Budaya Cirebon" pungkasnya.(1c)