27 Feb 2026

AMKI Jakarta Dorong Sinergi Penguatan Daya Saing UMKM Produk Halal

INDOMEDIANEWS-Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) DKI Jakarta atau AMKI Jaya dan Bank Syariah Nasional (BSN) menggelar acara Buka Bersama (Bukber) yang dirangkai Talk Show dan Santunan di kawasan Cawang Jakarta Timur, Kamis (26/2/2026).
Dalam sesi Talkshow dengan tema Lebih Berkah Pembiayaan bagi Pelaku UMKM Produk Halal hadir Sekretaris Utama (Sestama) BPJPH Dr Muhammad Aqil Irham M.Si, Commercial & SME Financing Division Head BSN Ferry Despriza, dan Moderator DR Agung Sudjatmoko yang dosen Universitas Binus dan Wakil Ketua umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).
BPJPH terus mendorong penguatan sinergi lintas sektor dalam memperkuat daya saing UMKM produk halal. UMK adalah salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Penguatan produk halal UMK adalah bagian dari tanggung jawab moral dan komitmen bersama dalam membangun ekosistem usaha yang berintegritas, produktif dan berkelanjutan.
Sertifikasi halal selain sebagai perlindungan bagi masyarakat juga berperan sebagai nilai tambah dalam meningkatkan daya saing, produk UMK baik di pasar domestik maupun global sehingga dapat memperluas akses pasar.
Dalam paparannya, Sestama BPJPH Aqil menegaskan penguatan UMKM produk halal tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor. Penguatan tersebut dilakukan dengan terus memperkuat sosialisasi, edukasi, literasi, hingga fasilitasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMK.
“Jumlah UMK kita sangat besar dan tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk membantu para pelaku UMK agar bersertifikat halal. Saat ini tren pasar menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap produk halal semakin meningkat,” imbuh Aqil.
Sehingga, sambung Aqil bahwa pelaku UMKM perlu merespons ini dengan serius. UMKM kita harus mengikuti perkembangan pasar. Konsumen hari ini semakin selektif dalam memilih produk. 
“Bahkan anak-anak Gen-Z saja sekarang kalau di mal atau di tempat-tempat umum kalau mau makan nanya dulu, ini sudah bersertifikat halal belum? Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing,” imbuh Aqil yang mantan Direktur Jenderal (Dirjen) BPJPH Kementerian Agama (Kemenag). 
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat tersebut, lanjutnya, maka label halal kini bukan sekadar sebagai pemenuhan kepatuhan regulasi semata, tetapi telah menjadi variabel penting ekonomi. Karena itu, BPJPH hadir untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku UMK melalui berbagai kebijakan.
Termasuk program fasilitasi sertifikasi halal gratis atau SEHATI.  Setiap tahunnya, kami mengalokasikan anggaran untuk memfasilitasi pembiayaan sertifikasi halal UMK yang jumlahnya terus naik. Tahun ini meningkat sebanyak 1,35 juta sertifikat halal gratis dari tahun 2025 sebanyak 1,1 juta sertifikat.
Ditambahkan Aqil, namun jumlah ini tentu kecil jika dibandingkan dengan jumlah UMK yang begitu besar. Sehingga perlu kolaborasi melibatkan semua pemangku kepentingan terkait. Pendekatan kolaboratif ini dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem halal nasional.
Untuk itu, BPJPH terus memperluas kolaborasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, sektor swasta, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mempercepat akses sertifikasi halal bagi UMKM.
Kesempatan sama, Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Sudaryano R Lamangkona menekankan hal senada tentang pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan UMKM, termasuk melalui pembiayaan syariah. 
Menurutnya, dukungan pembiayaan yang inklusif dan sesuai prinsip syariah menjadi instrumen penting untuk memperkuat UMKM produk halal. “Kita harus bersama-sama membangun UMKM untuk mendorong peningkatan perekonomian nasional,” ujar Sudaryano dalam sambutan.
“Saya berharap AMKI juga terus berperan aktif dalam mengedukasi dan menyosialisasikan pentingnya pembiayaan syariah serta penguatan UMKM halal kepada masyarakat luas,” demikian Sudaryano yang hadir untuk memberi sambutan pada acara Bukber AMKI Jaya.
Direktur Consumer Bank Syariah Nasional (BSN) Mochamad Yut Penta yang diwakili Commercial & SME Financing Division Head BSN Ferry Despriza mengatakan, bank syariah sangat strategis dalam penguatan UMKM produk halal, terutama melalui penyediaan pembiayaan yang sesuai prinsip syariah dan berkeadilan. 
Skema pembiayaan syariah memberikan alternatif permodalan yang lebih inklusif bagi pelaku UMKM, sekaligus mendorong tata kelola usaha yang lebih baik. Selain itu, bank syariah dapat mengintegrasikan pembiayaan dengan program pendampingan usaha.
Sehingga pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga penguatan kapasitas manajerial dan keberlanjutan bisnisnya. Di sisi lain, bank syariah juga berperan dalam memperkuat ekosistem halal melalui sinergi dengan regulator, lembaga sertifikasi.
Dan pemangku kepentingan lainnya. Dukungan pembiayaan untuk proses sertifikasi halal, pengembangan produk, hingga ekspansi pasar menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing UMKM halal.
Ketua AMKI Jaya Heryanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan edukasi kepada para pelaku UMKM mengenai pentingnya pembiayaan syariah dalam mendukung pertumbuhan usaha produk halal yang berkelanjutan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah melalui kegiatan santunan dan buka puasa bersama.
“Terus terang ide acara ini merupakan usaha saya mengawinkan program kampanye atau BPJPH sebagai badan baru yang khusus menangani sertifikasi produk halal dengan program promosi BSN yang merupakan bank nasional spin off dari Bank BTN. Alhamdulillah berjodoh,” tutur Heryanto dalam sambutannya.
Ketua AMKI Jakarta Heryanto menegaskan, penyelenggaraan bukber dan santunan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat. “Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen AMKI untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ujar Heryanto.
Sekaligus menjalankan peran strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan publik. Insan media memikul peran penting dalam meningkatkan pemahaman publik terhadap berbagai isu strategis nasional.
“Media memiliki tanggung jawab besar dalam membangun kesadaran masyarakat, termasuk mengenai pentingnya pengembangan UMKM halal dan akses pembiayaan berbasis syariah," tambah Heryanto yang juga penanggungjawab semarak.co.
Lebih lanjut, Heryanto berharap kolaborasi antara media, pemerintah, dan pelaku usaha dapat terus diperluas. Penguatan UMKM membutuhkan kerja bersama yang berkesinambungan. “AMKI siap berperan aktif dalam menyosialisasikan penguatan UMKM halal agar manfaatnya makin luas dirasakan masyarakat," jelasnya.
Kembali Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Sudaryano menyampaikan apresiasinya atas inisiatif AMKI yang menggabungkan kegiatan sosial dengan ruang diskusi ekonomi produktif.
“Saya mengapresiasi langkah AMKI yang tidak hanya berbagi melalui santunan, tetapi juga menghadirkan forum dialog yang mendorong penguatan UMKM dan pembiayaan syariah. Dukungan terhadap UMKM harus dilakukan secara menyeluruh dan konsisten,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai wadah komunikasi antara pemangku kepentingan. “Penguatan UMKM tidak bisa dilakukan setengah-setengah, tetapi harus menyeluruh dan konsisten melalui kolaborasi semua pihak. Kegiatan seperti ini penting sebagai wadah dialog antara pemangku kepentingan agar kebijakan dan kebutuhan pelaku UMKM bisa selaras," pungkasnya.
Acara ditutup penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim dan berbuka bersama penuh keakraban. Momentum ini jadi simbol penguatan ekonomi dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dalam satu semangat kebersamaan. 
“Kegiatan seperti ini penting sebagai wadah dialog antara pemangku kepentingan agar kebijakan dan kebutuhan pelaku UMKM bisa selaras," pungkasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim dan berbuka bersama penuh keakraban. Momentum tersebut menjadi simbol bahwa penguatan ekonomi dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dalam satu semangat kebersamaan. (1c)

Tumpukan sampah dipenuhi belatung " tanggung jawab siapa ?"

INDOMEDIANEWS - Tumpukan sampah yang dipenuhi lalat dan belatung terlihat jelas di lokasi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Lokasi yang berada tepat dipinggir jalan Raya dan berdekatan dengan terowongan kereta api tersebut sangat miris karena terkesan dibiarkan tanpa adanya penanganan yang maksimal.
Kondisi sampah yang kian menumpuk tersebut disampaikan salah seorang aktivis Cirebon Timur, Pepeng.

"Kami sangat miris dan kecewa melihat tumpukan sampah yang bukan saja merusak pemandangan, tapi mengeluarkan aroma yang sangat mengganggu pernafasan, bahkan bukan hanya itu, di lokasi sampah yang menggunung tersebut sudah dipenuhi oleh lalat dan belatung yang sangat menjijikan, dengan adanya hal tersebut, patut kami bertanya, siapa yang bertanggungjawab untuk menyelesaikan persoalan sampah yang ada di Desa Mertapadawetan tersebut, apakah Mutlak menjadi tanggung Jawab pihak Pemdes setempat atau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon ? Atau mungkin keduanya tidak bertanggungjawab hingga sampah tersebut kian hari kian menggunung yang tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan persoalan yang semakin kompleks" tuturnya, Jum'at,27/02/2026.

Dari pantauan Media, dilokasi TPSS tersebut memang terlihat sangat jelas keberadaan sampah yang sudah memenuhi hampir keseluruhan lokasi TPSS, bahkan pintu masuk ke lokasi ex pengolahan sampah pun sudah tertutup oleh tumpukan sampah yang meluas hingga hampir ke bahu jalan, bahkan di tumpukan sampah pelastik yang berada dipinggiran jalan tersebut sudah dipenuhi oleh belatung dan lalat hijau yang sangat menjijikan.

Terkait persoalan sampah tersebut, Kuwu Mertapadawetan, Moh Munif .AR dalam penjelasannya yang kerap kali disampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan pengalihan tempat pembuang sampah yang selama ini kerap menimbulkan persoalan.

"Kami rencananya akan memindahkan TPSS yang saat ini ada ke tempat lainnya yang mungkin akan lebih baik, dan TPSS yang saat ini ada akan dilakukan penutupan total" tuturnya.

Sayangnya stetmen Kuwu Mertapadawetan yang sudah dilontarkan beberapa waktu yang lalu hingga saat ini belum juga terealisasi hingga kian hari sampah dilokasi TPSS semakin menumpak dan mengeluarkan aroma tidak sedap. (1c)

25 Feb 2026

Bulog Cirebon Sidak di beberapa pasar " Harga masih relatif stabil"

INDOMEDIANEWS- Bulog Cirebon melakukan  Sidak dengan menitik beratkan pada beberapa harga bahan pokok seperti Beras,Daging,Bumbu, Minyak,dan lainnya agar tidak terlalu mahal sehingga terjangkau oleh masyarakat Selasa 24/2/2026.

Sidak yang digelar di Pasar Jagasatru Kota Cirebon maupun Pasar Pasalaran Kabupaten Cirebon, bertujuan menekan harga sehingga masyarakat mampu membeli dan mendapatkan kebutuhan pokok terlebih di bulan puasa ini.

Dalam keterangannya kepada media , Nurman Susilo selaku Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Barat menjelaskan 

"Hari ini kita melakukan sidak kepasar- pasar untuk mengetahui harga harga komoditi strategis komoditi pangan secara keseluruhan , Alhamdulillah harga cenderung stabil,rata rata masih di bawah harga acuan pemerintah, kecuali di Pasar Jagasatru harga cabe rawit merah ditemukan ada yang jual Rp 75.000,-hingga Rp.100.000,-  ini yang nanti akan kita coba bantu carikan solusinya dengan Dinas terkait agar pedagang bisa mendapatkan harga cabe yang relatif murah , syukur syukur dibawah harga acuan pemerintah pada kisaran Rp 57.000,-."tuturnya, Selasa,24/02/2026.

Masih dituturkan Nurman untuk harga Minyakkita dan beberapa produk, pedagang sudah sesuai anjuran menjual dengan harga Rp 15.700,- ,

"Kita pun mengecek harga lainnya seperti beras juga masih di bawah Rp 13.500,- ada pula yang Rp 12.500,- yang premium Rp 14.500,- jadi masih sesuai dibawah harga acuan pemerintah, harga daging pun ada yang Rp 110.000,- ada yang Rp140.000,- masih sesuai, termasuk harga Bawang masih dibawah HAP ( Harga Acuan Pemerintah ) Rp 32.000,- sementara harga acuan Rp 41.500,-, Bawang Putih di bawah Rp 38.000,-. Jadi semua relatif dibawah Harga Acuan Pemerintah" tambahnya.

Di tempat yang sama Bubun salah satu pedagang Cabe di Pasar Jagasatru menjelaskan 

"Awalnya kemarin kemarin di harga Rp 100.000,- lebih bahkan sampe Rp 110.000,- sekarang turun dikisaran Rp 60.000,- hingga Rp 75.000,- beda beda..cabe kriting yang tadinya Rp 35.000 sekarang Rp 30.000,- bahkan yang TM Rp 25.000,- lagi turun " katanya.

Diharapkan harga harga di pasar tradisional akan tetap stabil dan terkendali hingga mendekati Lebaran nanti, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan untuk berbelanja memenuhi kebutuhan makanan di hari Raya  (1c)

Desa Asem gelar panen perdana program ketahanan pangan

INDOMEDIANEWS - Pemerintah Desa Asem , Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon melaksanakan panen perdana penanaman jagung yang dikemas dalam program Ketahanan pangan 2025.
Berdiri di lahan desa seluas hampir satu hektar yang berlokasi di Blok Manis 001/002 Jajaran pemerintahan Desa beserta beberapa anggota Polri hadir dan turut menyaksikan jalannya pelaksanaan panen perdana pada Rabu, 25/02/2026.
Dalam keterangan yang disampaikan Sekretaris Desa Asem, Arif Rahman, program ketahanan pangan akan terus berlanjut sesuai arahan dari Pemerintah.

"Program ketahanan pangan yang kali ini bergerak dalam hal penanaman jagung pipil, diharapkan mampu mendongkrak perekonomian Masyarakat dan memberi peluang adanya kesempatan bekerja hingga berdampak pada berkurangnya pengangguran, selain itu harapan kami tentunya program yang digalakan Pemerintah mampu terealisasi dengan hasil guna secara maksimal" tuturnya.

Senda hal tersebut disampaikan Kuwu Desa Asem, Ade Faturochman yang turut hadir dalam acara panen perdana program ketahanan pangan.

"Secara keseluruhan, kami dari pemerintah desa akan terus mendukung berbagai program pemerintah, baik itu Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, yang terpenting apapun programnya bertujuan demi memakmurkan Rakyat Indonesia, termasuk salah satunya adalah program ketahanan pangan berupa penanaman jagung pipil, InsyaAllah, hasil dari panen perdana ini akhirnya bermuara untuk kepentingan warga Masyarakat Desa Asem sendiri, InsyaAllah, kami dari jajaran Pemerintahan desa akan terus berupaya untuk bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Masyarakat" jelasnya.(1c)

23 Feb 2026

Jaga Jarimu di Bulan Ramadhan


R.Agus Syaefuddin

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menghadirkan kehidupan baru bagi manusia, dimensi realitas hidup yaitu kehidupan nyata dan kehidupan maya. Gaya dan pola hidup manusia modern adalah kehidupan internet. Bahkan realitas internet membentuk identitas baru yang disebut generasi internet (netizen) atau warganet. Generasi netizen menggabungkan pola, gaya dan struktur hidup dunia maya dengan dunia nyata dalam relasi informasi dan komunikasi. Internet menjadi kebutuhan dasar hidup, setara dengan kebutuhan primer sandang, pangan dan papan. Realitas generasinet semua orang bebas berekspresi mengaktulisasikan diri, konten-konten berita dikemas sedemikian rupa hingga sulit membedakan mana yang benar dan tidak.

Ajaran Islam telah memprediksi suasana bathin warganet atas berita hoax, maka islam menghadirkan tuntunan yang disebut tabayyun (melakukan klarifikasi atas setiap berita atau informasi yang diterimanya). Setiap informasi yang tidak benar, hoax, bohong, fitnah sangat berdampak buruk terhadap relasi sosial masyarakat, sehingga Islam menempatkan fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Rasa-rasanya tidak sempurna warganet jika setiap infomrasi yang diterima tanpa dishare. Bahagia jika infomrasi yang diterima telah diteruskan kepada orang lain tanpa mengetahui isi informasi tersebut sudah dikemas dalam bentuk gambar, infrografis, video atau film pendek bahkan sudah diedit sesuai keinginan. Hasil editan yang sangat menarik, disesuaikan dengan selera warganet tanpa peduli etika, nilai dan norma, terutama norma agama.

Pada situasi seperti ini tentu ada tantangan tersendiri bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Ibadah puasa patut menjaga totalitas jiwa raga, memelihara dan menahan hati, penglihatan, pendengaran, perkataan termasuk jari-jari manis yang berfungsi mengetik dan menyebarkan informasi melalui smartphone, tab, laptop agar tidak mengetik, like, menyebarkan informasi yang mengandung fitnah, hoax, ujaran kebencian dsb. Sebab pada hakekatnya dari like sesunggunya anda telah menyetujui isi informasi. Jika yang kita like dan share itu fitnah dan hoax maka kita ikut andil menyebarkan berita yang tidak benar.

Ada fenomena menarik dari warganet hari ini lebih memilih membuka aib dalam rumah tangga yang tidak sepatutnya diperlihatkan, bahkan aib masa lalunya menghiasai ruang sosial media, yang kemudian mendapat “like” dan komentar warganet yang beragam sekaligus memburukkan keadaan dengan komen yang tidak sepatutnya atau tidak layak. Situasi seperti ini sangat disayangkan khususnya bagi warganet yang sedang menjalankan ibadah puasa ikut menjadi pelaku secara sadar atau tidak sadar menyebarkan informasi hoax.

Perlu ada pendewasaan penggunaan media bagi warganet, sebab menjadi tanggungjawab lebih besar secara personal untuk tidak terus menyebarkan maklumat atau bahan berita yang mengaibkan, informasi hoax dan lainnya. Patut mendewasakan jari-jari manis dari kita semua untuk tidak mudah menyebarkan fitnah dan berita palsu.

Islam mengajarkan menjaga lisan dan tangannya. Rasulullah saw bersabda yang artinya “Mereka bertanya, Wahai Rasulullah, bagaimanakah Islam yang paling afdhal itu?” Beliau menjawab, “Seorang muslim yang menyelamatkan orang muslim lainnya dari bencana akibat perbuatan lidah dan tangannya.” (H.R. Bukhari). Islam mengajarkan bahwa menyelamatkan orang lain dari akibat perbuatan ucapan dan jari-jari manisnya adalah seorang Islam yang baik.

Di bulan suci Ramadhan sekaligus beribadah puasa hendaknya menjaga jari-jari manis dari tidak menyebarkan informasi hoax, fitnah, gibah dan aib dirinya maupun orang lain, karena akan mempengaruhi nilai pahala ibadah puasa, meskipun tidak secara langsung membatalkan puasanya. Harus dewasa menggunakan jari-jari manis meneruskan informasi yang belum tahu pasti kebenarannya.Selamat menjalankan Ibadah Puasa.

20 Feb 2026

AMKI Bali Terbentuk, Dwikora Putra Didapuk sebagai Ketua

INDOMEDIANEWS– Kepengurusan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Provinsi Bali resmi terbentuk untuk masa bakti lima tahun ke depan, periode 2026-2031. Bahkan, kepengurusan ini sudah mengantongi SK AMKI Pusat Nomor:007/SK AMKI-Prov/PP/II/2026 tertanggal 10 Februari 2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Ir. Tundra Meliala, MM, GRCE dan Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, SH.

Pembentukan kepengurusan AMKI Bali ini merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi di daerah guna mendukung visi dan misi AMKI Pusat dalam membangun ekosistem media yang profesional, konvergen, dan berdaya saing.

Dalam struktur kepengurusan, IGMB Dwikora Putra yang terpilih secara aklamasi dalam rapat anggota pada 31 Januari 2026 sebagai Ketua AMKI Provinsi Bali periode 2026–2031 akan memimpin jajaran pengurus  bersama Sekretaris I Made Arnyana dan Bendahara K. Andiawan. Kepengurusan ini didukung  sejumlah bidang strategis, meliputi organisasi dan keanggotaan, penelitian dan pengembangan, pendidikan, kerja sama dan kemitraan, kesejahteraan, hukum dan advokasi, teknologi digital dan media siber, humas, serta kesekretariatan (selengkapnya lihat boks).

Ketua AMKI Bali Dwikora Putra menyampaikan komitmennya untuk menjadikan AMKI Bali sebagai wadah kolaborasi media lintas platform—cetak, elektronik, daring, dan multimedia—dalam menghadapi tantangan transformasi digital, disrupsi teknologi, serta dinamika regulasi industri pers.

“AMKI Bali akan mendorong penguatan kapasitas SDM media, membangun kemitraan strategis dengan pemerintah dan sektor swasta, serta memperjuangkan iklim usaha media yang sehat dan berkelanjutan di Bali,” ujar Pemimpin Redaksi Harian WARTA BALI itu di Kantor Warta Bali, Jalan Kepundung 61 B Denpasar, Jumat (20/2). 

Ketua PWI Bali periode 2014-2019 dan 2019-2024 itu mengharapkan, pembentukan kepengurusan AMKI Provinsi Bali ini  mampu memperkuat solidaritas antarpelaku industri media di daerah, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional melalui penyajian informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Selama lima tahun ke depan, lanjut mantan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat dan kini menjabat Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Bali (2025-2030), sejalan dengan AMKI Pusat -- AMKI Bali akan memfokuskan program kerja pada:
Pertama, penguatan organisasi dan keanggotaan media lintas platform; Kedua, pelatihan digitalisasi dan peningkatan kompetensi ;  Ketiga, advokasi kebijakan yang berpihak pada kebebasan pers dan keberlanjutan industri media;  Keempat, pengembangan kemitraan strategis dengan instansi pemerintah, TNI–Polri, dan sektor swasta; dan Kelima, peningkatan literasi media dan kontribusi terhadap ekosistem informasi yang sehat.

"Dengan terbentuknya kepengurusan ini, AMKI Bali optimistis dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan industri media yang adaptif, inovatif, dan berintegritas," tandas Dwikora Putra yang juga membidani SMSI Bali tahun 2017 dan didapuk sebagai Ketua Dewan Penasehat periode 2017-2022. (1c)

Kerap timbulkan kecelakaan "Warga Desa Asem " tuntut perbaikan jalan

INDOMEDIANEWS - Warga Desa Asem, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, mengeluhkan kerusakan jalan yang hingga saat ini belum juga dilakukan perbaikan.
Kondisi jalan yang sudah lama rusak  tersebut dikeluhkan karenanya kerap terjadi kecelakaan, hususnya bagi pengendara kendaraan roda dua yang melintas dijalan Sindanglaut-Ciawi gajah, tepatnya di depan lapangan Bola Desa Asem.
Salah seorang warga Desa Asem, Deni, menuturkan keresahan tersebut sudah kerap dirasakan warga hingga ramai diperbincangkan melalui berbagai media sosial.

"Banyak warga yang mengunggah kondisi jalan melalui berbagai media sosial, dari mulai FB, Tiktok dan medsos lainnya, warga merasa kesalahan, karena hingga saat ini jalan rusak tersebut belum juga dilakukan perbaikan, sementara jalan ini merupakan jalan utama yang menghubungkan beberapa desa dari beberapa Kecamatan yang ada di Cirebon bagian timur, kami berharap Dinas terkait segera melakukan perbaikan, karena sudah banyak pengendara hususnya roda dua yang terjatuh disebabkan menghindari lubang yang kedalamannya hingga mencapai lebih dari 10 cm, apalagi kalau musim penghujan, jalan tersebut sudah pasti tidak terlihat karena tertutup oleh genangan air, hal ini semakin menghawatirkan akan keselamatan para pengguna jalan" Jum'at, 20/02/2026.

Sementara itu, diruang kerjanya, Sekretaris Desa Asem, Arif Rahman, membenarkan banyaknya keluhan yang disampaikan Warga desanya.

"Banyak warga yang mengeluh kepada kami agar segera menyelesaikan persoalan kerusakan jalan yang sudah lama terkesan dibiarkan, untuk itu kami sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak agar kerusakan jalan segera dapat diperbaiki, bahkan salah seorang keluarga dari perangkat Desa Asem sendiri ada yang mengalami kecelakaan saat melintas dijalan tersebut, belum lagi para pengguna jalan lainnya, harapan kami agar Dinas atau Instansi terkait segera melakukan perbaikan jalan yang merupakan jalan utama atau jalan penghubung dari berbagai desa dan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon timur, jangan sampai banyak lagi korban yang terjatuh akibat jalanan yang rusak" tegasnya. (1c)

16 Feb 2026

FKDC dan Camat Lemahabang gelar Silaturahmi jelang Ramadhan

INDOMEDIANEWS -Forum Komunikasi Difabel Cirebon ( FKDC) menggelar acara evaluasi dan silaturahmi bersama para anggota dan beberapa pemerintahan desa termasuk Kecamatan.
Acara silaturahmi FKDC tersebut dilaksanakan pada Hari Senin, 16/02/2026 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Dalam acara tersebut, Camatat lemahabang, Yuyun Kusumawati , memberikan apresiasi kepada seluruh warga Difabel yang tetap semangat dan terus berkarya tanpa lelah.

"Pada kesempatan kali ini, kami dari jajaran Kecamatan Lemahabang terlebih dahulu menghaturkan permohonan maaf dan mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada beberapa hari kedepan, selain dari itu, saya secara pribadi sangat respek dan acungkan jempol atas semua karya dan kreasi yang sudah diperlihatkan oleh seluruh warga Difabel, kami sangat yakin dan percaya, semangat warga Difabel akan terus ada bahkan bisa semakin berkembang dalam meniti kehidupan, ini menunjukan bahwa kita setara dalam berbagai hal, intinya kami mengharapkan kepada seluruh warga Difabel untuk tidak mudah menyerah dan terus berkarya karena kita bisa" tuturnya 

Selain bersilaturahmi, acara tersebut pun diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti pembacaan puisi, pemaparan keberadaan FKDC dan kegiatan lainnya.

Sebagai bentuk kepedulian, Para Kuwu turut hadir dalam acara tersebut, ini menunjukan bahwa pihak Pemerintah Desa maupun Kecamatan sangat konsen dan mendukung segala kegiatan yang digagas oleh FKDC.
Hal ini disampaikan oleh Ketua FKDC Kabupaten Cirebon, Mujib.

"Acara kali ini diikuti oleh keluarga besar FKDC Kabupaten Cirebon, hususnya yang ada di Kecamatan Lemahabang, dimana ada tiga desa yang mengikuti Acara tersebut, yaitu Desa Belawa, Lemahabang dan Desa Tuk Karangsuwung, dimana dari tiga Desa tersebut, warga Difabel yang tercatat sebanyak 167 Orang" tuturnya.

Lebih lanjut Mujib menuturkan, pihaknya sangat berterimakasih atas peranserta seluruh pihak, termasuk kecamatan dan Desa.

"Kami sangat verterimakasih kepada Camat dan Kuwu yang meluangkan waktunya untuk hadir dalam acara yang kami gelar, apresiasi kami haturkan, karena disaat seharusnya menikmati suasana libur, beliau-beliau masih menyempatkan diri untuk hadir, ini memperlihatkan bahwa dukungan yang diberikan kepada FKDC sangat luar biasa, satu yang membuat kami semakin semangat adalah adanya perhatian dari pemerintahan Kabupaten Cirebon yang semakin tinggi, bahkan Bupati Cirebon sendiri berjanji kepada kami, bahwa untuk tahun 2027 akan memberikan anggaran bagi keberlangsungan atau kegiatan yang dilaksanakan oleh FKDC, InsayaAllah dengan lebih banyaknya perhatian dari berbagai pihak, akan membuat semangat kami semakin besar, hususnya dalam berkarya maupun berkreasi yang disejajarkan dengan Masyarakat atau warga lainnya yang mungkin kondisinya secara lahiriah lebih sempurna, yang pasti kami ada adalah kedudukannya sama dan sejajar dengan yang lainnya" pungkas Mujib. (1c)

14 Feb 2026

AMKI dan FJO Berbagi Kasih Kepada 50 Tahfidz Qur'an Anak Yatim dan Dhuafa"

INDOMEDIANEWS - Dalam  menyambut bulan Suci Ramadhan bulan Februari 2026, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya bersama Forum Jurnalis Online (FJO), melakukan kegiatan Munggahan Ramadhan di jumat berkah dengan berbagi kasih ke rumah tahfidz Alquran di Argasunya Kota Cirebon. Jumat (13/2/2026).

Agenda rutin Jumat Berkah dengan tema munggahan bulan Suci Ramadhan tersebut dipimpin Ketua Forum Jurnalis Online (FJO) Toto M. Sa’id, didampingi Ketua AMKI Cirebon Raya Rudi, Suripto, Rondon dan Mahmud yang disambut langsung pengurus Yayasan Rumah Tahfidz Qur'an. 

Pada kesempatan itu, Toto M. Sa’id mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kasih sayang jelang munggahan bulan Suci Ramadan dan sebagai bentuk komitmen organisasi wartawan yang hadir ditengah masyarakat. Artinya Wartawan tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial dan keagamaan. 

“AMKI bersama Forum Jurnalis Online sebagai wadah wartawan sambut Munggahan bulan Suci Ramadhan dengan berbagi sembako kepada tahfidz Qur'an dalam menyambut serta melaksanakan ibadah shaum.” jelas Toto

Menurutnya, melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, AMKI dan FJO ingin menanamkan nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial di kalangan insan pers, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kami sangat peduli kepada rumah tahfidz qur'an anak yatim dan dhuafa, sesuai amanat Sunan Gunung Jati Cirebon, ‘Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin’. Nilai inilah yang akan kami jaga dan realisasikan,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur serta rekan-rekan wartawan yang telah menyisihkan rezekinya dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut.

“Semoga apa yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Rudi, Ketua AMKI Cirebon Raya, bahwa kegiatan Jumat Berkah munggahan bulan Ramadhan ini menjadi sarana silaturahmi antar pemilik media dan jurnalis, sekaligus memperkuat rasa ukhuwah islamiyyah, kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pers.

“Alhamdulillah, hari ini AMKI dan FJO usai sholat Jumat dapat berbagi ke rumah tahfidz Qur'an berupa sembako kepada anak yatim juga dhuafa,” tuturnya.

Ditambahkan dewan penasehat Moh. Noly Alamsyah, agenda rutin Jumat Berkah yang digelar AMKI dan FJO ini menegaskan bahwa jurnalis tidak hanya berperan sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membangun religi serta ukhuwah islamiyyah.

Lebih dari itu, di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, kehadiran insan pers di ruang-ruang sosial seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai empati keagamaan dan kemanusiaan harus tetap menjadi ruh profesi wartawan.

Jadi, munggahan Ramadhan melalui kegiatan jumat berkah menjadi pesan kuat bahwa AMKI dan FJO tidak hanya seremonibelaka, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. 

"Pers yang dekat dengan rakyat adalah pers yang mampu menjaga kepercayaan publik, martabat profesinya serta nilai keagamaan dengan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Pungkasnya. 

Sementara itu, mewakili rumah tahfidz Qur'an Mba sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Berkah munggahan di bulan Suci Ramadhan yang dilaksanakan oleh AMKI dan FJO. Dan kegiatan ini rutin di laksanakan. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada AMKI dan Forum Jurnalis Online yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada para tahfidz Qur'an anak yatim serta dhuafa. Semoga Allah membalas dengan keberkahan dan kebaikan yang berlipat,” ungkapnya. (1c)

13 Feb 2026

Pemdes Mertapadawetan canangkan agenda rutin jelang Ramdhan "Komplek pemakaman Syech Sarifin"

INDOMEDIANEWS - Menjelang datangnya bulan Ramadhan, banyak warga dari berbagai golongan melaksanakan kegiatan bersih-bersih makam.
Hal tersebut seperti yang terlihat di kompex pemakaman Ki Buyut Serfin atau Syech Saripin yang berlokasi di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Terlihat beberapa warga sedang melakukan kegiatan bersih-bersih makam yang terlihat banyak ditumbuhi tanaman liar.
Dari keterangan yang disampaikan salah seorang perangkat Desa Mertapada Wetan, Amir, dilaksanakannya kegiatan tersebut atas kerjasama seluruh warga Desa setempat 

"Kami melakukan kropakan pencarian sumbangsih kepada warga mertapadawetan, dari hasil sumbangsih tersebut dipergunakan untuk melakukan bersih-bersih seluruh area komplex pemakaman Syech Sarifin, Alkhamdulillah atas kepedulian antar warga, kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik" tuturnya, Kamis, 12/02/2026.

Lebih lanjut Amir menuturkan rasa bangganya atas peran serta semua pihak.

"Kami sangat Bersyukur, peranserta dan kebersamaan warga Mertapadawetan sangat tinggi, semoga ini merupakan langkah awal untuk meniti desa kearah yang lebih baik" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Mertapadawetan, Moh.Munif.AR sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah peduli dan bersama-sama bergotong royong untuk pelaksanaan program bersih-bersih area pemakaman.

"Tradisi bersih-bersih komplek Pemakaman ini merupakan agenda rutin tiap kali menjelang datangnya Bulan Ramadhan, Alkhamdulillah, melalui swadaya dan kepedulian seluruh pihak, agenda tersebut dapat dilaksanakan dengan baik, tentunya penghargaan dan ucapan terimakasih kami haturkan kepada seluruh warga Desa Mertapadawetan, diharapkan dengan kegiatan ini, area pemakaman Syech Sarifin akan lebih tertata apik dan terlihat resik" jelas Munif. (1c)

Banjir Landa Astanajapura dan Pangenan

INDOMEDIANEWS – Hujan deras yang mengguyur wilayah timur Cirebon pada Kamis (12/02/2026) sore mengakibatkan banjir di beberapa desa di Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Pangenan.
 
Desa Japura Bakti dan Japura Kidul Kecamatan Astanajapura, menjadi wilayah yang terdampak paling parah. 

Sedikitnya tiga blok di Desa Japura Kidul terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 40 cm.

Salah seorang perangkat Desa Japura Kidul, Haikal, banjir ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Singaraja yang tidak mampu menampung debit air akibat intensitas hujan yang sangat tinggi. 

Ia juga menambahkan bahwa banjir ini merupakan kejadian rutin yang terjadi setiap tahun di desanya.
 
"Banjir tidak hanya melanda Desa Japura Kidul, tetapi juga Desa Japura Bakti dan Japura Lor di Kecamatan Pangenan, " ungkapnya. 

Dijelaskannya, dari 3 Blok tersebut sedikitnya puluhan rumah warga terendam dengan ketinggian bervariasi. 
Namun demikian jika hujan terus terjadi kemungkinan ketinggian banjir dan  wilayah terdampak semakin meluas. 

" Berharap adanya penanganan serius dari Pemerintah Daerah maupun instansi terkait dalam penanganan banjir yang menjadi rutinas tahunan di wilayahnya, " harapnya. 
 
Informasi yang diperolehnya, menyebutkan bahwa kondisi serupa juga terjadi di ruas jalan Kanci - Sindanglaut. Banjir di ruas jalan ini menyebabkan para pengguna kendaraan tidak dapat melintas dan terpaksa harus memutar arah melalui akses jalan Pengarengan - Lemahabang. ( 1c)

11 Feb 2026

Kuwu Cipeujeuh kulon gelar Musdes " Desil tepat sasaran "

INDOMEDIANEWS - Hampir terjadi di seluruh Desa, Persoalan  pendataan bagi penerima bantuan terus menjadi perbincangan dan rasa ketidak Adilan bagi Masyarakat yang merasa terampas Haknya dalam mendapat perhatian dari Pemerintah.
Untuk menyelesaikan permasalah tersebut salah satunya melalui Musyawarah Desa ( Musdes).
Hal ini pulan yang dilakukan Pemerintah Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Ditemui di ruang kerjanya sesaat sebelum dilaksanakannya acara Musdes, Kuwu Cipeujeuh Kulon, H.Lili Mashuri menuturkan perlunya dilaksanakan Musdes.

"Hari ini kami menggelar Musdes (Musyawarah Desa ) terkait verifikasi dan validasi data terpadu sosial ekonomi Nasional ( DTSEN)  dimana salah satu pembahasannya adalah terkait data Desil, yang mungkin selama ini menjadi persoalan dihampir seluruh desa, dengan digelarnya acara ini, salah satu tujuannya adalah membahas dan menjelaskan kepada Masyarakat tentang siapa saja yang patut menerima bantuan atau tidak, oleh karenanya kami memprioritaskan 4 skala Desil, diantaranya seperti siapa saja yang masuk Desil 1 (sangat miskin ) Desil 2 ( Miskin ) Desil 3 (hampir miskin ) dan Desil 4 (rentan miskin ) " tuturnya, Rabu, 11/02/2026.

Lebih lanjut Pria yang akrab disapa Jiwu ini menjelaskan perlu adanya pemahaman dan pengertian kepada Masyarakat tentang mana dan siapa saja yang masuk dalam kriteria penerima bantuan.

"Adanya Desil merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mengetahui siapa saja yang berhak dan siapa yang tidak berhak menerima bantuan atau Bansos, namun memang mungkin ada kendala tentang pendataan yang dirasa tidak sesuai, oleh karenanya kami dari Pemerintah Desa tentunya akan melibatkan banyak pihak, yang salah satunya adalah Puskesos untuk melakukan pendataan dengan benar, setelah dirasa datanya sudah sesuai dengan fakta, maka kami mengajukan ke pemerintah untuk mengirimkan nama-nama nama calon penerima bantuan, namun demikian Masyarakatpun harus paham, kami hanya bersifat mengajukan , namun siapa saja yang masuk dan ditentukan sebagai penerima, mutlak ada di Dinas Sosial, dengan adanya hal tersebut, sangat diharapkan, melalui Musyawarah Desa akan menghasilkan sesuatu yang terbaik dan benar-benar manfaatnya dapat dirasakan oleh Masyarakat yang memang berhak untuk menerima bantuan" pungkasnya.(1c)

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon usulkan peran Mahasiswa dilibatkan dalam persoalan Desil

INDOMEDIANEWS - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 6 , Nana Kencanawati menyoroti terkait persoalan Desil yang dirasa tidak sesuai fakta.
Menurutnya, banyak kesalahan dalam pendataan yang terjadi hingga menimbulkan persoalan dan berdampak pada ketidak Adilan.

Dalam keterangan yang disampaikan usai pelaksanaan Musrembang di Aula Kantor Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Rabu,11/02/2026.

"Selama ini pendataan penduduk dirasa banyak terjadi kesalahan, termasuk banyaknya persoalan terkait Desil, betapa tidak, yang seharusnya warga itu masuk dalam Desil 1, malah dalam datanya ada di Desil 7, begitupun sebaliknya, hal ini tentunya sangat merugikan bagi Kalangan Masyarakat yang memang semestinya mendapat bantuan ataupun hal lainnya, sementara semuanya ditentukan dengan kriteria Desil, kalau datanya sesuai fakta sih tidak jadi masalah, sayangnya selama ini data yang ada tidak sesuai fakta dan bahkan telah terjadi kesalahan yang berulang" tuturnya.

Sebagai salah satu solusi untuk menyelesaikan persoalan Desil, Nana Kencanawati menyarankan langkah terbaik dengan melibatkan peran Mahasiswa.

"Desil ini datanya berasal dari Badan Pusat Statistik ( BPS)  dan selama ini banyak sekali kesalahan dalam pendataan, oleh karenanya saya mengusulkan untuk melibatkan para Mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di setiap desa, kita bisa menggunakan kemampuan para Mahasiswa untuk melakukan pendataan kepada setiap warga di setiap desa yang sedang melaksanakan KKN, dengan melibatkan Mahasiswa banyak keuntungan yang akan didapat, diantaranya adalah tidak adanya kepentingan atau politik, jadi kami beranggapan karena tidak adanya kepentingan, maka pendataannya akan berjalan baik sesuai fakta, hal lainnya adalah menghilangkan anggaran untuk pendataan, karena dulu saja kita menganggarkan anggaran untuk Dinsos dalam hal pendataan  mencapai angka Rp.4.5 Milyar, sementara hasilnya tidak sesuai atau banyak terjadi kesalahan.dengan adanya hal tersebut, maka alangkah baiknya jika persoalan pendataan dengan melibatkan peran Mahasiswa yang tengah melaksanakan kegiatan KKN, InsyaAllah selain akan menghasilkan pendataan yang valid juga bisa mengurangi pengeluaran anggaran" jelasnya .

Sementara itu, ditempat terpisah, H.Lili Mashuri, Kuwu Cupeujeuhkulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menuturkan persoalan Desil yang selama ini ada perlu mendapat perhatian husus, oleh karenanya pihaknya dalam menentukan Desil melaksanakan acara Musdes Verikasi dan Validasi data terpadu sosial ekonomi Nasional (DTSEN).

"Desil memang kian hari kian menjadi perbincangan, ada yang merasa diuntungkan, namun banyak pula yang merasa dirugikan, ini terjadi karena adanya pendataan yang dirasa tidak sesuai, oleh karenanya, salah satu cara yang harus ditempuh adalah melalui acara Musdes ( Musyawarah Desa ) terkait data penduduk atau DTSEN" tuturnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, melalui Musdes tersebut akan dijabarkan beberapa kriteria tentang Desil.

"Ada 4 skala prioritas yang akan kami laksanakan terkait keberadaan Desil, dari mulai Desil 1 hingga Desil 4, dimana kriterianya adalah sangat miskin, miskin, hampir miskin dan rentan miskin, dengan adanya Musdes ini diharapkan persoalan Desil bisa terselesaikan, yang perlu diperhatikan adalah kami dari pihak desa hanya bisa mengusulkan, sementara yang menentukan adalah dari Pemerintah atau Dinas Sosial, InsyaAllah, kedepannya pendataan penduduk ini bisa diselesaikan dengan baik dan dengan data sesuai fakta" pungkasnya.(1c)

10 Feb 2026

Kuwu Buntet Minta BBWS segera melakukan perbaikan

INDOMEDIANEWS - Longsor yang terjadi di tanggul Sungai Cikanci  yang berada di desa buntet kecamatan astanajapura Kabupaten Cirebon, merupakan masalah yang sudah ada sejak  lama.
Hal tersebut disampaikan Kuwu Desa Buntet, Edi Suhaedi SH , sejak dirinya menjabat pada periode pertama, yaitu tahun 2018 .cirebon Senin.

Dalam penuturannya, Kuwu dua periode ini menjelaskan

"Saya telah mengajukan perbaikan kepada BBWS, dan pihak dinas terkait juga sudah melakukan survei, tetapi hingga kini belum ada realisasi. Saya bahkan pernah melakukan cerucuk bambu dengan biaya sendiri sebanyak dua kali, namun sayangnya, setiap kali terjadi banjir, semua usaha tersebut hancur kembali" tuturnya, Selasa,11/02/2026.

permohonan tersebut sudah diterima oleh pihak BBWS , berharap kepada dinas terkait dan pemerintah Kabupaten Cirebon untuk memberikan perhatian serius terhadap masalah ini. 

Lebih lanjut Edi menjelaskan, 
"akses ini sangat penting, karena menghubungkan dua hingga tiga desa, yaitu Kanci Wetan dan Kanci kulon, serta menjadi jalur bagi para petani. Saat ini, tanaman tebu dan padi di sekitar lokasi terancam, dan petani pun enggan untuk menanam di sini karena jalannya sudah tidak bisa dilalui. Kami, masyarakat Buntet dan pemerintah desa, merasa kewalahan karena banyak petani yang tidak mau menanam akibat akses yang rusak"tuturnya 

Panjang longsoran diperkirakan sekitar 50 meter, dengan ketinggian lebih dari 2 hingga 3 meter. Upaya perbaikan dengan menggunakan bambu telah dilakukan dua kali, namun tetap saja longsor terjadi setiap musim hujan. 

"Harapan saya, agar dinas terkait dan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon segera merealisasikan pembangunan tanggul ini. Dengan demikian, akses bagi masyarakat dapat kembali normal dan aktivitas sehari-hari dapat dilanjutkan seperti biasa"pungkasnya 


Sementara itu, salah seorang warga H Buang (57)  menuturkan.

"Saya adalah seorang petani, merasa prihatin,  karena dari tahun 2018 jalan yg tergerus longsor ini tak kunjung di benahi,karena jalan tersebut mengalami longsor jadi saya tidak bisa menanam di area ini. Mohon untuk diperbaiki agar kami, para petani, dapat bercocok tanam kembali. tidak itu saja Ini adalah akses utama dari Buntet menuju Kanci Kulon dan Kanci Wetan, jadi jika jalan ini tidak diperbaiki, kami tidak akan bisa beraktivitas dengan baik. Mohon segera untuk di perbaiki, sehingga kami para petani dan para pengguna jalan ini bisa berfungsi seperti biasanya"jelasnya. (1c)

9 Feb 2026

AMKI Cirebon Raya Resmi Dilantik "Ujian Nyata Profesionalisme Media di Era Digital"

INDOMEDIANEWS– Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya resmi melantik pengurus baru periode 2026–2029 di Aula Pendopo Bupati Cirebon. Rudi terpilih sebagai Ketua AMKI Cirebon Raya dan dipercaya memimpin organisasi tersebut dengan komitmen memperkuat peran media konvergensi dalam menghadapi tantangan era digital.

Acara pelantikan dihadiri lebih dari 100 undangan, mulai dari tokoh media, pejabat pemerintahan, hingga berbagai elemen masyarakat. Momentum ini dinilai penting sebagai langkah awal membangun ekosistem media yang sehat, profesional, dan berkelanjutan di tengah derasnya arus informasi digital.

Dalam Pemaparannya, Rudi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, AMKI harus mampu menjadi jembatan antara media konvensional dan media digital, sekaligus membangun sinergi yang konstruktif dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“AMKI harus menjadi wadah yang menghubungkan media konvensional dan digital, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

Dalam agenda 100 hari kerja, Rudi menegaskan komitmennya untuk membangun kerja sama strategis dengan instansi pemerintah maupun sektor swasta. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi media anggota AMKI, baik dari sisi profesionalisme, kapasitas, maupun keberlanjutan usaha media.

Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, mengapresiasi terpilihnya Rudi sebagai ketua. Ia menekankan bahwa media konvergensi memiliki peran penting dalam mengintegrasikan berbagai platform komunikasi, sekaligus menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat bagi publik.
“Peran AMKI sangat penting dalam mendorong media tetap relevan di tengah perubahan teknologi,” tegasnya.

Harapan besar pun disematkan pada kepengurusan baru AMKI Cirebon Raya untuk terus mengedukasi publik tentang pentingnya media berkualitas, menjaga independensi, serta menegakkan etika jurnalistik. Kepengurusan baru juga diharapkan mampu memperjuangkan kepentingan anggota, meningkatkan kualitas media, dan memperluas jaringan kerja sama.
( 1c)

7 Feb 2026

Pemdes Panongan Lor Gelar Ngaji Budaya dihadiri Anggota DPRD Jawa Barat

INDOMEDIANEWS -Budaya dan tradisi merupakan cerminan dari sebuah peradaban suatu Daerah yang penuh dengan beragam kearifan dan keistimewaan.
Salah satunya adalah Desa Panongan Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon.
Sebagai salah satu Desa yang memiliki history atau kisah yang masuk dalam babad tanah Cirebon, Menarik perhatian seorang Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Bambang Mujiarto.ST untuk menggelar acara Road Show Dialog Budaya atau ngaji Budaya yang bertempat di Aula Kantor Desa setempat, pada Jum'at, 06/02/2026.
Dalam pemaparannya, Anggota DPRD Jabar Dapil XII yang meliputi Kab/Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu tersebut menekankan perlunya pelestarian dan kecintaan dalam menjaga Budaya maupun seni tradisi Daerah.

"Budaya atau tradisi harus menjadi sebuah kearifan yang wajib dijaga dan dilestarikan, terlebih lagi di Cirebon ini, sebagaimana kita ketahui, bahwa Cirebon merupakan sebuah wilayah yang penuh dengan cerita Budaya Adi luhung, salah satunya seperti Budaya atau tatar Desa Panongan lor,  yang mana salah satu yang memiliki nilai sejarah yang sarat makna, dalam sejarah yang dipaparkan para budayawan Cirebon, kisah Panongan lor identik dengan cerita atau Babad Cirebon keberadaan Golok Cabang, ini menunjukan bahwa di Desa ini memiliki sejarah yang sangat istimewa" tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Panongan lor, Agus Syamsah sangat berterimakasih atas kunjungan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang hadir di desanya dalam acara Dialog Budaya.

"Atas nama Pemerintahan Desa Panongan Lor menghaturkan terimakasih atas kehadiran Bpk Bambang Mujiarto Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang telah menggelar acara Dialog Budaya dan mendukung penuh wisata Desa, diharapkan dengan adanya perhatian Husus dari para pemangku kebijakan tentang wisata atau Budaya yang ada di Kabupaten Cirebon, keberadaan desa untuk meningkatkan wisata dan mempertahankan tradisi Daerah semakin bisa dimaksimalkan, terlebih lagi desa Panongan lor memiliki histori atau sejarah yang melekat dengan babad Cirebon, yaitu keberadaan tentang cerita awal adanya Golok Cabang, semoga sejarah yang ada di Desa kami bisa dijadikan sebuah acuan untuk bisa dijadikan sebagai salah satu Desa Wisata" tuturnya.

Acara tersebut selain dihadiri para Tokoh Budaya, Masyarakat dan unsur terkait lainnya, hadir pula Wakil Bupati Cirebon, yang akrab disapa Jigus.(1c)

AMKI dan FJO Tebar Keberkahan Di HPN 2026

INDOMEDIANEWS - Dalam rangkaian menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya bersama Forum Jurnalis Online (FJO) melakukan kegiatan sosial Jumat Berkah dengan mengunjungi GRAY anak yatim dan dhuafa di Kesambi Kota Cirebon. Jumat (6/2/2026).

Agenda rutin Jumat Berkah tersebut dipimpin oleh Ketua Forum Jurnalis Online (FJO) Toto M. Sa’id, didampingi Ketua AMKI Cirebon Raya Rudi, Sukri yang disambut langsung Mba Rika bersama suami mewakili Gray Yatim dan dhuafa. 

Toto M. Sa’id menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen organisasi wartawan untuk tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial dan moral.

“Ini menunjukkan komitmen AMKI bersama Forum Jurnalis Online sebagai wadah wartawan yang peduli terhadap anak yatim dan dhuafa sebagai generasi penerus dalam memperkuat pondasi kepedulian sosial dan lingkungan juga peran jurnalis yang peduli anak yatim dan dhuafa.” jelas Toto.

Menurutnya, melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, AMKI dan FJO ingin menanamkan nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial di kalangan insan pers, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kami sangat peduli kepada anak yatim dan dhuafa, sesuai amanat Sunan Gunung Jati Cirebon, ‘Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin’. Nilai inilah yang terus kami jaga dan aktualisasikan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur serta rekan-rekan wartawan yang telah menyisihkan rezekinya dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut.

“Semoga apa yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Rudi, Ketua AMKI Cirebon Raya, yang didampingi Nawawi, bahwa kegiatan Jumat Berkah ini juga menjadi sarana silaturahmi antar pemilik media dan jurnalis, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pers.

“Alhamdulillah, hari ini AMKI dan FJO usai sholat Jumat dapat berbagi rezeki berupa sembako kepada anak yatim, dhuafa, dan santri tahfidz Qur’an. Kegiatan ini penuh keberkahan dan mempererat kebersamaan antar insan media,” tuturnya.

Ditambahkan dewan penasehat Moh. Noly Alamsyah, agenda rutin Jumat Berkah yang digelar AMKI dan FJO ini menegaskan bahwa jurnalis tidak hanya berperan sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membangun solidaritas dan kepedulian kemanusiaan. 

Lebih dari itu, di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, kehadiran insan pers di ruang-ruang sosial seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai empati dan kemanusiaan harus tetap menjadi ruh profesi wartawan.

Jadi, dari rangkaian HPN 2026 melalui kegiatan sosial semacam ini juga menjadi pesan kuat bahwa peringatan Hari Pers Nasional tidak melulu diisi dengan seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. 

"Pers yang dekat dengan rakyat adalah pers yang mampu menjaga kepercayaan publik dan martabat profesinya. Tandanya. 

Sementara itu, mewakili Gray Mba Rika mengaku sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan oleh AMKI dan FJO. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada AMKI dan Forum Jurnalis Online yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada anak yatim, dhuafa. Semoga Allah membalas dengan keberkahan dan kebaikan yang berlipat,” ujarnya. (1c)

6 Feb 2026

Aneka Batu hias dan lukisan kembali diburu para kolektor

INDOMEDIANEWS -Ditengah perkembangan jaman dan kemajuan berbasis teknologi, pengrajin dan penjual batu mulia hingga batu akik kembali menggeliat dengan menyajikan berbagai tipe dan bentuk yang disesuaikan dengan minat atau pesanan dari konsumen dari berbagai lapisan Masyarakat.
Salah seorang pengrajin dan pecinta sekaligus penjual batu hias, Bang Iduy, menuturkan berbagai jenis batu kembali akan menggema seperti beberapa tahun kebelakang.

"Saat ini para pecinta batu hias atau sejenisnya akan kembali menggeliat seperti beberapa tahun yang lalu, sebagai pecinta dan pengrajin, kami menyediakan berbagai jenis batu yang kerap diburu oleh para kolektor batu, ada beberapa jenis yang kami sajikan, seperti 1.parabia turmalin dari munjabek ,Birma, dan Madagaskar
2.Rubi yg warna merah cabe berasal dri Birma juga munjabek
3.emerald(jambrut) dri Columbia ,Zambia,Afganistan (panjir) yg masih di di buru warna yg hijau kebiruan..
4.saforet garnet dari kenya dan tanzania.
5.red pinel dari Birma,Vietnam,dan Asia lainnya
Dan untuk batu lokal atau Nusantara masih di dominasi oleh Bacan..dengan warna nya yg mewah..pancawarna yg artistik banget visual seniman alam..ijo Garut ..kalimaya yg di kenal dengan jarong nya dengan berbagai warna yg muncul di dalam batu.y..sangat memukau..idocrase ..solar dan batu gambar, batu-batu tersebut kami sediakan dengan harga yang disesuaikan, karena pada hakekatnya harga batu itu tergantung kecintaan, jadi secara umum, untuk menghargai sebuah batu sangatlah tidak mudah,semisal, bagi pecinta batu pirus bisa bernilai tinggi jika pembelinya sangat fanatik dengan pirus" tuturnya, Jum'at, 06/02/2026.

Bang Iduy yang saat ini membuka gerai atau galeri batu di Ruko No 4 Alun-alun Lemahabang, samping Happy Salon/jalan ke arah Bidan Mesa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, lebih lanjut menjelaskan.

"Saya sangat yakin, beberapa waktu kedepan, keberadaan pengrajin atau pecinta batu akan kembali menghiasi dunia seni ,hususnya para kolektor yang sangat sejak lama menjadi penggemar setia, oleh karenanya, kami sebagai salah seorang pengrajin dan penjual batu akik atau hias memberikan pelayanan maksimal bagi para pecinta batu, sesuai dengan apa yang disukai, tentunya dengan kualitas maksimal dan harga minimal, bahkan di grai atau kios kami, tidak semata menjual atau menyediakan berbagai jenis batu, namun dijual pula berbagai kreasi seni lainnya, seperti lukisan atau kerajinan dari berbagai bahan baku atau disesuaikan dengan pesanan"pungkasnya.

5 Feb 2026

Hanya karena Alat Tulis "Siswa Sekolah Dasar Akhiri hidup" Pemerintah harus bijak

Penulis : R.Agus Syaefuddin


Tragis, kemiskinan telah meruntuhkan moral dan kepercayaan kehidupan seseorang hingga memutuskan jalan pintas demi mengakhiri penderitaan sebagai jalan terbaik.
Betapa miris, bukan hanya kemiskinan bersifat materi, namun kemiskinan batiniah dan lainnya menjadi faktor penunjang seseorang untuk mengambil langkah pintas sebagai salah satu solusinya.
Dampak kemiskinan tidak hanya terjadi kepada seseorang untuk berbuat kejahatan, namun yang lebih tragis lagi adalah mengakhirinya dengan cara mengakhiri hidupnya.
Baru saja terjadi, Gadis cilik berusia 10 tahun yang baru duduk dibangku kelas 4 Sekolah Dasar di suatu daerah, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri hanya karena tidak bisa memiliki alat kelengkapan sekolah.
Ini tidak perlu dijadikan ajang perdebatan yang berkepanjangan, namun yang perlu dipahami adalah, kemiskinan yang menerpanya sebagai salah satu faktor utama terjadinya hal tersebut.
Jika saja kita atau Pemerintah bisa berfikir bijak dan menghapus ego atau ambisi, hal tersebut bisa dihindari dengan cara yang lebih bijak dan penuh nalar sebagai Manusia.
Bisa kita bayangkan, Anak yang masih usia sangat kecil, mengambil jalan pintas karena kekecewaan yang nilainya sangat kecil, dengan mudahnya mengakhiri hidupnya dan meninggalkan luka mendalam bagi semua pihak yang memiliki naluri sebagai Manusia.
Ini hanya sebagian contoh yang mungkin akan terus terulang jika tidak segera diambil langkah yang kongkrit.
Menilik hal tersebut, penyebab dari terjadinya peristiwa yang memilukan ini hanya karena tidak adanya biaya untuk memenuhi kebutuhannya sebagai Siswa atau pelajar karena aspek kemiskinan.
Jika saja kita sebagai Anak Bangsa bisa memberikan masukan atau evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang diterapkan Pemerintah, mungkin akan lebih baik program yang selama ini menjadi perbincangan, seperti salah satunya adalah Program MBG ( Makan Bergizi Gratis) dialihkan menjadi Program Pendidikan Gratis tanpa kecuali dengan aturan Hukum yang tegas.
Selama ini Memeng sering didengungkan adanya sekolah gratis atau lainnya, namun pada kenyataannya masih banyak terjadi pungutan atau apapun namanya dengan dalih yang seakan membenarkan.
Coba kita berfikiran Arif, berapa banyak anggaran yang digelontorkan dalam program MBG, jika dihitung secara kasar, setiap Siswa penerima MBG dianggarkan pada kisaran Rp.10.000 per porsi, diambil rata-rata setiap Bulannya adalah 25 porsi, maka per Siswa dianggarkan sebesar Rp.250.000.
Andai saja anggaran sebesar itu dialihkan untuk biaya pendidikan, akan lebih berdampak positif.
Dengan kekuasaan yang dimiliki Pemerintah, tentunya hal tersebut tidaklah sulit, dengan catatan, Sekolah dimanapun tidak diperbolehkan memungut sepeserpun kepada para Siswa, termasuk Sekolah diwajibkan untuk memenuhi kebutuhan para Siswa, seperti perlengkapan Sekolah, dari mulai alat tulis hingga seragam Sekolah.
Jika ditemukan adanya Sekolah yang melakukan pungutan dengan dalih apapun, terapkan Hukum Pidana.
Coba kita berfikiran positif, andai setiap sekolah memiliki minimalnya seratus Siswa, maka dalam setiap Bulan Sekolah akan menerima anggaran sebesar Rp.25.000.000 jika dikali 12 Bulan, maka Sekolah akan menerima Anggaran sebesar Rp.300.000.000.
Dengan jumlah sebesar itu, tentunya bisa menunjang kualitas pendidikan lebih baik, termasuk mampu mensejahterakan para Guru Honor dan menambah fasilitas pendidikan lainnya.
Uraian diatas, merupakan pemikiran yang sangat simpel dan bisa dikalkulasi dengan tidak memerlukan pemikiran para pemikir ulung.
Hanya saja, apapun yang ada dipikiran Rakyat terkadang dikalahkan oleh kebijakan dan kepentingan segelintir orang atau golongan.
Semoga dengan terjadinya peristiwa gantung diri yang dilakukan oleh Siswa Sekolah yang baru berusia 10 Tahun, mampu membuka mata hati dan menghilangkan keegoan dan keserakahan demi kepentingan yang selalu mengatasnamakan RAKYAT.

4 Feb 2026

Deklarasi Korbasis Karangsembung "LSM Kompak tegaskan katakan tidak untuk Korupsi"

INDOMEDIANEWS - Ratusan Pengurus dan Anggota LSM dari berbagai Wilayah hadir dalam acara Deklarasi Pengukuhan Kepengurusan LSM Kompak Korbasis Kecamatan Karangsembung Raya Kabupaten Cirebon, Rabu, 04/02/2026.
Acara yang dilaksanakan dan bertempat di salah satu Rumah Makan yang ada di Kabupaten Cirebon timur tersebut berjalan dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Dalam pemaparannya, Ketua DPP LSM Kompak, Sudarto .SH, mengharapkan adanya semangat dan keinginan dari seluruh Anggota Kompak untuk berjuang demi kepentingan Rakyat diatas segalanya.

"Kami mengharapkan kepada pengurus yang baru dikukuhkan dan seluruh Anggota Kompak untuk mengutamakan kepentingan Masyarakat diatas segalanya, berani berjuang untuk kepentingan Rakyat, sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang berpedoman pada kepentingan Rakyat, tugas kita tidaklah mudah, namun bukan berarti kita tidak bisa jika apa yang kita lakukan berdasarkan rasa keadilan, Sosial, Kemasyarakatan dan kepentingan Masyarakat secara umum, intinya mari kita berjuang dan berkarya demi Republik tercinta, selama apa yang kita lakukan demi Rakyat, tidak ada istilah takut apalagi mundur" tuturnya.

Lebih lanjut Sudarto Menegaskan, bahwa di Republik ini sangat banyak persoalan yang hingga saat ini belum dapat diselesaikan secara maksimal, khususnya Tindakan Korupsi dan kesewenangan demi kepentingan segelintir Orang maupun golongan, termasuk diantaranya adalah keberadaan MBG ( Makan Bergizi Gratis)

"pada prinsipnya kami sangat mendukung adanya program MBG, hanya saja yang perlu kami tegaskan adalah adanya pengawasan yang ketat, hususnya dari pihak Kesehatan, jangan sampai terjadi persoalan seperti yang terjadi dibeberapa daerah selama ini, jangan sampai program yang tujuannya baik malah menghasilkan sesuatu yang kurang baik, satu hal lagi yang perlu kita sikapi adalah masih banyaknya prilaku korupsi di berbagai bidang, dan saya sebagai Ketua DPP LSM Kompak menegaskan tidak ada tempat untuk korupsi di Republik Ini, selain itu, kami mengucapkan selamat kepada pengurus Korbasis Kecamatan Karangsembung, selamat bertugas, jaga nama baik Lembaga dan junjung tinggi nilai-nilai Pancasila" pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Korbasis  LSM Kompak Kecamatan Karangsembung, Ade Falah usai acara pengukuhan menegaskan sikapnya akan berjuang demi Rakyat.

"Kita jangan bangga dengan atribut maupun sejenisnya, selagi kita belum bisa mengabdi demi Rakyat, oleh karenanya, kami mengajak seluruh unsur untuk berani katakan tidak bagi ketidak Adilan, LSM Kompak hadir demi Rakyat dan berjuang demi Rakyat, dalam kesempatan yang sangat luhur ini, saya sebagai ketua Kecamatan Karangsembung menegaskan dan mengajak seluruh lapisan untuk mengabdi dan bekerja sesuai fungsi keberadaan LSM, jangan takut bertindak dan katakan tidak untuk ketidak Adilan, selama kita berjalan di jalur yang benar, tidak ada istilah takut, semangat kita satu " Kompak" jelasnya.(1c)