2 Nov 2020

Putus mata rantai Pandemi Covid -19 " puluhan Warga terjaring operasi yustisi"

Indomedianewsc - Dalam melakukan pencegahan pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19). Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama muspika dan Pemdes Cikulak melakukan penerapan protokol kesahatn untuk pencegahan penyebaran Covid-19. 
Mulai dari pemberlakukan bagi masyarakat, kewajiban untuk memakai masker di tempat umum, menjaga jarak dan mencuci tangan bagi masyarakat termasuk Instansi Pemerintah maupun swasta dalam melakukan aktivitasnya. 

Walaupun sudah ada korban Covid 19, Pemerintah Desa Cikulak, tidak mau lengah dan terus berupaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.
 Salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemkab, muspika dan Pemdes adalah dengan menggelar Operasi Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dan Sidang Ditempat bagi yang terjaring operasi. 
Jelas Kuwu Yusnaedi ST. Kepada IM Saat pelaksanaan Operasi Yustisi di depan Kantor desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Sabtu (30/10/2020).

"Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan digelar di jalan Raya depan kantor desa Cikulak. Operasi ini diselenggarakan atas kerja sama Pemkab Cirebon, Pemerintah Kecamatan Waled, Tim gabungan dari TNI dan Polri, Satpol PP dan Pemdes Cikulak." Tuturnya

 Yusnaedi ST lebih lanjut menjelaskan, Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan ini dilaksanakan di depan kantor desa, mulai pukul 17.00 WIB. Sebelum pelaksanaan Operasi, seluruh personil melakukan apel persiapan dan briefing di halaman Kantor desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. 

" Kami berharap dengan adanya Operasi Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan ini, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah. Selain bermanfaat bagi diri sendiri, menggunakan masker juga bermanfaat bagi orang lain sebagai langkah awal untuk menekan penyeebaran Covid-19." Ungkapnya.

Sementara itu, H. Purnama selaku Satpol PP dari Gugus Depan Kabupaten Cirebon menegaskan, dalam Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan ini banyak pengendara yang kedapatan tidak menggunakan masker, baik pengendara roda dua dan pengendara roda empat. Sebagian besar dari mereka beralasan lupa dan adapula yang beralasan karena mengalami sesak nafas jika menggunakan masker. Ujarnya.

Sedangkan kata H. Purnama, bagi pengendara yang terkena operasi karena tidak menggunakan masker langsung diarahkan untuk memasuki halaman desa Cikulak. Mereka langsung di data dan di tegur serta harus membeli masker di pedagang sekitar desa dan memakai masker baru bisa pulang. 

"Dengan adanya Operasi Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah. Harapnya. (1a)

Gunakan Dana Desa " pasang fasilitas CCTV " Disambut baik Masyarakat

Indomedianewsc - Pemerintah desa Ambulu Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, dalam upaya meningkatkan keadaan desa lebih maju dan mandiri serta menjaga keamanan, ketertiban juga kenyamanan di lingkungan sekitar warganya. Melakukan pemasangan 16 CCTV di beberapa titik strategis Desa Ambulu. 
Hal ini disampaikan Kuwu Sunaji kepada IM

"Pemasangan CCTV 10 titik di lingkungan desa dan 6 titik di jalan strategis, bertujuan mengantisipasi kejahatan dan membantu aparat kepolisian jika ada tindak kejahatan yang memerlukan alat bukti, serta untuk memantau situasi desa jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan." Ungkap Kuwu Sunaji , Sabtu (30/10/2020).

Kuwu Sunaji juga menyampaikan, fasilitas CCTV tersebut direalisasaikan dengan menggunakan dana desa (DD) tahun 2020. Sejak bulan September sudah memasang kamera di 10 titik di desa Ambulu, sekarang di tambah 6 titik di tempat strategis, seperti pintu masuk desa, pertigaan dan batas wilayah desa. Jelasnya

Diapun memaparkan, diterapkannya CCTV ini, agar pihaknya bersama masyarakat bisa mengawasi dan memantau aktivitas warga dan lalu lalang di jalan, untuk keamanan, kentamanan dan ketertiban masyarakat sehari - hari. 

“Sebelum pasang kamera, Pihaknya terlebih dahulu koordinasi dengan masyarakat, termasuk dengan tokoh masyarakat. Dan, Alhamdulillah, disambut positif sebagai upaya bersama menjaga keamanan kampung,” katanya.

Untuk admin pada CCTV itu, Centralnya ada di kantor desa Ambulu, sehingga  bisa dilihat oleh admin umum. Namun, untuk rekaman siaran ulang, hanya bisa diakses dan baru bisa dipublikasi jika mendapat persetujuan tokoh masyarakat.

Sementara itu, tokoh masyarakat desa Ambulu, Tamsur mengatakan, adanya fasilitas CCTV sangat membantu masyarakat dalam upaya menjaga keamanan, tak hanya untuk pembuktian jika ada kejahatan. Tapi juga peristiwa lainnya. Sebab, adanya rekaman CCTV ini, bisa diberikan kepada pihak penegak Hukum untuk kepentingan penyelidikan atas tindak kejahatan.

"Kami berharap, dengan adanya fasilitas tersebut, dapat mendukung keamanan, ketertiban dan kenyamanan warga desa Ambulu juga sekitarnya." Ujar tokoh masyarakat Tamsur (1a)

Gelar Operasi Yustisi " putus mata rantai penyebaran Pandemi Covid-19"

Indomedianewsc- mengantisipasi merebaknya penyebaran virus Corona, Pemerintahan Desa Panongan lor, bersatupadu dengan Pol PP, TNI dan Polri menggelar Operasi Yustisi pada Minggu, 01/11/2020.
Dalam pelaksanaan tersebut, Kuwu Desa Panongan Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Agus .s menuturkan, bahwa tujuan dilaksanakannya operasi Yustisi tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

" Kami bersama team dari satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Polri juga Satgas Desa menggelar operasi masker atau Yustisi yang bertujuan selain memutus mata rantai penyebaran Virus Corona juga untuk memberikan pemahaman kepada warga Masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat, salah satunya agar senantiasa membiasakan memakai masker saat keluar rumah atau berkendara, juga jauhi kerumunan dan biasakan mencuci tangan dengan sabun " ujarnya 

Lebih lanjut Agus , menuturkan, ditengah Pandemi Covid-19 ini diharapkan kepada semua pihak untuk secara bersama sama menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan dalam kondisi apapun

" Pandemi Covid - 19 ini telah banyak menyita waktu kita, yang dampaknya sangat terasa, baik secara perekonomian maupun sosial kehidupan lainnya, dengan adanya hal tersebut, maka sudah seharusnya kita secara bersama sama untuk meminimalisir dan memutus mata rantai penyebarannya dengan senantiasa mematuhi protokol kesehatan, ini bukan tanggung jawab individu maupun golongan, tetapi menjadi tugas dan tanggungjawab kita semua, semoga dengan diterapkannya operasi Yustisi ini kesadaran Masyarakat semakin tinggi dalam menerapkan hidup sehat dan bersih " pungkas Agus. (1c)

31 Okt 2020

Gabungan Ormas dan LSM " Sila Kelima Pancasila " pemkab jangan tutup mata

Indomedianewsc - Buntut kekecewaan dari aksi ke kantor Bupati Cirebon, Ratusan Ormas dan LSM meluruk lokasi pembangunan PT. Teakwand di desa Pabedilan kulon, Kabupaten Cirebon. 

berbagai Ormas dan LSM menyisir sejumlah proyek yang berada di Wilayah Cirebon Timur (WTC). Hal tersebut akibat kekecewaan mereka  ketika aksi di kantor Bupati Cirebon, selaku Kepala daerah Bupati H. Imron Rosyadi M.A.g tidak menemu. Dan, di duga sejumlah proyek industrialisasi di WTC masih banyak yang bodong.
Seperti yang disampaikan ketua Umum LSM Kompak, Sudarto

" Di duga ada gratifikasi yang di lakukan  Bupati Cirebon, pasalnya, investasi yang masuk ke Wilayah Timur Cirebon di dominasi oleh investor asing. Dan, yang sangat disayangkan adalah keterlibatan putra daerah atau kearifan lokal, baik dalam proses pembangunan maupun perekrutan tenaga kerja lainnya sangat minim." Kata Sudarto Ketua Umum LSM Kompak. Jumat (30/10/2020).

Di pertegas lagi oleh Sudarto , masyarakat WTC jangan seperti "Ibarat ayam mati di lumbung padi" Jadi masyarakat WTC jangan jadi penonton semata dalam berbagai investasi di zona industri ini. 
" Sudah menjadi tanggung jawab seorang pemimpin di kabupaten Cirebon yang peduli kepada masyarakatnya untuk menerapkan Pancasila ke 5 yaitu Keadilan, Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Agar hidup sejahtera dan makmur adanya zona industri di WTC." Tegas Sudarto.

Diapun menambahkan, seharusnya pemkab Cirebon bisa membuka mata dan tegas terutama dalam legalitas formal perijinan dan terakomodirnya tenaga lokal, untuk meningkat ekonomi juga tarap hidup masyarakat Cirebon timur supaya lebih maju, berkembang serta sejahtera. Harapnya (1c).

30 Okt 2020

HUT Ke 2 Koran Cirebon Bhakti Sosial Berbagi Santuni Anak Yatim dan Dhuafa




Indomedianewsc- Dalam memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) yang ke-2 Media Online dan Cetak Koran Cirebon yang dilaksanakan  bertepatan dengan Hari Besar Nasional yaitu Peringatan Hari Sumpah Pemuda,dihari HUT ke 2 Koran Cirebon dengan salah satu Misi Sosial atau Peduli Kemanusiaan adalah Acara menyantuni 160 anak Yatim yang  berasal dari masyarakat Kabupaten Cirebon dan juga sekitarnya.

 Khususnya Desa Ciperna Kecamatan Talun dan siswa-siswi Sekolah Dasar Sewilayah kecamatan Sumber, Rabu (28/10/2020).

Dalam kesempatan itu Bapak Bupati Cirebon Drs.H.Imron Rosadi M.Ag yang di wakili oleh Kabag Humas Pemda Kabupaten Cirebon Nanan Abdul Manan,dalam sambutannya  menyampaikan,kegiatan santunan anak Yatim ini sungguh sangat mulia dan luar biasa, terlebih saat ini dimasa pandemi Covid-19(Corona).

Karena  dimasa pandemi masyarakat banyak yang mengalami kesulitan,namun Media Koran Cirebon Online dan Cetak mampu untuk berbagi dengan anak-anak Yatim yang jublahnya 160 Anak Yatim dan 20 Dhuafa” ungkap Nanan.

Juga ditambahkan oleh Nanan" Kegitan ini semoga menjadi inspirasi bagi media media lain untuk saling berbagi terutama untuk anak-anak Yatim, selain itu Nanan juga berpesan di usianya yang ke-2 tahun tepatnya  28-10-2018 - 28/10-2020.

Dan agar tetap menjaga profesionalismenya sebagai jurnalis dan Koran Cirebon selalu exsis serta dapat mendorong pembangunan khususnya di Kabupaten Cirebon ini melalui karya-karya tulis para jurnalis yang tergabung dalam media Koran Cirebon cetak dan online.

Sementara itu menurut Asih Mintarsih yang akrab di panggil Firda Asih selaku pimpinan perusahaan Media Online dan Cetak Koran Cirebonjuga Sudiaji yang biasa akrab di panggil kang Aji sebagai Pimpinan Redaksi Koran Cirebon menyampaikan kepada awak media "Bahwa dalam pelaksanaan di hari ulang tahunnya yang kedua ini, Alhamdulillah kita bisa berbagi dengan anak-anak Yatim walaupun nilainya tidak seberapa,namun keikhalasan kami dalam menyisihkan sebagian rejeki untuk mereka yang berhak menerimanya dan semoga di tahun-tahun kedepan kegiatan menyantuni anak yatim  ini bisa terus rutin dilaksanakan,” harapnya.

Pada kesempatan ini pula kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuannya diantaranya, para Tamu Undangan dari TNI,POLRI CIAYUMAJAKUNING,GARNISUN CIREBON,BRIMOB CIREBON,PEMDA,FORKOPIMDA,DINKES,DISDIK, Camat Talun dan Kuwu Ciperna semuanya Hadir dalam Acara HUT KE 2 MEDIA Online dan Cetak Koran Cirebon.

Sehingga acara ini bisa kami selenggarakan dan  Sukses, jujur saya katakan bahwa ini seperti mimpi kami dapat melaksanakan kegiatan di hari ulang tahun media kami yang bertajug amal atau sosial,” pungkas Firda dan Kang Aji (1c)

29 Okt 2020

35 warga terjaring operasi yustisi " sangsi membersihkan Masjid"

Indomedianewsc- satuan Pol PP kecamatan Lemahabang, bersama unsur TNI/Polri , menggelar operasi yustisi di Halaman Kantor Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis, 29/10/2020.

Dalam pelaksanaan operasi yustisi tersebut, puluhan warga Masyarakat yang tidak mengenakan masker ditilang dan diberikan sangsi ringan.
Hal ini seperti yang disampaikan salah seorang Anggota Pol PP Kecamatan Lemahabang, Ade, kepada IM

" Dalam pelaksanaan operasi yustisi yang melibatkan Satuan Tugas Desa setempat, dibantu oleh TNI/Polri kami berhasil menjaring warga yang kedapatan tidak mengenakan masker saat berkendara, dari data yang kami peroleh, sebanyak 35 Warga melakukan pelanggaran dengan tidak memakai masker, dan sebagai efek jera, kami berikan sangsi ringan sesuai kesiapan warga dengan cara membersihkan masjid " ujarnya.

Saat pelaksanaan operasi tersebut, bagi warga yang melanggar, selain diberikan sangsi ringan juga diberikan penyuluhan oleh Anggota TNI maupun Polri untuk membiasakan menggunakan masker saat berada diluar rumah atau disaat berpergian .hal ini sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Salah seorang warga yang terjaring Razia Masker, menuturkan
" Saya lupa kang tidak menggunakan masker, dan saya berjanji akan membiasakan menggunakan masker, karena memang itu sudah menjadi keharusan, dan sebagai sangsi karena tidak memakai masker, saya dengan kesadaran sendiri melakukan bersih bersih di masjid " ujarnya sembari meminta identitasnya tidak dipublikasikan.(1c)